Anda di halaman 1dari 9

Variasi Kromosom

Suatu populasi memiliki kekhasan pada karakter-karakter kromosomnya Karakterisasi kromosom dan analisis karyotype mempunyai peran yang penting dalam :
1. membedakan taksa 2. menetapkan keaslian kelompok 3. menerangkan sejarah evolusi pada taksa yang berkerabat dekat khususnya pada aras jenis dan kategori infraspesifik (Lawrence, 1964 ; Sivarajan, 1984)

Perubahan struktur kromosom menimbulkan variasi pada bentuk dan ukuran kromosom, sehingga akan mempengaruhi simetri karyotype
Derajat asimetri karyotype dapat dijadikan acuan untuk menentukan maju atau primitifnya suatu takson dalam evolusi Karyotype yang asimetri dianggap lebih maju dalam evolusi, sedangkan yang simetris dianggap primitif (Singh, 1999)

Karakter-karakter Kromosom
1. Jumlah kromosom 2. Panjang lengan pendek kromosom (p) 3. Panjang lengan panjang kromosom (q) 4. Panjang absolut kromosom (p+q) 5. Panjang satelit (bila ada) 6. Ratio panjang pasangan kromosom absolut terpanjang dan terpendek (R) 7. Nilai Indeks Sentromer (NIS) atau HNPS (Harga Numerik Posisi Sentromer) 8. Ratio lengan panjang terhadap lengan pendek (RLK)

panjang lengan pendek kromosom HPNS = x 100 panjang absolut kromosom panjang lengan panjang kromsom RLK = panjang lengan pendek kromosom

Nilai HPNS dan RLK menurut Levan (1964) HPNS 50,00 37,50 37,49 25,00 24,99 12,50 12,49 0,00 RLK 1,00 1,67 1,68 3,00 3,01 7,00 > 7,00 Bentuk Kromosom Metasentris Submetasentris Akrosentris/Sub telosentris Telosentris

Bentuk kromosom
Lengan pendek

Lengan panjang

KARYOTYPE
m m m m m sm m m

Bawang Putih (Allium sativum L.) Kultivar Sangga Formula Karyotype = 2n = 2x = 16 = 14m + 2 sm m = metasentris ; sm = submetasentris

Karyotype babi