Anda di halaman 1dari 31

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)

SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB I INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL

A.

Pengertian Interaksi Sosial Secara etimologis : Inter = berbalas- balasan, aksi = tindakan Kimbal Young & Raymond W. Mack : Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antarindividu, antar individu dan kelompok, maupun antar kelompok. Ciri-ciri Interaksi Sosial Menurut Charles P. Loomis, ciri-ciri interaksi sosial adalah sebagai berikut : 1. Jumlah pelaku lebih dari seorang; 2. Komuniksi antar pelaku menggunakan simbol dan lambang; 3. Ada dimensi waktu masa lalu, masa kini, dan masa mendatang; 4. Ada tujuan yang hendak dicapai. Syarat Interaksi Sosial 1. Kontak Sosial : a) Menurut pelakunya (antarindividu, antara individu dengan kelompok, antar kelompok) b) Menurut sifatnya (bersifat positif, negatif, primer, dan sekunder) 2. Komunikasi, terdiri dari komponen : a) Komunikator b) Komunikan c) Pesan d) Media e) Efek Faktor yang Mempengaruhi Interaksi sosial 1. Faktor dari dalam manusia : a) Dorongan kodrati sebagai makhluk sosial b) Dorongan untuk memenuhi kebutuan c) Dorongan untuk mengembangkan diri dan mempengaruhi orang lain melalui : imitasi; sugesti; identifikasi; simpati; dan empati. 2. Faktor dari luar manusia adalah dorongan rasa ingin tahu yang menyebabkan manusia berinteraksi dengan sesamanya untuk memenuhi rasa ingin tahunya itu. a) Imitasi = meniru b) Sugesti = mempengaruhi c) Identifikasi = menyamai d) Simpati = ketertarika untuk memahami orang lain e) Empati = ketertarikan yang mendalam untuk memahami dan membantu orang lain

B.

C.

D.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

E.

Status dan Peran Sosial 1. Kedudukan/Status Status sosial adalah posisi seseorang dalam kelompok masyarakat secara umum sehubungan keberadaan orang lain di sekitarnya. Menurut Ralph Linton dan Soekanto, status sosial dilihat dari proses terjadinya : a) Ascribed status; b) Achieved status; c) Assigned status. 2. Peran sosial adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan status sosialnya.

F.

Proses Sosial Menurut Gillin and Gillin, proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya interaksi sosial ada 2 (dua) : Proses Sosial Asosiatif (Processes of Association) dan Proses Disasosiatif

(Processes of Disassociation).
1. Proses Sosial Asosiatif, adalah proses yang menuju terbentuknya persatuan atau integrasi sosial. Proses ini berbentuk : kerja sama (cooperation), akomodasi (accomodation), asimilasi (assimilation), dan akulturasi (aculturation). 2. Proses Sosial Disasosiatif, disebut pula proses oposisi. Proses ini merupakan cara yang bertentangan dengan seorang atau kelompok untuk encapai tujuan tertentu. Proses ini dibedakan atas tiga bentuk, yaitu : persaingan (competition), kontravensi (contravension), dan konflik (conflict). 1. Proses Sosial Asosiatif a. Kerja sama (cooperation), adalah usaha bersama antarindividu, atau antarindividu dengan kelompok. Menurut pelaksanaannya, bentuk-bentuk kerja sama adalah sebagai berikut : Bargaining Cooptation Coalition Joint Venture b. Akomodasi (accomodation), sebagai keadaan : merujuk pada keseimbangan interaksi sosial ; sebagai proses : mengacu pada usaha-usaha manusia untuk meredakan atau menyelesaikan tertentangan tanpa menghancurkan lawan. Tujuan akomodasi : a) Mendapatkan sintesa atau titik temu dari beberapa pendapat yang berbeda agar menghasilkan suatu pola baru b) Meredam perselisihan untuk sementara c) Berusaha mengadakan kerjasama antarkelompok sosial yang terpisah karena faktor sosial, budaya, dan psikologis d) Mengusahakan penyatuan antarkelompok sosial yang berselisih Bentuk akomodasi : Koersi, kompromi, arbitrasi, dll.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

a) Asimilasi (assimilation), merupakan upaya untuk mengurangi perbedaan antarindividu atau antarkelomp[ok guna menghasilkan suatu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan-tujuan bersama. b) Akulturasi (aculturation), adalah hasil perpaduan dua kebudayaan berbeda yang membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri-ciri kebudayaan masing-masing. 2. Proses Sosial Disasosiatif a. Persaingan (competition), merupakan suatu proses sosial ketika individuindividu atau kelompok-kelompok manusia bersaing untuk mendapat sesuatu. b. Kontravensi (contravension), adalah suatu proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan. Kontravensi terutama ditandai adanya gejalagejala ketidakpastian diri seseorang, ketidakpastian suatu rencana, perasaan tidak suka yang disembunyikan, atau kebencian maupun keraguan terhadap kepribadian seseorang. c. Konflik (conflict), merupakan proses sosial yang terjadi ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak yang lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Bentuk-bentuk konflik : Konflik pribadi; Konflik antarkelompok; Konflik rasial; Konflik antarkelas sosial; Konflik politik; Konflik internasional.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB II SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SOSIAL

A.

Sosialisasi 1. Pengertian Sosialisasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :

Sosialisasi adalah proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat disekitarnya.
Menurut Charlotte Buhler :

Sosialisasi adalah proses pembentukan individu untuk belajar dan menyesuaikan diri bagaimana cara hidup dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dalam kelompok tersebut.
Menurut Peter L. Burger :

Sosialisasi adalah proses belajar seorang anak menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.
Menurut Bruce J. Cohen :

Sosialisasi adalah proses manusia mempelajari tata cara kehidupan masyarakat untuk memperoleh kepribadiandan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.
Jadi sosialisasi adalah : Proses mempelajarai, menghayati, dan menanamkan suatu nilai, norma, peran, pola perilaku yang diperlukan individu-individu untuk dapat berpartisipasi yang efektif dalam kehidupan masyarakat. 2. Peran Nilai dan Norma Nilai adalah sifat-sifat yang penting atau berguna bagi kemanusiaan. Sedangkan Nilai Sosial adalah : nilai-nilai yang dianut oleh sebagian warga masyarakat. Secara umum Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga masyarakat. Selain itu norma juga merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat apakah tindakan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang merupakan tindakan yang wajar dan dapat diterima karena sesuai dengan sebagian warga masyarakat atauka tindakan yang menyimpang. Macam-macam norma dilihat dari Sanksi dan Kekuatan yang mengikatnya terdiri dari : Tata cara (usage), Kebiasaan (folkways), Tata kelakuan (mores), Adat (customs), dan Hukum (laws). Berdasarkan jenisnya atau sumbernya : norma agama, norma kesopanan / etika, norma kesulilaan, dan norma hukum.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

