Anda di halaman 1dari 10

Analisa Data

N O
1.

MASALAH KESEHATAN
Resiko terjadi peningkatan kasus penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat (penyakit saluran cerna, demam berdarah, ISPA, dll) a. b. c. d. e. /. g. h. i. j. k. l. a. b. c. d. e. /. g. a. b.

DATA PENUNJANG
idak punya jendela 1!,"# $ %endela tidak dibuka 1&,"' $ Pencahayaan ruangan remang(remang &1,") $, gelap *,) $ %arak sumber air dengan +c (,1)m) 1',!- $ Penampungan air yang terbuka &#,.' $ 0ondisi air berbau -,') $, berasa 1,1* $, ber+arna -,11 $. empat penampungan sampah yang kondisinya terbuka "",.' $ idak ada tempat penampungan sampah -',"1 $ Sistem pembuangan air limbah dalam kondisi tergenang 1",*! $ dan keadaan lingkungan sering banjir &#,"# $. Sumber air minum sumur gali 1,1* $. 1yamuk -',)& $, lalat -&,)& $, kecoa 1,'# $, tikus &*,#- $. 2iare !,)! $, ispa "),!1 $, dh/ 1,.- $, ti/oid &,*-$, tbc 1,.& $, hepatitis ),!1 $. idak punya 06S 1&,') $, tidak mengerti isi 06S 1&,.# $ 7erat badan balita turun &,.# $, tetap .,'* $ 7alita yang tidak mengunjungi posyandu &1,&' $ Status gi8i buruk 1,&' $, sedang &),) $ 7alita yang tidak mendapat 9itamin A ',) $ 7alita yang tidak diimunisasi 1,&' $., tidak lengkap 1#,&' $ Ibu dengan balita yang tidak meneteki 1",.1 $. %umlah lansia .# :rang. ;sia #)(#! tahun '- orang, *)(*! tahun && orang dan < .) tahun 11 orang %umlah lansia yang sakit '" orang ( 26 &! orang ( =ipertensi &- orang ( 3angguan /ungsi ginjal ! orang ( >ain(lain && orang ;paya lansia mengatasi, dibiarkan -,1- $ idak ada posyandu lansia, tidak ada kader poksila 6erokok .*,') $ 6iras 1&,') $ 0arang aruna yang tidak Akti/

ETIOLOGI MASALAH
0urangnya kemampuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan.

&.

3angguan tumbuh kembang balita di R4 I5 0elurahan 4iyung

0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal deteksi tumbuh kembang pada balita.

-.

Resiko terjadinya peningkatan masalah kesehatan pada usila

0urangnya kemampuan dalam mera+at +arga usila

masyarakat

".

Resiko kenakalan remaja.

c. d. a. b. c.

0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal akibat dari perilaku remaja yang kurang sehat.

Prioritas Masalah

1.

Masalah

Kesehatan

Resiko terjadi peningkatan kasus penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat (penyakit saluran cerna, demam berdarah, ISPA, dll) Sesuai dengan peran pera+at komunitas ' ' ' ' ' ' ' ' ' " 55 Resiko terjadi Resiko parah Potensi untuk pendidikan kesehatan Interes komunitas 0emungkinan diatasi Rele9an dengan program ersedia sumber tempat ersedia sumber +aktu ersedia sumber dana ersedia sumber /asilitas ersedia sumber S26 &

Kriteria Penapisan Jumlah

&.

-. ".

3angguan tumbuh kembang balita di R4 I5 0elurahan 4iyung Resiko terjadinya peningkatan masalah kesehatan pada usila Resiko kenakalan remaja.

'

"

"

'

'

'

'

&

&

' '

' -

' '

'

&

' &

' &

& 1

& 1

& 1

& #

"

Perumusan $ia%nosa Kepera&atan 'omunitas 7erdasarkan penapisan tersebut di atas, maka dapat dirumuskan masalah kepera+atan dan prioritas sebagai berikut? 1. Resiko terjadi peningkatan kasus penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat (penyakit saluran cerna, demam berdarah, ISPA, dll) berhubungan dengan kurangnya kemampuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan ditandai dengan? a. 00 yang punya tempat tinggal tidak ada jendela 1!,"# $ b. %endela tidak dibuka 1&,"' $ c. Pencahayaan ruangan remang(remang &1,") $, gelap *,) $ d. %arak sumber air dengan +c (,1)m) 1',!- $ e. Penampungan air yang terbuka &#,.' $ /. 0ondisi air berbau -,') $, berasa 1,1* $, ber+arna -,11 $. g. h. empat penampungan sampah yang kondisinya terbuka "",.' $ idak ada tempat penampungan sampah -',"1 $ keadaan lingkungan sering banjir &#,"# $. j. Sumber air minum sumur gali 1,1* $. k. 7inatang yang ditemukan di lingkungan keluarga ? 1yamuk -',)& $, lalat -&,)& $, kecoa 1,'# $, tikus &*,#- $. l. Penyakit yang diderita anggota keluarga ? 2iare !,)! $, ispa "),!1 $, dh/ 1,.- $, ti/oid &,*-$, tbc 1,.& $, hepatitis ),!1 $. &. 3angguan tumbuh kembang balita di R4 I5 0elurahan 4iyung berhubungan dengan 0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal deteksi tumbuh kembang pada balita. a. 7alita tidak punya 06S 1&,') $, tidak mengerti isi 06S 1&,.# $ b. 7erat badan balita turun &,.# $, tetap .,'* $ c. 7alita yang tidak mengunjungi posyandu &1,&' $ d. Status gi8i buruk 1,&' $, sedang &),) $ e. 7alita yang tidak mendapat 9itamin A ',) $ /. 7alita yang tidak diimunisasi 1,&' $., tidak lengkap 1#,&' $ g. Ibu dengan balita yang tidak meneteki 1",.1 $. -. Resiko terjadinya peningkatan masalah kesehatan pada usila di R4 I5 b@d 0urangnya kemampuan masyarakat dalam mera+at +arga usila ditandai

