Anda di halaman 1dari 2

Tonsilofaringitis Akut Anamnesis : Gejala yang sering ditemukan: 1.suhu tubuh naik sampai mencapai 40 0C 2.

rasa gatal/kering di tenggorokan . rasa lesu! rasa nyeri di sendi! odino"agia 4. tidak na"su makan #anoreksia$ ! dan rasa nyeri di telinga #otalgia$. %. &ila laring terkena! suara akan menjadi serak. 'ada kasus yang berat! penderita dapat menolak untuk makan dan minum melalui mulut. 'emeriksaan (isik: 1."aring hiperemis! tonsil membengkak! hiperemis ) terdapat detritus #tonsilitis "olikularis$! kadang detritus berdekatan menjadi satu #tonsilitis lakunaris$! atau berupa membran semu. *elenjar submandibula mambengkak dan nyeri tekan) terutama pada anak+anak

'rognosis 'enderita biasanya sembuh dengan pengobatan antibiotik yang tepat. ,apat terjadi in"eksi yang berulang. ,apat timbul komplikasi seperti abses peritonsilar! ruam kulit akibat stroptokok! otitis media akut! demam rematik! dan ne"ritis akut. -dukasi : -dukasi yang harus dilakukan meliputi berbagai aspek dari penyakit tonsilo"aringitis itu sendiri. ,ari segi penyebab ada baiknya diberikan penjelasan secara singkat dan jelas mengenai bakteri penyebab! pola dan mekanisme penularan! dan bagaimana cara mencegah penularan. -dukasi juga perlu dilakukan mengenai pengobatan pasien baik yang berupa kausati" dan simtomatis. Antibiotik yang diberikan oleh dokter harus diminum sesuai dengan dosis dan .aktu yang telah ditentukan # biasanya habis dalam /+10 hari$. *emungkinan terjadinya resistensi obat akibat penggunaan antibiotik yang tidak teratur juga harus dijelaskan kepada

pasien. 'engobatan yang bersi"at simptomatis juga harus dijelaskan cara pemakaiannya yaitu dapat dihentikan ketika gejala+gejala simptomatis sudah hilang atau membaik. -"ek samping dari obat yang diberikan juga harus dijelaskan agar pasien dapat segera kontrol ke dokter apabila terjadi hal tersebut. 0ebelum memberikan obat ! dokter juga harus menanyakan adanya ri.ayat alergi obat sebelumnya atau ri.ayat alergi yang lain untuk menghindari kemungkinan terjadinya reaksi alergi obat seperti hipersensiti1itas! urtikaria! angioedema! dan syok ana"ilaktik. 0elain hal diatas! perlu diberitahukan mengenai .aktu untuk kontrol kembali jika setelah obat habis keluhan belum membaik atau memburuk. *omplikasi yang dapat terjadi seperti 23A! abses peritonsilar! Glomerulone"ritis akut juga perlu dijelaskan secara sederhana dan lengkap.