Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN PERINEUM

DISUSUN OLEH :
Kelompok 4D

Ayu Dwi Putri


Dwi Mentari
Kurniawati
Lisa Triandini
Maretta Fitrianti
R. Rembulan Eka Yulien

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG
JURUSAN KEPERAWATAN
2013/2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( S A P )


PERAWATAN PERINEUM
Pokok Bahasan

: Asuhan masa nifas

Sub Pokok Bahasan

: Perawatan luka perineum

Sasaran

: Pasien Post Partum dan keluarga

Hari / Tanggal

: Kamis, 14 November 2013

Tempat

: Ruang Perawatan Kebidanan Rumah Sakit Dr. H.M.


Rabain Kabupaten Muara Enim

Waktu

: Pukul 10.00 WIB

Penyuluh

: Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan


Keperawatan

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan ibu mampu melakukan
perawatan perineum secara mandiri sehingga resiko infeksi dapat terhindari.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan tentang perawatan perineum diharapkan ibu dan masyarakat
dapat :
a.

Menyebutkan pengertian perawatan luka perineum.

b.

Menyebutkan tujuan perawatan luka perineum.

c.

Menyebutkan alat-alat untuk perawatan luka perineum.

d.

Menyebutkan langkah-langkah Perawatan perineum.

e.

Mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan selama perawatan.

f.

Mengetahui waktu perawatan luka perineum.

g.

Mengetahui dampak perawatan luka perineum.

B. Sasaran
Ibu-ibu post partum dan keluarga di ruang perawatan kebidanan rumah sakit Dr. H.M
Rabain Kabupaten Muara Enim
C. Pokok Bahasan
a. Pengertian perawatan luka perineum.
b. Tujuan perawatan luka perineum.
c. Alat-alat untuk perawatan luka perineum.
d. Langkah-langkah Perawatan perineum.
e. Hal-hal yang harus diperhatikan selama perawatan.
f. Waktu perawatan luka perineum.
g. Dampak perawatan luka perineum.
D. Rencana Kegiatan
Tahap
Kegiatan
Pembukaa
n

Waktu
3 Menit

Kegiatan
Penyuluhan
Mengucapkan salam

Sasaran
Menjawab salam

o Memperkenalkan diri kepada

o Mendengarkan/ memperhatikan

peserta
Menyampaikan topik dan tujuan
penyuluhan kesehatan
o Kontrak waktu

Mendengarkan penyuluh
menyampaikan topik dan tujuan
o Menyetujui kontrak waktu

Kegiatan

20 Menit

Inti

o Mengkaji ulang pengetahuan


sasaran tentang materi penyuluhan
Menjelaskan materi tentang :
a.

Pengertian perawatan luka


perineum.
b. Tujuan perawatan luka
perineum.
c. Alat-alat untuk perawatan luka
perineum.
d. Langkah-langkah Perawatan
perineum.
e. Hal yang harus diperhatikan sela
ma perawatan.
f. Waktu perawatan luka perineum
g. Dampak perawatan luka
perineum.
o Memberikan kesempatan kepada
sasaran untuk bertanya
Menjawab pertanyaan dari peserta
o Memberikan pertanyaan dari
Memberikan reward kepada
peserta yang dapat menjawab
7 Menit

tentang materi penyuluhan


Memperhatikan dan
mendengarkan penyuluh
menyampaikan materi dengan
seksama

o Menanyakan hal-hal yang tidak


dimengerti dari materi
Mendengarkan jawaban dari
penyuluh
o Menjawab pertanyaan dari
penyuluh

peserta

Penutup

o Menyampaikan pengetahuannya

pertanyaan
o Mengevaluasi peserta tentang
penjelasan yang telah diberikan
Menyimpulkan materi bersamasama dengan peserta
o Mengucapkan salam penutup

E. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
F. Media
4

Menerima reward dengan


perasaan bangga
o Memahami materi yang
disampaikan penyuluh
Menyimpulkan materi bersama
dengan penyuluh
o Menjawab salam

