Anda di halaman 1dari 2

Tugas Ujian Hakim

Definisi Bells Palsy Bells Palsy adalah kelumpuhan fasialis perifer akibat proses non supuratif, non neoplastik, non degenerative primer maupun sangat mungkin akibat edema jinak pada bagian nervus fasialis di foramen stilomastoideus atau sedikit proksimal dari foramen tersebut, yang mulainya akut dan dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Ugo Fisch scale Ugo Fisch scale bertujuan untuk pemeriksaan fungsi motorik dan mengevaluasi kemajuan motorik otot wajah pada penderita bells palsy. Penilaian dilakukan pada 5 posisi, yaitu saat istirahat, mengerutkan dahi, menutup mata, tersenyum, dan bersiul. Pada tersebut dinilai simetris atau tidaknya antara sisi sakit dengan sisi yang sehat.

Ada 4 penilaian dalam % untuk posisi tersebut antara lain : a) 0% (zero) b) 30 % (poor) : Asimetris Komplit, tidak ada gerakan volunter sama sekali. : Simetris ringan, kesembuhan cenderung ke asimetris, ada gerakan volunter. c) 70 % (fair) d) 100 % (normal) : Simetris sedang, kesembuhan cenderung normal. : Simetris komplit (normal).

Angka prosentase masing-masing posisi harus dirubah menjadi score dengan kriteria sebagai berikut : 1) Saat istirahat : 20 point

2) Mengerutkan dahi : 10 point 3) Menutup mata 4) Tersenyum 5) Bersiul : 30 point : 30 point : 10 point

Pada keadaan normal untuk jumlah kelima posisi wajah adalah 100 point. Hasil penilaian itu diperoleh dari penilaian angka prosentase dikalikan dengan masingmasing point. Nilai akhirnya adalah jumlah dari 5 aspek penilaian tersebut.

Medikamentosa - Kortikosteroid seperti Prednisone. Prednison pada dewasa dimulai dengan dosis 60 mg/hari selama 5 hari dan diturunkan menjadi 40 mg/hari selama 5 hari berikutnya. (total pemberian prednison 10 hari). - Antiviral seperti Acyclovir. Dosis Acyclovir diberikan 400 mg 5 kali sehari selama 10 hari. - Vit B12 tab 2 x 1