Anda di halaman 1dari 142

PEMANFAATAN TEKNOLOGI WEB MOBILE UNTUK MENGAKSES DATA MAHASISWA PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK STMIK PROVISI SEMARANG

SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat guna menyelesaikan studi akhir Program Sarjana Komputer pada STMIK ProVisi SEMARANG

Disusun oleh :

NAMA NIM PROGRAM STUDI

: : :

Neira Anjar Pujisusilo 114049044 Teknik Informatika

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (STMIK) PROVISI SEMARANG 2006

ii

HALAMAN PERSETUJUAN

Telah disetujui oleh Dosen Pembimbing untuk diajukan di hadapan Tim Penguji Skripsi pada: Hari Tanggal : Rabu : 4 Oktober 2006

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Migunani, S.Kom.

Bayu Hendrawan N, S.Kom., M.T.

# ii

iii

HALAMAN PENGESAHAN

Telah dipertahankan dihadapan tim penguji skripsi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang dan diterima sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom) program studi Teknik Informatika pada : Hari Tanggal : Kamis : 30 November 2006

SUSUNAN TIM PENGUJI Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Migunani, S.Kom. Penguji I

Bayu Hendrawan N, S.Kom., M.T. Penguji II

Sumarno, SE, Msi. Mengetahui Ketua

Rissal Effendi, S.Kom.

Kaprodi Teknik Informatika

Ir. Stefanus Thomas Suhalim, MCSE NPP. 01.04.001

Bayu Hendrawan N, S.Kom., M.T. NPP. 01.04.002

# iii

iv

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatakan bahwa skripsi yang diajukan untuk diuji pada tanggal 30 November 2006 , adalah hasil karya saya. Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara mengambil atau meniru dalam rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan, pendapat, atau pemikiran dari penulis lain, yang saya aku seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri, dan atau tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, dan atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan pada penulis aslinya. Apabila saya melakukan hal tersebut di atas, baik sengaja maupun tidak, dengan ini saya menyatakan menarik skripsi yang saya ajukan sebagai hasil tulisan saya sendiri itu. Bila di kemudian hari terbukti bahwa saya melakukan tindakan menyalin atau meniru tulisan orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, saya bersedia menerima sanksi berupa pembatalan skripsi dari hasil ujian skripsi ini. Semarang, 30 November 2006 Yang menyatakan
Materai Rp. 6000, 00

Neira Anjar Pujisusilo Saksi I Sebagai pembimbing skripsi merangkap anggota Tim Penguji Skripsi

Migunani, S.Kom Saksi 2,sebagai anggota Tim Penguji Skripsi

(Sumarno, SE, Msi.)

iv #

HALAMAN MOTTO

Kehidupan adalah rangkaian proses manusia tumbuh, berjalan dan berubah bersama waktu (N.N.)

v #

vi

HALAMAN PERSEMBAHAN

Hasil kerja keras dari proses pembelajaran di pendidikan tingkat perguruan tinggi, berupa skripsi ini, penulis persembahkan kepada kedua orang tua penulis yang tercinta Bapak Maryono, S.Pd. dan Ibu Siti Aminah, A.Ma Pd., yang telah membesarkan, dan mendidik serta mendukung baik secara materi maupun spiritual kepada penulis hingga penulis mampu mencapai keberhasilan ini, juga untuk adik penulis tersayang, Neira Anjar Budi Wibowo, yang telah memberikan dukungannya, manfaatkan kesempatan dan fasilitas yang ada untuk maju. Penulis persembahkan pula skripsi ini kepada kekasih penulis yang

tercinta, Suci Prasetyo, yang telah memberi dukungan dan semangat agar penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Juga kepada civitas akademika STMIK ProVisi Semarang dan sahabatsahabat sejati yang telah memberikan bantuan materil dan moril serta

pengalaman-pengalaman yang tak ternilai harganya, semoga kesuksesan menyertai kita semua.

vi #

vii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Perkasa, karena berkat ridho-Nya penyusun dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Pemanfaatan Teknologi Web Mobile Untuk Mengakses Data Mahasiswa Pada Sistem Informasi Akademik STMIK ProVisi Semarang. Penyusunan Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk meraih kelulusan Program Strata 1 pada jurusan Teknik Informatika pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang. Pada kesempatan ini penyusun menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar -besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Skripsi ini, terutama kepada: 1. Bapak Ir. Stefanus Thomas Suhalim, MCSE, selaku Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang. 2. Bapak Drs. Noor Miyono, M.Si. selaku Pembantu Ketua I Bidang Akademik Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang. 3. Bapak Bayu Hendrawan N, S.Kom, MT, selaku Dosen Pembimbing dan Ketua Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang. 4. Bapak Migunani, S.Kom, selaku Dosen Wali dan sekaligus sebagai Dosen Pembimbing dalam penyusunan Skripsi ini yang telah mendorong serta

# vii

viii

membimbing penulis untuk mengambil tema teknologi web mobile application sebagai tema skripsi penulis. 5. Seluruh Staf Pengajar dan Karyawan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang. 6. Beberapa teman, keluarga besar dan sahabat : 7 pendekar ProVisi (Candra; Bima; Andhi; Farid; Agung; Wisnu); Komandan PasPamPres (Victor); Kabinet dan Pengurus BEM STMIK ProVisi 2006 (Slamet; Eli; Atik; Ali; Indah; Franky; Arinda; Prasad; Septian; Agung; Agus; Anas; Hesty; Dedy; Fajar; Anton); Vita; Sari; Wawan, Bapak/Ibu Kost dan rekan seatap di Gergaji, Kost Rinjani, dan Amsterdam, terima kasih atas segala yang penyusun terima, baik secara fisik maupun mental, langsung maupun tak langsung telah memperkaya pengalaman dan pengetahuan penyusun dalam proses penyusun berkembang bersama waktu yang berjalan. Penyusun telah berusaha semaksimal mungkin, tetapi karena beberapa keterbatasan, masih banyak kekurangan, baik yang ada pada proses pembuatan dan pada hasil Skripsi ini. Oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga Skripsi ini dapat memberi manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Semarang, September 2006

Penulis

# viii

ix

DAFTAR ISI

Halaman Judul.......................................................................................................... i Halaman Persetujuan ............................................................................................... ii Halaman Pengesahan ............................................................................................. iii Pernyataan Keaslian Skripsi ................................................................................... iv Halaman Motto........................................................................................................ v Halaman Persembahan ........................................................................................... vi Kata Pengantar ...................................................................................................... vii Daftar Isi................................................................................................................. ix Daftar Gambar ...................................................................................................... xiv Daftar Tabel ....................................................................................................... xviii BAB I Pendahuluan .............................................................................................. 1 1.1 Latar Belakang Masalah .................................................................................... 1 1.2 Identifikasi Masalah .......................................................................................... 2 1.3 Perumusan Masalah .......................................................................................... 2 1.4 Batasan Masalah................................................................................................ 3 1.5 Tujuan ............................................................................................................... 3 1.6 Manfaat ............................................................................................................. 4 1.7 Metodologi penelitian ....................................................................................... 4 1.7.1 Objek Penelitian ...................................................................................... 4 1.7.2 Metode Pengumpulan Data ..................................................................... 4 1.8 Pengembangan Sistem ...................................................................................... 5

# ix

BAB II Tinjauan Pustaka ..................................................................................... 6 2.1 Landasan Teori .................................................................................................. 7 2.1.1 Jaringan Komputer .................................................................................. 7 2.1.2 Internet ................................................................................................... 10 2.1.3 Komunikasi Nirkabel(Wireless) ............................................................ 11 2.1.4 Web Mobile ............................................................................................ 15 2.1.5 Mobile device......................................................................................... 16 2.1.6 Aplikasi Perangkat Lunak yang Digunakan .......................................... 16 2.1.7 Arsitektur Mobile Web Application ....................................................... 21 2.1.8 Sistem Informasi .................................................................................... 31 2.1.9 Sistem Informasi Akademik .................................................................. 32 2.1.10 Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Mobile ............................. 33 2.1.11 Basis Data ............................................................................................ 33 BAB III Analisa Dan Desain Sistem .................................................................. 35 3.1 Analisa Sistem................................................................................................. 35 3.1.1 Sistem yang Sudah Ada ......................................................................... 35 3.1.2 Usulan Sistem yang Baru ...................................................................... 35 3.1.3 Data Flow Diagram sistem lama ........................................................... 36 3.1.4 Data Flow Diagram Level Nol Sistem lama.......................................... 37 3.1.5 Data Flow Diagram sistem baru ............................................................ 37 3.1.6 Data Flow Diagram Level Nol Sistem Baru.......................................... 38 3.1.7 Use case diagram Sistem yang Baru ..................................................... 39 3.2. Desain Basis Data .......................................................................................... 39

# x

xi

3.2.1 Perancangan Basis Data Secara Konseptual ......................................... 39 3.2.2 Desain Basis Data Secara Logical ........................................................ 41 3.2.3 Desain Basis Data Secara Fisik ............................................................ 43 3.3 Desain Proses (Flowchart Proses Sistem Secara Menyeluruh) ....................... 45 3.4 Desain Struktur Menu Dan Antar Muka Pengguna ........................................ 50 3.4.1 Desain antar muka halaman awal dan menu utama.............................. 50 3.4.2 Antar muka halaman login pengguna ................................................... 52 3.4.3 Antar muka halaman penerimaan pengguna ........................................ 52 3.4.4 Desain halaman Ganti Password .......................................................... 57 3.4.5 Desain Halaman Akademik .................................................................. 58 3.4.6 Desain Halaman Nilai........................................................................... 60 3.4.7 Desain halaman Jadwal ........................................................................ 61 3.5 Desain Teknologi Dan Arsitektur Sistem (Client-Server Multi User) ............ 63 3.5.1 Desain Teknologi.................................................................................. 63 3.5.2 Desain Arsitektur .................................................................................. 63 3.5.3 Perangkat keras yang dibutuhkan: ........................................................ 64 3.6 Desain Sistem .................................................................................................. 64 3.6.1 Navigasi antar Form ............................................................................. 64 3.6.2 Proses Login Mahasiswa ...................................................................... 65 3.6.3 Proses menampilkan nilai ..................................................................... 68 3.6.4 Proses menampilkan jadwal ................................................................. 73 3.6.5 Proses perubahan password .................................................................. 75 3.6.6 Proses Logout dan atau kembali ke menu utama ................................. 78

# xi

xii

Bab IV Implementasi Sistem .............................................................................. 79 4.1 Kebutuhan Sistem Pendukung ........................................................................ 79 4.1.1 Kebutuhan Perangkat Keras Server Dan Web Hosting ........................ 79 4.1.2 Kebutuhan Perangkat Lunak Server ...................................................... 79 4.1.3 Kebutuhan Perangkat Keras Klien ........................................................ 80 4.1.4 Kebutuhan Perangkat Lunak Klien ....................................................... 80 4.2 Perbedaan Parameter Tahap Implementasi dengan Tahap Perancangan ........ 81 4.3 Proses Implementasi........................................................................................ 85 4.3.1 Web hosting ........................................................................................... 85 4.3.2 Upload ................................................................................................... 86 4.4 Akses Mobile Web Site.................................................................................... 88 4.4.1 Hasil Implementasi ................................................................................ 88 4.4.2 Pengujian Akses dengan Mobile Device ............................................... 96 4.4.3 Pengamatan Hasil Kecepatan Media Akses ........................................ 104 4.5 Analisa Hasil implementasi........................................................................... 105 4.5.1 Analisa Faktor Kecepatan Akses ......................................................... 105 4.5.2 Analisa Faktor Kemampuan Tampilan ................................................ 106 4.6 Masalah dalam Proses Implementasi ............................................................ 107 4.6.1 Masalah dalam Proses Upload ............................................................ 107 4.6.2 Masalah dalam Proses Pengujian Akses.............................................. 107 4.7 Upaya Mengatasi Masalah ............................................................................ 108 4.7.1 Solusi dalam Proses Upload ................................................................ 108 4.7.2 Solusi dalam Proses Pengujian Akses ................................................. 108

# xii

xiii

BAB V Penutup ................................................................................................. 110 5.1 Kesimpulan ................................................................................................... 110 5.1 Saran .............................................................................................................. 111 Daftar Pustaka ..................................................................................................... 114 Lampiran ............................................................................................................. 116

# xiii

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Konsep Client-server........................................................................... 9 Gambar 2.2 Web Server untuk Mobile Web Application ...................................... 22 Gambar 2.3 HTTP request dari Pocket PC ........................................................... 23 Gambar 2.4 Pengolahan HTTP request tahap pertama ........................................ 23 Gambar 2.5 Penyesuaian request dengan Machine.Config dan Web.Config ........ 24 Gambar 2.6 Pemeriksaan URL dan User Agent.................................................... 24 Gambar 2.7 Pengolahan HTTP request tahap kedua ............................................ 25 Gambar 2.8 Parsing dan ASPX Compilation ....................................................... 25 Gambar 2.9 Generating HTML ............................................................................. 26 Gambar 2.10 HTTP Response ............................................................................... 27 Gambar 2.11 WAP Request ................................................................................... 27 Gambar 2.12 Penerjemahan WAP ke HTTP Request ........................................... 28 Gambar 2.13 Pemeriksaan URL dan User Agent.................................................. 28 Gambar 2.14 Proses HTTP request tahap ke dua .................................................. 29 Gambar 2.15 Pembuatan instan halaman APX baru ............................................. 29 Gambar 2.16 Generating WML ............................................................................ 30 Gambar 2.17 HTTP response dikirim ke client .................................................... 30 Gambar Proses dan Arsitektur Web Mobile Application ..................................... 31 Gambar 3.1Diagram konteks sistem lama ............................................................ 36 Gambar 3.2 Data Flow Diagram level Nol sistem lama ....................................... 37 Gambar 3.3 Diagram konteks sistem baru ............................................................ 37

# xiv

xv

Gambar 3.4 Data Flow Diagram level Nol sistem baru ........................................ 38 Gambar 3.5 Diagram Use Case Sistem Informasi Akademik ............................... 39 Gambar 3.6 ER Diagram tabel msMahasiswa dengan msMatakuliah .................. 40 Gambar 3.7 ER Diagram tabel msMahasiswa dan msMatakuliah terhadap tabel csJurusan ........................................................................................... 40 Gambar 3.8 ER Diagram tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal ................. 41 Gambar 3.9 Relasi tabel msMahasiswa dengan msMatakuliah ............................ 41 Gambar 3.10 Relasi tabel msMahasiswa dan msMatakuliah terhadap tabel csJurusan ......................................................................................... 42 Gambar 3.11 Relasi tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal ......................... 42 Gambar Struktur menu utama dan login .............................................................. 51 Gambar 3.14 Desain halaman menu utama........................................................... 51 Gambar Desain halaman login pengguna ............................................................ 52 Gambar 3.16 Desain halaman info BEM/UKM .................................................... 53 Gambar 3.17 Desain halaman info kampus .......................................................... 54 Gambar Struktur menu Penerimaan Pengguna .................................................... 56 Gambar 3.19 Desain halaman penerimaan pengguna ........................................... 56 Gambar Desain halaman Ganti Password ............................................................ 57 Gambar 3.21 Struktur menu Akademik ................................................................ 59 Gambar 3.22 Desain halaman akademik ............................................................... 59 Gambar 3.23 Desain halaman nilai ....................................................................... 60 Gambar 3.24 Desain halaman nilai ....................................................................... 61 Gambar 3.25 Desain halaman penolakan pengguna ............................................. 62

