Anda di halaman 1dari 106

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Untuk menghubungkan dua tempat yang terpisah oleh sungai, rawa atau lembah yang dalam maka sangat dibutuhkan jembatan sebagai penghubung.oleh karena itu jembatan merupakan suatu sarana transportasi yang sangat penting,vital dan mahal harganya. 1.2. Rumusan Masalah. Dalam tulisan ini akan dibahas masalah perencanaan struktur jembatan beton bertulang.. 1.3. Batasan masalah. Menghitung dan merencana bangunan atas dan bangunan bawah dari struktur jembatan beton bertulang. 1.4. Tu uan. Agar dapat merencana sebuah jembatan, sesuai dengan kebutuhan dan penggunaanya dikemudian hari. Sebagai bahan pembelajaran dalam memperdalam pengetahuan mengenai konstruksi jembatan. 1.!. Man"aat. Sebagai bahan pengetahuan agar dapat mengaplikasi ilmu yang didapat dengan penerapan di lapangan, sehingga dapat menghasilkan produk yang bertanggung jawab.

BAB II LANDA#AN TE$RI

2.1 %em&atan 2. . !engertian jembatan. "embatan adalah# Suatu konstruksi yang gunanya untuk meneruskan atau menghubungkan antara dua ruas jalan yang melewati suatu rintangan, seperti sungai, danau, rawa $ rawa, saluran irigasi dan lain sebagainya. 2. .2 %agian&bagian jembatan. "embatan terdiri dari dua bagian utama atau struktur utama, yaitu# . 'onstruksi bangunan atas %angunan atas adalah bagian jembatan yang langsung mendukung beban lalu lintas seperti kendaraan dan pejalan kaki. (ang termasuk struktur bangunan atas adalah# tiang sandaran, railing, trotoar, pelat lantai kendaraan, gelagar utama, gelagar dia)ragma, dan e*pantian join. 2. 'opnstruksi bangunan bawah. 'onstruksi bangunan bawah adalah bagian jembatan yang memikul beban yang diberikan oleh bangunan atas dan kemudian meneruskan ke tanah. (ang termasuk struktur bangunan bawah jembatan adalah# pangkal jembatan, abutmen, pilar dan pondasi. 2. .+ "enis&jenis "embatan. . %erdasarkan material atau bahan yang digunakan# a. "embatan beton. b. "embatan kayu. c. "embatan baja. d. "embatan kompossite.

2. %erdasarkan kegunaannya, meliputi# a. "embatan jalan raya. b. "embatan kereta api. c. "embatan air. d. "embatan pipa. 2. ., 'lasi)ikasi jembatan. Dalam menentukan lebar lantai kendaraan pada jembatan terlebih dahulu perlu ditentukan kuali)ikasi dari jalan yang dihubungkan oleh jembatan tersebut, sehingga di dalam perencanaannya lebar keseluruhan jembatan dapat ditentukan. %erdasarkan jumlah kendaraan dalam Satuan Mobil !enumpang -SM!. setelah berakhir umur rencana jalan tersebut. Untuk memperoleh besarnya jumlah kendaraan yang melewati suatu ruas jalan dalam Satuan Mobil !enumpang -SM!., maka data mengenai volume dari berbagai jenis kendaraan harus dikalikan dengan koe)isien dari masing&masing jenis kendaraan sesuai dengan !araturan !erencanaan /eometrik "alan 0aya nomor + 1 234. Ta&el 'las("(kas( %alan 'las("(kas( )ungs( Utama Sekunder 'elas 5 55 A 55 % 55 6 !endukung 555 Lalu L(ntas Har(an Rata*Rata +LHR, -alam +#MP, 7 24.444 8.444 s1d 24.444 .944 s1d 24.444 : 2.444 &

Sumber: Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya No. 13 / 1970

Dengan diketahuinya klasi)ikasi dari jalan tersebut, maka berdasakan da)tar 5 standar perencanaan geometrik, dapat ditentukan lebar minimum perkerasan jalan yang bersangkutan.

Dengan demikian secara langsung pula kelas dari jembatan dapat ditentukan, sesuai tabel di bawah ini# 'las("(kas( %em&atan A % 6 Lanta( 'en-araan +m, 3,4 8,4 ,,9 Tr.t.ar 2 * & ,44 2 * 4,49 %em&atan Pa-a %alan +m, ;asional1!ropinsi 'abupaten "embatan sementara

Sumber: Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya No. 13 / 1970

2.2 Pem&e&anan %eban&beban yang bekerja pada jembatan akan diteruskan ke tanah melalui struktur pondasi. %eban&beban tersebut setelah terkonsentrasi pada pondasi akan mengalami tiga komponen gaya, yaitu# /aya vertkal -<., /aya =orisontal -=., dan Momen -M.. %eban&beban yang akan diperhitungkan adalah# . %eban !rimer. %eban yang merupakan beban utama dalam memperhitungkan tegangan pada setiap perencanaan jembatan. (ang termasuk beban primer adalah# a. %eban mati %eban mati adalah semua beban yang berasal dari berat sendiri jembatan atau bagian jembatan yang ditinjau. Untuk menentukan beban mati, harus digunakan nilai berat isi untuk bahan bangunan yang meliputi# . Air &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& 2. Aspal &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& t1m+ +. %eton tumbuk &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& ,. %eton tulangan &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& 2,24 t1m+ 2,94 t1m+ ,44 t1m+ 2,44 t1m+ $ 2,9

9. %eton tuang &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& 3,>9 t1m+

b. %eban hidup %eban hidup merupakan semua beban yang berasal dari berat kendaraan yang bergerak dan pejalan kaki yang dianggap bekerja pada jembatan. %eban hidup pada jembatan yang harus di tinjau ada dua -2. macam beban, yaitu# . %eban ?@A, yang merupakan beban terpusat untuk lantai kendaraan adalah beban kendaraan truck yang mempunyai beban roda ganda -dual w eel load.. 2. %eban ?DA, yang merupakan beban jalur untuk gelagar adalah susunan beban pada setiap jalur lalu lintas yang terdiri dari beban terbagi rata sebesar ?BA ton permeter panjang perjalur dan beban garis ?!A ton perjalur lalu lintas tersebut. !enggunaan beban ?DA dalam arah melintang jembatan adalah jembatan dengan beban lantai kendaraan sama atau lebih kecil dari 9,94 m, beban ?DA sepenuhnya - 44C. harus dibebankan pada seluruh lebar jembatan dan jembatan dengan lebar latai kendaraan lebih besar dari 9,94 m, beban ?DA sepenuhnya dibebankan pada lebar jalur 9,94 m, sedang lebar selebihnya harus separuh beban ?DA -94C.. +. %eban pada trotoar dan sandaran & 'onstruksi trotoar harus diperhitungkan terhadap beban sebesar 944 kg1m2. & @iang&tiang sandaran pada setiap tepi trotoar harus

diperhitungkan untuk dapat menahan beban horiDontal sebesar 44 kg1m yang bekerja pada ketinggian 24 cm di atas lantai trotoar.

c. %eban kejut Untuk memperhitungkan pengaruh&pengaruh getaran dan pengaruh dinamis lainnya, tegangan&tengangan akibat beban ?!A harus dikalikan dengan koe)isien kejut yang akan memberikan hasil maksimum. 'oe)isien kejut ditentukan dengan rumus# ' E
+ 24 94 + !

dimana,

' E 'oe)isien kejut F E !anjang beton

d. <olume lalu lintas. e. 'endaraan renacana. ). /aya akibat tekanan tanah. 2. %eban sekunder (ang termasuk beban sekunder, di antaranya# a. %eban angin !engaruh tekanan angin sebesar 94 kg1m2 pada jembatan, ditinjau

berdasarkan bekerjanya beban angin horiDontal terbagi rata pada vertikal jembatan, dalam arah tegak lurus sumbu memanjang jembatan. b. /aya akibat perbedaan suhu . Untuk bangunan baja !erbedaan suhu maksimum $ minimum E +4 4 c, sedangkan antara bagian&bagian jembatan E 2. Untuk bangunan beton !erbedaan suhu maksimum $ minimum E 2 9 4 c, sedangkan antara bagian&bagian jembatan : c. /aya akibat rangkak dan susut d. /aya rem dan traksi 4 4 c, tergantung dimensi penampang. 9 4 c.

!engaruh gaya&gaya dalam arah memajang jembatan akibat gaya rem sebesar 9C dari beban ?DA tanpa koe)isien kejut yang memenuhi semua lalu lintas yang ada dalam satu jurusan. /aya rem ini dianggap bekerja horiDontal dalam arah sumbu jembatan dengan titik tangkap setinggi ,>4 m di atas permukaan lantai kendaran, yang dinyatakan dengan# 0m E 9C G-B * F. H !I dimana# 0m E /aya rem yang terjadi. B F ! E %eban merata -tm1.. E %entang jembatan -m.. E %eban garis - 2 ton perjalur..

e. /aya akibat gempa bumi "embatan & jembatan yang akan dibangun pada daerah gempa harus diperkirakan terjadi pengaruh gempa bumi tersebut, direncanakan dengan menghitung pengaruh&pengaruh gempa bumi. 0umus pendekatan waktu getar alam -JK.#

JK E 2L
dimana#

4,+m& + %a + $ .# . "

JK

E Maktu getar alami dalam detik.

Mp E %erat pilar dalam ton. MA E %erat bagian bangunan atas -ton.. N 5 g h +. %eban khusus %eban khusus perhitungan perencanaan jembatan dapat dibagi atas# a. /aya sentri)ugal !ada jembatan mempunyai tikungan harus diperhitungkan terhadap gaya horiDontal radial yang dianggap bekerja pada ketinggian ,> m di atas lantai kendaraan. E Modulus elastisitas -ton1m2.. E Momen inersia -m2.. E !ercepatan gra)itasi -2,> m1dtk2.. E @inggi pilar -m..

b. /aya dan beban selama pelaksanaan. c. /aya akibat aliran air dan tumbukan. d. /aya angkat. 2.3 Anal(sa #ta&(l(tas !erencanaan suatu konstruksi selalu dimulai dengan penentuan dimensi struktur yang mempertimbangkan besar beban yang akan di pikul oleh struktur. !erencanaan dimensi yang tidak memadai akan berakibat struktur akan berde)ormasi atau berubah bentuk dan kedudukan setelah menerima beban& beban yang bekerja. "ika struktur setelah menerima beban, struktur tersebut tidak berubah bentuk dan kedudukan, maka struktur tersebut dapat dikatakan berada dalam keseimbangan -stabil. dan gaya yang bekerja padanya memenuhi syarat keseimbangan struktur. Menurut 6hu 'ia Mang dan 6harley N. SalmonO ada + -tiga. syarat keseimbangan yang harus dipenuhi dalam perencanaan struktur, yaitu# stabilitas yang harus dilihat konstruksi ini adalah terhadap# . Momen tahanan -Mt. harus mampu menahan momen guling -Mg. dengan besar )aktor keamanan -S). tertentu. 2. Daya perlawanan geser -P. ditambah dengan tekanan tanah pasi) -!p. harus cukup untuk mencegah geseran akibat tekanan tanah akti) -!a. dengan )aktor keamanan -S). tertentu. +. Febar dasar -%. harus cukup untuk menyebar beban tanpa menimbulkan penurunan atau perputaran dasar yang berlebihan. 2.+. Stabilitas guling. Stabilitas struktur terhadap guling harus ditinjau pada kondisi Muka Air ;ormal -MA;., Muka Air %anjir -MA%. dan kondisi gempa, maka dinyatakan dalam rumus sebagai berikut#

Q Mt 7 S) QMg dimana# Mt

"umlah momen yang menahan guling 7 S) "umlah momen yang mengulingkan E Momen tahan.