i. Sistem pembuangan air limbah dalam kondisi tergenang 1",*! $ dan

"

dengan? a. %umlah lansia .# :rang. ;sia #)(#! tahun '- orang, *)(*! tahun && orang dan < .) tahun 11 orang b. %umlah lansia yang sakit '" orang ( 26 &! orang ( =ipertensi &- orang ( 3angguan /ungsi ginjal ! orang ( >ain(lain && orang c. ;paya lansia mengatasi, dibiarkan -,1- $ d. idak ada posyandu lansia, tidak ada kader poksila

". Resiko kenakalan remaja di R4 I5 0elurahan 4iyung berhubungan dengan 0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal akibat dari perilaku remaja yang kurang sehat ditandai dengan? a. Remaja 6erokok .*,') $ b. Remaja 6iras 1&,') $ c. 0arang aruna yang tidak Akti/

Adapun rencana inter9ensi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut?

'

Peren(anaan Dia%nosa No Kepera&atan 'omunitas


1. Resiko terjadi peningkatan kasus penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat (penyakit saluran cerna, demam berdarah, ISPA, dll)

Tu)uan
Setelah dilakukan inter9ensi kepera+atan masyarakat mampu mencegah penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat dengan membersihkan lingkungan secara gotong royong dalam +aktu " minggu. 6asyarakat tahu lebih banyak tentang ( Penyakit yang timbul karena lingkungan yang tidak sehat. ( Aara mencegah terhadap penyakit. ( Aara

Sasaran

Strate%i
1.

*en(ana Ke%iatan
7eri =B pada masyarakat R4 I5 tentang arti lingkungan yang sehat dan penyuluhan tentang beberapa penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat (macam penyakit, penyebab, gejala penyebaran dan pengobatan. 6oti9asi masyarakat melalui kader atau tokoh masyarakat untuk akti/ memelihara lingkungan yang sehat. 0oordinasi dengan tokoh masyarakat untuk menyelenggarakan kerja bakti. 7erikan penjelasan cara mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat (2iare ypus, 2emam 7erdarah). Ajarkan tentang cara

Hari+ t%l

Tempat 0riteria
5erbal

E,aluasi Standar
( 0ader Pokjakes mampu menyebutka, menjelaskan tentang atri lingkungan yang sehat. 6asyarakat mampu mengidenti/ikas i ciri(ciri lingkungan sehat. 6asyarakat mampu menentukan jad+al kerja bakti. Pelaksanaan kerja bakti sesuai jad+al yang direncanakan. Pemeriksaan jentik nyamuk dan penampungan air minum

E,aluator

&.

Psikomoto r

-.

".

'.

penyebaran penyakit. Aara menanggulan gi penyakit yang berhubungan dengan akibat lingkungan yang tidak sehat.

hidup sehat ( 6encuci tangan sebelum makan. ( 6emberantas nyamuk, tikus, dsb. ( -6 #. Rujuk segera apabila ada anggota masyarakat yang menunjukkan gejala dari penyakit

( (

tertutup. 3enangan air tidak ada. Perilaku hidup sehat meningkat seperti cuci tangan sebelum makan, 1yamuk, lalat, tikus tidak ada. Rumah yang pengap dan gelap tidak ada.

&.

3angguan tumbuh kembang balita di R4 I5 0elurahan 4iyung berhubungan dengan 0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal deteksi tumbuh kembang pada balita.

Setelah dilakukan tindakan kepera+atan masyarakat, gangguan tumbuh kembang balita tidak terjadi. %angka Pendek (6inggu)? ( 6asyarakat tahu tentang deteksi dini tumbuh kembang balita. ( 6asyarakat tahu tentang cara pemenuhan gi8i seimbang pada balita. %angka Panjang

1.

&.

-. ".

'.