# xv

xvi

Gambar 3.26 Desain halaman penolakan pengguna ............................................. 63 Gambar 3.27 Diagram alir proses login ................................................................ 66 Gambar 3.28 Diagram alir proses lihat nilai ......................................................... 68 Gambar 3.29 Diagram alir proses lihat jadwal...................................................... 73 Gambar 3.30 Diagram alir proses ganti password ................................................ 76 Gambar 4.1 Halaman utama .................................................................................. 89 Gambar 4.2 Halaman Login Pengguna ................................................................. 89 Gambar 4.3 Halaman penerimaan pengguna ........................................................ 90 Gambar 4.4 Halaman info BEM/UKM ................................................................. 90 Gambar 4.5 Halaman info kampus........................................................................ 91 Gambar 4.6 Halaman akademik ............................................................................ 91 Gambar 4.7 Halaman nilai .................................................................................... 92 Gambar 4.8 Halaman jadwal ................................................................................. 92 Gambar 4.9 Halaman penggantian password ........................................................ 93 Gambar 4.10 Halaman help................................................................................... 93 Gambar 4.11 Halaman guest ................................................................................. 94 Gambar 4.12 Halaman logout ............................................................................... 94 Gambar 4.13 Halaman penolakan login pengguna ............................................... 95 Gambar 4.14 Halaman penolakan pengguna ........................................................ 95 Gambar 4.15 Komputer Notebook ........................................................................ 96 Gambar 4.16 Gambar layar PC ............................................................................. 97 Gambar 4.17 Sony Ericsson T68i ......................................................................... 98 Gambar 4.18 Nokia N-Gage QD ........................................................................... 99

# xvi

xvii

Gambar 4.19 Layar N-Gage QD ......................................................................... 100 Gambar 4.20 Audiovox Thera 2032 SP .............................................................. 101 Gambar 4.21 Layar 2032SP ................................................................................ 102 Gambar 4.22 OpenWave Simulator (PC) ............................................................ 103 Gambar 4.23 Layar Open Wave .......................................................................... 104

# xvii

xviii

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 msMahasiswa ........................................................................................ 43 Tabel 3.2 msMatakuliah ........................................................................................ 44 Tabel 3.3 csJurusan ............................................................................................... 44 Tabel 3.4 Krskhs ................................................................................................... 44 Tabel 3.5 csJadwal ................................................................................................ 44 Tabel 4.1 Perbedaan tahap desain dan implementasi ............................................ 84 Tabel 4.2 Hasil Pengujian Mengakses sistem dengan PC .................................... 97 Tabel 4.3 Hasil Pengujian Mengakses Sistem dengan SE T68i ........................... 99 Tabel 4.4 Hasil Pengujian Mengakses Sistem dengan N-Gage QD ................... 100 Tabel 4.5 Hasil Pengujian 2032SP mengakses sistem ........................................ 102 Tabel 4.6 Hasil Pengujian OpenWave mengakses sistem ................................... 104 Tabel 4.7 Penilaian kecepatan rata-rata akses ..................................................... 105

xviii #

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Dalam menjalankan aktifitas akademis suatu kampus, dibutuhkan sebuah sistem informasi yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengelolaan data yang ada. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem informasi akademik yang mampu memperlancar segala sesuatu dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akademis. Selain itu, harus terdapat pula media untuk mengakses sistem informasi tersebut yang mampu memberikan informasi secara akurat, stabil serta tepat waktu (real time). Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah dan memuaskan serta mengejar efisiensi di segala aspek. Saat ini, penggunaan perangkat mobile (mobile device) seperti telepon seluler, pocket PC dan PDA (Personal Digital Assistant) sudah menjadi pemandangan biasa dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat mobile yang umum digunakan, sebagian besar sudah mampu melakukan komunikasi data melalui media internet. Tentu saja hal ini tidak lepas pula dari fitur perangkat itu sendiri serta fasilitas yang diberikan oleh operator penyedia jasa layanan komunikasi seluler. Dalam skripsi ini akan diuraikan bagaimana data mahasiswa pada suatu sistem informasi akademik dapat diakses melalui teknologi mobile device, yang 1 #

mencakup sistem informasi, teknologi web mobile , pemrograman web mobile dengan .NET Framework (ASP.NET), dan implementasinya pada sistem informasi akademik STMIK ProVisi Semarang. 1.2 Identifikasi Masalah Pada umumnya, akses suatu sistem informasi berbasis komputer, harus dan hanya dapat dilakukan melalui antar muka sebuah PC (personal computer) atau komputer yang terhubung ke jaringan penyedia sistem informasi, baik itu lokal ataupun internet. Untuk kemudahan user atau pengguna, dalam hal ini adalah mahasiswa yang akan mengakses sistem informasi akademik, selain menggunakan PC, perlu diberikan fasilitas akses melalui perangkat mobile melalui internet. Perangkat mobile antara lain telepon seluler yang mendukung WAP atau memiliki teknologi GPRS atau CDMA, serta PDA atau Pocket pc yang dapat memanfaatkan teknologi internet web mobile. 1.3 Perumusan Masalah Dari identifikasi di atas, dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut: Bagaimana cara mengimplementasikan teknologi web mobile internet untuk

dapat mengakses informasi data akademik mahasiswa dari sebuah sistem informasi akademik (database akademik) secara online, agar dapat diakses melalui mobile device dan sekaligus memberi manfaat kepada mahasiswa dan civitas akademika STMIK ProVisi Semarang?

1.4 Batasan Masalah Ruang lingkup skripsi ini dibatasi pada hal-hal sebagai berikut: 1. Teknologi internet yang dibahas adalah web mobile 2. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Visual Studio.NET (ASP.NET) dengan manajemen basis data menggunakan Microsoft Access. 3. Sistem informasi yang diakses adalah sistem informasi akademik STMIK ProVisi Semarang dan masih berupa prototipe. 4. Akses sistem informasi akademik melalui web mobile ini hanya berupa permintaan informasi (request). Data yang diminta yaitu informasi jadwal kuliah serta nilai mahasiswa, dan tidak bisa melakukan perubahan data, kecuali perubahan kata kunci sebagai fitur keamanan.. 5. Untuk pengujian, dilakukan akses menggunakan program simulasi telepon seluler OpenWave V7 Simulator, dan beberapa mobile device (mobile phone, Pocket PC/PDA) yang mendukung. 1.5 Tujuan Skripsi dengan judul Pemanfaatan Teknologi Web Mobile untuk

Mengakses Data Akademik dari Sistem Informasi Akademik STMIK ProVisi Semarang bertujuan merancang prototipe aplikasi internet, dengan klien berbasiskan perangkat telepon seluler dan PDA atau pocket PC, menggunakan teknologi web mobile.

1.6 Manfaat Manfaat pembuatan skripsi ini, bagi civitas akademik STMIK ProVisi adalah untuk menambah layanan akademik yang ada, berupa layanan akses informasi akademik melalui teknologi web mobile. Selain itu bagi mahasiswa, akan diperoleh manfaat berupa kemudahan untuk dapat mengakses informasi akademik kapan saja dan di mana saja menggunakan mobile device, sebagai salah satu media akses ke dalam sebuah sistem informasi akademik. Sedangkan secara umum skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat pengembangan ilmu dan pengetahuan serta teknologi komputer. Diharapkan pula skripsi ini akan memberikan ide untuk pengembangan sistem menuju sistem informasi akademik yang lebih baik. 1.7 Metodologi penelitian 1.7.1. Objek Penelitian Objek Penelitian adalah STMIK ProVisi Semarang, dengan alamat Jalan Kyai Saleh 12 - 14 Semarang. 1.7.2. Metode Pengumpulan Data a. Interview (Wawancara) Wawancara adalah proses tanya jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Pada perancangan aplikasi web mobile, diperlukan wawancara langsung dengan Pembantu Ketua Bidang Akademik STMIK ProVisi

Semarang dan Ketua Jurusan, dalam rangka mencari data mengenai struktur sistem informasi akademik, aturan-aturan yang menyertai, hak dan kewajiban orang-orang yang terlibat di dalam kegiatan akademik dan hal-hal yang terkait lainnya. b. Studi Pustaka Studi pustaka yaitu metode pengumpulan data dari beberapa literatur yang mendukung topik skripsi, dengan cara mempelajari teoriteori dari literatur tersebut.

1.8 Pengembangan Sistem Pengembangan sistem mengunakan metode pembuatan prototipe, di mana hasil analisa per bagian sistem langsung diterapkan ke dalam sebuah model tanpa menunggu seluruh sistem dianalisa. Dalam segi bahasa, makna prototipe adalah model yang mula-mula (model asli) yang menjadi contoh; contoh asli; bentuk dasar; bentuk asal (Kamus Besar Bahasa Indonesia halaman 791)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Sistem informasi berbasis web telah diterapkan di banyak institusi, misalnya bidang pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Menurut Wahana, semakin berkembangnya suatu perguruan tinggi, bertambahnya mahasiswa, dan ilmu pengetahuan semakin berkembang, perguruan tinggi harus meningkatkan pelayanan dan kualitas sumber daya manusia yang ada. Perguruan tinggi yang baik tentunya memiliki sistem informasi akademik yang cukup, bahkan lebih untuk mahasiswa, dosen, karyawan dan calon mahasiswa yang akan mendaftar. (Wahana, 2005). Halaman situs sebuah sistem informasi akademik yang berbasis web saja, tidak dapat diakses oleh perangkat mobile, sebagai contoh sistem informasi akademik berbasis web Universitas Brawijaya (http://siakad.brawijaya.ac.id/), dapat diakses dengan komputer yang terhubung dengan internet, namun tidak dapat ditampilkan pada telepon seluler yang juga terhubung ke internet. Hal ini berhubungan dengan isi dari sistem informasi (content) yang tidak didukung untuk akses browsing dari sebuah telepon seluler. Dengan adanya perkembangan teknologi, untuk memberikan layanan lebih dalam hal cara dan media akses sebuah sistem informasi, saat ini perangkat mobile dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara dan media untuk dapat mengakses informasi. Teknologi web mobile selain dapat diakses melalui komputer, namun

6 #

secara khusus juga dikembangkan untuk dapat diakses oleh perangkat mobile seperti telepon seluler atau PDA. Dari situs majalah Komputeraktif (www.komputeraktif.web.id) tertulis artikel mengenai perkembangan terbaru teknologi web mobile. (Akhiran) domain anyar .mobi akan menjadi standar pada konten internet untuk ponsel (dan layar portabel kecil lainnya), sekaligus menjadi solusi atas masalah browsing yang selama ini ditemui pada situs ber-domain .com, termasuk saat menampilkan konten grafis dan multimedia yang besar.( www.komputeraktif.web.id, 2006). Sebagai contoh, situs pencari Google, (www.google.com) telah dapat diakses dari perangkat ponsel dengan URL http://www.google.mobi/. Proses pengembangan dan penerapan teknologi web mobile tetap terkait pada seputar tekonologi komputer, pemrograman, jaringan, internet dan juga perangkat mobile itu sendiri.

2.1 Landasan Teori 2.1.1 Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer

atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. (Tanenbaum, 2002) 1. Konsep Client-Server Pada dasarnya, semua transaksi atau perpindahan data di jaringan komputer tidak terlepas dari konsep client-server. Perpindahan data ini berlangsung karena adanya permintaan (request) dari salah satu komputer ke komputer lain yang menyimpan data. Sebagai tanggapan permintaan data ini, maka komputer penyimpan data akan memberikan tanggapan (response). Tanggapan ini berupa pengiriman data yang ingin diakses oleh komputer yang melakukan permintaan data. Dalam konsep clientserver, komputer peminta data dinamakan sebagai client dan komputer pemilik data dinamakan sebagai server. Datanya sendiri dapat berupa antara lain file, web, email dan lain-lain. Implementasi dari konsep client server ini adalah program yang memiliki fungsi seperti dideskripsikan pada konsep tersebut. Contohnya sebuah program web client berfungsi mengajukan request berupa data web, sementara program yang berfungsi sebagai web server berfungsi menunggu permintaan dan mengirimkan data web kepada peminta data web.

Sumber : www.ilmukomputer.com

Gambar 2.1. 2. Protokol Jaringan Protokol adalah Suatu

Konsep Client-server

kesepakatan

mengenai

bagaimana

komunikasi akan dilakukan (Tanenbaum, 2002). Dalam dunia komunikasi data komputer di dalam suatu jaringan, protokol mengatur bagaimana sebuah komputer berkomunikasi dengan komputer lain. Dalam jaringan komputer dapat digunakan banyak macam protokol tetapi agar dua atau lebih komputer dapat berkomunikasi, keduanya perlu menggunakan protokol yang sama. Protokol berfungsi mirip dengan bahasa. Untuk mempermudah pengertian, penggunaan, desain serta agar terjadi penyeragaman di antara perusahaan pembuat peralatan jaringan komputer, Internasional Standard Organization (ISO) mengeluarkan suatu model lapisan jaringan yang disebut Open Systems

Interconnection (OSI). Di dalam model OSI ini, proses pengolahan data dibagi dalam tujuh lapisan (layer) dimana masing-masing lapisan mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Model OSI tidak membahas secara detail cara kerja dari tiap-tiap lapisannya.

10

Selain model OSI, ada juga model TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang dikeluarkan oleh Department of Defense America (DOD). Jika OSI terdiri dari tujuh lapisan maka TCP/IP hanya terdiri dari empat lapisan. Komputer-komputer yang terhubung ke jaringan dapat saling berkomunikasi karena

menggunakan protokol yang sama, yaitu protokol TCP/IP. Perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan Solaris. 3. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) HTTP adalah suatu metode atau protokol untuk men-download file ke komputer. Protokol ini berbasis hyper text, sebuah format teks yang umum digunakan di Internet. (Maseleno, 2003). Sebuah alamat internet akan berawalan protokol ini. Sebagai contoh untuk mengakses situs yahoo, maka pada URL (uniform resource locator) atau alamat internet halaman ditulis yang dengan dibuka

http://www.yahoo.com

Sedangkan

situs

umumnya akan berupa file HTML (Hyper Text Markup Language) 2.1.2 Internet Internet adalah kepanjangan dari Interconnection network,

merupakan interkoneksi antara komputer-komputer (node) di seluruh dunia yang membentuk sebuah jaringan komputer global. Internet adalah

11

suatu istilah umum yang dipakai untuk menunjuk jaringan (Network) tingkat dunia yang terdiri dari komputer dan layanan atau servis untuk pemakai komputer, dan bermacam-macam sistem informasi termasuk email (surat elektronik), FTP (File Transfer Protocol)dan World Wide Web /www. Saat ini teknologi internet sudah merambah ke hampir seluruh kalangan masyarakat. Internet digunakan untuk mencari dan menempatkan data dan atau informasi, berkomunikasi dan juga bersosial secara elektronis. 2.1.3 Komunikasi Nirkabel(Wireless) Komunikasi tanpa kabel diawali dengan adanya radio

broadcasting tahun 1920, Motorola meluncurkan produk wireless communication yang komersial yaitu berupa pager pada tahun 1974. Layanan seluler pertama adalah teknologi AMPS ( Advanced Mobile

Phone Service) pada tahun 1992. Saat ini komunikasi tanpa kabel sudah sangat umum, dengan adanya telepon seluler yang mampu melakukan komunikasi baik suara maupun data. Dengan teknologi GSM, produk layanan komunikasi seluler ini mampu diterima masyarakat luas dengan baik. Namun tingkat kebutuhan komunikasi data menggunakan perangkat nirkabel terus meningkat.(Prasetyo, 2005). Berikut adalah beberapa teknologi komunikasi tanpa kabel yang telah berkembang.

