Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN A. KONSEP DASAR 1.

Pengertian Ileus Obstruksi adalah gangguan pasase isi usus secara normal ke rektum karena hambatan ekstrinsik atau intrinsik, baik pada usus kecil maupun pada usus besar (Abdus Sjukur, 199 !. Ileus Obstruksi adalah usus mengalami gangguan pengosongan isi oleh karena ada sumbatan pada usus ( "uku #ata $uliah, %&&'!. %. (tiologi 1. Perletakan-perletakan pada usus '. +ernia tercepit Streng Ileus. %. Adan)a tumor, Ascariasis atau pen)akit karena in*eksi cacing gelang. +ernia incar cerata. .ol,ulus. . In,aginasi atau melipatn)a bagian suatu alat ke dalam bagian )ang lain. -. Puntiran segmen usus '. /ejala $linis 1. 0idak bisa "A" dan *latus %. #untah-muntah '. $eluhan pasien didahului oleh karena n)eri perut . $embung (#eteorismus! . Pato*isiologi Obstruksi usus men)ebabkan rekti* hiperperistaltik (gerakan meliuk-liuk saluran cerna )ang meningkat!, distensi lumen usus oleh gas dan cairan dan pertumbuhan kuman-kuman. 1an terjadi kolik atau distensi(tindakan meregangkan! sehingga menjadi obstruksi proksinal muntah terjadi lebih dini, sedang pada obstruksi distal muntah terjadi lebih lambat. 1an obstruksi disertai dengan strangulasi (tercepit! sehingga terjadi n)eri hebat )ang terlokalisir dan gangguan eliminasi al,i. 1an dilakukan tindakan medis (laparotomi! sehingga timbul gangguan rasa n)aman n)eri dan gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi akibat dari anoreksia. hilang timbul.

Obstruksi usus

7eakti* hiper peristaltik 0erjadi kolik 8 distensi Obstruksi proksimal Obstruksi distal

1istensi lumen usus 0ransudasi cairan #en)ebabkan s)ok hipo,olemik 0akikardi /angguan keseimbangan cairan dan elektrolit $ehilangan cairan asam lambung Obstruksi daerah pilorus atau jejunum proksimal Alkalosis metabolik

Obstruksi disertai strangulasi /angguan eliminasi al,i 9)eri hebat )ang terlokalisir 0indakan laparotom) /angguan rasa n)aman 8 n)eri Anoreksia

/angguan pemenuhan kebutuhan nutrisi (2P3 Ilmu "edah, 199 ! -. #acam-macam Illeus Obstruksi #enurut letak sumbatann)a maka ileus obstruksi dibagi menjadi dua 4 1. Obstruksi tinggi, bila mengenai usus halus Pada obstruksi usus halus dapat di sebabkan oleh perlekatan usus, hernia, neoplasma, intususepsi (melipatn)a bagian suatu alat ke dalam bagian )ang lain, ,ol,ulus, benda asing, batu empedu )ang masuk ke usus melalui *istula kolesisenterik, pen)akit radang usus (in*lammator) bo5el disease!, steiktur, *ibrokistik dan hematoma. %. Obstruksi rendah, bila mengenai usus besar $ira-kira 1- 6 obstruksi usus terjadi di usus besar. Obstruksi dapat terjadi di setiap bagian kolor terapi paling sering di sigmoid. Pen)ebabn)a adalah karsinoma, ,ol,ulus, kelainan di ,ertikular, in*lamasi, tumor jinak, impkasi *ekal atau pemadatan dan lain-lain.

:. Pemeriksaan dan 1iagnosis a.3oto polos abdomen ("O3! dengan posisi tegak atau lateral dekubitus tampak distensi usus proksimal dari hambatan dan *enomena anak tangga. Pada ,ol,ulus sigmoid tampak sigmoid )ang distensi berbentuk 2 )ang terbalik dan dapat juga di dapatkan 4 /ambaran usus melebar (1arm ;ourtur! /ambaran seperti duri ikan /ambaran seperti anak tangga (Air 3luid <e,el!

b. Pada dugaan tumor kolor dapat di buat *oto barium enema. =. Pen)ulit "ila di sertai strangulasi dapat terjadi gangren usus ;apatn)a penanganan sangat menentukan prognosa penderita

>. Penatalaksanaan 1. 1ekompresi dengan pipa lambung. %. Pemasangan in*us untuk koreksi keseimbangan cairan dan elektrolit juga keseimbangan asam basa. '. koreksi bedah 0indakan bedah )ang di lakukan sesuai dengan kelainan patologin)a . Antibiotika pro*ilaksis atau terapeutik tergantung proses patologi pen)ebabn)a.

