Anda di halaman 1dari 15

Perilaku Konsumen

Tugas 3

Nama : Lilis Napisah NPM : 14211100 Kelas : 3EA27

Universitas Gunadarma Fakultas Ekonomi 2013

I.Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan Konsumen

A. Sumber Daya Konsumen Sumber daya konsumen adalah segala sumber daya konsumen yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian produk maupun jasa. Sumber daya konsumen ada 3 yaitu sumber daya ekonomi, sumber daya sementara, sumber daya kognitif. 1. Sumber Daya Ekonomi Potensi sumberdaya ekonomi atau lebih dikenal dengan potensi ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau segala sesuatu sumberdaya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumberdaya alam (natural resources endo!ment factors" maupun potensi sumberdaya manusia yang dapat memberikan manfaat (benefit" serta dapat digunakan sebagai modal dasar pembangunan (ekonomi" !ilayah tingkat ketergantungan terhadap sumberdaya secara struktural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain. #ategori sumberdaya alam ini tergolong sumberdaya alam yang bisa habis dalam jangka pendek jika digunakan dan dicemari secara cepat, namun demikian lambat laun akan dapat diganti melalui proses alamiah misalnya $ pohon%pohon di hutan, rumput di padang rumput, deposit air tanah, udara segar dan lain%lain Sumberdaya alam ini keberadaannya harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam kerangka untuk mendorong, mempercepat dan menunjang proses pembangunan !ilayah (daerah". Disamping komponen sumberdaya alam, pada saat ini peranan sumberdaya manusia (human resources" dalam konteks kegiatan pembangunan ekonomi termasuk pembangunan ekonomi daerah (!ilayah" semakin signifikan. &. Sumber Daya Sementara 'aktu menjadi (ariabel yang semakin penting dalam memahami perilaku konsumen. #arena konsumen mayoritas semakin mengalami kemiskinan akan !aktu. )amun demikian ada suatu bagian !aktu yang dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yaitu !aktu senggang. Sumber daya kognitif Produk yang diklasifikasikan menurut sifat !aktu konsumen disebut barang !aktu (time goods". * +arang yang menggunakan !aktu seperti, -enonton ./, .idur, +ermain, dll. * +arang pengehemat !aktu, seperti , rice cooker, o(en micro!a(e, mesin cuci, blender, dll. 3. Sumber Daya #ognitif

#emampuan untuk secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. .eori ini membahas munculnya dan diperolehnya schemata0skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya dalam tahapan%tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental. 1ni berarti bah!a pemasar bersaing untuk mendapatkan uang, !aktu, dan perhatian konsumen. Sumber daya lain, seperti energi, mungkin diperlukan untuk berbelanja dan konsumsi, tetapi uang, !aktu, dan perhatian adalah yang utama. +ukan hanya jumlah !aktu dan sumber daya ekonomi yang menentukan perilaku konsumen. Persepsi konsumen mengenai sumber daya yang tersedia, atau apa yang akan tersedia pada masa datang, juga penting dalam keputusan pembelanjaan dan juga mempengaruhi ketersedian untuk menggunakan uang atau !aktu produk. 2adi, ukuran kepercayaan konsumen mungkin berguna dalam meramalkan penjualan masa dating berdasarkan kategori produk. B. Pengetahuan Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Isi Pengetahuan Psikolog kognitif mengemumakan bah!a ada dua jenis pengetahuan dasar , deklaratif dan prosedural. Pengatahuan deklaratif (declarati(e kno!ledge" melibatkan fakta subjektif yang sudah diketahui, sementara pengetahuan prosedural (procedural kno!ledge" mengacu pada pengertian bagaimana fakta ini dapat digunakan. 3akta ini bersifat subjektif dalam pengertian bah!a fakta tersebut tidak perlu sesuai dengan realitas objektif. Pengetahuan deklaratif dibagai menjadi dua kategori , episodik dan semantik. Pengetahuan episodik (episodic kno!ledge" melibatkan pengetahuan yang dibatasi dengan lintasan !aktu. Pengetahuan ini digunakan untuk menja!ab pertanyaan, 4kapan anda terakhir kali membeli sejumlah pakaian56 sebaliknya, pengetahuan sematik (semantic kno!ledge" mengandung pengetahuan yang digeneralisasikan yang memberikan arti bagi dunia seseorang. 1ni adalah pengetahuan yang akan anda gunakan dalam mendeskripsikan sebuah barang. Pengetahuan konsumen di bagi dalam tiga dibidang umum , 1. Pengetahuan Produk (product kno!ledge"