12

a. GSM (Global System for Mobile Communication) GSM adalah teknologi seluler digital atau standar komunikasi yang digunakan di seluruh dunia. GSM pertama kali diperkenalkan tahun 1991 dan pada tahun 1997 sudah dipakai secara luas di lebih dari 100 negara, dan telah menjadi suatu standar telekomunikasi seluler bagi Asia dan Eropa. GSM menggunakan frekuensi radio 900 MHz dan 1800 MHz di Eropa, Asia dan Australia. Di Amerika Utara dan Amerika latin, frekuensi yang digunakan adalah 1900 Mhz. Teknologi GSM memungkinkan sampai dengan 8 (delapan) panggilan secara simultan pada frekuensi yang sama dan menggunakan jalur data narrowband Time Division Multiple Access (TDMA). TDMA sendiri adalah teknologi yang digunakan untuk mengelola transmisi digital seperti sinyal bergerak pada mobile phone dan BTS (Base Transceiver System). Dalam TDMA, sebuah pita frekuensi dipecah-pecah menjadi beberapa channel, atau time slot, yang ditumpuk (stack) menjadi beberapa unit waktu yang lebih pendek. Pemecahan ini memungkinkan adanya pembagian sebuah channel dipakai oleh beberapa panggilan (call). b. WAP (Wireless Application Protocol) WAP adalah standar protokol untuk aplikasi nirkabel atau wireless (seperti yang digunakan telepon seluler/mobile phone). WAP merupakan hasil kerjasama antara industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard). WAP berbasis pada

13

standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless, seperti kebutuhan kompresi data, long latency dan keterbatasan bandwidth, serta keterbatasan perangkat wireless. Desain dari informasi yang dikirimkan melalui WAP biasanya menggunakan format WML (Wireless Markup

Language). WML ini mirip HTML, hanya lebih spesifik untuk perangkat wireless yang memiliki keterbatasan seperti di atas. (Maseleno, 2003). c. GPRS (General Packet Radio Service) GPRS adalah layanan komunikasi berbasis paket, tanpa kabel sebagai media komunikasi. Layanan ini diperuntukkan bagi komputer jinjing (notebook) dan telepon seluler model-model saat ini. Dasar dari GPRS adalah komunikasi GSM (Global System for Mobile Communication). Kecepatan yang ditawarkan mulai dari 56 Kbps sampai dengan 114 Kbps, memungkinkan untuk mengakses Internet dengan lebih cepat. (Maseleno, 2003). Sedangkan menurut Cisco (www.cisco.com), GPRS dapat diuraiakan sebagai berikut : GPRS adalah Sebuah teknologi paket terhubung yang menyediakan internet nirkabel dan komunikasi lain pada jaringan GSM. GPRS ditujukan untuk pengiriman dan penerimaan data dalam ukuran kecil. GPRS tidak ada hubungannya dengan GPS (Global Positioning System), sebuah teknologi berdasarkan frekuensi sejenis komunikasi mobile, dikhususkan

14

untuk teknologi yang sensitif terhadap lokasi (LBS/Location Base System & GIS/Geographical Information System). Dengan GPRS, informasi dapat dikirim atau diterima dengan cepat, seolah pengguna dalam kondisi selalu terhubung, tidak seperti pada koneksi dial-up modem, yang membutuhkan koneksi terus menerus. Keuntungan dari penggunaan teknologi GPRS antara lain kecepatan transmisi data yang tinggi; kemampuan untuk mobile; persiapan koneksi yang instan; koneksi ke banyak sumber data di dunia; serta kompatibel dengan banyak protokol termasuk IP (Internet Protocol); dan GPRS merupakan langkah awal teknologi menuju layanan 3G. GPRS menyediakan fasilitas download file yang cepat, dan pencarian di internet yang efektif, karena pengguna GPRS hanya dikenai biaya berdasarkan besarnya data yang dikirm atau diterima, bukan berdasarkan lamanya waktu koneksi. d. CDMA (Code Division Multiple Access) CDMA adalah sebuah metode transmisi wireless di mana sinyal-sinyal dirubah menjadi kode menggunakan urutan yang acak, untuk mendefinisikan sebuah channel. CDMA memberikan efisiensi yang lebih baik pada transmisi sinyal analog, karena memungkinkan lebih banyak penggunaan ulang frekuensi. Karakteristik sistem CDMA antara lain mampu mengurangi putusnya transmisi panggilan (call), lebih hemat energi dan memberikan kemanana yang lebih baik. Teknologi CDMA pada

15

awalnya adalah oleh sebuah teknologi militer yang digunkana pada masa perang dunia ke dua. Karena perusahaan Qualcomm Inc. berhasil menciptakan chip komunikasi CDMA, maka teknologi komunikasi ini menjadi paten dan hak privat perusahaan Qualcomm dan telah dikomersialkan.

(editors@wirelessdevnet.com,2002) Menurut Qualcomm, pengertian CDMA adalah sebgai berikut CDMA bekerja dengan cara mengkonversi suara menjadi informasi digital, yang kemudian di transmisikan sebagai sinyal radio pada jaringan nirkabel. Dengan menggunakan kode yang unik untuk menutup setiap panggilan yang berbeda. CDMA dapat melayani lebih banyak pengguna untuk berbagi gelombang radio pada saat yang sama tanpa saling ganggu dan kesalahan sambungan komunikasi. (Cualcomm Inc, 2002) 2.1.4 Web Mobile Web Mobile adalah sebuah teknologi baru telah mengakomodasi kebutuhan akan akses internet melalui perangkat mobile (bergerak). Jika sebelumnya web atau internet hanya dapat diakses melalui komputer (PC /Personal Computer), maka dengan adanya teknologi web mobile, sebuah web akan dapat diakses melalui perangkat bergerak seperti telepon seluler (mobile phone) dan atau PDA/Pocket PC . Wireless web atau internet web mobile memungkinkan pengguna untuk mencari informasi melalui peralatan wireless atau mobile device miliknya.

16

2.1.5 Mobile device Sebuah perangkat bisa dikatakan sebagai mobile device jika memenuhi kriteria seperti mampu dibawa ke mana (ringkas); bisa menyediakan sumber energi sendiri (dalam jangka waktu tertentu) seperti baterai atau energy cell yang lain. Kriteria berikutnya adalah mampu menjalankan fitur komunikasi dan atau komputasi, seperti komunikasi suara, teks, maupun data. Mobile device yang dimaksud dalam skripsi ini adalah telepon seluler (mobile phone) dan atau Pocket PC atau PDA (personal digital assistant). Untuk PDA dan Pocket PC, fitur komunikasi data lewat internet sudah merupakan fasilitas standar, di mana semua tipe PDA dan Pocket PC pasti mendukung serta menyertakan mini browser atau mobile

browser dalam fitur-fiturnya. Sedangkan untuk telepon seluler, belum semua tipe mampu mendukung fasilitas browsing internet. Umumnya, hanya tipe-tipe dengan kelas menengah ke atas dan atau terbaru yang menyediakan fitur ini. 2.1.6 Aplikasi Perangkat Lunak yang Digunakan a. Visual Studio.NET Visual Studio.NET adalah suatu antar muka pemrograman baru dengan basis Microsoft, yang memberikan kemudahan bagi pengembang untuk dapat membuat aplikasi .NET melalui IDE (Integrated Development Environment) atau MDE (Microsoft

17

Development Environment) untuk semua bahasa pemrograman yang didukung .NET. Hal ini memungkinkan para pengembang Visual Basic, Visual C++ dan C# dapat bekerja dengan menggunakan satu IDE, termasuk kemampuan debug dan penanganan kesalahan antar bahasa dalam lingkungan yang sama. b. NET Framework NET Framework adalah suatu basis komputasi baru yang menyederhanakan pengembangan aplikasi di dalam lingkungan terdistribusi di internet. .NET Framework merupakan kumpulan tool, teknologi dan bahasa yang semuanya bekerja bersama-sama di dalam framework (kerangka kerja) untuk menyediakan solusi praktis pengembangan aplikasi. Adapun tujuan dari .NET Framework adalah sebagai berikut: 1. Untuk menyediakan suatu lingkungan pemrograman

berorientasi objek yang konsisten, baik itu kode objek yang disimpan dan dieksekusi secara lokal, dieksekusi secara lokal namun terdistribusi melalui internet, atau dieksekusi secara remote. 2. Untuk menyediakan suatu lingkungan pengeksekusian kode yang mampu meminimalkan penyebaran perangkat lunak dan terjadinya konflik versi.

18

3. Untuk menyediakan suatu lingkungan eksekusi kode yang menjamin pengeksekusian kode dengan aman, dan mengurangi masalah performansi pada lingkungan skrip atau interpretasi. 4. Untuk membuat para pengembang memiliki cara kerja yang konsisten ketika bekerja dengan bermacam jenis aplikasi. 5. Membangun seluruh komunikasi pada standar industri untuk memastikan bahwa kode yang berbasis .NET Framework dapat berintegrasi dengan kode lainnya. .NET Framework memiliki dua komponen utama, yaitu Common Language Runtime (CLR) dan library class .NET Framework. CLR merupakan dasar dari .NET Framework, sedangkan library class adalah sekumpulan tipe reusable yang komprehensif dan berorientasi objek. (Prasetyo,2005) c. Common Language Runtime (CLR) CLR melakukan layanan pengelolaan eksekusi kode .NET termasuk pada saat eksekusi program (runtime) dan masa hidup objek (object life time). CLR juga memungkinkan pengembang untuk melakukan pencarian kesalahan program (debug),

penanganan eksepsi (exception), serta pewarisan (inheritance) antar berbagai bahasa pemrograman. Layanan runtime dan object lifetime membutuhkan compiler bahasa yang mengikuti Common Language Specification (CLS),

19

yang menerangkan suatu subset tipe data yang didukung oleh runtime serta umum dipakai pada semua bahasa dalam .NET. Compiler bahasa melakukan kompilasi kode yang ditulis oleh pengembang sebuah bahasa tingkat menengah yang disebut Microsoft Intermediate Language (IL atau MSIL). IL ini kemudian dikompilasi menjadi Just -In -Time (JIT) pada awal eksekusi. Kode yang dikompilasi oleh IL dan dikelola runtime disebut kode terkelola, karena tanggung jawab eksekusi dipikul oleh runtime, termasuk pembentukan instance objek, alokasi memori, serta pengumpulan sampah objek di memori (garbage

collection).(Duthie, 2005) d. Class Library (Kelas Pustaka) Class Library .NET Framework dirancang untuk mendukung usaha pengembang dalam menyediakan kelas-kelas dasar yang akan dipakai dalam pewarisan (inheritance). Pustaka ini adalah kumpulan hirarki kelas-kelas .NET dipakai pengembang dalam aplikasi mereka. Kelas-kelas ini, yang disusun dalam wadah

namespace, menyediakan baik fungsi dasar maupun lanjut yang bisa dengan mudah dipakai ulang oleh pengembang. Namespace ini menyimpan kelas-kelas yang mendukung tipe-tipe data yang umum, kelas yang menyediakan akses ke data, serta kelas yang

20

mendukung layanan sistem seperti gambar, fungsi jaringan dan masih banyak lagi. Library juga berisi kelas-kelas yang membentuk dasar ASP.NET, termasuk kelas Page (bagian dari namespace System.Web.UI). (Prasetyo, 2005) e. ASP.NET ASP.NET adalah suatu basis pengembangan web. ASP (Active Server Pages).NET menyediakan servis-servis penting bagi pengembang untuk membangun aplikasi web enterprise. ASP.NET ditujukan untuk membangun serta mengembangkan aplikasi web dan XML web service. Halaman ASP.NET dieksekusi pada server dan menghasilkan markup seperti HTML, XML atau WML yang dikirim ke browser mobile atau browser desktop. Model pemrograman ASP.NET adalah model event-driven yang meningkatkan performa serta memungkinkan pemisahan kode program dengan antar muka user. Halaman ASP.NET menggunakan logic code server-side, ditulis dengan bahasa Visual Basic.NET, C#.NET, J#.NET atau bahasa lain yang kompatibel. (Prasetyo, 2005)

21

f. Web Mobile pada ASP.Net Pada ASP.NET disediakan kontrol berupa Mobile Web Forms, sebuah server-side controls yang menyediakan elemen antar muka user seperti command, list, call, calendar dan sebagainya. Pada saat eksekusi, mobile controls akan

menghasilkan markup yang sesuai untuk perangkat yang melakukan request (permintaan). Hasilnya, cukup menulis sebuah mobile application sekali dan itu dapat diakses dari banyak perangkat. Karena mobile control ini berdasar dari kontrol ASP.NET kita dapat mengaplikasikan keahlian pengembangan di lingkungan desktop pada saat membuat mobile application. Kode-kode logika dan kode akses data bisa dipakai kembali, sama seperti pada saat kita mengembangkan aplikasi desktop. Mobile Web form dan desktop Web Forms dapat berdampingan dalam sebuah project di Visual Studio .NET.ASP.NET Mobile Web Application (Mobile Internet Toolkit) menyediakan teknologi tool untuk membangun, mengembangkan, mengimplementasikan, serta merawat aplikasi mobile. 2.1.7 Arsitektur Mobile Web Application (Microsoft Corporation,2005) Dalam teknologi web mobile, terdapat banyak komponen dan proses yang saling mendukung untuk terciptanya sebuah layanan web

22

mobile. Di bagian ini, akan diuraikan secara detail proses dan komponen yang terlibat dalam akses sebuah halaman web mobile. Karena teknologi dan fitur antara telepon seluler dan Pocket PC atau PDA berbeda, maka penjelasannya akan dipisah menjadi 2 (dua) proses. a. Mobile Web Application Architecture untuk Pocket PC /PDA Untuk menyediakan layanan web mobile, diperlukan sebuah web server dengan fasilitas IIS (Internet Information Services) dan .NET framework akan menyediakan layanan web mobile. Bahasa

pemrograman web yang digunakan adalah ASP.NET.

Gambar 2.2. Web Server untuk Mobile Web Application Proses aliran informasi pada suatu Mobile Web Application adalah sebagai berikut :

23

Gambar 2.3. HTTP request dari Pocket PC Sebuah perangkat mobile berupa PDA /Pocket PC dengan browser Microsoft Mobile Explorer akan melakukan permintaan (request) sebuah halaman web melalui sebuah HTTP request.

Gambar 2.4.

Pengolahan HTTP request tahap pertama

HTTP request diterima server dan diproses dalam 3 tahap. Tahap pertama, adalah identifikasi terhadap perangkat yang melakukan request, dalam hal ini Pocket PC dengan kapabilitas seperti browser, mark-up language, dan kemampuan mendukung citra.

24

Gambar 2.5.

Penyesuaian request dengan Machine.Config dan Web.Config berdasarkan file

Server mengolah data device capabilities

Machine.Config dan Web.Config dari .NET Framework. File Machine.Config berlaku untuk seluruh aplikasi di dalam server sedangkan Web.Config berlaku untuk aplikasi yang spesifik atau bisa disebut sebagai v-root.

Gambar 2.6.

Pemeriksaan URL dan User Agent

HTTP request dari Pocket PC berisi User Agent String, Header informasi dan URL yang diminta. User agent String dicocokkan dengan entri di dalam file machine.config

25

Gambar 2.7.

Pengolahan HTTP request tahap kedua

Tahap ke dua, URL dari HTTP request lalu digunakan untuk mencari lokasi mobile page yang berekstensi .ASPX

Gambar 2.8.

Parsing dan ASPX Compilation kali diakses, akan

Untuk halaman ASPX yang baru pertama

dikompilasi terlebih dahulu. Halaman ASPX akan dikirim ke parser. Setelah di parse, halaman ASPX akan dikompilasi. Halaman yang telah terkompilasi disimpan di dalam assembly Cache. Server akan membuat instances baru dari halaman yang terkompilasi tersebut dan menggunakannya untuk memproses request.

