Anda di halaman 1dari 17

Bahan Kuliah Seminar Akuntansi ttm ke-9

Afif Sulfa, SE MSi. Ak.

AKUNTANSI PERBANKAN
A. PENDAHULUAN 1. Karakteristik Usaha Perbankan Bank adalah suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana (surplus unit) dengan pihak-pihak yang memerlukan dana (deficit unit), serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran. Falsafah yang mendasari kegiatan usaha bank adalah kepercayaan masyarakat. Hal ini tampak dari kegiatan pokok bank yang menerima simpanan dari masyarakat yang kelebihan dana dalam bentuk giro, tabungan serta deposito berjangka dan memberikan kredit kepada pihak yang memerlukan dana. Dalam penerimaan simpanan masyarakat, bank hanya memberikan pernyataan tertulis yang menjelaskan bah a bank telah menerima simpanan dalam jumlah dan untuk jangka aktu tertentu. Bank juga tidak selalu meminta agunan berupa barang sebagai jaminan atas kredit yang diberikan kepada debiturnya yang telah memiliki reputasi yang baik. Di samping itu, sebagai lembaga kepercayaan bank dalam operasinya lebih banyak menggunakan dana masyarakat dibandingkan dengan modal dari pemilik atau pemegang saham. Bank merupakan industri yang dalam kegiatan usahanya

mengandalkan kepercayaan masyarakat sehingga tingkat kesehatan bank perlu dipelihara. !emeliharaan kesehatan bank antara lain dilakukan dengan tetap menjaga likuiditasnya sehingga bank dapat memenuhi ke ajiban kepada semua pihak yang menarik atau mencairkan simpanannya se aktu- aktu. "esiapan memenuhi ke ajiban setiap saat ini, menjadi semakin penting artinya mengingat peranan bank sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran. Di samping faktor likuiditas, keberhasilan usaha bank juga !usat !engembangan Bahan #jar - $%B Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

ditentukan oleh kesanggupan para pengelola dalam menjaga rahasia keuangan nasabah yang dipercayakan kepadanya serta keamanan atas uang atau asset lainnya yang dititipkan pada bank. !engelola bank dalam melakukan usahanya dituntut untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara pemeliharaan likuiditas yang cukup dengan pencapaian rentabilitas yang ajar serta pemenuhan kebutuhan modal yang memadai sesuai dengan jenis penanamannya. Hal tersebut diperlukan karena dalam operasinya bank selain melakukan penanaman dalam akti&a produktif, seperti kredit dan surat-surat berharga, juga memberikan komitmen dan jasajasa lain yang digolongkan sebagai 'fee based operation' atau 'off-balancesheet acti&ities'. Di samping itu, pengelola bank dalam pelaksanaan tugasnya senantiasa dihadapkan pada berbagai kemungkinan yang harus diperhitungkan secara hati-hati. (ebagai contoh, dalam pemeliharaan likuiditas selain jumlah ke ajiban yang harus dibayar, perlu diperhitungkan pula masalah perpencaran (spreading) dari simpanan masyarakat, komitmen kredit yang masih berjalan serta kondisi eksternal yang mempengaruhinya. Bank sebagai lembaga kepercayaan masyarakat dan bagian dari sistem moneter mempunyai kedudukan yang strategis sebagai penunjang pembangunan ekonomi. )leh karena itu, pemerintah telah menetapkan berbagai persyaratan atau ketentuan. bagi industri perbankan sejak permohonan ijin pada a al pendiriannya, persyaratan calon pengelola serta ketentuan-ketentuan operasional yang berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudential regulation) dalam melakukan kegiatan usaha bank. "esemuanya itu dimaksudkan agar bank dapat memelihara kepercayaan masyarakat serta menunjang pemeliharaan stabilitas moneter. . Ruan! Lin!ku" !sak *o. +, tentang #kuntansi !erbankan disusun dan diberlakukan bagi perbankan -ndonesia termasuk bank perkreditan rakyat dan lembaga.badan lain yang menjalankan satu atau lebih kegiatan perbankan. Bagi lembaga atau perusahaan lain yang melakukan sebagian kegiatan

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

perbankan, maka perlakuan akuntansi atas kegiatan tersebut mengacu pada !(#" ini.

