Anda di halaman 1dari 20

JOURNAL READING

PERSPECTIVES IN CLINICAL GASTROENTEROLOGY AND HEPATOLOGY Reported Side Effect and Co p!ication" of Lon#$ter In&i'itor U"e( Di""ectin# t&e E)idence* Proton P% p

Di"%"%n o!e&( A%!ia E+"i""i ,-./,0.1234

Pe 'i 'in#( dr. Jaco'%" A!'ert5 SpPD5 6$GEH

6EPANITERAAN 6LINI6 IL7U PENYA6IT DALA7 8A6ULTAS 6EDO6TERAN UNISSULA SE7ARANG RSUD DR. ADHYAT7A TUGUREJO

SE7ARANG /,-/ HALA7AN PENGESAHAN

T%#a" Pre"enta"i Ref!e+"i 6a"%" I! % Pen9a+it Da!a ( SEORANG LA6I : LA6I 31 TAHUN DENGAN 6ELUHAN SESA6 NA8AS DAN NYERI DADA

O!e& ( A%!ia E+"i""i ,-./,0.1234

Telah dipresentasikan pada hari Rabu, 28 Agustus 2012

Pembimbing :

dr. ;%!fac& i <a&a'5 Sp.PD$8ina"i

DA8TAR 7ASALAH
No 1! Masalah aktif "#$ N%#A 2 Tanggal 2& ' 08 ' 2012 eterangan ( ), $oto thoraks terakhir pertanggal *+08+2012 2! ,ispepsia 2& ' 08 ' 2012

&

LAPORAN 6ASUS STATUS PENDERITA I. ANA7NESIS


A. Identita" Nama -mur 0enis elamin Agama Peker4aan Alamat No! "M Tanggal Pemeriksaan =. 6e!%&an Uta a 5esak nafas C. Ri>a9at Pen9a+it Se+aran# Pasien datang ke poli pen9akit dalam R5-, Tugure4o untuk kontrol "e"a+ nafa", sesak dirasa pasien ketika r% a&n9a en%?% +e a!a &ari "e&a'i" 'e+er?a sebagai seorang sopir truk, atau ketika pasien 'er?a!an nai+ dari e"?id, atau 4ika ke:apekan "ete!a& 'era+ti)ita" 'erat seperti angkat ' angkat barang, nai+ t%r%n tan##a! 5esak dirasa 1 '%!an ini dan "e+aran# "%da& 'er+%ran#, sesaat sebelum sesak timbul pasien biasa merasa n9eri di dada 'ai+ +anan a%p%n +iri "eperti dit%"%+ : t%"%+ 4arum, n9eri tida+ di?a!ar+an, akan tetapi terkadang punggung pasien 4uga terasa n9eri! 5aat sesak pasien 4uga merasakan ?ant%n#n9a 'erde'ar : de'ar, 'er+erin#at din#in dan tangan pasien #e etar. 5aat timbul serangan sesak pasien han9a bisa duduk bersandar karena "e"a+ "e a+in 'erta 'a& apa'i!a pa"ien 'er'arin# , sesak . : Tn! T : ./ tahun : 1aki 2 laki : 3slam : 5opir truk : Talangsari 6endan &+733 5emarang : 28!.*!88 : 2& Agustus 2012 (

kemudian akan 'er+%ran# "endiri "ete!a& 'eri"tira&at 'e'erapa "aat! 5aat / bulan 9ang lalu saat sesak pasien merasakan +a+in9a 'en#+a+ baik kanan maupun kiri tapi sekarang tidak kambuh lagi! =%an# air +eci! pa"ien !ancar5 bening, tidak sakit maupun gatal, buang air besar pasien 4uga lan:ar sehari satu kali, lembek ;arna kuning! Pasien teratur minum obat dari dokter dan sesak sudah 4arang kambuh ke:uali pasien ke:apekan! Pasien tida+ era"a de a sekarang maupun saat sesak, 'at%+ dan era"a %a!, pi!e+ "aat "e"a+ ?%#a di"an#+a!, pa"ien "aat "e"a+ muntah disangkal! 5elain itu pasien 4uga merasakan perutn9a +e '%n# dan ra"an9a tida+ n9a an, kembung baru dirasakan / &ari ini sehabis kemarin sore pasien a+an #oren#an dan in% e", rasa kembung tidak mengganggu akti<itas pasien, han9a terasa tidak n9aman, dan pasien tidak merasa kembungn9a berhubungan dengan sesak dan n9eri dadan9a! Pasien tida+ era"a+an peri& di per%t5 dan pasien tida+ te!at &ati di"an#+a!, pasien merasa %a!, a+an! pana" di %!% %nta& di"an#+a!5 pasien sudah