Mg E Momen guling. S) 2.+.2 Stabilitas geser. 0umus untuk menghitung stabilitas geser adalah sebagai berikut# "umlah gaya menahan S) geser E "umlah gaya mendorong 2.4 Da/a Dukung 2.,. Daya dukung tanah @anah sebagai tumpuan berdirinya suatu konstruksi harus mampu mendukung konstruksi di atasnya tanpa menimbulkan pengaruh& pengaruh yang tidak diharapkan, seperti penurunan yang berlebihan atau puntiran sebagai akibat penurunan tak merata. Menurut Dr. F. D. MesleyO dalam bukunya '%ekanika (ana )* teori untuk menganalisa daya dukung tanah adalah# @eori terDaghi, yaitu# E = < 7 S) E Paktor keamanan.

Kult E c;c . RD) . ;K H S R% . ;R


dimana# ;c dan ;K, ; adalah )aktor daya dukung yang tergantung pada besarnya sudut geser. ;K E
a2 2. cos 2 -,9 4 + 1 2.

!ersamaan empiris untuk daya dukung ?KultA persatuan luas pondasi lingkaran dengan jari&jari ?rA di atas tanah yang agak padat atau kaku adalah sebagai berikut#

Kult E
dimana#

,+ c;c H RD) . ;K H 4,8 R H ;R

Kult
c D) r

E Daya dukung batas. E /aya kohesi tanah. E 'edalaman pondasi. E "ari&jari pondasi.

;c,;K,; E Paktor daya dukung. 2.,.2 Daya dukung pondasi %eban&beban yang dipikul oleh pondasi, sebagian diteruskan ke tanah dasar dan sebagiannya lagi dialihkan ke tanah sekelilingnya melalui gesekan adhesi antara permukaan badan sumuran dengan tanah. Daya dukung batas pondasi sumuran dihitung dengan rumus

terDaghi, yaitu# Bu Bu dimana# K E Daya dukung batas pondasi sumuran. E B H Bs E K . Ap H 2r . D) . Ps

A E Fuas dasar sumuran. r D) S) E "ari&jari sumuran. E 'edalaman sumuran. E 'oe)isien gesekan sumuran dengan tanah.

;ilai S) diperoleh dengan persamaan# S) E 6a H !h . @g .

dimana# 6a !h E Adhesi persatuan luas sumuran. E @ekanan tanah. E Sudut gesekan dinding sumuran.

BAB III MET$D$L$0I PENELITIAN

3.1 Data umum ;ama "embatan ;ama Sungai Status "alan "urusan 1 0uas ;omor 0uas "alan Fokasi "embatan 1 # ,392 ton1m2 # ,39 ton1m2 -. -c. -6v. -6c. # 9,22 * 4+ # 4,98, -6o. -n. -s. -D. # 4,3993 # ,+,+4,C # 23,483 C # ,,29 m -ab E 4>22. # +9 4 # 4, 39 # # # # # #

3.2 Data Tanah +Data La&.rat.r(um, %erat isi tanah normal %erat isi tanah kering Sudut geser 'ohesi tanah 'oe)isien konsolidasi 5ndeks kompresi tanah 0asio pori !orositas Derajad kejenuhan 'etebalan lapisan -n. -d.

3.3 Data H(-r.l.g( Nvaluasi Muka Air rendah1;ormal -MA;. # & +.444 m -dari jembatan. Nvalusi Muka Air %anjir -MA%. @inggi muka air dari dasar sungai 'ecepatan aliran sungai # & 2.444 m # ,94 m

# +.44 m1s

'edalaman sungai 1

# & ,.944 m

3.4 Data '.nstruks( Bangunan Atas 'lasi)ikasi Febar bentang !anjang bentang Febar jembatan @ype jembatan "umlah balok gelagar "umlah balok dia)ragma !anjang bersih gelagar

# % # >,,44 m # ,,44 m # >,,44 m # %eton bertulang gelagar balok ?@A # + buah # , buah # ,,44 meter

3.! #2es("(kas( Pem&e&anan Ber-asarkan Aturan 3BM#4 1552 3.6 #2es("(kas( Bet.n -an Ba a Tulangan %eton# a. 'uat tekan beton b. Modulus Nlastisitas %aja @ulangan# @ulangan utama# a. @egangan leleh -)y. @ulangan sengkang# a. @egangan leleh -)y. # 2,4 Mpa b. Modulus elastisitas -Ns. # # ,44 Mpa b. Modulus Nlastisitas -Ns.# 2 * 4 9 Mpa -)Tc. -N6. # 24 Mpa # ,344 .
24 = 2 ,4 2 %&a

4.1 #truktur Bangunan Atas %entang jembatan dengan jarak Muatan kelas jembatan # ,,444 m # %

Febar jembatan Febar trotoar

# >,44 mm # ,444 m

,. .

!erencanaan tiang sandaran a. !ipa sandaran


Kv Kt 4,, cm Kh

9,4> cm

Untuk beban orang yang bekerja pada pipa secara horiDontal -Kh. dengan beban diambil 44 kg1m - ';1m.. Direncanakan sandaran dari pipa baja 2A -9,4> cm.. & %erat pipa -M.
+, d , E +2 +

+, ,

-9,4>. , -4,,. , +2 9,4>

E 2,>8+ kg1cm 4,44 2>8 ';1m & 5nertia pipa -5. E

8,

-+ , d , .
8, G-9,4>. , -4,,. , I

E +, ,

E +2,83+ kg1cm, &


2 2 Fuasan pipa -P. E G- +. -d . I

E +, , G-9,4>. 2 -4,,. 2 I

E 24, + cm2 4,4424 m2 %erat jenis baja - baja. E 3>94 kg1m+

Maka ,v -beban vertikal. E P * baja E 4,4424 * 3>94 E 9,3 kg1m E 4, 93 ';1m "adi, Ktot E E
,- 2 + ,
2

-4, 93. 2 + - . 2

E ,4 2 kg1m Momen ma*imum

4,4 4 ';1m E 1> Ktot F2

E 1> 4,4 4 * -2.2

E 4,449 ';m

terjadi

% .
4,449 4,44 2>8

E +,>2 ';

ijin
V V V V V

/y +244 = = 2 ++,+ > terjadi okeU ,9 ,9

b. @iang sandaran "arak tiang sandaran -F. 2.44 m. /aya horiDontal -h. %erat sendiri tiang E 44 kg * 2 E 244 kg. 44 kg @aksir ukuran tiang -24 * 24. cm, maka E 4,2 * 4,2 * ,44 * 2944 E "umlah -;. %erat pipa E 2 -Kv . F. E 2 - 9,3 . 2. E 82,> kg E +82,> kg E +,82> ';

!u E +82,> kg

= E 244 kg

F E ,444 m

!enulangan

tiang&tiang

sandaran

direcanakan

sebagai

balok

kantilever, dengan asumsi bahwa gaya ; sangat kecil pengaruhnya.


= E 244 kg

F E ,44 m

Momen yang terjadi E = . Fl m E 244 . ,44 m E ,8 -244. E +24 kg c. !erhitungan kebutuhan tulangan# Mu Mn d E Mn E W b . d2 . k # W E 4,> O selimut -p. E ,4 mm. E 244 $ ,4 E 84 mm E 244 kgm Mu E ,8 * Momen -m.

&

@ulangan utama Mu E Mn ! b d E +24 kgm E +244444 ;mm E b $ d E ,4 mm E 244 mm E 84 mm

E . E 4,> .

4,>9. / c 844 . /y 844 + /y

4,>9.24 844 . ,44 844 + ,44

E 4,424,

ma* E 4,39 . b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ min E /y = ,44 = 4,44+9 perlu E 4,9 . b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 min : perlu : ma* Maka, yang dipakai adalah perlu As E bd E 4,4 42 . 244 . 84 E 2 mm2 93 mm2 Dipakai tulangan 2 4 -As E 3>,9 * 2. E & @ulangan sengkang !u E +82,> kg E +82> ; %ila S <c 7 !u, maka dibutuhkan tulangan sengkang. <cE 1+ E 1+ S <c
/ c.
24

,,

,,

b.d

. 244 . 84 E ,3342,3> ;

E S . 4,8 . ,3342,3>X

E ,+ 4,>+ ; 7 +82> ; -!u. Sma* E S . d E S . 84 E >4 mm

Digunakan spasi E >4 mm, dengan luas tulangan minimum# Ay min E

.b.0 /c /y

= +

24 .244.>4 2,4

E ,2,+> mm2 Dipakai tulangan > mm -As E 94,2, * 2. E Maka, jarak sengkan -s. 44,,> mm2 E

10.b 44,,>.244 = = 83,, mm .b /c 24 .244 + +


Maka, dipakai tulangan sengkang > $ 89 mm

&

'ontrol kemampuan tiang, jika dipikul gaya normal -;.


Y !u

E 4,> . Y -4,>9 . )Tc - Agrs $ Ast. H )y . Ast. E 4,> . 4,> -4,>9 . 24 -,4444 $ +244. H ,44 . +244.

E 4+234,4 ; !u E S . !u E S . +82> E ,+9+,8 ;


Y !u 7 !u

ZkU

,. .2

!erhitungan pelat trotoar -kantilever. a. !erhitungan gaya dan momen

0am&ar Be&an 'ant(le7er

Untuk perhitungan gaya dan momen pada trotoar -pelat kantilever. dilampirkan seperti di dalam tabel sebagai berikut

N.

Berat +kg, 4,2 * 4,2 * 4,9 * 2944 * 2,> E ,24 E 224,9 E 22,9

)akt.r Be&an ,, ,, ,, ,, ,, ,, ,, ,, ,, ,3 E 944 kg ,3

8u +kg, 8>8 224,9+ +4>,3 3 ,9 2,42,3, >33,22 4,32> 8>84 4, 28 34 >94 2362!924

L +m, ,+94 ,+38 ,229 ,2 3 4,834 4,,,3 ,+,4 4,34 4,,39 ,+,4 4,8429

M.men +kgm, 228. +22,33 +22,33 24>,32 >+ ,,9+ >+2,,+ 4,238 ,>4,2 4,484 223,>4 9 2, + 123:5945

2 + , 9 8

4,2* -4,

* 4,33.12 * 2944 * 2,> E 243,92

4,2 * 4,42 * 4,9 * 2944 * 2,> 4,2 -4, 4 * 4,9.[2 * 2944 * 2,>

,44 * ,+, * 4,23 * 2944 * 2,> E >>8,, ,44 *-4,4> * ,+,.12 * 2944 * 2,> E +, ,+3 0ailling -pipa. E 2 * 4, 22 * 2 %eban trotoar E 944 * 2,> Air hujan sandaran E 4,92 E ,244

E 2 * 4,24 * 4,49 E 4,42 E 44

Akibat sandaran orang pada pipa Akibat tumbukan roda T.tal

b. !erhitungan penulangan pelat !enulangan pelat ditinjau permeter panjang Diketahui data&data# ! d
h E +94 dE+ 4

E ,4 mm E + 4 mm E +94 mm E 444 mm E 24 Mpa E 2 ,4 2 Mpa E ,44 Mpa E 2 * 4 9 Mpa

h b )Tc Nc )y Ns

444 mm

Mu E E

2+42,,2 kgm 2+42,244 ;mm

\b

E . E 4,>.