#.

LAP$RAN KEUAN%AN #ANK 1. Pen!ukuran &ala' Nilai Uan! (monetary unit) /aporan keuangan bank harus disajikan dalam mata uang 0upiah. Dalam hal bank memiliki akti&a, ke ajiban dan komitmen serta kontinjensi dalam &aluta asing, harus dijabarkan kedalam mata uang 0upiah dengan menggunakan kurs tengah yang berlaku pada tanggal laporan. $ntuk modal yang disetor dalam &aluta asing dijabarkan dengan menggunakan kurs kon&ersi Bank -ndonesia pada saat modal tersebut disetor (historical rate). "urs tengah yaitu kurs jual ditambah kurs beli Bank -ndonesia dibagi dua. Dalam hal kurs mata uang asing tidak tersedia di Bank -ndonesia, digunakan kurs jual ditambah kurs beli bank yang bersangkutan dibagi dua. Bank ajib mengungkapkan posisi neto akti&a dan ke ajiban dalam &aluta asing yang masih terbuka (posisi de&isa neto) . . La"*ran Keuan!an #ank $ntuk memenuhi kepentingan berbagai pihak, laporan keuangan bank harus disusun berdasarkan (tandar #kuntansi "euangan ((#") dan !(#" *o. +, ini. /aporan keuangan bank terdiri atas1 a. *eraca b. /aporan "omitmen dan "ontinjensi c. /aporan /aba 0ugi d. /aporan #rus "as e. 2atatan atas /aporan "euangan !enerapan prinsip akuntansi terhadap suatu fakta atau pos tertentu yang menyimpang dari (#" dan !ernyataan ini dapat dilaksanakan jika hal tersebut tidak menimbulkan pengaruh yang material terhadap kelayakan laporan keuangan bank. (ebaliknya apabila terdapat fakta atau pos tertentu yang belum diatur dalam (#" dan !ernyataan ini tetapi jumlahnya material,

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

perlakuannya didasarkan pada praktek akuntansi yang la3im dan disajikan dalam suatu pos tersendiri. $ntuk dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai sifat dan perkembangan bank dari aktu ke aktu, maka laporan keuangan disajikan secara komparatif untuk 4 (dua) tahun terakhir. . Nera+a Dalam penyajiannya, akti&a dan ke ajiban dalam neraca bank tidak dikelompokkan menurut lancar dan tidak lancar 5unclassified), namun sedapat mungkin tetap disusun menurut tingkat likuiditas dan jatuh tempo. "omponen-komponen neraca bank disusun dengan mengacu pada (#" untuk pos-pos yang bersifat umum dan mengacu pada !ernyataan ini untuk pos-pos yang bersifat khusus perbankan . (etiap #kti&a !roduktif disajikan di neraca sebesar jumlah bruto dari tagihan atau penempatan bank dikurangi dengan penyisihan penghapusan yang dibentuk untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari masingmasing akti&a produktif. !enyisihan penghapusan yang dibentuk disajikan sebagai pos pengurang (offsetting account) dari masing-masing jenis akti&a produktif yang bersangkutan. ,. La"*ran K*'it'en &an K*ntin-ensi /aporan "omitmen dan "ontinjensi 6ajib disusun secara sistematis, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai posisi komitmen dan kontinjensi, baik yang bersifat tagihan maupun ke ajiban, pada tanggal laporan. "omitmen adalah suatu ikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan (irrevocable) secara sepihak, dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang disepakati bersama dipenuhi, seperti komitmen kredit, komitmen penjualan atau pembelian akti&a bank dengan syarat 'repurchase agreement (repo), serta komitmen penyediaan fasilitas perbankan lainnya. "ontinjensi adalah tagihan atau ke ajiban bank yang kemungkinan timbulnya tergantung pada terjadi atau tidak terjadinya satu atau lebih peristi a di masa yang akan datang.

