Anda di halaman 1dari 5

A.

Penerus Daya

Jarak yang jauh antara dua buah poros sering tidak memungkinkan transmisi langsung dengan roda gigi. Dalam hal demikian, cara transmisi putaran atau daya yang lain dapat diterapkan, dimana sebuah sabuk luwes atau rantai dibelitkan sekeliling puli atau sproket pada poros.

B. 1.
a.

Sabuk Pemindah Macam-macam sabuk pemindah


Transmisi sabuk datar

Sabuk penggerak datar digolongkan menjadi tiga kelas : 1) Sabuk penggerak konvensional, yaitu sabuk penggerak datar tanpa gigi-gigi celah dan variasi

yang lain 2) Sabuk penggerak berurat, pada dasarnya adalah sabuk penggerak datar yang dibentuk atau

dibuat berurat-urat pada sisi bawahnya untuk menambah keuntungannya. Bagian sabuk penggerak yang datar membantu memindahkan gaya, dan urat-uratnya melengkapi tarikan tersebut di dalam alurnya.

3)

Sabuk penggerak positive/Transmisi sabuk gilir.

Variasi lain dari sabuk penggerak ini adalah sabuk penggerak positive, biasanya diketahui dengan nama timing belt. Pada dasarnya, sabuk penggerak ini adalah sabuk penggerak datar yang bagian bawahnya dibuat berurat-urat melintang dan berfungsi seperti pada roda gigi maupun rantai-rantai penggerak.

Transmisi sabuk yang bekerja atas dasar gesekan belitan mempunyai beberapa keuntungan, diantaranya murah harganya, sederhana konstruksinya, dan mudah untuk mendapatkan perbandingan putaran yang diinginkan. Transmisi tersebut telah digunakan dalam semua bidang industri, seperti mesin-mesin pabrik, otomotif, mesin perrtanian, alat kedokteran, mesin kantor dan alat-alat listrik. Namun demikian transmisi sabuk tersebut mempunyai kekurangan dabandingkan dengan transmisi rantai dan roda gigi, yaitu karena terjadinya slip antara sabuk dan puli. Karena itu macam-macam transmisi sabuk biasa tidak dapat dipakai bilamana dikehendaki putaran tetap atau perbandingan transmisi yang tetap.

b.

Transmisi sabuk V

Sebagian besar transmisi sabuk menggunakan sabuk V karena mudah penanganannya dan harganya murah. Kecepatan sabuk direncanakan untuk 10 sampai 30 m/s pada umumnya, dan maksimum sampai 25 m/s. Daya maksimum yang dapat ditransmisikan kurang lebih sampai 500 kW. Sabuk penggerak V dapat ditemukan dalam bermacam-macam ukuran standar dan tipe untuk memindahkan gaya dari bermacam-macam HP. Biasanya sabuk penggerak ini yang paling baik adalah pada kecepatan antara 1.500 sampai 6.000 rpm..

Keuntungan menggunaka sabuk penggerak V adalah :

Rasio kecepatannya besar Tahan lama (3-5 tahun) Mudah memasang dan melepas Tidak bersuara Dilengkapi dengan penyerap hentakan antara poros penggerak dengan poros yang digerakkan

2.

Kegunaan sabuk penggerak

Sabuk penggerak banyak digunakan untuk industri-industri, otomotif, pertanian dan mesin-mesin lain.

3.

Prinsip kerja sabuk penggerak

Sabuk penggerak adalah suatu peralatan dari mesin-mesin yang kerjanya berdasarkan dari gesekan. Melalui gesekan ini, yaitu antara puli dengan sabuk penggerak, gaya melingkar dapat dipindahkan dari puli penggerak ke puli yang digerakkan. Perpindahan gaya ini tergantung dari tekanan sabuk penggerak ke permukaan puli, maka ketegangan dari sabuk penggerak sangatlah penting, dan bila terjadi slip, kekuatan geraknya akan berkurang. Sabuk penggerak datar ini bersifat fleksibel, menyerap hentakan, efisien dalam pemindahan kekuatan pada kecepatan tinggi, tahan panas terhadap kikisan panas dan murah harganya. Sabuk penggerak datar ini dapat dipakai pada puli yang kecil. Karena sabuk ini ditentukan untuk tekanan tinggi, maka juga mengakibatkan beban yang besar bagi bantalan.

4.

Bahan sabuk penggerak

Sabuk penggerak datar konvensional biasanya dibuat dari bahan-bahan sbb:

a.

Kulit biasa

Kebanyakan dari sabuk penggerak datar konvensional yang terbuat dari kulit terdiri dari beberapa lapisan yang dilem bersama-sama. Sabuk ini koefisien gesernya baik, fleksibek, tahan lama dan mudah diperbaiki. Disamping itu sabuk ini harus bersih dan juga dapat meluas dan mengkerut, tergantung keadaanya. Dan digunakan pada kecepatan yang rendah sampai sedang maksimum kecepatan 6.000 rpm, dengan beban sampai 500 HP, rasio 16:1 masih bisa. Digunakan kebanyakan pada mesin pertambangan.

b.

Karet tenunan atau tali tenunan

Sabuk penggerak dari bahan ini dapat kita temukan dengan bermacam-macam tipe, terdiri dari berlapis-lapis yang seratnya saling menyilang. Kekuatannya lebih rendah dari sabuk penggerak yang terbuat dari kulit dan lebih mudah rusak.

c.

Karet atau plastik

Dipakai untuk kegunaan yang ringan ( tidak menerima beban yang berat), HP yang rendah, dan kecepatan putar yang rendah. Sabuk penggerak yang terbuat dari plastik dapat memindahkan gaya yang lebih besar dari pada yang terbuat dari karet.

d.

Kulit yang diperkuat

Sabuk penggerak ini terbuat dari nylon dan pada lapisan atas dan lapisan bawah dari kulit, kombinasi ini menyebabkan sabuk penggerak tahan lama, koefisien gesek yang tinggi dan fleksibel dari kulit tanpa meluas yang berlebihan. Biasanya sabuk penggerak ini digunakan bila sabuk penggerak yang dibuat dari kulit biasa tidak dapat mencapai HP yang harus di pindahkan.

e.

Kain tenunan

Sabuk penggerak yang dibuat dari kain tenunan ini mungkin terdiri dari satu lapis kain atau dilipat dan dijahit berleret-leret dan mungkin juga ditambah dengan bahan-bahan kimia tau karet untuk menambah koefisien geseknya. Keuntungan dari sabuk penggerak ini yaitu dapat menyebabkab tarikan yang sama dan kecepatan putarannya tinggi.