26

Setelah halaman ASPX dikompilasi, proses parse dan kompilasi tidak dilakukan lagi untuk halaman tersebut pada request berikutnya. Artinya halaman yang terkompilasi akan dapat digunakan kembali.

Gambar 2.9.

Generating HTML

Setelah halaman ASPX dikompilasi, halaman ASPX dan Mobile Control pada halaman tersebut akan diinstansiasi. Business Logic (kode program) yang dijalankan bisa berupa permintaan data, XML Web Service, atau object di sisi Server (Server Side Object). Kode Program pada Mobile Web Application juga dapat digunakan pada Desktop Web Application. Device Adapter diasosiasikan dengan perangkat yang me request serta control yang digunakan halaman ASPX, lalu menghasilkan bahasa mark-up yang sesuai, dalam hal ini HTML untuk Pocket PC .

27

Gambar 2.10. HTTP Response Halaman HTML lalu dienkapsulasi menjadi sebuah HTTP response dan dikirim kembali ke perangkat yang meminta, dalam hal ini Pocket PC . b. Mobile Web Application Architecture untuk Telepon Seluler Sebuah perangkat mobile berupa telepon seluler dengan browser Microsoft Mobile Explorer akan me request sebuah halaman web melalui protokol WAP dan melalui WAP Gateway. WAP Gateway disediakan oleh penyedia jasa layanan seluler.

Gambar 2.11. WAP Request

28

Gambar 2.12. Penerjemahan WAP ke HTTP Request WAP Gateway akan menterjemahkan WAP request menjadi HTTP request lalu melewatkannya ke web server melalui internet.

Gambar 2.13. Pemeriksaan URL dan User Agent HTTP request dari Microsoft Mobile Explorer perangkat telepon seluler, berisi User Agent String, Header informasi dan URL yang diminta. User agent String dicocokkan dengan entry di dalam file machine.config

29

Gambar 2.14. Proses HTTP request tahap ke dua Tahap ke dua, URL dari HTTP request lalu digunakan untuk mencari lokasi mobile page yang berekstensi .ASPX.

Gambar 2.15. Pembuatan instance halaman ASPX baru Dalam uraian arsitektur teknologi web mobile untuk PDA/Pocket PC , karena halaman ASPX ini sebelumnya telah diakses oleh Pocket PC , maka kompilasi halamannya telah tersedia. Web Server tinggal membuat instance baru tanpa mengkompilasi ulang halaman tersebut.

30

Gambar 2.16. Generating WML Halaman ASPX dan Mobile Control pada halaman tersebut akan dibuat instance atau sub-objeknya (proses instantiate). Business Logic (kode program) yang dijalankan bisa berupa permintaan data, XML Web Service, atau objek di sisi Server (Server Side Object). Karena perangkat yang melakukan permintaan (request) berbeda, maka Device Adapter diasosiasikan dengan perangkat yang melakukan request serta control yang digunakan halaman ASPX, lalu menghasilkan bahasa mark-up yang sesuai, yaitu WML Device Adapter untuk Microsoft Mobile Explorer.

Gambar 2.17. HTTP response dikirim ke client

31

Halaman WML dikembalikan kepada WAP gateway dalam bentuk sebuah HTTP response. Gateway kemudian memproses respon tersebut dengan mengkompilasinya menjadi kode WML yang bisa dibaca telepon seluler, lalu mengirimkannya kembali ke WML browser yang meminta.

Gambar 2.18. Proses dan Arsitektur Web Mobile Application Microsoft Mobile Internet Toolkit memperluas .NET Framework untuk dapat melayani banyak perangkat mobile dari sebuah aplikasi web mobile. 2.1.8 Sistem Informasi Sistem diartikan sebagai kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki keterkaitan antara satu dan lainnya. Sedangkan informasi adalah hasil dari proses pengolahan data, yang secara prinsip memiliki nilai lebih daripada data mentah. Sistem informasi dapat diartikan sebagai kumpulan dari komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. (Wahana, 2005)

32

Sedangkan menurut Kristanto (2003), pengertian sistem informasi adalah kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta perangkat manusia yang akan mengolah data menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak tersebut. Sistem informasi juga dapat diartikan sebagai berikut : a. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponenkomponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan, yaitu menyajikan informasi. b. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi. c. Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung bersifat managerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. ( Kristanto, 2003) 2.1.9 Sistem Informasi Akademik Dari pengertian sistem informasi di atas, dapat diuraikan bahwa sistem informasi akademik adalah suatu sistem dalam suatu organisasi akademik, yang melibatkan komponen-komponen perguruan tinggi seperti mahasiswa, dosen, mata kuliah, kelas, administrasi, perpustakaan dan sebagainya dalam rangka mempertemukan kebutuhan pengolahan

33

data, transaksi dan hubungan akademik serta menyediakan informasi serta pelaporan tertentu kepada pihak tertentu pula, baik itu internal maupun eksternal perguruan tinggi. 2.1.10 Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Mobile Sistem Informasi akademik berbasis web mobile mengelola data komponen organisasi kampus ke dalam suatu aplikasi dan basis data (Data Base) yang di bangun dan ditujukan untuk perangkat yang berbasis mobile dan mampu mengakses web mobile, artinya sistem informasi tersebut dapat diakses dengan perangkat mobile seperti telepon seluler atau PDA/Pocket PC. Hal ini yang membedakan dengan sistem informasi akademik berbasis komputer yang hanya dapat menggunakan perangkat komputer sebagai media antarmuka kepada penggunanya. 2.1.11 Basis Data Basis data atau Database adalah kumpulan data, yang dapat digambarkan sebagai aktifitas dari satu atau lebih organisasi yang berelasi, sebagai contoh, basis data suatu universitas berisi informasi mengenai : entitas (entity), misal mahasiswa, mata kuliah, kelas dan dosen; relasi (hubungan) antara entity misalnya pengambilan mata kuliah dilakukan oleh mahasiswa. Untuk mengelola basis data, digunakan DBMS (Database Management System), yaitu perangkat lunak yang didesain membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar. (Kristanto, 2003). Menurut Edhy Sutanta, basis data

34

diartikan sebagai berikut : suatu kumpulan data terhubung (interrelated data) yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media tanpa mengatap satu sama lain dan tidak perlu suatu kerangkapan data (kalaupun ada maka kerangkapan data tersebut harus seminimal mungkin dan terkontrol (controlled redundancy),data disimpan dengan cara-cara tertentu sehingga mudah untuk digunakan atau ditampilkan kembali; data dapat digunakan oleh satu atau lebih program-program aplikasi secara optimal; data disimpan tanpa mengalami ketergantungan dengan program yang akan menggunakannya; data disimpan sedemikian rupa sehingga proses penambahan, pengambilan dan modifikasi dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.(Sutanta, 2004)

35

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

3.1.Analisa Sistem 3.1.1. Sistem yang Sudah Ada Sistem yang sudah ada adalah saat ini bagian akademik STMIK ProVisi Semarang, telah menggunakan suatu sistem informasi akademik untuk mengelola data. Secara keseluruhan, data mahasiswa, dosen dan mata kuliah disimpan dalam sebuah basis data, menggunakan aplikasi manajemen basis data Microsoft Access. Sistem informasi akademik ini memanfaatkan teknologi Windowsbased Application (aplikasi berbasis window) untuk menjadi antar muka dengan pengguna, dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic versi 6. Pada kondisi sistem yang ada saat ini, hanya pengguna dengan posisi dosen, staff administrasi dan bagian akademik saja yang dapat mengakses sistem ini. Mahasiswa sebagai pengguna atau pemakai sistem belum menerima hak akses ke basis data akademik, walaupun hanya untuk melihat nilai sekalipun. 3.1.2. Usulan Sistem yang Baru Sistem yang baru adalah suatu sistem yang memberikan tambahan fitur berupa layanan akses kepada mahasiswa kepada informasi-informasi pada sistem informasi akademik STMIK ProVisi yang sudah ada.

35 #

36

Sedangkan spesialisasi sistem baru ini adalah pengaksesan ditujukan kepada pengguna dengan menggunakan perangkat bergerak, seperti telepon seluler dan PDA/Pocket PC. Hal ini memungkinkan pengguna, dalam hal ini mahasiswa untuk dapat memperoleh informasi nilai dan jadwal dari mana pun dan kapan pun, melalui perangkat bergerak yang dimilikinya. 3.1.3. Data Flow Diagram sistem lama Data Flow Diagram sistem lama ini menjelaskan alur data dari sistem lama yang masih menggunakan antara muka berbasis window, dan hanya melayani pengguna dosen dan administrasi akademik.

akses Dosen/Adm. Akademik

1 sistem informasi akademik

Print out Mahasiswa

Gambar 3.1

Diagram konteks sistem lama

37

3.1.4. Data Flow Diagram Level Nol Sistem lama

akses Adm. Akademik

1.1 manajemen mata kuliah

1.2 Cetak Jadwal

akses Dosen

1.3 manajemen nilai

Print out KRS/KHS

Print out Mahasiswa

Gambar 3.2

Data Flow Diagram level Nol sistem lama

3.1.5. Data Flow Diagram sistem baru Data Flow Diagram sistem baru ini menjelaskan alur data dari sistem baru, sistem yang dgunakan menggunakan antar muka berbasis web/internet, dan hanya melayani pengguna mahasiswa.

Login mahasiswa

1 sistem informasi akademik

Output display Mahasiswa

Gambar 3.3

Diagram konteks sistem baru

38

3.1.6. Data Flow Diagram Level Nol Sistem Baru

login

1.1
cek nama pengguna dan password

Mahasiswa

Data pengguna

Merubah password

1.2
Akademik

Pilih nilai semester/Ku mulatif Jadwal perjurusan /semester

1.3
Lihat Nilai

Lihat Info BEM/Kampus

1.4
Lihat jadwal 1.5 penggantian password 1.6 Informasi umum

Output Display

Output Display

Output Display

Output Display

Gambar 3.4

Data Flow Diagram level Nol sistem baru

39

3.1.7. Use case diagram Sistem yang Baru

Sistem Akses Data Mahasiswa

Dosen

Mahasiswa

Lihat Nilai

Bagian Akademik Lihat Jadwal Extend

Extend

Mengelola Nilai

Mengelola mata Kuliah

Gambar 3.5

Diagram Use Case Sistem Informasi Akademik

3.2

Desain Basis Data

3.2.1

Perancangan Basis Data Secara Konseptual Perancangan basis data dimulai dengan perancangan secara

konseptual (Conceptual Design). Untuk mengelola data mahasiswa, hubungan antar entitas ditunjukkan pada Entity Relationship Diagram berikut ini.

40

a) Relasi antara tabel msMahasiswa dengan tabel msMatakuliah, relasi ini menggunakan tabel penghubung yaitu tabel krskhs
NIM PWD NIM Kode_mata kuliah Kode_mata Nama_mata kuliah kuliah

msMahasiswa

krskhs

msMatakuliah

Telp

TTL

Alamat

Nilai

KodeJurusan

Jumlah _SKS

Gambar 3.6 ER Diagram tabel msMahasiswa dengan msMatakuliah

b) Relasi antara tabel msMahasiswa, msMatakuliah dengan tabel csjurusan

Kode_Jurusan

Kode_Jurusan

Nama_Jurusan

KodeJurusan

msMahasiswa

csJurusan

msMatakuliah

Gambar 3.7

ER Diagram tabel msMahasiswa dan msMatakuliah terhadap tabel csJurusan

41

c) Relasi antara tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal


Kode_mata Nama_mata kuliah kuliah Kode_mata kuliah hari

msMatakuliah

csJadwal

KodeJurusan

Jumlah _SKS

jam

Tempat

Kode_ dosen

Gambar 3.8

ER Diagram tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal

3.2.2

Desain Basis Data Secara Logical

a) Relasi antara tabel msMahasiswa dengan tabel msMatakuliah

Gambar 3.9 Relasi tabel msMahasiswa dengan msMatakuliah

42

b) Relasi antara tabel msMahasiswa, msMatakuliah dengan tabel csjurusan

Gambar 3.10

Relasi tabel msMahasiswa dan msMatakuliah terhadap tabel csJurusan

c) Relasi antara tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal

Gambar 3.11

Relasi tabel msMatakuliah dengan tabel csJadwal

43

3.2.3

Desain Basis Data Secara Fisik Tabel 3.1 msMahasiswa

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Nama Field Nim PWD Nama_mhs Kode_jurusan Kelompok Tgl_lahir Tempat_lahir Jenis_kelamin Agama Alamat Telepon No_Ijasah Tgl_lulus Nama_ortu Alamat_ortu Tahun_angkatan IPK Status_marital Status_akademik Keterangan

Tipe Text Text Text Text Text Date/Time Text Text Text Text Text Text Date/Time Text Text Text Number Text Text Text

Ukuran 9 9 40 2 25 55 25 25 255 25 25 25 255 4 25 25 20

Key *

44

Tabel 3.2 msMatakuliah


No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Nama Field Kode_matakuliah Nama_matakuliah Jumlah_sks Semester Prasarat Kuliah_prasarat Kode_Jurusan Tipe Text Text Number Text Text Text Text 25 25 255 2 Ukuran 9 25 Key *

Tabel 3.3 csJurusan

No 1. 2.

Nama Field Kode_Jurusan Nama_Jurusan

Tipe Text Text

Ukuran 2 50

Key *

Tabel 3.4 Krskhs No 1 2 3 Nama Field Nim Kode_matakuliah Nilai Tipe Text Text Text Tabel 3.5 csJadwal No Nama Field Tipe Text Text Text Text Text Ukuran 9 10 20 50 9 Key * Ukuran 9 9 50 Key

1. Kode_matakuliah 2. Hari 3. Jam 4. Tempat 5. Kd_dosen

45

3.3 Desain Proses (Flowchart Proses Sistem Secara Menyeluruh) Secara umum, prosedur dan proses dalam sistem dapat dilihat pada gambar diagram alir 3.11.

Start

E
Menu utama

Ya Menu Login mahasiswa ?

Tidak

Ya Menu Guest Enter?

Tidak

Menu About SisfoCampus ?

Ya

Tidak

46

Input User dan password

Tidak Login sukses?

Penolakan Pengguna

Ya Tidak

Login lagi?

Ya

47

Penerimaan Pengguna

Ya Menu Akademik?

Tidak

Menu Info BEM/UKM

Ya

Tampilkan halaman info BEM/UKM

Tidak

Menu InfoCampus?

Ya

Tampilkan halaman info Campus

Tidak Ya

Menu Ganti Password ?

Tampilkan halaman ganti Password

Tidak

48

Tampilkan halaman akademik

Ya Menu Lihat Nilai?

Tampilkan halaman Nilai

Tidak

Ya Menu Lihat jadwal

Tampilkan halaman jadwal

Tidak

Menu Info Akademik?

Ya

Tampilkan halaman info Akademik

Tidak

49

Tidak
Logout ?

Z ya

Tampilkan halaman logout

Tidak
Login sekali lagi

ya

End

Gambar 3.12 Diagram alir prosedur sistem

50

3.4

Desain Struktur Menu Dan Antar Muka Pengguna 3.4.1 Desain antar muka halaman awal dan menu utama Pada Desain mobile web form menu utama, terdapat 3 menu yaitu: a. Login Mahasiswa b. Guest Enter c. About SisfoCampus Masing-masing menu memiliki fungsi sebagai berikut : a. Login Mahasiswa Dengan menu ini, akan dibukakan halaman web Login, di mana pengguna harus memasukkan nama pengguna dan password atau kata kunci untuk dapat mengakses layanan sistem. Menu yang dimiliki halaman Login ini adalah Guest, yang akan menampilkan halaman untuk memberi informasi umum kepada pengunjung tamu (yang tidak terdaftar sebagai mahasiswa STMIK ProVisi Semarang) b. Guest Enter Menu Guest Enter pada halaman utama ini, sama dengan menu Guest pada halaman Login yang akan menampilkan halaman untuk memberi informasi umum kepada pengunjung tamu. c. About SisfoCampus Melalui menu ini akan dibukakan halaman informasi mengenai sistem, pembuat, tujuan pembuatan sistem serta keterangan lain yang melengkapi.

