Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I PEMBUATAN KALIUM IODAT

OLEH : NAMA : STAMBUK : PROGRAM STUDI : KELOMPOK : EKA SAFUTRA F1C1 10 069 KIMIA IV (EMPAT)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2011

PEMBUATAN KALIUM IODAT

A. TUJUAN Tujuan yang akan dicapai pada percobaan ini adalah Untuk memberikan gambaran proses pembuatan kalium iodat.

B. LANDASAN T !"# $alium adalah logam putih perak lunak% logam ini melebur pada suhu &'%(o) .#a tetap tak berubah di dalam udara kering% tetapi dengan cepat teroksidasi dalam udara lembab menjadi tertutup dengan suatu lapisan biru. Logam ini menguraikan dengan dahsyat% sambil melepaskan hydrogen dan terbakar dengan nyala lembayung. $alium biasanya disimpan dalam pelarut na*ta. +aram,garam kalium mengandung kation mono-alen $.. +aram,garam ini biasanmya larut dan membentuk larutan yang tak ber/arna% kecuali bila ionnya ber/arna01ogel% 23345'678. #od adalah padatan hitam dengan sedikit kelap logam. 9ada tekanan atmos*er ia menyublim tanpa molekul. #a segera melarut dalam pelarut non polar. #od terdapat sebagai iodat dalam air laut dan sebagai iodat dalam garam chili.#on iodat yang pirimidal terutama sekali dijumpai pada garam logam alkali. #odat dapat diendapkan dengan menggunakan :N!' 0)otton dan ;ilkinson% 237354728. Bila suatu kristal sangat larut dalam suatu pelarutan sangat tidak larut dalam pelarut lain maka akan memberikan rekristalisasi yang memuaskan. "eksristalisasi

dengan pelarut campuran terjadi dekat titik didih campuran. Senya/a dilarutkan dalam pelarut yang sangat melarutkan% dalam keadaan panas dimana <at hanya sedikit larut% ditambahkan terus menerus hingga kejenuhan terjadi. $ejenuhan dihilangkan dengan penambahan sedikit pelarut dan campuran dibiarkan dingin pada temperatur kamar. $ristal akan terpisah setelah *iltrat didinginkan. 9ada rekristalisasi% pengotor ini bisa larut dalam pelarut mendidih dan sebagian diserap oleh kristal dan sebagian yang lain memisah pada pendinginan0An/ar% 23345768. Di bidang teknik kimia seringkali bahan padat harus dipisahkan dari larutan atau lelehan% tanpa mengikat kotoran,kotoran yang terkandung dalam *asa cair tersebut. Seringkali juga bahan padat kristalin yang mengandung pengotor harus dibersihkan atau harus dihasilkan bentuk,bentuk kristal tertentu% untuk maksud tersebut proses kristalisasi dapat digunakan. $ristal adalah bahan padat dengan susunan atom atau molekul yang teratur. =ang dimaksud kristalisasi adalah pemisahan bahan padat berbentuk kristal dari suatu larutan atau lelehan. :asil kristalisasi dari lelehan sering harus didinginkan lagi atau dikecilkan ukurannya 0Bernaseoni% 233(8. +aram yang didalamnya terkandung senya/a $alium #odat 0+aram Beryodium8 merupakan salah satu nutrisi penting yang harus dikonsumsi secara teratur oleh manusia. Jumlah garam yang harus dikonsumsi per hari untuk setiap orang kurang lebih adalah 3 gram. Untuk masyarakat di negara berkembang seperti #ndonesia% selain untuk memenuhi nutrisi tubuh konsumsi garam ditujukan juga untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan yodium.

+aram beryodium adalah garam konsumsi yang mengandung komponen utama Natrium )hlorida 0Na)l8 minimal 34%>?% air maksimal (? dan $alium #odat 0$#!'8 sebanyak '6,76 ppm 0mg@kg8 serta senya/a,senya/a lain. 9enyebaran garam beryodium pada masyarakat saat ini merupakan upaya pemerintah yang paling e*ekti* dalam rangka penanggulangan masalah +A$= 0+angguan Akibat $ekurangan =odium8. +aram merupakan salah satu bumbu masak yang hampir setiap makanan atau masakan membutuhkannya% sehingga dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat 0///.in*ogaram.com8. Senya/a kalium iodat 0$#!'8 salah satu senya/a bentuk halogen yang dapat teroksidasi menjadiperiodat atau dapat juga teroksidasi menjadi iodat. Si*at lain dari senya/a iodat 0$#!'8 adalah apat diendapkan dengan :N!' pekat 0konsentrasi & A8 9roses oksidasi 5 4$#!' 9roses reduksi 5 $#!' 0A<is% B6675>8. $# . '$#!4 $#!B . C !B

