Anda di halaman 1dari 5

Bom Poso untuk Memperluas Konflik Agama SEJUMLAH anggota swadaya masyarakat menilai ledakan bom yang kembali

terjadi di Poso menunjukkan kegagalan pemerintah yang terus berulang, baik terkait upaya menegakkan hokum maupun untuk mempertanggungjawabkan dan menge aluasi operasi keamanan yang selama ini mereka gelar di sana!Pernyataan ini disampaikan dalam jumpa pers Perhimpunan "antuan Hukum dan Hak Asasi Manusia #ndonesia $P"H#% serta &omisi untuk 'rang Hilang dan &orban (indak &ekerasan $&')(*AS%, Jumat $+,-.% di kantor P"H#, Jakarta! Menurut Sekretaris "adan Pengurus P"H# Ar/iandi 0au1an, aksi teror peledakan bom di kompleks Pura 2esa (oini bertujuan mempro okasi dan memperluas kon/lik antarpemeluk agama! 2ia menilai pelaku memang paham dan menguasai wilayah tempat mereka melakukan terror! 3&ami meminta warga tidak etrpro okasi! Peledakan hanya bertujuan mengembangkan kon/lik bernuansa sentimen suku agama dan ras $SA*A%! Selain itu, kami mempertanyakan pembentukan satuan tugas pengamanan oleh pemerintah yang terbukti tidak e/ekti/,4 ujarnya! A/riandi mempertanyakan proses pembentukan satgas pengamanan tersebut yang mengabaikan e aluasi satgas dan operasi5 operasi! 2ari ketujuh 'perasi Sintuwu Maroso yang digelar sepanjang tahun 6,,+56,,7, masyarakat sama sekali tidak dapat mengetahui seberapa berhasil operasi itu! Sementara itu, &epala 'perasional &ontras #ndria 0ernida mempertanyakan keputusan pemerintah beberapa waktu lalu yang berniat memperpanjang kembali operasi keamanan itu! Padahal, seharusnya pemerintah lebih berkonsentrasi mempertegas penyelesaian proses hukum kepada pelaku terror! 3Upaya penegakan hukum malah dilakukan tanpa persiapan! Akibatnya yang terjadi adalah salah tangkap! Menurut kami! Penting bagi pemerintah menge aluasi operasi keamanan yang digelar selama ini! &ami memeprtanyakan alasan mengapa mreka malah memperpanjang,4 ujar #ndria yang mendesak pembentukan tim gabunga pen8ari /akta independent untuk menuntaskan upaya mengungkap aksi terror yang terjadi di Poso! Sumber 9 &ompas Penulis 9 Hans P!(an http://blog.re.or.id/search/agama+menjadi+dasar+konflik+poso+sulawesi+tengah/

