Anda di halaman 1dari 5

Reaksi alergi tipe 1 : gatal-gatal, kulit kemerahan setelah makan makanan tertentu/minum obat, riwayat alergi pada keluarga.

Eosinofil dan Ig E meningkat.Terapi anti histamin loratadin : non sedatif! siproheptadin : selera makan" #yok anafilaktik : manifestasi syok Tensi turun, nadi $epat dan lemah, akral dingin", dapat disertai sesak/whee%ing, urtikaria setelah minum/mendapat in&eksi obat.Terapi in& 'drenalin/Epinefrin 1:1((( (,)-(,*$$ #$/Im. +iabetes ,ellitus: sering minum, sering ken$ing, berat badan turun, -+./101, -+'/02../0((. Terapi penderita o3erweight ,etformin, pada underweight Insulin. +, tipe 1 : anak muda, 0mg tanpa insulin mengalami 4'+. 4'+ : -+'/5((, kusmaul, asidosis metabolik, ketonemi dan ketonuria. 4oma hipoglikemi : penurunan kesadaran, -+'61(, terapi bolus +5(7 dilan&utkan infus +1(7, penyebab Tolbutamid, 4lorpropamid, -libenklamid. -libenklamid diminum sebelum makan, metformin setelah makan karena sering mual. Insulin se$retagogues #ulfonil 8rea, 9ateglinide, Repaglinide", Insulin sensiti%er -lita%on, ,etformin", Intestinal en%yme inhibitor '$arbose" 4eto 'sidosis +iabetik 4'+" : +,, 'sidosis, keton! 4:;94 : osmolaritas/)0*m ;sm/l! 4oma asidosis laktat 4<'" : anion gap/1*mE= Regulasi +, konsensus .ER4E9I" : '1$6> -+.61(( 0&..615( I,T61?,* kurang! 1?,*-00,@ 9ormal! 0)-05,@ ;3erweight! 0*-0@,@ ;besitas I! I,T/)( obesitas II

+islipidemia : 4olesterol, trigliserida, <+< meningkat! :+< menurun. Aibrat terutama meningkatkan :+<, #tatin menurunkan <+< :ipertiroid : rambut rontok,eBophthalmus, struma difusa, resting tremor, berkeringat, penurunan berat badan, diare, atrial fibrilasi. AT5 meningkat T#:s menurun. Terapi .T8 gra3ida" / metima%ol, propranolol. Irritable Cowel #yndroma : sering obstipasi/diare lebih dari 0 minggu, tanpa penurunan berat badan. 'nemia defisiensi besi : hipokrom mikrositer ! ,DE, ,D:, feritin, #I menurun,sedangkan TICD meningkat. .enyebab kehamilan, haemorrhoid . 'nemia penyakit kronis : hipokrom mikrositer ! ,DE, ,D:D, #I menurun ! feritin normal / meningkat ! TICD normal / meningkat, penyebab TC. 'nemia 'plastik : pansitopeni, hepatospenomegali, C,' hiposeluler. tidak ada

<ekemia akut : anemia, lekositosis puluhan ribu, trombositopeni, blast / )(7. ',< &ika dominasi mieloblast, '<< &ika dominasi limfoblast. <ekemia kronis : lekositosis ratusan ribu, tidak ada anemia dan trombositopeni, splenomegali masif, blast 6 )(7. D,< &ika dominaasi mielosit, D<< &ika dominasi limfosit. Idiopathi$ Thrombositopenia .urpura / IT. : perdarahan, trombositopenia, tidak ada hepato/splenomegali, antibodi anti platelet positif, terapi kortikosteroid.

