Anda di halaman 1dari 31

Keratitis Pungtata Superfisialis

Oleh: Nurlestari 07.06.0013

PENDAHULUAN
Keratitis adalah infeksi pada kornea yang ditandai dengan timbulnya infiltrat pada lapisan kornea. Di negara-negara berkembang insiden keratititis berkisar antara 5,9-20,7 per 100.000 orang tiap tahun. Gonzales et al, Melaporkan bahwa insidensi keratitis di selatan India 11,3 per 10.000 penduduk Insiden keratitis di Indonesia pada tahun 1993 adalah 5,3% per 100.000 penduduk.

ANAMNESIS

Identitas Pasien
: Tn. S : 32 tahun : Laki-laki : Islam : Kekeriq, Kec. Gunung Sari, LOBAR Pekerjaan : Petani Suku : Sasak Tanggal pemeriksaan : Jumat, 26 Juli 2013 Nama Umur Jenis Kelamin Agama Alamat

Keluhan Utama: Mata sebelah kiri terasa mengganjal seperti berpasir

Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang ke poli mata RSUP NTB dengan keluhan mata sebelah kiri terasa mengganjal seperti berpasir sejak 1 bulan yang lalu, Hal ini dirasakan semakin lama semakin memberat dan terasa sangat memberat 2 minggu ini. Awalnya pasien mengaku seperti kemasukan bulir padi pada saat bekerja di sawah

1 minggu kemudian atau 3 minggu yang lalu, pasien mengeluh matanya sering berair, terasa perih, dan merah pada mata kirinya. Selain itu, pasien mengeluh jika melihat cahaya terasa silau pada mata kirinya. Pasien juga mengeluh kadang-kadang terasa sedikit nyeri seperti ada benda yang menusuk-nusuk pada mata kirinya Pasien juga mengeluh pandangan pasien terasa sedikit kabur jika melihat jauh pada mata kirinya, hal ini dirasakan tiba-tiba dan disadari sejak 2 minggu yang lalu.

Semua keluhan tersebut tidak dikeluhkan pada mata sebelah kanan pasien

Keluhan gatal-gatal, keluar kotoran, melihat bayangan hitam dan berawan, seperti kilatan cahaya pada kedua mata disangkal oleh pasien. Pasien mengaku 1 minggu yang lalu, pernah menggunakan obat tetes mata (Insto) dan salep mata (Tidak diketahui namanya) selama 3 hari, keluhan mata merahnya berkurang. namun keluhan lain tidak berkurang dan terasa semakin memberat.

Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat sakit mata (-), riwayat operasi mata (-), Riwayat trauma (-), riwayat DM (-), riwayat HT (-) Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada keluarga pasien maupun tetangga pasien yang mengalami keluhan yang sama. Riwayat Alergi Riwayat alergi makanan (-) dan alergi obatobatan (-), cuaca dingin debu dan lainya disangkal oleh pasien. Riwayat Pengobatan Pasien mengaku 1 minggu yang lalu, pernah menggunakan obat tetes mata (Insto) dan s alep mata (Tidak diketahui namanya) yang diberikan oleh temannya selama 3 hari

Mata kiri terasa mengganjal seperti berpasir

Keluhan Mata kiri terasa mengganjal seperti berpasir, mata merah, berair, silau dan penglihatan menurun
berobat ke poli mata
2 minggu yang lalu 1 minggu yang lalu 26/7

Riwayat : Seperti kemasukan bulir padi saat sedang bekerja di sawah

1 bulan yang lalu

3 minggu yang lalu

OS :
Mata kiri terasa mengganjal seperti berpasir ,matanya sering berair, terasa perih, dan merah , jika melihat cahaya terasa silau dan nyeri. Gatal (-), keluar kotoran (-)

TIMEFR

OS : Pandangan sedikit kabur matanya sering berair, terasa perih, dan merah , jika melihat cahaya terasa silau dan nyeri. Berpasir (+), semakin membearat,

Pasien menggunakan obat tetes mata (insto) dan salep mata. Mata merah berkurang, namun keluhan lain tidak berkurang dan semakin terasa berat

PEMERIKSAAN FISIK

Status Generalis Keadaan Umum : Baik Kesadaran/GCS : Compos mentis / E4V5M6 Pemeriksaan Tanda Vital Tekanan Darah : 130/80 mmHg Nadi : 86 kali/menit reguler kuat angkat Frekuensi Napas : 18 kali/menit Suhu : 36, 7 O C

No 1. 2.

Pemeriksaan Visus naturalis Posisi Bola Mata

Mata Kanan 6/6 sc

Mata Kiri 6/15 sc

Hirschberg test
Cover uncover test 3. Gerakan bola mata

Ortoforia
Ortotropia Baik arah ke

Ortoforia
Ortotropia segala Baik arah (+) (-) (+) (-) (-) (-) (-) (-) + 7 mm ke segala

4.

Palpebra Superior

Edema Hiperemi Pseudoptosis Entropion Blefarospasme

(-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) + 10 mm

5.

Palpebra Inferior

Edema Hiperemi Entropion

6.