Pengetahuan produk merupakan kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produkdan kepercayaan mengenai produk. 2enis Pengetahuan Produk, a" Pengetahuan tentang karakteristik atau atribut produk b" Pengetahuan tentang manfaat produk c" Pengetahuan tentang kepuasan yg diberikan produk kepada konsumen Pengetahuan produk mencakupi , a" #esadaran akan kategori dan merek produk di dalam kategori produk. b" .erminologi produk. c" 7tribut atau ciri produk. d" #epercayaan tentang kategori produk secara umum dan mengenai merek spesifik. Secara umum, pemasar paling berminat atas pengetahuan konsumen mengenai merek mereka dan sajian yang kompetitif. 1nformasi ini diperoleh melalui analisis kesadaran konsumen dan citra dari merk yang tersedia a" 7nalisis #esadaran b" 7nalisis 8itra c" #esalahan Persepsi terhadap Produk d" Pengetahuan 9arga &. Pengetahuan Pembelian (purchase kno!ledge" Pengetahuan pembelian (purchase kno!ledge" mencakupi bemacam potongan informasi yang dimiliki konsumen yang berhubungan erat dengan pemerolehan produk. Dimensi dasar dari pengetahuan pembelian melibatkan informasi berkenaan dengan keputusan tentang di mana produk tersebut harus dibeli dan kapan pembelian harus terjadi, a" Di mana -embeli. b" #apan -embeli Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko tersebut. #onsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk di dalam toko tersebut. Perilaku -embeli, a" Store 8ontact -eliputi tindakan mencari outlet, pergi ke outlet dan memasuki outlet. b" Product 8ontact

#onsumen akan mencari lokasi produk, mengambil produk tersebut dan memba!anya ke kasir. c" .ransaction #onsumen akan membayar produk tersebut dengan tunai, kartu kredit, kartu debet atau alat pembayaran lainnya. 3. Pengetahuan Pemakaian (usage kno!ledge" Pengetahuan pemakaian (usage kno!ledge" menggambarkan kategori ketiga dari pengatahuan konsumen. Pengetahuan seperti ini mencakupi informasi yang tersedia di dalam ingatan bagaimana suatu produk dapat digunakan dan apa yang diperlukan agar benar%benar menggunakan produk tersebut. Suatu produk akan memberikan manfaat kepada konsumen jika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi. 7gar produk tersebut bisa memberikan manfaat yang maksimal dan kepuasan yang tinggi, maka konsumen harus bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar.Produsen berke!ajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar konsumen mengetahui cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting bagi konsumen. #ecukupan pengetahuan pemakaian konsumen penting karena beberapa alasan pertama, konsumen tentu saja lebih kecil kemungkinannya membeli suatu produk bila mereka tidak memiliki informasi yang cukup mengenai bagaimana menggunakan produk tersebut. :paya pemasaran yang dirancang untuk mendidik konsumen tentang bagaimana menggunakan produk pun dibutuhkan. 1klan yang muncul adalah salah satu contoh dari peningkatkan pengetahuan pemakai dengan member konsumen informasi langkah demi langkah mengenai bagaimana produk tersebut dapat digunakan. Penghalang serupa bagi pembelian terjadi bila konsumen memiliki informasi yang tidak lengkap mengenai cara%cara yang berbeda atau situasi di mana suatu produk dapat digunakan. Penemuan kemampuan aspirin untuk mengurangi resiko serangan jantung mendorng bayer untuk menginformasikan konsumen mengenai pemakaian baru. 2angan samapai prouduk yang digunakan secara salah mungkin tidak bekerja dengan benar sehingga menyebabkan pelanggan merasa tidak puas. ;ang lebih buruk lagi, kesalahan dalam pemakaian dapata menyebabkan cedera tubuh, seperti kecelakaan kerap terjadi sehubungan dengan gergaji listrik yang dipegang dengan tangan. :paya seperti ini sangat la<im, karena pemasar kerap mengidentifikasi dan mempromosikan pemakai produk baru untuk meningkatkan permintaan , khususnya dalam hal produk yang sudah matang. Pengukuran Pengetahuan Pengukuran pengatahuan objektif (objecti(e kno!ledge" adalah pengukuran yang menyadap apa yang benar%benar sudah disimpan oleh konsumen di dalam ingatan. :kuran