BAB II ASUHAN KEPERAWATAN Asuhan kepera5atan merupakan metode )ang digunakan untuk

memecahkan masalah dalam upa)a memperbaiki dan memelihara $? sampai ke tahap optimal melalui suatu pendekatan )ang sistematis untuk mengenal $? untuk memenuhi kebutuhann)a. I. PENGKAJIAN 1. Pengumpulan Data %. Identitas Identitas paien meliputi nama, umur, jenis kelamin, pekerjaan, status perka5inan, pendidkan, agama, suku, alamat, tanggal dan jam #7S, no. register, rungan, serta identitas orang )ang bertanggung ja5ab selama P? di ra5at di 7S. %. $eluhan 2tama Panas umun)a $? tidak bisa "A" dan tibak bisa *latus, n)eri abdomen rasa tidak n)aman. '. 7i5a)at Pen)akit a. 7i5a)at Pen)akit Sekarang Pada umumn)a P? dengan illeus obstruksi datang dengan keluhan tidak bisa "A" dan tidak bisa *latus, n)eri abdomen rasa tidak n)aman, gangguan perna*asan setelah operasi laparotomi. b. 7i5a)at Pen)akit 1ahulu Pen)akit )ang pernah diderita P? sebelumn)a seperti. c. 7i5a)at Pen)akit $eluarga 1alam keluarga $? )ang menderita pen)akit seperti $? dan atau pen)akit menular lainn)a. . Pola-pola 3ungsi $esehatan a. Pola Persepsi dan 0atalaksana +idup Pada umumn)a $? 8 keluarga mengeri apa tidak tentang pen)akit 8 kebiasaan hidup sehat dan di ba5a ke mana bila sakit. b. Pola 9utrisi dan #etabolisme Pada umun)a pasien dengan ileus obstruksi mengalami gangguan pada *ungsi peristaltik usus )aitu penurunan na*su makan di karenakan abdomenn)a meterismus 8 kembung.

c. Pola (liminasi Pada umumn)a $? tidak megalami gangguan pada eliminasi uri tetapi pada eliminasi al,i mengalami gangguan. d. Pola 0idur dan Istirahat Pada umumn)a $? ileus obstruksi mengalami gangguan 5aktu tidur karena n)eri pada abdomen )ang mengakibatkan perut kembung 8 meteorismus. e. Pola Akti,itas dan <atihan Pada umumn)a $? mengalami gangguan berakti*itas karena mengalami gangguan rasa n)aman (n)eri!. *. Pola Persepsi dan $onsep 1iri Pada umumn)a P? merasa cemas terhadap pen)akitn)a dan )ang pasti pasien ingin segera cepat sembuh. -. Pemeriksaan 3isik a. Inspeksi - "iasan)a pada p? ileus obstruksi perut kembung - /erakan usus b. Palpasi - #embran mukosa kering - Perut kembung c. Auskultasi - "iasan)a takikardi 8 nadi lemah - "ising usus meningkat 6. Anal !a Data 1ata )ang dikumpulkan dikelompokkan, diidenti*ikasikan sehingga memunculkan masalah diagnosa kepera5atan berdasarkan urutan prioritas masalah. II. DIAGNOSA KEPRAWATAN 1. /angguan rasa n)aman (n)eri! berhubungan dengan +iperperistaltik. %. /angguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan mual muntah dan intake )ang tidak adekuat. '. $urang pengetahuan berhubungan dengan kurangn)a sumber in*ormasi 1arm Stei*ung