3. Media / Agen Sosialisasi a) Keluarga b) Teman sepermainan c) Sekolah d) Tempat pekerjaan e) Masyarakat umum f) Media masa 4. Factor-faktor yang Mempengaruhi Sosialisasi a) Sifat dasar manusia b) Lingkungan prenatal (individu dalam rahim) c) Perbedaan individu d) Lingkungan (alam, budaya, masyarakat) e) Motivasi (dorongan dan kebutuhan) 5. Macam-macam Sosialisasi a) Sosialisasi primer, sosialisasi yang pertama-tama berlangsung. b) Sosialiasi sekunder, sosialisasi yang berlangsung diluar lingkungan keluarga. 6. Pola-pola Sosialisasi a) Sosialisasi represif, yaitu sosialisasi yang menekankan pada pengawasan secara ketat dan pemberian hukuman pada yang melanggar. b) Sosilaisasi partisipatif, yaitu sosialisasi yang menekankan pada keikutsertaan seseorang dalam proses sosial. B. Kepribadian 1. Pengertian Kepribadian Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :

Kepribadian merupakan sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang atau suatu bangsa yang membedakannya dari orang lain atau bangsa lain.
Menurut M.A.W. Brower :

Kepribadian merupakan corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini, dan sikap seseorang.
Menurut Theodore R. Newcomb :

Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap (predispositions) yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.
Menurut J. Milton Yinger :

Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian situasi.
Menurut Jhon F. Cuber :
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Kepribadian adalah gabungan dri sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat seseorang.
2. Tahap Perkembangan Diri Manusia a) Tahap persiapan (preparatory stage) b) Tahap meniru (play stage) c) Tahap bertindak (game stage) d) Tahap menerima norma (generalized others) 3. Sembilan Mekanisme Pertahanan Diri Menurut Sigmund Freud a) Repression (represi) b) Reaction formation (pembentukan reaksi) c) Displacement (penempatan diri yang tidak tepat) d) Projection (diproyeksikan) e) Rationalization (mencari pembenaran) f) Surpression (menekan diri) g) Sublimation (mencari tindakan yang lebih sesuai) h) Compensation (kompensasi) i) Regression (regresi) 4. Tipe Kepribadian a) Berdasarkan fungsinya Kepribadian rasional Kepribadian intuitif Kepribadian emosional Kepribadian sensitif b) Berdasarkan reaksinya terhadap lingkungan Kepribadian ekstrovert Kepribadian introvert Kepribadian ambivert 5. Faktor Pembentukan Kepribadian a) Warisan biologis (pembawaan) b) Lingkungan fisik (geografis) c) Kebudayaan d) Pengalaman kelompok e) Pengalaman unik

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB III PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA

1.

Latar Belakang Kedatang Bangsa Barat/Eropa a) Book of Various Eksperiences karangan Marcopollo b) Perang Salib (1543), antara Romawi Timur vs. Turki c) Harga rempah-rempah yang sangat tinggi di wilayah Eropa Kemudian menurut Perjanjian Tordesillas (1493), antara Spanyol dan Portugis melakukan pelayaran. Spanyol mengambil rute barat, sedangkan Portugis mengambil rute timur. Rute Spanyol : Samudra Atlantik, Amerika, Samudra Pasifik, Fhilipina, Kepulauan Maluku. Dipimpin oleh Ferdinand Magelheans dan Juan Sebastian de Alcano. Namun, ketika di Fhilipina terjadi perlawanan oleh masyarakat setempat, Ferdinand Magelheans terbunuh, hingga akhirnya perjalanan Spanyol ke Maluku hanya di pimpin oleh de Alcano. Sedangkan Rute Portugis : Tanjung Harapan-Afrika Selatan (1484) oleh Bartholomeus Diaz, Calicut/Calcuta-India (1498) oleh Vasco de Gama, Selat Malaka (1511) dan Kep. Maluku (1512) oleh Alfonso de Albuquerque.

2.

Kolonialisme Kolonialisme berasal dari kata koloni, yaitu daerah pendudukan. Pada awalnya kolonialisme diartikan dengan menanam sebagian masyarakat diluar batas atau lingkungan daerahnya. Kolonialisme merupakan politik yang dijalankan mengenai suatu koloni, suatu daerah jajahan, sebagai bagian dari imperium (Rocmadi, 1993). Imperialisme Imperialisme berasal dari kata imperare atau imperium, yang artinya daerah pendudukan. Imperialisme mempunyai pengertian sebagai suatu perluasan wilayah atau daerah kekuasaan/jajahan baik dengan cara halus (ekonomi, budaya, ideologi) ataupun dengan paksaan (kekuatan bersenjata) yang dipergunakan untuk kepentingan sendiri (negara atau imperiumnya). Imperialisme terdiri dari : a) Imperialisme kuno, memiliki tujuan : gold (mencari kekayaan), glory (mencari kejayaan bangsa), dan gospel (menyebarkan agama). b) Imperialisme modern, bertujuan lebih kepada kegiatan ekonomi, yaitu mendapatkan daerah penghasil bahan baku; mendapatkan daerah pemasaran hasil industri; dan sebagai investasi jangka panjang. Imperialisme Portugis di Indonesia Sejak Perundingan Saragosa (1526) yang menetapkan bahwa Daerah perdagangan Portugis ialah di Kepulauan Maluku, sedangkan daerah perdagangan Spanyol ialah di

3.

