Anda di halaman 1dari 1

Peranan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus Thermophyllus dalam pembuatan yoghurt adalah bekerja secara sinergis menghasilkan asam

laktat sehingga rasa dari yogurt tersebut menjadi asam. Asam laktat ini dapat membantu menjaga keseimbangan mikroflora pada usus. Tingkat keasaman yang dihasilkan mampu menghambat bakteri penyebab penyakit yang pada umumnya tidak tahan terhadap asam. Perbedaannya adalah sebagai berikut: Lactobacillus bulgaricus Bentuk bakteri batang (basil) Memakan laktosa dan mengubahnya menjadi asam laktat. Asam ini sekaligus mengawetkan susu dan mendegradasi laktosa (gula susu) sehingga orang yang tidak toleran terhadap susu murni dapat mengonsumsi yogurt tanpa mendapat masalah kesehatan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus_delb rueckii_subsp._bulgaricus) Streptococcus Thermophyllus Bentuk bakteri bulat (kokus) Tahan suhu panas (thermo = panas, phyl = suka) Dapat digunakan sebagai starter yang baik Menyediakan asam format dan asam folat untuk Lactobacillus bulgaricus dalam memsintesis purine (http://en.wikipedia.org/wiki/Streptoc occus_thermophilus)