III. PEREN"ANAAN 1. 1? 4 /angguan rasa n)aman (n)eri! berhubungan dengan +ierperistaltik. 0ujuan 4 - 9)eri akan berkurang dalam 5aktu % ? % jam - 0ampak rileks dan mampu tidur 8 istirahat dengan tepat $riteria +asil 4 - Secara ,erbal $? mengatakan n)eri berkurang - (kspresi 5ajah tampak rileks 8 tidak men)eringai - 00. dalam batas normal Inter,ensi 4 1. $aji hal )ang men)ebabkan n)eri 78 "erguna dalam penga5asan kee*ekti*an obat dan pen)embuhan. %. @elaskan pada $? tentang pen)ebab n)eri )ang dialami 78 Pengetahuan n)eri $? tentang n)eri dapat di gunakan untuk mengurangi ketidaktahuan tentang pen)akitn)a. '. ;atat petunjuk non ,erbal misal gelisah, berhati-hati dengan abdomen, menarik dairi dan depresi 78 Petunjuk non ,erbal dapat secara psikologis dan *isiologik dan dapat di gunakan pada hubungan petunjuk ,erbal untuk mengidenti*ikasi luas 8 beratn)a masalah. . "eri posisi )ang n)aman dan lingkungan )ang tenang 78 #enurunkan tegangann abdomen dan meningkatkan rasa kontrol. -. Obser,asi distensi abdomen, peningkatan suhu, penurunan 0" 78 1apat menunjukkan terjadin)a obstruksi usus karena in*lamasi, edema dan jaringan kuat. %. 1? 4 /angguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan mual muntah dan intake )ang tidak adekuat. 0ujuan 4 - $ebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dalam 5aktu % ? % jam $riteria +asil 4 - "erat badan tidak turun - 0idak mual muntah Inter,ensi 4 %. 0imbang berat badan tiap hari 78 #emberikan in*ormasi tentang kebutuhan diet 8 kee*ekti*an terapi. '. 1orong tirah baring atau pembatasan akti*itas selama *ase sakit akut 78 #enurunkan kebutuhan metabolik untuk mencegah penurunan kalori dan simpanan energi. . Anjurkan istirahat sebelum makan 78 #enenangkan peristaltik dan meningkatkan senergi untuk makan.

-. Auskultasi bising usus, catat bun)i tidak ada 8 hiperakti* 78 #eskipun bising usus tidak ada in*lamasi 8 iritasi usus dapat men)ertai hiperakati*itas usus penurunan absorbsi air dan diare. :. "erikan kebersihan oral 78 #ulut )ang bersih dapat meningkatkan rasa makanan '. 1? 4 $urang pengetahuan berhubungan dengan kurangn)a sumber in*ormasi 0ujuan 4 $eluarga mengerti maksud dan tujuan dilakukan tindakan kepera5atan $riteria +asil 4 $eluarga $? tidak sering bertan)a kepada petugas kesehatan 8 pera5at $? menreti pen)ebab )ang dapat menimbulkan ileus obstruksi Inter,ensi 4 1. 0entukan persepsi pasien tentang proses pen)akit 78 #embuat pengetahuan dasar dan memberikan kesadaran kebutuhan belajar indi,idu. %. $aji ulang proses pen)akit, pen)ebab hubungan *aktor )ang menimbulkan gejala dan mengidenti*itaskan cara men)r)nkan *aktor pendukung 78 Pengetahuan dasar )ang akurat memberikan kesempatan P? untuk membuat keputusan in*ormasi tentang masa depan dan kontrol pen)akit kronis. '. Ajurkan untuk menghentikan merokok 78 1apat meningkatkan motilitas usus, meningkatkan gejala. . "eri penjelasan kepada $? sebab dan akibat ileus obstruksi 78 Penjelasan tentang kondisi )ang dialami dapat membantu menembah 5a5asan keluarga. #. I$PLE$ENTASI Pelaksanaan asuhan kera5atan merupakan realisasi dari pada rencana tindakan kepera5atan )ang telah di terapkan meliputi tindakan idependent, dependetn, interdependent. Pada pelaksanaan terdiri dari bebrapa kegiatan, ,alidasi, rencana kepera5atan, mendokumentasikan rencana kepera5atan memberikan asuhan kepera5atan dan pengumpulan data. (Susan #artin, 199>!.

%.

E&ALUASI (,aluasi merupakan tahap akhir dari suatu proses pera5atan )ang merupakan perbandingan )ang sistematik dan terencana. (9asrul (**endi, 199-!

DA'TAR PUSTAKA Ahmad 7amli, #ed, 1r. %&&&. $amus $edokteran, 1jambatan @akarta 1oengoes, #aril)nn (, %&&&. 7encana Asuhan $epera5atan, (/;. @akarta Sjukur, Abdus, 199 . Pedoman 1iagnosis dan 0erapi, 3$2I. Suraba)a (*endi, 9asrul. 199-. Pengantar Proses $epera5atan, (/;. @akarta 0ucker, Susan #artin, 199>. Standar Pera5atan Pasien. (/;. @akarta