4.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Kepulauan Filiphina. Kekuasaan Portugis di Indonesia banyak mendapat perlawanan dari bangsa Indonesia. Beberapa penyebabnya antara lain : a) Bangsa Portugis melaksanakan monopoli perdagangan, b) Bangsa Portugis melakukan penyebaran agama, c) Sikap bangsa Portugis yang tidak bersahabat. 5. Imperialisme Belanda di Indonesia Latar belakang yang menyebabkan bangsa Belanda untuk menemukan dunia timur adalah dikuasainya Lisabon oleh Spanyol pada tahun 1580 karena Portugis kalah dalam perang melawan Spranyol. Ketika Lisabon dikuasai Spanyol, para pedagang Belanda dilarang berdagang di Lisabon, karena kedua negara tersebut terlibat dalam permusuhan setelah terjadi perang 80 tahun. Pelayaran Belanda pertama dipimpin oleh Cornelis de Houtman, dan berhasil mendarat di Kerajaan Banten pada tahun 1596. Banyaknya pedagang Belanda yang tiba di Indonesia setelah berada di daerah Maluku mengakibatkan terjadinya persaingan. Dan untuk menghindari persaingan antar sesama pedagang Belanda, maka pada tahun 1602 Belanda mendirikan kongsi dagang yang bernama VOC (Vereenigde Ost Indische Company). Pemerintah Belanda memberikan hak istimewa kepada VOC atau Hak Octrooi, yang terdiri dari : a) Hak untuk memonopoli perdagangan b) Hak untuk mencetak mata uang sendiri c) Hak sebagai wakil Kerajaan Belanda di Indonesia d) Hak untuk mengadakan perjanjian dengan raja-raja di Nusantara e) Hak untuk mengadakan perang f) Hak untuk menjalankan kekuasaan kehakiman g) Hak untuk menarik pajak h) Hak untuk membentuk angkatan perang sendiri i) Hak untuk membentuk pemerintahan sendiri Usaha-usaha yang dilakukan VOC untuk memonopoli perdagangan : a) Hak eksteerpasi, yaitu hak untuk mengurangi/menebang pohon rempah-rempah apabila rempah-rempah sudah over produksi. b) Pelayaran Hongi (hongi Tochten), yaitu pengawasan terhadap pelaksanaan monopoli perdagangan di Indonesia. Faktor-faktor yang menyebabkan bubarnya VOC : a) Banyaknya pegawai VOC yang melakukan korupsi b) Wilayah Indonesia yang luas, membutuhkan biaya yang besar untuk mengelolanya c) Biaya perang untuk menumpas perlawanan yang dilakukan bangsa Indonesia di berbagai daerah d) Ketatnya persaingan dengan kongsi dagang lain, seperti EIC (East Indian Company) milik Inggris
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Dan pada akhir masa kejayaannya VOC masih memiliki hutang sebesar 136juta Gulden, sehingga tepatnya tanggal 31 Desember 1799, VOC dibubarkan oleh Kerajaan Belanda. 6. Kekuasaan Perancis di Indonesia Mengangkat Herman Willem Daendels sebagai gubernur tahun 1808. Tugas utama nya mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Langkah-langkah pertahanan Daendels : a) Membangun jalan raya Anyer-Panarukan 1.100km b) Melaksnakan system kerja rodi c) Membangun angkatan perang d) Mencampuri urusan intern kerajaan-kerajaan di Indonesia e) Menjalankan system pemerintahan secara dictator f) Perdagangan budak Karena menyengsarakan rakyat dan banyak perlawanan dari masyarakat daerah, tahun 1811 Daendels digantikan oleh Jansens sebagai gubernur. Dan pada masa pemerintahan Jansens, Inggris menyerang Batavia, dan tanggal 18 September 1811, Belanda menyerah dengan ditandai penandatanganan Kapitulasi Tuntang yang berisi penyerahan kekuasaan Batavia dari Belanda kepada Inggris. 7. Kekuasaan Inggris di Indonesia

Sir Thomas Stamford Raffles menjadi gubernur jendral, kemudian melakukan langkahlangkah sebagai berikut : a) Membagi Pulau Jawa menjadi 16 karesidenan b) Mengurangi kekuasaan bupati dan mengangkat bupati sebagai pegawai pemerintahan c) Menghilangkan bentuk kerja paksa/rodi d) Menghapus pelayaran hongi e) Melarang perbudakan, karena tidak sesuai dengan semangat liberalisme f) Menghapus segala bentuk upeti g) Memungut sewa tanah h) Melaksanakan penjurian dalam system peradilan Jasa-jasa Raffles : a) Meneliti tumbuhan-tumbuhan, salah satunya Rafflesia Arnoldi b) Membangun Kebun Raya Bogor c) Menulis buku History of Java Namun, dikarenakan perancis kalah perang, Napolen Bonaparte harus menandatangi Konvensi London (1814), yang isinya Perancis harus menyerahkan status Negara-negara jajahannya ke kedudukan semula sebelum penyerangan Napoleon. Dan akhirnya Indonesia harus diserahkan kepada Belanda. Penyerahan itu terjadi pada tahun 1816. 8. Kekuasaan Pemerintah Kolonial Belanda

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Adanya perlawanan dari berbagai daerah menyebabkan keuangan Belanda kosong. Kemudian Pemerintahan Kolonial mendatangkan pakar ekonomi Belanda yang bernama Van den Bosch. Dan atas persetujuan parlemen Belanda, Bosch menjalankan Cultuul Stelsel atau system tanam paksa (STP). Ketentuan STP : a) Seperlima bagian tanah yang subur wajib dijadikan lahan bagi tanaman ekspor (teh, tebu, tembakau, merica, kayu manis, nila, kapas) b) Tanah tersebut di bebaskan dari pajak c) Hasil panen diserahkan kepada pemerintah Belanda d) Bila harga melebihi taksiran dari pajak, maka kelebihan menjadi miliki rakyat e) Kegagalan panan ditanggung pemerintah f) Tenaga kerja yang digunakan tidak boleh melebihi tenaga kerja tanaman padi. Pengaruh STP a) Sisi negative : Sebagian rakyat Indonesia mendeita dan kelaparan. Selain itu waktu yang mereka digunakan untuk mengurus tanaman paksa, sehingga tanaman padi sendiri terlantar. b) Sisi positif : Petani Indonesia mulai mengenal jenis tanaman baru yang diunggulkan sebagai komoditas ekspor. Ada beberapa pihak yang tidak setuju dengan pelaksanaan STP : a) Kelompok pemilik modal medesak menghapuskan STP dan meminta dijinkan masuk ke Indonesia, sehingga terciptalah politik Pintu Terbuka b) Kritikan dari golongan humanis di Belanda 9. Pengaruh Imperialisme dan Kolonialisme Terhadap Bangsa Indonesia a. Bidang politik 1. Pamong praja yang berdasarkan garis keturunan menjadi system kepegawaian 2. Jawa menjadi pusat pemerintahan dan membaginya menjadi kesatuan-kesatuan wilayah yang disebut prefektur 3. System hukum adat berubah menjadi hukum barat modern di setiap prefektur yang disebut landgracht b. Bidang ekonomi 1. Dibukanya tambang-tambang baru diwilayah Indonesia 2. Kemajuan industry sudah mulai ada di Indonesia 3. Adanya pembanguan rel kereta api untuk distribusi 4. Keadaan rakyat Indonesia tetap menjadi petani miskin, buruh kebun, dan buruh tambang c. Bidang sosial : Adanya pelapisan status social. Dari mulia yang tertinggi untuk orang eropa, golongan menengah seperti Cina, India, dan Arab. Kemudian golongan bawah adalah kaum pribumi atau rakyat Indonesia. d. Bidang budaya 1. Westernisasi, yaitu pemujaan terhadap kebudayaan barat secara berlebihan

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

2. Didirikannya sekolah-sekolah birokrat untuk kaum pribumi. Selain itu banyak bermunculan sekolah-sekolah untuk rakyat di tiap daerah. 10. Perlawanan Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia a) Perlawanan Demak (1512-1513) oleh Dipati Unus b) Perlawanan Rakyat Aceh (1607-1636) oleh Sultan Iskandar c) Perlawanan Kerajaan Mataram (1628-1629) oleh Sultan Agung d) Perlawanan Sultan Hasanudin (1666-1667), Makasar e) Perlawanan Rakyat Maluku (15 Mei 3 Agustu 1817) oleh Kapiten Pattimura f) Perang Paderi (1821-1837) oleh Imam Bonjol g) Perang Bone (1824-1825) oleh Sultan Bone h) Perang Diponegoro (1825-1830) oleh Pangeran Diponegoro i) Perlawanan Rakyat Bali (1846-1849) oleh I Gusti Ketut Jelantik j) Perlawanan Sisingamangaraja XII (1907), Tapanuli

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB IV TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL, IDENTITAS INDONESIA, DAN PERGERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA

1.

