Anda di halaman 1dari 5

Step 1 1. Eksperimen Solomon : penelitian yang menggunakan 4 kelompok yang di tentukan secara acak 2.

Validitas eksternal : meramalkan perkiraan kelompok studi dan control , derhubungan dengan generalisasi hasil penelitian 3. Validitas internal : komparabilitas, identifikasi perubahan hasil 4. RCTs : Randomized controlled trial, perlakuan penelitian secara acak 5. Uji klinik fase 2 : pene;itian eksperimental yang dilakukan pada manusia dibandingkan dengan kelompok control, pada fase 2 tanpa mengunakan kelompok control 6. Double blind : bentuk uji klinis, peneliti dan kelompok yang diteliti tidak mengetahui jenis intervensi 7. Uji praklinik : subjek penelitian pada hewan coba, untuk mengunpulkan info tentang aspek farmakologis dan toxikologis 8. Cross over : desain penelitian yang menyilangkan kelompok control dan perlakuan, dan juga sebaliknya Step 2 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Step 3 1. Tujuan dan manfaat penelitian eksperimental a. Untuk mencari hubungan sebab akibat b. Untuk membuktikan hubungan sebab akibat c. Mencari hubungan perlakukan dengan efek yang timbul d. Untuk mencari hubungan kelompok studi dan kelompok control e. Dapat mengontrol variable pengganggu f. Membuktikan efektivitas obat 2. Langkah penelitian eksperimantal yaitu terletak pana peekanan pada intervensi terhadap perlakuan kelompok studi dan control : a. Menentukan masalah b. Hipotesis spesifik dari penelitian sebalumnya c. Bariabel Apakah tujuan dan manfaat penelitian eksperimental ? Apa saja langkah-langkah penelitian eksperimental ? Bagaimana cara menentukan populasi dan sampel pada penelitian eksperimantal ? Bagaimana desain uji klinis ? Apa tahap uji klinik ? apakah haru berurutan melalui fase uji praklinik ? Bagaimana cara melakukan penelitian Solomon ? adakah contoh penelitian lain selain Solomon ? Bagaimana cara penyamaran blinding ? Apa saja yang mempengaruhi validitas internal dan eksternal ? Bagaimana etika uji klinik ? Sebutkan kelebihan dan kekurangan penelitian eksperimantal ?

d. Populasi dan sampel e. Instrument penelitian f. Design penelitian g. Melakukan eksperimen dan analisis data 3. Populasi dan sampel tergatung metode penelitiannya : a. Ada yang menggunakan random b. Ada yang lapangan dan komunitas 4. Desan uji klini menurut eko, terdiri dari a. Radomizen Clinical Control Trial b. Non Randomized c. Historical d. Cross Over Design uji eksperimental : a. Preeksperimental b. True eksperimental c. Quasi eksperimental d. Factorial eksperimental 5. Tahap uji klinis : a. Tahap 1 yaitu uji praklinis pada hewan coba b. Tahap 2 yaitu uji klinis pada manusia, terdiri dari : - Fase 1 - Fase 2 - Fase 3 - Fase 4 6. True eksperimental : a. Postess control only group design b. Pretess-postess control group design c. Penelitian Solomon Preeksperimental : a. One shot case study b. One group pretess-postess design c. Static group comparison Quasi eksperimental : a. Non randomized b. Time Series c. Non Equivalent Control Group 7. Cara penyamaran : a. Non Blinded

b. Single Blind c. Double lind d. Triple Blind 8. Validitas a. Internal : Sejarah Maturitas Seleksi Instrument Regresi b. Eksternal 9. Etika Penelitian akan di bahas pada modul 5 10. Kelebihan penelitian eksperimental : a. Hasilnya lebih valid b. Hubungan sebab akibat jelas c. Efek dapat di presidiksi Kekurangan penelitian eksperimental : a. Mahal b. Lebih rumit c. Bermasalah dengan etika kedokteran Ste 4

MASALAH

HIPOTESIS
RANDOM

POPULASI DAN SAMPEL


VALIDITAS

-NO BLIND

BLINDING
-PREEKSPERIMEN -TRUEEKSPERIMEN -QUASI EKSPERIMEN -FEKTORIAL EKSPERIMEN

-SINGLE BLIND -DOUBLE BLIND TRIPLE BLIND

DESIGN PENELITIAN
PENGAMATAN

ANALISIS DATA

HASIL

STEP 5 1. Definisi, jenis protocoldari penelitian eksperimental 2. Penentuan populasi dan sampel meliputi - Random - Blinding - Validitas 3. Keuntungan dan kerugian penelitian eksperimental 4. Uji preklinik dan uji klinik