Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN KIMIA ANORGANIK I

OLEH : NAMA : STAMBUK : PROGRAM STUDI : KELOMPOK : EKA SAFUTRA F1C1 10 069 KIMIA IV (EMPAT)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2011

GARAM MOHR

A.

TUJUAN Adapun tujuan yang akan dicapai pada percobaan ini adalah untuk mengetahui

teknik dan cara pembuatan garam rangkap dan garam Mohr.

B.

LANDASAN TEORI Besi adalah logam yang menempati urutan ke dua dari logam-logam yang

terdapat di kerak bumi. Logam ini cukup reaktif sehingga terdapat sebagai senyawa dengan unsur lain di alam. Ada dua jenis biji besi terpenting dengan unsur terdiri dari oksidanya yaitu hematit Fe2
!

dan magnetik Fe!

"

Besi #$$% tidak mempunyai efek dan harus direduksi dulu menjadi keadaan bi&alen hidroksilamin hidroksida' jika reagensi dipakai untuk menguji besi. (eagansia terdiri dari larutan )'* + o-fenantrolin dalam air. ,alah satu jenis reaksi kimia yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan titrimetri melibatkan pembentukan suatu kompleks atau ion kompleks yang dapat larut tetapi sedikit terdisosiasi #-nderwood' *./" 0 */1%. 2aram-garam besi #$$%atau ferro diturunkan dari besi #$$%oksida' Fe dalam

larutan' garam-garam mengandung kation Fe23 dan berwarna sedikit hijau. $on-ion gabungan dan kompleks-kompleks sempit yang berwarna tua adalah juga umum. $onion besi #$$% dapat mudah dioksidasikan menjadi besi #$$$%' maka merupakan sel

pereduksi yang kuat' semakin kurang asam larutan itu' semakin nyatalah efek ini' dalam suasana netral atau basa bahkan oksigen dari atmosfer akan mengoksidasikan ion besi #$$%. Maka larutan besi #$$%harus sedikit asam bila ingin disimpan untuk waktu yang agak lama #,etiono' *./4 0 245%. 2aram rangkap adalah garam yang dalam kisi kristalnya mengandung dua kation yang berbeda dengan proporsi tertentu. 2aram rangkap biasanya lebih mudah membentuk kristal besar dibandingkan dengan garam-garam tunggal penyusunnya. 6ontoh kristal garam rangkap adalah garam Mohr. 7ombinasi antara ammonium besi #$$% sulfat' ammonium cobalt #$$% sulfat dan ammonium nikel sulfat.

7etiga garam diatas memiliki ion ammonium dan sulfat' tapi dengan atom pusat yang berbeda. 2aram kompleks merupakan kebalikan dari garam rangkap' di mana terbentuk kombinasi dari beberapa garam yang memiliki atom pusat yang sama namun dengan sisa ion yang berbeda. Misalnya ammonium besi #$$% sulfat dan kalium besi #$$% nitrat #www.,outheast Asia 8te.com% 2aram kristal stabil dari ion-ion 9:" tetrahedral kebanyakan larut dala air. 2aram amonium umumnya mirip dengan garam 7alium dan (ubidium dalam hal hal kelarutan dan sruktur karena ketiga ion tersebut jari-jarinya sebanding ; *'"/ oA' (b; *'"/oA. 2aram dari asam kuatnya terionisasi seluruhnya' dan kelarutannya sedikit 9:"3 3 :2 9:! 3 :!
3

Banyak garam amonium menguap dengan disosiasi sekitar !)) o6. 2aram yang mengandung anion pengoksidasi dapat berdekomposisi bila mana dipanaskan dengan oksidasi amonium menjadi 92 atau 92 atau keduanya #6otton' *./. 0 !21-!25%. Besi membentuk dua deret garam yang penting. 2aram-garam besi #$$% atau ferro diturunkan dari besi #$$% oksida' Fe . <alam larutan' garam-garam ini mengandung kation Fe!3 dan berwarna sedikit hijau. $on-ion gabungan dan komplekskompleks yang berwarna tua adalah juga umum. $on besi #$$% dapat mudah dioksidasikan menjadi besi #$$%' maka merupakan =at pereaksi yang kuat. ,emakin kurang asam larutan itu' semakin nyatalah efek ini> dalam suasana netral atau basa bahkan oksidasi dari atmosfir akan mengoksidasikan ion besi #$$%. Maka larutan besi #$$% harus sedikit asam bila ingin disimpan untuk waktu yang agak lama #?ogel' *./. 0 24/%. rang yang pertama berjaya memberikan asas kepada pemahaman struktur senyawa kompleks ialah Alferd @erner' seorang professor 7imia di Aurich yang telah memenangi hadiah nobel pada tahun. 8ada usia 21 tahun #*/.!% @arner telah manyatakan tiga postulat mengenai senyawa kompleks' yaitu 0 #i% Logam mempunyai dua jenis &alensi 0 a% ?alensi primer #yang sama dengan keadaan pengoksidaan% dan b% ?alensi sekunder #yang sama dengan nomor koordinatan% #ii% #iii% ,etiap unsure memenuhi keperluan dua &alensi ini ?alensi sekunder diarahkan kepada kedudukan tetap dalam ruang

Beberapa kompleks yang telah ditemui pada masa itu mempunyai nomor koordinat enam dan ini menimbulkan soalan bagaimanakah enam ligan ini dapat disusun pada ruang sekeliling atom pusat. #Baba dan thman' 2))4%

C.