). ALAT DAN BA:AN 2. Alat,alat yang digunakan% yaitu5 , , , , , , , , , , , Labu alas bulat 266 mL +elas kimia (6 mL +elas ukur B( mL :ot plate lectromantel 9ipet ukur 26 mL Diller Timbangan analitik )orong $ertas saring Batang pengaduk

B. Bahan,bahan yang digunakan% yaitu5 , , , , , $alium klorat 0$)l!'8 #odium :N!' pekat $!: 26 ? AEuadest

D. 9"!S DU" $ "JA & g $)l!' Dimasukkan kedalam labu alas bulat yang telah diisi 2& mL air hangat Ditambahkan > gram #odium dan 6%B mL :N!' pekat Dipindahkan ke dalam lemari asam Dipanaskan perlahan,lahan Larutan yang telah dipanaskan Ditambah 6%B g #odium Dididihkan Diuapkan lalu didinginkan kembali Dipisahkan dari larutannya $ristal Dilarutkan dalam '6 mL air panas Ditambah $!: 26 ? Didinginkan kembali dan dibiarkan terbentuk kristal Disaring

"esidu

$ristal Dikeringkan Ditimbang 3%6&2> g , Dihitung rendamennya 3'%2476 ?

. :AS#L 9 N+AAATAN 2. "eaksi B$)l!' . #B B. 9erhitungan a. Berat teoritis Diketahui 5 Berat $)l!' F & g Ar $)l!' Berat #B Ar #B Ar $#!' "eaksi 5 B$)l!'
Mol KClO' =

B$#!' . )lB

F 2BB%( g@mol F>g F B('%7 g@mol F B2'%3 g@mol B$#!' . )lB

. #B

&g = 6%647 mol 2BB%( g

Mol I B

>g B('%7 g

= 6%6B> mol

B mol $)l!'

mol $#!'

Berat $#!' F mol $#!' G Ar $#!' F 6%647 mol G B2'%3 g@mol F 26%B&>B g Jadi% berat teoritis $N!' F 26%B&>B g

b. ? rendamen Diketahui 5 Berat kristal $#!' . kertas saring F 26%B' g Berat kertas saring kosong F 2%2&7' g

Berat $#!'F 0Berat $#!' . kertas saring8 H 0Berat kertas saring kosong8 F (%B' g , 2%2&7' g F 3%6&2> g Jadi berat eksperimen $#!' F 3%(&'> g ? "endamen F F 26%B&>B x 266 ? F 3'%2476 ?
3%(&'> g

D. 9 ABA:ASAN Senya/a garam dapat diperoleh dalam berbagai bentuk% diantaranya dalam bentuk garam hidrat% garam anhidrat% garam kompleks dan garam rangkap. 9embagian jenis,jenis garam tersebut bergantung pada reaktan,reaktan yang digunakan untuk direaksikan agar dapat menghasilkan senya/a garam tersebut. Selain itu dapat pula berdasarkan si*at senya/a garam yang terbentuk. Aisalnya% garam hidrat terbentuk dari senya/a,senya/a kimia yang dapat mengikat molekul, molekul air pada suhu kamar. +aram hidrat dan garam anhidrat dikelompokkan berdasarkan kemampuannya mengikat air. Dalam percobaan ini kali ini% diamati proses pembuatan garam hidrat $#! '. +aram $#!' ini termasuk garam hidrat karena tidak memiliki si*at hidroskopis sehingga tidak menyerap uap air maupun senya/a atau unsur lain diudara apabila dibiarkan di udara terbuka% dan beratnya tidak akan mengalami perubahan. $elarutan iodat logam,logam alkali dari klorat dan bromat kurang larut. +aram $#!' dapat dibuat dengan mancampurkan $#!' dengan #B% garam ini berupa padatan putih berbentuk rhombik% reaksinya dapa dituliskan sebagai berikut5 B$)l!' . #B B$#!' . )lB

Dari reaksi diatas menunjukan bah/a $#!' yang tebentuk dapat kembali mengion dalam larutan menghasilkan #,% $. dan ion,ion penyusun lainnya membentuk reaktannya kembali. :al ini dikarenakan kelarutan dan derajat ionisasi $#!' yang cukup besar.

