Anda di halaman 1dari 44

BAB I PENDAHULUAN Obat-obat penguat (Roboransia atau Tonika) mencakup beraneka ragam zat, dari zat-zat penyegar seperti

kofein dan alkohol, sampai zatzat yang bersifat racun kuat seperti strichnin. Begitu pula semua enis ekstrak hati, !itamin-!itamin terutama (B-"ompleks), kinin, kalsium, besi, gliserofosfat, aspartat, ginseng, dan ba#ang putih. Banyak dari zat-zat tersebut secara ilmiah tidak terbukti manfaatnya terhadap lelah, dan sering kali penggunaannya irasional dan tidak dapat dibenarkan. $itamin dan mineral sangat penting di dalam fisiologi manusia, peredaran darah dan sistem limfatik menghubungkan semua sistem tubuh. %ir, !itamin, dan mineral, serta nutrisi lainnya meresap dalam dinding kapiler sambil membersihkan dan memberikan makanan pada sel-

sel yang ada. &ineral ionik yang mudah larut akan melahirkan tekanan osmotik dan elektromagnetik yang memudahkan berbagai nutrisi saling bertukar melalui kapiler dan dinding sel. &ineral ini disebut sebagai elektrolit, yaitu mineral larut yang memiliki ion positif dan

negatif, mengatur tekanan dan akti!itas elektrik di antara selsel, zat-zat cair di luar sel,pembuluh-pembuluh kapiler dan u ungu ung saraf serta otak. $itamin merupakan senya#a organik yang penting bagi kehidupan, aktif secara fisiologik yang di dalam tubuh manusia tidak dibentuk, atau dibentuk sangat sedikit dengan bantuan faktor luar tertentu ( misalnya
1

kekurangan sinar '$). $itamin dengan komposisi beraneka ragam, yang dalam umlah kecil dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk memelihara fungsi metabolisme normal. $itamin bukan merupakan (bahan bakar) atau bahan untuk membangun tubuh. "ebutuhannya berkisar dari beberapa microgram, misalnya !itamin B*+, sampai ratusan mg (!itamin , dan -). Tubuh manusia memiliki persediaan tertentu yang tergantung dari enisnya adalah cukup untuk kebutuhan beberapa minggu sampai beberapa tahun. .e ak dahulu dikenal gangguan akibat defisiensi !itamin dengan menimbulkan ge ala khas, seperti buta malam ($itamin %), beri-beri (!itamin B), radang lidah dan bibir (!itamin B +), /elagra (!itamin B0), .korbut ( !itamin , ), dan penyakit inggris Rakitis (!itamin 1). 1alam kasus di atas, pemberian !itamin bersangkutan dalam dosis yang 2-*3 kali lipat kebutuhan normal berdaya menghilangkan ge ala defisiensi secara cepat dan efektif. &ineral merupakan senya#a anorganik yang merupakan bagian penting dari enzim, mengatur berbagai fungsi fisiologis, dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan aringan termasuk tulang. &ineral berasal dari dalam tanah. Tanaman yang ditanam di atas tanah akan menyerap mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kemudian disimpan di dalam akar, batang, daun, bunga dan buah. Terdapat sekitar *4 macam mineral dalam tubuh. 1ari umlah tersebut hanya sekitar *5 yang esensial untuk kehidupan dan kesehatan. 6umlah mineral tersebut dapat berubah sesuai hasil penemuan baru. &ineral di dalam tubuh manusia terdiri dari kalsium, khlor, yodium, besi,
2

magnesium, phosphor, kalium, flour, mangan, nikel, selenium, silicon dan seng. &ineral digolongkan dalam makro mineral dan mikro mineral. &ineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh lebih dari *33 mg sehari, misalnya kalsium (,a), khlor (,l), magnesium (&g), kalium ("), natrium (7a), dan belerang (.). mineral mikro dibutuhkan kurang dari *33 mg sehari, seperti tembaga (,u), fluor (8), besi (8e), 9odium(9), mangan (&n), cobalt (,o) dan seng (:n). 1ari sudut pandang medis reguler, penggunaan !itamin tambahan hanya dibenarkan pada keadaan kekurangan, bila kebutuhannya %da

meningkat atau selama mengkonsumsi obat;obatan tertentu.

beberapa keadaan tersebut yaitu < /ada keadaan defisiensi, =ansia, bila kebutuhannya meningkat seperti dalam keadaan hamil, pasien kronis dan pemakaian obat, dan lainnya. &eskipun !itamin dan mineral sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh manusia, !itamin dan mineral pada umumnya punya kadar tertentu dalam tubuh, yang apabila berlebih maka akan memberi dampak yang buruk bagi tubuh manusia. 6adi penggunaan !itamin dan mineral seharusnya selalu diba#ah penga#asan agar tidak memberi dampak yang buruk. 1engan demikian tu uan mempela ari tentang obat penguat,

!itamin dan mineral kita dapat mengetahui penggunaan obat penguat, !itamin dan mineral secara s#amedikasi (pengobatan sendiri).

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


A. $9T%&97

Obat-obat penguat digunakan untuk mengatasi keadaan letih, lesu, lemah yang sering dialami oleh manusia yang mempunyai kelebihan aktifitas fisik. /enyebab kelelahan yaitu kurang atau tidak adanya kegiatan fisik dalam kehidupan sehari-hari, 1engan berkurangnya akti!itas fisik, maka ketahanan (stamina) uga akan berkurang. 'ntuk menanggulangi enis kelelahan demikian dian urkan untuk berolahraga secara teratur. &isalnya tiga sampai empat kali seminggu, ber alan kaki cepat selama setengah am, karena sesungguhnya olahraga meningkatkan semangat. >ang sangat penting dan seringkali tidak disadari, lebih bersifat psikis, yang seringkali disertai perasaan ketidakmampuan dan

ke engkelan (frustasi), misalnya ke emuan terhadap peker aan. ?al ini ter adi bila tidak ada tantangan dalam peker aan sehari-hari dan kurangnya dorongan (moti!asi). 6alan keluar terbaik dari keadaan demikian adalah pemberian pen elasan dan moti!asi yang baik dari tugastugas yang dihadapi. 1ari suatu penyelidikan akhir-akhir ini telah ditarik kesimpulan bah#a orang-orang yang tidak makan pagi, mudah merasa lelah. Bila kepada mereka diberi sarapan pagi yang mengandung banyak protein (daging, ikan, telur, susu, yoghurt dan enis- enis kacang-kacangan) ternyata mereka merasakan tubuhnya segar dan penuh semangat
4

