Anda di halaman 1dari 8

Tujuan Bab Mengidentifikasi laba laba antar perusahaan dalam hubungan induk - anak Memahami keterkaitan laba antar

ar perusahaan dengan pendapatan investasi Membedakan dampak laba antar perusahaan down stream dan up stream terhadap pendapatan investasi Menghitung pendapatan investasi pada tahun transaksi aset antar perusahaan dan tahun setelah trasaksi Membedakan laba antar perusahaan atas persediaan, aset tetap yang memiliki umur tidak terbatas, dan aset tetap yang disusutkan Menyusun kertas kerja konsolidasi bila terdapat aset antar perusahaan Laba Antar Perusahaan Laporan konsolidasi yang memandang transaksi jual beli sebagai transfer atau pindah tangan aset. Laba pihak penjual yang melekat dalam aset yang terdapat dalam neraca pembeli tidak diakui laba antar perusahaan: Laba berasal dari jual beli induk/anak dan masih dimiliki pihak pembeli pada tanggal laporan konsolidasi Laba antar perusahan dalam aset biasanya tertanam dalam bentuk persediaan dan dan aset tetap seperti tanah, bangunan, peralatan dan lainnya Laba antar perusahaan atas persediaan Persediaan akhir : terdapat laba antar perusahaan yang tidak diakui konsolidasi Persediaan awal : merupakan persediaan akhir tahun lalu. Pada tahun berjalan persediaan tersebut terjual sehingga laba antar perusahaan telah direalisasi, dan konsolidasi melakukan koreksi atas laba antar perusahaan yang ditangguhkan tahun lalu. Realisasi Laba Antar Perusahaan Dalam Aset Tetap Aset yang memiliki umur tidak terbatas : Pada saat aset pindah tangan pada pihak eksternal Aset yang memiliki umur ekonomis a. Pada saat aset pindah tangan kepada pihak eksternal b . Terealisasi secara bertahap sepanjang umur ekonomis aset Contoh: Misalkan terjadi transaksi jual beli aset tetap antar perusahaan dengan laba penjualan Rp 50 juta. Aset tetap tersebut berumur 10 tahun dan tidak dijual hingga habis umur ekonomisnya. Apabila jual - beli aset tersebut dilakukan pada akhir tahun, penundaan dan realisasi laba antar perusahaan ditunjukkan dalam tabel dibawah.

Laba Antar Perusahaan - Aset Tetap (Penjualan Akhir Tahun)

Tahun Akhir Tahun 1 Akhir Tahun 2 Akhir Tahun 3 Akhir Tahun 4 Akhir Tahun 5 Akhir Tahun 6 Akhir Tahun 7 Akhir Tahun 8 Akhir Tahun 9 Akhir Tahun 10 Akhir tahun 11

Laba antar perusahan Direalisasi Ditunda 50.000.000 5.000.000 45.000.000 5.000.000 40.000.000 5.000.000 35.000.000 5.000.000 30.000.000 5.000.000 25.000.000 5.000.000 20.000.000 5.000.000 15.000.000 5.000.000 10.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 -

Laba Antar Perusahaan - Aset Tetap (Penjualan Awal Tahun) Tahun Laba Antar Perusahaan Direalisasi Ditunda Akhir Tahun 1 Akhir Tahun 2 Akhir Tahun 3 Akhir Tahun 4 Akhir Tahun 5 Akhir Tahun 6 Akhir Tahun 7 Akhir Tahun 8 Akhir Tahun 9 Akhir Tahun 10 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 5.000.000 45.000.000 40.000.000 35.000.000 30.000.000 25.000.000 20.000.000 15.000.000 10.000.000 5.000.000 -

Laba Antar Perusahaan dan Pendapatan Investasi Jurnal koreksi atas laba antar perusahaan timbul pada tanggal laporan konsolidasi : Pendapatan Investasi xxx Investasi dalam saham

xxx

Jurnal koreksi merealisasi laba antar perusahaan : Investasi dalam saham biasa Pendapatan investasi xxx xxx