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

(istimatika penyajian laporan komitmen dan kontinjensi disusun berdasarkan urutan tingkat kemungkinan pengaruhnya terhadap perubahan posisi keuangan dan hasil usaha bank. "omitmen dan kontinjensi, baik yang bersifat sebagai tagihan maupun ke ajiban, masing-masing disajikan secara tersendiri tanpa pos la an.

.. La"*ran Laba Ru!i /aporan laba-rugi bank ajib disusun sedemikian rupa agar dapat memberikan gambaran mengenai hasil usaha bank dalam suatu periode tertentu. /aporan laba-rugi bank disusun dalam bentuk berjenjang (multiple step) yang menggambarkan pendapatan atau beban yang berasal dari kegiatan utama bank dan kegiatan lainnya. 2ara penyajian laporan laba-rugi bank adalah sebagai berikut1 a. ajib memuat secara rinci unsur pendapatan dan beban, beban yang berasal dari kegiatan operasional dan non-operasional. "omponen-komponen laporan laba rugi bank disusun dengan mengacu pada (#" untuk pos-pos yang bersifat umum dan !(#" ini untuk pos-pos yang bersifat khusus perbankan. /. La"*ran Arus Kas /aporan #rus "as, sesuai dengan !(#" *o. 4 tentang /aporan #rus "as, harus disusun berdasarkan konsep kas (cash concept) selama periode laporan. /aporan ini harus menunjukkan semua aspek penting dari kegiatan bank, tanpa memandang apakah transaksi tersebut berpengaruh langsung pada kas. 0. 1atatan atas La"*ran Keuan!an Di samping hal-hal yang ajib diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan sebagaimana dijelaskan dalam (#" dan !ernyataan ini, bank juga ajib mengungkapkan dalam catatan tersendiri mengenai posisi de&isa neto menurut jenis mata uang serta akti&itas-akti&itas lain seperti kegiatan amanat, penitipan harta (custodianship), dan penyaluran kredit kelolaan. ali b. unsur pendapatan dan beban harus dibedakan antara pendapatan dan

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

2. La"*ran Keuan!an %abun!an &an K*ns*li&asi Bank yang mempunyai kantor cabang atau kantor operasional lainnya ajib menyusun laporan keuangan gabungan pada setiap tanggal laporan, yang meliputi seluruh kantornya baik yang ada didalam maupun di luar negeri. Dalam membuat laporan gabungan, saldo rekening antar kantor (termasuk pendapatan dan beban) ajib dieliminasi sedemikian rupa sehingga mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha bank secara ajar. Bank yang mempunyai satu atau lebih anak perusahaan yang memenuhi persyaratan tertentu, pada akhir periode laporan 1 a. /aporan konsolidasi tersebut dibuat bagi bank yang memiliki saham atau hak pemilikan atas lembaga keuangan lain yang jumlahnya lebih dari 789. (edangkan bagi bank yang memiliki saham atau hak pemilikan atas lembaga keuangan lain yang jumlahnya 789 atau kurang diungkapkan (disclosure) dalam laporan keuangan. b. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi saldo rekening-rekening yang menampung transaksi-transaksi antar perusahaan induk dan atau anak perusahaan (intercompany accounts) bank secara ajar. c. !engecualian dari ke ajiban penyusunan laporan keuangan konsolidasi di atas dapat dilakukan apabila memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam (#". (ebelum membuat laporan keuangan gabungan atau konsolidasi laporan keuangan kantor cabang atau anak perusahaan di luar-negeri terlebih dahulu dijabarkan ke dalam mata uang 0upiah sebagai berikut1 a. /aporan keuangan dalam mata uang asing terlebih dahulu harus disajikan sesuai dengan (#". b. #kti&a dan ke ajiban serta komitmen dan kontinjensi pada tanggal neraca, dari kantor cabang atau anak perusahaan di luar negeri harus dijabarkan ke dalam mata uang 0upiah dengan menggunakan kurs tengah pada !usat !engembangan Bahan #jar - $%B Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI ajib dieliminasi sedemikian rupa sehingga dapat mencerminkan posisi keuangan serta hasil usaha ajib ajib membuat laporan konsolidasi yang meliputi posisi keuangan dan hasil usaha bank dan seluruh anak perusahaan

tanggal

laporan.