4,>9 / c 844 . /y 844 + /y

4,>9.24 844 . = 4,424, ,44 844 + ,44

\ma* E 4,39 \b
E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+
,, ,, = = 4,44+9 /y ,44

\min E

\perlu E 4,9 \b
E 4,9 . 4,424, E 4,4 42

\min

: \perlu

: \ma* &&&&&& ZkU

]perlu dipakai
^ E E 0

. /y
/ c

4,4 42.,44 = 4,24, 24

E ^.)Tc- $ 4,92.^. E 4,24, . 24 G $ -4,92 . 4,24,.I E +,92 E b E

d 2 4 E +,228 mm

444
+

d actual E E

%u

.r.R
2+42,244 4,>.+,228.+,92

E 2+8,>, mm : d taksir &&&&&&&& ZkU

As

E \.b.d E 4,4 42 . 444 . 2+8,>, E 2, 9,38> mm2

!akai besi D 8 E 24 ,482 mm2 n jarak E E


2, 9,38> E 24 ,482

2,42 ~ 2 batang

444 2

E >+,+ mm ~ >4 mm

maka dipakai D 8 $ >4 mm E 2, 2,3, mm2 pilih tulangan susut -pembagi.# menurut S;5 22 , untuk menentukan tulangan susut dengan mutu baja -)y. E ,44 Mpa. As E E
4, >.b. 44 4, >. 444.+94 44

E 8+4 mm2 E 348,9 mm2

!akai besi D 4 $

4 mm

h desain E d actual H ! H S D tul. !okok. E 2+8,>, H ,4 H > E 2>,,>, mm ~ 2>9 mm d desain E 2>9 $ -,4 H S . 8. E 2+3 mm Analisis kontrol# i =itung rho#
10 b.d 2, 9,38> 444.2+3

\ada

E E

E 4,4 42

\ma* E 4,39 . \b

E 4,39 . 4,424,

E 4,4 9+ 7 \ ada &&&&& ZkU E 4,44+9 : \ ada &&&&& ZkU

\min

,, ,, = /y ,44

i =itung Momen ;ominal -Mn.# Mn ada E As . )y . -d $ 12. a mm Mn ada E 2, 9,38> . ,44 . -2+3 $ E 24 .992.+99,> ;mm Mu ,. .+ E 9.+2 344 : Mn ada &&&&&&&&&&&& ZkU
98,>, a

10. /y 4,>9. / c.b

2, 9,38> . ,44 4,>9 . 24 . 444

E 98,>,

12.

!erhitungan lantai kendaraan !embebanan pada lantai# a. Akibat beban mati & Data&data# @ebal slab Febar pelat lantai @ebal perkerasan E 294 mm E 8444 mm E 84 mm E 4,29 m E 8m E 4,48 m E 4,49 m

@ebal air hujan diambil E 94 mm & Akibat berat lantai1slab E 4,29 * 8,44 * 2944 * 2,> E 4,48 * 2244 * 2,> * 844 & Akibat air hujan E 4,49 * 444 * 8,44

E +8394 kg E 338 ,8 kg E +44 kg

& Akibat berat lapisan aspal1perkerasan

T . t a l ;D1 < 44=1196 kg b. Akibat beban hidup -muatan @.# %eban truck diambil 4 @on

'lasi)ikasi jembatan adalah %, maka# %eban ?@A diambil 34C * 4 @on E 3 @on

2idan" kontak
94 cm

8 cm 29 cm

b E >3 cm

@ekanan roda ! E 3 ton ditahan oleh lantai kendaraan selebar b E >3 cm, sehingga beban dianggap beban merata yang bekerja pada lantai tiap meter panjang sebesar -KF ..

KF

E b = >3cm = 4,>3m

&

3ton

3444k"

E >4,9,2>

kg

1m

c. !erhitungan momen & Ku E G- ,, * KD . H - ,3 * KF .I E G- ,, * ,,> E 38, ,,, kg & Momen tumpuan E 1 2 . Ku . -F.2 E 1 2 . 38, ,,, . -2,9.2 E +2322, 3 kgm & Momen lapangan E 12, . Ku . -F.2 ,8. H - ,3 * >4,9,2>.I

E 12, . 38, ,,, . -2,9.2 E 2>22,92 kgm d. !erhitungan tulangan pelat lantai kendaraanO ditinjau permeter panjang. Diketahui data&data# ! d
h E 234 d E 2+4

E ,4 mm E 2+4 mm E 234 mm E 444 mm E 24 Mpa E 2 ,4 2 Mpa E ,44 Mpa E 2 * 4 9 Mpa

h b )Tc Nc )y Ns

444 mm

& & &

Momen tumpuan E +2322, 3 'gm E +2322 344 ;mm Momen lapangan E 2>22,92 'gm E 2>229244 ;mm @ulangan pada tumpuan b ma* min perlu E 4,424, E 4,4 9+ E 4,44+9 E 4,9 . b E 4,4 42 7 min &&&&&&&& ZkU 4,4 42 : ma* &&&&&&&& ZkU

^ E

&. /y 4,4 42.,44 = = 4,24, / c 24

0 E ^)Tc - $ 4,92^. E 4,24, . 24 _ $ -4,92 . 4,24,.I E +,92

r E 1dE d E E
+

444 2+4 E ,,+9 mm

%u .r.R +2322 344 4,>.,,+9.+,92

E + 3 mm 7 d taksir

As E \ . b . d E 4,4 42 . 444 . + 3 !akai besi D 8 n E 244,28 jarak E


2+ 9,,

E +2++,, mm2

E 244,28 mm2 E 8,42 ~ 8 batang E 82,9 mm

444 8

maka dipakai besi D 8 $ 82,9 E +2 9,+8 mm2 !ilih tulangan susut# Menurut S;5 22 , tulangan susut dengan )y E ,44 Mpa, As E E
4, >.b. 44 4, >. 444.234 44

E ,>8 mm2 pakai besi D 4 $ ,4 mm E 9,2,9 mm2 & @ulangan Fapangan M. lapangan E 2>229244 ;mm \perlu ^ 0 r dact As E 4,4 42 E 4,24, E +,92 E ,,+9 mm E
+

2>229244 4,>.,,+9.+,92

E 29 mm 7 d taksir

E \.b.d E 4,4 42 . 444 . 29 E 2984,2 mm2

!akai besi D 8 n
2984,2

E 244,28 mm2 ~ 2 batang

E 244,28 E 2,3, batang


444 2

jarak

E >+,++ mm

~ >+ mm ,92 mm2

Maka dipakai besi D 8 $ 24 mm E 2, & Analisis kontrol

@ulangan suhu dipakai besi D 4 $ ,4 mm E 9,2,9 mm2 'ita kontrol terhadap tulangan tumpuan saja. h desain E d actual H ! H S D. @ul. utama E 29 & =itung rho -\. \ ada E E \ ma* \ min
10 b.d 2984,2 E 4,4 42 444.29

H ,4 H S . 8

E 222 E 29

d desain E 222 $ -,4 H S . 8.

E 4,39 . \b E
,, /y

E 4,4 9+ 7 \ ada &&&&&&&& ZkU E


,, ,44

E4,44+9 :

\ ada

&&&&&&&& ZkU & =itung Momen ;ominal -M;. Mu tumpuan# +2322 344 ;mm M ada a Mn ada E As . )y -d $ 12. E
10. /y 2984,2.,44 = .b 4,>9. / c 4,>9.24. 444
a

E 84,2, mm

E 2984,2 . ,44 -29 &

84,2, . 2

E 228 2>324 ;mm 7 Mu &&&&&&&&&& ZkU

,. .,

!erhitungan balok dia)ragma

Diketahui data&data# )Tc Nc )y


844 mm

E 24 Mpa E 2 ,4 2 Mpa E ,44 Mpa E 2 . 49 Mpa E +44 mm E 844 mm E 24 mm E 9 4 mm

Ns b h p d

+44 mm

&

!erhitungan momen %erat sendiri balok K E 4,+4 * 4,84 * 2944 * 2,> * 2,944 E 429 kg 429

Ku E ,, .

E 9,+9 kg

Momen tumpuan

E 1 2 . Ku . F2 E 1 2 . 9,+9 . -2,9.2 E >4+2,48 kgm E >4+24844 ;mm E 12, . Ku . F2 E 12, . 9,+9 . -2,9.2 E ,4 2,9+ kgm E ,4 29+44 ;mm

Momen lapangan

&

Ku E 9,+9 kg

2,944 mm

&

!erhitungan tulangan pada balok -dia)ragma. b h ! d )Tc E +44 mm E 844 mm E 24 mm E 9 4 mm E 24 Mpa O )y E ,44 Mpa E 4,> E 4,424, E 4,4 9+

ma* E 4,39 . b min E 4,44+9 perlu E 4,9 . b r E 4,24, E


b

E 4,4 42 dipakai O 0 E +,92

1d

+44

19 4

E 4,92

@ulangan tumpuan Mu d act d ac tu As E >4+24844 ;mm E


+

%u >4+24844 =+ 3.r.R 4,>.4,92.+,92

E +82,4 mm

: d taksir &&&&&&&&&&& ZkU E .b.d E 4,4 42 . +44 . +82,4 E 43,39 mm2

!akai besi D 8 E 244,28 mm2 Maka pakai 8 D 8 S E E 249,38 mm2


b 2 P n.+ +44 2-24. 8- 8. = E ,+,2 ~ ,4 mm n 8

tul. satu lapis @ulangan lapangan Mu d act d ac tu As E ,4 29+44 ;mm E


+

%u ,4 29+44 =+ 3.r.R 4,>.4,92.+,92

E 2>3,++ mm

: d taksir &&&&&&&&&&& ZkU E .b.d E 4,4 42 . +44 . 2>3,++ E >32,2+ mm2

!akai besi D 8 E 244,28 mm2 Maka pakai , D 8 S E E >4+,>, mm2


b 2 P n.+ +44 2-24. ,- 8. = E 8 ,+ mm ~84 mm n ,

@ulangan sengkang -geser.


Ku E 9,+9 kg

0A E 0b E

S . Ku . F
ES. 22>,,2 .

2,944 mm

% ,>+4

222+,39 kg

222+,39 kg ,294 ,294

<u

- 222+,39 + 222+,39. 2,944

E 9,+9 kg E

9,,+9 ;

<c

E 4,> . E 4,> .

8 8

. / c

. 24 = 4,928 <c maka dibutuhkan tulangan

4u b.d

9,+94 E ,44 +44.9 4

geser !akai besi D Av E E E


2

` .D2 ` . +,
, . - 2.2

+,4, mm2

+,4,.,44 + . 24 .+44

E 4 , 4 mm ~ 44 mm

,. .9

!erhitungan gelagar balok tengah Data&data balok# Py PTc h b ! d Y a. !erhitungan gaya & %eban mati -+ead load. o %erat balok induk E 4,94 * o !elat lantai , 94 * 2944 * 2,> E 429 kg1mT E ,44 Mpa E 24 Mpa E 94 mm E 944 mm E 24 mm E 484 mm E 4,>

E 4,23 * , 89 * 2944 * 2,> E 3348,9 kg1mT

o %erat lapisan aus E 4,48 * 2244 * , 89 * 2,>E 943,4, kg1mT (otal ,dlE 242+>,9, kg1mT

o %erat dia)ragma E 4,+*4,8* , 89 * 2944 * 2,> E 9 +3,89 kg1mT "adi beban titik#

0A E

298>,> 5 +,9 +9 +3,89 52,4 +9 +3,89 5 ,,9 +,9

0A E 3348,,9 kg 0% E ! total $ 0A E 3348,,9 kg Mc E Mma* E 0A * 8,39 $ 9 +3,89 * 2,29 E 3348,,9 * 8,39 $ 9 +3,89 * 2,29 Mma* & E ,4,9>,>+ 'gm

%eban hidup -!i-e load. o %eban truck ?@A E >4,9,2> kg1mT o %eban air hujan o %eban lainnya o %eban ?DA E 4,49 * 2,+34 * 2,> E 2+34 kg1mT E 44 kg1mT E

o 'oe)isien kejut

E E

+ +

24 94 + ! 24 94 + 24

E ,2>8 o %eban garis ?!A -'NF.

