Anda di halaman 1dari 8

GANGGUAN TIDUR PADA USIA LANJUT Ashwin Marcel R*, Maula Gaharu**, Silvia F Lumempouw***

ABSTRACT

Sleep is a physiological phenomenon which is important to regulate the body system. It needs 30% of daily time for effective sleep. The physiology of sleep consists of complex process and involves various neurotransmitters from brainstem nuclei and also hormone. Sleep process consists of Non !apid "ye #ovement $N!"#% and !apid "ye #ovement $!"#% which turn each other & ' times in a sleep cycle. In degenerative process li(e in geriatrics) the time for effectiveness sleep will decrease. Therefore) ade*uate sleep cannot be achieved and it will ma(e some sleep complaint. Keyword: Sleep) Non !apid "ye #ovement) !apid "ye #ovement
ABSTRAK

Tidur merupa(an suatu fenomena fisiologis yang penting dalam men+aga (eseimbangan regulasi sistem tubuh. ,ibutuh(an se(itar 30% dari wa(tu dalam sehari untu( tidur efe(tif. -isiologi tidur merupa(an proses yang (omple(s dan melibat(an bermacam neurotransmiter dari nu(leus batang ota( serta peran hormonal. .roses tidur terdiri dari tidur Non !apid "ye #ovement $N!"#% dan tidur !apid "ye #ovement $!"#% yang a(an bergantian dalam satu si(lus tidur sebanya( & ' si(lus. .ada proses degenerasi yang ter+adi pada individu usia lan+ut) wa(tu tidur efe(tif a(an sema(in ber(urang. Sehingga tida( tercapai (ualitas tidur yang ade(uat dan a(an menimbul(an berbagai macam (eluhan tidur. Kata Kunci: Tidur) Non !apid "ye #ovement) !apid "ye #ovement

/Neurolog !S. .ersahabatan 0a(arta //!esiden ,epartemen Neurologi -a(ultas 1edo(teran 2niversitas Indonesia ///Staff penga+ar ,epartemen Neurologi -a(ultas 1edo(teran 2niversitas Indonesia

PENDAHULUAN Tidur adalah suatu fenomena dasar yang penting dari ehidupan! "ira# ira sepertiga ehidupan manusia di$alan an dengan tidur! "eluhan tidur merupa an hal yang umum ter$adi pada orang lan$ut usia! "stablished .opulations for "pidemiologic Studies of the "lderly %&'&S&( mendapat an dari )*** responden, se itar +), -erusia di atas ./ tahun dengan eluhan gangguan tidur!0 "eluhan tidur umumnya -erupa wa tu tidur yang urang, mudah ter-angun malam hari, -angun pagi le-ih awal, rasa mengantu sepan$ang hari dan sering tertidur se$ena ! 1anya hal menye-a- an penurunan ualitas tidur pada usia lan$ut antara lain peru-ahan irama sir adian, adanya penya it medi , psi iatri , efe samping o-at#o-atan dan e-iasaan tidur yang -uru !