(edangkan

pos-pos

ekuitas

dijabarkan

dengan

menggunakan kurs historis. c. /aporan laba-rugi untuk setiap bulan dari kantor cabang dan anak perusahaan di luar negeri dijabarkan kedalam mata uang 0upiah dengan menggunakan kurs tengah rata-rata pada bulan yang bersangkutan. /aporan laba-rugi untuk suatu tahun buku dari kantor cabang dan anak perusahaan di luar negeri merupakan penjumlahan dari laporan laba-rugi setiap bulan yang telah dijabarkan dalam mata uang rupiah. d. /aporan arus kas dijabarkan kedalam mata uang 0upiah dengan menggunakan kurs tengah tanggal laporan, kecuali pos-pos laba-rugi yang dijabarkan dengan kurs tengah rata rata dan pos-pos ekuitas yang dijabarkan dengan menggunakan kurs historis. e. (elisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan di kelompok ekuitas sebagai '!enyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan' (translation adjustments). 3. La"*ran Keuan!an Interi' /aporan keuangan interim yang meliputi periode bulanan atau tri ulanan merupakan bagian integral dari laporan keuangan tahunan. )leh karena itu laporan keuangan interim tersebut ajib disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang sama dengan laporan keuangan tahunan.

1.

AKUNTANSI PENDAPATAN DAN #E#AN 1. Pen!akuan Pen&a"atan &an #eban #un!a Dasar yang digunakan dalam pengakuan pendapatan dan beban bank merupakan hal yang fundamental dalam hubungannya dengan pengukuran tingkat rentabilitas. "egiatan utama bank adalah memupuk dana yang pada umumnya adalah berbunga (interest bearing) dan menanamkannya dalam akti&a produktif (earning assets). (eperti pada industri lainnya, selalu terdapat kemungkinan perbedaan aktu antara perolehan pendapatan dan terjadinya beban atas penggunaan sumber daya untuk menghasilkan pendapatan tersebut. )leh karena itu, pengkaitan (matching) antara pendapatan dan beban

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

bank tidak mudah dilakukan, sehingga dalam pengakuan pendapatan perlu diperhatikan sifat dari keunikan usaha bank tersebut. !endapatan dan beban bunga diakui secara akrual (accrual basis), kecuali pendapatan bunga dari kredit dan akti&a produktif lainnya yang 'non performing'. !endapatan dari akti&a yang non performing hanya boleh diakui apabila pendapatan tersebut benar-benar telah diterima. !endapatan dari akti&a produktif non performing yang belum diterima tidak dapat diakui sebagai pendapatan dalam periode laporan dan harus dilaporkan dalam /aporan "omitmen dan "ontinjensi. !endapatan bunga terdiri atas pendapatan bunga dan pendapatan lain yang berkaitan langsung dengan pemberian kredit seperti pro&isi dan komisi. Beban bunga terdiri atas beban bunga dan beban lain yang dikeluarkan secara langsung dalam rangka penghimpunan dana tersebut seperti hadiah, premi atau diskonto dari kontrak berjangka dalam rangka pendanaan (funding).

. Pen!akuan Pen&a"atan &an #eban atas K*'isi &an Pr*4isi "omisi dan pro&isi yang berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan diperlakukan sebagai pendapatan atau beban yang ditangguhkan dan diamortisasi secara sistimatis selama jangka aktu komitmen kredit. aktunya maka sisa #pabila komitmen tersebut diselesaikan sebelum jangka penyelesaian komitmen tersebut. "omisi dan pro&isi yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan namun terkait dengan jangka selama jangka dan jangka transaksi. ,. Pen!akuan Pen&a"atan &an #eban atas Transaksi 5aluta Asin! /aba atau rugi yang timbul dari transaksi &aluta asing harus diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan labarugi periode berjalan. !usat !engembangan Bahan #jar - $%B Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI aktu tertentu. aktu diperlakukan sebagai pendapatan atau beban yang ditangguhkan dan diamortisasi secara sistimatis "omisi dan pro&isi yang tidak berkaitan dengan kegiatan perkreditan aktu, diakui sebagai pendapatan atau beban pada saat terjadinya

