Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem Kardiovaskuler pada manusia sangat kompleks.

Sistem ini merupakan sistem yang sangat vital peredaran darah dan pertukaran gas CO 2 dengan O 2 . Didalamnya terjadi berbagai mekanisme fisiologis, anatomi, biokimia, dan juga histologi. Selain yang normal, pada sistem ini banyak sekali kelainankelainan atau penyakit yang dialami apabila terjadi suatu gangguan. Pada referat kali ini, kelompok kami akan khusus membahas kelainan Kardiovaskular yaitu penyakit Gagal Jantung. Gagal Jantung merupakan topik yang menarik untuk di bahas dan di cari tinjauan pustakanya maupun hal-hal yang berkaitan, karena penyakit ini merupakan penyakit yang sering terjadi apabila terjadi suatu kerusakan struktur atau fungsi jantung. Alasan kelompok kami memilih topik gagal jantung adalah karena sekarang ini banyak kasus gagal jantung dengan faktor resiko dari kebiasaan atau gaya hidup masyarakat sendiri yaitu orang dengan kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktifitas fisik yang terlalu berat, nutrisi kurang, orang dengan riwayat hipertensi. Konsumsi obat-obatan dengan mekanisme kerja menekan kontraktilitas miokardium misalnya obat doksorubisin juga dapat menyebabkan kerusakan miokardium yang pada akhirnya terjadi gagal jantung. Gagal jantung merupakan keadaan dimana jantung tidak lagi mampu memompa darah ke jaringan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, di tandai oleh sesak nafas dan fatik ( saat istirahat atau saat aktivitas ) yang

disebabkan oleh kelainan struktur atau fungi jantung. Komplikasi yang di timbulkan adalah terjadinya gagal jantung kongestif yang menyebabkan kerusakan pada jantung kanan dan kiri sehingga fungsinya tidak berjalan dengan baik. Penyakit gagal jantung bisa menyebabkan kematian sekitar 40-50 %. Dampak yang di timbulkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu tidak bisa melakukan aktifitas fisik yang berat, karena dapat memperparah atau menyebabkan timbul gejala. Gagal jantung membutuhkan perawatan di rumah sakit yang memerlukan biaya yang cukup banyak sehingga menjadi beban bagi keluarga apalagi bagi keluarga dengan status ekonomi menen