51

Struktur organisasi menu pada halaman utama dapat digambarkan pada Gambar 3.13

Menu Utama

Login Mahasiswa

Guest Enter

About SisfoCampus

Halaman Login

Halaman About

Guest Halaman Guest

Gambar 3.13 Struktur menu utama dan login


Titel

Logo/Gambar

Menu Login Menu Guest Menu About

Gambar 3.14 Desain halaman menu utama

52

3.4.2

Antar Muka Halaman Login Pengguna


Tex Box User NIM

Tex Box Password

Tombol Login

Menu Guest

Gambar 3.15 3.4.3

Desain halaman login pengguna

Antar Muka Halaman Penerimaan Pengguna Pada Desain halaman penerimaan pengguna, terdapat 6 menu yaitu: a. Akademik b. Info BEM/UKM c. Info Campus d. Ganti Password e. Logout f. Help Sub menu layanan utama yang dimiliki Menu penerimaan

pengguna sistem ini, antara lain : a. Akademik Dengan menu akademik, akan dibukakan halaman web akademik, di mana pengguna dapat mengakses layanan informasi

53

yang terkait dengan akademik, seperti Nilai, Jadwal dan Info Akademik. b. Info BEM/UKM Menu ini akan membukakan halaman yang berisi informasi mengenai pengumuman yang diterbitkan oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa dan atau Unit Kegiatan Mahasiswa STMIK ProVisi Semarang.
Titel Gambar/Logo

Teks Pengumuman/Informasi

Tombol Logout

Gambar 3.16 Desain halaman info BEM/UKM c. Info Campus Menu Info Campus mirip dengan menu Info BEM/UKM, hanya halaman yang ditampilkan adalah halaman yang berisi

54

pengumuman yang diterbitkan oleh pihak Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang.
Titel Gambar/Logo

Teks Pengumuman/Informasi

Tombol Logout

Gambar 3.17 d. Ganti Password

Desain halaman info kampus

Menu ini akan menuju ke fasilitas penggantian kata kunci masing-masing pengguna, di mana pada saat login (masuk) ke sistem, untuk semua mahasiswa, digunakan kata kunci yang sama yaitu password . Untuk alasan keamanan dan privasi informasi yang dapat diakses, maka pengguna dapat merubah kata kunci sesuai keinginan.

55

e. Log Out Menu Log Out atau keluar merupakan fasilitas untuk keluar dari sistem dan menuju ke halaman logout, di mana semua informasi pengguna yang telah dimasukkan dan atau ditayangkan, akan dibersihkan dari memori komputer. Untuk mengakses kembali layanan, pengguna harus mengulang langkah Login. Fasilitas ini terdapat di semua halaman sistem yang memerlukan Login. f. Help Dengan menu Help ini, akan dibukakan halaman informasi pertolongan, yang menjelaskan bagaimana langkah-langkah untuk mengakses sistem, meminta informasi dan sebagainya. Gambar 3.18 menjelaskan struktur organisasi menu pada halaman penerimaan pengguna.

56

Penerimaan Pengguna

Akademik

Info BEM/UKM

Info Campus

Ganti Password

Help

Halaman Akademik

Halaman Info BEM/UKM Logout

Halaman Info kampus

Halaman Ganti PWD

Halaman Help

Halaman Logout

Gambar 3.18

Struktur menu Penerimaan Pengguna


Logo/Gambar

Label NIM&Nama MHS Teks selamat datang Menu Akademik Menu Info BEM/UKM Menu Info Campus Menu Ganti Password Tombol Logout

Menu Help

Gambar 3.19 Desain halaman penerimaan pengguna

57

3.4.4

Desain halaman Ganti Password Pada Desain halaman Ganti Password, terdapat beberapa fasilitas

yaitu: a. Input password lama, agar dipastikan bahwa yang pengguna yang mengganti kata kunci adalah benar-benar pengguna yang berhak. b. Input kata kunci baru sebanyak dua kali untuk validasi c. Tombol Ganti Password untuk memproses perubahan kata kunci. d. Logout
Titel

TexBox password Lama TexBox password Baru1 TexBox password Baru2

Logo/Gambar

Teks Informasi

Tombol Ganti Password

Menu Logout

Gambar 3.20

Desain halaman Ganti Password

58

3.4.5

Desain Halaman Akademik Pada Desain halaman akademik, terdapat 4 menu yaitu: a. Lihat Nilai b. Lihat Jadwal c. Info Akademik d. Logout Menu akademik menyediakan antara lain : a. Lihat Nilai Melalui menu ini akan dibukakan halaman web nilai, di mana pengguna dapat meminta daftar nilai, baik itu nilai tiap semester, ataupun nilai Kumulatif, berikut hasil perhitungan Indeks Prestasi (IP). b. Lihat Jadwal Dengan menu ini, mahasiswa akan dibukakan halaman web jadwal, di mana pengguna dapat melihat jadwal kuliah, sesuai jurusan dan semester yang diinginkan. Jadwal akan menunjukkan nama mata kuliah, hari, jam dan tempat kuliah. c. Info Akademik Dengan menu ini akan ditampilkan halaman yang berisi pengumuman yang diterbitkan oleh pihak Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer ProVisi Semarang, khusus Bagian Administrasi Akademik. layanan utama sistem,

59

Gambar 3.21 menjelaskan struktur organisasi menu pada halaman akademik.


Akademik

Lihat Nilai

Lihat Jadwal

Info Akademik

Logout

Halaman Nilai

Halaman Jadwal

Halaman Info Akademik

Halaman Logout

Gambar 3.21 Struktur menu Akademik

Logo/Gambar

Teks/Informasi

Menu Lihat Nilai Menu Lihat Jadwal Menu Info Akademik

Menu Logout

Gambar 3.22

Desain halaman akademik

60

3.4.6

Desain Halaman Nilai

Pada Desain halaman Nilai, terdapat beberapa fasilitas yaitu: a. Pilihan Semester, untuk memilih semester berapa yang ingin ditampilkan nilainya, dengan menekan tombol Lihat nilai per semester b. Tombol Lihat Nilai Kumulatif, untuk menampilkan seluruh nilai mata kuliah yang telah ditempuh c. Tampilan IP Semester dan IP Kumulatif, untuk menampilkan Indeks Prestasi, baik itu semester maupun Kumulatif. d. Logout Gambar 3.23 berikut ini menjelaskan rancangan antar muka pada halaman nilai.
Logo/Gambar Teks/Informasi Dropdown Pilihan Semester

Tombol Lihat Nilai Persemester Teks/Info IP Semester dan Daftar Nilai Tombol Lihat Nilai Kumulatif Teks/Info IP Kumulatif dan Daftar Nilai

Menu Logout

Gambar 3.23

Desain halaman nilai

61

3.4.7

Desain halaman Jadwal Pada Desain halaman Jadwal, terdapat beberapa fasilitas yaitu:

a. Pilihan Semester, untuk memilih semester berapa yang ingin ditampilkan Jadwal nya b. Pilihan Jurusan, untuk memilih Jurusan mana yang ingin ditampilkan Jadwal nya c. Tombol Lihat jadwal, untuk menampilkan seluruh jadwal mata kuliah pada semester dan jurusan yang diminta d. Logout Gambar 3.24 berikut ini menjelaskan rancangan antar muka pada halaman jadwal.
Titel Logo/Gambar DropDown Pilihan Semester

DropDown Pilihan Jurusan

Tombol Lihat Jadwal

Teks/Informasi

Menu Logout

Gambar 3.24 Desain halaman nilai

62

Selain beberapa halaman di atas, ada beberapa halaman yang akan ditampilkan jika menemui kondisi tertentu, seperti kegagalan Login, akan membuka halaman Penolakan, yang berisi keterangan kegagalan proses masuk ke dalam sistem. Pada Desain halaman penolakan pengguna, terdapat beberapa fasilitas yaitu: a. Login sekali lagi, untuk mengulang masuk ke sistem b. Kembali ke menu utama, untuk kembali ke halaman awal Gambar 3.25 berikut ini menjelaskan rancangan antar muka pada halaman penolakan pengguna..
Titel Logo/ Gambar

Teks/Informasi Kesalahan login

Menu Login Sekali Lagi Menu kembali ke Menu Utama

Gambar 3.25 Desain halaman penolakan pengguna Halaman berikutnya adalah halaman Perlu Login, yang merespon akses langsung ke halaman tertentu tanpa proses login. Halaman ini berisi peringatan dan keterangan kegagalan proses masuk ke dalam sistem. Pada Desain halaman penolakan pengguna, terdapat beberapa fasilitas yaitu: a. Login, untuk mengulang masuk ke sistem b. Kembali ke menu utama, untuk kembali ke halaman awal

63

Gambar 3.26 berikut ini menjelaskan rancangan antar muka pada halaman Perlu Login.
Titel Logo/ Gambar Teks/Informasi peringatan

Menu Login Menu Kembali Ke Menu Utama

Gambar 3.26

Desain halaman penolakan pengguna

3.5 Desain Teknologi Dan Arsitektur Sistem (Client-Server Multi User) 3.5.1 Desain Teknologi Teknologi yang digunakan sistem ini adalah teknologi internet untuk menjadi media penyampaian informasi. Data dan perangkat lunak sistem disimpan dalam sebuah web server atau penyedia jasa layanan internet. Sedangkan selama dalam tahap perancangan, akses dan pengujian sistem dilakukan secara lokal. 3.5.2 Desain Arsitektur Arsitektur yang diterapkan pada sistem informasi akademik ini adalah arsitektur Client-Server dengan Multi User, di mana data dan perangkat lunak disimpan di sebuah server dan nantinya akan diakses oleh banyak pengguna sebagai client.

64

3.5.3

Perangkat keras yang dibutuhkan: Untuk desain dan pembuatan sistem, Dari sisi server, perangkat

keras yang dibutuhkan adalah sebuah komputer dengan spesifikasi minimal komputer dengan prosesor Pentium III 500 MHZ, RAM sebesar 128 MB, Monitor SVGA dengan kemampuan menampilkan resolusi 800 X 600 piksel, keyboard serta mouse. Sedangkan dari sisi klien, karena pada tahap desain ini pengujian akses terhadap sistem menggunakan komputer yang sama dengan server atau bersifat lokal, maka spesifikasi yang dibutuhkan adalah sama dengan kebutuhan perangkat keras server. Untuk spesifikasi perangkat lunak yang dibutuhkan, selain bahasa pemrograman Visual Studio.NET 2003 ,untuk desain dan pengujian lokal, server dan juga klien memerlukan perangkat lunak sebagai berikut: a) NET Framework versi 1.1. b) Microsoft Access c) Internet Information Services versi 5.1 d) Internet Explorer e) Program simulasi browser telepon seluler OpenWave Simulator 3.6 Desain Sistem 3.6.1 Navigasi antar Form Dalam pemrograman web, khususnya mobile web, untuk bernavigasi dari satu mobile web form ke form lain, dapat menggunakan 2 (dua) cara, yaitu menggunakan Hyperlink yang diset properti Navigate

65

URL nya atau menggunakan kode program pada tombol dengan sintaks program: RedirecttoMobilePage(nama_mobile_web_form. ASPX) 3.6.2 Proses Login Mahasiswa a. Kondisi awal: sistem telah diakses mahasiswa, halaman utama telah dibuka, dan link Login Mahasiswa telah diklik b. Proses : NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan password (kata kunci). diketik oleh mahasiswa lalu NIM dan password mahasiswa tersebut oleh sistem akan diperiksa apakah benar dan jika beana, rakan ditampilkan halaman penerimaan mahasiswa. Jika salah, akan ditawarkan untuk kembali ke menu utama atau melakukan proses login sekali lagi. c. Diagram alirnya adalah sebagai berikut :

66

START

Input Nim & Password

Nim&Pass word benar?

Tidak

Tampilkan form RejectMHS.ASPX

Ya

Tampilkan form AcceptMHS.ASPX

END

Gambar 3.27 Diagram alir proses login Sedangkan kode programnya adalah sebagai berikut:
Private Sub CommandLogin_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles CommandLogin.Click Dim Dim Dim Dim Dim Dim count As Integer objConn As System.Data.OleDb.OleDbConnection objAdapter As OleDbDataAdapter objDataSet As New DataSet StrSQL, nama As String ConString, path

path = Server.MapPath(".") path = Replace(path, "http:\\localhost\sisfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & path Labelkoneksi.Text = "Connection String " & ConString objConn = New System.Data.OleDb.OleDbConnection(ConString) StrSQL = "SELECT * FROM(msMahasiswa)WHERE

67

(((msMahasiswa.NIM)=" & "'" & TextBoxUser.Text & "'" & "));" Try objConn.Open() objDataSet.Clear() objAdapter = New OleDbDataAdapter(StrSQL, objConn) objAdapter.Fill(objDataSet, "msMahasiswa") ObjectList1.DataSource = objDataSet.Tables("msMahasiswa") ObjectList1.DataBind() 'Labeltes.Text = "Koneksi berhasil" Catch ex As Exception Labeltes.Visible = True Labeltes.Text = " Nim anda tidak terdaftar pada database ,periksa sekali lagi" TextView1.Visible = True TextView1.Text = ex.ToString() End Try If ObjectList1.Items.Count = 0 Then RedirectToMobilePage("rejectmhs.aspx") objConn.Close() Else If TextBoxUser.Text = objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("NIM") And TextBoxPWD.Text = objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("PWD") Then Server.Transfer("acceptmhs.aspx", True) objConn.Close() ElseIf TextBoxUser.Text <> objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("NIM") Or TextBoxPWD.Text <> objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("PWD") Then RedirectToMobilePage("rejectmhs.aspx", True) objConn.Close() End If objConn.Close() End If End Sub

68

3.6.3 Proses menampilkan nilai a. Kondisi awal: proses login ke dalam sistem telah dilakukan oleh mahasiswa, halaman akademik telah dibuka, dan link Lihat Nilai telah dibuka. b. Proses : Pilihan untuk melihat nilai per semester, dapat diambil mahasiswa dengan memilih angka semester dan mengklik tombol Lihat Nilai Per Semester atau melihat nilai secara accumulative, dari semester 1 sampai dengan semester terakhir, dengan mengklik tombol Nilai Kumulatif. Sistem akan melakukan proses pencarian data pada Data Base, lalu menampilkan hasilnya. c. Diagram alirnya adalah sebagai berikut :
START START
Input Semester Klik Tombol Nilai Kumulatif Klik Tombol Nilai per semester Tampilkan Nilai kumulatif Tampilkan Nilai per semester

END

END

Gambar 3.28

Diagram alir proses lihat nilai

Sedangkan kode programnya adalah sebagai berikut:

69

Private Sub CommandNilai_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles CommandNilai.Click Dim Dim Dim Dim i, jummk, jumsks As Integer sks, nilai As String score, total As Integer IPkamu As Single