komisi dan pro&isi diakui sebagai pendapatan atau beban pada saat

(elisih penjabaran akti&a dan ke ajiban dalam mata uang asing kedalam mata uang 0upiah harus diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan labarugi periode berjalan. $ntuk transaksi berjangka &aluta asing dalam rangka pendanaan (funding)1 a. (elisih antara kurs berjangka yang diperjanjikan ( contracted forward rate) dengan kurs tunai pada tanggal transaksi (spot rate), diakui sebagai premi atau diskonto dan diamortisasi secara proporsional selama jangka pengurang beban bunga. b. (elisih antara kurs tunai pada tanggal laporan dengan kurs tunai pada tanggal transaksi, untuk tagihan atau ke ajiban berjangka (forward receivable or payable) dalam &aluta asing diakui sebagai pendapatan atau beban periode berjalan. $ntuk transaksi berjangka &aluta asing dalam rangka trading, selisih antara kurs yang diperjanjikan (contracted forward rate) dengan kurs tunai pada tanggal jatuh aktu (spot rate) diakui sebagai laba atau rugi transaksi &aluta asing pada akhir masa kontrak. a. $ntuk transaksi s ap suku bunga (interest rate swap) dalam rangka pendanaan, selisih antara suku bunga yang dipertukarkan (original interest rate) dengan suku bunga yang diperjanjikan (contracted interest rate) disajikan sebagai. penambah atau pengurang beban dana dan diamortisasi secara proporsional selama jangka aktu kontrak. b. $ntuk transaksi s ap suku bunga (interest rate swap) dalam rangka trading, selisih antara suku bunga yang dipertukarkan dengan suku bunga yang diperjanjikan diakui sebagai laba atau rugi pada akhir masa kontrak. Dalam hal bank bertindak sebagai penerbit opsi, selisih rugi antara kurs opsi yang diperjanjikan dengan kurs tunai pasar pada tanggal laporan, ajib diperhitungkan sebagai beban dalam periode berjalan. (elisih laba antara kurs opsi yang diperjanjikan dengan kurs tunai pasar pada tanggal laporan tidak boleh diperhitungkan sebagai pendapatan dalam periode berjalan. aktu kontrak. !remi atau diskonto tersebut disajikan sebagai penambah atau

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

D.

AKUNTANSI AKTI5A 1. Kas "as adalah mata uang kertas dan logam baik 0upiah maupun &aluta asing yang masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. :ermasuk pula dalam kas adalah mata uang 0upiah yang ditarik dari peredaran dan masih dalam masa tenggang untuk penukarannya ke Bank -ndonesia. Dalam pengertian kas ini tidak termasuk commemorati&e coin, emas batangan, dan mata uang emas serta &aluta asing yang sudah tidak berlaku. %ata uang kertas dan logam asing yang ditarik dari peredaran disajikan dalam rekening akti&a lain-lain sebesar nilai nominal dikurangi dengan taksiran biaya repatriasi dan dijabarkan kedalam mata uang 0upiah dengan menggunakan kurs tengah. . %ir* "a&a #ank In&*nesia &an #ank Lain a. ;iro pada Bank -ndonesia adalah saldo rekening giro bank baik dalam 0upiah maupun dalam &aluta asing di Bank -ndonesia. b. ;iro pada Bank /ain adalah saldo rekening giro bank baik dalam rupiah maupun dalam &aluta asing di bank lain. ,. Pene'"atan "a&a #ank Lain !enempatan pada bank lain adalah penanaman dana bank pada bank lain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dalam bentuk interbank callmoney, tabungan, deposito berjangka, dan lain-lain yang sejenis, yang dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan. !enempatan pada bank lain disajikan di neraca sebesar nilai bruto tagihan bank. !enyisihan yang dibentuk untuk menutup kemungkinan terjadinya kerugian dari penempatan tersebut disajikan sebagai pos pengurang (offsetting account) dari penempatan tersebut. Hal-hal berikut b. jenis &aluta c. jangka aktu d. tingkat suku bunga rata-rata ajib diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan1 a. jenis dan jumlah penempatan.

