Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM KERJA

PRAKTIK KERJA INDUSTRI SMK AS-SHOFA


TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

PEMERINTAH KABUPATEN TASIKMALAYA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SMK AS-SHOFA
Alamat : Pondok Pesantren As-shofa Cilampunghilir Padakembang Tasikmalaya 46466 Telp / fax (0265) 549072 email: smkasshofa@yahoo.com url: www.smkasshofa.sch.id

PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG

Pendidikan sistem Ganda (PSG) adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dengan tuntutan keahlian profesional tertentu di lapangan kerja melalui kegiatan bekerja secara langsung di dunia kerja. Keberhasilan program ini akan sangat mendukung peningkatan mutu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan tenaga tingkat menengah dan sekaligus meningkatkan mutu sekolah. Oleh karena itu adanya dukungan dari berbagai pihak yang terkait dan relevan sangat diharapkan. Pada tahun pelajaran 2013 / 2014 ini, SMK AS-SHOFA akan melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) mulai tanggal 01 Januari 2014 sampai dengan 15 Maret 2014. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah persiapan dan pelaksanaannya secara cermat dan teliti. Adapun latar belakang Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah sebagai berikut : a. Era globalisasi membawa persaingan yang semakin ketat dan semaking tajam. Masa depan yang semakin cerah hanya bagi negara yang sungguh-sungguh. b. Indonesia berada dikawasan yang telah melahirkan beberapa negara insustri baru, harus secara dini dipersiapkan diri dengan berbagai keunggulan (Kompetitif dan komperatif) untuk menghadapi persaingan. c. Pembangunan di Indonesia masih memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Pendidikan sebagai asset bangsa diharapkan mampu menghasilkan manusia produktif yang mampu menciptakan produk unggulan dalam rangka persaingan pasar bebas. d. Keahlian profesi adalah andalan utama menentukan keunggulan Indonesia. Guna mewujudkan hal tersebut diperlukan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional yang tinggi untuk menghadapi ekonomi global masa kini maupun yang akan datang. e. Keahlian profesional pada dasarnya mengandung unsur ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Unsur ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari, tetapi unsur kiat tidak dapat diajarkan akan tetapi dikuasi yaitu melalui mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Karena itulah ukuran keahlian profesional tubuh melalui pengalaman kerja. f. Berbagai bidang keahlian profesional di Indonesia telah membuktikan keahlian nyata seorang diperoleh melalui pengalaman langsung mengerjakan pekerjaan profesinya, tetapi secara umum belum memperoleh pengakuan masyarakat. g. Dengan mengikuti garis kebijaksanaan tersebut diatas dan mempelajari keadaan di Indonesia sekarang dan serta prinsip penguasaan keahlian profesi, sudah waktunya dilaksanakan SISTEM GANDA di Indonesia, yang merupakan perpaduan saling mengisi dan saling melengkapi antara pendidikan di sekolah dan keahlian profesi yang didapatkan melalui pengalaman kerja. h. Pendidikan sistem ganda akan menjadi salah satu pendidikan yang paling efektif untuk mendekati kesesuaian antara Supplay dan Demand ketenaga kerjaan sesuai kebijksanaan Departemen Pendidikan Nasional tentang LINK and MATCH.

B.

LANDASAN HUKUM

Sebagai dasar pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda adalah : 1. Undang-undang No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah. 3. Peraturan Pemerintah No. 39 tahun 1992 tentang Peranan Masyarakat dalam PendidikanNasional. 4. Kepmendikbud No. 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan. 5. Kepmendikbud No. 080/U/1999 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan.

C.

TUJUAN a. Mengembangkan ketrampilan pekerjaan yang meliputi pengetahuan , ketrampilan dan sikap etos kerja, baik untuk pekerja tingkat awal maupun lanjut. b. Memperkokoh keterkaitan antara sekolah, dunia kerja dan prospek kerja peserta didik untuk mencapai pengembangan kemampuan dan pribadi utuh, terpadu sinkron dan berjalan secara sistematis. c. Memudahkan pengembangan karir dan ketrampilan kehidupan melalui eksplorasi di tempat kerja. d. Memudahkan pengembangan dan pendewasaan pribadi peserta didik melalui pengalaman kerja.

D. SASARAN Program Pendidikan Sistem ganda ini mengacu pada pencapaian kemampuan professional sesuai dengan tuntutan jabatan pekerjaan yang sesuai dengan Program Diklat dan profil kemampuan yang berisi : 1. Komponen Pendidikan Umum (Normatif) yang bertujuan membentuk peserta sisik menjadi warga Negara yang baik yang memiliki karakter sebagai bangsa Indonesia. 2. Komponen pendidikan dasar panunjang (adaptif) yang bertujuan memberikan bekal bagi penguasaan keahlian profesi dan kemampuan mengikuti perkembangan Iptek. 3. Komponen Pendidikan dasar profesi untuk memberikan ilmu pengetahuan dan teknik dasar keahlian profesi. 4. Komponen Pendidikan keahlian profesi yang terprogram. E. METODE a. Pada dasarnya Pendidikan Sistem Ganda adalah program bersama antara sekolah dengan dunia usaha / industri pasangannya sehingga segala sesuatu yang menyangkut penyelanggaraan diatur bersama. b. Komponen pendidikan umum (Normatif) dan komponen pendidikan dasar penunjang (Adaptif) dilaksanakan sepenuhnya di sekolah dan menjadi tanggung jawab sekolah.

c. Komponen Pendidikan dasar profesi dapat dilaksanakan disekolah industri atau keduaduanya dan menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah dan industri. d. Komponen Pendidikan keahlian profesi dilaksanakan didunia usaha / industry Model Sistem Ganda sekolah Menengah Kejuruan AS-SHOFA adalah sistem blok release.