sepan ang hari. ?al ini berbeda dengan makan pagi dengan karbohidrat (nasi, singkong, roti, kentang, kue dari tepung sagu@terigu, agung, kacang kedelei dan gula). .ekitar am sepuluh pagi seluruh makanan sudah terbakar dan kadar gula darah men adi demikian rendah, sehingga mengakibatkan menurunnya konsentrasi dan produkti!itas dengan

timbulnya perasaan lelah. /ada tahun-tahun delapan puluhan, perasaan lelah dan lemah yang berlarut-larut dan yang telah bertahan lebih dari 0 bulan, diakui oleh dunia ilmiah sebagai suatu penyakit serius dan diberinya nama syndrom kelelahan kronis. Bahkan diberi nama latin resmi < Myalgic

encefalomyelitis (&-) yang berarti Aperadangan otak dan sumsum tulang ototB. Ce ala-ge ala umumnya, di samping kelelahan yang sangat, dapat berupa perasaan lemah dan nyeri otot, demam ringan, nyeri kepala dan tenggorok, bengkaknya kelen er-kelen ar limfe dan keluhan-keluhan psikis (gangguan konsentrasi, pelupa, mudah tersinggung, depresi, dan sukar tidur). .eringkali penyakit ini menghinggapi orang-orang muda antara +3 sampai D3 tahun yang cerdas, sangat aktif dan seolah-olah Ahanya hidup untuk beker aB. "aum #anita yang menderita penyakit ini *3 kali lebih banyak daripada kaum pria. Timbulnya &- biasanya didahului oleh sutu infeksi, misalnya flu dan setelah sembuh, perasaan lelah dan lesu bertahan. /enderita yang semula sehat, aktif berolahraga dan penuh energi kini hampir semua tenaganya telah lenyap sekaligus. "emauan untuk beker a dan melakukan akti!itas masih tetap ada, namun tubuhnya tidak berenergi lagi. "eadaan
5

ini tetap bertahan dan tidak akan hilang dengan istirahat. .ebenarnya perasaan lelah sukar didefinisikan. Berbeda dengan misalnya kadar gula atau kolestrol yang dapat diperiksa dengan tes laboratorium, untuk kelelahan tidak dikenal ukuran ob ektif. ?al ini sangat menyulitkan diagnosa dan usaha untuk mengobatinya. .e ak puluhan tahun, para penyelidik telah mencoba untuk mencari sebab fisik yang melatarbelakangi ge ala kelelahan yang kronis. %ntara lain diperkirakan sebabnya adalah suatu infeksi misalnya pada gigi, penyakit antung atau paru-paru, radang hati atau gangguan pada kelen ar tiroid yang mengakibatkan menurunnya kecepatan pertukaran zat. "emungkinan lain adalah penyakit kencing manis, penyakit kurang darah (anemia) atau lebih serius lagi penyakit &. (multiple sclerosis), %91. atau kanker. .ebab lain dari perasaan lelah yang banyak terdapat adalah tekanan darah rendah atau naik turunnya terlalu drastis. &emang ada sementara orang yang peka terhadap perubahan-perubahan cuaca, yang kadangkala menimbulkan perubahan-perubahan tekanan darah yang cukup berarti. ?al ini dengan sendirinya amat meletihkan. .elan utnya, uga kekurangan cairan tubuh, misalnya karena banyak berkemih pada penderita diabetes sebelumnya pengobatan, dapat mengakibatkan kelelahan kronis. Bila tidak ditemukan sebab-sebab organik, maka menurut

penelitian ada pada dua faktor yang dapat memegang peran penting. Faktor pertama adalah kurang atau tidak adanya kegiatan fisik dalam kehidupan sehari-sehari. 1engan berkurangnya kegiatan fisik, maka
6

ketahanan stamina uga akan berkurang. 'ntuk menanggulangi enis kelelahan demikian dian urkan untuk berolahraga secara teratur. &isalnya tiga sampai empat kali seminggu ber alan kaki cepat selama kurang lebih setengah am di samping itu uga mengkonsumsi obat-obat penguat, !itamin dan mineral. Faktor kedua yang sangat penting dan perasaan ketidakmampuan dan ke engkelan (frustasi), misalnya ke enuhan terhadap peker aan. ?al ini ter adi bila tidak ada tantangan dalam peker aan seharihari dan kurangnya dorongan (moti!asi). 6alan keluar terbaik dari keadaan ini adalah pemberian pen elasan dan moti!asi yang baik dari tugas-tugas yang dihadapi. Tergantung dari keadaannya, seseorang membutuhkan *,2-5 liter air seharinya. /erasaan dahaga men amin agar supaya kita minum dengan cukup, tetapi pada orang-orang lan ut usia, perasaan haus tersebut tidak berfungsi dengan baik lagi. .ebagai akibat ter adilah kekurangan cairan yang menimbulkan turunnya tekanan darah dan perasaann letih-lesu. &aka dari itu perlu diperhatikan, terutama para manula, untuk selalu minum 2-0 gelas air seharinya, uga bila tidak merasa haus. Tindakan umum yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelelahan yaitu dengan mengubah pola hidup dan menitikberatkan pada ketenangan mental dan akti!itas fisik yang cukup. 1i samping itu 9stilah ($itamin) diberikan atas dasar perkiraan semula bah#a semua zat ini memilki struktur amin (!itaE kehidupan), tetapi ternyata hanya tepat untuk beberapa zat sa a, antara lain tiamin ($itamin B *). "ebanyakan !itamin
7

atau zat pelopornya yang disebut zat pro!itamin, diperoleh dari beberapa bahan makanan, dan hanya beberapa sa a dapat disintesa sendiri dalam usus oleh tubuh. &isalnya $itamin %, $itamin B+, serta Biotin. $itamin % dapat disintesa dalam tubuh dengan karoten sebagai bahan pangkalnya. 8ungsinya sangat ber!ariasi. Banyak $itamin secara biologis tidak aktif , tetapi membutuhkan pengubahan kimia dalam tubuh misalnya proses fosforilasi ($itamin B*, B+, B5, B0). $itamin B+ dan B5 perlu

penggabungan nukleotida purin atau pirimidin. Banyak !itamin berfungsi sebagai koenzim bagi enzim;enzim tertentu, misalnya $itamin dari kelompok B beker a sebagai koenzim, yang aktif pada proses

metabolisme dan pembentukan energi . $itamin % beker a sebagai bahan pangkal untuk pigmen retina rodopsin yang esensial bagi proses penglihatan dalam keadaan gelap dan kurang cahaya. $itamin , berfungsi pada sistem reduksi;oksidasi yang memegang peranan penting pada banyak proses redoks, sedangkan !itamin 1 dalam bentuk aktifnya penting bagi regulasi kadar kalsium dan fosfor dalam aringan tubuh. .e ak dahulu dikenal gangguan akibat defisiensi !itamin dengan menimbulkan ge ala khas, seperti buta malam ($itamin %), Beri;beri ($itamin B), Radang lidah dan $i!ir ($itamin B+), /elagra ($itamin B0), .korbut ($itamin ,), dan /enyakit 9nggris Rakitis ($itamin 1). 1alam