2alam menilai eluhan tidur pada usia lan$ut harus dapat di-eda an gangguan tidur patologis dari peru-ahan normal pola tidur, pengenalan ge$ala#ge$ala selama tidur atau -angun, serta evaluasi luas tentang eluhan tidur! Tu$uan penilaian itu adalah untu mening at an wa tu tidur malam hari sehingga dapat -erfungsi di siang hari pada usia lan$ut! 3ntu mengarah pada tu$uan di atas perlu dipahami arti dan dampa tidur serta memahami fisiologi dari tidur terutama pada usia lan$ut! FISIOLOGI TIDUR Tidur merupa an proses normal yang -ersifat a tif, teratur, -erulang, reversi-el yang di-utuh an oleh ota untu menun$ang proses fisiologisnya! + Tidur memili i fungsi restorasi yang penting untu termoregulasi dan cadangan energi tu-uh! 'ada saat tidur tenaga yang hilang dipulih an dan ter$adi pelemasan otot! Tidur adalah suatu fenomena ehidupan yang -erlangsung dalam suatu si lus tidur#-angun -erupa si lus sir adian yang secara langsung diatur oleh pusat sir adian di nu leus supra iasmati us hipotalamus regio anteroventral, yang mempengaruhi si lus endo rin dan pola si ap4-ehavior secara langsung atau ta langsung! +#5 Fisiologi tidur dapat diterang an melalui gam-aran a tivitas sel#sel ota selama tidur! A tivitas terse-ut dapat dire am melalui gelom-ang ota pada ele troensefalogram %&&G(, gera an mata pada ele troo ulogram %&6G( dan tonus otot pada ele tromiogram %&MG(! 'encatatan varia-el terse-ut di enal se-agai polisomnografi!+ 'ada &&G dapat tergam-ar an fase yang ter$adi pada proses tidur! Fase sadar merupa an dominasi a tivitas alfa voltase rendah, sangat cepat emudian a an masu fase mengantu -erupa gelom-ang alfa campuran 7#0+ spd! Fase tidur normal terdiri dari + tipe 8 9R&M yang ter-agi dalam 5 stadium dan R&M! Tidur 9R&M merupa an -agian ter-esar wa tu tidur normal, ira# ira :/, yang terdiri dari stadium 0 8 /,, + 8 5/,, ; 8 0+,, 5 8 0;, dan R&M +/,! Sedang an tidur R&M ditandai oleh gera an -ola mata on$ungasi yang cepat pada semua arah gera arena gera an twiching otot mata! 2i luar gera an ini mata tenang! Refle s tendon melemah atau hilang, te anan darah dan pernafasan mening at dan pada pria disertai ere si penis!0 Tidur R&M dan 9R&M secara -ergantian selama hampir 7*#0** menit, -ah an tidur R&M dapat -erulang dalam urun wa tu urang dari 0* menit dengan durasi yang sema in lama! 2alam semalam, si lus tidur R&M dan 9R&M dapat ter$adi se-anya 5#. si lus!/ 'eran neurotransmiter dalam regulasi tidur -elum $elas di etahui! 2iduga si lus tidur#-angun merupa an hasil intera si nu leus#nu leus di -atang ota , formasio reti ularis dan orte s sere-ri! Sistem ini diatur oleh neurotransmiter yang dihasil an oleh nu leus raphe dan locus coeruleus di -atang ota ! 9u leus raphe menghasil an serotonin! "erusa an nu leus ini menurun an adar serotonin sehingga tim-ul gangguan tidur! Sedang an -ila locus coeruleus yang menghasil an norepinefrin dipacu $uga a an menurun an tidur R&M dan mening at an eadaan ter$aga %tidur R&M dipelihara oleh me anisme adrenergi (! Sistem lim-i se-agai pusat emosi $uga -erhu-ungan dengan eadaan ter$aga4-angun, mung in -erhu-ungan dengan ansietas dan depresi yang dapat mengganggu tidur! Sistem dopaminergi dan asetil olin diduga $uga -erperan dalam me anisme tidur!5 FISIOLOGI TIDUR PADA USIA LANJUT

