Anda di halaman 1dari 6

PRE PLANNING TAK : SENAM LANSIA DENGAN HIPERTENSI

DI PANTI UNIT REHABILITASI SOSIAL WENING WARDOYO


UNGARAN

DISUSUN OLEH:
AHMAD ZAM ZAMI
EVA CRHISTI
JUMRAH
HENI ASTARINA
NINGSIH ERNAWATI
ARIENDHA

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2013

PRE PLANNING
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK : SENAM LANSIA DENGAN
HIPERTENSI

A. LATAR BELAKANG
Implementasi merupakan langkah pelaksanaan tindakan dari tahap
proses keperawatan. Implementasi inilah yang menentukan apakah masalah
dalam keluarga akan dapat terselesaikan atau tidak. Dalam menentukan
implementasi disesuaikan dengan masalah keperawatan yang muncul dan
intervensi yang telah ditetapkan.
Hipertensi

atau

tekanan

darah

merupakan

masalah

kesehatan

masyarakat yang serius karena jika tidak terkendali atau berkembang dan
menimbulkan komplikasi yang berbahaya, misalnya stroke, penyakit jantung
koroner dan gagal ginjal. Hipertensi bagi banyak orang bukan lagi sekedar
keluhan kronis, melainkan jalan hidup yang bergantung pada obat-obatan dan
kunjungan teratur kedokter untuk resep ulang dan chek-up. Hipertensi
merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah yang terus menerus tinggi
lebih dari normal yaitu 140/90mmHg. Disebut sebagai pembunuh diamdiam karena orang dengan hipertensi sering tidak menampakkan gejala.
Dari hasil pengkajian tanggal 11 November 2013 pada penerima
manfaat didapatkan data bahwa 5 dari 9 penerima manfaat yang menderita
hipertensi juga belum mengetahui tentang tekanan darah tingginya, bahkan
tidak mau mengakui kalau dirinya mempunyai penyakit TD. Dari riwayat
kesehatan dahulu Ny T pernah mengalami serangan stroke sampai dengan
tidak bisa berjalan hingga 6 bulan.
Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dimunculkan suatu masalah
Resiko terjadinya gangguan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan
gangguan sirkulasi akibat ketidakmampuan dalam merawat diri, maka perlu
dilakukan tindakan keperawatan berupa pendidikan kesehatan tentang
hipertensi yang meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pengelolaan
serta pencegahan serangan ulang hipertensi. Intervensi diberikan dengan

tujuan dapat meningkatkan pengetahuan penerima manfaat sehingga mampu


untuk merawat diri.
B. TOPIK
Terapi aktivitas kelompok : senam lansia dengan hipertensi.
C. TUJUAN
1.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan latihan senam lansia dengan hipertensi, penerima
manfaat dapat mempraktekkan gerakan senam secara mandiri untuk
mencegah peningkatan tekanan darah.

2.

Tujuan Khusus
Setelah dilakukan latihan senam lansia dengan hipertensi selama 15
menit di Panti Uresos Wening Wardoyo bagian atas, maka penerima
manfaat mampu :
a. Mamahami tentang penyakit hipertensi
b. Mampu mempraktekkan latihan senam lansia dengan hipertensi secara
mandiri.

D. KRITERIA PENERIMA MANFAAT


Seluruh penerima manfaat di wisma Arimbi di Panti Uresos Wening
Wardoyo yang menderita hipertensi.
E. PROSES SELEKSI PESERTA
Proses seleksi peserta dilakukan dengan cara:
1. Menyeleksi penghuni yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
2. Mengidentifikasi nama, nama panggilan masing-masing penerima manfaat
3. Melakukan kontrak waktu, tempat dan tema.
4. Menjelaskan tujuan kegiatan TAKS secara umum.

F. URAIAN STRUKTUR KEGIATAN


1. Tempat Pertemuan : Wisma Arimbi di Unit Rehabilitasi Sosial Wening
Wardoyo Ungaran.
2. Hari/tanggal

: Jumat, 15 November 2013

3. Waktu

: Jam 09.00 selesai WIB

4. Jumlah Peserta

: 9 penerima manfaat

5. Setting Tempat

: Peserta dan terapis duduk bersama dalam lingkaran

= Leader
= Observer

= Fasilitator
= Penerima manfaat

6. Metode : ceramah, demonstrasi.


7. Perilaku yang ditampilkan:
a. Penerima manfaat mengikuti instruksi dari leader untuk mengikuti
senam dengan baik.
b. Penerima manfaat dapat mengulangi gerakan-gerakan sederhana
senam lansia dengan hipertensi.

8.

Pengorganisasian

Peran
Leader

Tugas

Pemain
Jumrah

Memimpin pelaksanaan TAK

Ningsih ernawati
Heni astarina

Memandu pelaksanaan TAK


Fasilitator

Mengarahkan kelayan selama pelaksanaan

Eva Christy

TAK
Ahmad zam-zami
Observer

Mengamati pelaksanaan TAK

Ariendha

Menyimpulkan hasil TAK (Penilaian)

G. MEDIA
a. Laptop
b. LCD
c. Video senam lansia
d. Kursi
H. TAHAP PELAKSANAAN

LangkahWaktu
Langkah
pembukaan 5 menit

penjelasan

Demontrasi 15
latihan
menit
senam

Mendemonstrasikan
latihan senam hipertensi

evaluasi

Moderator meminta
peserta latihan senam
untuk
mendemonstrasikan

NO.

5 menit

5 menit

Kegiatan Mahasiswa

Kegiatan Sasaran

Memberi salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan maksud
dan tujuan

Memperhatikan dengan
seksama
Menjawab salam

Penyajian materi

Mengikuti kegiatan
penyuluhan sampai
selesai
Peserta ikut berperan
aktif dalam
memperagakan latihan
senam hipertensi
Memberikan pertanyaan
seputar video yang
ditayangkan dan materi
telah disajikan

5
I.

Penutup

5 menit

kembali langkahlangkah senam


hipertensi ( yang mampu
diingat)
Memberi salam
Menjawab salam

Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Peserta sudah diberitahu satu hari sebelumnya
b. Media sudah disiapkan
c. Materi sudah siap
d. Satuan acara sudah disiapkan
2. Evaluasi proses
a. Penerima manfaat mampu memahami penyakit hipertensi
b. Penerima manfaat mampu mendemonstrasikan latihan senam hipertensi
secara mandiri