pengetahuan objektif, yang berfokus pada potongan informasi khusus yang mungkin diketahui konsumen. Dan pilihan akhir untuk menilai pengetahuan adalah dengan menggunakan ukuran pengetahuan subjektif (subjecti(e kno!ledge". Pengetahuan ini sireflesikan oleh pengukuran yang menyadap persepsi konsumen mengenai banyaknya pengetahuan mereka sendiri. Pada dasarnya, konsumen diminta untuk menilai diri mereka sendiri berkenaan dengan pengetahuan produk atau keakraban mereka. :kuran pengetahuan subjektif berrpusat di sekitar kesan konsumen mengenai pengetahuan total dan keakraban mereka. 7khirnya, pertimbangan diberikan pada metode alternatif untuk pengukuran pengetahuan. Pengalaman pembelian atau pemakaian, !alaupun tentu saja berhubungan dengan pengetahuan, tidak harus memberikan indikasi yang akurat mengenai beberapa persisnya informasi yang dimiliki konsumen. Organisasi Pengetahuan Pengetahuan organisasi ini dimaksudkan untuk mencakup semua jenis skema untuk mengorganisir informasi dan manajemen pengetahuan mempromosikan 1. Pengetahuan organisasi mencakup skema klasifikasi yang mengatur bahan%bahan pada tingkat umum (seperti buku%buku di rak", judul%judul subjek yang menyediakan akses yang lebih rinci, dan otoritas file yang mengontrol (ersi (arian informasi penting (seperti nama%nama geografis dan nama%nama pribadi". 1stilah pengetahuan organisasi ini dimaksudkan untuk mencakup semua jenis skema untuk mengorganisir informasi dan mempromosikan manajemen pengetahuan 1. Sistem pengetahuan organisasi yang mencakup -engatur skema #lasifikasi bahan%bahan pada tingkat umum (seperti buku%buku di rak", judul%judul subjek yang menyediakan akses lebih terperinci, dan =toritas (arian (ersi file yang mengontrol informasi kunci (seperti nama%nama dan nama >eografis ?nama pribadi". -ereka juga termasuk kurang%skema tradisional, seperti jaringan semantik dan ontologi. -ereka juga termasuk kurang%skema tradisional, seperti jaringan semantik dan ontologi. #arena sistem organisasi pengetahuan mekanisme untuk mengorganisir informasi, mereka berada di jantung dari setiap perpustakaan, museum, dan arsip. #arena mekanisme sistem pengetahuan organisasi untuk mengorganisir informasi, mereka berada di jantung dari setiap perpustakaan, museum, dan arsip. Sistem organisasi pengetahuan digunakan untuk mengatur bahan%bahan untuk tujuan pengambilan dan untuk mengelola koleksi. Sistem pengetahuan organisasi Digunakan untuk -engatur bahan%bahan untuk tujuan pengambilan dan untuk mengelola koleksi. Sebuah #=S berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan informasi pengguna dan materi dalam koleksi. Sebuah berfungsi #=S Sebagai jembatan antara kebutuhan pengguna informasi dan materi dalam koleksi. Dengan itu, pengguna harus dapat mengidentifikasi objek menarik tanpa pengetahuan sebelumnya keberadaannya. Dengan itu, pengguna harus dapat mengidentifikasi objek menarik tanpa pengetahuan sebelumnya keberadaannya. +aik melalui bro!sing atau mencari langsung, baik melalui tema pada halaman 'eb atau situs mesin pencari, para #=S membimbing pengguna melalui proses penemuan. +aik melalui mencari atau bro!sing langsung, baik