LabelIPKUM.Visible = False Label6.Visible = False LabelIPSemester.Visible = True Labelcheck.Visible = True Dim objConn As System.Data.OleDb.OleDbConnection Dim objAdapter As OleDbDataAdapter Dim objDataSet As New DataSet Dim StrSQL, semester, jurusan As String Dim ConString, path path = Server.MapPath(".") semester = SelectionListSemster.Selection.Value path = Replace(path, "http:\\localhost\sisfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & path objConn = New System.Data.OleDb.OleDbConnection(ConString) StrSQL = "SELECT msMatakuliah.Nama_matakuliah,msMatakuliah.se mester,msMatakul iah.Jumlah_SKS,krskhs.Nilai FROM msMatakuliah INNER JOIN (msMahasiswa INNER JOIN krskhs ON msMahasiswa.Nim = krskhs.Nim) ON msMatakuliah.Kode_matakuliah = krskhs.Kode_matakuliah WHERE krskhs.Nim =" & "'" & master & "' AND msMatakuliah.semester =" & "'" & semester & "'" & " AND krskhs.Nilai <> '';" Try objConn.Open() objDataSet.Clear() objAdapter = New OleDbDataAdapter(StrSQL, objConn) objAdapter.Fill(objDataSet, "nilaisemesterq")

70

ObjectList1.DataSource = objDataSet 'proses perhitungan Index Prestasie i = 0 jumsks = 0 total = 0 score = 0 IPkamu = 0 jummk = objDataSet.Tables("nilaisemesterq").Rows.Cou nt() Do While i <= jummk - 1 sks = objDataSet.Tables("nilaisemesterq").Rows(i).Item(" Jumlah_sks") nilai = objDataSet.Tables("nilaisemesterq").Rows(i).Item(" Nilai") Select Case nilai Case "A" score = CInt(sks) * 4 Case "AB" score = CInt(sks) * 3.5 Case "B" score = CInt(sks) * 3 Case "BC" score = CInt(sks) * 2.5 Case "C" score = CInt(sks) * 2 Case "CD" score = CInt(sks) * 1.5 Case "D" score = CInt(sks) * 1 Case "E" score = CInt(sks) * 0.5 End Select jumsks = jumsks + CInt(sks) total = total + score i = i + 1 Loop ObjectList1.DataBind() IPkamu = total / jumsks LabelIPSemester.Text = IPkamu Catch ex As Exception Response.Write("No Value") TextView1.Text = ex.ToString() End Try objConn.Close() End Sub

Private Sub Commandnilaikum_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Commandnilaikum.Click

71

Dim Dim Dim Dim

i, jummk, jumsks As Integer sks, nilai As String score, total As Integer IPkamu As Single

LabelIPSemester.Visible = False Labelcheck.Visible = False LabelIPKUM.Visible = True Label6.Visible = True Dim count As Integer Dim objConn As System.Data.OleDb.OleDbConnection Dim objAdapter As OleDbDataAdapter Dim objDataSet As New DataSet Dim StrSQL, semester, jurusan As String Dim ConString, path path = Server.MapPath(".") semester = SelectionListSemster.Selection.Value path = Replace(path, "http:\\localhost\sisfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & path objConn = New System.Data.OleDb.OleDbConnection(ConString) StrSQL = "SELECT msMatakuliah.Nama_matakuliah, msMatakuliah.semester,msMatakuliah.Jumlah_sk s, krskhs.Nilai FROM msMatakuliah INNER JOIN (msMahasiswa INNER JOIN krskhs ON msMahasiswa.Nim = krskhs.Nim) ON msMatakuliah.Kode_matakuliah = krskhs.Kode_matakuliah WHERE krskhs.Nim =" & "'" & master & "' AND krskhs.Nilai <>'';" Try objConn.Open() objDataSet.Clear() objAdapter = New OleDbDataAdapter(StrSQL, objConn) objAdapter.Fill(objDataSet, "nilaikumq") ObjectList1.DataSource = objDataSet 'proses perhitungan Index Prestasie i = 0 jumsks = 0 total = 0 score = 0 IPkamu = 0

72

jummk = objDataSet.Tables("nilaikumq").Rows.Count() Do While i <= jummk - 1 sks = objDataSet.Tables("nilaikumq").Rows(i).Item("Jumla h_sks") nilai = objDataSet.Tables("nilaikumq").Rows(i).Item( "Nilai") Select Case nilai Case "A" score = CInt(sks) * 4 Case "AB" score = CInt(sks) * 3.5 Case "B" score = CInt(sks) * 3 Case "BC" score = CInt(sks) * 2.5 Case "C" score = CInt(sks) * 2 Case "CD" score = CInt(sks) * 1.5 Case "D" score = CInt(sks) * 1 Case "E" score = CInt(sks) * 0.5 Case "" score = CInt(sks) * 0 End Select jumsks = jumsks + CInt(sks) total = total + score i = i + 1 Loop ObjectList1.DataBind() IPkamu = total / jumsks LabelIPKUM.Text = IPkamu Catch ex As Exception Response.Write("No Value") TextView1.Text = ex.ToString() End Try objConn.Close() End Sub End Class

73

3.6.4

Proses menampilkan jadwal a. Kondisi awal: proses login ke dalam sistem telah dilakukan mahasiswa, halaman akademik telah dibuka, dan link Lihat Jadwal telah diklik. b. Proses : Layanan melihat jadwal sesuai jurusan dan semester, dapat dipilih dengan memilih angka semester dan nama

jurusan lalu setalah tombol Lihat Jadwal diklik, sistem akan melakukan proses pencarian data pada Data Base, lalu menampilkan hasilnya. c. Diagram alirnya adalah sebagai berikut :
START

Input Jurusan dan Semester

Klik Lihat jadwal

Tampilkan jadwal semester dan jurusan

END

Gambar 3.29 Diagram alir proses lihat jadwal Sedangkan kode programnya adalah sebagai berikut :

74

Private Sub CommandJadwalPribadi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles CommandJadwalPribadi.Click Dim count As Integer Dim objConn As System.Data.OleDb.OleDbConnection Dim objAdapter As OleDbDataAdapter Dim objDataSet As New DataSet Dim StrSQL, semester, jurusan As String Dim ConString, path path = Server.MapPath(".") semester = SelectionListSemster.Selection.Value jurusan = SelectionListJur.Selection.Value path = Replace(path, "http:\\localhost\sisfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & path objConn = New System.Data.OleDb.OleDbConnection(ConString) StrSQL = "SELECT msMatakuliah.Nama_matakuliah, csJadwal.Hari, csJadwal.Jam, csJadwal.Tempat FROM msMatakuliah INNER JOIN (msDosen INNER JOIN csJadwal ON msDosen.Kd_dosen = csJadwal.Kd_dosen) ON msMatakuliah.Kode_matakuliah = csJadwal.Kode_matakuliah WHERE (((msMatakuliah.Semester)=" & "'" & semester & "') AND ((msMatakuliah.Kode_Jurusan)=" & "'" & jurusan & "'));" Try objConn.Open() objDataSet.Clear() objAdapter = New OleDbDataAdapter(StrSQL, objConn) objAdapter.Fill(objDataSet, "msMahasiswa") ObjectList1.DataSource = objDataSet ObjectList1.DataBind() ObjectList1.ItemsPerPage = 5 Catch ex As Exception Response.Write("No Value") End Try objConn.Close() End Sub End Class

75

3.6.5 Proses perubahan password a. Kondisi awal: login ke dalam sistem telah dilakukan

mahasiswa, dan link Ganti Password telah diklik. b. Proses : password lama mahasiswa dimasukkan, lalu password baru dimasukkan sebanyak 2 (dua) kali dan maksimal adalah sepanjang 9 karakter, bisa berupa huruf dan atau angka. c. Proses perubahan pada Data Base akan dilakukan oleh sistem, lalu pesan bahwa password telah diganti akan ditampilkan. Mahasiswa yang bersangkutan dapat menggunakan password barunya sebagai password untuk login ke sistem ini. d. Diagram alirnya adalah sebagai berikut :

76

START

Input password Lama

Password benar?

Tidak

Ya Input Password Baru 2 X

Tidak Password baru sama?

Ya Update password

END

Gambar 3.30

Diagram alir proses ganti password

Sedangkan kode programnya adalah sebagai berikut :


Private Sub Command1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Command1.Click 'Declaration de variableC Dim objConn As System.Data.OleDb.OleDbConnection Dim objAdapter, objAdapterCounter As OleDbDataAdapter Dim objDataSet As New DataSet Dim objDatasetCounter As New DataSet

77

Dim StrSQL, PWDComparer, nama, objCounter As String Dim ConString, path Dim PWDBARU As String Dim RowyourBoat As Integer path = Server.MapPath(".") path = Replace(path, "http:\\localhost\sisfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & path objConn = New System.Data.OleDb.OleDbConnection(ConString) StrSQL = "SELECT * FROM(msMahasiswa)WHERE (((msMahasiswa.NIM)=" & "'" & master & "'" & "));" objCounter = "SELECT * FROM(msMahasiswa)WHERE (((msMahasiswa.NIM) < " & "'" & CInt(master) & "'" & "));" Try objConn.Open() objDataSet.Clear() objAdapter = New OleDbDataAdapter(StrSQL, objConn) objAdapterCounter = New OleDbDataAdapter(objCounter, objConn) objAdapter.Fill(objDataSet, "msMahasiswa") objAdapterCounter.Fill(objDatasetCounter, "msMahasiswa") RowyourBoat = objDatasetCounter.Tables("msMahasiswa").Rows.Count PWDComparer = objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("PWD") nama = objDataSet.Tables("msMahasiswa").Rows(0).Item("Nama_M hs") objConn.Close() 'validasi password lama If TextBoxpwdlama.Text = PWDComparer Then If CompareValidator1.IsValid = True Then objConn.Open() Dim catDA As OleDbDataAdapter = New OleDbDataAdapter("SELECT NIM, PWD FROM msMahasiswa", objConn) catDA.UpdateCommand = New OleDbCommand("UPDATE msMahasiswa SET PWD = ? WHERE NIM = ?", objConn) catDA.UpdateCommand.Parameters.Add("@PWD", OleDbType.VarChar, 9, "PWD")

78

Dim workParm As OleDbParameter = catDA.UpdateCommand.Parameters.Add("@NIM", OleDbType.VarChar) workParm.SourceColumn = "NIM" workParm.SourceVersion = DataRowVersion.Original Dim catDS As DataSet = New DataSet catDA.Fill(catDS, "msMahasiswa") PWDBARU = TextBoxPwdbaru2.Text Dim cRow As DataRow = catDS.Tables("msMahasiswa").Rows(RowyourBoat) cRow("PWD") = (PWDBARU) catDA.Update(catDS, "msMahasiswa") objConn.Close() LabelPWDbaru.Text = PWDBARU Labelbacapwd.Text = TextBoxpwdlama.Text Labelganti.Visible = True Labelganti.Text = "Password untuk mahasiswa " & nama & ", telah diganti" Else Labelganti.Visible = True Labelganti.Text = "Ganti password gagal (password baru tidak sama), silakan ulangi penggantian" End If Else Labelganti.Visible = True Labelganti.Text = "Ganti password gagal (password lama salah), silakan ulangi penggantian" End If Catch ex As Exception TextView1.Text = ex.ToString() End Try objConn.Close() End Sub

3.6.6

Proses Logout dan atau kembali ke menu utama Jika mahasiswa hendak keluar dari sistem, maka sistem

menyediakan fasilitas link logout, serta kembali ke menu utama yang cara kerjanya adalah menutup form yang aktif dan menghapus seluruh informasi temporer, serta halaman atau form logout akan dibukakan.

79

BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM

Setelah melalui tahap analisa dan desain sistem, maka hasil perancangan sistem diimplementasikan pada kondisi yang sesungguhnya. 4.1 Kebutuhan Sistem Pendukung 4.1.1 Kebutuhan Perangkat Keras Server Dan Web Hosting Server dan sekaligus Web hosting adalah komputer yang secara fisik menjadi media penempatan file-file sistem. Dan tentu saja spesifikasi fisik harus minimal sama dengan spesifikasi komputer pada saat tahap desain. Namun terdapat kebutuhan lain yaitu komputer server harus

secara fisik terhubung ke jaringan komputer area luas (Wide Area Network) atau internet selama 24 (dua puluh empat) jam per hari dan 7 (tujuh) hari dalam seminggu atau koneksi internet yang selalu terhubung untuk melayani akses sistem dari klien yang hampir tidak mengenal waktu. 4.1.2 Kebutuhan Perangkat Lunak Server Server dan sekaligus Web hosting harus memiliki perangkat lunak minimal dengan rincian sebagai berikut : a. Sistem Operasi Windows 2000 atau XP atau 2003 Server . b. Dot Net Frame Work Versi 1.0 c. Microsoft Internet Information Services

79 #

80

4.1.3

Kebutuhan Perangkat Keras Klien Sementara pada sisi pengguna, website dapat diakses klien dengan

spesifikasi minimal perangkat bergerak seperti telepon seluler , PDA atau Pocket PC yang memiliki akses jalur data GPRS atau CDMA. Sebagai contoh, dalam skripsi ini, sistem diujikan untuk diakses menggunakan beberapa media akses perangkat bergerak yang berbeda-beda. Telepon seluler model model baru sebagian besar telah memiliki kemampuan untuk transmisi data atau berselancar dengan internet, baik itu melalui media GPRS, WAP ataupun CDMA. Ada beberapa segmen pengguna yang masih menggunakan telepon seluler produksi terdahulu, namun dalam penggunaannya untuk mengakses sistem ini, tidak menjadi masalah, selama memiliki spesifikasi kemampuan tampilan di atas 6400 piksel (80 X 80 piksel), baik warna maupun monochrome, dan dapat melakukan komunikasi data melalui protokol GPRS atau CDMA. Daftar perangkat bergerak yang mempunyai kemampuan mengakses sebuah halaman Web Mobile atau internet bergerak selengkapnya terdapat pada lampiran skripsi ini. Website ini juga dapat diakses melalui komputer, baik desktop maupun laptop, yang terhubung ke jaringan internet. 4.1.4 Kebutuhan Perangkat Lunak Klien Klien yang berupa telepon seluler harus memiliki browser

minimal WAP 1.0/xHTML Browser. Sedangkan pada PDA dan atau Pocket PC, dapat menggunakan Internet Explorer. Umumnya perangkat bergerak yang memiliki kemampuan koneksi data GPRS atau jalur data

81

CDMA 2000 1x, sudah mempunyai browser bawaan yang kompatibel dari produsen masing-masing. Sedangkan untuk pengujian menggunakan komputer, selain dapat menggunakan internet explorer, dapat juga menggunakan program perangkat lunak yang bersifat simulasi telepon seluler atau simulasi PDA/Pocket PC.

