Anda di halaman 1dari 3

Obat Hipoglikemik Oral Joan Puspita Tanumihardja Sejarah Pada 1942, Janbon dan koleganya menemukan bahwa beberapa

sul onamid menyebabkan hipoglikemia pada binatang per!obaan" #ji klinis terhadap tolbutamid dilakukan pada penderita $% tipe 2 pada tahun 19&'" (ejak saat itu terdapat 2' jenis agen dari kelas sul onamid yang digunakan mendunia" Tahun 192'an penggunaan biguanid diteliti untuk pengobatan diabetes" )emudian obat antimalaria klorguanid ditemukan telah melemahkan e ek hipoglikemik" *iguanid lain +met ormin, telah digunakan se!ara luas di -ropa tanpa e ek samping signi ikan dan disetujui untuk digunakan di .merika (erikat tahun 199&" Sulfonilurea (i at kimia Terdapat 2 generasi / 1" generasi pertama Tolbutamid, asetoheksamid, tola0amid, klorpropramid 2" generasi kedua 1liburid +glibenklamid,, glipi0id, glikla0id, glimepirid %ekanisme kerja (ul onilurea menyebabkan hipoglikemia dengan menstimulasi pelepasan insulin dari sel beta pankreas" 2amun e ek kerjanya pada terapi diabetes lebih kompleks lagi" Pemakaian akut sul onilurea pada penderita $% 33 meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas" 4ebih lanjut lagi akan meningkatkan le5el insulin dengan menurunkan klirens pada hepar" Pada beberapa bulan pertama penggunaan sul onilurea terdapat peningkatan kadar glukosa puasa dan respon insulin terhadap pemberian glukosa +oral glucose challenge," Pada pemakaian kronik, kadar insulin dalam darah turun dibandingkan dengan sebelum terapi dimulai, namun kadar glukosa plasma tetap terjaga rendah" )emungkinan rendahnya kadar glukosa plasma membuat insulin bekerja lebih baik pada target jaringan, dan hiperglikemia kronik menyebabkan sekresi insulin terganggu +toksisitas glukosa," (ul onilurea juga menstimulasi pelepasan somatostatin yang menekan sekresi glukagon" 6armakodinamik 7alaupun terdapat perbedaan tingkat absorbsi pada jenis sul onilurea yang berbeda, namun se!ara umum mereka semua diabsorbsi dengan e ekti di saluran pen!ernaan" %akanan dan keadaan hiperglikemia menurunkan absorbsi" (ul onilurea kerja !epat lebih e ekti bila diberikan 8' menit sebelum makan" 7aktu paruh asetoheksamid termasuk pendek, begitu pula tolbutamid dan tola0amid +49: jam," $engan demikian pemberian obat ini perlu dalam beberapa dosis per hari" )lorpropramid memiliki waktu paruh yang panjang +2494; jam,"

(ul onilurea generasi kedua 1'' kali lebih poten daripada generasi pertama" 7alaupun mamiliki waktu paruh pendek +89& jam,, namun e ek hipoglikemiknya bertahan 12924 jam" 6armakokinetik (ul onilurea dimetabolisme di hepar dan diekskresi di urin" %etabolisme klorpropramid menyisakan 2'< bentuk yang tidak berubah" )arena itu penggunaan sul onilurea perlu diperhatikan pada penderita dengan insu isiensi renal atau hepar" - ek samping $apat terjadi reaksi hipoglikemik, termasuk koma" Hal ini dapat terjadi pada penderita tua dengan gangguan ungsi renal atau hepar yang menggunakan sul onilurea long acting" - ek samping lainnya adalah mual muntah, ikterik kolestatik, anemia apalstik dan hemolitik, reaksi hipersensiti5itas" - ek Terapi (ul onilurea digunakan untuk mengontrol hiperglikemia pada penderita $% 33 yang tidak dapat mengontrol penyakitnya hanya dengan pola diet saja" Penderita $% 33 yang juga menggunakan insulin dosis rendah +=4' #>hari, lebih merespon terhadap pengunaan sul onilurea, begitu pula mereka yang obese dan atau berumur lebih dari 4' thn" )ontraindikasi pada $% tipe 1, kehamilan, laktasi, insu isiensi renal atau hepar" Repaglinid .dalah secretagogue insulin oral dari kelas meglitinid" %erupakan deri5at dari asam ben0oat" (eperti sul onilurea, repaglanid menstimulasi pelepasan insulin dengan menutup gerbang .TP9dependen9) pada sel beta pankreas" Obat ini diabsorbsi dengan !epat di saluran pen!ernaan, men!apai kadar tertinggi di darah dalam 1 jam" 7aktu paruh kira9kira 1 jam" Penggunaannya memungkinkan untuk beberapa kali pre9prandial" %etabolisme 9'< terjadi di hepar, karena itu harus berhati9hati pada penderita dengan insu isiensi hepar" Nateglinid %erupakan deri5at $9 enilalanin" *ekerja seperti sul onilurea dan repaglinid, namun menstimulasi sekresi insulin lebih !epat" - ek terapi utama adalah menurunkan hiperglikemik postprandial pada penderita $% 33, e ekti jika dimakan 191' menit sebelum makan" Biguanid

%et ormin diperkenalkan pada tahun 19&:" Penggunaan met ormin se!ara tunggal atau kombinasi dengan sul onilurea meningkatkan kontrol glikemik dan konsentrasi lipid pada penderita yang merespon jelek terhadap diet atau pengunaan sul onilurea saja" .bsorbsi met ormin di saluran pen!ernaan, dengan waktu paruh kira9kira 2 jam" %et ormin memberikan e ek antihiperglikemik, bukan hipoglikemik" %aksudnya ia tidak menyebabkan pelepasan insulin dari pankreas dan tidak menyebabkan hipoglikemia, walaupun dalam dosis besar" %et ormin tidak memiliki e ek signi ikan terhadap sekresi glukagon, kortisol, hormon pertumbuhan atau somatostatin" %et ormin menurunkan kadar glukosa dengan !ara menurunkan produksi glukosa +glukoneogenesis, di hepar dan meningkatkan aksi insulin di otot dan jaringan lemak" Juga disebut9sebut bahwa met ormin menurunkan absorbsi glukosa di usus" )ontraindikasi penggunaan met ormin adalah insu isiensi renal dan hepar, gagal jantung, penyakit paru hipoksia kronik, dan riwayat adanya asidosis laktat" Inhibitor alfa glukosidase *ekerja dengan menurunkan absorbsi star!h, dekstrin dan disakarida melalui inhibisi aksi brush border alfa glucosidase intestinal" 3nhibisi en0im ini akan menurunkan absorbsi karbohidrat" .!arbose menurunkan glukosa plasma postprandial pada $% 3 dan 33" Obat ini tidak menstimulasi pelepasan insulin dan karenanya tidak menyebabkan hipoglikemia" Obat ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi tunggal pada orang tua atau penderita dengan hiperglikemia postprandial yang predominan" Penggunaan obat harus pada saat makan dimulai" .bsorbsinya di intestin tidak baik"

1. Davis, S.N, Granner, D.K. Insulin, Oral Hypoglyce ic !gents, and "he #har acology Of "he $ndocrine #ancreas. In Good an % Gil an&s ' "he #har acological (asis Of "heurapeutics. Hard an, )i bird *eds+. 1,th ed. -cGra./Hill. 10,1/10,0. 1. -asharani, 2. Diabetes -ellitus 3 Hypoglyce ia. In 4urrent -edical Diagnosis !nd "reat ent. "ierney, -c#hee, #apada5is *eds+. 67rd ed. -cGra./Hill. 1189/11:6.