'ola tidur -angun -eru-ah sepan$ang ehidupan seseorang sesuai dengan -ertam-ahnya usia! 'ada masa neonatal, tidur R&M mewa ili le-ih dari /*, wa tu tidur total, lama tidur se itar 07 $am atau le-ih! <umlah wa tu tidur menurun cepat sehingga pada usia 0 tahun lama tidur se itar 0; $am, ;*, merupa an tidur R&M! Ana #ana mengguna an 0*#0; $am untu tidur, ;*, -erupa tidur R&M! 2ewasa muda mem-utuh an :#7 $am tidur, dengan 9R&M :/, dan R&M +/,! 2istri-usi ini relatif tetap sampai usia tua namun tidur R&M -eru-ah dengan latensi yang cenderung ter$adi le-ih awal!.,: Gelom-ang ota -eru-ah sesuai dengan pertam-ahan usia! 'ada usia lan$ut tidur 9R&M stadium 0 dan + cenderung mening at, a tivitas gelom-ang alfa menurun, sementara pada stadium ; dan 5 a tivitas gelom-ang delta menurun atau hilang! Sehingga ondisi ter$aga yang dapat tim-ul +#5 ali selama tidur normal pada dewasa muda, pada orang tua a an mening at! 6rang tua le-ih mudah ter$aga oleh stimulasi internal atau e sternal dan le-ih menyolo pada pria di-anding an wanita! 9ar olepsi atau $atuh tertidur se-entar pada siang hari $uga mening at fre uensinya pada usia tua! "ontinuitas tidur -er urang sehingga menurun an efisiensi tidur se-anya +*, di-anding an dewasa muda! =alau se-enarnya rata#rata wa tu tidur total pada usia lan$ut hampir sama dengan dewasa muda, tapi orang tua le-ih -anya mengha-is an wa tu di tempat tidur, selain arena efisiensi tidur yang -er urang, $uga arena merasa le-ih letih dan merasa harus le-ih -anya tidur!+, 7 'ada usia lan$ut $uga ter$adi peru-ahan si lus sir adian! 2ewasa muda umumnya mengantu pada $am 0*#00 malam lalu tertidur selama 7#) $am, ter-angun se itar $am .#7 pagi! 'ada usia lan$ut $am -iologi men$adi le-ih pende , fase tidur le-ih ma$u, sehingga orang tua memulai tidur le-ih awal dan -angun le-ih awal pula! Selain itu orang tua sering ter-angun pada malam hari sehingga -angun pagi terasa ta segar, siang hari mengalami elelahan dan le-ih sering tertidur se$ena ! =a tu tidur malam tampa le-ih urang sehingga mere a merasa mengantu sepan$ang hari! Ge$ala ini sering disalah#arti an se-agai ecemasan atau depresif! =alaupun demi ian perlu di-eda an dengan gangguan tidur spesifi arena gangguan medis atau psi iatri tertentu! 7, ) 'eru-ahan eadaan hormonal yang -er$alan sesuai si lus sir adian seperti pola tidur $uga -eru-ah sesuai usia! Ter$adi penurunan se resi hormon pertum-uhan, prola tin, tiroid dan ortisol! >ormon#hormon itu di eluar an terutama selama tidur gelom-ang lam-at4dalam! 2emi ian $uga se resi melatonin -er urang! >ormon ini -erperan $uga dalam mengontrol irama sir adian! Se resinya terutama pada malam hari, -erhu-ugan dengan rasa mengantu ! Se resinya $uga diham-at dengan adanya pemaparan lampu# lampu pada malam hari!5, 7 GANGGUAN TIDUR PADA USIA LANJUT Ada -e-erapa macam lasifi asi gangguan tidur! "lasifi asi menurut American Sleep ,isorder 3ssociation %AS2A( di enal se-agai The International 4lassification of Sleep ,isorders %?@S2( ter-agi ; golongan -esar 8 2issomnia, 'arasomnia dan Gangguan Tidur yang -erhu-ungan dengan "elainan Medi 4'si iatri !+,0* 'ada lasifi asi menurut 2SM ?A, dissomnia dan parasomnia dimasu an dalam lasifi asi gangguan tidur primer! Bang termasu dalam dissomnia antara lain insomnia primer, hipersomnia primer, nar olepsi, elainan tidur yang -erhu-ungan dengan pernafasan, gangguan sir adian4ritme tidur, dan dissomnia ta spesifi ! Sedang an parasomnia,