4.2

Perbedaan Perancangan

Parameter

Tahap

Implementasi

dengan

Tahap

Ada beberapa hal yang membedakan antara tahap perancangan dengan implementasi, dikarenakan sistem pada tahap implementasi sudah diterapkan pada dunia nyata, dengan penerapan pada kondisi yang sebenarnya. Variabel-variabel itu antara lain adalah sebagi berikut: a. Penyimpanan File Project Variabel ini menentukan lokasi tempat menyimpan file-file yang mendukung project, mulai dari form, kode program, catatan konfigurasi sampai dengan penyimpanan basis data. b. Server Server merupakan komputer yang secara fisik menjadi tempat layanan website. Header alamat untuk mengakses website juga ditentukan oleh variabel ini. c. Klien

82

Sistem yang telah ditempatkan pada sebuah server akan diakses oleh klien. Klien dapat berupa bermacam macam platform, bisa berupa perangkat komputer maupun perangkat mobile. d. Jaringan komputer Variabel jaringan komputer menentukan bagaimana website

diakses dan ditempatkan, hubungannya dengan koneksi antara klien dan server, apakah hanya bersifat stand alone, lokal atau bersifat global. e. Browser Browser adalah perangkat lunak untuk mengakses internet yang digunakan oleh klien. Browser dapat bervariasi, tergantung dari perangkat keras dan platform klien. f. Nama URL Alamat URL adalah variabel yang diketikkan pada browser untuk dapat mengakses website. Hal ini berhubungan dengan server yang dapat bersifat lokal ataupun global. g. Host Host adalah tipe komputer yang berperan sebagai server website dan merupakan header pada alamat website yang telah ditempatkan, baik lokal maupun global. h. Nama Host Nama host ditunjukkan dengan nama komputer atau server yang menyediakan layanan website, dapat berupa nama komputer atau nama URL/ nama domain

83

i. Path basis data Letak basis data dalam suatu sistem website ditunjukkan melalui suatu path. Selain menunjuk lokasinya, path juga akan menyebutkan nama file basis data secara fisik. j. Halaman awal Variabel halaman awal berisi nama file yang menjadi halaman yang akan muncul pertama kali pada saat browser klien mengakses website. k. File Global.asax File Global.Asax mencatat identitas dan konfigurasi komputer tempat website dibuat. Karena konfigurasi dan identitas server antara komputer lokal dan komputer global berbeda, maka file Global.asax hanya berlaku pada komputer tempat website dibuat. l. Isi file Web.Config Web.config adalah file yang berisi konfigurasi website secara keseluruhan. Seperti file Global.asax, file Web Config harus menyesuaikan dengan komputer tempat website tersebut. Namun perbedaaan antara Web.Config dengan file Global.Asax adalah file Web.config tetap disertakan dalam project, baik di komputer lokal maupun global (web hosting), hanya ada beberapa konfigurasi yang harus disesuaikan. Tabel 4.1 menunjukkan beberapa hal yang membedakan antara tahap desain dengan tahap implementasi.

84

Tabel 4.1 Perbedaan tahap desain dan implementasi No 1. Variabel Penyimpan an File Project Perbedaan Tahap Desain Tahap implementasi a. Disimpan dalam media a. Disimpan di media penyimpan komputer penyimpan web hosting lokal (hard disk) melalui proses upload b. Path lokal : b. Path upload : C:\Inetpub\wwwroot\sisf win15.citywebindo.com/ ocampus neira/nirwanasuci Komputer lokal (lokalhost) Komputer server web hosting (www) Komputer lokal (PC) saja a. Komputer lokal (PC) yang terhubung internet b. Telepon seluler c. PDA d. Pocket PC Stand alone/ tidak terhubung Wide Are Network, ke jaringan Terhubung internet a. Internet Explorer a. Internet Explorer b. Open wave V 7 b. Open wave V 7 Simulator Simulator c. Windows CE Emulator c. Pocket Internet Explorer d. Browser telepon seluler http://lokalhost/sisfocampus www.nirwanasuci.com Lokalhost www Nama komputer URL / nama domain
path = Server .MapPath(".") path = Replace(path, "http:\\lokalhost\sisf ocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb" path = Server .MapPath(".") path = Replace(path, "www.nirwanasuci.com\si sfocampus\", "") path = path & "\db\academix.mdb"

2. 3.

Server Klien

4. 5.

Jaringan komputer Browser

6. 7. 8. 9.

Nama URL Host Nama host Path basis data

10. Halaman awal 11. File Global.asax 12. Isi File Web.Config

Index.aspx Disertakan dalam project Authentication : Windows Custom error mode : Custom

Index.html Tidak disertakan dalam project Authentication : None Custom error mode : Off

85

4.3 Proses Implementasi 4.3.1 Web hosting Untuk dapat diakses secara online, sebuah aplikasi web harus ditempatkan pada penyedia jasa layanan web atau web hosting. Penyedia jasa web hosting akan menyediakan ruang penyimpanan file aplikasi web pada komputer server web hosting tersebut. Untuk mendapatkan layanan tersebut, pengguna harus melalui proses pendaftaran atau registrasi terlebih dahulu. Dari segi biaya, ada dua macam web hosting, yaitu yang pertama adalah Web hosting tanpa biaya. Jenis ini memberikan fasilitas secara cuma-cuma kepada pengguna untuk meletakkan aplikasi web pada web hosting tersebut. Namun kekurangannya adalah antara lain nama URL atau alamat situs aplikasi web akan menjadi child (anak) dari alamat web hosting tersebut. Sebagai contoh, perusahaan web hosting Brinkster (www.brinkster.com) akan memberikan layanan hosting gratis namun dengan nama URL www40.brinkster.com/namaaplikasi. Selain itu, web hosting cuma-cuma umumnya tidak memberikan dukungan teknis kepada pengguna, dan keamanan serta kestabilan aplikasi web yang ditempatkan pada web hosting tersebut tidak dijamin. Web hosting jenis kedua adalah web hosting komersial. Di sini, layanan yang diberikan web hosting tidak cuma-cuma, namun ada biaya tertentu sesuai jenis layanan hosting yang dipilih oleh pengguna. Sebagai contoh, implementasi aplikasi web mobile SisfoCampus pada skripsi ini

86

ditempatkan ke sebuah perusahaan web hosting komersial yaitu Citywebindo (www.citywebindo.com). Di web hosting ini, pengguna harus membayar jasa Web hosting dengan ruang penyimpanan sebesar 10 (sepuluh) Mega Bytes untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dengan biaya sebesar Rp. 181.000, 00 (seratus

delapan puluh satu ribu rupiah). Selain mendapat dukungan teknis dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan Web hosting cuma-Cuma, nama URL juga dapat ditentukan sendiri oleh pengguna. Dalam skripsi ini, aplikasi web SisfoCampus diberikan URL www.nirwanasuci.com. 4.3.2 Upload Upload adalah proses penempatan file aplikasi yang dirancang dan dibuat pada saat tahap desain, ke komputer server milik web hosting. Proses ini membutuhkan koneksi internet yang cukup stabil dan kecepatan yang cukup tinggi, mengingat padatnya jalur data yang dikirim dari komputer pengguna ke komputer server pada web hosting. Berikut adalah beberapa hal yang terkait dengan caracara proses upload : a. File manager File manager adalah fasilitas yang disediakan oleh Citywebindo kepada konsumen untuk melakukan proses upload file ke server.

Fasilitas ini diberikan dengan antar muka grafik (Graphical user Interface), dan memungkinkan pengguna untuk memilih file-file apa saja yang akan diletakkan di server, dan juga dapat melakukan operasi-

87

operasi file seperti layaknya pada program Windows Explorer. File manager ini akan mengirimkan file ke server melalui protokol

http(Hyper Text Transfer Protocol). Kelebihan fasilitas ini adalah antar muka pengguna yang mudah untuk digunakan. Sedangkan

kekurangannya ada pada kecepatan pengiriman data. Karena menggunakan protokol http, yang juga sekaligus dipakai oleh browser untuk membuka halaman web, secara signifikan menurunkan kecepatan pengiriman data. b. FTP server FTP (File Transfer Protocol) server adalah juga fasilitas yang disediakan Citywebindo kepada pengguna untuk melakukan proses upload. URL FTP server dari Citywebindo adalah

win15.citywebindo.com. Karena protokol dan port yang digunakan (21) memang dikhususkan untuk melakukan pengiriman dan penerimaan file, maka dari segi kecepatan, fasilitas ini adalah yang terbaik. Untuk dapat mengakses layanan ini, pengguna akan dimintai nama pengguna dan kata kunci, sesuai dengan perjanjian pembelian layanan web hosting. c. FTP Client Dari sisi klien, untuk mengakses layanan FTP, dapat menggunakan aplikasi FTP bawaan dari Windows, yang dapat diakses dari Command Prompt. Ini menjadi kekurangan metode upload dengan FTP, karena

88

pengoperasiannya akan sedikit merepotkan pengguna, sebab perintah dan operasi yang dilakukan semuanya dimasukkan dengan mode teks. Untuk mempermudah pengguna dalam melakukan proses upload menggunakan FTP, dapat digunakan sebuah perangkat lunak yang bernama Cute FTP. Cute FTP akan menampilkan antar muka grafis kepada pengguna untuk melakukan perintah dan atau operasi-operasi FTP.

4.4.Akses Mobile Web Site Setelah file aplikasi web mobile di upload , maka aplikasi tersebut dapat langsung diakses secara online, baik dari media komputer maupun perangkat bergerak. Dikarenakan keterbatasan sumber daya dan waktu, maka hanya beberapa media saja yang digunakan untuk menguji sistem dalam proses implementasi ini. Dari beberapa media yang digunakan, diharapkan dapat mewakili bermacammacam media akses khususnya perangkat bergerak seperti telepon seluler dan atau PDA/Pocket PC yang ada. 4.4.1 Hasil Implementasi Setelah seluruh file project diletakkan di server web hosting

Citywebindo, maka proses upload telah berhasil, dan siap untuk diakses dari klien melalui internet, dengan URL www.nirwanasuci.com. Berikut adalah hasil implementasi masing-masing menu halaman atau form.

89

a. Tampilan halaman utama

Gambar 4.1

Halaman utama

b. Tampilan halaman Login Pengguna

Gambar 4.2

Halaman Login Pengguna

90

c. Tampilan halaman penerimaan pengguna

Gambar 4.3

Halaman penerimaan pengguna

d. Tampilan halaman informasi atau pengumuman

Gambar 4.4

Halaman info BEM/UKM

91

Gambar 4.5

Halaman info kampus

e. Tampilan halaman akademik

Gambar 4.6

halaman akademik

92

f. Tampilan halaman nilai

Gambar 4.7 g. Tampilan halaman jadwal

Halaman nilai

Gambar 4.8

Halaman jadwal

93

h. Tampilan halaman penggantian password

Gambar 4.9

Halaman penggantian password

i. Tampilan halaman help

Gambar 4.10 Halaman help

94

j. Tampilan halaman guest

Gambar 4.11 Halaman guest k. Tampilan halaman logout

Gambar 4.12 Halaman logout

95

l. Tampilan halaman penolakan pengguna

Gambar 4.13 Halaman penolakan login pengguna

Gambar 4.14 Halaman penolakan pengguna

96

4.4.2 Pengujian Akses dengan Mobile Device Untuk mendapatkan hasil pengujian akses, maka dilakukan pengaksesan terhadap sistem dengan beberapa kondisi yang umum terdapat dalam pemakaian sehari-hari, seperti beberapa macam perangkat bergerak yang digunakan, serta penyedia jasa layanan komunikasi seluler yang digunakan. Sedangkan untuk pengamatan hasil pengujian yang dilakukan adalah faktor kecepatan akses dan kemampuan menampilkan isi website. Untuk beberapa perangkat yang memungkinkan untuk mendapat gambar tampilan layar pada saat pengujian, gambar hasil tampilan tersebut disertakan. Berikut adalah rincian dari beberapa media yang digunakan untuk melakukan pengujian, dilengkapi dengan kemampuan masing-masing secara teoritis untuk menguji akses ke mobile website dengan URL www.nirwanasuci.com beserta hasil pengujian dan pengamatannya.

a) PC (Personal Komputer)

Sumber : www.ecs.com

Gambar 4.15 Komputer Notebook

97

a. Platform /jenis media b. Sistem Operasi c. Browser d. Teknologi jaringan e. Kecepatan akses

: Komputer desktop/laptop : Microsoft Windows XP : Internet Explorer : TCP / IP : Bervariasi, ditetapkan Internet Service Provider (ISP)

f. Kemampuan tampilan g. Cara pengoperasian h. Hasil pengujian Tabel 4.2 No 1. 2.

: 32 bit warna, 1024 X 768 pixels : input dengan keyboard dan mouse :

Hasil Pengujian Mengakses sistem dengan PC Hasil

Pengujian

Kecepatan akses Rata-rata kecepatan menampilkan halaman adalah 11,9 detik Kemampuan Teks menampilkan isi Tombol/link website Gambar Animasi Warna :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan

Gambar 4.16 Gambar layar PC

98

b) Sony Ericsson T68i

Sumber : www.gsmarena.com

Gambar 4.17 Sony Ericsson T68i

a. Platform /jenis media b. Sistem Operasi c. Browser

: Telepon seluler : Ericsson : Ericsson WAP 2.0/xHTML Browser

d. Teknologi jaringan e. Kecepatan akses f. Kemampuan tampilan g. Cara pengoperasian

: GSM 900/1800/1900, GPRS : GPRS 24 - 36 kbps : 256 warna, 101 X 80 pixels : input dengan key pad dan joystick 4 arah.

h. Hasil pengujian

99

Tabel 4.3 Hasil Pengujian Mengakses Sistem dengan SE T68i No 1. 2. Pengujian Kecepatan akses Kemampuan menampilka n isi website Hasil Rata-rata kecepatan menampilkan halaman adalah 16,14 detik Teks Tombol/link Gambar Animasi Warna :Ditampilkan :Ditampilkan dalam bentuk link :Hanya menampilkan gambar dengan format GIF :Ditampilkan (diam) :Tidak ditampilkan

Hasil pengujian berupa gambar layar dari Sony Ericsson T68i tidak dapat ditampilkan dikarenakan kualitas gambar capture tampilan yang dihasilkan tidak jelas.

c) Nokia N-Gage QD

Sumber : www.gsmarena.com

Gambar 4.18 Nokia N-Gage QD

a. Platform /jenis media b. Sistem Operasi

: Telepon Seluler : Symbian OS v6.1, Series 60 v1.0 UI

100

c. Browser d. Teknologi jaringan e. Kecepatan akses f. Kemampuan tampilan g. Cara pengoperasian h. Hasil pengujian

: Nokia WAP 2.0/xHTML Browser : GSM 900 / GSM 1800, GPRS : GPRS 24 - 36 kbps : 4096 warna, 176 x 208 pixels : input dengan key pad :

Tabel 4.4 Hasil Pengujian Mengakses Sistem dengan N-Gage QD No 1. 2. Pengujian Kecepatan akses Hasil Rata-rata kecepatan menampilkan halaman adalah 14,84 detik :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan

Kemampuan Teks menampilkan Tombol/link isi website Gambar Animasi Warna

Gambar 4.19 Layar N-Gage QD

101

d) Audiovox Thera 2032 SP

Sumber : www.sprintpcs.com

Gambar 4.20 Audiovox Thera 2032 SP

a. Platform /jenis media b. Sistem Operasi c. Browser d. Teknologi jaringan e. Kecepatan akses f. Kemampuan tampilan g. Cara pengoperasian h. Hasil pengujian

: PDA/Pocket PC : Microsoft Pocket PC 2002 : Internet Explorer for Pocket PC : Seluler CDMA 800 / 1900 : 24 - 36 kbps : 65K warna, ukuran 240 x 320 pixel : Touch Screen / 4-Way Keypad :

102

Tabel 4.5 Hasil Pengujian 2032SP mengakses sistem No 1. 2. Pengujian Kecepatan akses Kemampuan menampilkan isi sistem Hasil Rata-rata kecepatan menampilkan halaman adalah 6 detik Teks Tombol/link Gambar Animasi Warna :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan Ditampilkan

Gambar 4.21 Layar 2032SP

103

e) OpenWave Simulator (PC)

Gambar 4.22 OpenWave Simulator (PC) a. Platform /jenis media b. Sistem Operasi c. Browser d. Teknologi jaringan e. Kecepatan akses : Perangkat lunak simulasi : OpenWave : OpenWave Mobile Browser 7.0 : TCP / IP : Bervariasi, ditetapkan Internet Service Provider (ISP) f. Kemampuan tampilan g. Cara pengoperasian h. Hasil pengujian : 16000 warna, 120 X 40 pixels : Simulasi key pad :

104

Tabel 4.6 Hasil Pengujian OpenWave mengakses sistem No 1. 2. Pengujian Hasil

Kecepatan akses Rata-rata kecepatan menampilkan halaman adalah 7,8 detik Kemampuan Teks menampilkan isi Tombol/link website Gambar Animasi Warna :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan :Ditampilkan

Gambar 4.23 Layar Open Wave 4.4.3 Pengamatan Hasil Kecepatan Media Akses Setelah waktu rata-rata akses didapatkan, maka nilai tersebut dibagi dengan rata-rata ukuran halaman yang diakses. Perhitungan ini akan menghasilkan rata-rata kecepatan akses pada kondisi yang sesungguhnya.