Perhitungan pendapatan investasi Laba yang diumumkan anak Amortisasi selisih investasi dengan nilai buku Undervalue Overvalue XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX Intangible asset Laba/rugi antar perusahaan Amortisasi laba/rugi antar perusahaan Pendapatan Investasi. Dampak laba antar perusahaan terhadap pendapatan investasi dan nilai investasi: Pendapatan investasi dan nilai investasi dalam saham berkurang Bila terdapat persediaan akhir yang berasal dari hubungan induk - anak Keuntungan penjualan aset tetap tahun berjalan baik yang memiliki umur ekonomis maupun tidak memiliki umur ekonomis Pendapatan investasi dan nilai investasi bertambah Bila terdapat persediaan awal antar perusahaan (penjualan tahun berjalan adalah berasal dari persediaan awal) pada saat penjualan aset yang tidak memiliki umur ekonomis pada pihak eksternal Jika laba antar perusahaan diamortisasi untuk aset tetap yang memiliki umur ekonomis Laba Antar Perusahaan - Penjualan Down Stream dan Up Stream Contoh : Pada tahun 2006 PT Andika (anak perusahaan yang sahamnya dimiliki PT Indira 90%)nngumumkan laba Rp 200 juta. Pada tahun 2006 terjadi penjualan antar perusahaan yang menghasilkan laba antar perusahaan Rp 40 juta . Hingga tanggal laporan konsolidasi aset tersebut masih dimiliki pihak pembeli Penjualandown stream Laba antar perusahaan ini seluruhnya dikoreksi dengan mengurangkannya dari pendapatan investasi karena laba tersebut berasal dari induk. Adjustment induk: Pendapatan Investasi Rp 40.000.000 Investasi dalam saham PT Andik Rp40.000.000

Penjualan up stream Laba antar perusahaan adalah laba yang dimiliki anak atas aset induk yang mempengaruhi pendapatan investasi sebesar persentase kepemilikan induk atas saham anak. Pendapatan investasi harus dikoreksi sebesar: laba antar perusahaan x persentase kepemilikan induk Jurnal korekasi Pendapatan investasi Rp 36.000.000 Investasi dalam saham PT Andika Rp 36.000.000 Perbedaan Laba Antar Perusahaan Penjualan Down stream dan Up stream Down Stream Up Stream 200.000.000 200.000.000 -_ ( 40.000.000) 200.000.000 160.000.000 140.000.000 Laba anak Koreksi laba antar perusahaan Laba setelah koreksi Pendapatan investasi ((90% X 200) - 40) Pendapatan investasi (90% X 160) Rp 144.000.000 Transaksi Antar Perusahaan - Aset dan Kertas Kerja Konsolidasi Barang Dagangan Akun-akun perusahaan - perusahaan dalam kertas kerja konsolidasi Akun "penjualan" dan akun " pembelian (jika diterapkan metode periodikal)" atau "HPP (jika diterapkan metode perpetual)" Akun "hutang dagang " dan akun "piutang" atas jual/beli jika belum lunas Laba antar perusahaan dan Persediaan. Laba antar perusahaan dalam persediaan pada akhir dieliminasi dengan jurnal : HPP XXX Persediaan XXX Persediaan akhir akan menjadi persediaan awal tahun berikutnya dan dijual dalam tahun berjalan sehingga laba antar perusahaan yang telah ditunda pada tahun sebelumnya direalisasikan pada tahun berjalan. Jurnal eliminasi Laba antar perusahaan awal penjualan down stream: Investasi dalam saham xxx HPP xxx Dalam kasus penjualan up stream : Investasi dalam saham biasa xxx Hak minoritas xxx HPP xxx Aset Tetap Tidak Disusutkan Contoh : pada tanggal 1 Maret 2006 terjadi penjualan down stream tanah antara PT Indah dengan PT Andi anak perusahaan yang dikuasai 80%, dengan harga penjualan Rp 500 juta dimana harga pokoknya bagi PT Andi Rp 400 juta. Pencatatan PT Indah pada tanggal 1 Maret 2006: Kas Rp 500.000.000 Tanah Rp 400.000.000 Keuntungan 100.000.000 Pencatatan PT Andi pada tanggal 1 Maret 2006: Tanah Rp 500.000.000

