Anda di halaman 1dari 6

TUGAS BERPIKIR KRITIS MODUL PEREKAMAN EKG

NAMA NIM KELAS

: ANNISA QURNIAWATI : 131311123075 : AJ-A (PAGI)

1. Indikasi dari perekaman EKG? a. Infark miokard dan penyakit arteri koroner seperti angina b. Aritmia c. Pembesaran jantung d. Elektrolit yang abnormal ( terutama kalium dan kalsium) e. Perikarditis f. Efusi perikardium g. Pengaruh obat-obatan h. Penyakit sistemik

2. Apakah arti kalibrasi ? Kalibrasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi (Wikipedia, 2013). Kalibrasi dapat diperbesar atau diperkecil tergantung kebutuhan dan harus diatur sebelum merekam EKG. Garis horizontal merupakan waktu (1 kotak kecil = 1 mm=0,04 detik) dan garis vertikal merupakan voltase/amplitudo (1 kotak kecil= 1 mm= 0,1 miliVolt). Kalibrasi secara standar inernasional lebih sering dibuat dengan voltase 1mV meghasilkan defleksi setinggi 10 mm (10 kotak keil) dengan kecepatan 25 mm/detik (25 kotak kecil atau 5 kotak besar). Arti dari pengaturan ini yaitu mesin
Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075 Page 1

EKG diatur agar dapat merekam gambar selama 1 detik sejauh 25 mm atau 5 kotak besar, amplitudo setinggi 10 mm. Apabila kalibrasi dibuat 1 mV dengan kecepatan 25 mm/detik, arah horizotal 1 kotak kecil sama dengan 0,04 detik yang didapat dari 60 detik:25, sedangkan untuk arah vertikal 1 kotak kecil sama dengan 0,1 mV. Apabila gambar yang direkam terlalu kecil (low voltage) maka voltase dapat dinaikkan menjadi 2 mV agar gelombang EKG lebih besar serta dapat dengan mudah dibaca dan dihitung. Apabila jarak antargeombang ynag satu dengan yang lainnya sulit dihitung, kecepatan dapat dinaikkan menjadi 50 mm/detik sehingga jarak antar gelombang lebi panjang dan mudah dikalkulasikan.

3. Sadapan ekstremitas akan membentuk gambaran EKG apa? Pada standar EKG 12 sadapan terdiri dari tiga sadapan ekstremitas standar dan 3 sadapan ekstrmitas diperkuat (augmented). a. Sadapan ekstremitas standar (Sadapan Bipolar) Sadapan bipolar terdiri dari sadapan I,II dan III. Sadapan ini dinamakan bipolar karena merekam perbedaan potensial dari dua elektrode. Sadapan ini memandang jantung secara arah vertikal (ke atas-bawah, dan ke samping). Sadapan bipolar dihasilkan dari gaya listrik yang diteruskan dari jantung melalui empat label elektroda yang dipasang pada tangan dan kaki. Dari empat kabel elekrode yang terpasang akan menghasilkan beberapa sudut atau sadapan: 1) Sadapan I yaitu perbedaan potensial listrik antara RA (right arm/lengankanan) yang bermuatan (-) dan LA (left arm/lengan kiri) yang dibuat bermuatan (+), maka arah listrik jantung bergerak ke sudut 00 (ke arah lateral kiri). Sadapan I merupakan aksis horisontal. 2) Sadapan II yaitu dihasilkan oleh perbedaan antara RA ynag dibuat bermuatan (-) dan LF(left foot/kaki kiri) yang dibuat bermuatan (+) maka arah listrik membentuk sudut +600(ke arah inferior). Sadapan II memnentuk sudut 600. Sadapan II dapat melihat inferior jantung.

Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075

Page 2

3) Sadapan III dihasilkan oleh perbedaan LA (left arm)yang bermuatan (-) dan LF (left foot) yang bermuatan (+) .