105

Tabel 4.7

Penilaian kecepatan rata-rata akses Rata-rata waktu akses (Sec) 11.9 16.14 14.84 6.0 7.81 Rata-rata ukuran halaman (KB) 2.63 2.63 2.63 2.63 2.63 Kecepatan Akses (KB/Sec) 0.22 0.16 0.18 0.44 0.34

Media PC Sony Ericsson T68i Nokia N-Gage QD 2032 SP Sprint OpenWave Simulator

4.5 Analisa Hasil implementasi 4.5.1 Analisa Faktor Kecepatan Akses Sony Ericsson T68i dapat memperoleh kecepatan akses rata-rata terendah dikarenakan selain semua isi sistem diseleksi untuk tidak ditampilkan atau tidak berdasar kemampuan perangkat, misalnya gambar dengan ekstensi .JPG pada sistem tidak ditampilkan, juga warna latar belakang tampilan, tidak ditampilkan, di samping jaringan seluler GPRS yang mendukung kecepatan maksimal yang dapat diperoleh media dalam transmisi data. Nokia N-Gage QD yang merupakan telepon seluler dengan kemampuan dan spesifikasi kelas menengah, setelah proses pengujian, dieroleh kecepatan akses rata-rata sebesar 0, 18 KB/Sec. Kemampuan tampilan N-Gage yang lebih baik dari Sony Ericsson T68i membuat N-Gage memerlukan waktu dan sumber daya untuk menampilkan website secara maksimal. Untuk menampilkan gambar dengan tipe JPEG atau animasi, dibutuhkan waktu yang lebih lama dari pada gambar dengan tipe GIF atau teks biasa. Demikian pula pada Pocket PC Audiovox 2032 SP Sprint. Proses untuk menampilkan seluruh isi

106

website yang dilakukan pada saat akses website memberikan akibat pada kecepatan, sehingga pada saat pengujian, dihasilkan angka kecepatan ratarata 0,44 KB/Sec. Namun faktor kecepatan juga dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi (operator seluler), baik melalui jaringan GPRS maupun CDMA. Sedangkan komputer (PC) dan OpenWave Simulator sebagai pembanding dengan jaringan komputer yang terhubung ke ISP, mendapatkan nilai rata- rata kecepatan akses masing-masing 0,22 dan 0.34 Kilo Bytes per Second. 4.5.2 Analisa Faktor Kemampuan Tampilan Untuk kemampuan tampilan pada layar, komputer dapat dipastikan mampu menampilkan seluruh isi sistem, karena pembuatan sistem ini juga menggunakan komputer, di samping komputer yang memiliki layar luas, dan kemampuan menampilkan warna yang sangat tinggi. Untuk perangkat bergerak, hasil tampilan akses ke website sangat bervariasi, sesuai dengan spesifikasi kemampuan tampilan layar media tersebut. Dari hasil pengujian akses kemampuan tampilan, Sony Ericsson T68i dan Nokia N-Gage QD memberikan hasil yang berbeda, sesuai dengan kemampuan tampilan masing-masing, karena perangkat bergerak telepon seluler umumnya memiliki layar kecil dan tampilan warna yang terbatas. Hanya Pocket PC 2032 SP yang mampu menyamai kemampuan komputer dalam hal tampilan. Hal ini dikarenakan sebuah Pocket pc memang dirancang dan diproduksi sebagai perangkat bergerak pengganti

107

PC, pada saat pengguna melakukan mobilitas. Audiovox 2032 SP mampu menampilkan seluruh komponen tampilan sistem, yang meliputi teks, warna, gambar, gambar tombol, link dan animasi.

4.6 Masalah dalam Proses Implementasi 4.6.1 Masalah dalam Proses Upload Kesulitan yang timbul adalah tidak semua web hosting mendukung teknologi yang akan diimplementasikan, yaitu .NET Framework, dukungan untuk basis data yang dibuat dengan Microsoft Access dan bahasa pemrograman web ASP.Net untuk mobile web. Masalah berikutnya adalah pada saat proses upload. Pada proses ini dibutuhkan koneksi yang stabil serta kecepatan transfer data yang cukup. 4.6.2 Masalah dalam Proses Pengujian Akses Masalah yang ditimbulkan pada saat pengujian antara lain adalah banyaknya jenis media akses berupa perangkat bergerak seperti telepon seluler dan PDA/Pocket PC, sehingga perlu kriteria tertentu agar dapat diperoleh media yang mampu mewakili sekian banyak jenis perangkat bergerak yang ada. Kesulitan lain adalah untuk masing-masing perangkat bergerak yang digunakan, memiliki parameter pengaturan yang berbedabeda. Pengaturan perangkat bergerak harus disesuaikan dengan platform, dan teknologi jaringan yang digunakan, termasuk faktor penyedia layanan jasa telekomunikasi seluler dan komunikasi data yang digunakan. Agar

108

dapat melakukan akses ke website, maka diperlukan pengaturan dan konfigurasi yang tepat agar diperoleh hasil yang maksimal.

4.7 Upaya Mengatasi Masalah 4.7.1 Solusi dalam Proses Upload Agar diperoleh web hosting yang sesuai, dilakukan langkahlangkah antara lain, dokumentasi dan spesifikasi web hosting yang jelas harus dimiliki, dengan cara mengunjungi website resmi perusahaan web hosting tersebut. Langkah berikutnya adalah harus diadakan kontak langsung dengan perusahaan web hosting tersebut, dapat melalui e-mail, telepon atau SMS untuk memastikan layanan web hosting yang akan dibeli. Masalah transmisi data pada saat upload diatasi dengan

menggunakan perangkat lunak Cute FTP. Proses upload dilakukan pada komputer yang memiliki kecepatan koneksi internet cukup tinggi dan stabil, sebagai contoh melalui komputer di warung internet (warnet). 4.7.2 Solusi dalam Proses Pengujian Akses Supaya masalah pemilihan media akses dapat diatasi, maka diambil langkah penentuan media yang akan digunakan. Mobile device yang digunakan merupakan media yang mempunyai atau melampaui spesifikasi minimal untuk melakukan akses. Dalam implementasi, ditentukan telepon seluler tipe Sony Ericsson T68i diharapkan mampu mewakili media akses kelas bawah atau minimal. Sedangkan perangkat kelas menengah diwakili dengan memilih telepon seluler tipe Nokia N-

109

Gage. Untuk kelas PDA/Pocket PC, dipilih tipe Audiovox 2032 SP Sprint. Secara umum, dapat dipastikan semua perangkat mobile yang memiliki spesifikasi dan kemampuan di atas minimal, akan mampu melakukan akses ke website yang telah di-upload . Untuk solusi konfigurasi masing-masing perangkat, dilakukan pengaturan pada perangkat tersebut dengan referensi dari buku manual atau website perangkat yang bersangkutan. Selain itu juga dilakukan permintaan konfigurasi dari penyedia jasa layanan telekomunikasi seluler. Sebagai contoh, untuk perusahaan operator Telkomsel dan Indosat, permintaan konfigurasi GPRS dapat dilakukan melalui fasilitas SMS. Untuk operator jaringan CDMA yaitu Mobile-8, konfigurasi dilakukan langsung pada kantor layanan pelanggan Mobile-8.

110

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan Setelah melalui proses implementasi dan pengujian akses dengan beberapa media pada kondisi yang sesungguhnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: a. Teknologi web mobile dapat diimplementasikan pada suatu jaringan internet konvensional, namun dapat melayani permintaan klien yang berupa perangkat bergerak seperti telepon genggam, PDA dan pocket PC. b. Teknologi mobile web ini tergolong relatif baru dan pemrogramannya dikembangkan dengan Visual Studio.NET, tidak sama dengan WAP, karena dari segi teknologi dan protokolnya, mobile web menggunakan WWW dan TCP/IP, tidak seperti WAP yang menggunakan Wireless Application Protocol, dan sangat minim dalam kemampuan menampilkan content. WAP menggunakan micro browsers, yaitu browser dengan ukuran kecil, dan mampu menggunakan jaringan tanpa kabel yang lebar jalur data nya rendah. Mobile web dapat menggunakan browser komputer, atau browser bawaan perangkat bergerak seperti telepon genggam dan PDA/Pocket PC. Saat ini telepon genggam GSM telah mendukung teknologi WAP over GPRS, yang memungkinkan browser WAP untuk mengakses informasi dari protokol WWW.

110 #

111

c. Dari beberapa media yang diuji untuk melakukan akses web mobile, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dari segi kecepatan akses, telepon genggam Sony Ericsson T68i, merupakan media dengan spesifikasi kemampuan terendah dengan mampu mengakses dengan ratarata kecepatan akses 0, 16 Kilo Bytes per detik. Dari segi kemampuan tampilan, Pocket PC 2032 SP dalam pengujian merupakan perangkat bergerak dengan kemampuan tampilan yang paling tinggi di antara perangkat bergerak lain yang diuji. Lebar layar yang mencapai ukuran 320 X 240 piksel dan kemampuan menampilkan warna hingga 65 ribu warna, dapat menampilkan isi website dengan sempurna. d. Faktor kecepatan pada akses web mobile ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain spesifikasi perangkat klien, kemampuan tampilan perangkat serta kualitas jaringan yang disediakan oleh perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi atau operator seluler. e. Teknologi web mobile yang diimplementasikan pada sistem informasi akademik STMIK ProVisi Semarang dapat memberi manfaat berupa kemudahan akses kepada klien kapan pun dan di mana pun, dalam hal ini mahasiswa, untuk meminta informasi, baik itu untuk melihat nilai maupun jadwal.

5.2 Saran Dari proses perancangan hingga implementasi sistem ini, yang dapat disarankan penulis adalah:

112

a. Dikarenakan segmen pengguna sistem atau pengakses web site SisfoCampus adalah perangkat bergerak yang kemampuan tampilan layarnya relatif kecil, maka sebaiknya isi sebuah halaman web site tidak terlalu banyak membutuhkan penggulungan layar (scrolling). b. Untuk pengguna yang hendak mengakses sistem ini, sebaiknya menggunakan perangkat bergerak dengan spesifikasi minimal memiliki resolusi layar 6400 piksel dan mampu menampilkan warna. Rekomendasi ini diberikan karena pada saat pengujian, spesifikasi telepon genggam terendah yang digunakan adalah spesifikasi Sony Ericsson T68i. c. Dikarenakan dalam sistem ini belum memberikan layanan untuk Dosen dan bagian Administrasi Akademik, maka agar lebih memperluas kemampuan cakupan sistem, perlu penambahan pengguna, berupa Dosen dan Bagian Administrasi Akademik. d. Sistem ini belum memiliki fasilitas untuk proses pemasukan data nilai dan jadwal, oleh karena itu sebaiknya diberikan fasilitas khusus dengan antar muka pengguna melalui komputer pribadi (PC). e. Dalam pengujian sistem, hanya dilakukan akses dari beberapa media saja, dan belum diuji dengan banyak akses pada saat yang sama, sehingga belum dapat diketahui performa sistem dalam memberikan layanan ke klien yang dalam jumlah besar dan waktu yang bersamaan. Disarankan untuk melakukan pengujian dengan skala lebih besar, di mana jumlah klien jauh lebih banyak, dan mengakses pada saat yang bersamaan.

113

f. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan institusi khususnya dalam hal akademik, sistem informasi akademik yang digunakan STMIK ProVisi sebaiknya juga dalam bentuk online dengan antar muka berbasis web . g. Sedangkan aplikasi web mobile yang dikembangkan dalam skripsi ini sebaiknya dapat diintegrasikan pada sistem informasi akademik untuk menjadi salah satu fitur kemudahan mengakses database akademik.

114

DAFTAR PUSTAKA 1. Andrew Duthie, G (2005). Microsoft ASP.NET Step by Step, Jakarta, Elex Media Komputindo Andy, (2006). Mobile Domain (.mobi) Untuk Konten Ponsel, http://komputeraktif.web.id , http://komputeraktif.web.id/mobiledomain-mobi-untuk-konten-ponsel.htm, (diakses tanggal 7 September 2006 pukul 12.05) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1993), Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Jakarta, Balai Pustaka Dwi Prasetyo, Didik, (2005). Aplikasi Web Mobile Menggunakan ASP.NET, Jakarta, Elex Media Komputindo editors@wirelessdevnet.com, (2002), GSM, TDMA, CDMA, & GPRS... what is it? http://www.wirelessdevnet.com/articles/ (Diakses tanggal 19 Maret 2006 pukul 08.24) Gsmarena, (2006).Full Phone Specification, http://www.gsmarena.com, (diakses tanggal 21 Juli 2006 pukul 11.05) Indonesia Online, PT. (2004). Support Untuk Microsoft SQL, Access 97 or 2000 Database, http://www.aspnetserver.com/support, (diakses tanggal 8 Juni 2006 pukul 08.18) Kristanto, Andi (2003). Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya, Yogyakarta, Gaya Media Maseleno, Andino (2003). Kamus Istilah Komputer dan Informatika, IlmuKomputer.com, http://www.ilmukomputer.com, (diakses tanggal 2 April 2006 pukul 15.05)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Microsoft, ( 2005). ASP.NET Mobile Application Architecture, Microsoft Corporation, http://www.asp.net/mobile/flasharchitecture.aspx, (diakses tanggal 10 April 2006 pukul 02.54) 11. Microsoft, ( 2005). Microsoft Corporation, ASP.NET Mobile device Update http://www.asp.net/mobile/deviceupdate.aspx, (diakses tanggal 10 April 2006 pukul 03.04) 12. S. Tanenbaum, Andrew (2003). Computer Networks 4/E, Amsterdam, Prentice Hall

115

13. SprintPC, (2006). PC for Business Phone and Devices, http://www.sprint.com/pcsbusiness/devices/pda/toshiba2032.html, (diakses tanggal 21 Juli 2006 pukul 11.12) 14. Sutanta, Edhy, (2004), Sistem Basis Data, Yogyakarta, Graha Ilmu 15. Wahana Komputer, Tim Penelitian dan Pengembangan,(2005). Pembuatan Program Sistem Informasi Akademik Berbasis ASP, Jakarta, Salemba Infotek 16. Yuhefizar, (2003). Tutorial Komputer dan Jaringan, IlmuKomputer.com, http://www.ilmukomputer.com, (diakses tanggal 2 April 2006 pukul 15.30)

116

LAMPIRAN

1. Lembar Identitas dan Bimbingan Skripsi 2. Halaman Situs Pustaka Internet 3. Mobile Internet Toolkit Devices 4. Data Spesifikasi Sony Ericsson T68i 5. Data Spesifikasi Nokia N-Gage QD 6. Data Spesifikasi Audiovox Thera 2032 SP Sprint 7. Tabel lengkap hasil pengujian 8. Gambar dan Kode Sumber masing-masing Form

Lembar Identitas dan Bimbingan Skripsi

Halaman Situs Pustaka Internet

Mobile Internet Toolkit Devices

Data Spesifikasi Sony Ericsson T68i

Data Spesifikasi Nokia N-Gage QD

Data Spesifikasi Audiovox Thera 2032 SP Sprint

Tabel lengkap hasil pengujian

Gambar dan Kode Sumber masing-masing Form