Latar Belakang Munculnya Pergerakan Nasional a. Factor intern Adanya kaum cerdik pandai Penderitaan, penindasan, dan perlakuan deskriminatif Pengaruh politik balas budi b. Factor ekstern Kemenangan Jepang melawan Rusia pada tahun 1905 Masuknya paham-paham baru ke indonesia 1. Liberalisme Paham liberalisme pertama kali dicetuskan oleh Adam Smith. Liberalisme berasal dari kata liberty yang artinya bebas. Menurut Coady dalam Distrbutive Justice : A Companion to Contemporary Political Philosophy, liberalisme didefinisikan sebagai suatu etika social yang menganjurkan kebebasan dan kesetaraan secara umum. 2. Nasionalisme Nasionalisme berasal dari kata nation yang berarti bangsa. Nasionalisme adalah suatu gejala psikologis berupa rasa persamaan dari sekelompok manusia yang menimbulkan kesadaran sebagai suautu bangsa. Dalam pengertian luas nasionalisme adalah persamaan cinta terhadap bangsa dan tanah airnya. Perasaan itu muncul karena adanya persamaan sejarah, agama, bahasa, kebudayaan, pemerintahan, tempat tinggal, dan keinginan untuk mempertahankan serta mengengbangkannya sebagai milik bersama. Sebab-sebab timbulnya nasionalisme di eropa : a. Munculnya faham rasionalisme dan romantisme b. Munculnya faham aufklarung dan kosmopolitanisme c. Terjadinya revolusi perancis Nasionalisme di wilayah asia dipengaruhi atau disebabkan oleh : a. Adanya kenangan akan kejayaan masa lampau b. Imperialisme c. Pengaruh faham revolusi perancis 3. Sosialisme Sosialisme merupakan faham yang menekankan perhatian pada masyarakat secara keseluruhan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Tokoh sosialisme ini adalah Karl Max, dalam bukunya yang berjudul das Capital, dia menyatakan bahwa sejarah masyarakat merupakan sejarah perjuangan kelas, dan yang akan menang ialah golongan proletar (kaum miskin). Hasil perjuangan golongan sosialis antara lain : a. Pembentukan partai buruh b. Undang-undang Factory Act. (Inggris, 1833) c. Poor Law (Inggris, 1834) 4. Demokrasi Demokrasi merupakan suatu system pemerintahan yang berasal dari rakyat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pertama kali dilaksanakan di Yunani, yaitu di Polis Athena. Macam-macam demokrasi saat ini : a. Demokrasi parlementer, yaitu demokrasi yang menempatkan kedudukan parlemen (badan legislative) lebih tinggi dari pada badan eksekutif. b. Demokrasi system pemisahan kekuasaan, dalam system ini kekuasaan legislative dipegang oleh kongres, kekuasaan eksekutif dipegang presiden, sedang kekuasaan yudikatif dipegang Mahkamah Agung (MA). c. Sistem demokrasi melaui referendum, setiap Negara bagian memiliki lembaga legislative, eksekutif, dan yudikatif. Dalam hal ini rakyat berperan sebagai badan pengawas memalui system referendum. 5. Pan-Islamisme Pan-Islamisme merupakan suatu faham yang menginginkan atau mencitacitakan manifestasi dari prinsip Ilsam mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan antar umat Islam di seluruh dunia. Perkembangan nasionalisme dikawasan Asia Afrika khususnya di Asia Tenggara pada paruh pertama abad ke-20 Nasionalisme di Fhilipina Kebijakan yang semena-mena dari pemerintah Spanyol. Dibentuknya Liga Fhilipina oleh Jose Rizal dibantu oleh Andreas Bonifacio dan Emilio Aquinaldo. Pemberontakan Katipunan, Jose Rizal ditangkap dan tanggal 30 Desember 1896 di hukum mati oleh pemerintah Spanyol. Berdirinya Katipunan Ng Mga Anak ng Bayan (gerakan persatuan anak rakyat) oleh Andreas Bonifacio, sedangkan Emilio Aquilando meneruskan perjuangan Jose Rizal. 12 Juni 1898, Emilio Aquilando bekerja sama dengan Amerika, dan berhasil bebas dari penjajahan spanyol, namun justru menjadi jajahan Amerika. 1919, menuntut di beri kemerdekaan penuh, tapi ditolak Amerika. 1934, dijadikan sebagai daerah Commonwealth. 4 Juli 1946, Fhilipina di beri kemerdekaan penuh.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Nasionalisme di Vietnam Diawali dengan pembentukan Partai Restorasi (1913-1917) oleh Phan Bhoi dan Phan Trinh. 1930, dibentuk Indochinese Communist Party oleh Nguyen Tat atau yang biasa di kenal Ho Chi Minh. Tahun 1941 di mendirikan Viet Minh. Dan pada 2 September 1945, Ho Chi Minh memproklamirkan Republik Demokratik Vietnam. Oktober Perancis kembali menyerang dan pasukan Vietnam mundur ke hutan-hutan. 1954, perundingan di Jenewa, Swiss. Kesepakatannya Perancis hengkang dari Vietnam, Vietnam dibagi dua, Utara berhaluan Komunis, dan Selatan berhaluan Liberalisme. Kemudian terjadilah perang saudara tahun 1956, dan tahun 1976 kembali bersatu dengan nama Republik Sosialis Vietnam. Nasionalisme di Myanmar Tahun 1919 berdiri The General Council of Burmese Asociation (GCBA). Berdirinya GCBA melahirkan organsasi-organisasi yang lain untuk melawan Inggris, seperti : Syocit (Partai Nasionalis), Sinyeta (Partai Rakyat Miskin), dan Do Bama Aiayone (Kita Bangsa Burma). Pergerakan kebangsaan di Malaysia Perseteruan antara Sultan Kedah dan Kerajaan Siam (Thailand), yang menjadikan Sultan Kedah meminta bantuan kepada Inggris dengan imbalan Penguasaan Pulau Penang. Dan inggris pun menguasai pulau Penang tanpa memberi bantuan terhadap Sultan Kedah. Berdirinya beberapa parpol seperti United Malays National Organization (UMNO) yang di dukung oleh orang Melayu, Malayan Chinese Association (MCA), dan Malayan Indian Congres. Ketiga parpol bergabung menjadi satu dan membentuk Alliance yang dikenal menjadi Barisan Nasional (1973). Hasil perundingan dengan pemerintah inggris, 1957, Federasi Malaya mendapat kemerdekaan penuh dari Inggris. 2. Pergerakan Nasional Pergerakan nasional adalah suatu bentuk perlawanan terhadap kaum penjajah yang dilakukan dengan tidak menggunakan senjata, tetapi menggunakan organisasi yang bergerak dibidang social, budaya, ekonomi, dan politik. Tujuan utama pergerakan nasional adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang mengalami penderitaan akibat penjajahan, namun akhirnya bertujuan mengusir penjajah dan mewujudkan kemerdekaan. Factor Penyebab Perjuangan Bangsa Indonesia Faktor yang menyebabkan perjuangan bangsa Indonesia sebelum 1908 mengalami kegagalan : a) Kurang adanya persatuan