kasus diatas pemberian !itamin bersangkutan dalam dosis yang 2;*3 kali lipat dari kebutuhan normal berdaya menghilangkan ge ala defisiensi secara cepat dan efektif. "ebutuhan akan berbagai !itamin tergantung dari usia, kelamin, dan susunan makanan sehari;hari. &isalnya, bila diet
8

kaya protein, maka kebutuhan akan ribofla!in dan piridoksin, yang berperan sebagai koenzim dalam metabolisme asam amino, ternyata meningkat. /ada metabolisme gula, seperti aneurin dan niasinamida (!itamin B5). 1ari sudut pandang medis reguler, penggunaan !itamin tambahan hanya dibenarkan pada keadaan kekurangan, bila kebutuhannya

meningkat atau selama mengkonsumsi obat;obatan tertentu. Beberapa keadaan tersebut adalah sebagai berikut < 1. /ada defisiensi akibat kelainan metabolisme ba#aan yang sangat arang terdapat. 6uga pada malabsorpsi, antara lain pada pecandu alkohol ($itamin B-kompleks), anoreksia (asam folat), diet ketat untuk melangsingkan tubuh (multi!itamin), uga bagi lansia dan bayi BbotolB. .indrom malabsorpsi bisa ter adi pada penyakit usus kronis, seperti gastritis ($itamin B*+), penyakit hati dan pankreas, diare lemak, saria#an, begitu pula pada dan anemia perniciosa. 2. =ansia. /ada orang;orang diatas usia 03 tahun, semua proses faal di dalam tubuh mulai mundur dan berlangsung lebih lambat. .el;sel sistem imun beker a kurang efisien dan beker a kurang mampu lagi mereparasi kerusakan. 6aringan hilang kelenturannya akibat crosslingking non-enzimatis dari glukosa dengan protein. &isalnya, paru; paru dan otot antung lebih sukar beker anya, pembuluh darah

berangsur bertambah kaku dan urat bertambah mengeras. 8ungsi kognitif dari otak (konsentrasi, ingatan, kreati!itas, daya bela ar) seringkali mulai berkurang akibat proses menua dari otak dan
9

kemunduran transmisi impuls antara sel;sel saraf. %kibat perubahan dalam mukosa dan on ot usus (!ili) reabsorpsi !itamin dan elemen dari makanan ke dalam darah seringkali berkurang dan tidak optimal lagi. 1engan demikian dapat ter adi defisiensi mikronutrien penting itu. "arena sukar menentukan zat;zat mana yang pada seseorang adalah defisien, maka lansia dian urkan untuk mengkonsumsi tablet

multi!itamin yang uga mengandung mineral secara teratur. Cuna memelihara fungsi otak terutama diperlukan !itamin dari kelompok Bkompleks, beberapa diantaranya merupakan prekursor dari

neurotransmitter di otak. 3. Bila kebutuhannya meningkat seperti dalam masa kehamilan (asam folat, multi!itamin), pada anak- anak yang sedang tumbuh ($itamin %,1) dan bayi sampai 5 bulan ($itamin " yang belum dibentuk oleh kuman usus yang terdapat dalam air susu ibu). Begitu pula dengan orang yang !egetarian ($itamin B *+), yang hanya terdapat dalam produk he#ani), orang yang mengikuti diet melangsingkan tubuh (multi!itamin), perokok dan olahraga#an berat ($itamin B-kompleks, !itamin %,,, dan - akibat stres oksidatif berhubung penggunaan oksigen lebih tinggi). %khirnya uga sesudah pembedahan, radiasi Fray dan pada berbagai keadaan stress lain ($itamin %, ,, -). 4. /asien kronis dan /emakai Obat. 1e#asa ini telah diketahui bah#a berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, parkinson, disertai stress oksidatif berlebihan. "elebihan radikal bebas dapat merusak aringan dan karenanya memperburuk alannya penyakit. /emberian !itamin
10

yang optimal, khususnya yang bersifat antioksidan ($itamin %, ,, dan -) menurunkan resiko akan komplikasi dan memburuknya penyakit. Obat-obatan yang digunakan secara menahun dapat mengganggu reabsorpsi, sintesa penimbunan atau sekresi !itamin tertentu. >ang terkenal adalah zat;zat antagonis;piridoksin (97?, hidralasin dan penisilamin) serta tetrasiklin yang menghambat flora usus, sehingga sintesa B+, B2, biotin dan !itamin "5 terhenti. Obat ; obatan lainnya adalah laksansia, antikon!ulsi, kemoterapeutika, analgetika, sedati!a, diuretika. 1isamping itu banyak obat mengurangi nafsu makan atau menimbulkan mual, sakit lambung, diare, atau obstipasi, yang dapat menimbulkan berkurangnya pemasukan !itamin dengan makanan.
5. .ecara pre!entif, pada tahun;tahun terakhir ditemukan semakin

banyak indikasi bah#a berbagai !itamin dan mineral dengan sifat antioksidant ($itamin %, ,, -, magnesium dan selenium) berdaya melindungi terhadap kanker. &isalnya, resiko akan infark antung dikurangi oleh !itamin -, magnesium, begitu pula asam folat tunggal atau terkombinasi dengan !itamin B 0 dan B*+ memperkecil resiko resiko /6/, karena menurunkan kadar homosistein yang meningkat. 7amun, keadaan kelelahan kronis kadang kala sulit untuk diobati, apalagi dengan s#amedikasi dan bila sudah berlangsung lebih dari satu bulan harus ditangani oleh dokter. ?anya bila ge ala-ge alanya tidak begitu hebat, di samping tindakan-tindakan umum untuk me alankan pola hidup yang sehat, dapatlah menanggulangi keluhan-keluhan demikian dengan