2-

P. + 2.P 2 2.4,29 + 9,9 2 2444. + 2. 2444 2.4,29 + 9,9

2-

E +444 kg @iap balok memikul lantai kendaraan sebesar E 2,++4 m "adi ! E


,2>8 5 +444 5 2,++4 2,39

E , 8,,3 kg o %eban terbagi merata ?KA -UDF. K E

a.2.-

, . + !., 2 2.a + !
.>44. + 9,9.>44 2 -2.4,29. + 9,9

4,29.2.-

E 388,83 km1mT @iap balok memikul lantai kendaraan sebesar E 2,++4 m "adi K E
,2>8. 388,83 5 2,++4 2,39

E >+9,+8 km1mT "adi total KF E +9 ,+, km1mT

b. !erhitungan momen Ku E ,, . Kd H ,3 KF E ,, . 242+>,9, H ,3 . E ,38+ ,2+, km1mT !u E ,3 . ! E ,3 . , 8,,3 +9 ,+,

E 2,432,22 kg
8,39 E * !u Ku % +,9 m

0A E 0% E S Ku.F H S . !u E S ,38+ ,2+, . +,9 H S . 2,432,22 E +++994,>2 kg Momen ma*2 E 1> Ku . F2 H 0A . * E 1> . ,38+ ,2+, . +,92 H 2,8> 2,>239 . 8,39 E +++8983, "adi momen ma* 'gm E Mma* H Mma*2 E ++33429,2+ 'gm Momen pada tumpuan E 1+ . Mma* E 1+ . ++33429,2+ E 29839,+ 'gm

c. !erhitungan tulangan balok induk -balok sebagai balok ?@A. & @ulangan lapangan Mu Mn E ++334292+44 ;mm E
%u ++334292+44 E ,22 2>2, + ;m 4,>

Febar e)ekti) balok -be. dipilih yang terkecil diantara# be be be E `.F E ` . +,944 E ++39 mm E 944 H 8 . 294 E ,944 mm E 2944 mm

E bw H 8 h)

E jarak !usat 'e !usat -!'!.

jadi yang dipakai adalah be E 2944 mm


be E 2944

h) E 294

A
hE 94

A
d E 484

bw E 944

'ontrol penampang balok ?@A Dianggap seluruh )lens menerima desakan sepenuhnya a Mu) E h) E 294 mm E 4,>9 . )Tc . b . h) -d $ h)12. E 4,>9 . 24 . 2944 . 294 - 484 $ 29412. E 2,+9 * 42 Mu) 7 MnO maka balok berperilaku sebagai balok ?@A persegi. =itung tinggi balok tegang -a. sebenarnya Mn E 4,>9 . )Tc . A -d $ 12. H 4,>9 . )Tc . A2 -d & 12. A E 944 * 94 E 939444 mm E 944444 mm
294

h)

A2 E - 444 * 294. * 2 ,22 2>2, +

E 4,>9.24.939444.- 484&a12.H 4,>9.24.944444.- 484 $

12.

,22 2>2, + ,22 2>2, + ,22 2>2, + ,22 2>2, +

E 2339444.- 484 & a12. H >944444.- 484 $ E 2339444.- 484 & a12. H 32,3944444

294

12.

E ,4+8 9 * 4 4 $ ,>>3944 a H 92>94>3944 E ,98,89>39 * 4 4 $ ,>>3944 a E


,29+4942 ,>>3944

E 2++,39, mm E 2+4 mm =itung luas tulangan -As. As As As E E


4,>9. / c.bw.a +4,>9 / c.-be bw. / /y

4,>9.24.944.2+4 + 4,>9.24.- 2944 944.294 ,44

E , 28 mm2

@ulangan yang dipakai 24 a +4 -As E , +4 mm2. Analisis \b E E


4,>9 . ) c 844 * )y 844 + )y

4,>9 . 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424,
4,>9 . ) c . -b) & bw. . h) )y . bw . d

\)

E E

4,>9 . 24 . -2944 & 944. . 294 ,44 . 944 . 484


bw - b + / . b)

E 4,4,4 \b E

944 -4,424, + 4,4,4 . 2944

E 4,4 2 \ E
As b) . d = , 28 mm 2944 . 484

E 4,449+ \ 4,449+ & : 4,39 \b : 4,39 . 4,4 2 E 4,442 &&&&&&&&&& ZkU

@ulangan penampang M tumpuan E Mu *b E 29839,+ 'gm


29839+ 4 4,> 844

E E
844

29839+ 4 ;mm ,4342, +> ;mm

E 844 +)y . d = 844 + ,44 . 484 = 8+8 mm 4,>9. )Tc . be . 4,>9 . 4,39 . *b .
4,>9 . 4,39 . *b . 2

Mn tunggal E
-d &

Mn tunggal E -d &

4,>9 . 24 . 2944 . 4,>9 . 4,39 . 8+8 . 4,>9.4,39.*b . 2

E ,3322, +2 ;mm Maka Mn tunggal 7 Mn V pakai tulangan tunggal


4,>9 . ) c 844 5 )y 844 + )y

\b

E 4,>4

4,>9 . 24 844 5 ,44 844 + ,44

E 4,424, \ ma* E 4,39 . \b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+

\ min E )y

,,

,, ,44

E 4,44+9

\ perlu E 4,9 . \b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42

6 min : 6 perlu : 6 ma*


Maka, 6 perlu yang dipakai.

^
0 r d act

E 4,24, E +,92 E b 1d E E E
%u
944

1 484 E 4,82

.r.R
29839+ 4 4,>.4,82.+,92

E >9>,2,3 mm As E 6.b.d

d taksir &&&&&&& ZkU

E 4,4 42 . 944 . >9>,2,3 E ,+33,4923 mm2 Dipakai tulangan D+4 E 348,>8 mm2 n E
,+33,4923 348,>8

E 8, 2E 3 batang

"adi, dipakai tulangan 3 a +4 E ,2,>,42 mm2 & @ulangan geser 1 sengkang


!u E 2,432,22 kg Ku E ,38+ ,2+, kg1
m

A 8,39 8,39

0A

E 0%

E S . Ku . F H S . !

E S . ,38+ ,2+, . +,9 H S . 2,432,22 E +++994,>2,9 kg E +++994>,2,9 ;


+++994>,2,9 ;

+++994>,2,9 ; 8,39 8,39

<u

2,8> 2>,239 + 2,8> 2>,239 +,9

E ,2, ,2,+3 ;

c E 4,8. . 24 E 4,,,3 Yvc E . 8 . / 8


4u b.d = ,2, ,2,+3 E 4,2+2 944 . 484

4,2+2 7 Yvc maka, dibutuhkan tulangan sengkang. !akai tulangan D 2

As E E E S E

` . L . D2 ` . +,
, . - 2.2 +,4, mm2

+,4, . ,44 + . 24 .944

E 39,4> mm ~ E 39 mm "adi, dipakai tulangan D 2 $ 39 mm

Penulangan tum2uan &al.k 3T4>

Penulangan La2angan Bal.k 3T4 4.2 #truktur Bangunan Ba?ah Data&data# !anjang "embatan Febar jembatan @rotoar @ebal lapisan aspal @inggi gelagar utama E ,,44 m E >,,44 m E ,44 m E 9 cm E , 94 m

Data tanah# R tanah E , 39 t1m+ b )Tc )y E +9 4 E 24 Mpa E ,44 Mpa

Abutmen dari pilar -pakai beton.

a. %erat akibat super struktur H tanah & %eban primer . %eban mati bangunan atas %erat tiang sandaran E %erat pipa %erat trotoar %erat lantai %erat aspal %alok dia)ragma -4,2.4,2. ,44.2944.2,>.E 43>4 kg

E ,4.4, 2>8.2,> E 4,29. . ,.2944.2,> E 4,24.8,44. ,.2944.2,> E 4,49.8,4. ,.2244.2,>

E 94,, kg E >9394 kg E , 844 kg

E 24992 kg

E , -,,44.4,+.4,8.2944.2,>. E 34984 kg H

%alok induk 1 utama E + - ,.4,9. , 94.2944.2,>. E 92 839 kg @otal berat bangunan atas -M . E 284283,, kg

P.t.ngan Mel(ntang #truktur A&utmen "adi untuk -satu. abutmen menerima beban mati -/ ., sebesar# / E S * 284283,, kg E 8+4,>+,349 kg E 2,44 m kgm E 284283,, Fengan terhadap titik ?ZAc, dimana d E S * ,,44 Momen / E 8+4,>+,349 * 2,44 2. %eban hidup -='. %eban merata -B. -UDF. Untuk bentang F E K E >44 kg1m2 Febar lantai kendaraan adalah 8,44 m, maka sesuai dengan !!!""0 jumlah jalur lalu lintas adalah 2 jalur. Untuk jembatan dengan lebar lantai kendaraan 7 9,94 m# K K E 2,44 * K H 94C G-K 1 2,39. * -b $ 9,94.I E 2,44 * >44 H 94C G->44 1 2,39. * - 8 $ 9,94.I E 832,3+ kg1m2 %eban garis ?!A -'NF. ! ! E 2 ton perjalur selebar 2,39 meter -tanpa kejut. E 2,44 * ! H 94C E 2,44 * 2444 H94C E 2,444,9 kg1m2 'oe)isien kejut -k. E ! E ! 5k E 2,444,9 * ,2>8
+ 24 = 94 + ! + 24 = ,2>8 94 + 24

,,44 m O berlaku E -F : +4 m.

Untuk jembatan dengan lebar lantai kendaraan -b. 7 9,9 m E

E +4>8,,8 kg %eban hidup trotoar -diperhitungkan 84C. K E 2,44 * -84C * 4,94 * a. E 2,44 * -84C * 4,94 * 4, 29. E 4,439 t1m E 39 kg1m "adi akibat beban hidup, tiap abutmen menerima gaya vertikal sebesar# =' E E
G- , + , . * FI + ! 2
G- 832,3+ + 39. * ,,44I + +4>8,,8 2

E 23888,, kg "arak lengan terhadap titik ?ZA, d E S . ,,44 E 2,44 m M='E 23888,, * 2 E 99++2,>2 kgm

0eaksi perletakan
,,44 m

0Am E 88,248,2 0A= E 23888,, Q0A E 822932,8 kg 822932,8 kg %erat sendiri abutmen

0%m E 88,248,2 0%= E 23888,, Q0% E

!anjang Abutmen E ,,44 m !enentuan letak titik berat . %erat sendiri abutmen dihitung dan selanjutnya ditabelkan sesuai tabel di bawah ini# -/2.

N. #egmen

Berat #truktur

0a/a +0,

Lengan @ th-2 3:4

Lengan / th-2 3:4

M.men M@ +0@,

M.men M/ +0/,

2 + , 9 8 3 > 2

M M2 M+ M, M9 M8 M3 M> M2

4,+4 * 4,84 * ,,44 * 2,94 * 2,> 4,94 * 4,94 * ,,44 * 2,94 * 2,> ,,4 * 4,94 * ,,44 * 2,94 * 2,> S.4,+9.4,+4 * ,,44 * 2,94 * 2,> S.4,+9.4,+4 * ,,44 * 2,94 * 2,> 4,34 * 9,>4 * ,,44 * 2,94 * 2,> S. ,89.4,+4 * ,,44 * 2,94 * 2,> S. ,89.4,+4 * ,,44 * 2,94 * 2,> ,,44 * 4,84 * ,,44 * 2,94 * 2,>
T . t a l + A,

3.8, 2,.9 8>.8 9. ,9 9. ,9 +23.>> 2,.299 2,.299 2+9.2


=:2.62 (W2)

2.+9 2.,9 2.44 2.,3 .9+ 2.44 . 4 2.24 2.44

>.+4 3.39 3.29 8.24 8.24 +.>4 4.34 4.34 4.+4

, .,9 84.4+ +3.24 2.3 3.>3 329.38 28.8> 34.+, ,34.,4


1622.44

,8., >2.>> ,23.+9 +9.94 +9.94 ,9 .2, 8.2> 8.2> 34.98


29!21.1:

"arak rata&rata ?dA terhadap ?4T


m5 G = 822.,, = 2,42 >42,82

E
m

"arak rata&rata ?(A terhadap ?4A


my G = 292 , 4 = +, , >42,82

E
m

"adi titik berat abutmen . 2. %esar timbunan -tanah isian.