3.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

b) Faktor persenjataan, dan c) Politik devide et impera (politik adu domba) 4. Perjuangan Bangsa Indonesia mengalami perubahan yang sangat besar setelah tahun 1908. Perubahan itu antara lain : a) Perjuangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia mulai menonjolkan persatuan b) Perjuangan yang dilakukan tidak lagi menggunakan senjata tradisional, melainkan, menggunakan organisasi modern, dan c) Pemimpin perjuangan ialah golongan cerdik pandai, bukan lagi golongan bangsawan atau para pembimpin daerah yang lainnya. Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia a) Budi Utomo Didirikan oleh para pelajar STOVIA dibawah pimpinan dr. Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908. Dan setelah kemerdekaan, karena Budi Utomo sebagai organisasi pertama, maka tgl 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tujuan Budi Utomo adalah untuk mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa, dengan cara : 1. Memajukan pengajaran 2. Memajukan pertanian, peternakan, dan perdagangan 3. Memajukan teknik dan industri 4. Menghidupkan kembali kebudayaan b) Sarekat Dagang Islam (SDI) SDI didirikan oleh saudagar kaya raya H. Samanhudi pada 1911 di Laweyan (Surakarta). Latar belakang didirikannya SDI adalah : Terjadinya persaingan perdagangan antara pedagang pribumi dengan pedagang asing seperti Cina dan Tionghoa. c) Sarekat Islam (SI) Awalnya adalah SDI, tapi pada masa kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto di ubah menjadi Sarekat Islam pada tahun 1912, dan berkedudukan di Surabaya. Tujuan dari SI adalah : 1. Memajukan perdagangan 2. Membantu para anggotanya yang mengalami kesulitan, terutama dalam bidang permodalan 3. Memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk asli 4. Memajukan agama Islam d) Indische Partij Didirikan oleh Tiga Serangkai, yang terdiri dari Suwardi Suryaningrat / Ki Hajar Dewantara, dr. cipto Mangunkusumo, dan dr. EFE Douwes Dekker / Danur Dirjo Setiabudi pada tahun 1912.

5.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Tujuan utama dari IP adalah : Membangun lapangan hidup dan menganjurkan kerjasama atas dasar persamaan ketatanegaraan guna memajukan tanah air Hindia Belanda untuk mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka.

e) Muhammadiyah Didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan tahun 1912 di Yogyakarta. Tujuan pendirian Muhammadiyah antara lain : 1. Memajukan pengajaran dan pendidikan berdasarkan agama Islam; 2. Mengembangkan pengetahuan ilmu agama dan cara-cara hidup menurut peraturan agama Islam, yang diselaraskan dengan kehidupan modern. Langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut antara lain dengan : 1. Mendirikan dan membantu pendirian sekolah-sekolah yang berdasarkan Islam 2. Mendirikan kegiatan-kegiatan social 3. Menyebarluaskan ketentuan agama Islam 4. Mendirikan organisasi kepemudaan (Hisbul Wathan) 5. Membentuk Majelis Tarjih yang bertugas mengeluarkan fatwa. f) Perhimpuan Indonesia (PI) PI didirikan oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di negeri Belanda. PI merupakan penjelmaan dari Perkumpulan Pelajar Indonesia di Negeri Belanda yang bernama Indische Vereeninging (IV) tahun 1908. Tahun 1923 berubah menjadi Indonesiiche Vereeninging, dan tahun 1924 akhirnya menjadi Perhimpunan Indonesia. Tujuan dari PI adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, ditempuh dengan mengambil haluan politik yang non-kooperatif dan menyatakan bahwa tanah air Indonesia adalah satu dan tidak dapat dibagi-bagi. Tokoh PI antara lain : Moh. Hatta, Iwa Kusumasumantri, dan Ali Sastro Amidjojo. g) Partai Nasional Indonesia (PNI) Didirikan pada tanggal 4 Juli 1927 oleh sebuah studi club di Bandung dibawah pimpinan Ir. Soekarno. Tujuan PNI adalah : 1. Selp-help, yaitu bekerja menurut kemampuan sendiri, baik dalam lapangan politik, ekonomi, maupun budaya; 2. Non-kooperatif, yaitu tidak menjalin kerjasama dengan penjajah; 3. Sosio-demokrasi atau marhaenisme, yaitu dengan pengerahan masa rakyat tertindas yang hidup dalam kemiskinan ditanah yang kaya raya. Setelah penangkapan yang dilakukan kepada tokoh PNI yaitu : Ir. Soekarno, Maskun, Gatot Mangkupraja, dan Supriadinata pada tanggal 24 Desember 1929 oleh pemerintah Belanda, kemudian di adili dan dipenjara, PNI terbagi menjadi dua, yaitu : 1. Partai Indonesia (Partindo) dibawah pimpinan Sartono 2. Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru) dibawah pimpinan Moh. Hatta
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

h) Partai Komunis Indonesia (PKI) PKI terbentuk setelah Sarekat Islam Merah memisahkan diri dari Sarekat Islam. Kegiatan PKI diarahkan untuk memepertentangkan antarkelas dalam masyarakat, dengan kekuatan utama terletak pada golongan buruh. i) Gerakan Wanita Gerakan wanita diawali oleh suatu kesadaran untuk meningkatkan derajat kaum wanita (emansipasi). Perkembangan gerakan wnaita dibagi menjdi beberapa tahap : 1. Tahap pertama (feodalisme), menuntut adanya persamaan peran antara golongan wanita dan pria. Tokoh tahap ini adalah R.A. Kartini dan Dewi Sartika. 2. Tahap kedua (masa pergerakan nasional), ditandai dengan munculnya organisasi kewanitaan, baik yang bergerak dalam bidang pendidikan, social, maupun bidang lain. Tujuannya mendukung pergerakan nasional dalam rangka mencapai kemerdekaan. 3. Tahap ketiga (persatuan gerakan wanita), ditandai dengan Kongres Wanita I tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Tujuannya unyuk mempererat hubungan antar perkumpulan wanita guna memperbaiki nasib wanita. Dan tgl 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu. j) Taman Siswa Didirikan tanggal 3 Juli 1922 oleh Ki Hajar Dewantara di Yogyakarta. Tujuannya adalah untuk mewujudkan masyarakat yang tata tentram, tertib, dan damai. k) Pemufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) Berdiri 17 Desember 1926, yang terdiri dari gabungan PNI, PSI, Algeme Studi Club, BO, Pasundan, Serikat Sumatra, Kaum Betawi, Indonesische Studie Club, Serikat Madura, Tirtayasa, dan Serikat Celebes. Tokohnya : Ir. Soekarno (PNI) dan Dr. Sukiman (Sarekat Islam). l) Kongres Pemuda 1. Kongres Pemuda I, di Jakarta, 30 April 1926 2. Kongres Pemuda II, di Jakarta, 27-28 Oktober 1028 m) Partai Indonesia Raya (Parindra) Budi Utomo dan Persatuan Bangsa melaui kongres di Solo tanggal 24-26 Desember 1935, berfusi menjadi Parindra (Partai Indonesia Raya), dan Dr. Soetomo sebagai ketua. n) Majelis Islam Ala Indonesia (MIAI) Dibentuk pada tanggal 25 September 1937 di Surabaya. Dicetuskan oleh K.H. mas Mansur dari Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan dari Muhammadiyah, dan K.H. Abdul Wahab dari NU. o) Gabungan Politik Indonesia (GAPI) Didirikan tanggal 21 Mei 1939 dibawah pimpinan Muh. Husni Tamrin.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

6.

