Anda di halaman 1dari 4

Nekrosis Avaskular

Nekrosis avaskular adalah kematian jaringan tulang karena kekurangan suplai darah.Nama lain dari nekrosis avasular adalah osteonekrosis,nekrosis aseptic dan nekrosis iskemik. nekrosis avaskular dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh sehingga menjadi kolaps. Aliran darah ke bagian tulang dapat terhambar sekiranya tulang mengalami fraktur atau terjadi dislokasi pada sendi. Sekiranya proses berlaku di tulang dekat sendi,sendi di permukaan bisa kolaps. Walaupun bisa terjadi di mana-mana bagian tulang,osteonekrosis sering terkena pada epifisis femur,sendi kaki dan sendi panggul,Penyakit ini mengenai satu tulang,dan kadangkala lebih dari satu tulang yang tekena. Di Amerika Serikat,sekitar 20000 pasien menghidap nekrosis avaskuler pertahun,dengan usia dia antara 20 hingga 50 tahun.Kebanyakan kasus terjadi pada pasien yang mempunyai masalah kesihatan yang lain atau pernah mengalami kecederaan.

Gejala klinis

Sendi yang paling banyak terkena adalah sendi panggul. Pada stadium awal penyakit,tidak ada gejala yang ditunjukkan.Apabila penyakit semakin berat,sendi yang terkena mungkin nyeri apabila mengangkat beban berat.Semakin berat penyakit,gejala semakin hebat sehingga nyeri turut timbul saat istiraha.Nyeri yang sering terkena antaranya panggul, bahu, lutut, tangan dan kaki.Pada panggul,nyeri dirasakan terutama pada selangkangan,pantat dan paha. Sesetengah penderita merasakan nyeri bilateral,yaitu di kedua sisi.Apabila penyakit sudah progresif ke tulang dan sendi berdekatan,nyeri akan dirasakan bertambah hebat sehingga membataskan gerak sendi.Periode munculnya gejala pertama sehingga hilangnya fungsi sendi berbeza bagi setiap individu,tetapi rata-rata pasien mengalami kehilangan fungsi dalam beberapa bulan sehingga lebih dari setahun. Jumlah disabilitas dari osteonekrosis tergantung dari sendi yang terkena,seberapa besar bagian terkena,dan seberapa bagus fungsi tulang untuk tumbuh kembali.Secara normal,apabila terdapat bagian tulang yang rusak,tulang akan berusaha untuk menggantikan tulang yang rusak

dengan yang baru.Walaubagaimanapun,pada penyakit ini,proses penyembuhan terhambat dan jaringan tulang rusak lebih cepat dari waktu yang diperlukan untuk tulang baru tumbuh.Apabila tidak dirawat,tulang akan kolaps,sendi akan rusak,sehingga menyebabkan nyeri dan arthritis.

Faktor resiko Penyakit ini sering dikatikan dengan penggunaan obatan steroid dosis tinggi yang lama serta pada peminum alcohol yang berat.Pada peminum berat,deposit lemak dapat terbentuk dalam pembuluh darah,sehingga mengurangkan aliran darah ke tulang.Penderita yang mempunyai penyakit seperti diabetes dan anemia sickle cell turut mempunyai resiko tinggi untuk terkena penyakit ini. Penyebab terputusnya suplai darah ke tulang bisa disebabkan cedera pada tulang atau sendi,seperti pada fraktur dan dislokasi,tetapi bisa juga disebabkan penggunaan obat untuk kanker kemoterapi dan radioterapi yang melemahkan tulang.Selain itu,penyakit ini bisa disebabkan oleh meninggkatnya tekanan di dalam tulang,yang bisa disebabkan oleh penyakit sickle cell anemia atau penyakit Gaucher.Akibat tekanan yang tinggi,aliran darah sukar untuk masuk ke tulang. Nekrosis avaskular yang disebabkan trauma terjadi pada 20% dari pasien yang mengalami dislokasi panggul.Pada pengguna steroid yang lama seperti pada prnderita rematik artritis,nekrosis avaskualr terjadi pada kira-kira 35% penderita.

Diagnosis

Rontgen.Foto tulang tidak menunjukkan kelainan pada peringkat awal penyakti,tetapi pada stadium lanjut akan menampakkan perubahan pada tulang. Bone scan.Sejumlah bahan radioaktif diinjeksi ke dalam vena untuk melihat kerusakan pada tulang. Magnetic resonance imaging (MRI).Dapat mendeteksi penyakit dari stadium awal.

Pengobatan

Pengobatan dilakukan untuk mencegah kerusakan tulang lebih lanjut.Antara obat yang diberikan:

Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs).Obatan seperti ibuprofen digunakan untuk mengurangi nyeri dan inflamasi disebabkan nekrosis avaskular.

atau naproxen

Obatan osteoporosis. Obat seperti alendronate (Fosamax, Binosto), melambatkan progresivitas penyakit.

Obatan untuk mengurangi kolesterol Mengurangkan jumlah kolesterol darah mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Warfarin (Coumadin, Jantoven).Diberikan pada penderita yang menghidap penyakit kelainan pembekuan darah.Diharapkan tidak terjadi bekuan darah di pembuluh darah suplai ke tulang.

Terapi Terapi pada nekrosis avaskular tergantung umur pasien,stadium penyakit,kokasi dan luas daerah penyakit,penyebab dari dpenyakit ini(penggunaan obat atau peminum alkohol berat).Pada stadium awal,pasien disarankan untuk :

Istirahat. Mengurangkan beban dan stress pada tulang yang terkena akan melambatkan progresivitas penyakit.Aktivitas fisik harus dibatasi.Pada nekrosis avaskulat panggul atau lutut,pasien disarankan utnutk menggunakan tongkat untuk mengurangkan kerja sendi untuk beberapa bulan.

Olahraga.Beraktivitas sesuai limitasi membantu mengekalkan dan meningkatkan range of motion sendi.

Stimulasi listrik.Membantu penumbuhan tulang di area yang rusak,diberikan saat operasi dan diberi langsung pada area yang rusak. Pada stadium lanjut,antara terapi yang dapat diberikan adalah :

Core

decompression. Teknik

operasi

dengan

mengeluarkan

bagian

lapisan

dalam

tulang.Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri,dan menstimulasi pembentukan jaringan tulang baru yang sehat serta pembentukan pembuluh darah yang baru.

Transplantasi tulang (graft). Menguatkan bagian tulang yang sakit dengan teknik pengambilan tulang yang sehat dari bagian badan yang lain.Sekitar 12 bulan diperlukan untuk proses penyembuhan.

Bone reshaping (osteotomi). Teknik operasi dengan mengeluarkan sebagian tulang di atas atau dibawah sendi weight-bearing untuk mengurangkan beban pada tulang yang rusak.Prosedur ini memerlukan waktu penyembuhn yang lama sekitar 3 hingga 12 bulan,dengan aktivitas pasien sangat dibatasi dalam waktu penyembuhan.Osteotomi dilakukan apabila penyakit sudah berada di tahap kronis dengan jumlah area tulang yang rusak sudah besar.

Penggantian sendi/artroplasti. Apabila tulang yang rusak sudah kolaps atau terapi lain tidak berhasil,operasi diperlukan untuk menggantukan bagian sendi yang rusak dengan prosthesis.