Anda di halaman 1dari 9

II. Tata Nama Asam Lemak.

Nama asam lemak secara sistematis berasal dari nama hidrokarbon induknya dengan mensubsitusikan oat untuk akhiran a terakhir. Misalnya, asam lemak jenuh C18 disebut asam oktadekanoat sebab hidrokarbon induknya adalah oktadekana. uatu asam lemak C18 dengan satu ikatan rangka! disebut asam okta desinoat, dengan dua ikatan rangka! disebut okta dienoat, dengan tiga ikatan rangka! ,okta trinoat. imbol 18"# menyatakan suatu asam lemak C18 tan!a ikatan rangka!, sedangkan 18"$ menandakan adanya dua ikatan rangka!. Nomor atomarbon k !ada asam lemak dimulai dari ujung karboksil %&C ' (C%$ )n ' C%$ ' C%$ ' C Atom karbon kedua dan ketiga sering disebut sebagai * dan +. ,ugus metil !ada ujung distal rantai disebut karbon -. .osisi ikatan rangka! di!erlihatkan oleh symbol / diikuti oleh nomer su!erskri!. Misalnya sis ' / 0 berarti terda!at ikatan rangka! sis antara atom karbon 0 dan 1#1 trans2 / 3 berarti terda!at ikatan rangka! trans antara atom karbon $ dan & . ebaliknya !osisi ikatan rangka! da!at dinyatakan dengan cara menghitung dari ujung distal, dengan atom karbon ( karbon metil ) sebagai atom karbon nomer 1. struktur asam lemak - ' & misalnya, di!erlihatkan di sebelah kiri . Asam lemak terionisasi !ada !% 4isiologis, jadi lebih te!at bila asam lemak disebut menurut bentuk karboksilatnya " misalnya !almitat atau heksadekanoat. 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library 1 III.Triasilgliserol Triasilgliserol meru!akan cadangan energi yang sangat besar karena dalam bentuk tereduksi dan bentuk anhidrat. :ksidasi sem!urna asam lemak menghasilkan energi sebesar 0 kkal;g dibandingkan karbohidrat dan !rotein yang menghasilkan energi sebesar 6 kkal;g. Ini disebabkan karena asam lemak jauh lebih tereduksi. Lagi !ula triasilgliserol sangat non !olar sehingga tersim!an dalam keadaan anhidrat, sedangkan !rotein dan karbohidrat jauh lebih !olar, sehingga bersi4at terhidratasi. atu gram glikogen kering akan mengikat sekitar dua gram air maka satu gram lemak anhidrat menyim!an energi enam kali lebih banyak dari !ada energi yang da!at disim!an oleh satu gram glikogen yang terhidratasi . Ini menyebabkan bah<a triasilgliserol dijadikan sima!anan energi yang lebih utama disbanding glikogen. el adi!ose dikhususkan untuk sintesis dan !enyim!anan triasilgliserol serta untuk mobilisasi triasilgliserol menjadi molekul bahan bakar yang akan di!indahkan ke jaringan lain oleh darah. III 1.Triasilgliserol dihidrolisis oleh li!ase yang diatur oleh AM. siklik.

