Anda di halaman 1dari 8

Injeksi Gas Tidak Reaktif (Gas Inert / N2)

Sifat-sifat gas inert (N2) Gas yang tidak reaktif (inert gas) seperti N2 murni atau campuran yang didominasi N2 dapat dijadikan alternatif pengganti gas alam. Hasil dari beberapa percobaan mengindikasikan bahwa N2 tidak cocok sebagai bahan pendesak tercampur (miscible displacement agent), sebab memerlukan tekanan yang tinggi untuk dapat bercampur, tetapi N2 dan minyak dapat bercampur pada suatu kondisi kontak !erner. Sumber gas inert (N2) "ebagian besar gas injeksi diperoleh dari lapangan minyak#gas terdekat. $inyak dikeluarkan unsur propana, butana dan unsur pokok minyak#gas alam, yang pada gilirannya dipisahkan dengan destilasi fraksi di menara debutnizer dan menara depronizer yang merupakan material#material yang sesuai untuk injeksi gas inert. tertentu yang melalui proses penggandaan pada iagram dapat dijelaskan

!iga proses untuk menghasilkan gas tidak reaktif untuk injeksi, yaitu boiler yang berbahan bakar gas, mesin gas lepasan dan nitrogen dari pemisahan cyrogenic. Kelebihan dan kekurangan injeksi gas inert (N 2) %aktor#faktor yang berikut harus dipertimbangkan & '. $encegah terjadinya penurunan tekanan reser(oir, yang mana akan menyebabkan terjadinya kehilangan cairan oleh karena peristiwa kondensasi retograd. 2. )ermeabilitas batuan reser(oir mungkin terlalu kecil bagi dipakainya metode injeksi yang menggunakan cairan. *. $encegah terjadinya perpindahan fluida ke dalam daerah tudung gas awal dengan adanya minyak mentah yang hilang. +. Gas inert yang menggantikan gas alam di ,ona minyak maupun di daerah tudung gas, akan tetap tinggal di dalam reser(oir. -. Nitrogen adalah suatu gas yang ringan dan akan tetap tinggal di dalam tudung gas, sementara ./2 pada tekanan tinggi kemungkinan akan lebih berat dari fluida pada tudung gas, sehingga cenderung untuk bermigrasi ke arah bawah.

0. $inyak mentah dengan *mempunyai prospek yang metode injeksi ini.

2)3 gra(ity atau lebih sangat baik dengan

4. 5edalaman reser(oir harus cukup besar sedemikian rupa, sehingga tekanan miscibilitas dapat dicapai tanpa menyebabkan terjadinya keretakan formasi.

6. Heterogenitas reser(oir ataupun peretakan mungkin mengurangi arti metode ini, tetapi mungkin juga faktor#faktor ini sangat tidak fa(orable bagi metode enhanced oil reco(ery yang lain. 7. 5euntungan utama dari gas inert dibandingkan dengan gas alam bahwa dari hasil pembakaran gas alam akan diperoleh gas hasil pembakaran atau gas inert sebanyak - sampai '1 kali (olume gas alam yang dibakar. '1. Gas inert adalah agent pendesakan yang hampir pada tekanan yang cukup dengan sama baiknya dengan lean natural gas. 2pabila pendesakan dilakukan tinggi, dapat diperoleh maka sesungguhnya hampir semua minyak atau diproduksikan

pendesakan tercampur. 5euntungan lain dengan dipakainya gas inert adalah & '. 8ika tudung gas ada, injeksi gas ini akan mencegah terjadinya perembesan minyak ke dalam ,ona tudung

gas. Gas inert akan lebih suka tinggal sebagai residu pada saat abandonment dari pada gas alam. 2. 3njeksi gas akan menghasilkan perolehan lebih banyak jika dibandingkan dengan pendesakan air, pada reser(oir dengan permeabilitas yang kecil. *. 9ealisasi penyediaan gas alam kemungkinan tidak akan stabil karena harga dan persediaan gas alam dimasa datang akan ini dikontrol mungkin oleh pemerintah. atau )eraturan seperti membatasi

melarang injeksi dengan gas alam. 5ekurangan & '. 5orosi mungkin merupakan kerugian yang sangat penting dalam operasi yang memakai boiler dan atau gas sisa pembakaran untuk pendesakan minyak secara tercampur. 2. Breakthrough (tembus gas) dari gas nitrogen yang diinjeksikan pada sumur#sumur produksi. *. !erkandungnya diproduksikan, inert maka gas nilai pada kalori gas alam dan yang gas panas

tersebut menurun, sehingga menimbulkan masalah serius jika gas ini akan dijual atau dipakai sebagai bahan bakar di lapangan. Diagram Terner

iagram

!erner

menerangkan

bahwa

percampuran

antara N2 dan minyak mentah terjadi melalui proses kontak yang berulang#ulang (penggandaan kontak).

# $asing#masing pojok segitiga mewakili N2 '11:, .4 '11: dan .'#.0 '11:. # !itik tengah pada dasar segitiga (titik 2) adalah N 2 murni yang bercampur dengan .4 -1:. # $inyak mentah dan N2 mencapai keseimbangan pada temperatur dan tekanan tertentu. !itik kesetimbangan $' berada dalam daerah dua fasa dan memiliki unsur cairan ;' dan gas G'. # Gas lebih mudah bergerak untuk kontak dengan minyak mentah dibandingkan dengan cairan. Gas G' dan minyak mentah mendekati kesetimbangan.

# )ada saat yang sama titik kesetimbangan dari campuran berada pada titik $2 yang dihasilkan dari gas G2 dan cairan ;2. # Gas G' mengandung kira#kira *-: hidrokarbon ringan, gas G2 +1: dan gas G* -1:. ) # )roses ini berulang sampai gas bergerak terus dan bercampur dengan minyak (oil in place). # )ada titik kritis komposisi gas dan cairan adalah sama. )endesakkan minyak reser(oir akhirnya mendekati '11: pada ujung depan ,ona miscible.

is!ibilit" dan #engaruhn"a !ekanan miscibilitas adalah besarnya tekanan dimana fluida yang diinjeksikan dapat tercampur dengan minyak reser(oir yang diinjeksi, pada temperatur reser(oir. $enentukan dilakukan minyak besarnya tekanan pada minyak gas miscibilitas reser(oir yang percobaan reser(oir

dengan membuat kontak berulang#ulang antara dengan inert diinjeksikan. ekanisme injeksi gas N2

)eralatan 3njeksi gas inert pada suatu lapangan& # fasilitas produksi # block station # instalasi khusus yang mengolah gas yang akan diinjeksikan # kompressor dan pompa untuk menginjeksikan gas ke dalam reser(oir # 3nstalasi untuk memisahkan gas inert dari gas alam yang dihasilkan sumur produksi akan dipasang jika diperlukan. "arana adalah& # separator tekanan tinggi, # separator tekanan rendah, # heater, treater kompresor 211 Hp dan 22- Hp # serta gas plant. produksi yang ada biasanya

"arana injeksi meliputi& # nitrogen plant yaitu, instalasi pengolahan yang memproduksikan gas nitrogen. # Gas N2 yang dihasilkan disalurkan ke kompresor 2111 Hp dengan tekanan 61 psig, kemudian oleh kompresor ini N2 dikirimkan ke kompresor +-11 Hp dengan tekanan '211 psig, untuk diinjeksikan ke dalam sumur injeksi dengan tekanan antara 6111 sampai '1111 psig.