b. Sadapan ekstremitas diperkuat (Augmented) Sadapan unipolar ekstremitas merekam besar potensial listrik pada satu ekstremitas. Gabungan elektrode pada ekstremitas lain membentuk elektrode indifferent (potensial 0). Vektor dari sadapan unipolar menghasilkan sudut pandang pada jantung ke arah vertikal. Sadapan unipolar (VR,VL, dan VF) ii disebut sadapan ekstremitas unipolar ynag diperkuat. Tanda atau singkatan dari VR, VL, VF adalah aVR, aVF, aVL. 1) Sadapan aVR (augmented Volatage Right arm) Sadapan aVR merupakan hasil perbedaan antara RA yang bermuatan (+) dengan LA dan LF dibuat indifferent sehingga bergerak berlawanan dengan arah listrik jantung -1500 (arah kanan ekstrem/sadapan unipolar lengan kiri yang diperkuat). 2) Sadapan aVL(augmented Voltage Left arm) Sadapan aVL merupakan hasil dari perbedaan antara LA yang dibuat muatan (+) dengan RA serta LF yang dibuat indifferent sehingga listrik ke arah -300 (sudut lateral kiri/sadapan unipolar lengan kiri yang diperkuat). 3) Sadapan aVF (augmented Voltage Left Foot) Sadapan aVF merupakan hasil dari perbedaan antara muatan LF (+) dengan RA dan LF dibuat indifferent maka listrik bergerak ke arah +900 (tepat ke arah inferior/sadapan unipolar tungkai kiri yang diperkuat).

Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075

Page 3

4. Perekaman lead II panjang diindikasikan untuk apa? Bagaimana caranya? Perekaman lead II panjang digunakan untuk mengevaluasi gelombang P yang akurat. Gelombang P adalah depolarisasi atrium. Sadapan ini digunakan untuk mengevaluasi aritmia atrium untuk membedakan antara fibrilasi dan flutter atrium. Cara perekaman dari lead II panjang yaitu dengan cara memasang elktroda ekstremitas, prekordial sama seperti pemasangan basanya. Pada saat sebelum dimulai perekaman, pengaturan pada mesin EKG dengan memilik lead II.

5. Perekaman precordial posterior (lead V7,V8,V9) diindikasikan untuk apa? Bagaimana caranya? Perekaman precordial posterior indikasi untuk merekam aktivitas listrik serta mengidentifikasi adanya infark di bagian posterior jantung. Perekaman lead V7-V9 diperiksa dengan cara: a. Semua sadapan precordial dari V1-V6 dilepas dulu dari dinding dada. b. Sadapan V7-V9 dapat digunakan sadapan prekordial manapun (elektrode prekordial V1-V3 atatu V3-V6) V7 : ruang interkostal V garis aksila posterior kiri V8 : ruang interkostal V garis skapula posterior kiri V9 : ruang interkosal V samping kiri tulang belakang
Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075 Page 4

c. Hasil rekaman pada kertas EKG nomor-nomornya diubah secara manual menggunakan bolpoin.

6. Perekaman precordial kanan (lead V1-V6 sisi kanan) diindikasikan untuk apa? Bagaimana caranya? Perekaman precordial kanan bertujuan untuk merekam aktivitas listrik ventrikel kanan apabila terdapat tanda klinis yang menunjukkan adanya hipertrofi ventrikel kanan, infark ventrikel kanan, destrokardia (pergeseran jantung pasien ke sisi kanan thoraks). Perekaman EKG prekordial kanan dilakukan pada dada sisi kanan atau pada sisi kanan sternum dengan lokasi sadapan: V1R : sama seperti V1 V2R : sama seperti V2 V3R: antara V1-V4R V4R : ruang interkostal ke-5 garis midklapikula kanan V5R : Ruang interkostal ke-5 antara V4R-V5R V6R : ICS ke-5 garis mid aksila kanan

Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075

Page 5

DAFTAR PUSTAKA Brunner, Sudart.(2002).Text Book of Medical Surgical Nursing 3rd Edition. Lippincott:Philadelphia. Dharma, Surya.(2009). Pedoman Praktis Sistematika Interpretasi EKG. Jakarta:EGC. Sundana, Krisna.(2005). Interpretasi EKG Pedoman Untuk Perawat. Jakarta: EGC. Wijdjaja, Soetopo.2009. EKG Praktis.Tanggerang: Binarupa Aksara. Wikipedia.(2013). Kalibrasi. http://id.wikipedia.org/wiki/Kalibrasi diakses pada tanggal 6 Oktober 2013. Yunita Kusuma Handayani(2011). Peranan EKG (Electrokardiogram) dalam Monitoring Kondisi Jantung. http://yunitakusumahandayani.wordpress.com. 24 mei 2011

Modul Perekaman EKG-Annisa Qurniawati-131311123075

Page 6