Taha! a<al !enggunaan lemak sebagai sumber energi adalah hidrolisis triasilgliserol oleh li!ase yang akan menghasilkan gliserol dan asam lemak . Akti=itas li!ase sel adi!ose diatur oleh bebera!a hormon . e!ine4rin, nore!ine4rin, glukagon dan hormon adrenokortikotro!ik mengakti4kan adenilat siklase di dalam sel adi!osa dengan cara memicu rese!tor2 rese!tor. .eningkatan kadar AM. siklik merangsang !rotein kinase A, yang akan mengakti4kan li!ase dengan cara 4os4orilasi. >adi e!ine4rin,nore!ine4rin, glukagon dan hormon adrenokortikotro!ik bersi4at menginduksi li!olisis . AM. siklik adalah caraka !ada !engakti4an li!olisis di jaringan adi!ose se!erti juga !ada !engakti4an !emecahan glikogen . Insulin menghambat !roses li!olisis. ,liserol yang terbentuk !ada li!olisis mengalami 4os4orilasi dan dioksidasi menjadi dihidroksiaseton 4os4at, yang selanjutnya mengalami isomerisasi menjadi gliseraldehida & ' 4os4at. ?at antara ini terda!at baik !ada jalur glikolisis dan glukoneogenesis. 7engan demikian, gliserol da!at diubah menjadi !iru=at atau glukosa di hati, tem!at en8im2en8im yang di!erlukan. .roses kebalikannya da!at terjadi melalui reduksi dihidroksiaseton4os4at menjadi gliserol &2 4os4at. %idrolisis oleh 4os4atase akan menghasilkan gliserol. >adi, gliserol dan 8at28at antara glikolisis da!at saling mudah mengalami interkon=ersi. I@.:ksidasi Asam Lemak .ada tahun 10#6, Aran8 Bnoo! menerangkan bah<a asam lemak itu di!ecah melalui oksidasi !ada karbon '+. Bemudian !adatahun 1060 Cugene Bennedy dan Lehninger menerangkan bah<a terjadinya oksidasi asam lemak di mitokondria.7i mana asam lemak sebelum memasuki mitokondria mengalami akti=asi . adenosin tri4os4at ( AT. ) memacu !embentukan ikatan tioester antara gugus karboksil asam lemak dengan gugus sul4hidril !ada BoA. Deaksi !engakti4an iniberlangsung di luar mitokondria dan dikatalisis oleh en8im asil BoA sintetase ( tiokinase asam lemak ) .aul Eerg membuktikan bah<a akti=asi asam lemak terjadi dalam dua taha!..ertama, asam lemak bereaksi dengan AT. membentuk asil adenilat. 7alam bentuk anhidra cam!uran ini, gugus karboksilat asam lemak diikatkan dengan gugus 4os4oril AM.. 7ua gugus 4os4oril lainnya dari AT. dibebaskan sebagai !iro4os4at. ,ugus sul4hidril dari BoA kemudian bereaksi dengan asila adenilat yang berikatan kuat dengan en8im membentuk asil BoA dan AM.. 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library $ D ' C F AT. D ' C ' AM. F ..i Asam lemak Asil adenilat D ' C ' AM. F %2 Asil BoA ' BoA D ' C ' ' BoA F AM.

.engangkutan asam lemak rantai !anjang ke dalam matriks mitokondria. Asam lemak diakti4kan di luar membran mitokondria, !roses oksidasi terjadi di dalam matriks mitokondria. Molekul asil BoA rantai !anjang tidak da!at melintasi membran mitokondria, sehingga di!erlukan suatu mekanisme trans!ort khusus.Asam lemak rantai !anjang akti4 melintasi membran dalam mitokondria dengan cara mengkonjugasinya dengan karnitin, suatu senya<a yang terbentuk dari lisin.,ugus asil di!indahkan dari atom sul4ur !ada BoA ke gugus hidroksil !ada karnitin dan membentuk asil karnitin. Deaksi ini dikatalisis oleh karnitin trans4erase I, yang terikat !ada membran di luar mitokondria. D'C' ' BoA F %&C ' N ' C%$ ' C ' C%$ ' C % ' BoA F %&C ' N ' C%$