termasu didalamnya antara lain 8 nightmare disorder) sleep terror disorder) sleepwal(ing disorder %somna-ulisme(, parasomnia ta spesifi %seperti -ruCisme, tidur R&M dengan gangguan perila u, sleep tal(ing, gangguan ritme gera an, elumpuhan tidur(! 1eri ut a an di-ahas -e-erapa macam gangguan tidur yang sering di$umpai! INSOMNIA ?nsomnia sepintas normal di$umpai pada orang yang mengalami stress emosional, rasa nyeri atau peru-ahan pada rutinitas! ?nsomnia yang -erlangsung -erminggu#minggu perlu dicari penye-a-nya! 'olisomnografi memperlihat an pasien dengan eluhan insomnia memili i $umlah tidur normal, sehingga se-ai nya insomnia diarti an se-agai e-utuhan tidur no turnal yang le-ih lama agar dapat -erfungsi optimal pada siang hari! ?nsomnia didefinisi an se-agai etida mampuan memulai tidur atau mempertahan an eadaan tidur! Gangguan ini dapat -ersifat sementara atau transien dan -ersifat ronis! 'asien dengan insomnia transien -iasanya ta ingin e do ter! Ada $uga insomnia sementara yang -ersifat situasional di mana pasien $ustru mempengaruhi do ter untu mem-eri o-at tidur dalam wa tu yang diperlu an! 'ada insomnia persisten4 ronis -iasanya eluhan -erupa esulitan memulai tidur -u an mempertahan an tidur, -iasa arena ansietas yang disomatisasi atau perila u maladaptif tentang tidur! Terapi paling efe tif -erupa terapi perila u untu mengurangi4mengatur wa tu di tempat tidur, edu asi untu esehatan tidur atau rela sasi otot yang progresif! Medi amentosa -iasanya dengan senyawa -era tivitas sing at, masa paruh urang dari ; $am dapat menginisiasi tidur dan ta tera umulasi dalam tu-uh le-ih dian$ur an pada pasien usia tua dengan meta-olisme yang lam-at! 6-at#o-at yang -iasa diguna an -isa -ersifat sedatif hipnoti seperti -ar-iturat, sedatif ansioliti dan hipnoti seperti -enDodiaDepin! Tran uilaiDer seperti fenotiaDin, haloperidol, antidepresan dengan efe hipnoti seperti trisi lin, ansioliti , antihistamin, anti onvulsan, -ah an analgesi dapat diguna an pada insomnia, tergantung eadaan pasien!00 NARKOLEPSI 9ar olepsi di enal se-agai elainan tidur yang tim-ul pada dewasa muda, tapi -isa -erlan$ut hingga usia tua! 9ar olepsi merupa an eadaan yang ditandai oleh rasa cape 4lelah yang -erle-ihan di siang hari disertai serangan tidur! Fre uensi di$umpai pada *,*:, populasi! Ge$ala -erupa serangan tidur yang sulit dilawan, tim-ul pada saat yang tida wa$ar misal saat menyetir mo-il, ma an, -erdis usi, tim-ul mendada tapi dapat didahului oleh rasa antu yang -erat! Serangan ter$adi -e-erapa ali seminggu, dapat -e-erapa ali perhari, lamanya 0#0* menit! Setelah serangan tim-ul masa refra ter selama -e-erapa $am, pasien merasa segar, -aru emudian masu serangan -eri utnya! Saat serangan tidur dapat ditemui ataple si %hilangnya tonus otot secara umum4parsial, pasien $atuh, melemah di sendi lutut atau epala mene ur -e-erapa deti (, lumpuh tidur, halusinasi hipnagogi ! Lumpuh tidur -erupa ta dapat -ergera se$ena , temporer dan pasien sadar a an hal ini, tim-ul saat transisi antara tertidur dan ter-angun! >alusinasi hipnagogi merupa an halusinasi auditif atau visual yang EhidupF sering mena ut an, tim-ul saat a an mau tidur atau mau -angun! Se-agian -esar penderita menun$u an pola mula tidur R&M -ila tidur malam4siang! Medi amentosa -erupa stimulasi saraf pusat dengan metilfenidat 0*#;* mg ;C4hari dapat mengurangi $umlah

serangan tidur dan mening at an esiagaan! 6-at lain8 antidepresan trisi li lonipramine, MA6 inhi-itor seperti fenelDine! ),00