Kas Rp 500.000.000 Kertas Kerja Konsolidasi selama asset 31/12/2006 Jurnal eliminasi : Keuntungan Rp 100.000.000 Tanah Rp 100.000.000

Kertas kerja konsolidasi 31/12/ 2007 dan tahun berikutnya sepanjang asset berada pada konsolidasi Pengurangan pendapatan investasi induk atas laba antar perusahaan menyebabkan saldo investasi yang dicatat PT Indah lebih kecil Rp 100 juta dibanding kekayaan anak yang dimiliki. Kertas kerja konsolidasi harus men debet akun "investasi dalam saham" induk : Penjualan down stream: Investasi dalam saham Rp 100.000.000 Tanah Rp 100.000.000 Penjualan Up stream: Jika dalam kasus diatas yang terjadi adalah penjualan up stream , laporan Rp 80.000.000 20.000.000 Tanah keuangan induk menyajikan aset Rp 500 juta dan daftar laba/rugi anak menyajikan keuntungan penjuala n tanah Rp 100 juta. Jurnal eliminasi : Investasi dalam saham PT Andi Hak minoritas Rp 100.000.000 Aset Tetap Yang Memiliki Umur Ekonomis Contoh: Tanggal 1 Juli 2007 terjadi penjualan down stream peralatan seharga Rp 600 juta antara PT Impal dan PT Abia (anak perusahaan yang dikuasai 90% oleh PT Impal). HPP pihak penjual Rp 450 juta. Aset tetap tersebut masih memiliki umur ekonomis 6 tahun, metode penyusutan garis lurus. Neraca PT Abia pada tanggal 31 Desember 2007 atas nilai buku peralatan: Harga perolehan Rp.600.000.000 Akumulasi penyusutan (600 juta /6 tahun X ^ tahun) (Rp 50.000.000) Nilai buku Rp 550.000.000 Kertas Kerja Konsolidasi 31/12/2007 Jurnal eliminasi laba antar perusahaan Keuntungan Rp 150.000.000 Peralatan Rp 150.000.000 Koreksi atas penyusutan yang dicatat over akibat laba antar perusahaan Akumulasi penyusutan Rp 12.500.000 Beban penyusutan Rp 12.500.000 Kertas Kerja Konsolidasi 31/12/2008 Koreksi atas penyusutan yang dicatat over akibat laba antar perusahaan Akumulasi penyusutan Rp 25.000.000 Beban penyusutan Rp 25.000.000 Jurnal eliminasi laba antar perusahaan Investasi dalam saham Rp 137.500.000 Akumulasi penyusutan 12.500.000 Peralatan Rp 150.000.000 Nilai awal tahun 1 Juli 2007 150.000.000 2008 137.500.000 2009 112.500.000 Tahun Amortisasi sepanjang tahun 12.500.000 25.000.000 25.000.000 Akumulasi Amortisasi 12.500.000 37.500.000 62.500.000

