Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

MATA KULIAH
METEOROLOGI DAN KLIMATOLOGI
MENGHITUNG CURAH HUJAN RATA-RATA
METODE POLYGON THIESSEN DAN ISOHYET

Disusun Oleh :
Nama

: Latifatul Khoiriyah

NIM

: 11/316573/GE/07146

PROGRAM STUDI GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN


FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2013

PERHITUNGAN CURAH HUJAN RATA-RATA (P rata-rata)

Metode Poligon
Diketahui:
Tabel 2. Curah Hujan dan Luas Poligon
Curah hujan

Luas

(Pi)

(Ai)

3621

88353849.06

319929287460.84

3479

272397183.20

947669800357.79

3238

119542839.43

387079714089.94

4208

168658704.23

709715827399.10

4125

97866296.40

403698472643.29

4013

83644061.26

335663617855.02

4027

97900018.02

394243372557.33

4500

99382165.08

447219742867.62

3509

118939573.81

417358964484.59

3478

183816084.28

639312341115.52

1919

20177227.35

38720099282.74

2770

45061173.50

124819450582.53

2771

71370651.13

197768074273.72

3315

163820899.76

543066282716.50

3723

29338680.69

109227908194.28

3908

45644865.99

178380136286.16

4579

85821386.01

392976126547.42

4668

47193128.75

220297525012.62

4954

47678405.14

236198819062.72

3549

71400000.84

253398602968.34

4309

168712104.14

726980456736.26

3270

49714511.89

162566453881.21

3429

85625606.52

293610204744.89

4291

194237932.30

833474967519.59

2846

306759209.43

873036710045.21

3453

274517315.97

947908292045.89

Ai.Pi

P rata-rata

3662.082921

3349
Jumlah

33453901.49

112037116076.44

3071027775.67 11246358366807.50

Sumber: Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jambu Biji (Psidium Guajava) di Kabupaten Bogor dengan
Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Hakim, 2009) dan Hasil Perhitungan

Ditanya:
Curah hujan rata-rata wilayah/daerah (P rata-rata)
Jawab:

Jadi, curah hujan rata-rata Kabupaten Bogor adalah 3662.083 mm/tahun

Metode Isohyet
Diketahui:
Tabel 3. Curah Hujan dan Luas Darah Antar Isohyet

Curah Hujan

Curah Hujan

Luas

(Pn-1)

(Pn)

(An)

1750.00

2000.00

2000.00

(Pn-1+Pn)/2

(Pn-1+Pn)/2.An

109735373.89

1875.00

205753826048.67

2250.00

4855438.59

2125.00

10317807006.16

2250.00

2500.00

75026037.97

2375.00

178186840187.17

2500.00

2750.00

103362782.46

2625.00

271327303953.91

2750.00

3000.00

225172021.34

2875.00

647369561365.27

3000.00

3250.00

413730754.60

3125.00

1292908608128.75

3250.00

3500.00

472088261.87

3375.00

1593297883805.04

3500.00

3750.00

477534778.00

3625.00

1731063570249.90

3750.00

4000.00

563961625.11

3875.00

2185351297281.94

4000.00

4250.00

544185620.69

4125.00

2244765685363.34

4250.00

4500.00

72312852.96

4375.00

316368731696.69

4500.00

4750.00

8365312.31

4625.00

38689569455.98

4750.00

5000.00

1292147.55

4875.00

6299219283.89

Jumlah

3071623007.35

P rata-rata

3490.57

10721699903826.70

Sumber: Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jambu Biji (Psidium Guajava) di Kabupaten Bogor dengan
Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Hakim, 2009) dan Hasil Perhitungan

Ditanya:
Curah hujan rata-rata wilayah/daerah (P rata-rata)
Jawab:

Jadi, curah hujan rata-rata Kabupaten Bogor dengan metode isohyets adalah 3490.57
mm/tahun

SUBSTANSI PETA CURAH HUJAN

Substansi Peta Curah Hujan Rata-rata Tahunan Kabupaten Bogor Metode Poligon

Peta Curah Hujan Rata-rata Tahunan Kabupaten Bogor Metode Poligon ini memuat
informasi mengenai letak stasiun hujan di Kabupaten Bogor. Pada peta ini juga dilengkapi
dengan sebaran curah hujan per stasiunnya. Informasi lain yang terdapat dip eta adalah
jalan arteri, jalan kereta api dan batas administrasi Kabupaten Bogor. Informasi penting
yang belum masuk dalam peta adalah aliran sungai yang melintasi Kabupaten Bogor.
Beberapa wilayah DAS yang melewati Kabupaten Bogor salah satunya adalah DAS
Citarum bagian tengah. Beberapa DAS kecil juga melewati wilayah ini. DAS kecil tersebut
memiliku hulu di Kabupaten Bogor. Informasi lain yang terdapat dip eta adalah informasi
batas administrasi Kota bogor yang kurang esensial.

Substansi Peta Curah Hujan Rata-rata Tahunan Kabupaten Bogor Metode Isohyet

Peta Curah Hujan Rata-rata Tahunan Kabupaten Bogor Metode Isohyet ini memuat
informasi mengenai sebaran curah hujan beserta sebaran stasiun hujannya. Informasi lain
adalah batas administrasi dan garis isohyet. Informasi penting yang tidak dimasukkan
dalam peta adalah nama stasiun hujan dan curah hujan masing-masing stasiun hujan. Hal
ini penting mengingat data tersebutlah yang digunakan sebegai penentu pembuatan
isohyets. Adanya data tersebut diharapkan dapat dipergunakan untuk evaluasi ualng
pembuatan isohyet untuk menentukan sebaran curah hujan.

SUMBER:
Hakim, S.A, 2009, Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jambu Biji (Psidium Guajava) di
Kabupaten Bogor dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis, Skripsi, Bogor:
Institut Pertanian Bogor.