Fissura palpebra

Konjungtiva Palpebra Superior

Hiperemi Folikel Papil raksasa

(-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)

(+) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (+) (-) (-)

Konjungtiva Palpebra Inferior

Hiperemi Papil raksasa Folikel

Konjungtiva Bulbi

Injeksi Konjungtiva Injeksi Siliar Massa Edema

Subconjunctival
bleeding Kornea Bentuk Kejernihan

(-)

(-)

Cembung Jernih

Cembung Sedikit keruh

Permukaan
Arcus Sennilis Infiltrat Edema

Licin
(+) (-) (-)

Licin
(+) (+) (+)

Bilik Depan

Mata Kedalaman Hifema Hipopion

Kesan dalam (-) (-) Coklat Bulat dan reguler

Kesan dalam (-) (-) Coklat Bulat dan regular

Iris

Warna Bentuk

Sinekia
Pupil Bentuk Refleks cahaya langsung Refleks cahaya tidak langsung Lensa Kejernihan

(-)
Bulat (+) (+) Jernih

(-)
Bulat (+) (+) Jernih

Iris Shadow
TIO Palpasi

(-)
Kesan normal -

(-)
Kesan normal Flurescein (+) Bintik-bintik hijau

Slit lamp dengan flurescein

di tengah kornea
Funduskopi Refleks fundus (+) (+)

OD

OS

Infilrat (+), injeksi silliar (+)

Gambar inspeksi bagian luar mata dan segmen anterior

Gambar : Tampak edema palpebra superior, injeksi sillier (+), injeksi konjungtiva (-) pada OS

OD

OS

Palpebra superior edema (-), injeksi konjungtiva (-), injeksi silliar (-), edema kornea (-)

Palpebra superior edema (+), injeksi konjungtiva (-), injeksi silliar (+), edema kornea (+)

SUBJECTIVE

IDENTIFIKASI MASALAH

Mata sebelah kiri terasa mengganjal seperti berpasir sejak 1 bulan yang lalu, Hal ini dirasakan semakin lama semakin memberat. Awalnya seperti kemasukan bulir padi pada saat bekerja di sawah, kemudian pasien menggosok-gosok matanya karena terasa kelilipan. 1 minggu kemudian sampai sekarang, pasien mengeluh matanya sering berair, terasa perih, dan merah pada mata kirinya. Pasien juga mengeluh kadang-kadang terasa sedikit nyeri seperti ada benda yang menusuk-nusuk pada mata kirinya. Jika melihat cahaya terasa silau pada mata kirinya. Pasien juga mengeluh pandangan pasien terasa sedikit kabur jika melihat jauh pada mata kirinya, hal ini dirasakan tiba-tiba dan disadari sejak 2 minggu yang lalu.

OBJECTIVE Visus : OD : 6/6, OS : 6/15 Palpebra Superior : OS : Edema (+), Pseudoptosis (+) Fissura palpebra : OD : + 10 mm OS : + 7 mm Konjungtiva Palpebra Superior : OS : Hiperemi (+) Konjungtiva Bulbi : Injeksi Konjungtiva (+), Injeksi Siliar (+) Kornea OD: Jernih, Arcus Sennilis (+) OS : Sedikit keruh, Arcus Sennilis (+), Infiltrat (+), edema (+) Slit lamp dengan flurescein OS : Flurescein (+), Bintik-bintik hijau di tengah kornea

Anallisis kasus
Dari anamnesis didapatkan keluhan: -Mata mengganjal Mata merah -Merah Visus turun -Berair -Penglihatan buram

Keratitis

Uveitis

Glaucoma

-tidak ada sekret

-mata sakit -sakit kepala hebat

Diagnosis Banding
No. 1. 2. Gejala Subyektif Injeksi silier Injeksi konjungtiva Keratitis +++ ++ + ++

Glaukoma
akut ++ ++

Uveitis

3.
4. 5. 6. 7.

Kekeruhan kornea
Kelainan pupil Kedalaman COA Tekanan Intra Okuler Sekret

+/++

+++

Miosis ireguler Normal Rendah -

Normal/miosis Midriasis N N +/Dangkal Tinggi -

Dari pemeriksaan didapatkan: -mata merah -visus turun -TIO normal -sekret serous -injeksi silier -flouresin + -COA jernih -pupil normal

KERATITIS

Lokasi kornea : superfisial Bentuk lesi : bintik-bintik kecil

KERATITIS PUNGTATA SUPERFISIALIS

Keratitis Bakteri

klasifikasi

Keratitis Jamur

Keratitis Virus
Keratitis Infeksi Herpes Zoster Penyebab Keratitis Herpetik Keratitis Infeksi Herpes Simplek : Keratokonjungt ivitis Keratokonjungt ivitis epidemi Tukak atau ulkus fliktenular Keratitis fasikularis Keratokonjungt ivitis vernal Keratitis Dendritik Keratitis Disiformis

Keratitis Alergi

Keratitis Pungtata (Keratitis Pungtata Superfisial dan Keratitis Pungtata Subepitel)

Lapisan yg terkena

Keratitis Marginal

Keratitis Interstisial

Keratitis Pungtata Superfisial

Keratitis Marginal

Keratitis Interstisial

PATOFISIOLOGI KERATITIS
Kornea (Avasculer) Stroma Kornea Macrofag Injeksi Infiltrasi : Sel Leukosit Sel PMN Sel Plasma

Peradangan

Sikatriks

Infiltrat

KERATITIS
INFEKSI BAKTERI,JAMUR,VIRUS

PENGGUNAAN LENSA KONTAK

Peradangan pada kornea

KURANGNYA PRODUKSI AIR MATA

REAKSI KONJUNGTIVITIS MENAHUN

KERACUNAN OBATOBATAN

Pemeriksaan dengan tes fluoresin

ASSESSMENT
Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik, tanda dan gejala yang terdapat pada pasien mengarahkan pada Keratitis Punctata Superfisisalis Okuli Sinistra

PLANNING
Usulan Pemeriksaan Lanjutan Pemeriksaan mikroskop secret pewarnaan gram Tatalaksana Tatalaksana Medis : Pemberian antibiotik, air mata buatan, dan sikloplegik (Tropin). KIE : Menggunakan pelindung mata (kaca mata hitam) untuk melindungi dari exposure dari luar seperti debu dan sinar ultraviolet

Terimakasih