Asas kegiatan GAPI, yaitu : 1. Hak menentukan nasibnya sendiri 2. Persatuan nasional diseluruh bangsa Indonesia berdasarkan demokrasi dalam bidang sosial, politik, dan ekonomi 3. Mengadakan kesatuan aksi seluruh pergerakan nasional Identitas Nasional Identitas Nasional berasal dari kata Indentitas dan Nasional. Identitas berarti cirri khas yang menandai tentang suatu hal. Sedangkan Nasional berarti memiliki sifat kebangsaan. Dari kedua pengertian tersebut, Identitas Nasional adalah ciri khas yang menandai suatu bangsa. Indentitas nasional tumbuh dan berkembang berdasarkan nilai-nilai masyarakat yang memunculkan perasaan solidaritas nasional.

7.

Faktor Pembentukan Indentitas Nasional Faktor yang mempengaruhi pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia meliputi : Primordial, sacral, tokoh, bhineka tunggal ika, konsep sejarah, perkembangan ekonomi, dan kelembagaan (Ramlan S., 1992). Symbol-simbol Identitas Nasional Symbol-simbol yang menjadi identitas nasional bangsa Indonesia adalah : Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Lambang Negara Garuda Pancasila.

8.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB V KEBUTUHAN DAN KELANGKAAN BARANG DAN JASA

1.

Kebutuhan Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk dapat bertahan hidup dan mencapai kemakmuran. Kebutuhan manusia jumlahnya tak terbatas (keinginan, harapan, impian) dan dapat muncul kapan saja, dimana saja. Jenis Kebutuhan Berdasarkan: a. Intesitas: 1. Primer (sandang, pangan, papan: rumah, makanan, pakaian) 2. Sekunder (pelengkap saja, contoh: HP, komputer) 3. Tersier (untuk meningkatkan status sosial: mobil) b. Sifat: 1. Jasmani (berkaitan dengan badan) 2. Rohani (untuk kepuasan sendiri) c. Subyek: 1. Individual (kebutuhan tiap-tiap orang) 2. Umum (kebutuhan banyak orang) d. Waktu: 1. Sekarang (harus dipenuhi segera) 2. Akan Datang (tidak mendesak dan masih dapat ditunda)

2.

3.

Faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan: a. Peradaban/ Perkembangan jaman, karena adanya perkembangan dan kemajuan dalam berbagai bidang membuat taraf kebutuhan manusia pun semakin meningkat. b. Lingkungan, karena perbedaan alam membuat penduduk di daerah dengan kekayaan alam, iklim, dan lokasi yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda pula. c. Adat/ Budaya, karena tiap kelompok individu atau masyarakat memiliki tradisinya sendiri yang berbeda-beda. d. Agama, karena kebutuhan untuk upacara keagamaan yang diperlukan juga berbeda. Benda / Alat pemuas kebutuhan b. Menurut cara memperolehnya : 1. Benda ekonomi (terbatas, ada pengorbanan)

4.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

2. Benda bebas (tanpa harus mengeluarkan pengorbanan) c. Menurut tujuan pengunaannya : 1. Barang konsumsi (langsung digunakan konsumen untuk memenuhi kebutuhan) 2. Barang produksi (barang yang digunakan untuk menunjang kelamcaran proses produksi) d. Menurut ketahanannya : 1. Barang tidak tahan lama / undurable goods 2. Barang tahan lama / durable goods 3. Barang tidak habis pakai / permanent goods e. Menurut sifat industri : 1. Hasil industry alami / genetik 2. Hasil industry ekstraktif / pertambangan 3. Hasil industry pabrik 4. Hasil industry jasa 5. Hasil industry jasa penyaluran barang f. Menurut hubungan antar benda: 1. Benda yang berperan khusus / kegunaannya tidak dapat digantikan dengan yang lain; tanah udara 2. Benda komplementer / berguna dengan benda lain; ballpoint dan tinta 3. Benda subtitusi / sebagai pengganti benda lain; beras diganti jagung 5. Kelangkaan Barang dan Jasa Kelangkaan Barang dan Jasa adalah kondisi dimana kita tidak memiliki cukup SDA untuk memenuhi kebutuhan kita. a. Faktor penyebab kelangkaan barang dan jasa adalah: 1. Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang tersedia di alam 2. Kerusakan SDA akibat ulah manusia 3. Keterbatasan kemampuan manusia mengolah SDA 4. Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat (1,2,4,8) dibandingkan penyediaan sarana kebutuhan (1,2,3,4) Opportunity cost/ biaya peluang Opportunity cost/ biaya peluang adalah nilai yang dikorbankan untuk memilih alternative kegiatan yang lain.

6.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB VI PERMASALAHAN UTAMA EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI

A.

Masalah Ekonomi Menurut Ekonomi Modern Aliran ekonomi klasik menyebutkan bahwa masalah pokok ekonomi yaitu: produksi, distribusi, dan konsumsi. Menurut ekonomi modern permasalahan pokok ekonomi pada prinsipnya sama dengan ekonomi klasik, hanya penekanannya yang berbeda. Menurut ekonomi modern, masalah pokok ekonomi terkait dengan : 1. Jenis dan jumlah barang yang akan di produksi [Apa dan berapa yang di produksi?] Berkaitan dengan jenis dan jumlah barang serta jasa yang akan diproduksi. Oleh karenannya, produsen harus berorientasi pada pasar, yaitu didasarkan pada keinginan konsumen dan daya belinya. 2. Cara produksi [Bagaimana cara memproduksi?] Berkaitan dengan masalah penggunaan berbagai sumber daya dan teknik yang akan digunakan dalam produksi. Baik itu teknologinya maupun metode produksi yang digunakan dalam proses produksi. 3. Pendistribusian [Untuk siapa diproduksi?] Berkaitan dengan masalah penyaluran atau membagi habis hasil produksi kepada para konsumen. Selain itu juga terkait dengan siapa yang memerlukan barang tersebut dan siapa yang menikmati hasilnya. Sistem Ekonomi Sebagai Solusi Masalah Ekonomi Sistem ekonomi atau system perekonomian adalah suatu sistem sosial kemasyarakatan atau perpaduan dari aturan-aturan atau cara-cara yang merupakan satu kesatuan yang digunakan dalam rangka mencapai kemakmuran serta mencapai tujuan dalam perekonomian. Faktor-faktor yang memepengaruhi perbedaan sistem perekonmian antar Negara : 1. Falsafah dan dasar ideologi yang dianut 2. Situasi dan kondisi masyarakat, pemerintah, dan Negara yang bersangkutan 3. System dan struktur sosial kemasyarakatan 4. Mata pencaharian masyarakat pada umumnya di Negara yang bersangkutan Macam-macam Sistem Perekonomian 1. Sistem ekonomi tradisional Ciri-ciri : a. Teknik produksi dipelajarai secara turun-temurun dan bersifat sedehana

B.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

b. c. d. e. f.