seperti

GANGGUAN TIDUR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNAFASAN Gangguan tidur yang -erhu-ungan dengan pernafasan se-enarnya merupa an transisi dari eadaan yang normal4fisiologis hingga eadaan patologis! Sering ali ditemui pada orang tua yang sehat sampai yang memili i dasar elainan patologis tertentu, dapat -ersifat su- linis sampai eadaan yang -erat yang mengancam $iwa! 2ari ge$ala su- linis yang merupa an variasi normal, linis ringan -erupa mengoro , adang disertai apnea sing at, hipopnea dan hipo semia, -er em-ang men$adi o-stru tif apnea sampai sindrom obstru(tive sleep apnea yang paling -erat! 'ada linis yang sudah menim-ul an sleep apnea, pernafasan -erhenti selama le-ih dari 0* deti , fre uensi rata#rata le-ih dari 0*C4$am wa tu tidur malam! &fe samping dari sindrom sleep apnea antara lain nyeri epala wa tu -angun pagi, depresi, deteriorasi intele tual, hipertensi sistemi , hipertensi pulmonal, aritmia $antung sepintas dan stro e! 1ila apnea ter$adi lama, ter$adi desaturasi o sigen yang -erat, te anan darah mening at -erat, stro e, aritmia $antung sampai henti $antung dan mati mendada ! 'ada pasien stro e yang menim-ul an efe gangguan tidur dan gangguan pola nafas, mem-eri an eluaran fungsional yang le-ih -uru ! "onsumsi al ohol dan o-at hipnoti se-ai nya dihindari arena memper-erat serangan apnea! 1erat -adan harus diturun an! 'ada asus ringan dapat diterapi dengan lompiramin dan medroCyprogresteron asetat! 'ada asus emergensi dila u an tra eostomi! Tinda an definitif dapat -erupa -edah maCillofacial, uvulopalatofaringoplasti! 7,),00 GANGGUAN GERAK Termasu di dalamnya adalah !estless 5eg Syndrome %RLS( dan .eriodic 5imb #ovement %'LM(! 'revalensi edua elainan ini mening at dengan -ertam-ahnya usia tua! !estless 5eg Syndrome atau dise-ut se-agai "(born6s syndrome ge$alanya -erupa perasaan ta ena pada salah satu tung ai, ada dorongan untu terus menggera an tung ainya eti a a an tidur atau sensasi seperti cacing4semut di dalam tung ainya atau perasaan -erat4lelah! Sensasi a an -er urang -ila menggera an a inya atau -er$alan! 2apat ditemui pada ehamilan, anemia, gagal gin$al dan elainan meta-oli lain! Tatala sana medi amentosa antara lain dengan -enDodiaDepin, opiat dan o-at dopaminergi %levodopa, -romo riptin(! .eriodic 5imb #ovement disorder atau dise-ut se-agai Myo lonus 9o turnal, -erupa gera an#gera an sing at, stereotipi , -erulang dan -u an merupa an gera an epileptiform! Ter$adi terutama pada tidur 9R&M, ge$ala -erupa fle si unilateral4-ilateral i-u $ari a i, pergelangan a i, fle si parsial lutut dan pang al paha! Gera an ter$adi selama *,/#/ deti -erulang setiap +*#5* deti ! 2apat ter$adi pada defisiensi asam folat, elainan gin$al, anemia, penggunaan antidepresan! "eluhan sering hanya -erupa tidur yang ta nyenya ! Terapi dengan -enDodiaDepin %clonaDepam(, levodopa dosis ecil dan opiat!+,00 GANGGUAN TIDUR IRAMA SIRKADIAN. Gangguan tidur ini memperlihat an fase tidur yang melam-at, wa tu tidur#-angun le-ih lam-at, esulitan tertidur pada wa tu yang diingin an, sedang an total $umlah wa tu yang diguna an tidur normal! Tatala sana antara lain dengan menghindari cahaya pada