-2,42

+, ,

%erat timbunan di atas poer di belakang abutmen dan ditabelkan sesuai tabel di bawah ini# -/+.

N. #egmen

Berat #truktur

0a/a Lengan Lengan M.men M.men @ th-2 / th-2 M@ M/ +0/, +0, 3:4 3:4 +0@,

S 2 + , S2 S+ S,

,+4 . ,+ . ,,44 . ,392 . 2,> S.4,+9.4,+4.,,44 . ,392 . 2,> S. ,89.4,+4.,,44 . ,392 . 2,>

8.43 +,8 8,22

+,+9 2,9> +, > +,,9

3,+9 8,> +,> 4,>

+>>,>+ >9+, 2,+ 9>,8 2,,99 +,92


2424,48 2,23,99

,89 . 9,>4 . ,,44 . ,392 . 2,> 893,29

T . t a l + A,

B53952 +C3,

2!469=1 33==9=:

"arak rata&rata ?dA terhadap ?4A "arak rata&rata ?(A terhadap ?4A

E E

m5 29,8,> = G 32+,22

= +,2

m5 ++>>,>4 = = ,,23 m G 32+,22

"arak letak titik berat akibat tanah timbunan di belakang abutmen adalah sebagai berikut# -+,2 , ,,23. +. %erat tanah di atas poer di depan abutmen dan berat air di depan abutmen pada kondisi MA%, dihitung dan di tabelkan di bawah ini# -/,.
N. #egmen Berat #truktur 0a/a Lengan Lengan M.men M.men @ th-2 / th-2 M@ M/ +0/, +0, 3:4 3:4 +0@,

A 2 + S9 S8

2,94 * ,89 * ,,44 * ,44 * 2,> S. ,89.4,+4.,,44 * ,392 * 2,> T . t a l + A,

8 ,34 4,>29 3,44


41693B +C4,

,,29 ,29 4,>4

++,,4 8>3,2+ 28,++ ,8,,4, 2,+9


3359:=

,89.2, 4 * ,,44 * ,392 * 2,> 2+3,23 4,>29 4,99

9>,29
131:922

"arak rata&rata ?dA terhadap ?4A "arak rata&rata ?(A terhadap ?4A

E E

m5 ++2,4> = = 4,> G , 8,+3

m5 = G

+ 4,22 = +, 9 m , 8,+3

"adi, letak titik berat akibat air dan tanah di depan abutmen adalah sebagai berikut# -4,> , +, 9.

0a/a H.r(D.ntal Ak(&at Tekanan Tanah +Ea, a. Akibat beban merata di belakang abutmen -Kl. & & & & %erat lapisan aspal, tebal 9 cm E 4,49 * 2,44 * 2,24 E 4,22 ton %erat F!A agregat, tebal 4 cm E 4, 4 * 2,44 * 2,44 E 4,,4 ton %erat F!% agregat, tebal 9 cm E 4, 9 * 2,44 * 2,44 E 4,84 ton %erat pelat injak, tebal 24 cm E 4,24 * 2,44 * 2,94 E ,44 ton < 222: kg T . t a l +;l, < 2922 t.n @ekanan tanah akti) E 'a E @g2 -,9 $ 12. E @g2 -,9 $ +912. E 4,23 Nal E K . h . ka E S.h E ,,+4 m
a

E 2224 . >,84 . 4,23 E 9 3+,2+ kg Fengan terhadap titik ?4A, y MNal E 9 3+,2+ * ,,+4 b. %eban kendaraan %eban kendaraan di belakang bangunan penahan tanah diperhitungkan senilai dengan muatan setinggi 84 cm. E 222,3,24 kgm

K2

E 4,84 * berat isi tanah * lebar pekerjaan E 4,84 * ,392 * 2,44 E 2, 42 ton E 2 42 kg

/aya horiDontal yang bekerja akibat beban muatan -K2. Na2 E K2 * h * ka E 2 42 * >,84 * 4.23 E ,>2>,22 kg Fengan terhadap titik ?4AO y MNa2 E ,>2>,22 * ,,+4 Na2 E S . K2 . h . ka E S . 2 42 . >,84 . 4,23 E 2,,2,,8 kg Fengan terhadap ?4A O y E S . h E ,,+4 m M Na2 E 2,,2,,8 * ,,+4 E 49+2,8> kgm E 12 . h E S . >,8 E 2 489,+8 kgm E ,,+4 m

c. Akibat timbunan tanah di belakang abutmen Na+ E S . h2 . berat isi tanah * panjang abutmen * ka E S . >,82 . ,392 . , . 4,23 E 34,2+ ton E 342+ kg Fengan terhadap titik ?4AO y M Na+ E 342+ * 2,>3 E 24 982,23 kgm E 1+ . h E 2,>3m

d. Akibat beban tanah di depan abutmen 'oe)isien tekanan tanah pasi) E 'p E @g2 -,9 H 12. E @g2 -,9 H +912. E +,82 Akibat berat air -Np . Np E S . h2 . Rair . panjang abutmen
a

E S . 2,92 . ,4 . ,,44 E 2,9 ton Fengan terhadap titik ?4AO y MN! E 2944 * +,>+ E ,3>39 kgm Akibat tekanan tanah -Np2. Np2 Rr Np2

E 2944 kg

E + H - 1+ . 2,9. E +,>+ m

E -+ * +. * Rr * kp * panjang abutmen E Rtanah $ Rair E ,392 $ E 2 * 4,392 * +,82 * , E 22,>28 ton E 22>28 kg E S.+ E ,9 m E 4,392

Fengan terhadap titik ?4AO y Mep2 E 22>28 * ,9 E ,2>,, kgm Akibat tekanan tanah -Np+. Np+

E S . h2 * Rtanah * kp * panjang abutmen E S . +2 * ,392 * +,82 * ,,44 E 8,+8> ton 8+8> * 8+8> kg ., E >444 kg E 1+ * +E ,4 m E 8+8> kg

Fengan terrhadap titik ?4AO y Mep+ E E Np,

E 1+ . +E ,4 m

E S . h2 . Rair * panjang abutmen E S . +2 . E >,44 ton

Fengan terhadap titik ?4AO y Mep, E >444 * E >444 kgm b. /aya akibat gempa

Sesuai dengan buku petunjuk perencanaan tahan gempa untuk jembatan jalan raya 2>8, gaya gempa pada jembatan dihitung sebagai gaya horiDontl yang

bekerja pada titik berat bagian yang bersangkutan dalam arah yang paling kritis. Milayah 'abupaten Nnde atau Plores pada umumnya termasuk dalam Dona gempa wilayah 55, dengan koe)isien kombinasi gempa -N. E 4,42. ' E N -Q% H 0. V Q% E berat total abutmen H muatan E 284283,, kg H 23888,, kg E E 3>+4>,93>3 kg c. /aya rem dan traksi -=0. Diambil 9C dari muatan ?DA dengan titik tangkap setinggi ,24 m di atas jembatan yang dinyatakan dengan rumus# =0 E 9C -n . !h H 0 $ 94C !h H n . F . ! H n . F . 94C . !. dimana# !h ! n F E 2 ton E 2,2 ton E 2 lajur E ,m E 244 kg E 2244 kg 2>>8++,>2 kg E 4,42 - 2>>8++,>2 H 822932,8 .

=0 E 9C G2 . 244 H 2 . 94C . 244 H 2 . , . 2244 H 2 . , . 94C . 2244. E ,4+4 kg . Momen pada alas abutmen M E MN2 H MN+ H MN, E 822.,, H 29,8,> H ++2,4> E ,94>,++ kgm 2. /aya normal -;. ; E Q% H Q/ H 0 dimana#

Q% E @otal berat abutmen Q/ E @otal berat tanah timbunan 0 ; E 0eaksi

E >42,82 H 4,>,>2 H 822932,8 E 82,,2,, 2 kg

+. Fetak titik tangkap gaya normal ;.d 82,,2,, 2 * d 82,,2,, 2 d d e e E 0 H Q% ....... H Q/ E 822932,8 . 2 H >42,82 . 2,42 H 32+,22 . +,2 H , 8,+3 . 4,> E +>289+,49> 7 1+ . % E ,+ &&&&&&&&& ZkU E 2,44

E 2,44 $ S . % E 2,44 $ S . , E 4,44 : 18 . % E 4,3 &&&&&&&&& ZkU

,. Momen terhadap gaya guling -M/. M/ E m/ H m/2 H m/+ H m/, E 284283,, H 292 , 4 H ++>>,>4 H + 4,22 E 28> >3,9+ kgm 9. Momen @ahanan -M@. M@ E ;.d E 82,,2,, 2 * 2,44 E +>29,2,88, kgm 8. /aya geser -Q=. Q= E N . -w . H N . -w2. H N . -w+. H N . -w,. dimana# N E 'oe)isien kombinasi gempa -4,42. Untuk wilaayah gempa 55

Q= E 4,42.- 284283,, . H 4,42.->42,82. H 4,42.-32+,22. H 4,42.-, 8,+3. E E +,>3,43 H 32,2, H 3 ,,9 H +3,,3 +88>,2+ kg

3. /aya tahanan ;) E ; . tg 12 E 82,,2,, 2 . tg . +912 E 2 >29 ,4>, kg 'ontrol kestabilan abutmen . %ahaya guling -Pk. Pk E E
%( %G
+>29,2,88, 28> >,39+
a

E 2,9 Pk 7 2 &&&&&&&&&&&& ZkU 2. Stabilitas terhadap gaya vertikal, syarat d 7 1+ % O e2 : 18 % d E E

%( %G N
+>29,2,88, 28> >,39+ 82,,2,, 2

d E ,>2 7 1+ . % &&&&&&&&&&&&& ZkU e2 E S . % $ d E S . , $ ,>2 E 4, > : 18 . % E 4,8 &&&&&&&&&&& ZkU

+. Stabilitas terhadap geser Pk E


N/ 7 > ,9

2 >29 ,4>, +88>,2+

E ,2+ 7

,9 &&&&&&&&&&& ZkU

,. Stabilitas terhadap daya dukung tanah


t = +,39
ton

1 m2

E ++39 kg1m2
; M t P M

t yang terjadi =
&

Momen terhadap tegangan alas abutmen# E


Mt O dimana# M E 18 . bh2 M

E 18 . , . 4,222 E 4,9, m+ E
,94>,++ 4,9,

E >+,>,38 kgm & Momen pada titik tangkap gaya normal E &
;.e M = 82,,2,, 2 . 4,44 4,9, = 2>9,23 kgm