Hanya sedikit menggunakan modal Pertukaran dilakukan system barter (barang dengan barang) Belum mengenal pembagian kerja Masih terikat dengan tradisi Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

2. Sistem Ekonomi Komando / Ekonomi Sosialis Diperkenalkan oleh Karl Max. Ciri-ciri : a. Sumber daya produksi dan alat dikuasai dan dimiliki Negara, hak milik perorangan tidak diakui b. Pekerjaan yang tersedia, dan rakyat tidak memiliki kebebasan memilih pekerjaan c. Kebijakan perekonomian ditentukan oleh pemerintah Kebaikan sistem ekonomi komando : a. Karena kendali dipegang pemerintah, maka pemerintah lebih mudah mengendalikan berbagai keburukan ekonomi b. Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi, sehingga pasar dalam negeri lebih lancar c. Relatif mudah melakukan di distribusi pendapatan d. Jarang terjadi krisis ekonomi Keburukan sistem ekonomi komando : a. Mematikan inisiatif individu untuk maju b. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat c. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam meiliki sumber daya Contoh Negara : Kuba dan RRC 3. Sistem Ekonomi Pasar / Ekonomi Liberal Ciri ciri : a. Semua sumber produksi menjadi milik rakyat b. Pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan produksi c. Masyarakat terbagi menjadi dua golongan; pemberi kerja dan penerima kerja d. Timbul persaingan dalam masyarakat e. Kegiatan ekonomi didasarkan pada laba f. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan pasar Kebaikan : a. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi b. Setiap individu bebas memilih sumber-sumber daya produksi c. Timbul persaingan untuk maju d. Menghasilkan barang bermutu tinggi e. Efisiensi dan efektivitas tinggi
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Keburukan : a. Sulit melakukan pemerataan pendapatan b. Sumber daya produksi mengeksploitasi golongn pekerja c. Muncul monopoli yang merugikan masyarakat d. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian Contoh Negara : Amerika Serikat, Inggris 4. Sistem ekonomi campuran Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Kegiatan ekonomi diserahkan pada kekuatan pasar, namun sampai pada batas tertentu, karenapemerintah tidak ingin ada leas kendali dalam suatu kegiatan ekonomi. C. Sistem Perekonomian Indonesia Ada sebagian ahli mengatakan bahwa Indonesia menganut system ekonomi campuran, antara liberais dan sosialis. Sistem perekonomian Indonesia tumbuh dan berkembang dari nilai-nilai khas bangsa indoensia sendiri. TAP MPR Nomor IV/MPR/1978, menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah Demokrasi Ekonomi. Dalam demokrasi ekonomi, masyarakat memegang peranan aktif dalam kegiatan pembangunan, dan pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan dunia usaha. Ciri-ciri : a. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan b. Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasia oleh Negara c. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat d. Warga Negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan e. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat f. Fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh Negara Ciri-ciri negatif yang sering terjadi pada system ekonomi kapitalis dan sosialis dalam Demokrasi Ekonomi : a. System free fight liberalism, yang menumbuhkan eksploitasi manusia dan bangsa lain b. System etatisme, yang mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit diluar sector Negara c. Monopoli, yang merupakan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok D. Pemecahan Masalah Perekonomian Melalui Sistem Ekonomi 1. Pemecahan masalah apa yang diproduksi? a. Dalam system perekonomian liberal / ekonomi pasar Melalui mekanisme harga. Produsen memproduksi barang bila konsumen membayar harga tinggi. b. Dalam system perekonomian sosialis / ekonomi komando

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

c.

Dilakukan langsung oleh pimpinan Negara atau suatu komite perencanaan yang ditunjuk. Dalam system ekonomi campuran Memodifikasi kebijakan melalui pengenaan pajak, pemberian subsidi, dan pengeluaran/ pembelanjaannya.

2. Pemecahan masalah bagaimana memproduksi? a. Dalam system perekonomian liberal / ekonomi pasar Teknik terbaik yang akan dipakai dalam memproduksi suatu barang atau jasa ialah yang menimbulkan biaya produksi paling sedikit. b. Dalam system perekonomian sosialis / ekonomi komando Dilakukan pecahkan suatu komite perencanaan, namun tidak bergantung pada mekanisme harga. c. Dalam system ekonomi campuran Melaui mekanisme harga yang dimodifikasikan dengan kemapuan masyarakat dan kebijakan pemerintah. 3. Pemecahan masalah untuk siapa diproduksi? a. Dalam system perekonomian liberal / ekonomi pasar Melalui mekanisme harga. Prosdusen memproduksi barang yang memenuhi selera konsumen. b. Dalam system perekonomian sosialis / ekonomi komando Dilakukan pecahkan suatu komite perencanaan. c. Dalam system ekonomi campuran Memadukan mekanisme harga dan kebijakan pemerintah.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB VII PERMINTAAN DAN PENAWARAN

1.

Permintaan Permintaan (demand) adalah keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu. Hal-hal yang berkaitan dengan konsep permintaan antara lain : a. Pertama, kuantitas yang diminta merupakan kuantitas yang diinginkan. b. Kedua, keinginan konsumen tersebut disertai oleh kemampuan serta kesediaan untuk membeli. c. Ketiga, kuantitas yang diminta dinyatakan dalam satuan waktu. Hukum permintaan Hukum permintaan berbunyi : Apabila harga suatu barang dan jasa menigkat, maka

2.

kuantitas yang diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila suatu barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang diminta akan meningkat, ceteris paribus.
3. Table Permintaan Table permintaan adalah table yang menunjukan kuantitas suatu barang dan jasa yang diminta selama periode waktu tertentu pada berbagai tingkat harga dengan asumsi factorfaktor lainnya konstan. Kurva Permintaan Kurva permintaan adalah garis yang menghubungkan titik-titik potong antara harga dan kuantitas yang diminta. Faktor Pergeseran Kurva Permintaan Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan menyebabkan pergeseran kurva permintaan bergeser ke kiri dan ke kanan : a. Harga barang komplementer dan barang subtitusi b. Jumlah pendapatan c. Jumlah dan karakteristik penduduk d. Perubahan tradisi, mode, dan selera masyarakat e. Perkiraan dan harapan masyarakat f. Hari raya keagamaan g. Kondisi social dan ekonomi

4.

5.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

6.

