Anda di halaman 1dari 4

1.

Patofis sesak nafas Reseptor mekanik otot pernapasan, paru, thoraks dalam teori tegangan panjang, elemen elemen sensoris, gelendong otot pada khususnya, berperan penting dalam membandingkan tegangan dalam otot dengan derajat elastisitasnya, dispneu terjadi bila tegangan yang ada tidak cukup besar untuk 1 panjang otot ( volume napas tercapai) Kemoreseptor untuk tegangan CO2 dan O2 (PCO2 dan PO2) (teori utang oksigen) Peningktana kerja sama pernapasan yang mengakibatkan sangat meningkatnya sesak napas Ketidak seimbangan antara kerja pernapasan dengan kapasitas ventilasi (Sylvia A. Price, 2006).

2. Tanda dan gejala PPOK Batuk ( sebelum atau bersamaan dengan sesak nafas) Dahak (tidak banyak, mukoid, purulen jika infeksi) Sesak nafas (terutama saat mengerahkan tenaga, sedentary activity atau lebih suka duduk atau di tempat tidur saja) (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010). Pemeriksaan fisik Waktu ekspirasi memanjang (>4 detik) Tidak selalu ditemukan wheezing Jika PPOK parah dapat ditumakan barrel chest, purse-lipped breathing, badan kurus (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010).

3. Edema Paru Definisi : Edema paru adalah cairan yang berlebihan di luar pembuluh darah (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010). Etiologi : a. Permeabilitas membran berubah b. Tekanan hidrostatik mikrovaskuler yang meningkat c. Tekanan perimikrovaskuler yang menurun d. Tekanan osmotik/onkotik mikrovaskuler menurun

e. Tekanan osmotik/onkotik peri mikrovaskuler meningkat f. Gangguan saluran lymphe (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010). Manifestasi klinik : a. Ronkhi basah yang difus dan pada foto thoraks terdapat opasitas yang difus pada paru b. Dead space meningkat hingga 58% dari volume paru ventilasi dan perfusi terganggu kadan O2 pada darah menurun c. Edema tungkai d. Jantung membesar e. Infark pada ECG f. Stroke volume turun, ruang jantung membesar (ECG) g. Tekanan vena jugularis meningkat (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010). Patogenesis : edema paru timbul bila cairan yang difiltrasi oleh dinding mikrovaskuler lebih banyak dari yang bisa dikeluarkan. Akumulasi caran ini akan berakibat serius sebab tidak akan mungkin bisa terjadi pertukaran gas apabila alveoli penuh treisi cairan. Selalu terjadi cairan keluar dari mikrovaskuler walaupun dinding endhotel berfungsi sebagai semipeable membrane. Dalam keadaan normal, seharusnya cairan dan protein tidak akan tertimbun di alveoli karena cairan dan protein yang terinfiltrasi akan dipompa ke intertitium oleh alveolar ephitellial cell dab kemudian akan diangkut lewat saluran limfe (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010).

4. Tanda dan gejala efusi pleura Nyeri pleura Batuk e.c. distorsi paru Sesak otot nafas teregang oleh pembesaran dinding dada dan otot diafragma yang rendah Radang pleura parietalis

Pemeriksaan Foto thorax :

a.

>> densitas paru bagian bawwah yang membenyuk garis dari craniolatera ke mediocaudal

b. Paru terdesak ke kontra lateral c. Opaque homogeny (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR, 2010).

Pemeriksaan laboratorium : a. Cairan pleura eksudat protein : plasma >0.5 b. Lactate Dehydrogenase >0.6 bukan patokan Dx, tapi evaluasi pengobatan c. Protein cairan pleura 5g% Tb d. Chylus putih susu, lemak >>> e. Cairan bebas akan menempati bagian paru treendah ( costophrenicus sulcus ) f. Kadar glukosa cairan pleura < 60% g. 50% sel darah putih adalah lymphosit Tb h. Amylase cairan pleura keganasan UNAIR, 2010). (Departemen Ilmu Penyakit Paru FK

Pemeriksaan fisik : a. Gerak nafas tertinggal b. Keredupan c. Suara nafas menurun hingga tidak terdengar d. Friction rub pada palpasi atau auskultasi (Departemen Penyakit Dalam FK UI, 2006).

Referensi : Ga bisa nulis dapus :DD 1. Judul : BUKU AJAR ILMU PENYAKIT PARU Penulis : Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR Penerbit : Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR Cetakan : 2010 Kota : Surabaya Halaman yang dipakai : Tuberkulosis paru (halaman 9-26), Edema paru (206-216), Efusi Pleura ( 111-112)

2. Judul buku : BUKU AJAR ILMU PENYAKIT DALAM Penulis : Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI Penerbit : Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI Halaman yang dipakai : 1066-1068 Kota : Jakarta Cetakan : 2006 3. Judul Buku : Patofisiologi Penulis : Sylvia A. Price dan Lorraine M. Wilson Penerbit : ECG Tahun terbit : 2006 Kota : Jakarta Halaman yang diapakai (8852 855)