membeli obat maag 9ang dibeli di ;arung kembung sudah luma9an berkurang, tetapi masih terasa tidak n9aman di perut! Ri;a9at mengkonsumsi ?a % : ?a %an &ita a%p%n a%p%n o'at pe#e! !in% di"an#+a!, 'a' ?%#a di"an#+a! ! Pasien merupakan %nta& >arna &ita

seorang pero+o+ a+tif 9ang dalam sehari bisa habis 1 bungkus batang rokok, akan tetapi semen4ak / bulan 9ang lalu pasien sudah mengurangi konsumsi rokok hingga han9a & ' / batang per hari! Pasien dirumah sudah en#%ran#i +o!e"tero!. D. Ri>a9at Pen9a+it Da&%!% 2 2 2 2 Ri;a9at tekanan darah tinggi Ri;a9at sakit gula Ri;a9at sakit 4antung muntah dan 4uga bengkak di kedua kaki : ,isangkal : ,isangkal : ,iakui a+an : a+anan 9an# en#and%n# #ara a%p%n

Ri;a9at mondok / bulan 9ang lalu akibat sesak, n9eri dada, mual ,

2 2 2

Ri;a9at sakit asma Ri;a9at alergi Ri;a9at operasi

: ,isangkal : ,isangkal : ,isangkal

E. Ri>a9at Pen9a+it 6e!%ar#a 2 2 2 2 2 ,i keluarga tidak ada 9ang mengalami keluhan serupa Ri;a9at tekanan darah tinggi Ri;a9at sakit gula Ri;a9at asma Ri;a9at sakit 4antung : ,isangkal : ,isangkal : ,isangkal : ,isangkal

8. Ri>a9at 6e'ia"aan 2 2 2 Ri;a9at minum 4amu Ri;a9at minum obat2obatan Ri;a9at minum2minuman suplemen : ,isangkal : ,iakui : ,isangkal

Meminum obat ' obat se:ara teratur untuk pengobatan 4antung pasien

G.Ri>a9at So"ia! E+ono i Pasien merupakan sopir truk! 5aat ini, pasien berobat dengan bia9a dari 0AM (5MA5! H.Ri>a9at Gi@i 5ebelum sakit, pasien makan teratur tiga kali sehari dengan nasi, sa9ur, tahu, dan tempe, terkadang daging, telur dan ikan! 0arang mengkonsumsi buah2buahan! 6eberapa hari terakhir, se4ak sakit nafsu makan pasien menurun, sehari makan han9a 1 ' 2 kali dan sedikit! 5ebelum sakit pasien tidak men4aga pola makan, akan tetapi setelah pernah opname terakhir pasien mulai mengurangi konsumsi garam maupun 9ang ban9ak kolesterol I. Ana ne"i" Si"te

eluhan utama epala Mata

: : :

Se"a+

a!a

&ari "ete!a& 'era+tifita"

5akit kepala >2?, pusing >2?, nggli9er >2?, 4e4as >2?, leher kaku >2? Penglihatan kabur >2?, pandangan ganda >2?, pandangan berputar >2?, berkunang2kunang >2?!

#idung Telinga

: :

Pilek >2?, mimisan >2?, tersumbat >2? Pendengaran berkurang >2?5 berdenging >2?, keluar :airan >2?, darah >2?!

Mulut

5aria;an >2?, luka pada sudut bibir >2?, bibir pe:ah2pe:ah >2?, gusi berdarah >2?, mulut kering >2?!

Tenggorokan 5istem respirasi

: :

5akit menelan >2?, suara serak >2?, gatal >2?! Se"a+ nafa" ABC, batuk >2?, dahak >2?, batuk darah >2?, mengi >2?, tidur mendengkur >2? Se"a+ nafa" "aat 'era+ti)ita" ABC5 n9eri dada ABC5 'erde'ar$de'ar ABC5 +erin#at din#in ABC

5istem kardio<askuler :

5istem gastrointestinal :

7%a! ABC5 muntah >2?5 perut mules >@?, diare >2?, n9eri ulu hati >2?, nafsu makan menurun >2?, 66 turun >2?!