F. PANITIA Kepanitiaan atau Seksi Prakerind SMK AS-SHOFA pada tahun pelajaran 2013/2014 adalah : Penaggung Jawab : Iwan Ridwan Johari, S.Ag (Kepala SMK AS-SHOFA) Koordinator Operasional : Ai Siti Rohmah, SE Ketua : Puad Hasyim, ST,. MTA Sekretaris : Emas Muslihudin, ST Bendahara : Ahmad Fauzi, ST,. MTA Pembantu Umum : Staff Tata Usaha

G. PESERTA Peserta Praktik Kerja Industri SMK AS-SHOFA pada tahun pelajaran 2013/2014 adalah siswa kelas XI dari 1 Program Keahlian sebanyak 146 (Seratus empat puluh enam ) siswa dengan perincian : a. Kelas XI TKJ A : 36 Siswa b. Kelas XI TKJ B : 37 Siswa c. Kelas XI TKJ C : 36 Siswa d. Kelas XI TKJ D : 37 Siswa Jumlah : 146 Siswa

H. WAKTU DAN JADWAL PELAKSANAAN Waktu Pelaksanaan Praktik Kerja Industri direncanakan selama 2 bulan 15 hari dimulai tanggal : 01 Januari sampai dengan 15 Maret 2014. Sedangkan jadwal kegiatan praktik kerja industri adalah sebagai berikut :

No 1 2 3 4 5 6

Uraian Kegiatan
Rapat kordinasi Pokja Edaran Pelaksanaan Prakerin untuk orangtua Penyampaian jadwal mencari lokasi DUDI dan daftar DUDI Rekap Lokasi DUDI yang telah masuk Penyiapan MOU Prakerin Penandatanganan MOU Prakerin

Pelaksanaan
20 November 2013 25 November 2013 Agust 2013 - Desember 2013 01 November 2013 Agustus November 2013 Januari Maret 2014

No 7 8 9 10

Uraian Kegiatan
Penyiapan buku jurnal dan panduan prakerin Penentuan dan pembagian guru pembimbing Koordinasi dengan guru pembimbing Pembekalan Prakerin a. Khusus b. Umum Pemberian surat tugas siswa oleh Guru pembimbing Pelepasan Peserta Prakerin Penyerahan Peserta prakerin ke DUDI Pelaksanaan Prakerin Monitoring Prakerin Penarikan Prakerin

Pelaksanaan
November 2013 Januari 2014 1 8 Januari 2014 22- 27 Desember 2013

11 12 13 14 15 16

Januari 2014 28 Desember 2014 01 Januari 2014 02 Januari 15 Maret 2014 10 Januari 10 Maret 2014 16-20 Maret 2014

I. PEMBIMBING Untuk mencapai sasaran seperti tersebut diatas, peserta praktik kerja industri perlu mendapatkan bimbingan untuk memadu efektifitasnya baik sekolah maupun industri. Untuk itu diperlukan pembimbing dengan ketentuan : 1. 2. 3. 4. 5. Trampil dan berpengetahuan sesuai dengan bidangnya. Memiliki pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja Sebagai wali dan penanggung jawab siswa selama di perusahaan / industri. Mampu bertindak sebagai fasilitator Bertanggung jawab atas terselenggaranya ujian hasil prakerin di sekolah.

J. PENGUJIAN DAN SERTIFIKASI Bagi siswa yang telah selesai melaksanakan Praktik Kerja Industri diharuskan membuat laporan dan mengikuti Ujian hasil Praktik Kerja Industri (Prakerin) yang dilakukan oleh Tim Penguji yang terdiri dari guru-guru di Program Keahlian , Industri dan Majelis Sekolah. bagi siswa yang dinyatakan berhasil akan diberikan surat keterangan.

K. RENCANA ANGGARAN BIAYA Rencana Anggaran Biaya Terlampir

L. PENUTUP Demikian Proposal ini kami susun demi kelancaran pelaksanaan program kerja SMK AS-SHOFA khususnya Program Praktik Kerja Industri di SMK AS-SHOFA Bojongsari Tahun Pelajaran 2013/2014 Sambutan, perhatian, dukungan serta saran dan kritik yang membangun dari pihak pihak terkait sangat kami harapkan untuk penyempurnaan proposal ini.

Padakembang, November 2013 Kordinator Operasional Ketua Prakerin

Ai Siti Rohmah, SE

Puad Hasyim, ST,. MTA Mengetahui, Kepala SMK AS-SHOFA

Drs. H. Nanang Mamur M.Pd

Anda mungkin juga menyukai