Momen berdasarkan momen guling, tahanan dan gaya vertikal E


;.e 2 M = 82,,2,, 2.4, > = 2+ ,3,,3 4,9, kgm

Penulangan A&utmen

0am&ar 0a/a*ga/a /ang Beker a 2a-a &aEk ?all

a. /aya&gaya yang bekerja /aya normal -!. & & & & & & & %erat aspal %erat F!% %erat F!A %erat pelat injak %erat %eton A @imbunanO t E 24 m %erat back wall E 4,49 * 4,24 * 8 * 2,24 E 4, 4 * 4,24 * 8 * 2,44 E 4, 9 * 4,24 * 8 * 2,44 E 4,24 * 2,44 * 8 * 2,94 E 4,+4 * 4,84 * 8 * 2,94 E 4,84 * 4,84 * 8 * ,3, E 4, +2 @ E 4,2,4 @ E 4,+84 @ E 4,84 @ E +, 9 @ E +,3,> @

E 4,94 * 4,94 * ,,44 * 2,94 E 2,944 @ T . t a l +P, < 1:9B3 T < 1:B3: kg

b. /aya horiDontal yang bekerja & Akibat tekanan tanah Na Na2 Na+ E KF . ka . t E 2224 * 4,23 * 4,94 E KF . ka . t E 2 42 * 4,23 * 4,94 E+44,> kg E 2>,,>2 kg 4,48 kg

Na2T E S . KF . ka . 4,84E

4 * 4,23 * 4,84 E >4,,2kg T . t a l +Ea, < B6691= kg

E S . t2 . Rt . ka E 4, 29 * ,392 * 4,23 E

&

Akibat gaya gempa . /h E !ada beton A E 4,42 * + 94 E 2>+,9 kg E 229,4 kg 2. /h2 E !ada back wall E 4,42 * 2944 +. %erat timbunan -/h+. 4,94 * 4,94 * , * ,84 = T . t a l +Eh, E +4+,8 kg < =1291 kg

c. 'ombinasi pembebanan & 'ombinasi 5 -beban mati H tekanan tanah. U E 24 D H ,84 H ,84 = -S'S;5 @ 9 $ 22 . U D F = "adi, !u =u Mu E 'uat perlu E %eban mati E %eban hidup E @ekanan tanah E ,24 * ! E ,84 * Na E ,24 * 43+4 E ,84 * 388, > E E 2>38 kg 229,2 kg DimanaO

Momen ma*imum akibat tekanan tanah E Na2T * -4,99 H 1+ . 4,84. H Na2 * -S . 4,99. H Na * -S . 4,99. H Na+ * - 1+ .4,99.

E - >4,,2 * 4,34. H -2>,,>2 * 4,29. H -+44,> * 4,29.


H -4,48 * 4, 3. E Mu & E 28,+,+ H 3 ,249 H 39,24+ H 4,4 ,84 * 232,38 E ,28,,2 kgm E 232,38 kgm

'ombinasi 55 -beban mati H beban gempa. U N !u E 4,24 -D H N. V E /aya gempa E 4,24 * ! E 4,24 * 43+4 E 2893 kg S'S;5 @ 9 $ 22

=u

E 4,24 * Nh

E 4,24 * > 2, 4

E 3+4,>2 kg

Momen ma*imum akibat gaya gempa# M 4,99. E 2>+,9 -4,34. H 229 -4,29. H +4+,8 -4,29. E 2>,,9 H 98,29 H 39,24 E ++4,84 kgm Mu E 4,24 * ++4,84 E 223,9, kgm E 2239, ;mm & !erhitungan penulangan back wall Mutu bahan E %eton k.229 )Tc E 24 Mpa E 244 'g1cm2 %aja tulangan )y E ,44 Mpa E ,444 'g1cm2
AsT d E 49 As dT E 9 Fu E , m E ,44 cm 4 cm

E Nh -4,94 H 1+ . 4,84. H Nh2 -S . 4,99. H Nh+ - S .

. Direncanakan penulangan pada kedua tepinya tegak lurus dengan arah sumbu lentur. 2. 'ontrol e)ek kelangsingan
' * Fu r < 22

Dimana# ' E Paktor panjang e)ekti) tahan ujung E ,89 untuk satu ujung tejepit dan lainnya bebas. Fu E !anjang e)ekti) kolom E S * F untuk satu ujung terjepit dan lainnya bebas.

E "ari&jari girasi E

-log 1 Ag.

atau diambil

4,+4 * h dengan h adalah sisi yang tegak lurus dengan arah sumbu lentur. "adi, E

,89 .

. , 4 2 4,+4 . ,44

= 4,443 < 22

+. 'arena : 22, maka e)ek kelangsingan boleh diabaikan, jadi back wall dianalisa sebagai kolom pendek yang dibebani eksentrisitas. ,. Menurut %MS, apabila gaya aksial -;. pada kolom pendek kurang dari 4, 4 * )Tc * Ag, maka penampang melintang boleh direncanakan hanya untuk lentur saja. ; E !u E 2>38 kg -kombinasi 5. 4, 4 . )Tc . Ag E 4, 4 . 244 . E >>4444 kg Zleh karena itu ; : 4, 4 . )Tc . Ag, maka penampang direncanakan hanya untuk lentur saja. 9. Mu yang menentukan E ,28,,2 kgm -kombinasi 5. 8. !erhitungan penulangan Mu E ,28,,2 kgm Momen nominal -Mn. Mn E E
%u

4 . ,44

,28,,2 = 9++,429 kgm = 9++429;mm 4,>

<u E =u E 22924 ; b h d p E 944 mm E 4 mm E , 44 $ 94 E 494 mm E 94 mm


4,>9 ) c )y * 844 844 +)y

\b E

E 4,>4

4,>9 * 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424, \ma* E 4,39.\b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ \min E


E E ,, ,,

1)y

1,44

4,44+9

\perlu E 4,9.\b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 \min : \perlu : \ma* maka, \perlu yang dipakai# As E \.b.d E 4,4 42 . 944 . 494 E 9+99 mm2 Dipakai tulangan Y 29 n E ,24,829 E 4,2 batang
9+99

E ,24,829 mm2

batang Y 29

"adi, dipakai tulangan 3.

!erhitungan tulangan geser sengkang <u E 22924 ; <c E E

+ +

/ c *b*d 24 * 944 * 494

E 3>282+,322 ; S Y<c E S . 4,8 . 3>282+,322

E 2+,3>3, , ; sengkang.

<u, -teoritis tidak perlu

@etapi untuk kestabilan struktur tetap dipasang tulangan sengkang. "adi, untuk kestabilan struktur dan peraturan mensyaratkan dipasang tulangan minimum -spasi maksimum.. S maksimum E S.d E S* 44 E 994 mm Digunakan spasi 994 mm, dengan luas tulangan minimum# Ay min E

/ c .b.0 /y

24 .944.944 ,44
+,4, * 8 E 83>,2, mm2.

E 2+ ,82 mm2 Dipakai tulangan Y 2 mm -Ay E Maka, jarak sengkang# S E

n. 1y. /y / c .b + 8. + +,4,.,44 24 .944


Y

E +8, mm "adi, dipakai tulangan Y 2 $ +94 mm untuk geser dan 29 untuk lentur. Dengan demikian tulangan terpasang

Perletakan

Fuas perletakan# M+ M, M9
M 8

E 4,94 . ,,4 E S . 4,+4 . 4,+9 E S . 4,+4 . 4,+9 E 4,+4 . 4,34 T.tal

E 4,344 m2 E 4,49+ m2 E 4,49+ m2E E 4,2 4 m2 < 19:1! m2

Untuk

memudahkan

perhitungan,

bentuk

perletakan

semula

dikonversi ke dalam bentuk empat persegi panjang, sehingga bentuk perletakan menjadi seperti gambar di bawah ini# Fuas perletakan E -M+ H M, H M9 H M8. E , 49 m2

0am&ar9 0a/a*ga/a /ang Beker a 2a-a Perletakan & /aya&gaya yang bekerja . Akibat beban mati bangunan atas -/ . kg 2. Akibat beban hidup -=k. E 23888,, kg E 284283,,

+. Akibat berat back wall dan perletakan < <2 <+ E 4,+4 . 4,84 . , . 2,94 E 4,94 . 4,94 . , . 2,94 E , 94 . , . 2,94 E ,> t E 2,9 t E ,9 t T . t a l +F, E >44 kg E 2944 kg E 944 kg < 1!=:: kg

&

/aya&gaya horiDontal yang bekerja . Akibat tekanan tanah Na E K . ka . t E 2224 * 4,23 * ,+4 E 2 42 * 4,23 * ,+4 E 3>2, kg Na2 E K2 . ka . t Na+ E S . t2 . ka . R E 3,4,9+ kg

Na2T E S . K . ka . 4,8 E S . 2224 . 4,23 . 4,8 E >4,,2 kg E S . ,+42 . 4,23 . ,392 E 4,>4 kg T . t a l +Ea, < 1B:3953 kg

2. Akibat gaya 0em -=r. <h <h2 <h+ E 4,42 . < E 4,42 . <2 E 4,42 . <+

E >,44 kg E 4,42 . >44 E 4,42 . 2944 E 4,42 . 944 T . t a l +Fh, E 82 kg E 229 kg E 4+9 kg < 1422 kg E >,2> kg E 4,93 kg < 159!! kg

+. /aya gempa akibat back wall dan perletakan

,. Akibat tanah timbunan dibelakang back wall dan perletakan Sh Sh2 E 4,42 . S E 4,42 . S2 E 4,42 . 2 4 ,2+ E 4,42 . 8,+ T . t a l +Tag, 9. /aya gempa akibat beban bangunan atas -/h . /h E 4,42 . / E 4,42 . 284283,, E +,>3,43 kg

&

Akibat beban merata -<g. . %erat lapis aspal Fapis aspal, 9 cm F!% agregat, 9 cm !lat injak 24 cm E 4,49 . 4,24 . ,,44 . 2244 E >> kg E 4, 9 . 4,24 . ,,44 . 2444 E 2,44 kg E 4,24 . 4,24 . ,,44 . 2944 E ,44 kg F!A agregat, 4 cm E 4, 4 . 4,24 . ,,44 . 2444 E 84 kg

@imbunan 84 cm

E 4,84 . 4,84 . ,,44 . 4,392 E 4>4 kg T . t a l +Fg, < 156= kg

2. 'ombinasi pembebanan & 'ombinasi -beban mati H tekanan tanah. U E ,24 D H ,84 F H ,24 = -S'S;5 @ 9 $ 22 . U D F = /aya normal "adi, !u E E E /aya lintang =u E ,24 . =r H ,84 .Na E ,24 * ,4+4 H ,84 . 34+,2+ E 3982,22 kg Momen terhadap titik A Mu E ,84 -Na2T . ,29 H 1+ . 4,84. H ,84 -Na2 . -Na . 4,84. Mu E & 9>>4 kgm 'ombinasi 55 -beban mati H beban hidup H beban gempa. /aya normal !u E ,49 -/ H <+ H =k. E ,49 - 284283,, H E +89 ,4,9 kg 944 H 23888,, .
,29 ,29

DimanaO E 'uat perlu E %eban mati E %eban hidup E @ekanan tanah ,24 . / H ,24 . <+ H ,84 . =k ,24 . 2848283,, H ,24 . 2388,, 93 223, 9 kg 944 H ,84 .

12. H ,84

12. H Na - 1+ . ,29. H ,8 -=r .2. $ ,24 -< .

4,+9. $ ,24 -<2 . 4,,9. $ ,24 -<+ . 4,4. $ ,24 -<g .

=u

E ,49 -=r H /h H <h H @ag. E ,49 -,4+4 H E 2+, +,,9 kg +,>3,43 H 2,99.