melalui tema pada halaman 'eb atau situs mesin pencari, para #=S membimbing pengguna melalui proses penemuan. Selain itu, #oss mengijinkan penyelenggara untuk menja!ab pertanyaan mengenai cakupan pengumpulan dan apa yang dibutuhkan untuk melengkapi itu. Selain itu, #oss mengijinkan Penyelenggara untuk menja!ab pertanyaan mengenai cakupan Pengumpulan dan apa yang dibutuhkan untuk melengkapi itu. @eferensi , http, murtihasanah.!ordpress.com &A11 11 AB tugas%softskill%bab%C%sumber%daya% konsumen%dan%pengetahuan http, arie%d!iputra.blogspot.com &A13 A1 sumber%daya%konsumen%dan%pengetahuan.html http, syahno(a.blogspot.com &A13 AD sumber%daya%konsumen%dan%pengetahuanE&B.html

II. Keperibadian Nilai dan Gaya Hidup

#epribadian, nilai, dan gaya hidup merupakan sistem yang penting untuk mengerti mengapa orang memperlihatkan perbedaan dalam konsumsi produk dan preferensi merek.>aya hidup dan kepribadian yang mendasari atau nilai yang mereka refleksikan kerap lebih tampak. +ahkan kepribadian lebih tampak daripada moti(asi atau pengetahuan. #epribadian !alaupun dimengerti dalam bahasa sehari%hari, namun terbukti sulit secara empiris untuk dihubungkan dengan perilaku konsumen. #onsep yang lebih komprehensif telah berkembang yang disebut gaya hidup, yang mencakupi (ariabel pribadi, sosial, dan demografi yang mungkin pula mempengaruhi perilaku konsumen. #omunikasi produk dan pemasaran kerap dibangun di atas asumsi indi(idualitas di dalam kepribadian atau gaya hidup konsumen.

A. Kepribadian a" ;inger #epribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang indi(idu dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi. b" -.7.' +ou!er #epribadian adalah corak tingkah laku social yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap%sikap seseorang. c" 8uber #epribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat%sifat yang tampak dan dapat dilihat oleh seseorang. d" .heodore @. )e!combe #epribadian adalah organisasi sikap%sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku. e" >ordon '.7llport. #epribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem psiko%fisik ind(idu yang menentukan tingkah laku . #epribadian adalah seperangkat karakteristik psikologis yang menentukan pola berpikir, merasakan dan bertindak, yaitu indi(idualitas pribadi dan sosial dari seseorang. Pembentukan kepribadian adalah proses bertahap, kompleks dan unik untuk setiap