$alium iodat dapat dibuat dengan melarutkan kalium klorat menggunakan air hangat. :al ini karena kalium klorat sukar larut dalam air hangat% sehingga setidaknya dapat melarutkan sedikit demi , sedikit kalium klorat tersebut% kemudian dilakukan penambahan iodium dan asam nitrat pekat. 9enambahan iodium tersebut bertujuan agar diperoleh iodat sedangkan untuk penambahan asam nitrat pekat bertujuan untuk membentuk endapan. Dalam pencampuran tersebut terbentuk /arna orange. Untuk melarutkan padatan $)l!'% digunakan air panas karena kelarutkan garam ini yang sangat kecil dalam air yaitu && g@L 27 6 ). Salah satu si*at dari garam $#!' adalah dapat mengendap dalam :N!' pekat% sehingga untuk dapat memisahkan kristal $#!' yang sudah terbentuk dari larutannya diperlukan penambahan :N!' pekat% agar setiap tahap dalam pembantukan $#!' berlangsung lebih cepat maka dilakukan pemanasan pada suhu yang cukup tinggi. 9ada saat larutan mulai mendingin% dilakukan pemanasan kembali pada penambahan iodium sampai larutan mendidih. 9enambahan iodium bertujuan untuk membuang kelebihan iodium dan klorat dalam larutan. $emudian larutan diuapkan sampai membentuk krital. !leh karena kristal yang diperoleh ini masih mengandung impurities maka perlu dilakukan rekristalisasi. 9emanasan dihentikan bila reaksi mulai berlangsung% tetapi dipanaskan kembali bila reaksi mulai mereda. "ekristalisasi adalah metode pemurnian suatu senya/a untuk memisahkannya dari berbagai senya/a lain yang tidak diinginkan dalam hal ini <at pengotor yang mungkin ada dalam kristal% dengan menggunakan suatu pelarut tertentu. AEuades digunakan sebagai pelarut dalam proses rekristalisasi

karena selain si*atnya yang uni-ersal% juga tidak beresiko akan bereaksi dengan kristal garam seperti pelarut organik@anorganik lain. $emudian dilakukan penambahan $!: 26 ? yang bertujuan untuk menetralkan garam $#!' dari garam, garam asam yang mungkin terbentuk. Untuk memisahkan kristal dari larutannya% dilakukan dengan penyaringan dengan menggunakan kertas saring dan corong Buchner agar tidak memakan /aktu yang lama. Bentuk kristal juga penting% struktur yang sederhana seperti kubus% octahedron atau jarum,jarum sangat menguntungkan karena mudah dicuci setelah disaring. $ristal dengan struktur yang lebih kompleks yang berlekuk dan berlubang,lubang akan menahan cairan induk bahkan setelah dicuci dengan reagen tertentu. Dengan endapan yang terdiri dari kristal,kristal yang demikian% pemisahan kuanatitati* lebih sukar dilakukan. $ristal yang diperoleh dari percobaan ini kemudian dikeringkan di udara bebas sehingga dapat ditimbang beratnya dan ditentukan ? rendamennya% ? rendamen dapat dihitung dengan menggunakan rumus 5 ? "endamen F

Dari hasil percobaan diperoleh kristal $#!' sebesar 3%6&2> gram dengan rendamen sebesar 3'%2476 ?.

+. $ S#A9ULAN Dari hasil percobaan% maka dapat ditarik kesimpulan bah/a garam $#! ' dapat dibuat dengan cara mereaksikan garam $)#!' dan #B dalam suasana asam melalui penambahan :N!' pekat untuk mengendapkan garam $#!' yang terbentuk. Untuk memudahkan proses kristalisasi maka larutan dipanaskan pada suhu yang cukup tinggi. Agar diperoleh kristal $#!' yang murni akan dilakukan rekristalisasi dengan aEuades sebagai pelarut. 9ada percobaan ini% kalium iodat dapat dibuat dengan mereaksikan kalium klorat dengan iodium. Berat kalium iodat yang diperoleh pada percobaan ini adalah 3%6&2> gram dengan rendamen 3'%2476 ?.

DADTA" 9USTA$A An/ar% )hairil% 2334. Pengantar Praktikum Kimia Organik. U+A. =ogyakarta. Bernaseoni%+.% 233(. Teknologi Kimia. 9T 9adya 9ranita. Jakarta. A<is% Thamrin% B667. Penuntun Praktikum Kimia Anorganik. Unhalu. $endari. )otton% ;ilkinson% 2334. Kimia Anorganik Dasar I. Uni-ersitas #ndonesia. Jakarta. 1ogel% 233(% Analisis Anorganik Kualitatif Makro Dan Semi Mikro. 9T $alman Aedia 9ustaka. Jakarta. ///.in*ogaram.com% diakses tanggal B> !ktober B667.

LA9!"AN 9"A$T#$UA $#A#A AN!"+AN#$ # 9 ")!BAAN ### 9 ABUATAN $AL#UA #!DAT

D#SUSUN !L : 5 NAAA N#A 5 AND# N!!" $:!L#D:A S. 5 D2)2 6& 667

$ L!A9!$ 5 1 0 L#AA 8 AS#ST N 5 ;D. S#TT# IUBA#DA:

JU"USAN $#A#A DA$ULTAS AAT AAT#$A DAN #LAU 9 N+ TA:UAN ALAA UN#1 "S#TAS :ALU!L ! $ NDA"# B667