Anda di halaman 1dari 2

Halaman 7 Pada kasus tersebut, keluarga dari pendonor berusia 21 tahun, Jesse smith, menuntut kantor King County

Coroner ketika keluarga memahami bahwa daripada dibuat tersedia untuk transplantasi, otak, liver, dan limpa anak mereka telah dipisahkan dan dikirim ke Stanley Medical Research Institute di Baltimore, Maryland. Menurut keluarganya, mith tidak pernah mengira organ yang dia donasikan digunakan untuk hal selain tranplantasi. Pengadilan mengi!inkan keluarga untuk maenyatakan sebuah tuntutan kepada sebuah institute penelitian berdasarkan kepentingan keluarga dalam terapi yang sesuai terhadap tubuh dan penderitaan mental yang disebabkan oleh penyalahgunaan tubuh tersebut. "amun, pengadilan tidak setu!u dengan Mansaw v. Midwest Organ Bank, dan se#ara spesi$ik menyatakan bahwa kepentingan keluarga bukan merupakan kepentingan properti. Pertimbangan dimasa akan dating Hukum yang mengatur donor !aringan yang berlebih masih dalam pengembangan. Banyak disuksi yang dilakukan dalam pengambilan informed consent. Beberapa pendekatan telah dia!ukan. %iap pendekatan memiliki keuntungan dan kerugian. Peneliti akan perlu untuk menentukan !eni pendekatan apa yang paling baik digunakan untuk kebutuhannya.ndiskusi terbaru mengarahkan kepada pendekatan oleh Mello dan &ol$. Mello dan &ol$ menyebutkan 2 pertanyaan kun#i ' pertama, apakah general konsen pertama untuk semua penelitian yang akan dating dapat digunakan, hal ini masih belum !elas. (edua, apakah dengan pengangkatan dari in$ormasi identi$ikasi individual dari !aringan sampel menanggulangi resiko dan kewa!iban etik terhadap individual tersebut). Hanya karena sampel tidak teridenti$ikasi bukan berarti donor tidak men!adi ob!ek dari peneltian. *ali$ornia memiliki regulasi baru yang membutuhkan para peneliti untuk menghargai keinginan pendonor terlepas dari manipulasi yang dapat dilakukan terhadap !aringan+walau !aringan telah dibuat tidak bernama. ,egulasi tersebut menegaskan bahwa kewa!iban lebih besar dari Common Rule, yang tidak membutuhkan informed consent pada penelitian yang tidak bernama -anonimus.. *haro berpendapat bahwa !ika tubuh seseorang adalah sebuah property makan pengangkatan spe#imen yang tidak dikehendaki atau penggunaan spe#imen yang tidak diren#anakan dapat men!adi sebuah pen#urian. (edua hal tersebut dapat dipertimbangkan sebagai suatu #edera dan /penurunan kebebasan0. Pada sisi perspekti$ lain, Hakimian dan (orn mengungkap bahwa !ika spe#imen diperlakukan sebagai property banyak pertanyaan baru akan mun#ul. Pendekatan ini dapat menun!ukkan bahwa -beranggapan privasi pasien terlindungi dan kebebesan mereka tidak tertahan. publi# memiliki hak terhadap spe#imen. Bahkan, the merican Medical ssociation dan HH komitee tranplantasi organ telah

mempertimbangkan system /!resume consent0 untuk donasi organ. Hal ini memberikan asumsi bahwa semua orang dapat dipertimbangkan sebagai pendonor organ ke#uali mereka menyatakan se#ara e1pli#it tidak mau berdonasi. Beberapa "egara eropa memberlakukan system ini. edangkan menurut pendapat lain bahwa bank biospesimen harus dibuat sebagai persutu!uan amal, dimana pendonor mentrans$er hak property mereka dengan keper#ayaan. Pada model ini rumah sakit sebagai pelayan. Mungkin dengan model seperti ini akan meminimalilsir pertempuran hokum terhadap !aringan manusia pada penelitian biomedis.