5istem muskuloskeletal :

N9eri otot >2?, n9eri sendi >2?, kaku otot >2?, 'adan cepat cape+ ABC

5istem genitourinaria

5ering ken:ing >2?, n9eri saat ken:ing >2?5 keluar darah >2?, berpasir >2?, ken:ing nanah >2?, sulit memulai ken:ing >2?, ;arna ken:ing kuning 4ernih, an9ang2an9angan >2?5 ber;arna seperti teh >2?!

(kstremitas: Atas

1uka >2?, kesemutan >2?, bengkak>2?, sakit sendi >2?, panas >2?, berkeringat >2?, palmar eritema >2?

6a;ah

1uka >2?, gemetar >@?, u4ung 4ari dingin >2?,

kesemutan di kaki >2?, sakit sendi >2?, bengkak >2? kedua kaki 5istem neuropsikiatri : e4ang >2?, gelisah >2?, kesemutan >2?, mengigau >2?, emosi tidak stabil >2? 5istem 3ntegumentum : ulit kuning >2?, pu:at >2?, gatal >2?, ber:ak merah kehitaman di bagian dada, punggung, tangan dan kaki >2? II. PE7ERI6SAAN 8ISI6 Pemeriksaan fisik dilakukan pada tanggal 2& Agustus 2012 : -. 6eadaan U % 6aik, kesadaran :ompos mentis, kesan giAi :ukup /. Stat%" Gi@i 66: =0 kg T6: 1=/ :m 6M3B kg+m2 esan: Normo;eight D. Tanda Vita! Tensi Nadi 5uhu 3. 6%!it 3kterik >2?, petekie >2?, turgor :ukup, hiperpigmentasi >2?, kulit kering >2?, kulit hiperemis >2? 1. 6epa!a 6entuk meso:ephal, rambut ;arna hitam, mudah di:abut >2?, luka >2? 4. <a?a& 5imetris, moon fa:e >2? E. 7ata on4ungti<a pu:at >2+2?, s:lera ikterik >2+2?, mata :ekung >2+2?, perdarahan subkon4ungti<a >2+2?, pupil isokor >&mm+&mmC5 reflek :aha9a >@+@? normal, ar:us senilis >2+2?, katarak >2+2? : 110+80 mm#g : 10= C+menit, irama reguler, isi dan tegangan :ukup : &*,8D " >peraCiller?

Respirasi : 18 C+menit, tipe thorakoabdominal

2. Te!in#a 5ekret >2+2?, darah >2+2?, n9eri tekan mastoid >2+2?, gangguan fungsi pendengaran >2+2? 0. Hid%n# Napas :uping hidung >2+2?, sekret >2+2?, epistaksis >2+2?, fungsi pembau baik -,. 7%!%t 5ianosis >2?, bibir kering >2?, sianosis >2?, stomatitis >2?, mukosa basah >2? gusi berdarah >2?, lidah kotor >2?, lidah hiperemis >2?, lidah tremor >2?, papil lidah atrofi >@? di bagian tepi --. Le&er 5imetris, tra:hea di tengah, )6 membesar >2?, tiroid membesar >2?, n9eri tekan >2?, JVP RBD c -/. T&ora+" Normo:hest, simetris, retraksi supraternal >2?, retraksi inter:ostalis >2?, spider ne<i >2?, pernapasan tipe thora:o2abdominal, sela iga melebar >2?, pembesaran kelen4ar getah bening aksilla >2?, rambut ketiak rontok >2? 3nspeksi Palpasi : 3:tus :ordis tidak tampak : 3:tus :ordis +%at an#+at di SIC V5 / c !atera! !inea Perkusi : batas 4antung : SIC V5 / c !atera! !inea idc!a)ic%!ari" "ini"tra kiri atas kanan atas pinggang 4antung esan Auskultasi : 53" 33 linea sternalis sinistra : 53" 33 linea sternalis deCtra : 53" 333 linea parasternalis sinistra e!e'ar +e !atera! : : +onfi#%ra"i ?ant%n# cordi" tera'a D ?ari kiri ba;ah ca%do idc!a)ic%!ari" "ini"tra5 ict%"

#R : 10= kali+menit, reguler 60 3233 reguler, bising >2?, gallop >2?