Momen terhadap titik A -akibat pembebanan kombinasi 55. Mu E ,49 -<h . ,89 H <h2 . ,4> H <h+ . 4,,44 H /h . 4,>4 H =r . 2 H @ag . 2 $ < . +94 $ <2 . 4,,9. $ <+ . 4,4. $ -<g . 4,84. Mu E 9,9++ kgm

+. !erhitungan penulangan perletakan Mutu bahan E %eton k.229


'g

)Tc E 24 Mpa )y E ,44 Mpa

E E

244 ,444

1cm2 1cm2
AsT d E 39 As dT E 9 >4 cm

%aja tulangan
'g

Fu E ,44 cm

&

Direncanakan penulangan pada kedua tepinya tegak lurus dengan arah sumbu lentur.

&

'ontrol e)ek kelangsingan


' * Fu r < 22

Dimana# ' E Paktor panjang e)ekti) tahan ujung E ,89 untuk satu ujung tejepit dan lainnya bebas.

Fu E !anjang e)ekti) kolom E S * F untuk satu ujung terjepit dan lainnya bebas. r E "ari&jari girasi E
-log 1 Ag.

atau diambil

4,+4 * h dengan h adalah sisi yang tegak lurus dengan arah sumbu lentur. "adi, & E

,89 .

. 4,>4 2 4,+4 . ,44

= 4,448 < 22

'arena : 22, maka e)ek kelangsingan boleh diabaikan, jadi perletakan dianalisa sebagai kolom pendek yang dibebani eksentrisitas.

&

Menurut %MS, apabila gaya aksial -;. pada kolom pendek kurang dari 4, 4 * )Tc * Ag, maka penampang melintang boleh direncanakan hanya untuk lentur saja. ; E !u E 93 223, 9 kg 4, 4 . )Tc . Ag E 4, 4 . 244 . >4 . ,44 E 8,44444 kg Zleh karena itu ; : 4, 4 . )Tc . Ag, maka penampang direncanakan hanya untuk lentur saja.

& &

Mu yang menentukan E !erhitungan penulangan

9>>4 kgm

Mu E 9>>4 kgm E 9>>4444 ;mm Momen nominal -Mn. Mn E E


%u

9>>4444 = 2>94444 ;mm 4,>

<u E =u E 3982,22 kgm b h d p E ,44 mm E >44 mm E >44 $ 94 E 94 mm E 394 mm

\b E

4,>9 ) c )y

844 844 +)y

E 4,>4

4,>9 * 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424, \ma* E 4,39.\b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ \min E


E E ,, ,,

1)y

1,44

4,44+9

\perlu E 4,9.\b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 \min : \perlu : \ma* maka, \perlu yang dipakai# As E \.b.d E 4,4 42 . ,44 . 394 E 43 4 mm2 Dipakai tulangan Y 29 n E ,24,829 E 2 ,> batang
43 4

E ,24,829 mm2

22 batang

"adi, dipakai tulangan 22 Y 29 & !erhitungan tulangan geser sengkang <u E 39822244 ;mm <c E

/ c *b*d

24 * ,44 * 394

E 9892,3,9>, ; S Y<c E S . 4,8 . 9892,3,9>, E ,8293,,239+ ; : <u, -teoritis perlu sengkang. "adi untuk kestabilan struktur dan peraturan mensyaratkan dipasang tulangan minimum -spasi maksimum.. S maksimum E S . d E S * 394 E +39 mm, atau S maksimum E 844 mm Digunakan spasi +39 mm, dengan luas tulangan minimum# Ay min E

/ c .b.0 /y

24 . ,44.+39 ,44
+,4, * 3 E 32 ,2> mm2.

E 298,99229 mm2 Dipakai tulangan Y 2 mm -Ay E

Maka, jarak sengkang# S E

n. 1y. /y .b /c + 35 + +,4, 5 ,44 24 . ,44

E 9 ,82 mm "adi, dipakai tulangan Y 2 $ 94 mm untuk geser dan 22 Y 29 untuk lentur.

!enulangan badan abutmen

0am&ar9 0a/a*ga/a /ang Beker a 2a-a a&utmen & /aya&gaya yang bekerja a. Akibat beban mati bangunan atas -/ . b. Akibat beban hidup -=k. & Akibat berat sendiri abutmen < <2 <+ <, E 4,84 * 4,+4 * ,,44 * 2,94 * 2,> E 4,94 * 4,94 * ,,44 * 2,94 * 2,> E ,, * 4,94 * ,,44 * 2,94 * 2,> E 4,34 * 9,,4 * ,,44 * 2,94 * 2,> T.tal E +4,2 ton E ,3,2 ton E 22,9 ton E 8,>,+ ton < =4=95 t.n < =4=5:: kg E 284283,, kg E 23888,, kg

&

/aya&gaya horiDontal yang bekerja a. Akibat tekanan tanah# Na E K . ka . t E 2224 * 4,23 * >,44 E 2 42 * 4,23 * 8, 94 E 8,,39 ton E 8, +2 ton ,+>2 ton Na2 E K2 . ka . t

Na2T E S . K . ka . 4,8 E S . +,>2 . 4,23 . 4,844 E 4,+ 8 ton Na+ E S . t2 . R . ka E S . +3,>2+ . 4,23 . 4,23 E T . t a l +Ea, < 149312 t.n < 14312 kg

b. Akibat gaya 0em -=r. d. Akibat gaya gempa <h <h2 <h+ <h8 E 4,42 . < E 4,42 . <2 E 4,42 . <+ E 4,42 . <8

E ,4+4 kg E 2>,94> kg E E 4,42 . +4,2 E 4,42 . ,3,2 E 4,42 . 22,9 E 4,42 . 8,>,+ E 2,3> ton E ,,2,> ton E ,429 ton E 9>,+,3 ton < B64:1 kg

c. Akibat tumpuan bergerak-/g. /aya gempa pada abutmen#

T . t a l +Fh, < B694:1 t.n /aya gempa pada tanah isian -@ag.# @otal berat tanah isian @ag E 4,42 . 8,9,4 , E 8,9,4 , ton E ,>,49 28 ton

/aya gempa akibat beban mati bangunan atas -/hi. @otal berat bangunan atas /hi vd) hd) & 'ombinasi pembebanan a. 'ombinasi 5 -beban mati H tekanan tanah. U E ,24 . D H ,84 . F H ,84 = E - ,24 . 284283,, . H - ,84 . 23888,, . H - ,8 . ,+ 2. E 2,3>>4+,2 H 92899,+8 H 22>22,2 E 299,+9>,9 kg /aya normal !U E - ,24 . / . H - ,24 . <g. H - ,8 . =k. E - ,24 . 284283,, . H - ,24 . 8,>,+. H - ,8 . 23888,, . E 2,3>>4+,2 H 333,28 H 92899,+8 E 29+22+3,2 kg E 4,42 . +8+,+2 E +8+,+2 ton E 22,8244 ton

/aya lintang =UE - ,24 . 0m. H - ,2 . /g. H - ,8 . Na. E - ,24. >,4. H - ,2 . 2>,94>. H - ,8 . ,+ 2. E 44> H +,,2428 H 22>22,2 E 2+2, ,, ton Momen terhadap titik A -akibat pembebanan kombinasi 5 terhadap perletakan. Mu E ,84 -Na2T . 8, 9 H 1+ . 4,84. H ,84 -0m . ,. H ,84 -/g . ,,44. $ ,24 -< . 4,+9. $ ,24 -<2 . 4,,9. $ ,24 -<+ . 4,4. $ ,24 -<g . 4,84. Mu E ,84 . 4,+ 8 . 8,+9 H ,84 . 8, +2 . +,4> H ,84 . 8,,39 . +,4> H ,+2 . 4,++ . 8, 9 H ,84 . 28,884 . +,94 H ,84 . 2>,9 . +,94 $ ,24 . 4,+94 . +, 9 $ ,24 . ,,> 9 . 4.,94 $ ,24 . ,,34 . 4,4 $ ,24 . ,23> . 4,,94 Mu E +,242 H +4, 82 H + ,>93 H 2,>,3 H ,2,228 H 92,8,+ $ ,+2+ $ 2,922 $ 3,8,4 $ 4,824 Mu E +33,42 $ 22,292 Mu E +9,,382 tm E +9,382 kgm

b. 'ombinasi 55 -beban mati H beban gempa H beban hidup. U E ,49 -D H F H N. /aya normal !U E ,49 -/ H <g H =k. E ,49 - 284283,, H 8,>,+ H 23888,, . E 2.24,. >2,24 kg /aya lintang =UE ,49 -0m. H ,84 Na

E ,49 . ,4+4 H ,84 . +4>44,93. E 94 8,2 kg Momen terhadap titik A -Akibat pembebanan kombinasi 5 pada abutmen. Mu E ,49 -<h . 8,39. H -<h2 . 8, 9. H -<h+ . 9,84. H -/h . ,,44. H -0m . ,,44. H -/g . ,,44. H -@ag . ,,44. $ -< . 4,+94. $ -<2 . 4,,9. $ -<+ . 4,444. $ -<g . 4,84. Mu E ,49 -4, 2>, . 8,39. H -4,,++ . 8, 94. H - ,+2+ . 9,84. H - 9,994 . ,,44. H -28,884 . ,,44. H -2>,94> . ,,44. H - 9, 4> . ,,44. $ -+, 94 . 4.+94. $ -,,> + . 4,,9. $ - ,,344 . 4.44. $ - ,23> . 4,84. E ,49 - ,2 , H 2,88, H 3,,42 H 82, 22 H 48,8,4 H H 84,,+ $ , 4+ $ 2, 88 $ ,,34 $ 4,383. Mu E +22322 kgm c. !erhitungan penulangan pada abutmen untuk mutu bahan# %eton k. 229O %aja tulangan )c E 24 Mpa )y E ,44 Mpa ,,4+

AsT d E 89 As dT E 9 Fu E ,44 cm 34 cm

Direncanakan penulangan pada kedua tepinya tegak lurus dengan arah sumbu lentur.

'ontrol e)ek kelangsingan


' * Fu r < 22
= 4,4 2 < 22

,89 * 4,9 * 34 4,+4 * ,44

'arena lebih kecil dari 22 maka e)ek kelangsingan boleh diabaikan, jadi badan abutmen dianalisa sebagai kolom pendek yang dibebani eksentrisitas. Menurut %MS apabila gaya aksial ; pada kolom pendek kurang dari 4, 4 * )Tc * Ag, maka penampang melintang boleh direncanakan hanya untuk lentur saja. ; E !u E 2.9+2.2+3,2 kg -kombinasi 5. E +. 24.444 kg Zleh karena ; : 4, 4 . )Tc . Ag, maka penampang direncanakan hanya untuk lentur saja. Mu yang menentukan E +9,.382 kgm -kombinasi 5. !erhitungan penulangan Mu E +2232,2 kgm E +22.322 ;mm 4, 4 . )Tc . Ag E 4, 4 * 244 * >4 * ,44

Momen nominal Mn E
Mu

+22.322 = ,.242.4+4,24 ;mm 4,>4

!ada badan abutmen Mn <u b h E ,.242.4+4,24 ;mm E =u E 94 8,2 kgm E 344 mm E ,.>44 mm E 94 82, ;mm

d \b

E ,.>44 $ 94 E ,.394 mm E
4,>9 ) c )y * 844 844 +)y

E 4,>4

4,>9 * 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424, \ma* E 4,39.\b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ \min E


E E ,, ,,

1)y

1,44

4,44+9

\perlu E 4,9.\b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 \min As : \perlu : \ma* maka, \perlu yang dipakai# E \.b.d

E 4,4 42 . 344 . 444 E 3. 94 mm2 Dipakai tulangan Y 29 E ,24,829 mm2 n E ,24,829 E 9,92
3.894

8 batang

"adi, dipakai tulangan 8 Y 29 !akai tulangan Y 29 -As E ,24,829 * ,8 E 3>94 mm2.