1. Leaflet
2. Lembar Balik
G. Pengorganisasian Kelompok
1. Moderator
2. Penyaji
3. Fasilitator
4. Observer
H. Evaluasi
Pertanyaan :
A. Apa pengertian dari perawatan perineum ?
B. Sebutkan tujuan dari perawatan perineum ?
C. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatiakan pada saat perawatan perineum ?
Jawaban :
A. Perawatan perineum adalah pemenuhan kebutuhan untuk menyehatkan daerah antara
paha yang dibatasi vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran plasenta
sampai dengan kembalinya organ genetik seperti pada waktu sebelum hamil
B. Tujuan dari perawatan perinium :
1. Mencegah kontaminasi dari rektum
2. Menangani dengan lembut pada jaringan yang terkena trauma
3. Bersihkan semua keluaran yang menjadi sumber bakteri dan bau.
4. Mencegah terjadinya infeksi sehubungan dengan penyembuhan jaringan.
C. Hal-hal yang perlu diperhatiakan saat perawatan perineum :
1. Pelihara kebersihan sehari-hari
2. Hindari pemakaian sabun, karena jika tidak cocok akan terjadi iritasi.
3. Bersihkan sekali usap untuk setiap bagian.
4. Ganti kapas atau ulangi denga kapas baru jika terlihat sangat kotor.

Palembang, November 2013


Mengetahui Pembimbing

Ketua Kelompok 4d

Nishida Efriani, SST

Kurniawati

Lampiran Materi
PERAWATAN LUKA PERINEUM
A. Pengertian
Perawatan perineum adalah pemenuhan kebutuhan untuk menyehatkan daerah antara paha
yang dibatasi vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran plasenta sampai dengan
kembalinya organ genetik seperti pada waktu sebelum hamil.
Bentuk luka perineum setelah melahirkan ada 2 macam yaitu :
1. Rupture
Rupture adalah luka pada perineum yang diakibatkan oleh rusaknya jaringan secara
alamiah karena proses desakan kepala janin atau bahu pada saat proses persalinan.
Bentuk rupture biasanya tidak teratur sehingga jaringan yang robek sulit dilakukan
penjahitan.
2. Episotomi
Episiotomi adalah sebuah irisan bedah pada perineum untuk memperbesar muara vagina
yang dilakukan tepat sebelum keluarnya kepala bayi. Tindakan ini dilakukan jika perineum
diperkirakan akan robek teregang oleh kepala janin, harus dilakukan infiltrasi perineum dengan
anestasi lokal, kecuali bila pasien sudah diberi anestasi epiderual. Insisi garis tengah mempunyai
keuntungan karena tidak banyak pembuluh darah besar dijumpai disini dan daerah ini lebih
mudah diperbaiki

B. Tujuan Perawatan Luka Perineum


6

Lingkup perawatan perineum ditujukan untuk pencegahan infeksi organ-organ reproduksi


yang disebabkan oleh masuknya mikroorganisme yang masuk melalui vulva yang terbuka atau
akibat dari perkembangbiakan bakteri pada peralatan penampung lochea (pembalut).
Tujuan lingkup perawatan perineum antara lain :
1. Mencegah kontaminasi dari rektum
2. Menangani dengan lembut pada jaringan yang terkena trauma
3. Bersihkan semua keluaran yang menjadi sumber bakteri dan bau.
4. Mencegah terjadinya infeksi sehubungan dengan penyembuhan jaringan.

Macam-macam perawatan perineum :


1. Kompres es, untuk mengurangi bengkak dan mengurangi nyeri
2. Obat-obatan seperti betadin, yang baik ndilakukan dalam perawatan
3. Senam kegel, lakukan gerakan seperti menahan BAK/BAB, tahan selama 8-10 detik,
bernafas secara normal, relaks dan istirahat selama 3 detik, ulangi dengan perlahan
sebanyak mungkin sampai maksimum 10 kali.