P%! o( ,epan 3nspeksi: 5tatis : normo:hest, simetris kanan kiri, retraksi >2? pergerakan paru simetris Palpasi: 5tatis : simetris, sela iga tidak melebar, retraksi >2?, tidak ada 9ang tertinggal ,inamis : Pengembangan paru simetris, tidak ada 9ang tertinggal $remitus : fremitus raba kananBkiri Perkusi: anan iri Auskultasi: anan : 5uara dasar <esikuler >@?, suara tambahan EheeAing >2?, ronki basah kasar >2?, ronki basah iri halus >2? tambahan : 5uara dasar <esikuler >@?, suara basah halus>2? 6elakang: 3nspeksi: 5tatis : normo:hest, simetris, retraksi >2? inter:ostalis >2? Palpasi : 5tatis kananBkiri Perkusi: : simetris, sela iga tidak melebar, retraksi >2? kananBkiri, fremitus raba ,inamis : pergerakan ,inamis : pengembangan dada kananBkiri, retraksi : sonor : sonor ,inamis : simetris, retraksi >2?,

;heeAing >2?, ronki basah kasar>2?, ronki

10

anan : sonor iri Auskultasi: anan : 5uara dasar <esikuler >@?, suara tambahan ;heeAing>2?, ronki basah kasar>2?, ronki basah halus >@? iri : suara dasar <esikuler >@?, suara tambahan ;heeAing>2?, ronki basah kasar>2?, ronki basah halus >@? -D. P%n##%n# ifosis >2?, lordosis >2?, skoliosisi >2?, n9eri ketok :osto<ertebra >2? -3. A'do en 3nspeksi : dinding perut se4a4ar dinding dada, spider ne<i >2?, sikatriks >2?, striae >2? Auskultasi : peristaltik >@? normal, 6ising usus >@? normal Perkusi Palpasi : pekak beralih >2?, pekak sisi >2?, timpani di semua kuadran abdomen : supel, n9eri tekan epigastrik >2?, hepar tidak teraba, lien tidak teraba, ro<sing sign >2?, n9eri men4alar ke punggung >2?, turgor kembali :epat -1. Genito%rinaria -lkus >2?, sekret >2?, tanda2tanda radang >2? -4. 6e!en?ar #eta& 'enin# in#%ina! Tidak membesar -E. E+"tre ita" Akral dingin ektremitas atas >2+2? ektremitas ba;ah >2+2? Fedem ektremitas atas >2+2? ektremitas ba;ah >2+2? : sonor

11

III. A.

PE7ERI6SAAN PENUNJANG Ha"i! E6G Per tanggal 2& ' 08 ' 2012

7ent rate PR int GR5 dur GT+GT: int P+GR5+T aCis R7/@571 amp R7/@571 amp

10/ bpm 180 ms 8= ms &22+&8& ms *&+2&=+80 1!0.0+0!&1/ 1!&//

12

$rekuensi Ritme 0enis irama Hona Transisi ACis Morfologi gelombang

: 1/00+1. B 10* : ritme reguler : sinus takikardi , irama sinus : Aona transisi di 7/ : lead 1 >@? dan A7$ >2? de<iasi ke kiri : lead 33 terdapat P mitral A7R terdapat 5T ele<asi 7 1 terdapat R2RI R666

=.

8oto t&ora+" "aat opna e tera+&ir )ambaran : kardiomegali dan efusi pleura

IV. DA8TAR 7ASALAH Ana ne"i" 1! 5esak nafas setelah berakti<itas 2! N9eri dada kanan dan kiri terasa seperti ditusuk tusuk &! ,ada berdebar ' debar .! eringat dingin /! Tangan gemetar =! Ri;a9at kaki bengkak / bulan 9ang lalu *! 5aat sesak terasa mual 8! embung 8! Perokok aktif Pe eri+"aan 8i"i+ 10! Takikardi 11! 07P R @& :m 12! 3:tus kordis di i:s 7 2 :m ke lateral linea midkla<ikula 1&! Palpasi iktus kordis teraba & 4ari 1.! 6atas 4antung kiri ba;ah di 53" 7 2 :m ke lateral linea midkla< Pe eri+"aan Pen%n?an# 1/! )ambaran ( ) 5T ele<asi, R666 dan P mitral