S perlu E

,24,829 5 3494

444

E +2,8 mm Dipakai tulangan Y 29 $ +4 mm !erencanaan tulangan geser <u <c E 94. 82. 44 ;mm E 1+
24 * 344 * ,394

E ,.3>2.8 8,49 ; S Y<c E S * 4,84 * ,.3>2.8 8,49 ; E .,+8.>>,,> O Maka perlu sengkang "adi, untuk kestabilan struktur dan peraturan mensyaratkan dipasang tulangan minimum -spasi maksimum.. S maksimum E S . d E S * ,.394 E 2.+39 mm atauO S maksimum E 2.+44 mm Digunakan spasi 2.+39, dengan luas tulangan minimum# Ay min E ; : <u

/ c .b.0 /y

24 .344.2.+39 ,44
+,4, mm2.

E 8 29,33 m Dipakai tulangan Y 2 mm -Ay E Maka, jarak sengkang# S E

n. 1y. /y .b /c + 8. + +,4,.,44 24 .344

E 292,2> mm "adi, dipakai tulangan Y 2 $ 294 mm untuk geser dan 8 Y 29 untuk lentur.

Dengan demikian tulangan terpasang @ulangan tarik -As. @ulangan desak -As. @ulangan pengikat -As. E Y 29 $ +4 mm E Y 29 $ +4 mm E Y 2 $ 294 mm

0am&ar Penulangan Ba-an A&utmen

!enulangan kaki abutmen 'aki abutmen dianggap sebagai konsol yang terjepit pada potongan A $ ! dan penulangannya ditinjau permeter lebar tegak lurus bidang gambaran.
!

A ,89

K ult

0am&ar t(2(Eal kak( a&utmen @egangan ultimate yang terjadi di bawah kaki abutmen adalah U E ,24 D H ,84 F H a,84 = -tegangan tanah diperhitungkan. ,24 / H ,24 /2 H ,24 /+ H ,24 /= H ,84 =k ,24 . 284283,, H ,24 . >42,82 H ,24 . 32+,22 H ,24 . , 8,+3 H ,84 . +224,8 E .942.,32,, 3 kgm ,2 M/ H ,2 M/2 H ,2 M/+ H ,2 M/, H ,8 M=k & ,8 Mea E ,2 . 2489882,2 H ,2 . 2388,2 H ,2 . +>,8,,2 H ,2 . 8+3,439 H ,8 . 89> 2,2 $ ,8 . 9 8,9 E 2.924.388,,2

f< E f< E

fME

/aya&gaya yang bekerja pada pondasi dipindahkan ke titik berat# "arak titik tangkap resultan gaya terhadap titik ?4A e E E
% 2.924.388,,2 = 4 .942.,32,, 3

,3+ m

@erhadap titik berat pondasi e E 2,44 $ ,3+ E 4,23 m : 18 . b* E 4,83


4 + 8 * 4,23 b5.P5 b5
.942.,32,, 3 + 8 * 4,23 ,,44.3,44 ,,44

ma* =
ma* =

E 9+.892,3+ - ,,49. E 39.+2 ,22 kg1m2

!erhitungan penulangan Mu E S . Ku . F2 E S . 39.+2 ,22 . - ,89.2 E 48.823,29 kgm Momen nominal -Mn. Mn E
%u

48.823,29 4,>4

E 2>.2>,,48+ kgm E .2>2.>,4,8+ ;mm

AsT d E 34 As dT E 9 Fu E 44 cm 39 cm

!ada kaki abutmen Mn E .2>2.>,4,8+ ;mm <u E =u E 94 82, ;mm b h d \b E E 444 mm E 394 mm E 394 $ 94
4,>9 ) c )y *

E 344 mm
844 844 +)y

E 4,>4

4,>9 * 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424, \ma* E 4,39.\b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ \min E


E E ,, ,,

1)y

1,44

4,44+9

\perlu E 4,9.\b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 \min : \perlu : \ma* maka, \perlu yang dipakai# As E \.b.d E 4,4 42 . 344 . 444 E 3 ,4 mm2 n E

3. ,4 , . .29 2

E ,,9,

9 batang

"adi, dipakai tulangan 9 Y 29

!akai tulangan Y 29 -As E 3+92,+39 mm2. S perlu E 3+92,+39 5 E 88,88 mm Dipakai tulangan Y 29 $ 84 mm !erencanaan tulangan geser /aya geser yang menentukan rencana <u yang bekerja sejarak dari badan abutmen. <u E Ku . F E 39.+2 ,22 . ,89 E 2,.+28,88> kg
,24,829 444

<u E 2,.+28,88> kg

3+,4+3 cm

2 ,28+ cm

<ud

E 4,3+ . Ku E 4,3+ . 39.+2 ,22 E 24.>42,983 kgm

<u <c

E 24>.429,83 ;mm E E

+ +

/ c *b*d 24 * .444 * ,44

E .4,+.,2>,+2 ; S Y<c E S . 4,8 . .4,+.,>2,+2 E + +.4,2,92 ; : <u -perlu sengkang. "adi, untuk kestabilan struktur dan peraturan mensyaratkan dipasang tulangan minimum -spasi maksimum.. S maksimum E S.d E S * ,44

E 244 mm Digunakan spasi 244 mm, dengan luas tulangan minimum# Ay min E

/ c .b.0 /y

24 . 444..244 ,44
+,4, * 2 E +98,,> mm2.

E .+4,,+3 mm2 Dipakai tulangan Y 2 mm -Ay E Maka, jarak sengkang# S E

n. 1y. /y .b /c + 8. + +,4,.,44 24 . 444

E +8+,2> mm "adi, dipakai tulangan Y 2 $ 244 mm untuk geser dan 9 Y 29 untuk lentur. Dengan demikian tulangan terpasang @ulangan tarik -As. E Y 29 $ +4 mm

@ulangan desak -As. E Y 29 $ +4 mm @ulangan pengikat -As. E Y 2 $ 244 mm

!enulangan sayap -win" wall8


294

3,34 >,44

Na Na+

4,+4

K2.ka
4,29

h.g.ka

0am&ar 0a/a*ga/a /ang Beker a 2a-a C(ng Call

Diagram tekanan tanah Na E K . ka Na+ E F . R . ka E


+,>2

1, H -4,84 * ,392. * 4,23

,298 t1m2

E >,44 * ,392 * 4,23 T . t a l +Ea,


294 ,298

E +,+,3 t1m2 < 496:3 t1m2

3,34 >,44

55

55 +,+,3

4,+4

5 ,,84+

0am&ar #ketsa Bentuk C(ng Call !enulangan daerah 5 g 55 K E


,,84+ + ,298 5 >44 = 24,89 ton 2

Ku E

24,89 = >,28 t 1 m 2,94. ,44

Mu E S . Ku . F2 E S . >,28 -2,94.2 E 29.> 2 ton m !erhitungan penulangan E 29> >9,32 ;mm

d E 24 cm As dT E 9 cm Fu E >44,44 cm cm

29 cm

Mn E 4,>4 =

%u

29> >9,32 4,>4

E +2,23+2 ton m E +223+2 944 ;mm !ada penulangan sayap -win" wall. daerah 5 g 55 Mn E +223+2 944 ;mm <u E =u b h d p \b E 94 84444 ;mm E .444 mm E 294 mm E 294 $ 94 E 94 mm E
4,>9 ) c )y * 844 844 +)y

E 244 mm

E 4,>4

4,>9 * 24 844 * ,44 844 + ,44

E 4,424, \ma* E 4,39.\b E 4,39 . 4,424, E 4,4 9+ \min E


E E ,, ,,

1)y

1,44

4,44+9

\perlu E 4,9.\b E 4,9 . 4,424, E 4,4 42 \min : \perlu : \ma* maka, \perlu yang dipakai# As E \.b.d E 4,4 42 . 444 . 244 E 24,4 mm2 Dipakai tulangan Y 29 n E ,24,829 E ,, 9> batang
24,4

E ,24,829 mm2

9 batang

"adi, dipakai tulangan 9 Y 29 !akai tulangan Y 29 -As E ,24,829 * 9 E 2,9+, 29 mm2. S perlu E 2,9+, 29 5 E 244 mm Dipakai tulangan 9 Y 29 $ 244 mm Untuk tulangan pembagi diambil 29C dalam arah tegak lurus terhadap tulangan utama, harus disediakan tulangan pembagi -demi tegangan susut dan suhu.
,24,829 444

As E ` . 2,9+, 29 mm2 E 8 +.2> 29 mm2 Dipakai Y 4 -As E 3>,94 mm2. S perlu


2 E 8 +,2> 29 5 444 = 2> mm

3>,94

Dipakai tulangan Y 4 $ 2> mm Dengan demikian pada daerah 5 g 55 dipasang @ulangan tarik -As. @ulangan pembagi -As. E 9 Y 29 $ 244 mm E Y 4 $ 2> mm

0am&ar9 Penulangan #a/a2 C(ng Call

TU0A#
%EMBATAN II

$LEH

EMILIANU# EFARI#TU#
:621:25

)A'ULTA# TE'NI' %URU#AN #IPIL UNIFER#ITA# )L$RE# ENDE 2::5

'ATA PEN0ANTAR

!uji dan syukur kehadirat @uhan (ang Maha Nsa, atas segala berkat dan rahmat&;ya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah jembatan 55. @ugas ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat merencanakan dan mendesain suatu struktur jembatan beton bertulang secara keseluruhan - stuktur atas dan struktur bawah .. Dalam menyelesaikan tugas "embatan 55 ini sangat diperlukan pemahaman statika dan berbagai teori dari beberapa mata kuliah yang telah dipelajari yang mendukung perhitungan perencanaan tugas jembatan ini. Dalam menyelesaikan tugas ini, kami menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan, khususnya buku atau literatur. Zleh karena itu, segala bentuk koreksi, saran dan kritik dari bercbagai pihak untuk menyempurnakan tugas ini, sangat kami harapkan, sehingga dapat berman)aat bagi kita semua.

Nnde, !ebruari 2442

Mahasiswa

ii

DA)TAR I#I

=AFAMA; "UDUF ........................................................................................................ 'A@A !N;/A;@A0 ...................................................................................................... DAP@A0 5S5 ...................................................................................................................... DAP@A0 FAM!50A; ................................................................................................. %A% 5 . .2 .+ ., %A% 55 !N;DA=UFUA; Fatar %elakang ................................................................................................. 0umusan Masalah .............................................................................................. %atasan Masalah ............................................................................................... @ujuan !erencanaan ........................................................................................ FA;DASA; @NZ05 "embatan ............................................................................................................ !embebanan .................................................................................................. Analisa Stabilitas ...............................................................................................

i ii iii iv

2 + 9 > 2

2 2 +

Daya Dukung ........................................................................................... %A% 555 DA@A !N0N;6A;AA;

iii

+. +.2 +.+ +., +.9 +.8 %A% 5< ,. ,.2

Data Umum ................................................................................................... Data @anah -Data Faboratorium. ...................................................................... Data =idrologi ................................................................................................... Data 'onstruk.si bangunan Atas ....................................................................... Spesi)ikasi !embebanan %erdasakan Aturan %MS 222 ................................ Spesi)ikasi %eton dan %aja @ulangan ................................................................ !N0N;6A;AA; S@0U'@U0 Struktur %angunan Atas ................................................................................... Struktur bangunan bawah .................................................................................

iii

DA)TAR LAMPIRAN

Fampiran Fampiran 2 Fampiran + Fampiran , Fampiran 9 Fampiran 8 Fampiran 3 Fampiran >

# Site !lan # Denah "embatan # !otongan Memanjang # !otongan Melintang # !otongan Melintang dan !enulangan !lat Fantai # !enulangan %alok 5nduk # @ampak Depan Abutmen dan !ot A $ A # !enulangan Abutmen dan !enulangan Ming Mall

iv