Anda di halaman 1dari 17

GASTRO-INTESTINAL TRACT

ORDO COCCIDIA: Cryptosporidium Cyclospora Isospora

Cryptosporidium parvum
Kosmoplit, menyebabkan kriptosporidiosis Ditemukan pada manusia dan hewan Terutama pada anak-anak ( Brazil : 90 % < 5 tahun) Insidens > pada penderita AIDS (12-48% menderita Kosmopolit Habitat : di seluruh GI tract, berada dlm membran sel

Daur hidup
ukuran 4- 5 bentuk bulat

Sporogoni menghasilkan 2 macam ookista: Berdinding tebal, keluar bersama tinja Berdinding tipis, pecah di dalam usus : auto-infeksi

Patologi & Gejala klinik


Infeksi: tertelan ookista Kelainan mukosa usus : atrofi villi dan pelebaran kripta Gejala klinik: diare , tinja cair tanpa darah Dapat ditemukan: mual, muntah, anoreksia Pada orang normal : self limited

Gejala klinik (contd)


Pada immuno compromised :
diare dengan tinja cair mirip kolera. Dapat menyerang saluran empedu Kematian karena diare dan malnutrisi

Diagnosis
Menemukan ookista dalam tinja Pada sediaan langsung sukar dibedakan dengan sel ragi Pewarnaan tahan asam: ookista tampak berwarna merah Pemeriksaan serologi

Epidemiologi
Hewan dapat menjadi sumber infeksi Pencegahan dengan : memasak air dengan matang Selalu mencuci tangan setelah defekasi, berhubungan dengan binatang, berkebun Ookista tahan klorin

Cyclospora cayetanensis
Menyebabkan siklosporiasis Kosmopolit, terutama negara berkembang Menyerang terutama anak-anak Habitat : usus halus terutama yeyunum , hidup intraseluler

Daur hidup

Ookista membutuhkan waktu untuk menjadi infektif

Gejala klinik
Cara infeksi: tertelan ookista Gejala : diarrhea cair, ringan - berat anorexia, nausea , vomiting, nyeri abdominal berat badan menurun Demam dan lemah. Sering ditemukan pada wisatawan ( travelers diarrhea)

Diagnosis
Menemukan ookista, berukuran 8 10

Epidemiologi
Pencegahan dengan menghindari makanan dan minuman yang tercemar ookista Diare yang dikaitkan dengan makan buah yang tercemar ookista Memasak air minum hingga matang

Isospora belli/ Isospora hominis


Menyebabkan isosporiasis Jarang ditemukan pada manusia Insidens meningkat pada penderita AIDS Bentuk infektif : ookista

Daur hidup

Bentuk lonjong 2 sporokista dengan 4 sporozoit Ookista matang dalam 1 5 hari

Gejala klinik : diare Pada orang normal : infeksi ringan dapat sembuh spontan dengan istirahat dan diet yang tepat Pengobatan harus diberikan pada infeksi berat Pada penderita AIDS pengobatan lebih lama.

Epidemiologi
Merupakan penyakit yang self limited disease Pencegahan dengan menghindari makanan yang tercemar ookista