11

pengobatan sendiri misalnya dengan mengkonsumsi tonika, kopi, !itamin, ginseng, dan ba#ang putih. .ayangnya, kadang pula tidak disadari adanya keadaan yang berlebihan dalam penggunaan yang tidak dikontrol. "hususnya dalam penggunaan !itamin, kerap kali ada kemungkinan-kemungkinan yang menyebabkan adanya kelebihan asupan !itamin yang tidak dapat dianggap sepele. %supan !itamin yang berlebihan dapat disebabkan karena < 1. /enggunaan !itamin dalam umlah besar, baik untuk tu uan pencegah maupun pengobatan penyakit yang tidak elas berhubungan dengan defisiensi !itamin. 2. /enggunaan !itamin secara rutin dengan umlah yang auh melebihi %"C karena adanya anggapan bah#a !itamin dapat memberikan tambahan energi dan membuat seseorang lebih sehat. 3. Banyaknya sediaan yang mengandung satu macam !itamin atau beberapa macam !itamin (multi!itamin) dalam umlah yang besar yang dinyatakan sebagai suplementasi makanan dan dapat dibeli tanpa resep dokter. &enurut Food and Drug Administration (FDA) di %merika .erikat sediaan multi!itamin digolongkan sebagai suplementasi makanan atau untuk profilaksis bila mengandung 23-*23G '... R1% (kecuali untuk !itamin 1 dan asam folat yang tidak boleh melebihi '... R1%). .ediaan ini mungkin diperlukan selama kebutuhan meningkat (misalnya masa hamil dan laktasi), selama sakit di mana terdapat gangguan absorpsi makanan,
12

dan pada pasien yang makanannya kurang baik. .elama masa hamil dan laktasi, sediaan multi!itamin yang diberikan sebaiknya mengandung asam folat, sianokobalamin, dan besi, karena zat-zat tersebut mungkin tidak cukup didapatkan dari makanan. Tambahan !itamin 1 tidak diperlukan bila paparan terhadap sinar matahari sudah cukup atau bila diet normal. /enggolongan $itamin
A. $itamin larut dalam air 1. $itamin B kompleks a. Tiamin

"egunaan < 'ntuk metabolisme karbohidrat dan asam lemak, pertumbuhan fisik, memelihara kesehatan kulit, rambut, otot, fungsi darah, kesehatan sistem saraf dan otak.

Ce ala-ge ala defisiensi < =etih, depresi, gangguan fungsi mental, kram otot, mual, pembesaran antung, beri-beri .umber makanan < 1aging, hati, susu, kuning telur, sereal, kacang-kacangan

1osis < 'ntuk pencegahan pada dosis +-2 mg@hari dan untuk pengobatan 2-*3 mg tiga kali sehari.

b. Ribofla!in

"egunaan

<

'ntuk

proses

pertumbuhan

dan

perkembangan, sistem imun, men aga kesehatan kulit,


13

rambut, sel-sel darah, sistem saraf dan otak dan fungsi hormon

Ce ala-ge ala defisiensi < .udut mulut pecah-pecah, lidah tampak merah dan licin, rasa lelah, depresi, anemia, kulit bersisik. .umber makanan < 1aging, telur,, susu, ke u, sayuran ber#arna hi au.

1osis < 'ntuk pengobatan adalah 2-*3 mg@hari

c. %sam nikotinat "egunaan < &emelihara kesehatan kulit,sel-sel darah, dan

sistem

pencernaan,

proses

pertumbuhan

dan

perkembangan kesehatan otak, sistem genetik, produksi hormon


Ce ala-ge ala defisiensi < /elagra dengan ge ala dermatitis

pada tangan dan #a ah, lesu, anoreksia, stomatitis, diare, cemas, depresi. .umber makanan < 1aging, ikan, sereal, kacang tanah
1osis < 'ntuk pengobatan pelagra pada keadaan akut oral

23 mg diberikan sampai *3 kali sehari


d. /iridoksin

14

"egunaan < &emelihara kesehatan sistem kardio!askular,

saraf dan sistem imun, metabolisme protein, dan produksi hormon, memelihara kesehatan kulit, rambut, pembentukan sel-sel darah merah
Ce ala-ge ala defisiensi < =emas, kurang nafsu makan, luka

pada mulut, rentan terhadap infeksi, ke ang dan anemia .umber makanan < 1aging, ikan, telur, susu, sereal
1osis < Oral selama terapi *3-*33 mg sehari, profilaksis +-*3

mg, mual hamil 23 mg dan pada depresi akibat pil anti hamil *+2 mg sehari selama H hari.
-fek samping < 1apat menyebabkan neuropati sensorik

dalam dosis antara 23 mg-+ g per hari untuk angka pan ang.
e. %sam folat ($itamin B**) "egunaan < 'ntuk sintesis materi genetik, metabolisme

protein

serta

memelihara

kesehatan

kehamilan,

pembentukan sel darah merah, kesehatan tulang dan rambut, kesehatan sistem saraf, kesehatan sistem

pencernaan dan sistem imun


Ce ala-ge ala defisiensi < %nemia, gangguan suasana hati,

dan gangguan pada sistem gastrointestinal .umber makanan < ?ati, sayuran hi au
15

1osis < %nemia megaloblaster permulaan *-+ kali sehari 3,2

mg, pemeliharaan * kali sehari 3,*-3,2 mg, profilaksis spina bifida 3,2 mg dimulai minimal D minggu sebelum konsepsi sampai dengan minggu ke-I kehamilan.
f.

.ianokobalamin
"egunaan

<

'ntuk

proses

pembentukan

energi

dari

metabolisme makanan, asam amino dan asam lemak, kesehatan saraf, sel-sel darah, kulit dan rambut, produksi materi genetik proses pertumbuhan dan perkembangan
Ce ala-ge ala defisiensi < %nemia dengan ge ala lelah, sakit

kepala dan mudah marah .umber makanan < 1aging, ikan, telur, dan produk susu
1osis < /ada defisiensi oral + kali sehari * mg selama *

bulan, pemeliharaan * mg sehari. /rofilaksis dalam sediaan multi!itamin *-*3 mg sehari.


g. $itamin , "egunaan < 'ntuk produksi kolagen (pada aringan ikat <

tulang, gigi, dan kartilago@tulang ra#an), penyembuhan luka, kesehatan sistem saraf dan sistem imun, produksi hormon adrenal, sebagai antioksidan dan untuk membantu

mencegah penyakit.