Asil BoA Barnitin Asil Barnitin 'C ' C%$ ' C. elanjtunya, asil karnitin melintasi membran dalam mitokondria oleh suatu translokase. ,ugus asil di!indahkan lagi ke BoA !ada sisi matriks dari membran yang dikatalisis oleh karnitin asil trans4erase II. Akhirnya karnitin dikembalikan ke sisi sitosol oleh translokase menggantikan masuknya asil karnitin yang masuk.Molekul asil BoA dari sedang dan rantai !endek da!at menembus mitokondria tan!a adanya karnitin. Belainan !ada trans4erase atau translokase atau de4isiensi karnitin da!at menyebabkan gangguan oksidasi asam lemak rantai !anjang, Belainan tersebut diatas ditemukan !ada kembar identik yang menderita kejang otot disertai rasa nyeri yang dialami sejak masa kanak2kanak.. Dasa nyeri di!erberat oleh !uasa, latihan 4isik, atau diet tinggi lemak1 oksidasi asam lemak adalah !roses !enghasil energi utama !ada ketiga keadaan tersebut. Cn8im glikolisis dan glikogenolisis dalam keadaan normal. I@.1. Asetil BoA, NA7% dan AA7%$ terbentuk !ada setia! satu kali oksidasi. Asil BoA jenuh di!ecah melalui urutan em!at reaksi yang berulang yaitu " oksidasi oleh 4la=in adenin dinukleotida ( AA7 ), hidrasi oleh NA7 dan tiolisis oleh BoA. Dantai asil di!er!endek dengan dua atom karbon sebagai hasil dari kee!at reaksi tadi dan terjadi !embentukan AA7%$, NA7% dan asetil BoA. Deaksi !ertama !ada tia! daur !emecahan adalah oksidasi asil BoA oleh asil BoA dehidrogenase yang menghasilkan satu enoil BoA denganikatan rangka! trans antara C ' $ dan C ' &. Asil BoA F C ' AA7 G trans 2 /3 2 Cnoil BoA F C ' AA7%$ Langkah selanjutnya adalah hidrasi ikatan ganda antara C2 $ dan C ' & oleh enoil BoA hidratase.

Trans 2 /3 2 Cnoil BoA F %$: H L2 & ' hydroksiasil BoA. 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library & %idrasi enoil BoA membuka jalan bagi reaksi oksidasi kedua, yang mengubah gugus hidroksil !ada C ' & menjadi gugus keto dan menghasilkan NA7%. :ksidai ini dikatalisis oleh L ' & ' hidroksiasil BoA dehidrogenase . L ' & ' hidroksiasil BoA F NA7 H & ' ketoasil BoA F NA7% F %F Langkah akhir adalah !emecahan & ' ketoasil BoA oleh gugus tiol dari molrkul BoA lain, yang akan menghasilkan asetil BoA dan suatu asil BoA rantai karbonnya dua atom karbon lebih !endek. Deaksi ini dikatalisis oleh + ' ketotiolase. &2 ketoasil BoA F % ' BoA H asetil BoA F asil BoA. (karbon2 karbon n ) ( karbon2 karbon n2$ ). Asil BoA yang memendek selanjutnya mengalami daur oksidasi berikutnya, yang dia<ali dengan reaksi yang dikatalisis oleh asil BoA dehidrogenase. Dantai asam lemak yang mengandung 1$ sam!ai 18 karbon dioksidasi oleh asil BoA dehidrogenase rantai !anjang. Asil BoA dehidrogenase untuk rantai sedang mengoksidasi ranta asam lemak yang memiliki 16 sam!ai 6 karbon, sedangkan asil BoA dehidrogenase untuk rantai !endek hanya bekerja !ada rantai 6 dan I karbon. ebaliknya, + ' ketotiolase, hidroksiasil dehidrogenase, dan enoil BoA hidratase memiliki s!esi4itas yang luas berkenaan dengan !anjangnya gugus asil. I@.$.:ksidasi sem!urna asam !almitat Bita da!at menghitung energi yang dihasilkan dari oksidasi suatu asam lemak. .ada tia! daur reaksi, asil BoA di!er!endek dua karbon dan satu AA7%$, NA7% dan asetil BoA terbentuk. Cn ' asil BoA F AA7 F NA7 F %$: F BoA G Cn2$ ' asil BoA F AA7%$ F NA7% F asetil BoA F % .emecahan !almitoil BoA ( C1I ' asil BoA ) memerlukan tujuh daur reaksi. .ada daur ketujuh, C6 ' ketoasil BoA mengalami tiolisis menjadi dua molekul asetil BoA. 7engan demikian stoikiometri oksidasi !almitoil BoA menjadi. .almitoil BoA F J AA7 F J NA7 FJ BoA F K %$:G 8 asetil BoA F J AA7%$ F J NA7% F J % 7ua setengah AT. akan terbentuk !er NA7% yang dioksidasi !ada rantai !erna4asan, sedangkan 1,L AT. akan terbentuk untuk tia! AA7%$. >ika diingat bah<a oksidasi asetil BoA oleh daur asam sitrat menghasilkan 1# AT., maka jumlah AT. yang terbentuk !ad oksidasi !almitoil BoA adalah 1#,L dari J AA7%$, 1J,L dari