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

.. Surat6 surat #erhar!a (urat Berharga adalah surat pengakuan hutang, esel, saham, obligasi, sekuritas kredit, atau setiap deri&atif dari surat berharga atau kepentingan lain atau suatu ke ajiban dari penerbit, dalam bentuk yang la3im diperdagangkan dalam pasar uang dan pasar modal. a. (urat-surat berharga pasar uang yang dibeli dengan cara diskonto disajikan di neraca sebesar nilai nominal dikurangi dengan bunga yang belum diamortisasi. b. (urat-surat berharga pasar modal dinyatakan dalam neraca sebesar harga terendah antara harga perolehan dan harga pasarnya (2om il). (elisih antara harga perolehan dengan harga pasar diakui sebagai kerugian dan dibebankan pada perkiraan penilainya. c. !enyisihan yang dibentuk untuk menutup kemungkinan terjadinya kerugian dari penanaman tersebut disajikan sebagai pos pengurang (offsetting account) dari penanaman dimaksud. Hal-hal berikut ajib diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan1 a. jenis dan jumlah nilai nominal surat-surat berharga b. harga pasar (bila ada) /. Kre&it 7an! Diberikan "redit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang me ajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka aktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagian hasil keuntungan. :ermasuk dalam pengertian kredit yang diberikan adalah kredit rangka pembiayaan bersama dan kredit dalam proses penyelamatan. a. "redit yang diberikan dalam rangka pembiayaan bersama dicatat sebesar tagihan bank yang bersangkutan. b. !engalihan kredit menjadi penyertaan dicatat sebesar nilai saham atau harta yang diterima. ajar dari

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

c. !okok dan bunga kredit yang dihapus-bukukan dibebankan ke !enyisihan !enghapusan "redit setelah dikurangi dengan nilai diterima atau agunan yang dikuasai. "redit disajikan di neraca sebesar jumlah bruto tagihan bank yang belum dilunasi oleh nasabah. <umlah penyisihan penghapusan yang dibentuk untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari tidak dapat diterima kembali sebagian atau seluruh kredit disajikan sebagai pos pengurang (offsetting account) dari kredit tersebut. Dalam hal restrukturisasi kredit, jumlah bruto tersebut termasuk dengan bunga dan beban lain yang dialihkan menjadi pokok kredit. Hal-hal sebagai berikut keuangan1 a. <enis kredit, sektor ekonomi dan jumlah kredit masing-masing. b. <umlah kredit yang diberikan kepada pihak-pihak tertentu seperti anak perusahaan, pemegang saham dan pengurus beserta grup perusahaannya. c. "edudukan bank dalam pembiayaan bersama dan besarnya pangsa . d. <umlah kredit dalam proses penyelamatan. e. "lasifikasi kredit menurut jangka f. aktu dan tingkat suku bunga kredit yang dihitung secara rata-rata (a&erage). -khtisar perubahan penyisihan penghapusan kredit yang diberikan dalam tahun yang bersangkutan yang menunjukkan saldo a al, penyisihan tahun berjalan, penghapusan ( rite off) selama tahun berjalan, pelunasan kredit yang telah dihapus-bukukan dan saldo akhir tahun. 0. Pen7ertaan !enyertaan adalah penanaman dana bank dalam bentuk saham perusahaan lain untuk tujuan in&estasi jangka panjang, baik dalam rangka pendirian, ikut serta dalam lembaga keuangan lain, penyelamatan kredit atau lainnya. !enyertaan bank pada lembaga keuangan lain dengan pangsa kurang dari 489 dicatat dengan cost method. ajib diungkapkan dalam catatan atas laporan ajar dari akti&a yang