Fungsi permintaan Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang/jasa dan jumlah barang atau jasa yang diminta . Fungsi permintaan secara matematis :

QD = f(PD) QD = a b PD Ket : QD = kuantitas permintaan PD = harga barang atau jasa a, b = konstanta


Untuk membuat fungsi permintaan dapat menggunakan bantuan kurva permintaan dan rumus sebagai berikut :

=
Dimana: P1 dan Q1 = harga dan kuantitas awal P2 dan Q2 = harga dan kuantitas akhir PD dan QD= harga dan kuantitas permintaan 7. Penawaran (supply) Penawaran (supply) adalah kuantitas barang dan jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu. Hukum penawaran Hukum penawaran berbunyi : Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka

8.

kuantitas yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya, apabila suatu harga barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang ditawarkan juga akan menurun, ceteris paribus.
9. Table penawaran Table penawaran adalah table yang menunjukan kuantitas suatu barang dan jasa yang ditawarkan selama periode waktu tertentu pada berbagai tingkat harga.

10. Faktor Pergerakan Kurva Penawaran Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dan menyebabkan pergeseran kurva permintaan bergeser ke kiri dan ke kanan : a. Kemajuan teknologi b. Biaya produksi c. Persediaan sarana produksi d. Peningkatan jumlah produsen e. Peristiwa alam f. Ekspektasi atau harapan produsen g. Harga barang dan jasa lain 11. Fungsi penawaran Fungsi penawaran adalah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang/jasa dan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan . Fungsi permintaan secara matematis :
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

QS= f(PS) QS = a + b PS Ket : QS = kuantitas penawaran PS = harga barang atau jasa a, b = konstanta
Untuk membuat fungsi permintaan dapat menggunakan bantuan kurva permintaan dan rumus sebagai berikut :

=
Dimana: P1 dan Q1 = harga dan kuantitas awal P2 dan Q2 = harga dan kuantitas akhir PS dan QS= harga dan kuantitas penawaran

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

BAB VIII HARGA KESEIMBANGAN DAN ELASTISITAS

1.

Harga keseimbangan Harga keseimbangan adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran, atau disebut juga harga ekuilibirium. Keseimbangan terjadi ketika kuantitas yang ditawarkan oleh produsen sama dengan kuantitas yang diminta oleh konsumen. Pembeli Berdasarkan Subjeknya Berdasarkan subjeknya, pembeli dipasar dikelompokan sebagai berikut : a. Pembeli marjinal b. Pembeli super marjinal c. Pembeli submarjinal Penjual Berdasarkan Harga Subjektifnya Berdasarkan harga subjektifnya, penjual dipasar dieklompokan sebagai berikut : a. Penjual marjinal b. Penjual super marjinal c. Penjual sub marjinal Pembeli Marjinal dan Pembeli Super Marjinal Pembeli marjinal dan pembeli super marjinal tergolong Pembeli potensial, yaitu pembeli yang ingin membeli dan mempuntai kemampuan untuk membeli. Sedangkan pembeli sub marjinal termasuk pembeli absolut, yaitu pembeli yang berkeinginan untuk membeli tetapi tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk membeli. Elastisitas Permintaan Elastisitas permintaan adalah sebuah ukuran seberapa besar derajar kepekaan permintaan terhadap perubahan harga.

2.

3.

4.

5.

ED =

Keterangan : ED = koefisien elastisitas permintaan P = harga awal Q = kuantitas awal yang diminta
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

Q = perubahan kuantitas yang diminta P = perubahan harga 6. Jenis elastisitas permintaan : a. Permintaan elastis; ED > 1 b. Permintaan inelastis; ED < 1 c. Permintaan elastis uniter; ED = 1 d. Permintaan elastis sempurna; ED = 0 Factor-faktor yang Mempengaruhi Elatisitas Permintaan : a. Ketersediaan barang subtistusi b. Proporsi pendapatan yang dibelanjakan untuk suatu barang c. Kategori barang, kebutuhan pokok, atau kebutuhan mewah d. Keragaman pengunaan barang Elastisitas Penawaran Elastisitas penawaran adalah sebuah ukuran seberapa besar derajaan kepekaan penawaran terhadap perubahan harga.

7.

8.

ES =

Keterangan : ED = koefisien elastisitas penawaran P = harga awal Q = kuantitas awal yang ditawarkan Q = persentase perubahan kuantitas yang ditawarkan P = perubahan harga 9. Jenis Elastisitas Penawaran: a. Penawaran elastis; ES > 1 b. Penawaran inelastis; ES < 1 c. Penawaran elastis uniter; ES = 1 d. Penawaran elastis sempurna; ES = e. Penawaran inelastis sempurna; ES = 0

10. Factor-faktor yang Mempengaruhi Elatisitas Penawaran : a. Waktu yang dibutuhkan untuk berproduksi b. Daya tahan barang c. Mobilitas factor produksi d. Kemudahan produsen baru untuk memasuki pasar 11. Elastisitas busur Elastisitas busur adalah elastisitas yang di peroleh dengan menghitung titik tengah atau rata-rata harga dan kuantitas.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

ED =

( (

) )

Keterangan : ED = koefisien elastisitas permintaan P1 = harga awal P2 = harga setelah berubah Q = kuantitas awal yang diminta Q = (Q2 Q1) = perubahan kuantitas yang diminta P = (P2 P1) =perubahan harga

BAB IX PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA

1.

Struktur Pasar Struktur pasar adalah berbagai hal yang dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar, misalnya jumlah perusahaan dalam pasar, skala produksi, dan jenis produksi. Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaingan sempurna adalah pasar dengan ciri-ciri : banyak terdapat pembeli dan penjual; barang yang diperdagangkan bersifat homogeny; informasi pasar lengkap; dan harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran. Kurva Permintaan Pada pasar persaingan sempurna, kurva permintaan untuk satu perusahaan berbentuk garis lurus horizontal, yang berarti bahwa perusahaan tidak dapat mengubah harga pasar, berapapun jumlah produksinya yang dijual kepasar. Manfaat dari pasar persaingan sempurna Manfaat dari pasar persaingan sempurna adalah untuk mendidik masyarakat melakukan proses produksi secara efisien, sehingga produk yang sampai ke masyarakat adalah produk dengan mutu terbaik, namun dengan harga murah. Monopoli Monopoli adalah suatu pasar dimana penawaran satu jenis barang atau berjenis-jenis barang di kuasai oleh satu perusahaan. Peran pemerintah dalam mencegah terjadinya monopoli Peran pemerintah dalam mencegah terjadinya monopoli adalah membuat peraturan dan kebijakan untuk perusahaan yang berpotensi untuk memonopoli pasar. Oligopoly Oligopoly adalah pasar dimana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)


SMK KIMIA YTK PALEMBANG : Jl. Jend. Sudirman Km. 3,5 Palembang 30126, Tepl/Fax: (0711) 362393 e-mail : smkkimia_palembang@yahoo.co.id

8. Pasar persaingan monopolistic adalah suatu pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang dengan jenis yang berbeda.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------By : Retno Kartika Sari e-mail : retnokartika171@yahoo.com; retno.kartika717@gmail.com; web : http://.wordpress.com facebook : retnokartika171@yahoo.com