indi(idu. 1stilah ini digunakan dalam bahasa sehari%hari berarti 4semua keunggulan dari seseorang,6 sehingga kita dapat mengatakan bah!a seseorang memiliki 4tidak ada kepribadian6. Sifat%sifat Dasar #epribadian , a" #epribadian mencerminkan perbedaan indi(idu #arena karakterisitik dalam diri yang memebentuk kepribadian indi(idu me rupakan kombinasi unik berbagai faktor, maka tidak ada dua indi(idu yang betul%betul sama. #epribadian merupakan konsep yang berguna karena memungkinkan kita untuk menggolongkan konsumen ke dalam berbagai kelompok yang berbeda atas dasar satu atau beberapa sifat. b" #epribadian bersifat konsisten dan bertahan lama Suatu kepribadian umumnya sudah terlihat sejak manusia berumur anak%anak , hal ini cenderung akan bertahan secara konsisten membentuk kepribadian ketika kita de!asa. 'alaupun para pemasar tidak dapat merubah kepribadian konsumen supa ya sesuai dengan produk mereka, jika mereka mengetahui, mereka dapat berusaha me narik perhatian kelompok konsumen yang menjadi target mereka melalui sifat%sifat rele(an yang menjadi karakteristik kepribadian kelompok konsumen yang bersangku tan. 'alaupun kepribadian konsumen mungkin konsisten, perilaku konsumsi mereka s ering sangat ber(ariasi karena berbagai faktor psikologis, sosiobudaya, lingkung an, dan situasional yang mempengaruhi perilaku c" #epribadian dapat berubah #epribadian dapat mengalami perubahan pada berbagai keadaan tertentu. #arena adanya berbagai peristi!a hidup seperti kelahiran, kematian, dan lain sebagainya. #epribadian seseorang berubah tidak hanya sebagai respon terhadap berbagai peristi!a yang terjadi tiba%tiba, tetapi juga sebagai bagian dari proses menuju ke kede!asaan secara berangsur%angsur. 3aktor penentu kepribadian, a" 3aktor keturunan seperti , tinggi badan ,fisik , bentuk !ajah , temperamen dan lain lain. b" 3aktor lingkungan 3aktor lingkungan memiliki peran dalam membentuk kepribadian seseorang. 8ontoh , +udaya membentuk nourma , sikap dan nilai yang di !ariskan dari generasi ;ang satu dengan generasi selanjut nya .

B. Nilai . Pengertian Nilai

)ilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. 7danya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan ::D 1DFG. 7linea F dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. )ilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. +etapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan ::D 1DFG itu, sifatnya belum operasional. 7rtinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari%hari. Penjelasan ::D 1DFG sendiri menunjuk adanya undang%undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. )ilai%nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan ::D 1DFG itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran itu kemudian dinamakan )ilai 1nstrumental. )ilai 1nstrumental harus tetap mengacu kepada nilai%nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk%bentuk baru untuk me!ujudkan semangat yang sama dan dalam batas%batasyang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai%nilai dasarnya. !. "iri#"iri Nilai Sifat%sifat nilai menurut +ambang Daroeso (1DBC" adalah Sebagai berikut. a" )ilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia. )ilai yang bersifat abstrak tidak dapat diindra. 9al yang dapat diamati hanyalah objek yang bernilai itu. -isalnya, orang yang memiliki kejujuran. #ejujuran adalah nilai,tetapi kita tidak bisa mengindra kejujuran itu. ;ang dapat kita indra adalah kejujuran itu. b" )ilai memiliki sifat normatif, artinya nilai mengandung harapan, cita%cita, dan suatu keharusan sehingga nilai nemiliki sifat ideal (das sollen". )ilai di!ujudkan dalam bentuk norma sebagai landasan manusia dalam bertindak. -isalnya, nilai keadilan. Semua orang berharap dan mendapatkan dan berperilaku yang mencerminkan nilai keadilan. c" )ilai berfungsi sebagai daya dorong moti(ator dan manusia adalah pendukung nilai. -anusia bertindak berdasar dan didorong oleh nilai yang diyakininya.-isalnya, nilai ketak!aan. 7danya nilai ini menjadikan semua orang terdorong untuk bisa mencapai derajat ketak!aan. $. %a&am#%a&am Nilai Dalam filsafat, nilai dibedakan dalam tiga macam, yaitu, a" )ilai logika adalah nilai benar salah. b" )ilai estetika adalah nilai indah tidak indah.

