Anda di halaman 1dari 5

I. PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Iklim dan cuaca merupakan merupakan faktor yang tak dapat dipisahkan dari dinamisnya kehidupan pertanianan. Unsur-unsur cuaca seperti radiasi surya, tekanan udara, suhu tanah dan suhu udara, kelembaban tanah dan kelembaban udara, curah hujan, angin, dan evaporasi sangat mempengaruhi pertanian. Oleh karena itu pengetahuan dari iklim dan unsur unsur cuaca sangatlah penting untuk di pelajari. Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat maka untuk melakukan pengamatan cuaca dan iklim diciptakannya seperangkat alat pengamat cuaca yakni AWS. AWS (Automatic Weather Stations) merupakan suatu peralatan atau sistem terpadu yang di disain untuk pengumpulan data cuaca secara otomatis. Tujuan dari penggunaan AWS adalah agar pengamatan cuaca dan iklim menjadi lebih mudah. Bagian-bagian AWS pada umumnya terdiri dari, RTU (Remote Terminal Unit), Komputer, LED Display, aki beserta panel surya, modem dan sensor-sensor meliputi sensor temperatur, arah dan kecepatan angin, kelembaban, presipitasi, tekanan udara, pyranometer, dan net radiometer. Hasil sensor-sensor tersebut akan diterjemahkan oleh RTU (Remote Terminal Unit) yang terdiri atas data logger dan backup power, yang berfungsi sebagai terminal pengumpulan data cuaca dari sensor tersebut dan kemudian di transmisikan ke unit pengumpulan data pada komputer. Komputer kemudian mengolah data yamg dipancarkan dari RTU kemudian menyajikanya dalam bentuk yang lebih mudah diterima oleh pengamat. Masing-masing parameter cuaca dapat ditampilkan melalui LED (Light Emiting Diode) Display, sehingga para pengguna dapat mengamati cuaca saat itu (present weather) dengan mudah.

2. Tujuan Praktikum Mengetahui unsur cuaca dan iklim menggunakan alat pengamat cuaca otomatis. 3. Waktu & Tempat Praktikum Agroklimatologi acara pengamatan unsur unsur cuaca secara manual dilaksanakan pada tanggal 26 oktober 2013. Bertempat di Stasiun Klimatologi, Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karangayar. II. TINJAUAN PUSTAKA Alat pengukur cuaca otomatis AWS ( Automatic Weather Station ) merupakan alat yang terdiri dari beberapa sensor terintegrasi yang digunakan untuk melakukan pengukuran tekanan udara, suhu, kelembaban, arah dan kecepatan angin, radiasi matahari, serta curah hujan yang di rekam secara otomatis. Tipe AWS yang digunakan oleh BPPT adalah tipe Vaisala MAWS-201 dengan komponen sensor yang terpasang adalah sensor temp humidity (suhu dan kelembaban) (QMH101), barometer pressure (tekanan) (PMT16A), wind sensor (angin) (QMW101), pyranometer (radiasi matahari) (QMS101), dan rain gauge (hujan) (34-T) (LIPI, 2007). Menggunakan AWS data pengamatan secara otomatis dapat langsung didapatkan setiap jam. Pengamatan data dengan AWS di lakukan dengan program cumulus. Kapasitas data yang tersimpan sesuai dengan kapasitas memori yang dimiliki komputer. Jika sudah melebihi kapasitas memori maka data yang tersimpan paling awal secara otomatis akan hilang (Suroso, 2006). Untuk mendapatkan data meteorologi dapat dilakukan dengan cara manual maupun otomatis (AWS). Sebelum adanya sistem otomatis, alat meteorologi manual lebih sering digunakan dari alat-alat manual, tetapi banyak kelemahan yang ditemukan seperti pada cara pengambilan data setiap hari. Hal ini bisaberpengaruh pada terjadinya kesalahan jika terdapat satu hari tidak diambiltentu saja akan mengakibatkan kesalahan fatal pada data. Namun, kelebihan alat sederhana yaitu bila salah satu alat rusak tidak akan menggangu atau mempengaruhi kinerja alat yang lainnya (Suhandini, 2009).

III. HASIL PENGAMATAN

Gambar 1. AWS (Automatic Weather Station)

a.