Konflik Ambon, 10 tahun yang lalu +: Januari 6,,; oleh muh/irman

Sepuluh tahun yang lalu, +;;;, Ambon membara! Masih ingat< &ejadian itu mengagetkan kita! 2i sebuah bangsa yang katanya ramah bisa pe8ah perang terbuka yang kental dengan sentimen perbedaan agama! Seakan perang palestina = israel menjadi begitu dekat di sebrang pulau! Ambon menjadi medan perang! Segregasi yang telah berlangsung lama, perlahan5lahan benihnya tumbuh sejak tahun +;:,an, akhirnya meledak! 2an hari5hari itu semakin mengental, mengeras! 'bet lawan A8ang! #kat kepala merah lawan ikat kepala putih! Silih berganti rumah ibadah diserang! Sekian masjid dihan8urkan, hingga saatnya balasan dilakukan, gereja5gereja pun berakhir sama! Jauh bertahun5tahun sebelumnya kampung muslim dan kampung kristen memang selalu terpisah! 2an pada saat itu pemisahan itupun menjadi pembatas yang sangat jelas akan wilayah kendali dan pertahanan masing5masing! Hari5hari itu panasnya memang terasa begitu meluas! &abar berita kekerasan menyebar begitu 8epat, /oto5/oto pembantaian beredar di media, sampai ke mailbo> kita, menggelisahkan dan meman8ing amarah! Persis seperti hari5hari ini yang kita saksikan dari Palestina! Seruan jihad menggema dari mana5mana! (erdengar dan bergaung begitu kuat hingga di kampus5kampus! 2an nyata, berangkatlah dari berbagai tempat di indonesia para sukarelawan itu, juga dari kampus #("! 2i tahun +;;; itu, tak bisa disangkal, pertanyaan yang sangat menggelisahkan itu pun mengusik saya! Haruskah saya berangkat ke Ambon< Pantaskah saya tetap di bandung, menikmati nyamannya kampus setiap hari sementara di sana api membara< Apakah tersedia sebab, alasan, keharusan yang layak untuk saya tetap ada di bandung! Apakah saya harus berangkat< "ukan pertanyaan mudah! Apalagi saya menyaksikan sendiri beberapa rekan saya berangkat ke Ambon! Mereka tinggalkan kampus sekian bulan lamanya! Menyatu dengan saudara5saudara di Ambon! Sebagian pulang, ada juga yang menjemput syahid di sana! Uuh Muhdi ?aini, teman saya di Asrama Sangkuriang $rumah H% #(", berangkat untuk kemudian kembali! Sementara @e8ep Sumantri, ia berangkat untuk syahid di sana! #a mahasiswa 0isika angkatan ;A! (iga tahun lebih kon/lik itu berlangsung! Membuat siapapun yang peduli dan benar5benar menginginkan penyelesaian menjadi /rustasi! Sungguh! Apalagi mereka yang berada di tengah5tengah api membara itu! (iga tahun lebih! Sampai kemudian api amarah itu perlahan redup ditiup waktu, dan akal sehat pun perlahan menyadarkan bahwa mereka membutuhkan perdamaian! Sampai kemudian hati mereka sudi kembali untuk berkata 3&itorang "asudara4! Seperti yang terjadi jauh di timur tengah sana, di dekat kita pun pernah terjadi peristiwa yang menyerupai! &on/lik yang begitu keras, panas, menimbulkan ribuan korban dan membekaskan luka yang dalam! Mengajak kita menyelam dalam merenungi kadar kemanusiaan bangsa kita, dan umat manusia seisi dunia! Men8etuskan pertanyaan, gugatan, dan sekian kali kegamangan! Membuat kita ber/ikir ulang tentang seberapa kekuatan nurani kita, seberapa dewasa mental kita, seberapa murni /itrah dan kesadaran kemanusiaan kita, yang akan menentukan seberapa kemampuan kita men8iptakan madani di indonesia! 2an bahwa pada akhirnya perdamaian bisa mereka hadirkan kembali, semestinya menggugah nurani kita untuk mengambil pelajaran! "agaimana pun juga, dalam perbedaan5perbedaan manusiawi kita semestinya tetap dapat hidup berdampingan! Jika saya tidak salah, itulah madani! http://muhfirman.wordpress.com/2009/01/17/konflik-ambon-10-tahun- ang-lalu/

Kerusuhan di Temanggung Berakhir dengan Pembakaran 2 Gereja Sekumpulan warga menyerang polisi dengan batu di luar Pengadilan (emanggung, sebelum membakar dua gereja dan merusak gereja ketiga! Selasa, ,A 0ebruari 6,++

Foto: AP Anak5anak berkumpul di depan salah satu gereja yang diserang di (emanggung, Jawa (engah, Selasa $6-A%! Sekelompok warga Muslim garis keras bentrok dengan polisi dan membakar dua gereja di (emanggung, Selasa, untuk memprotes apa yang mereka anggap hukuman yang terlalu ringan bagi seorang warga &risten yang menghina #slam! Barga &risten tersebut, Antonius "awengan, 7A tahun, dijatuhi hukuman lima tahun penjara pada hari Selasa atas tuduhan menyebarkan buku5buku dan bahan ba8aan yang diduga menyebarkan keben8ian terhadap #slam! (etapi, sekumpulan orang yang ditaksir berjumlah lebih dari +!,,, orang menyerang polisi dengan batu di luar Pengadilan (emanggung, dengan mengatakan pria tersebut seharusnya menerima hukuman mati! *ombongan tersebut kemudian membakar dua gereja, membakar atapnya, dan merusak gereja ketiga! Serangan terjadi sementara pemerintah sedang menghadapi tekanan yang makin meningkat untuk menyelidiki pembantaian terhadap tiga pemeluk Ahmadiyah di @ikeusik, Pandeglang, "anten! http9--www! oanews!8om-indonesian-news-++77C:DA;!html