c" )ilai etika moral adalah nilai baik buruk. +erdasarkan klasifikasi di atas, kita dapat memberikan contoh dalam kehidupan. 2ika seorang sis!a dapat menja!ab suatu pertanyaan, ia benar secara logika. 7pabila ia keliru dalam menja!ab, kita katakan salah. #ita tidak bisa mengatakan sis!a itu buruk karena ja!abanya salah. +uruk adalah nilai moral sehingga bukan pada tempatnya kita mengatakan demikian. 8ontoh nilai estetika adalah apabila kita melihat suatu pemandangan, menonton sebuah pentas pertunjukan, atau merasakan makanan, nilai estetika bersifat subjektif pada diri yang bersangkutan. Seseorang akan merasa senang dengan melihat sebuah lukisan yang menurutnya sangat indah, tetapi orang lain mungkin tidak suka dengan lukisan itu. #ita tidak bisa memaksakan bah!a luikisan itu indah. )ilai moral adalah suatu bagian dari nilai, yaitu nilai yang menangani kelakuan baik atau buruk dari manusia.moral selalu berhubungan dengan nilai, tetapi tidak semua nilai adalah nilai moral. -oral berhubungan dengan kelakuan atau tindakan manusia. )ilai moral inilah yang lebih terkait dengan tingkah laku kehidupan kita sehari%hari. )otonegoro dalam #aelan (&AAA" menyebutkan adanya 3 macam nilai. #etiga nilai itu adalah sebagai berikut , a" )ilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani manusia atau kebutuhan raga!i manusia. b" )ilai (ital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau akti(itas. c" )ilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. )ilai kerohanian meliputi, )ilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio, budi, cipta" manusia. )ilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan(emotion" manusia. )ilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa,'ill" manusia. )ilai religius yang merupakan nilai keohanian tertinggi dan mutlak serta bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia.

". Gaya Hidup Plummer (1DB3" gaya hidup adalah cara hidup indi(idu yang di identifikasikan oleh bagaimana orang menghabiskan !aktu mereka (akti(itas", apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya (ketertarikan" dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya. 7dler (dalam 9all H Iind<ey, 1DBG" menyatakan bah!a gaya hidup adalah hal yang paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan 3 hal utama dalam kehidupan yaitu pekerjaan, persahabatan, dan cinta sedangkan Sar!ono

(1DBD" menyatakan bah!a salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah konsep diri. >aya hidup menggambarkan 4keseluruhan diri seseorang6 yang berinteraksi dengan lingkungannya (#ottler dalam Sakinah,&AA&". -enurut Susanto (dalam )ugrahani,&AA3" gaya hidup adalah perpaduan antara kebutuhan ekspresi diri dan harapan kelompok terhadap seseorang dalam bertindak berdasarkan pada norma yang berlaku. =leh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya. . 'aktor#(aktor yang mempengaruhi gaya hidup -enurut pendapat 7mstrong (dalam )ugraheni, &AA3" gaya hidup seseorang dapat dilihat dari perilaku yang dilakukan oleh indi(idu seperti kegiatan%kegiatan untuk mendapatkan atau mempergunakan barang%barang dan jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada penentuan kegiatan%kegiatan tersebut.Iebih lanjut 7mstrong (dalam )ugraheni, &AA3" menyatakan bah!a faktor%faktor yang mempengaruhi gaya hidup seseorang ada & faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri indi(idu (internal" dan faktor yang berasal dari luar (eksternal". 3aktor internal yaitu sikap, pengalaman, dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif, dan persepsi ()ugraheni, &AA3" dengan penjelasannya sebagai berikut , a" Sikap Sikap berarti suatu keadaan ji!a dan keadaan pikir yang dipersiapkan untuk memberikan tanggapan terhadap suatu objek yang diorganisasi melalui pengalaman dan mempengaruhi secara langsung pada perilaku. #eadaan ji!a tersebut sangat dipengaruhi oleh tradisi, kebiasaan, kebudayaan dan lingkungan sosialnya. b" Pengalaman dan pengamatan Pengalaman dapat mempengaruhi pengamatan sosial dalam tingkah laku, pengalaman dapat diperoleh dari semua tindakannya dimasa lalu dan dapat dipelajari, melalui belajar orang akan dapat memperoleh pengalaman. 9asil dari pengalaman sosial akan dapat membentuk pandangan terhadap suatu objek. c" #epribadian #epribadian adalah konfigurasi karakteristik indi(idu dan cara berperilaku yang menentukan perbedaan perilaku dari setiap indi(idu. d" #onsep diri 3aktor lain yang menentukan kepribadian indi(idu adalah konsep diri. #onsep diri sudah menjadi pendekatan yang dikenal amat luas untuk menggambarkan hubungan antara konsep diri konsumen dengan image merek. +agaimana indi(idu memandang dirinya akan mempengaruhi minat terhadap suatu objek. #onsep diri sebagai inti dari pola kepribadian akan menentukan perilaku indi(idu dalam