ALAT DAN BAHAN *. Alat Adapun alat B alat yang digunakan pada percobaan ini adalah sebagai berikut 2elas kimia Batang pengaduk

2elas ukur 4) mL 6orong Cimbangan analitik Drlenmeyer 8ipet ?olume 8ipet ukur *) mL Filler :ot plate

2. Bahan Adapun bahan B bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah sebagai berikut 0 ,erbuk besi 2'4 g Amonia 24 mL Asam sulfat *) + 7ertas saring

D.

PROSEDUR KERJA

2'4 g ,erbuk besi - <itimbang - <ilarutkan dengan !5'4 mL :2, " *) + - <ipanaskan - <isaring

!5'4 mL :2,

"

*) +

- <itambahkan 24 mL ammonia <iuapkan sampai terbentuk larutan jenuh

(esidu

Filtrat - <itambah asam sulfat 2'4 mL - <ipanaskan secara perlahan - <iuapkan sampai terbentuk kristal pada permukaan larutan Larutan A Larutan B

- <icampurkan dalam keadaan panas - <idinginkan - <iamati pembentukan kristal 7ristal yang terbentuk <ipisahkan dari cairannya <ilarutkan kembali dengan aFuadest <itimbang garam Mohr <itentukan rendamennya

+ (endamen ; E. E. HASIL PENGAMATAN 2'4 g ,erbuk besi - <itimbang - <ilarutkan dengan !5'4 mL :2, " *) + - <ipanaskan - <isaring !5'4 mL :2, *) +

"

- <itambahkan 24 mL ammonia <iuapkan sampai terbentuk larutan jenuh

(esidu

Filtrat - <itambah asam sulfat 2'4 mL - <ipanaskan secara perlahan - <iuapkan sampai terbentuk kristal pada permukaan larutan Larutan A Larutan B

- <icampurkan dalam keadaan panas - <idinginkan - <iamati pembentukan kristal 7ristal yang terbentuk <ipisahkan dari cairannya <ilarutkan kembali dengan aFuadest <itimbang garam Mohr <itentukan rendamennya

+ (endamen ; E.

F.

PEMBAHASAN Besi adalah logam yang menempati urutan kedua dari logam-logam yang

terdapat di kerak bumi. Logam ini cukup reaktif sehingga terdapat sebagai senyawa dengan unsur lain di alam. ,alah satu senyawa Ferro yang sangat penting adalah garam besi #$$% sulfat yang juga populer dengan nama ferro sulfat. 2aram ini dikenal

dengan warna hijau &itriol dan mempunyai rumus molekul terhidrat Fe,

"

. garam ini

mengkristal dalam bentuk monoklin dan berisomorf dengan garam epson atau garam $nggris Mg,
"

5:2 .

7ristal garam Mohr jauh lebih stabil di udara daripada dalam bentuk larutannya karena sangat mudah mengalami oksidasi oleh oksigen di atmosfer. 2aram ini banyak digunakan pada bidang kimia analitik yaitu sebagai pereaksi untuk membaku larutan permanganat atau bikromat dalam analisis secara &olumetri. 2aram besi #$$% sulfat dapat bergabung dengan garam-garam sulfat dari garam alkali' membentuk suatu garam rangkap dengan rumus yang dapat digambarkan sebagai M2Fe#,
"

%1:2 ' dimana M merupakan simbol dari logam-logam seperti 7'

(b' 6s' atau 9:". (umus ini merupakan gabungan dua garam dengan anion yang sama atau identik yaitu M2,
"

Fe,

"

.1:2 .