16

Ce ala-ge ala defisiensi < .korbut (gusi berdarah), nyeri

sendi, mudah memar, kulit kering, retensi cairan tubuh dan depresi. .umber makanan < Buah-buahan dan sayuran segar
1osis < 1osis yang dian urkan minimal *23 mg. -fek samping < $itamin , dengan dosis lebih dari * g@hari

dapat menyebabkan diare karena efek iritasi langsung pada mukosa usus yang mengakibatkan peningkatan peristaltik dan uga dapat ter adi batu gin al karena sebagian !itamin , dimetabolisme dan dieksresi sebagai oksalat.
B. $itamin larut dalam lemak 1. $itamin % "egunaan < 'ntuk kesehatan mata dan keta aman penglihatan,

pertumbuhan, terhadap infeksi

perkembangan

sel-sel

tubuh,

perlindungan

Ce ala-ge ala defisiensi < Rabun sen a, Jerophthalmia, kulit

kering dan kasar, kehilangan nafsu makan, diare, gangguan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi .umber makanan < ?ati, mentega, susu dan kuning telur
1osis < /ada defisiensi +2-23.333 ' sehari selama maksimal +

bulan
17

-fek toksik dosis diatas *33.333 ' sehari dapat ter adi mual,

muntah, sakit kepala, halusinasi, kulit bersisik, gatal-gatal, rambut rontok, persendian nyeri, kelainan darah dan mata serta gangguan pertumbuhan pada anak. K?O mengan urkan maksimal I.333 ' sehari bagi #anita hamil berhubung pada dosis tinggi (+2.333 '9 sehari atau lebih) resiko teratogen atau cacat pada anin.
2. $itamin 1 "egunaan < 'ntuk proses absorpsi dan penggunaan kalsium

dan fosfor (untuk perkembangan tulang dan gigi), sistem saraf dan daya tahan tubuh, pengaturan hormon
Ce ala-ge ala defisiensi <

%nak < Rakitis (tulang kehilangan kandungan kalsium sehingga men adi lunak dan bengkok) 1e#asa < Tulang nyeri dan melunak, otot lemah .umber makanan < .usu yang diperkaya dengan !itamin 1, minyak ikan, hati dan telur

3. $itamin "egunaan < .ebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh

terhadap kerusakan akibat radikal bebas yang mengakibatkan


18

penyakit seperti penyakit penuaan dini

antung dan kanker, mencegah

Ce ala-ge ala defisiensi < "elemahan, kehilangan keseimbangan

.umber makanan < "acang-kacangan, telur, sayuran berdaun hi au


1osis < 03-H2 mg sehari, dan D33-033 mg@hari sebagai

antioksidan
-fek samping < 1osis diatas 533 '9 sehari dapat ter adi

gangguan saluran cerna, rasa lemah, sakit kepala.


4. $itamin " "egunaan < 'ntuk proses pembekuan darah, metabolisme

tulang, dan fungsi gin al


Ce ala-ge ala defisiensi < 1arah lambat membeku, mudah

berdarah dan memar. .umber makanan < .ayuran ber#arna hi au tua, hati, dan susu
1osis < Oral pada perdarahan 2-*3 mg, bila perlu diulang

sesudah I-*+ am. %dapun selain dari contoh !itamin dan mineral diatas, dapat uga digunakan bahan-bahan tradisional seperti <
1.

"opi dan "afein ( Coffea robusta atau Coffea Arabica )

19

"opi mengandung kofein (D,2G) dan zat-zat lain, antara lain protein (0G), karbohidrat (+2G), lemak (*-+G) dan asam-asam klorogen (*2G). "ofein termasuk kelompok zat-zat perangsang otak

(stimulansia), yang uga mencakup obat-obat keras vekamina. Obatobat ini berkhasiat meningkatkan hampir semua fungsi penting dari tubuh, termasuk kadar gula darah dan memobilisir cadangan energi. -fek-efeknya berupa stimulasi ke#aspadaan dan semangat yang disebabkan oleh rangsangan dari susunan saraf pusat (otak). 1i samping itu, kofein uga beker a terhadap antung yaitu memperkuat dan mempercepat pukulan antung dan memperbaiki peredaran darah. /ada umumnya kofein mengakibatkan naiknya tekanan darah. .elain dalam kopi dan obat-obat anti-nyeri@tonika tertentu, kofein uga terdapat dalam beberapa enis minuman, dengan kadar per *I3 ml (k.l. * gelas) < 7escafe (20 mg), teh =ipton (0+ mg), .usu "akao (D3 mg), Coca-cola (D+ mg) dan /epsi-,ola (52 mg). .ediaan apotik ekstrak ,ola, yang sering digunakan dalam tonika, uga mengandung kofein. -fek .amping< "arena daya ker anya sangat singkat (5-2 am), maka untuk

mempertahankan efeknya diperlukan minum beberapa cangkir kopi seharinya. %kan tetapi, terlalu banyak kofein dapat menimbulkan efek-efek samping buruk seperti debar antung, gelisah, gugup dan sukar tidur. &aka sebaiknya minum kopi dibatasi sampai 5 cangkir
20

seharinya. Orang yang biasa minum banyak kopi dapat men adi AketagihanB dan senantiasa memerlukan lebih banyak lagi untuk mendapatkan efek menyegarkan yang sama. Bila dalam hal demikian penggunaan kopi dihentikan dengan mendadak, timbullah apa yang dinamakan Age ala-ge ala penarikanB seperti nyeri kepala yang hebat, sikap acuh tak acuh, dan perasaan mudah tersinggung. Ce ala-ge ala demikian akan berlangsung hanya beberapa am. 1osis < "ofein adakalanya dapat dibeli di apotik sebagai tablet dari 23 mg, yaitu kira-kira kandungan dari satu cangkir teh kental. 6uga terkombinasi dengan zat-zat anti-nyeri asetosal atau parasetamol dan obat antimigrain (ergotamin) untuk memperkuat daya ker anya. /erhatian < /enderita penyakit lambung dan tukak usus tidak boleh minum kopi atau obat-obat yang mengandung kofein, karena sifatnya yang meningkatkan produksi asam lambung.
2.

Cinseng atau Panax sp (.ari ginseng, 8e, :nO, $itamin %, B *, B+, B0, B*+ dan lain-lain < P!armaton Formula) .e ak berabad-abad Aakar kehidupanB (bahasa ,ina < Aakarnya mirip orangB) digunakan di negeri-negeri ,ina dan "orea sebagai Aobat penyembuh segala penyakitB, (bahasa >unani < panacea E obat a aib), dan khususnya sebagai obat penguat asmani dan rohani. Tumbuhan Panax "inseng (Araliaceae) ditanam di "orea 'tara di ba#ah penga#asan ketat dan akarnya baru dipanen setelah 0 tahun. Cuna menga#etkannya kemudian seringkali dipanaskan dengan uap
21