J NA7% dan 8# dari 8 molekul asetil BoA, sehingga jumlah keseluruhannya adalah 1#8. 7ua ikatan 4os4at energi tinggi di!akai untuk mengakti4kan !almitat, saat AT. ter!ecah menjadi AM. dan $ .i. >adi oksidasi sem!urna satu molekul asam !almitat menghasilkan 1#I AT.. I@.&.:ksidasi asam lemak tak jenuh. :ksidasi asam lemak tak jenuh reaksinya sama se!erti reaksi oksidasi asam lemak jenuh. %anya di!erlukan tambahan dua en8im lagi yaitu isomerase dan reduktase untuk memecah asam2asam lemak tak jenuh.. :ksidasi asam !almitoleat atau asam lemak C1I yang memiliki ikatan rangka! antara C2 0 dan C '1# ini diakti4kan dan diangkut melintasi membran dalam 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library 6 mitokondria dengan cara yang sama dengan asam lemak jenuh. elanjutnya !almitoleil BoA mengalami tiga kali !emecahan dengan en8im2en8im yang sama se!erti oksidasi asam lemak jenuh. Cnoil BoA ' sis 2 /M yang terbentuk !ada ketiga kali jalur oksidasi bukanlah substrat bagi asil BoA dehidrogenase. Adanya ikatan rangka! antara C2& dan C26 menghalangi !embentukan ikatan rangka! lainnya antar C ' $ dan C ' &. Bendala ini da!at diatasi oleh suatu reaksi yang mengubah !osisi dan kon4igurasi dari ikatan rangka! sis 2 /M. uatu isomerase mengubah ikatan rangka! ini menjadi ikatan rangka! trans 2 /3. Deaksi2 reaksi berikutnya mengikuti reaksi oksidasi asam lemak jenuh saat enoil BoA ' trans 2 /3 meru!akan substrat yang reguler. atu en8im tambahan lagi di!erlukan untuk oksidasi asam lemak tak jenuh jamak .Misalnya asam lemak tak jenuh jamak C18 yaitu linoleat , dengan ikatan rangka! sis 2 /0 dan sis /1$. Ikatan rangka! sis 2 /M yang terbentuk setelah tiga daur oksidasi ' +, diubah menjadi ikatan rangka! trans 2 /3 oleh isomerase tersebut di atas, se!erti !ada oksidasi !almitoleat . Ikatan rangka! sis 2 /N3 2 linoleat menghada!i masalah baru. Asil BoA yang dihasilkan oleh em!at daur oksidasi + mengandung ikatan rangka! rangka! sis 2 /6. dehidrogenase !ada s!esies ini oleh asil Boa dehidrogenase menghasilkan 8at antara $,6 ' dienoil yang bukan substrat bagi en8im berikutnya !ada jalur oksidasi +. Bendala ini da!at diatasi oleh $,6 2 dienoil ' BoA reduktase, suatu en8im yang menggunakan NA7% untuk mereduksi 8at antara $,6 ' dienoil menjadi enoil BoA ' sis 2 /M. Isomerase tersebut di atas kemudian mengubah enoil BoA ' sis 2/M menjadi bentuk trans, suatu 8at antara yang la8im !ada oksidasi ' +.>adi ikatan rangka! yang letaknya !ada atom C nomer ganjil ditangani oleh isomerase dan ikatan rangka! yang terletak !ada atom C nomor gena! ditangani oleh reduktase dan isomerase. I@.6.:ksidasi asam lemak dengan nomor atom karbon ganjil.