malam hari %ruangan tetap gelap(, dan pada siang hari dipa$an an dengan cahaya matahari %cahaya matahari merupa an sta-ilisator ter-ai terhadap irama sir adian(! @ara lain dengan menunda secara -ertahap wa tu tidur selama -e-erapa hari sampai dicapai wa tu yang diingin an! Ada pula yang menco-a mem-eri an melantonin pada usia lan$ut untu mem-antu gangguan tidur! "ecenderungan normal pada orang lan$ut usia -erupa onset tidur le-ih awal dan -angun le-ih awal, sering $uga menim-ul an perasaan lelah pada siang hari! Tipe +et lag dan tipe pergeseran er$a pada lan$ut usia le-ih rentan, dapat dicegah dengan mengu-ah wa tu ma an4tidur se-elum -epergian!+,7,00 PARASOMNIA Ge$ala parasomnia seperti somnam-ulisme, night terror, -iasanya tim-ul pada usia ana dan sering hilang pada proses pertum-uhan! Sedang an ge$ala parasomnia -erupa gangguan perila u selama tidur dapat muncul pada usia tua! Ter$adi peninggian tonus selama tidur R&M, tim-ul a tivitas motori sesuai isi mimpi! 'asien mung in -erlari, melompat, menin$u, terutama pada pria! "eadaan ini dapat -erhu-ungan dengan sindrom putus Dat al ohol, sedatif, pengo-atan antidepresan trisi li , gangguan neurologi seperti stro e dan elainan degeneratif!+,7 Nocturnal 5eg 4ramps -erupa sensasi elelahan dan nyeri pada otot a i atau -etis yang tim-ul selama tidur, sehingga mem-angun an penderita! Gangguan ini ditemui pada elainan meta-oli , dia-etes dan ehamilan dan dapat tim-ul pertama ali pada usia lan$ut!+ GANGGUAN TIDUR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONDISI MEDIK UMUM Tiap $enis gangguan tidur dapat dise-a- an oleh ondisi medi umum seperti gangguan gastrointestinal, asma, -ron itis, nyeri epala, nyeri arena artritis, neoplasma, infe si, elainan degeneratif, elainan endo rin %dia-etes melitus, hipertiroid(, elainan $antung %gagal $antung(, arterios lerosis dan elainan neurologis! "elainan medi umum ini sering didapat pada usia tua! "eluhan tidur yang dapat tim-ul -erupa esulitan untu tertidur, sering ter-angun malam hari dan eluhan lainnya!+,00 GANGGUAN TIDUR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MENTAL/PSIKIATRIK LAIN 'ada depresi -erat dapat di$umpai latensi R&M yang pende , menurunnya tidur stadium 5 dan ehilangan wa tu tidur total! 6nset tidur relatif normal, tapi sering ter-angun le-ih awal di pagi hari dan sulit tidur em-ali! 'ada anCietas ter$adi perpan$angan latensi tidur, tidur gelisah disertai mimpi yang mena ut an dan serangan pani muncul selama tidur itu sendiri! 'ada psi osis dapat di$umpai insomnia atau mengantu yang -erle-ihan! 'asien mung in menun$u an perpan$angan latensi tidur, pengurangan tidur delta, latensi R&M yang pende ! "ondisi demensia dan delirium ditandai oleh pening atan durasi dan fre uensi ter$aga malam hari, pening atan tidur stadium 0, -er urangnya gelom-ang lam-at %stadium ; dan 5( dan tidur R&M, mengantu -erle-ihan di luar masa tidur dan sering serangan tidur se$ena ! +, PENATALAKSANAAN Setelah penega an diagnosis gangguan tidur, penatala sanaan sedapat mung in mengarah pada elainan yang mendasarinya dengan mengingat -ahwa pada usia lan$ut