:epatitis 'kut : ge&ala prodromal 6 0 minggu seperti flu, ikterus, hepatomegali, hiperbilirubinemi, #-.T/#-;T meningkat. .enyebab :epatitis ' Ig, anti :'E", C Ig, anti :C$". :epatitis C kronik aktif : ge&ala/tanda hepatitis / 0 minggu, :be'g dan :CE +9' positif. :bs'g terdapat hepatitis C", :be'g dan :CE +9' replikasi aktif dan infeksius" #irosis :ati : hematemesis/melena, ikterus, ginekomasti, spider ne3i, kolateral asites, splenomegali, atrofi testis, edema. Cila hepatomegali, padat keras, berdungkul disebut :epatoma. .enyakit -in&al 4ronik : ge&ala dekompensasi kordis sesak", hipertensi, anemia, C89 dan #D meningkat, kulit gatal kering bekas garukan. #indroma 9efrotik : proteinurin/),* g/dl, edema, hipoalbuminemia, hiperkolesterolemia. #indroma 9efritik : hematuri hipertensi, peningkatan C89 dan #D. erythro$yte $ast",

Infeksi saluran ken$ing : sering ken$ing, sulit menahan ken$ing, sakit pada saat ken$ing, kultur urin / 1( *,E $oli, flora -I tra$t Catu saluran kemih : Catu kalsium paling sering ditemukan, radioopak ! Catu asam urat bersifat radiolusen, .: urin asam ! Catu strufit oleh bakteri urease, radioopak, .: urin alkali. -out 'rtritis : nyeri sendi terutama ibu &ari kaki , nodul berisi kristal asam urat, terapi serangan akut dengan kolkisin.

;steo 'rtitis : nyeri sendi penyangga tubuh lumbosakral, genu, kalkaneus", kegemukan, tanpa ge&akla sistemik. Rematoid 'rtritis : sering pada usia muda terutama wanita,nyeri sendi ke$il, simetris, ge&ala sistemik, faktor Rematoid. #istemik <upus Eritematosus/#<E : sering pada wanita muda, rambut rontok, stomatitis, dis$oid ul$er, artritis, photo sensiti3e, serositis, ke&ang/psikosis, anemia protenurin, limfopenia, '9' test positif. :IE : ada faktor resiko peker&a seks, narkoba", penurunan berat badan, diare kronis, kandidiasis, keganasan.. &ika D+560(( / infeksi oportunistik disebut 'I+#. +emam Cerdarah +engue : panas 0-> hr, perdarahan, trombositopenia, hematokrit meningkat. Infeksi primer &ika Ig, positif, skunder &ika Ig, dan Ig- positif. +isentri : berak darah dan lendir. Entamoeba histoliti$a terapi metronida%ol " dan #higella disentri terapi 4otrimoksasol". ,alaria : dari daerah endemis, panas paroksismal, anemia, splenomegali. Tetes tebal gimsa" atau hapusan darah tepi wright". . falsifarum gametosit seperti pisang/sosis, $in$in", menyerang eritrosit muda dan tua, sering berat malaria serebral". . 3i3aB eritrosit membesar, titik s$hoffner, sitoplasma amoboid", menyerang eritrosit muda, sering relaps.

. o3ale eritrosit o3al", menyerang eritrosit muda . malariae pita/band, ski%on berbentuk bunga mawar", menyerang eritrosit tua. Terapi malaria lini 1: artesunat F amodiakuin F prim akuin. <ini0: 4ina F +oksisiklin/Tetrasiklin/4lindamisin F .rimakuin. .rofilaksis malaria: kloro=uin )((mg tiap minggu, dimulai 1minggu sebelum berangkat, dilan&utkan 5 minggu setelah meninggalkan daerah endemis .rofilaksis resisten klorokuin : ,eflokuin 0*(mg, klorokuin *((mg/mgF.aludrin 0((mg/hr, +oksisiklin 1((mg/hr, .rimakuin )(mg/hr <eptospirosis : febris, ikterus, in&eksi silier, nyeri gastroknemius, peker&a saluran air/daerah ban&ir, hematuri, antibodi anti leptospira, .enisilin - 5B1.*&t +emam Tifoid : febris/0 mg, bradikardi relatif, lidah tifoid, gangguan saluran $erna, kultur darah mg I, kultur feses setelah mg I Intoksikasi organo fosfat : pupil miosis, antidotum sulfas atropin sampai ada tanda-tanda atropinisasi.