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

!enyertaan bank pada /embaga "euangan /ain dengan pangsa 489 atau lebih serta penyertaan yang berasal dari pengalihan kredit dicatat dengan equity method. Hal-hal tersebut di ba ah ini laporan keuangan1 a. kebijakan akuntansi untuk !enyertaan tersebut= b. nama anak perusahaan, bidang usaha, jumlah dan persentase penyertaan= c. serta jumlah keuntungan atau kerugian periode berjalan dan akumulasinya bagi penyertaan yang dicatat dengan cost method. 2. Akti4a lain6lain #kti&a lain-lain merupakan pos yang dimaksudkan untuk menampung akti&a-akti&a yang tidak dapat digolongkan kedalam pos-pos tersebut di atas dan tidak cukup material disajikan dalam pos tersendiri. (ebagai contoh, emas batangan, commemorati&e coin, arkat yang masih harus ditagih, biaya yang ditangguhkan, pajak yang dibayar dimuka dan agunan yang diambil alih. a. >mas batangan disajikan sebesar harga pasar dikurangi dengan taksiran biaya penjualan (net realizable value), sedangkan untuk commemorati&e coin disajikan di neraca sebesar harga perolehan. b. #gunan yang diambil alih disajikan sebesar nilai terendah antara harga pasar dan nilai yang disepakati bersama. ajib diungkapkan dalam catatan atas

E.

AKUNTANSI KE8A9I#AN DAN EKUITAS 1. %ir* ;iro adalah simpanan pihak lain pada bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, kartu #:%, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan antara lain dengan bilyet giro. ;iro disajikan di neraca sebesar ke ajiban bank kepada pemegang giro. Hal-hal tersebut diba ah ini laporan keuangan1 a. <umlah giro yarg diblokir. b. !emberian fasilitas istime a kepada pemilik rekening giro. ajib diungkapkan dalam catatan atas

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

. Ke:a-iban Se!era Lainn7a "e ajiban (egera /ainnya adalah ke ajiban bank kepada pihak lain yang sifatnya ajib segera dibayarkan sesuai perintah pemberi amanat atau perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. 2ontoh ke ajiban segera lainnya antara lain seperti transfer, penerimaan pajak melalui bank yang masih harus disetor dan bunga yang masih harus dibayar. "e ajiban (egera /ainnya disajikan di neraca sebesar jumlah ke ajiban bank kepada pihak lain pada tanggal laporan. ,. Tabun!an :abungan adalah simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dapat dipersamakan dengan itu. :abungan disajikan di neraca sesuai jumlah ke ajiban bank kepada pemilik tabungan. .. De"*sit* #er-an!ka Deposito Berjangka adalah simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada aktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan bank yang bersangkutan . Deposito Berjangka disajikan di neraca sebesar jumlah nominal yang tercantum dalam perjanjian antara bank dengan pemegang deposito berjangka. Hal-hal tersebut di ba ah ini laporan keuangan1 a. <umlah deposito yang diblokir atau dijadikan jaminan kredit. b. "omposisi besarnya pemilikan deposito menurut jenis mata uang rupiah dan &aluta asing. c. "lasifikasi menurut jangka aktu (tenor), misalnya , bulan, + bulan, ? bulan, ,4 bulan dan di atas ,4 bulan. d. :ingkat suku bunga yang dihitung secara rata-rata. /. Sertifikat De"*sit* (ertifikat Deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. (ertifikat Deposito disajikan sebesar nilai nominal. Diskonto (selisih antara jumlah tunai yang diterima dengan nilai nominal) !usat !engembangan Bahan #jar - $%B Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI ajib diungkapkan dalam catatan atas

dicatat sebagai bunga dibayar di muka dan diamortisasi selama jangka pengurang (offsetting account) jumlah nominal (ertifikat Deposito. Hal-hal tersebut di ba ah ini laporan keuangan1 a. "lasifikasi menurut jangka dihitung secara rata-rata. b. "omposisi besarnya sertifikat deposito menurut jenis mata uang. 0. Pin-a'an 7an! Diteri'a

aktu

sertifikat deposito. (aldo bunga dibayar di muka tersebut disajikan sebagai pos ajib diungkapkan dalam catatan atas

aktu (tenor) dan tingkat suku bunga yang

!injaman yang diterima adalah fasilitas pinjaman yan@ diterima dari bank atau pihak lain termasuk dari Bank -ndonesia baik dalam 0upiah maupun dalam mata uang asing, dan harus dibayar bila telah jatuh aktu. Dalam pengertian pinjaman yang diterima tidak termasuk pinjaman subordinasi. !injaman yang diterima disajikan sebesar saldo pinjaman yang diterima bank pada tanggal laporan. Hal-hal tersebut di ba ah ini laporan keuangan1 a. <enis pinjaman yang diterima "redit likuiditas Bank -ndonesia !injaman yang diterima dari pasar uang /ainnya aktu dan jatuh tempo ajib diungkapkan dalam catatan atas

b. 0ata-rata tingkat suku bunga c. <angka d. <enis &aluta (0upiah A Baluta asing) e. !erikatan yang menyertainya f. *ilai assets bank yang dijaminkan.