(+ am

pada

*+3o,),

#arnanya

berubah

dari

putih

men adi

kemerahan. Cinseng AmerahB itu dikatakan lebih kuat daya ker anya. Cinseng %merika (Panax #uin#uefolium) mengandung lebih sedikit zat-zat aktif dan harganya uga lebih murah. Terutama digunakan bagi orang-orang lan ut usia, untuk menanggulangi keadaan lelah dan lemah. Berpuluh-puluh penelitian telah memastikan, bah#a Cinseng mengandung se enis glikosida (ginsenosida), yang

berkhasiat mengurangi perasaan lelah dan lemah, meningkatkan baik daya konsentrasi maupun daya prestasi dan stamina. Begitupula menstimulir peredaran darah dan merelaksasi susunan saraf otonom (yang tak sadar). /ada umumnya ginseng memperkuat sistem daya tangkis, sehingga tubuh lebih tahan terhadap segala enis penyakit. -fek .amping < /ada dosis biasa tidak atau arang sekali ter adi. /ada dosis tinggi dapat ter adi diare, ruam, nyeri buah dada, gelisah, gugup, kurang nafsu makan, sukar tidur, dan meningkatnya tekanan darah. Bila penggunaan lama dihentikan adakalanya timbul

penurunan tekanan darah, perasaan lemah dan tangan bergemetar. 1osis < 5 g potongan akar kering diseduh dengan secangkir air mendidih (*23 ml) dan setelah *2 menit diminum, 5J sehari * cangkir selama 5-D minggu. 1apat pula potongan-potongan akar tersebut dikunyah dengan baik, untuk kemudian ditelan. P!armaton, yang mengandung D3 mg ekstrak Cinseng yang telah distandarisir bersama !itamin-!itamin, kalsium, besi dan lesithin, + kapsul sehari selama +-5 minggu, lalu * kapsul sehari selama *-+ bulan.
22

3.

Ba#ang putih atau Allium sativum ($ature "arlic *, *3, dan 53 mg garlic oil per kapsul) Berasal dari ?imalaya< di 7epal dan negeri ,ina se ak zaman purbakala digunakan antara lain pada gangguan-gangguan lambungusus. &engandung minyak atsiri dengan zat-zat aktif antara lain alisin, dialildisulfida dan a uen. %lisin adalah zat yang memberikan baunya yang khas, begitupula yang memiliki bermacam-macam khasiat. >ang secara ilmiah telah dibuktikan adalah < menurunkan kadar kolesterol darah dan tekanan darah yang tinggi, serta menghambat penggumpalan pelat-pelat darah ( antitrombotik). "etiga sifat ini sangat berguna untuk pencegahan dan pengobatan penebalan@pengerasan dinding pembuluh antung ( arterosklerosis). .elain itu, zat-zat tersebut berkhasiat menurunkan kadar gula darah, menstimulir peredaran darah dan meringankan perasaan lelah dan lemah, terutama pada orang-orang lan ut usia. %khirnya ba#ang putih uga beker a sebagai antibakteri, anti amur, dan anti!irus, serta anti-radang. -fek samping < 6arang ter adi dan berupa reaksi-reaksi alergi pada kulit (dermatitis kontak) dan serangan asma. 1osis < 2 g atau + siung ba#ang segar sehari dan sebaiknya yang telah dipotong kecil-kecil diletakkan di antara roti atau nasi untuk kemudian ditelan tanpa dikunyah (agar tidak bau). 1apat uga dimakan +J sehari * g serbuk ba#ang putih yang telah dikeringkan.
23

1osis sediaan ba#ang putih < 5J sehari *-+ kapsul.

4.

Obat-obat lainnya
Ekstrak hati (kombinasi< %kti!anad, 1urol) sangat disangsikan

kegunaannya, begitu

uga !itamin-!itamin sebetulnya tidak

diperlukan bila susunan makanan sehari-hari cukup baik. "adangkala ditambahkan kinin untuk rasa pahitnya guna meningkatkan nafsu makan. Begitupula arsen dan strichin, yang bersifat racun dan demikian berbahaya, sehingga di banyak 7egara Barat penggunaannya dalam tonika sudah lama dilarang.
Aspartat (kombinasi< 8atigon, Tonikum Bode, %spar) adalah suatu

asam amino yang memegang peranan penting pada prosesproses otak tertentu. 1igunakan antara lain untuk memperkuat daya konsentrasi dan ketahanan terhadap stres, tetapi belum dapat diterima secara ilmiah. %lkohol ( %onikum &ayer @ &ode, &iovital) dalam tonika berdaya merelaksasi, meningkatkan

semangat dan meringankan rasa lelah. B. MINE AL 1engan ini dimaksudkan zat;zat anorganik, yang seperti !itamin dalam umlah kecil bersifat esensial bagi banyak proses metabolisme dalam tubuh. >ang paling banyak dibutuhkan adalah "alium (") dan
24

7atrium (7a), "alsium (,a) ,a * g, dan &agnesium (&g) ,a 3,5 g. 6uga 8osfor (/), dan "lorida (,l). "arena zat-zat tersebut dibutuhkan oleh tubuh dalam umlah relatif besar dan uga disebut beberapa mineral (7atrium, "lorida, "alium, "alsium, 8osfat dan &agnesium), dimasukkan kedalam golongan makronutrisi dan makromineral. &ineral lainnya merupakan mikronutrisi, karena dibutuhkan oleh tubuh dalam umlah kecil dan uga disebut mikromineral. >ang termasuk ke dalam mikromineral adalah zat besi, seng, tembaga, mangan, molibdenum, selenium, yodium dan fluorida. "ekurangan mineral, kecuali zat besi dan yodium, arang ter adi. "elebihan beberapa mineral bisa menyebabkan keracunan.
1. &ineral yang dibutuhkan dalam umlah relatif banyak a. "alsium

&erupakan mineral yang paling banyak didapatkan di dalam tubuh. "ebutuhan kalsium meningkat pada masa pertumbuhan, selama laktasi, dan pada masa pasca menopause. Bayi yang mendapatkan susu buatan memerlukan tambahan kalsium. Sum!er utama " susu dan produk olahan susu, daging, ikan, telur, gandum, buncis, buah-buahan,sayuran. Ma#$aat utama " pembentukan tulang dan gigi, pembekuan darah, fungsi saraf dan otot, irama antung normal. Aki!at kekura#%a# " ke ang otot

25

Aki!at ke&e!iha# " hilangnya tekanan usus, kegagalan gin al, tingkah laku abnormal.
b. 8osfor

&ineral ini terlibat dalam penggunaan !itamin B kompleks di dalam tubuh. 8osfor terdapat pada semua aringan tubuh dan di dalam tulang dan gigi didapatkan dalam umlah yang hampir sama dengan kalsium. 8osfor sangat penting sebagai buffer cairan tubuh. Sum!er utama " susu, ke u, daging, unggas, ikan, gandum, kacang-kacangan, tanaman polong. Ma#$aat utama " pembentukan tulang dan gigi, keseimbangan asam-basa, komponen asam nukleat, produksi energi. Aki!at kekura#%a# " ke ang mudah tersinggung, kelemahan, kelainan sel darah, kelainan usus dan gin al. Aki!at ke&e!iha# " kelebihan ter adi pada penderita gagal gin al, kadar fosfor dalam darah tinggi.
c. &agnesium