Bagian bagian utama 1. Modem 2. Air pressure 3. Solar radiation 4. Wind speed 5. Wind direction 6. Penangkal petir 7. Data Logger 8. Display 9. Komputer 10. Tiang untuk dudukan data logger

b.

Prinsip Kerja Sensor-sensor unsur cuaca terpasang di stasiun klimatologi sedangkan komputer sebagai server ada di Laboratorium Pedologi Fakultas Pertanian UNS. 1.) Mahasiswa melihat dan mengamati sensor-sensor unsur cuaca di Stasiun Klimatologi di kebun percobaan FP UNS, Desa

Sukosari,Kecamatan Jumantono, Karanganyar. 2.) Melihat data unsur-unsur cuaca yang terekam di komputer server.

IV. PEMBAHASAN AWS (Automatic Weather Stations) merupakan suatu peralatan atau sistem terpadu yang di disain untuk pengumpulan data cuaca secara otomatis. Tujuan dari penggunaan AWS adalah agar pengamatan cuaca dan iklim menjadi lebih mudah. Di dalam peralatan Klimatologi, AWS dapat dipasang pada daerah/wilayah yang berbeda (perlu dipertimbangkan luasan cakupan/range pengukuran dan temperatur di daerah Tropis, lintang tinggi ataudaerah kutub). Selain itu juga tergantung juga pada kebutuhan pemakai; Seperti pada daerah cakupan/range pengukuran ceilometer CT25K adalah 025.000ft sedangkan untuk CT12K adalah 0-12,500 ft saja. AWS memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan pencatatan manual konvensional secara umum yang antara lain adalah : 1. AWS mengukur data cuaca secara tepat dan konsisten. 2.AWS menyediakan data pada tiap jeda waktu tertentu, bahkan ada yang mampu menyediakan data tiap menitnya. 3. AWS menyediakan data dalam segala cuaca, siang dan malam, 365 hari pertahun 4. AWS dapat dipasang di daerah yang jarang penduduknya. 5. AWS dapat menampilkan data cuaca hari itu secara langsung melalui LCD Panel. 6. AWS mampu nenyimpan ketelitian data jangka panjang sehingga dapat menghemat biaya dan waktu. Namun, AWS memiliki sejumlah kelemahan, yakni : 1. Tidak bisa otomatis mengamati beberapa elemen cuaca seperti awan. 2. AWS membutuhkan investasi modal besar karena harganya yang relatif mahal, serta perawatannya yang sulit. 3. AWS kurang fleksibel daripada pengamat manusia. AWS dapat disetting untuk pengamatan jangka pendek dan jangka panjang. AWS yang di install untuk jangka pendek proyek misalnya untuk kesehatan hewan darurat pemantauan atau kebakaran liar dekat, dan yang diinsall untuk proyek jangka panjang misalnya untuk mempelajari perubahan iklim.

V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan 1. AWS yang terdapat dalam Stasiun Meteorologi merupakan suatu alat yang digunakakn untuk pengamatan unsur-unsur cuaca secara terus menerus dan penagamatan mengenai keadaan fisik dan lingkungan atmosfer serta pengamatan tentang keadaan biologi dari tanaman dan obyek pertanian lainnya. 2. Dengan adanya AWS pengamatan di bidang pertanian menjadi lebih mudah karena pada AWS terdapat berbagai alat-alat membuat pengamatan lebih efektif dari segi waktu dan tempat. B. Saran. 1. AWS yang terdapat di Stasiun Klimatologi sebaiknya dirawat dan dijaga sebaik mungkin karena harganya yang tidak murah. 2. Memaksimalkan segala fungsi yang dimilikinya dengan baik

agarmanfaatnya dapat dirasakan oleh penduduk sekitar pada umumnya dan petani pada khususnya.

Daftar Pustaka Setiawan. 2005.Modifikasi Iklim. Raja Grafindo Persada, Jakarta dalam Jurnal Sumberdaya Lahan. Vol. (2) 1. Budianto. 2003. Pengaruh Penggunaan AWS terhadap Efisiensi Pertanian. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. Volume 9, No. 1. Suhandini, Purwadi. 2009. Klimatologi Lingkungan. Geografi UNNES.Semarang. LIPI. 2007. http://www.rt-net-kapelima.com. Diakses pada tanggal 10 November 2013.