Anda di halaman 1dari 2

Soal 1 Korusi di Indonesia adalah suatu budaya negatif yang ditularkan oleh penjajah Indonesia yaitu belanda melalui

organisasi yang sangat kotor dan korup yaitu VOC. Namun Belanda juga berjasa memberikan undang undang di Indonesia yang mengantisipoasi adanya korupsi tersebut. Hakikat manusia yang tidak pernah puas akan apa yang mereka dapat dan dengan kurangnya integritas menyebabkan banyaknya kasus korupsi yang terus bermunculan. Seperti kasus korupsi yang dibahas oleh bapak Ganjar pada kuliah umum csr, korupsi di Indonesia adalah masalah bersama yang harus dituntaskan dari akarnya, definisi dari korupsi sangat luas, intinya adalah dengan sengaja memperkaya diri/kelompok dengan cara melawan hukum, yang dapat menimbulkan kerugian bagi perekonomian dan negara. Contoh yang diambil oleh bapak Ganjar pada kuliah umum adalah kasus korupsi daging sapi oleh fathonah dkk, mereka berusaha mendapat keuntungan untuk mereka pribadi dengan cara menahan daging sapi lokal agar harga meningkat, lalu seolah olah menyeimbangkan permintaan daging sapi di Indonesia dengan melakukan impor sapi. Melalui impor daging sapi tersebut mereka mendapat keuntungan pribadi bagi mereka sendiri dengan merugikan negara serta masyarakat. Hal tersebut tentu saja masuk dalam klasifikasi korupsi. Posisi mereka dalam pemerintahan juga seharusnya menjadi contoh dan penengah dalam kesusahan masyarakat akibat kurangnya pasokan daging sapi malah dimanfaatkan sebagai pintu mereka dalam meraup keuntungan golongan. Kasus Impor daging sapi tersebut mempunyai kesamaan dengan kasus korupsi yang diangkat oleh kelompok kami yaitu kasus korupsi dana bail out Bank Century. Bank Century mengajukan permohonan bantuan dana likuiditas Bank Indonesia karena kesulitan membayar dana nasabah secara tunai, dengan adanya keadaan tersebut, Bank Indonesia selaku regulator perbankan nasional khawatir bahwa kasus century anak berbahaya bagi stabilitas ekonomi nasional. Bank Indonesia bersedia memberikan dana segar untuk likuiditas Bank Century dalam mencairkan dana nasabahnya, namun dana bantuan tersebut malah disalahgunakan oleh pemilik Bank Century yaitu Robert Tantular dkk untuk memperkaya kelompoknya dan memberikan laporan palsu agar dana bantuan likuiditas dapat bertambah, setelah dilakukan pengusutan, ditemukan bahwa pemilik dan manajer tinggi Bank Century telah sepakat bersama sama melakukan penggelapan dana tersebut yang akhirnya merugikan negara dan masyarkat, khususnya nasabah dari Bank Century tersebut yang kehilangan uangnya. Lain lagi dengan kasus korupsi yang secara individu saya angkat sebagai kasus korupsi yang sedang marak diperbincangkan, kasus korupsi SKK Migas yang dilakukan oleh ketuanya sendiri yaitu sdr. Ruby Rubianto yang memperkaya dirinya dengan cara menerima suap dari pihak luar. Dalam kasus ini ada 2 pihak yang bersalah yang menimbulkan kerugian negara, yaitu penerima suap yaitu Ruby Rubianto, dan perusahaan yang melakukan suap yaitu Kernel Oil. Soal 2 Menurut paper jensen yang saya baca, Integritas adalah suatu keadaan atau kualitas dari seseorang yang sudah seluruhnya terpenuhi dengan kondisi yang sempurna atau utuh. Integritas adalah suatu dasar dari pembentukan nilai dalam jangka panjang. Integritas disebut merupakan permasalahan yang positif secara empiris. suatu objek tidak bisa bekerja dengan sempurna apabila tidak ada integritas.

contohnya seperti mekanisme gir pada mesin jam, jika ada satu saja mata gigi pada sistem tersebut yang rusak, jam akan tetap bekerja, namun tidak akan sempurna dan tidak menunjukkan waktu yang tepat. Dari contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa suatu perusahaan jika ingin maju harus mengutamakan integritas sebagai dasar perusahaan, karena jika semua karyawan dan manajerial mengutamakan integritas, perusahaan akan mencapai kinerja maksimalnya. Dari paper jensen tersebut, juga dikatakan bahwa definisi dari integritas tidak bisa dikaitkan dengan moralitas atau kode etik. Moralitas merupakan perilaku suatu individu terkait dengan salah dan benar yang ada pada masyarakat yang membentuk moral seseorang. etika adalah suatu peraturan tidak tertulis yang telah disetujui bersama dalam suatu kelompok yang mengatur tentang perilaku individu dalam kelompok tersebut. etika juga bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar oleh anggota suatu kelompok yang bisa menimbulkan perlakuan berbeda jika melakukan kebenaran atau kesalahan. Sedangkan legalitas adalah suatu peraturan tertulis yang bisa menilai kualitas dalam suatu keaadaan berdasarkan aspek hukum tertulis yang berlaku di suatu kelompok atau negara yang juka ada pelanggaran akan terdapat hukuman yang juga telah tertulis dalam hukum. Integritas adalah suatu hal yang sangat penting yang membuat suatu individu dapat mencapai performa maksimalnya. dan dapat berdampak pada penyampaian terbaik dalam perilakunya. Integritas juga dapat menimbulkan faktor trust atau kepercayaan dari individu lain atau kelompok. Moralitas Etika dan Legalitas merupakan faktor dasar dalam sosial yang menyebutkan standar standar yang harus dipenuhi dalam perilaku individu, yang memberikan nilai baik pada suatu individu dan menjadi individu yang normal jika individu tersebut memenuhi standar moral, etika, dan legal dalam suatu kelompok, dan faktor tersebut juga menunjang individu dalam meningkatkan dan mencapai integritas jika dapat mengimplementasi moral, etika, dan legal dengan baik. Kesimpulan yang bisa saya dapat dari paper jensen tersebut adalah, Integritas adalah hal yuang paling dasar dasar dari individu untuk mencapai perfoma maksimalnya dalam mencapai sebuah tujuan. Integritas juga merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu yang benar dari dalam diri seseorang. Moralitas Etika dan Legalitas adalah faktor pendorong dari luar untuk seseorang melakukan perilaku yang benar, dan berfungsi untuk menimbulkan efek sosial yang baik pada kelompok. dalam paper tersebut ada konsep your word yang membuat seseorang dapat menolak moral erika dan legal jika itu memang tidak sesuai dengan dirinya dan seseorang tersebut memegang teguh integritasnya bahwa apa yang telah mereka katakan harus mereka kerjakan. Dalam memenuhi suatu etika, moral, dan legal, seseorang juga memerlukan integritas untuk memenuhinya, maka dari itu Integritas disebut model positif sedangkan Moralitas, Etika, dan Legalitas disebut normatif.