1&

1=! $oto rontgen opnam terakhir kardiomegali dan efusi pleura V. RESU7E Pasien datang ke poli pen9akit dalam R5-, Tugure4o untuk kontrol sesak nafas, sesak dirasa pasien ketika malam hari sehabis beker4a sebagai seorang sopir truk, atau 4ika ke:apekan setelah berakti<itas berat! 5esak dirasa / bulan ini dan sekarang sudah berkurang, sesaat sebelum sesak timbul pasien biasa merasa n9eri di dada baik kanan maupun kiri seperti ditusuk ' tusuk 4arum, n9eri tidak di4alarkan, akan tetapi terkadang punggung pasien 4uga terasa n9eri! 5aat sesak pasien 4uga merasakan 4antungn9a berdebar ' debar, berkeringat dingin dan tangan pasien gemetar! sesak semakin bertambah apabila pasien berbaring, sesak kemudian akan berkurang sendiri setelah beristirahat beberapa saat! 5aat / bulan 9ang lalu saat sesak pasien merasakan kakin9a bengkak baik kanan maupun kiri tapi sekarang tidak kambuh lagi! 6uang air ke:il pasien lan:ar, buang air besar pasien 4uga lan:ar Pasien tidak merasa demam sekarang maupun saat sesak, batuk dan pilek saat sesak 4uga disangkal, pasien saat sesak merasa mual, muntah disangkal! 5elain itu pasien 4uga merasakan perutn9a dirasakan 2 hari ini sehabis kemarin sore pasien makan gorengan dan minum es, Pasien tidak merasakan perih di perut, dan pasien tidak telat makan! panas di ulu hati disangkal, pasien merasa mual, muntah disangkal, pasien sudah membeli obat maag kembung sudah luma9an berkurang, tetapi masih terasa tidak n9aman di perut! Ri;a9at mengkonsumsi 4amu ' 4amuan maupun obat pegel linu disangkal, bab hitam maupun muntah ;arna hitam 4uga disangkal! Pasien merupakan seorang perokok aktif 9ang dalam sehari bisa habis 1 bungkus batang rokok, akan tetapi semen4ak / bulan 9ang lalu pasien sudah mengurangi konsumsi rokok hingga han9a & ' / batang per hari! Pasien dirumah sudah mengurangi makan ' makanan 9ang mengandung garam maupun kolesterol! Pemeriksaan fisik peningkatan tekanan <ena 4ugularis @& :m, palpasi i:tus :ordis teraba di 2 :m lateral di i:s linea mid:la<i:ula, palpasi i:tus :ordis teraba & 4ari, batas ba;ah 4antung di i:s 7 2 :m ke lateral dari linea mid:la<i:ula!

1.

Pemeriksaan penun4ang berupa ( ) dan hasil foto thoraks terakhir saat opname didapatkan gambaran kardiomegali dan efusi pleura ANALISIS 1! 2! DA8TAR PRO=LE7 -. CH8 NYHA II /. A'do ina! di"co fort Rencana Pe eca&an 7a"a!a& Pro'!e A. I. CH8 NYHA II A"" ( a""e" ent dia#no"i" Menggunakan kriteria $ramingham untuk mendiagnosis gagal 4antung kongestif 1! 2! &! .! /! =! 6riteria a9or Paroksismal nokturnal d9spneu ,istensi <ena leher Ronkhi paru ardiomegali (dema paru akut )allop 5& 6riteria inor 1 (dema ekstrimitas 2 6atuk malam hari & ,ispnea dIeffort . #epatomegali / (fusi pleura = Penurunan kapasitas <ital 1+& Abnormalitas 1,2,&,.,/,=,*,8,10 "#$ N%#A 33 Abnormalitas 8 abdominal dis:omfort

normal *! Peningkatan 07P * Takikardia J120C+menit 8! Refluks hepato4uguler 8 Ma9or atau minor : penurunan 66 J .,/ kg dalam / hr pengobatan ,iagnosis gagal 4antung kongestif ditegakkan minimal ada 1 kriteria ma9or dan 2 kriteria minor 5udah memenuhi kriteria $ramingharm > riteria ma9or : ardiomegali, peningkatan 07P K riteria minor : dispnea dIeffort! (fusi pleura, edema ekstremitas?

a"". Etio!o#i ( 1/

Menurut tin4auan pustaka berbagai ma:am pen9ebab dan presipitasi )agal 4antung antara lain : 1! ,ekompensasi pada )0 >kardiomiopati? 2! 5indrom koroner akut a! 3nfark miokard + unstable angina dengan iskemik 9ang meluas dan disfungsi iskemik b! &! omplikasi kronik miokard akut :! 3nfark <entrikel kanan risis hipertensi .! Aritmia akut /! Regurgitasi <al<ular, endokarditis =! 5tenosis katup aorta berat *! Miokarditis berat akut 8! Tamponade 4antung 8! ,iseksi aorta 10! ardiomiopati pas:a melahirkan 11! Presipitasi non kardio<askular 12! 5indrom high output Pada kasus ini pasien pernah ra;at inap karena sesak, dada merasa n9eri 9ang khas berupa rasa seperti ditusuk tusuk, n9eri membaik dengan istirahat, timbul setelah berakti<itas, terdapat ge4ala pen9arta mual, muntah, keringat dingin, gemetar dan rasa :emas, kemudian dari foto thorak didapati kardiomegali dan efusi pleura "#$ pada pasien ini berasal dari infark miokard akut