&agnesium mengakti!asi banyak sistem enzim (misalnya alkali fosfatase, leusin aminopeptidase) dan merupakan kofaktor yang penting pada fosforilasi oksidatif, pengaturan suhu tubuh,

kontraktilitas otot dan kepekaan saraf. Sum!er utama " sayuran berdaun hi au, kacang-kacangan, gandum, makanan laut. Ma#$aat utama " pembentukan tulang dan gigi, fungsi saraf dan otot, pengaktifan enzim.
26

Aki!at kekura#%a# " fungsi saraf abnormal Aki!at ke&e!iha# " tekanan darah rendah, kegagalan pernafasan, gangguan irama antung.
d. "alium

/erbedaan kadar kalium (kation utama dalam cairan intrasel) dan natrium (kation utama dalam cairan ekstrasel) mengatur kepekaan sel, konduksi impuls saraf dan keseimbangan !olume cairan tubuh. Sum!er utama " susu skim, pisang, buah plum yang dikeringkan, kismis. Ma#$aat utama " fungsi saraf dan otot, keseimbangan asam-basa dan keseimbangan air. Aki!at kekura#%a# " kelumpuhan, gangguan antung Aki!at ke&e!iha# " kelumpuhan, gangguan antung
e. 7atrium

7atrium penting untuk membantu mempertahankan !olume dan keseimbangan cairan tubuh. /embatasan natrium seringkali dian urkan pada pasien gagal antung kongestif, sirosis hati dan hipertensi. %supan yang kurang dari normal yang mulai se ak masa kanak-kanak dan berlan ut sampai de#asa dapat membantu pencegahan hipertensi. Sum!er utama " Caram, sapi, babi, ikan sarden, ke u, zaitun hi au, roti agung, keripik kentang, acar kubis. Ma#$aat utama " keseimbangan asam-basa, fungsi saraf dan otot. Aki!at kekura#%a# " kebingungan, koma
27

Aki!at ke&e!iha# " kebingungan, koma


f.

"lorida "lorida merupakan anion yang paling penting dalam

mempertahankan keseimbangan elektrolit. Sum!er utama " Caram, sapi, babi, ikan sarden, ke u, zaitun hi au, roti agung, keripik kentang, acar kubis. Ma#$aat utama " keseimbangan elektrolis Aki!at kekura#%a# " gangguan keseimbangan asam-basa Aki!at ke&e!iha# " kelumpuhan
2. -lemen spura (mineral yang dibutuhkan kurang dari +3 mg sehari) a. 8lour

8luor terdapat pada gigi dan bermanfaat untuk menurunkan insiden karies dentis terutama pada anak. .elain itu fluor uga membantu retensi kalium pada tulang. Sum!er utama " teh, kopi, air yang mengandung flour Ma#$aat utama " pembentukan tulang dan gigi Aki!at kekura#%a# " meningkatkan resiko ter adinya ka!itasi gigi, mungkin ter adi penipisan tulang Aki!at ke&e!iha# " flourosis (penumpukan berlebihan dari flour), gigi berbintik dan berlubang, pertumbuhan tulang di luar tulang belakang
b. .eng

28

&erupakan kofaktor lebih dari *33 enzim dan penting untuk metabolisme asam nukleat dan sintesis protein. &ineral ini diperlukan untuk pertumbuhan, fungsi dan maturasi alat kelamin, nafsu makan dan keta aman rasa, serta penyembuhan luka. Sum!er utama " daging, makanan laut Ma#$aat utama " komponen enzim, pembentukan sel darah merah, pembentukan tulang Aki!at kekura#%a# " pertumbuhan yang lambat, tertundanya kematangan seksual, berkurangnya sensasi rasa. Aki!at ke&e!iha# " kelumpuhan, hiperseks
c. .elenium

/enggunaannya untuk memperpan ang hidup atau pencegahan kanker dan penyakit antung iskemik. .elenium dosis besar bersifat toksik dan dapat menyebabkan alopesia, lepasnya kuku, lemah, mual dan muntah. Sum!er utama " daging dan hasil he#an lainnya, konsentrasi tanah yang terdapat dalam tumbuhan Ma#$aat utama " penting untuk sintesa suatu enzim antioksidan Aki!at kekura#%a# " nyeri otot dan kelemahan Aki!at ke&e!iha# " rambut dan kuku rontok, peradangan kulit, mungkin ter adi kelainan saraf.
d. >odium

&erupakan

bagian

dari

hormon
29

tiroid,

keadaan

defisiensi

mengakibatkan ter adinya hiperplasia dan hipertrofi kelen ar tiroid.

Sum!er utama " makanan laut, garam beryodium, produk olahan susu, air minum Ma#$aat utama " pembentukan hormon tiroid, berfungsi mengatur mekanisme pengontrolan energi Aki!at kekura#%a# " pembesaran kelen ar tiroid, kreatinisme, tulibisu, pertumbuhan anin dan perkembangan otak yang abnormal Aki!at ke&e!iha# " kadang menyebabkan tingginya kadar hormon tiroid.

e. &angan

Sum!er Utama " Candum, buah-buahan yang dikeringkan. Ma#$aat Utama " "omponen enzim. Aki!at kekura#%a# " /enurunan berat badan, iritasi kulit, mual dan muntah, perubahan #arna rambut, pertumbuhan rambut yang lambat. Aki!at ke&e!iha# " "erusakan saraf. Ke!utuha# Haria# de'asa " 5,2 miligram.
f.

