Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN

Tes Gula Darah

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Patologi

Disusun oleh: 1. Isnaini Wulandari 2. Karisma Dwijayanti 3. Laili Kusuma Ardani 4. Mega Anistya K 5. Melda Rahma P 6. Nafiatun Aliyya 7. Nanda Nur Fatmi A 8. Nurindah Intan K 9. Pandu Cahya Aditama 10. Priska Cesaria Safitri NIM. P07120112022 NIM. P07120112023 NIM. P07120112024 NIM. P07120112025 NIM. P07120112026 NIM. P07120112027 NIM. P07120112028 NIM. P07120112029 NIM. P07120112030 NIM. P07120112031

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA JURUSAN KEPERAWATAN 2013

A. Dasar Teori Kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam tubuh manusia meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit diabetes melitus. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga pola hidup sehat dan juga melakukan tes gula darah dengan teratur terutama buat mereka yang sudah memiliki diabetes. Siapapun dapat melakukan tes ini dengan mudah baik dengan mendatangi laboratorium yang menyediakan pelayanan tes kesehatan ataupun melakukan tes ini sendiri di rumah. Ada banyak alat tes kesehatan yang dijual dipasaran yang dapat

dipergunakan untuk mengukur kadar gula darah seseorang. Alat tes kesehatan ini ada yang memang spesifik dijual untuk mengukur kadar gula darah saja namun ada juga alat tes yang bisa dipergunakan untuk mengukur kadar asam urat misalnya. Ada alat tes yang harus menggunakan strip namun ada juga yang bisa mengenali kadar gula darah secara otomatis tanpa perlu menggunakan strip. Banyak orang menyarankan untuk membeli alat tes yang befungsi secara otomatis walaupun harganya lebih mahal dibandingkan dengan alat tes yang menggunakan strip yang jauh lebih murah. Harga strip itu sendiri tergolong mahal dan justru akan menjadi pemborosan karena satu strip hanya bisa dipergunakan satu kali

B. Indikasi Uji glukosa darah bisa dilakukan oleh siapa saja, namun yang paling utama adalah digunakan untuk pasien yang dicurigai mengidap diabetes mellitus.

C. Alat dan Bahan 1. Kapas Alkohol 2. 1 set alat pengukur gula darah

D. Cara Kerja 1. Membersihkan jari naracoba yang akan diambil darahnya 2. Menyuntik jari naracoba dengan lancet 3. Mengambil darah naracoba ke dalam alat pengukur 4. Membersihkan atau memampetkan darah naracoba dengan kapas alkohol 5. Melihat angka yang menunjukkan kadar gula darah naracoba E. Hasil Pengamatan Naracoba Kadar Gula Darah : Laili Kusuma Ardani : Tidak terbaca pada alat

F. Pembahasan Pada uji gula darah naracoba, tidak diketahui berapa kadar gula darah naracoba. Alat ukur tidak menunjukkan angka atau kadarnya. Kemudian dua naracoba dari kelompok berlainan juga melakukan pengujian, namun hasilnya sama, tidak menunjukkan hasil juga. Maka setelah melakukan pengujian terhadap tiga naracoba dengan hasil yang sama-sama tidak diketahui, dapat disimpulkan bahwa alat pengukur gula darah mengalami gangguan atau kerusakan. Meski demikian, mahasiswa sudah mengetahui teknik-teknik pengukurannya.

G. Kesimpulan Kadar gula darah pada naracoba tidak diketahui, karena alat yang digunakan sedang mengalami gangguan. Tetapi mahasiswa sudah mengetahui tekniknya.