2010 2011 2012 2013

87.500.000 62.500.000 37.500.000 12.500.000

25.000.000 25.000.000 25.000.000 12.500.000

87.500.000 112.500.000 137.500.000 150.000.000

Contoh Menyeluruh Contoh : PT Lucia mengakuisisi 90% saham PT Angelica pada tanggal 31 Desember 2006. Kekayaan PT Angelica pada tanggal akuisisi: Modal saham 400.000.000.000 Agio saham 100.000.000.000 Laba Ditahan 80.000.000.000. Total kekayaan pemegang saham Rp 580.000.000.000 Akuisisi dilakukan dengan total harga perolehan Rp 532 milyar. Selisih harga perolehan dan nilai buku adalah disebabkan goodwill yang diamortisasi 10 tahun. Keterangan Penjualan antar perusahaan selama tahun 2008 adalah sebesar Rp 400 milyar, dimana hingga pada tanggal 31 Desember 2008 penjualan masih terutang Rp 100 milyar. Tingkat grossprofit PT Lucia tahun 2007 dan 2008 adalah 40% dari harga jual. Persediaan PT Angelica pada 31 Desember 2007 dan 2008 yang berasal dari PT Lucia masingmasing sebesar Rp 25 milyar dan Rp 40 milyar. PT Angelica menjual peralatan yang sisa umurnya 8 tahun pada tanggal 2 Januari 2007, dengan keuntungan penjualan sebesar Rp 8 milyar Peralatan tersebut masih digunakan PT Lucia PT Angelica menjual tanah pada PT Lucia pada tanggal 1Juli 2008 dengan keuntungan penjualan tanah Rp 5 milyar Pendapatan Investasi Periode 2008 Laba anak (90% x Rp 100 M) Amortisasi goodwill (Rp 10 M / 10 tahun) Laba antar perusahaan dalam persediaan (down stream) Persediaan awal (40% x Rp 25 milyar) Persediaan akhir (40% x Rp 40 milyar) Laba antar perusahaan dalam tanah 90% x Rp 5milyar Rp 90.000.000.000 (1.000.000.000) 10.000.000.000 (16.000.000.000) (4.500.000.000) 900.000.000 Rp 79.400.000.000 Laba antar perusahaan peralatan 90% x (Rp 8 M/8 thn) Pendapatan investasi. Nilai investasi PT Lucia dalam saham PT Angelica per 31/12/2008: Nilai buku kekayaan anak dimiliki (90% x Rp 620.000) Rp 558.000 Goodwill yang belum diamortisasi (8 tahun) 8.000 Laba antar perusahaan persediaan akhir (16.000) tanah (4.500) peralatan ( Rp 8 M - (2 tahun x Rp 1.000)) (5,400) Nilai investasi 31 Desember 2008 Rp 540.100Kertas Kerja Konsolidasi PT Lucia dan PT Angelica 31/12/2008 (dalam jutaan)

Laporan PT Lucia laba/rugi Penjualan 1.400.000 Keuntungan penjualan tanah Pendapatan dari 79.400 PT Angelica HPP

PT Angelica 500.000 5.000

Eliminasi Konsolidasi 400.000 5.000 79.400 400.000 10.000 1.000 (256.000) (799.000) (135.400) (9.600) 300.000 100.000 80.000 150.000 (160.000) 290.000 100.000 16.000 5.000 8.000 2.000 10.000 6.300 9.000 100.000 400.000 100.000 1.600 60.000 1.239.000 1.239.000 700 7.400 549.000 1.000 149.900 110.000 124.000 815.000 302.000 (88.000) 1.500.000

(350.000) (300.000) 16.000 (40.000) (65.000) 1.000 9.600 100.000 100.000 (80.000) 120.000 80.000 70.000 50.000 450.000 140.000 (50.000) 740.000 120.000 400.000 100.000 120.000

Beban depresiasi (760.000) Beban operasi (69.400) lainnya Laba hak minoritas Laba bersih 300.000 Laba ditahan 1/1/ 150.000 2008 Deviden (160.000) Laba ditahan 290.000 31/12/ 2008 Kas 69.900 Piutang 140.000 Persediaan 90.000 Tanah dan 370.000 bangunan Peralatan 170.000 Akumulasi (40.000) penyusutan Investasi saham 540.100 PT Angelica Goodwill Total aktiva 1.340.000 Hutang Dagang 250.000 Modal saham 800.000 Agio saham Laba Ditahan 290.000 Hak minoritas Total passiva

8.000 1.420.900 270.000 800.000 290.000 60.900 1.420.900

1.340.000 740.000