menghadapi permasalahan hidupnya, karena konsep diri merupakan frame of reference yang menjadi a!al perilaku. e" -otif Perilaku indi(idu muncul karena adanya motif kebutuhan untuk merasa aman dan kebutuhan terhadap prestise merupakan beberapa contoh tentang motif. 2ika motif seseorang terhadap kebutuhan akan prestise itu besar maka akan membentuk gaya hidup yang cenderung mengarah kepada gaya hidup hedonis. f" Persepsi Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengatur, dan menginterpretasikan informasi untuk membentuk suatu gambar yang berarti mengenai dunia. 7dapun faktor eksternal dijelaskan oleh )ugraheni (&AA3" sebagai berikut , a" #elompok referensi #elompok referensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. #elompok yang memberikan pengaruh langsung adalah kelompok dimana indi(idu tersebut menjadi anggotanya dan saling berinteraksi, sedangkan kelompok yang memberi pengaruh tidak langsung adalah kelompok dimana indi(idu tidak menjadi anggota didalam kelompok tersebut. Pengaruh%pengaruh tersebut akan menghadapkan indi(idu pada perilaku dan gaya hidup tertentu. b" #eluarga #eluarga memegang peranan terbesar dan terlama dalam pembentukan sikap dan perilaku indi(idu.9al ini karena pola asuh orang tua akan membentuk kebiasaan anak yang secara tidak langsung mempengaruhi pola hidupnya. c" #elas sosial #elas sosial adalah sebuah kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat, yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang, dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai, minat, dan tingkah laku yang sama. 7da dua unsur pokok dalam sistem sosial pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kedudukan (status" dan peranan. #edudukan sosial artinya tempat seseorang dalam lingkungan pergaulan, prestise hak%haknya serta ke!ajibannya. #edudukan sosial ini dapat dicapai oleh seseorang dengan usaha yang sengaja maupun diperoleh karena kelahiran. Peranan merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan. 7pabila indi(idu melaksanakan hak dan ke!ajibannya sesuai dengan kedudukannya maka ia menjalankan suatu peranan. d" #ebudayaan #ebudayaan yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kebiasaan%kebiasaan yang diperoleh indi(idu sebagai anggota masyarakat. #ebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipelajari dari pola%pola perilaku yang normatif, meliputi ciri%ciri pola pikir, merasakan dan bertindak.

+erdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bah!a faktor%faktor yang mempengaruhi gaya hidup berasal dari dalam (internal" dan dari luar (eksternal". 3aktor internal meliputi sikap, pengalaman dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif , dan persepsi. 7dapun faktor eksternal meliputi kelompok referensi, keluarga, kelas sosial, dan kebudayaan. =rang%orang yang berasal dari sub%budaya, kelas sosial, dan pekerjaan yang sama dapat memiliki gaya hidup yang berbeda. >aya hidup adalah pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam akti(itas, minat, dan opininya. >aya hidup menggambarkan 4keseluruhan diri seseorang6 yang berinteraksi dengan lingkungannya. Pemasar mencari hubungan antara produknya dengan kelompok gaya hidup konsumen. 8ontohnya, perusahaan penghasil komputer mungkin menemukan bah!a sebagian besar pembeli komputer berorientasi pada pencapaian prestasi. Dengan demikian, pemasar dapat dengan lebih jelas mengarahkan mereknya ke gaya hidup orang yang berprestasi. .erutama bagaimana dia ingin dipersepsikan oleh orang lain, sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan bagaimana ia membentuk image di mata orang lain, berkaitan dengan status sosial yang disandangnya. :ntuk merefleksikan image inilah, dibutuhkan simbol%simbol status tertentu, yang sangat berperan dalam mempengaruhi perilaku konsumsinya. 3enomena ini pokok pangkalnya adalah stratifikasi sosial, sebuah struktur sosial yang terdiri dari lapisan teratas sampai lapisan terba!ah. Dalam struktur masyarakat modern,status sosial haruslah diperjuangkan (achie(ed" dan bukannya karena diberi atau berdasarkan garis keturunan (ascribed". Selayaknya status sosial merupakan penghargaan masyarakat atas prestasi yang dicapai oleh seseorang. 2ika seseorang telah mencapai suatu prestasi tertentu, ia layak di tempatkan pada lapisan tertentu dalam masyarakatnya. Semua orang diharapkan mempunyai kesempatan yang sama untuk meraih prestasi, dan melahirkan kompetisi untuk meraihnya. 2adi pada kesimpulannya, gaya hidup adalah suatu pola atau cara indi(idu mengekspresikan atau mengaktualisasikan, cita%cita, kebiasaan hobby, opini, dsb dengan lingkungannya melalui cara yang unik, yang menyimbolkan status dan peranan indi(idu bagi linkungannya. >aya hidup dapat dijadikan jendela dari kepribadian masing%masing in(idu.Setiap indi(idu berhak dan bebas memilih gaya hidup mana yang dijalaninya, baik itu gaya hidup me!ah (glamour", gaya hidup hedonis, gaya hidup punk, gaya hidup sehat, gaya hidup sederhana, dsb. >aya hidup me!ah memang sudah menjadi bagian hidup manusia. Sebagai makhluk sosial,manusia membutuhkan interaksi dengan banyak hal. -anusia memerlukan pemenuhan kebutuhannya yang mencakup sandang,pangan, dan papan. #etiga hal ini sangat penting dalam kehidupan manusia. -anusia bergantung pada makanan,pakaian, dan tempet tinggal. #ebutuhan akan ketiga hal tersebut menjadikan

sebagian orang memberlakukan gaya hidup me!ah. -anusia memiliki nafsu yang berujung pada masalah selera dan gengsi,termasuk gaya hidup me!ah. !. %an(aat )ika memahami gaya hidup konsumen a. Pemasar dapat menggunakan gaya hidup konsumen untuk melakukan segmentasi pasar sasaran. b. Pemahaman gaya hidup konsumen juga akan membantu dalam memposisikan produk di pasar dengan menggunakan iklan. c. 2ika gaya hidup diketahui, maka pemasar dapat menempatkan iklannya pada media%media yang paling cocok. d. -engetahui gaya hidup konsumen, berarti pemasar bisa mengembangkan produk sesuai dengan tuntutan gaya hidup mereka. @eferensi http, http, http, http, riantopurba.blogspot.com &A1& 11 kepribadian%nilai%dan%gaya%hidup.html es%ciptanugraha.blogspot.com &A1& 11 kepribadian%nilai%dan%gaya%hidup.html ri<kiamaliafebriani.!ordpress.com &A13 A1 AC kepribadian%nilai%dan%gaya%hidup sahbudin.blogspot.com &A11 1A kepribadian%nilai%dan%gaya%hidup.html