Barongsai Dilarang Tam il di A!eh !n"#erita"on""anuary #, 2010"at"1$0% m" Minggu, 6, 2esember 6,,; E +.9.C B#" (EMP' #nterakti/, "anda A8eh = Sejumlah warga A8eh etnis (ionghoa beragama "uddha, ke8ewa tak bisa menampilkan atraksi budaya, "arongsai saat menggelar doa bersama dalam memperingati lima tahun tsunami di "anda A8eh, Minggu $6,-+6%! Atraksi tersebut masih dilarang oleh 2epartemen Agama di A8eh! 3&ami jelas ke8ewa dengan pelarangan ini, karena barongsai itu sebenarnya hanya atraksi budaya, bukan agama,4 kata Fuswar, Panitia Pelaksana peringatan lima tahun tsunami penganut "uddha! Menurutnya sesuai ren8ana awal, atraksi "arongsai akan ditampilkan dengan berkeliling kota "anda A8eh, dan berakhir di kuburan massal Ulee Lheu, tempat masyarakat penganut "uddha melakukan doa bersama! Fuswar mengatakan, pihaknya telah mengurus i1in ke 2epartemen Agama dan juga kepolisian! (etapi kemudian, "arongsai tetap belum diberikan persetujuan untuk tampil di "anda A8eh! 3Alasannya karena kondisinya belum memungkinkan! (api, kami belum tahu kondisi yang dimaksud itu apa<4 ujarnya! Akibat pelarangan tersebut, tim atraksi "arongsai yang sudah dipesan dari Medan, Sumatera Utara, batal hadir memeriahkan peringatan tsunami! Etnis (ionghoa meyakini, atraksi "arongsai bisa menenangkan arwah penasaran dari keluarga mereka yang menjadi korban tsunami 6D 2esember 6,,C silam! Sementara itu &epala &antor Bilayah 2epartemen Agama di A8eh, *ahman (" mengatakan perlu waktu untuk dilakukan sosialisasi dulu kepada masyakat A8eh yang mayoritas muslim, terkait atraksi "arongsai! Selama ini "arongsai belum pernah tampil se8ara terbuka dalam berbagai kegatan di A8eh! 3&alau atraksi "arongsai ditampilkan, apa yang ditakuti<4 tanya seorang wartawan! Menurut *ahman, belum bisa dan bukan karena ada yang ditakuti! 3#tu sesuatu yang baru dalam masyarakat A8eh, kalau ada orang5orang yang tidak suka bagaimana< &ita kan tidak tahu hati manusia,4 jelasnya! Untuk itu kata *ahman, demi kenyamanan, ketentraman dan kedamaian bersama, persetujuan untuk atraksi "arongsai belum diberikan! Pihaknya juga telah terlebih dahulu berkoordinasi dengan polisi dan institusi terkait lainnya! &ekhawatiran adanya masyarakat A8eh yang tidak bisa menerima atraksi "arongsai itulah yang menjadi alasan! 3(ak hanya "arongsai, mungkin kalau ada konser musik di kampung5kampung, tetapi masyarakat belum bisa terima, juga tidak bisa dilaksanakan,4 ujarnya! *ahman juga mengatakan, pihaknya selalu menjaga keutuhan kerukunan beragama di A8eh! Jangan sampai A8eh rusak kembali dengan benih5benih kon/lik! Apalagi selama ini, tidak pernah ada kon/lik agama di A8eh http9--gudangarsip++!wordpress!8om-6,+,-,+-,.-barongsai5dilarang5tampil5di5a8eh-