a"". Penata!a+"anaan

1=

algoritme tata laksana "#$

#orrison 3P, hal 1/2. N%#A 3 a:e inhibitor + AR6 4ika intoleran A"(, pas:a M3 tambah 6 blo:ker dan antagonis aldosteronK diuretik apabila ada retensi :airan N%#A 33 A:e inhibitor +AR6 @ 6 blo:ker dan antagonis aldosteron bila pas:a M3 K diuretik @+2 tergantung ban9akn9a retensi :airan N%#A 333 A:e inhibitor + AR6, 6 blo:ker, antagnis aldosteron K diuretik @ digitalis 4ika simtomatik N%#A 37 A"( + AR6, 6 blo:ker, Antagonis aldosteronK digitalis @ diuretik @ :onside, support inotropis sementara Ip DF ( Ip TF : ,igoCin 0,2/ mg 1C1+ hari ,arah rutin blood :ount, elektrolit Pemeriksaan enAim 4antung, " M6, pemeriksaan fungsi gin4al ureum :reatinin, fungsi hepar 5)FT+PT ( ) sudah dilakukan RF Thoraks Asesmen untuk melihat fungsi 17 (khokardiogram+doppler 6iomarker 6NP >6rain Natriureti: Peptide?

1*

3sosorbid dinitrate 10 mg 2C1+hari 6isoprolol $umarate / mg 1C1+hari 5pironola:tone / mg 1 C 1 + hariL

Ip7F : Ip EF Pro'!e (dukasi kepada pasien mengenai pen9akit 9ang diderita oleh pasien Men9arankan kepada pasien untuk seimbang istirahat, olahraga ringan (dukasi pola diet, kontrol asupan garam, air dan kebiasaan merokok maupun alkohol Monitoring 66 II! ,ispepsia Ass! (tiologi Peningkatan sekresi asam lambung )astritis perih di perut atau sering telat makan disangkal Pepti: ul:er muntah hitam disangkal, perih di perut disangkal )(R, tidak ada rasa panas terbakar ulu hati ontrol rutin tiap 1 bulan sekali Monitoring ( ) ,arah rutin $ungsi gin4al dan hepar melihat efek samping obat TT7

A""e" ent

Ass Penatalaksanaan ,apat menggunakan beberapa obat antara lain : Antasid

18

Antara lain berisi natrium bi:arbonat, A1, Mg>F#?2 dan Mg trisiklat beker4a untuk mengurangi rasa sakit dan sebagai adsorben Antagonis reseptor #2 6an9ak digunakan untuk pengobatan dispepsia oleh karena organik seperti tukak lambung, :ontoh obat : :imetidine, ranitidine, dll Proton pump inhibitor $ungsin9a di dalam menghambat sekresi asam lambung, :ontoh obat : omepraAole, lansopraAole, dll )olongan prokinetik 6agus untuk men:egah refluks dan memperbaiki bersihan asam lambung, :ontoh : donperidon, metoklopramid, dll )olongan sitoprotektif Merupakan prostaglandin sintetik, bersifat protektif terhadap mukosa lambung, meningkatkan sekresi bikarbonat, mengurangi sekresi asam lambung, :ontoh obat : misoprostol, enprestil, dll Ip DF ( Pemeriksaan darah rutin leukositosisM $oto abdomen dengan menggunakan kontras -5) abdomen (ndoskopi

Ip TF ( $ Men4aga pola makan 9ang teratur dan menghindari lemak serta min9ak FmepraAole 10 mg 1C1+hari

Ip 7F : 7ital sign, Ip EF : Men4aga pola makan Menghindari makan makanan 9ang pedas, asin atau ke:ut

18

Mengurangi konsumsi rokok

VI.

RENCANA PE7ECAHAN 7ASALAH A!%r 6eter+aitan Pola makan 9ang tidak terkontrol dengan baik a"a!a& Pembentukan plak arteriosklerosis obstruksi pemb! koroner

20