Asam lemak yang memiliki jumlah karbon ganjil meru!akan s!esies jarang. Asam lemak ini dioksidasi dengan cara yang samase!erti oksidasi asam lemak dengan jumlah atom karbon gena!, kecuali !ada daur akhir degradasi akan terbentuk !ro!ionil BoA dan asetil BoA, bukan dua molekul asetil BoA. 9nit ' tiga karbon akti4 !ada !ro!ionil BoA memasuki daur asam sitrat setelah diubah menjadi suksinil BoA. @..roses Betogenesis. Asetil BoA yang terbentuk !ada oksidasi asam lemak akan memasuki daur asam sitrat hanya jika !emecahan lemak dan karbohidrat terjadi secara berimbang. Barena masuknya asetil BoA ke dalam daur asam sitrat tergantung !ada tersedianya oksaloasetat untuk !embentukan sitrat. Teta!i konsentrasi oksaloasetat akan menurun jika karbohidrat tidak tersedia atau !enggunaannya tidak sebagaimana mestinya. :ksaloasetat dalam keadaan normal dibentuk dari !iru=at. .ada !uasa atau diabetes, oksaloasetat di!akai untuk membentuk glukosa !ada jalur glukoneogenesis dan demikian tidak tersedia untuk kondensasi dengan asetil BoA. .ada keadaan ini asetil BoA dialihkan ke!embentukan asetoasetat dan 72&2 hidroksibutirat. Asetoasetat, 72 &2 hidroksibutirat dan Aseton disebut dengan 8at keton. 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library L ::: C' 2 BoA C ' 2 BoA

C%$ Asetil BoA F C%$ Asetil %F F BoA %$: BoA BoA NA7% NA7F $ Asetil BoA C O : %: ' C ' C%& : O C ' C%& 1 4 3 2 C%& C%$ C%$ C:: C:: % %: ' C ' C%&

C%$ C:: %F C:$ Asetoasetat Aseton Asetoasetat dibentuk dari asetil BoA dalam tiga taha!.7ua molekul asetil BoA berkondensasi membentuk asetoasetil BoA. Deaksi yang dikatalisis oleh tiolase ini meru!akan kebalikan dari taha! tiolisis !ada oksidasi asam lemak. elanjutnya astoasetil BoA bereaksi dengan asetil BoA dan air untuk menghasilkan & 2 hidroksi ' & ' metilglutaril BoA ( %M, ' BoA ) dan BoA . Bondensasi ini miri! dengan kondensasi yang dikatalisis oleh sitrat sintase.Beseimbangan yang tidak menguntungkan bagi !embentukan asetoasetil BoA diimbangi oleh reaksi ini, yang keseimbangannya menguntungkan karena hidrolisis iaktan tioester . & ' %idroksi ' & ' metilglutaril BoA kemudian ter!ecah menjadi asetil BoA dan asetoasetat. %asil dari keseluruhan reaksi adalah $ Asetil BoA F %$: Asetoasetat F$ BoA %F & ' %idroksibutirat terbentuk melalui reduksi asetoasetat di matriks mitokondria. Dasio hidroksibutirat terhada! astoasetat tergantung !ada rasio NA7% ; NA7F di dalam mitokondria . Barena meru!akan asam keto ' +, asetasetat secara lambat mengalami dekarboksilasi s!ontan menjadi aseton . bau aseton da!at dideteksi dalam udara !erna4asan seseorang yang kadar asetoasetat dalam darahnya tinggi. @.1. Asetoasetat adalah meru!akan salah satu bahan bakar yang utama dalam jaringan. itus utama !roduksi asetasetat dan & ' hidroksibutirat adalah hati. enya<a2 snya<a ini berdi4usi dari mitokondria hati ke dalam darah dan diangkut ke jaringan !eri4er. Asetoasetat dan &2 hidroksibutirat meru!akan bahan bakar normal !ada metabolisme energi dan secara k<antitati4 !enting sebagai sumber energi .:tot 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library I jantung dan korteks ginjal menggunakan asetoasetat sebagai sumber energi disbanding glukosa.. glukosa meru!akan bahan b akar utama bagi otak dan sel darah merah !ada orang yang mem!unyai gi8i baik dengan diet seimbang. Ta!i otak da!at berada!tasi dan menggunakan asetoasetat dalam keadaan kela!aran dan diabetes. .ada kela!aran berke!anjangan, JLP bahan bakar yang di!erlukan oleh otak dida!at dari asetoasetat.