Pendekatan kepada tokoh masyarakat (/ormal dan in/ormal) untuk menggalang dukungan pelaksanaan. pemberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan topik?. ( 2eteksi dini tumbuh kembang. ( ;paya pemenuhan kebutuhan gi8i seimbang pada balita. 0olaborasi dengan pihak Puskesmas dalam pemberian 5itamin A. etapkan +aktu pelaksanaan pemberian 5itamin A. bersama tukoh masyarakat dan Puskesmas. 6elalui tokoh masyarakat untuk

5erbal

(# bulan)? idak ada balita yang mengalami gangguan tumbuh kembang ( 7alita terjadi peningkatan berat badan. ( 7alita mengalami perkembanga n sesuai usia.

menghimbau dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberian 5itamin A. #. Pembinaan kasus keluarga dengan anggota keluarga (balita) mengalami gi8i buruk. ( 2emo makanan murah bergi8i. ( Aara pengelolaan makanan. ( 6emberikan makanan tambahan. ( Penimbangan rutin. Setelah dilakukan tindakan kepera+atan? a. 6asyarakat R4 I5 mampu mengidenti/ikas i masalah kesehatan pada lansia. b. 6asyarakat mampu mengidenti/ikas i rencana tindakan kepera+atan pada lansia. c. 6asyarakat mampu melaksanakan pera+atan pada 0IB6S 1. 7erikan =B pada masyarakat R4 I5 tentang pentingnya memperhatikan dan mengenal masalah kesehatan lansia. &. 0oordinasikan dengan tokoh masyarakat tentang pembentukan 0elompok >ansia. -. 7eri =B pada lansia tentang? ( Perubahan C perubahan yang terjadi pada lansia. ( Pentingnya kelompok lansia.. ". 0olaborasi dengan pihak puskesmas untuk kegiatan pemeriksaan 3edung R4 I5 0ecamata n 4iyung 5erbal 6asyarakat dan lansia mampu mengenal masalah kesehatan pada lansia. 6asyarakat dan lansia mampu menyebutkan masalah kesehatan pada lansia. 6asyarakat dan lansia mampu membentuk kelompok lansia. 6asyarakat dan lansia mampu merencanakan kegiatan bagi lansia. 6asyarakat dan lansia mampu

-.

Resiko terjadinya peningkatan masalah kesehatan pada usila berhubungan dengan kurangnya kemampuan masyarakat dalam mera+at +arga usila.

Setelah dilakukan tindakan kepera+atan selama & minggu diharapkan masyarakat mampu melakukan pera+atan pada +arga lansia di +ilayah R4 I5.

Psikomoto r

5erbal

d.

lansia. erbentuk kelompok lansia di R4 I5 sebagai +adah kegiatan bagi lansia.

kesehatan dan pengobatan pada lansia.

Psikomoto r

".

Resiko kenakalan remajadi R4 I5 berhubungan dengan 0urangnya kemampuan masyarakat dalam mengenal akibat dari perilaku remaja yang kurang sehat..

Setelah dilakukan tindakan kepera+atan selama & minggu diharapkan masyarakat mampu mengenal akibat dari perilaku remaja yang kurang sehat di +ilayah R4 I5.

Setelah dilakukan tindakan kepera+atan? a. 6asyarakat R4 I5 mampu mengenal masalah kenakalan remaja seperti merokok 6iras maupun 1arkoba b. 6asyarakat R4 I5 mampu mengubah perilaku remaja yang kurang seht.

0IB6S

1.

7erikan =B pada masyarakat R4 I5 tentang masalah kenakalan remaja seperti merokok 6iras maupun 1arkoba. &. 0oordinasikan dengan tokoh masyarakat tentang pembentukan 0elompok 0arang taruna. -. 7eri =B pada remaja tentang? ( Akibat buruk dari kebiasaan merokok. ( Pentingnya

5erbal Psikomoto r

Psikomoto r

mengelola kelompok lansia yang telah terbentuk. >ansia mampu menyebutkan perubahan C perubahan yang terjadi pada lansia. >ansia mampu menjelaskan pentingnya pembentukan kelompok lansia. 6asyarakat dan lansia mau mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang diadakan. 6asyarakat mampu mengenal akibat dari kenakalan remaja. Remaja yang berperilaku kurang sehat seperti 6iras maupun 1arkoba mengubah perilaku menjadi sehat. 6asyarakat dan remaja mampu membentuk kelompok remaja@ 0arang taruna. 6asyarakat dan remaja mampu

c.

erbentuk 0arang taruna@kelompok remaja di R4 I5 sebagai +adah kegiatan bagi remaja.

pembentukan kelompok remaja@0arang taruna. ". 0olaborasi dengan pihak puskesmas untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi remaja yang berperilaku kurang sehat. 5erbal

merencanakan kegiatan bagi remaja. 6asyarakat dan remaja mampu mengelola kelompok remaja@ 0arang taruna yang telah terbentuk. Remaja mampu mengubah perilaku kurang sehat seperti 6iras maupun 1arkoba menjadi perilaku sehat. Remaja mampu mengenal akibat buruk dari merokok, 6iras maupun 1arkoba. Remaja mampu menjelaskan pentingnya pembentukan kelompok remaja@0arang aruna.

1)