C. Alat-alat Perawatan Perineum


1. Kapas
2. Air bersih
3. Tisu kamar mandi
4. Botol,
5. Baskom
6. Gayung atau shower air hangat
7. Handuk bersih
8. Pembalut nifas baru
9. Antiseptik
10. Cairan pembersih kemaluan khusus wanita

D. Langkah-langkah Perawatan Perineum


Perawatan khusus perineal bagi wanita setelah melahirkan anak mengurangi rasa
ketidaknyamanan, kebersihan, mencegah infeksi, dan meningkatkan penyembuhan dengan
prosedur:
7

1. Mencuci tangannya
2. Mengisi botol plastik yang dimiliki dengan air hangat
3. Buang pembalut yang telah penuh dengan gerakan ke bawah mengarah ke rectum dan
letakkan pembalut tersebut ke dalam kantung plastik.
4. Berkemih dan BAB ke toilet
5. Semprotkan shower air hangat ke seluruh perineum dengan air
6. Basuh perineum dengan antiseptik cairan pembersih kemaluan wanita.
7. Bersihkan dari bibir vagina terluar kanan dari atas ke bawah lalu bibir vagina terluar kiri
dari atas ke bawah juga.
8. Kemudian bibir vagina kecil kanan lalu kiri, dari arah atas ke bawah dan selanjutnya
bagian tengah sampai ke daerah anus.
9. Keringkan perineum dengan menggunakan tissue dari depan ke belakang.
10. Pasang pembalut dari depan ke belakang.
11. Cuci kembali tangan

E. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat perawatan perineum.


1. Pelihara kebersihan sehari-hari
2. Hindari pemakaian sabun, karena jika tidak cocok akan terjadi iritasi.
3. Bersihkan sekali usap untuk setiap bagian.
4. Ganti kapas atau ulangi denga kapas baru jika terlihat sangat kotor.

F. Waktu Perawatan Luka Perineum


1. Saat mandi
Pada saat mandi, ibu post partum pasti melepas pembalut, setelah terbuka maka
ada kemungkinan terjadi kontaminasi bakteri pada cairan yang tertampung pada
pembalut, untuk itu maka perlu dilakukan penggantian pembalut, demikian pula pada
perineum ibu, untuk itu diperlukan pembersihan perineum.
2. Setelah buang air kecil
Pada saat buang air kecil, pada saat buang air kecil kemungkinan besar terjadi
kontaminasi air seni padarektum akibatnya dapat memicu pertumbuhan bakteri pada
perineum untuk itu diperlukan pembersihan perineum.
8

3. Setelah buang air besar.


Pada saat buang air besar, diperlukan pembersihan sisa-sisa kotoran disekitar
anus, untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri dari anus ke perineum yang
letaknya bersebelahan maka diperlukan proses pembersihan anus dan perineum secara
keseluruhan.

G. Dampak dari perawatan perineum.


Perawatan perineum yang dilakukan dengan baik dapat menghindarkan hal berikut ini :
1. Infeksi
Kondisi perineum yang terkena lokia dan lembab akan sangat menunjang
perkembangbiakan bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya infeksi pada perineum.
2. Komplikasi
Munculnya infeksi pada perineum dapat merambat pada saluran kandung kemih ataupun
pada jalan lahir yang dapat berakibat pada munculnya komplikasi infeksi kandung kemih
maupun infeksi pada jalan lahir.
3. Kematian ibu post partum
Penanganan komplikasi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kematian pada ibu
post partum mengingat kondisi fisik ibu post partum masih lemah.

H. Kesimpulan
Perawatan perineum dan Vulva hygiene adalah kebersihan yang di terapkan pada alat
kelamin perempuan, yaitu perawatan diri pada organ eksterna yang terdiri atas mons veneris,
terletak didepan simpisis pubis, labia mayora yang merupakan dua lipatan besar yang
membentuk vulva, labia minora, dua lipatan kecil di antara atas labia mayora, klitoris, sebuah
jaringan eriktil.
Perawatan perineum adalah pemenuhan kebutuhan untuk menyehatkan daerah antara
paha yang dibatasi vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran placenta sampai
dengan kembalinya organ genetik seperti pada waktu sebelum hamil.