8ada percobaan ini dilakukan pembuatan garam mohr. 2aram Mohr adalah suatu garam yang dibuat dengan cara mencampurkan dua buah garam yakni garam besi #$$% sulfat dengan garam amonium sulfat' Bahan utama yang dipakai dalam percobaan ini adalah besi #$$%. <igunakan ion besi karena besi merupakan =at pereduksi yang kuat' semakin kurang asam larutan akan semakin tahan bila disimpan pada waktu yang lama. 2aram besi #$$% diperoleh dengan cara melarutkan serbuk besi dalam sulfat encer. 7emudian larutan yang ada dipanaskan agar garam dapat terbentuk dengan cepat. 8enyaringan dilakukan ketika larutan masih dalam keadaan panas agar tidak terbentuk pengendapan pada saat disaring. ,etelah itu disaring' filtrat

hasil saringan ditambah asam sulfat. 8enambahan Asam sulfat dimaksudkan agar logam dapat berubah manjadi Fe!3 #<alam larutan' garam mengandung kation Fe23' sehingga dengan penambahan asam sulfat maka besi #$$% akan dapat dioksidasikan menjadi Fe!3% dalam suasana asam. 2aram-garam besi #$$$% pada umumnya lebih stabil dari pada garam besi #$$% sehingga harus dapat direaksikan dengan basa 9:" agar diperoleh Fe23. Larutan A yang terbentuk direaksikan dengan larutan B dalam keadaan panas. <alam pemanasan tersebut bertujuan agar garam rangkap atau garam mohr dapat terbentuk dengan cepat. ,ecara teoritis setelah dilakukan pendinginan' garam akan mengkristal dalam bentuk monoklin berwarna hijau muda. <an dari hasil perlakuan' seharusnya terbentuk suatu garam dengan berat tertentu' kemudian dapat ditentukan rendamennya. 9amun' pada percobaan kali ini pembentukan garam tersebut gagal karena dalam mereaksikan garam besi #$$% sulfat dengan garam amonium sulfat tidak begitu maksimal' utamanya ketika proses pendinginan saat proses pembentukan kristal berlangsung. 2aram rangkap yang terbentuk mempunyai rumus umum #9: "%2 , -ntuk lebih jelasnya dapat dilihat pada reaksi dibawah ini 0 o Fe 3 :2,
" "

Fe,

"

3 :3 G Fe,
"

"

3:2
"

o 9:" : 3 :2, o Fe, G.


"

G #9:"%2 ,
"

3 :2 H
"

3 #9:"%2,

G #9:"%2 ,

Fe,

"I777L

KESIMPULAN

Adapun kesimpulan yang diperoleh dari percobaan ini adalah pembuatan garam rangkap dan garam Mohr dilakukan dengan mereaksikan garam besi #$$% sulfat dengan garam amonium sulfat yang didahului penambahan larutan asam sulfat *) + pada gram besi #$$% sulfat dengan perbandingan &olume tertentu.

DAFTAR PUSTAKA

Baba' $brahim dan thman' Abdul :amid. 2))4. Kimia Koordinatan' <iakses tanggal 2" ,eptemeber 2))/ 6otton' @ilkinson' *..". Kimia Anorganik Dasar I. -ni&ersitas $ndonesia. Iakarta. ,etiono' L. *./4. Analisis kuantitatif.8C 7alman Media 8ustaka. Iakarta. -nderwood' *./". Analisa Kimia Kuantitatif. Drlangga. Iakarta ?ogel' *..4' Analisis Anorganik Kualitatif Makro Dan Semi Mikro. 8C 7alman Media 8ustaka. Iakarta. www.,outheast Asia 8te.com' diakses tanggal 1 ktober 2))/.

<ik 0 Berat Fe Mr Fe KLM :2, BI 54 mL :2,


" "

;4g ; 41 gJmol 8ekat ; ./ + ; *'/ gJdm! *) + ; 54 ml L *)J*)) ; 5'4 mL

<it 0 + (endamennya N 8eny 0 g mol Fe ; Mr *) L ./ L *'/ K:2, "M ; ./ gJmol mol :2,
"

4g ; 41 gJmol ; */ M ; )')/. mol

; 5'4.*)-! L L */ molJL

; )'*!4 mol mol 9:" : ; 24.*)-! L L *! molJL ; )'!24 mol - 8ereaksi pembatas untuk reaksi * yaitu Fe 7oefisien Fe ; 7oefisien Fe, mol Fe ; mol Fe,
" "

; )')/. mol
"

- 8ereaksi pembatas untuk reaksi 2 yaitu :2, 7oefisien :2, mol :2,
" "

; 7oefisien #9:"%2,
"

"

; mol #9:"%2,

; )'*! mol
"

- 8ereaksi pembatas untuk reaksi ! yaitu Fe,

7oefisien Fe, mol Fe,


"

"

; 7oefisien #9:"%2 ,
"

"

Fe,

"

; mol #9:"%2 ,
"

Fe,

"

; )')/. mol

Berat #9:"%2 , Berat teori Berat praktek

Fe,

"

; )')/. mol L 2/" gJmol ; 24'251 g ; "'24 g

Berat eksperimen + rendamen ; ; *)) + Berat teori "'24 gram ; L *)) + 24'251 gram ; *1'/* +

Anda mungkin juga menyukai