2. Ke:a-iban Lain6Lain "e ajiban lain-lain merupakan pos yang dimaksudkan untuk menampung ke ajiban-ke ajiban bank yang tidak dapat digolongkan kedalam salah satu pos tersebut di atas dan tidak cukup material untuk disajikan dalam pos tersendiri, antara lain seperti setoran jaminan.

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

3. Pin-a'an Sub*r&inasi !injaman subordinasi adalah pinjaman yang diperoleh berdasarkan suatu perjanjian antara bank dengan pihak lain yang hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi ke ajiban tertentu, dan hak tagihnya berlaku paling akhir dari semua simpanan dan pinjaman yang diterima dalam hal terjadi likuidasi. !injaman (ubordinasi disajikan sebesar saldo pinjaman subordinasi yang belum dilunasi pada tanggal laporan. Hal-hal tersebut di ba ah ini laporan keuangan1 a. :ingkat suku bunga b. <angka aktu dan jatuh tempo c. <enis &aluta (0upiah A Baluta asing) d. !erikatan yang menyertainya ;. M*&al "in-a'an %odal pinjaman adalah pinjaman yang didukung dengan menggunakan instrumen yang disebut capital notes, loan stock atau %odal pinjaman memiliki ciri-ciri sebagai berikut1 a. :idak dijamin oleh bank penerbit (issuer) dan sifatnya dipersamakan dengan ekuitas (subordinated) serta telah dibayar penuh. b. :idak dapat dilunasi atau ditarik atas inisiatif pemilik pemegang capital notes. c. %empunyai kedudukan yang sama dengan ekuitas dalam hal jumlah kerugian bank melebihi saldo laba dan cadangan cadangan yang termasuk ekuitas inti, meskipun bank belum dilikuidasi. d. !embayaran bunga dapat ditangguhkan apabila bank dalam keadaan rugi atau labanya tidak mencukupi untuk membayar bunga tersebut. !enerbitan arkat modal pinjaman (loan stock atau capital notes) arkat modal pinjaman arkat lain yang dipersamakan dengan itu, dan mempunyai sifat seperti ekuitas . ajib diungkapkan dalam catatan atas

dicatat sebesar nilai nominal. Biaya biaya penerbitan

dapat ditangguhkan dan diamortisasi secara sistimatis selama taksiran jangka aktunya. %odal pinjaman disajikan di neraca antara !injaman (ubordinasi dan %odal disetor.

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI

Hal-hal di ba ah ini keuangan1

ajib diungkapkan dalam catatan atas laporan

a. !ersyaratan-persyaratan modal pinjaman b. <umlah lembar c. *ama pemegang atau pemilik arkat modal pinjaman arkat modal pinjaman. d. Hak dan ke ajiban bank dan pemegang 1<. Ekuitas %odal saham, (aham dapat terdiri atas saham biasa, saham preferen dan perkiraan tambahan modal. (aldo laba dikelompokkan menjadi1 a. 2adangan tujuan adalah cadangan yang dibentuk dari laba bersih setelah pajak yang tujuan penggunaannya telah ditetapkan. b. 2adangan umum adalah cadangan yang dibentuk dari laba bersih setelah pajak yang dimaksudkan untuk memperkuat ekuitas. c. (aldo laba yang belum dicadangkan terdiri dari1 /aba-rugi tahun lalu yang belum ditetapkan penggunaannya . /aba-rugi tahun berjalan.

!usat !engembangan Bahan #jar - $%B

Afif Sulfa, SE MSi. Ak SEMINAR AKUNTANSI