Asetoasetat da!at diakti4kan melalui !emindahan BoA dari suksinil BoA dalam suatu reaksi yang dikatalisis oleh suatu koA trans4erase s!esi4ik. Bemudian, asetoasetil BoA di!ecah oleh tiolase menjadi dua molekul asetil BoA, yang selanjutnya memasuki daur asam sitrat. %ati da!at membekali organ2organ lain dengan asetoasetat karena hati tidak memiliki BoA trans4erase s!esi4ik ini. Asam lemak dile!askan oleh jaringan adi!osa dan diubah menjadi unit2 unit astil oleh hati, yang kemudian mengeluarkannya sebagai asetoasetat .Badar asetoasetat yang tinggi dalam darah menandakan berlim!ahnya unit asetil yang menyebabkan berkurangnya laju li!olisis di jaringan adi!osa . @I. intesis Asam lemak. intesis asam lemak bukan meru!akan kebalikan dari jalur !emecahannya. intesis asam lemak lebih meru!akan se!erangkat reaksi, yang menunjukkan !rinsi! bah<a jalur sintesis dan jalur !emecahan dalam system biologis biasanya berbeda. Eebera!a cirri !enting jalur biosintesis asam lemak adalah " 1. intesis berlangsung di luar mitokondria, oksidasi terjadi di dalam matriks mitokondria. $. ?at antara !ada sintesis asam lemak berikatan ko=alen dengan gugus sul4hidril !ada !rotein ' !emba<a asil ( AC. ), sedangkan 8at antara !ada !emecahan asam lemak berikatan dengan koen8im A. &. Cn8im ' en8im !ada sintesis asam lemak !ada organisme yang lebih tinggi tergabung dalam suatu rantai !oli!e!tida tunggal, yang disebut sintase asam lemak . ebaliknya, en8im ' en8im !emecahan tam!aknya tidak saling berikatan. 6. Dantai asam lemak yang sedang tumbuh, di!er!anjang dengan cara !enambahan berturut 'turut unit dua karbon yang berasal dari asetil BoA. 7onor akti4 unit dua karbon !ada taha! !er!anjangan adalah malonil ' AC.. Deaksi !er!anjangan di!acu oleh !ele!asan C:$. L. Deduktor !ada sintesis asam lemak adalah NA7.%, sedangkan oksidator !ada !emecahan asam lemak adalah NA7 dan AA7. I. .er!anjangan rantai oleh kom!leks sontase asam lemak terhenti setelah terbentuknya !almitat ( C1I ). .er!anjangan rantai lebih lanjut dan !enyisi!an ikatan rangka! oleh system en8im yang lain. 5$##6 7igiti8ed by 9 9 digital library J BC IM.9LAN 1. Asam lemak meru!akan sekelom!ok senya<a hidrokarbon yang berantai !anjang debgan gugus karboksil !ada ujungnya.

$. .roses oksidasi asam lemak meru!akan !roses yang terjadi di mitokondria di mana terjadi !ada atom karbon beta sehingga disebut beta oksidasi. etia! kali oksidasi menghasilkan asetil BoA, NA7% dan AA7%$. &. .roses ketogenesis meru!akan !roses !embentukan badan2badan keton di man !roses ini terjadi akibat !emechan lemak dan karbohidrat tidak seimbang..roses ketogenesis sering terjadi !ada keadaan kela!aran dan 7M yang tak terkontrol. 6. Asetoasetat meru!akan salah satu bahan bakar dalam jaringan. L. .roses sintesis asam lemak terjadi di luar mitokondria, dimana !roses ini terjadi memerlukan suatu NA7.% sebagai reduktor