sering ali le-ih dari 0 fa tor ausal yang saling -erintera si! 1e-erapa penelitian menun$u an esulitan tidur dan seringnya ter-angun malam hari -erhu-ungan dengan mening atnya umur, ting at esehatan yang -uru , depresi, angina, a tivitas harian %A2L( yang ter-atas dan penggunaan -enDodiaDepin dan hipnoti yang ta teratur! 'engo-atan usia lan$ut $uga meliputi pengo-atan medi amentosa dan nonmedi amentosa! 'engo-atan medi amentosa perlu mempertim-ang an -anya fa tor, antara lain -ahwa pasien mung in pernah mendapat an resep o-at -ervariasi, emung inan dapat ter$adi intera si o-at yang mem-ahaya an dan pengo-atan itu sendiri dapat menye-a- an gangguan tidur! 'erlu dipertim-ang an -ahwa pasien lan$ut usia memili i la$u meta-olisme dan e s resi yang urang efe tif, sering mengalami efe farma ologis yang -er epan$angan %seperti mual, sedasi, gangguan ognitif, gangguan perila u, psi omotor, dll(! "arena itu dian$ur an penggunaan medi amentosa dosis rendah, wa tu er$a sing at dan secara reguler diamati efe samping o-at! Tu$uan pengo-atan adalah mening at an efe tivitas tidur malam hari dengan tetap -erfungsi -ai di siang hari! 1er-agai penelitian mengata an penggunaan antidepresan le-ih efe tif daripada golongan hipnoti sedatif! 'engo-atan nonmedi amentosa penting didahulu an pada pasien lan$ut usia dengan melatih pasien mengu-ah pola hidup, pola tidur yang sehat, pola ma an serta eterli-atan eluarga4perawat4orang#orang lain di se itar pasien! <enis terapi nonmedi amentosa yang di enal antara lain8 + a! Tidur sehat universal! 2alam hal ini melatih pasien untu memili i e-iasaan tidur yang sehat, teratur! Ruangan tidur harus tenang, gelap %saat malam(, hangat, menghindari e-iasaan -er-aring se-elum wa tu tidur, menghindari a tivitas -erle-ihan se-elum tidur, $angan ma an ma anan ecil se-elum lapar atau $am ma an, $angan menonton televisi di amar tidur, hindari onsumsi o-at tidur -er epan$angan, dan e-iasaan# e-iasaan lainnya! -! Terapi stimulus ontrol, tu$uannya untu mengatasi esulitan memulai tidur! @ara yang dian$ur an antara lain8 pergi e tempat tidur hanya saat ingin tidur, tempat tidur hanya untu tidur! <angan menonton televisi, mem-aca, ma an, -er-icara di telepon di tempat tidur! Setelah di tempat tidur $angan sering melihat $am, sering -angun atau pergi e amar lain atau mela u an sesuatu yang mengham-at antu , $am awal tidur yang tepat dan usaha an -angun pagi saat yang tepat! c! Terapi restri si tidur8 mengurangi wa tu di tempat tidur dapat menolong onsolidasi tidur pasien! Misal pasien hanya dapat tidur / $am dari total 7 $am -er-aring, ma a wa tu untu -er-aring di urangi! 2ian$ur an mengurangi wa tu tidur ta le-ih dari 5 $am perhari! Tidur di luar $am tidur harus dihindari! d! Terapi rela sasi dan biofeedbac(, antara lain hipnosis diri, rela sasi progresif, latihan pernafasan dalam efe tif untu rela sasi! 7iofeedbac( mem-eri an stimulus fisiologi untu rela sasi! DAFTAR PUSTAKA
0! +! 1liwise 2L! 9ormal Aging! ?n 8 "ryger M>, editor! Sleep Medicine, ; rd ed, London8 =1 Saunders @oG +***! p! +.#;7, 5;0#5;.! Morre @A, =illiams RL, >irsh owitD! Sleep 2isorders! ?n8 Sadoc 1, Sadoc AA, editors! "aplan H Sadoc Is @omprehensive teCt-oo of 'sychiatry, vol +! :th ed! 'hiladelphia8 Lippincot =ill H =il insG +***! p! 0.::#0.))!

Ture F=! @ircadian Rhythms, -asic mechanism! ?n8 'roceedings of /0 th Annual Meeting of the American Academy of 9eurologyG 0))) April 0#7G Toronto8 6ntarioG 0)))! 7-s!**5#) J 07! 5! @Deisler @, "halsa S1! The >uman @ircadian Timing System and Sleep#=a e regulation! ?n8 "ryger M>, editor! Sleep Medicine, ;rd ed! London8 =1 Saunders @oG +***! p! +.#;7, 5;0#5;.! /! Lum-anto-ing! 9eurogeriatri! <a arta8 1alai 'ener-it F"3?G +**0! p! /;#.0! .! 6rem <! 'hysiology in sleep! ?n8 "ryger M>, editor! Sleep Medicine! ;rd ed! London8 =1 Saunders @oG+***! p! +.#;7, 5;0#5;.! :! "ryger M>! Sleep Medicine8 sleep and its disorders! ; rd ed! London8 =1 Saunders @oG +***! p! +.#;7, 5;0#5;.! 7! >aponi &F! 2isordered sleep ini the elderly! ?n8 >aDDard =R, editor! 'rinciples of Geriatric Medicine and Gerontology! 1oston8 Mc Graww >illG 0))*! p! 00*)#00+0! )! Sadoc 1, Sadoc AA! "aplan H Sadoc Is poc et hand-oo of clinical psychiatry! 'hiladelphia8Lippincot =illiams H =il insG +**0! p! +*7#+0:! 0*! 9owel '2, >och @@, Reynolds @F! Sleep disorders! ?n8 @offey @&, editor! TeCt-oo of Geriatric 9europsychiatry! +nd ed! 9ew Bor 8The American 'sychiatric 'ressG+***! p! 5*0#50*! 00! Feldman R, Meyer <, KuenDer L! 'rinciples of 9europsycho pharmacology! Toronto8Sinauer AssG0)):! p! ;.., ;.:, :07, :0)! ;!