&olibdenL &erupakan konstituen penting dari banyak enzim, terdapat dalam tulang, hati dan gin al. 1efisiensi arang ter adi. 1osis 3,*2-3,2 mg@hari diperkirakan cukup dan aman. Sum!er utama " produk olahan susu, gandum Ma#$aat utama " pengakti!asi enzim
30

Aki!at kekura#%a# " asidosis, denyut

antung yang cepat,

pernafasan cepat, bintik buta, rabun sen a, mudah tersinggung. Aki!at ke&e!iha# " kelumpuhan, gangguan antung

BAB III PEMBAHASAN Tindakan umum yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelelahan yaitu dengan mengubah pola hidup dan menitikberatkan pada ketenangan mental dan akti!itas fisik yang cukup. 1i samping itu hendaknya memperhatikan makanan yang sehat dan seimbang. "eadaan kelelahan kronis sukar sekali diobati, apalagi dengan s#amedikasi dan bila sudah berlangsung lebih dari satu bulan harus ditangani oleh dokter. ?anya bila ge ala-ge alanya tidak begitu hebat, disamping tindakan-tindakan umum untuk men alankan pola hidup yang sehat, maka kita dapat menanggulangi keluhan-keluhan demikian dengan pengobatan sendiri misalnya dengan mengkonsumsi tonika, kopi, !itamin, ginseng, ba#ang putih.
31

%supan !itamin yang berlebihan dapat disebabkan karena <


a. /enggunaan

!itamin maupun

dalam

umlah

besar, penyakit

baik yang

untuk tidak

tu uan elas

pencegahan

pengobatan

berhubungan dengan defisiensi !itamin.


b. /enggunaan !itamin secara rutin dengan umlah yang auh melebihi

%"C karena adanya anggapan bah#a !itamin dapat memberikan tambahan energi dan membuat seseorang lebih sehat.
c. Banyaknya sediaan yang mengandung satu macam !itamin atau

beberapa macam !itamin (multi!itamin) dalam umlah yang besar yang dinyatakan sebagai suplementasi makanan dan dapat dibeli tanpa resep dokter. %supan !itamin yang kurang dapat ter adi sebagai akibat <
a. %supan makanan yang tidak mencukupi, dapat disebabkan oleh

anoreksia, diet rendah kalori, diet khusus misalnya pada diabetes mellitus,dan nilai gizi makanan yang rendah karena keadaan ekonomi atau kurangnya pengetahuan nilai gizi makanan.
b. Cangguan absorpsi !itamin, dapat ter adi misalnya pada penyakit hati

dan saluran empedu, diare kronik, macam-macam gangguan sistem pencernaan dan pada penggunaan antibiotik angka lama.
c. &eningkatnya kebutuhan tubuh, ter adi selama masa pertumbuhan,

hamil, laktasi, haid, ker a fisik yang berat, stres dan pada penyakit yang disertai peningkatan metabolisme, misalnya hipertiroidisme dan
32

demam. .elain itu kelainan genetik kebutuhan akan !itamin. 8ungsi umum mineral di dalam tubuh

uga dapat meningkatkan

a. .ebagai bahan pembentukan bermacam-macam

aringan tubuh,

seperti tulang dan gigi (,a dan /), rambut, kuku, dan kulit (.) serta sel darah merah (8e), kalsium dan phosphor merupakan mineral yang terbanyak dalam tubuh.
b. &emelihara keseimbangan asam dan basa di dalam tubuh melalui

penggunaan ,l, /, . sebagai pembentuk asam dan ,a, 8e, &g, " serta 7a sebagai pembentuk basa
c. &embantu dalam pengiriman isyarat saraf ke seluruh tubuh (,a, ",

dan 7a),
d. &engatur kepekaan saraf dan kontraksi otot (,a, ", dan 7a) e. &engatur proses pembekuan darah (,a)

/ilihan Terapi yang dapat digunakan sebagai berikut <


a. %nti anemia @ !itamin masa hamil dan nifas .uplemen ini memberikan hampir semua komponen !itamin dan

mineral sebagaimana yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari.


/roduk ini mengandung komponen yang hampir sama dengan

preparat multi!itamin dan mineral, hanya sa a kandungan zat besinya lebih tinggi
33

:at besi bermanfaat membantu pembentukan sel-sel darah merah

pada anin dan uga ibu hamil. %supan zat besi (ferosus sulfat) yang dian urkan untuk ibu hamil yaitu sekurang-kurangnya 53 mg.
$itamin , bermanfaat meningkatkan absorpsi zat besi oleh tubuh. %sam folat bermanfaat untuk mengurangi risiko ter adinya spina

bifida (kerusakan tabung saraf) pada anin.


?indari penggunaan dosis yang berlebihan karena efeknya ustru

dapat membahayakan tubuh.


/roduk ini hanya berfungsi sebagai suplemen (tambahan), bukan

sebagai pengganti makanan sehari-hari. &akanan yang terbuat dari bahan alami tetap merupakan sumber zat gizi terbaik.
b. -nteral @ produk nutrisi /roduk

ini memberikan zat-zat gizi yang dibutuhkan guna

menun ang pertumbuhan dan kesehatan tubuh.


Beberapa diantaranya diformulasikan khusus untuk memenuhi

kebutuhan gizi ibu hamil.


c. "alsium dengan !itamin "alsium bermanfaat untuk mengurangi risiko hipertensi pada

kehamilan dan pre-eklamsia. 6uga mengurangi risiko ter adinya persalinan premature dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

34

.uplemen laksium bermanfaat membantu mencegah osteoporosis

pada #anita yang tidak memperoleh cukup asupan kalsium.


"ebutuhan harian kalsium pada ibu hamil yaitu M *333 mg. $itamin 1 membantu meningkatkan absorpsi kalsium d. .uplemen dan terapi penun ang %sam amino berperan dalam pembentukan protein dalam tubuh. 1efisiensi protein pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko

persalinan prematur dan bayi dengan berat badan rendah


%supan protein yang dian urkan untuk ibu hamil yaitu sekurang-

kurangnya 03 g@hari %dapun s#amedikasi dengan menggunakan sediaan herbal sebagai berikut < *. "opi ( Coffea robusta @ Coffea Arabica ) ,ara membuatnya < *-+ sendok kecil kopi tubruk diseduh dengan secangkir air mendidih, dibuat agak kental dan setelah itu didiamkan 2*3 menit, lalu diminum, 5 cangkir kopi dalam sehari.

+. Cinseng ( Panax sp ) ,ara membuat < 5J sehari, 5 g serbuk akar sebagai teh (seduhan 5 g
35

sekalinya) atau akarnya dikunyah untuk beberapa menit, kemudian dapat ditelan.
3. Ba#ang putih ( Allium sativum )

,ara membuat < 2 g atau + siung ba#ang segar sehari dan sebaiknya yang telah dipotong kecil-kecil diletakkan di antara roti atau nasi untuk kemudian ditelan tanpa dikunyah. .elain dari bahan herbal, kita uga dapat melakukan tindakan

s#amedikasi dengan menggunakan bahan sintetik antara lain < *. 1engan mengkonsumsi sediaan yang mengandung kofein. 9ni terdapat dalam beberapa enis minuman, dengan kadar per *I3 ml (k.l. * gelas) < 7escafe (20 mg), teh =ipton (0+ mg), .usu "akao (D3 mg), Coca-cola (D+ mg) dan /epsi-,ola (52 mg). +. .ediaan $ature "arlic dikonsumsi dengan cara dimakan 5J sehari sebanyak *-+ kapsul. 5. .ediaan 'upradyn, (igoral dll yang mengandung !itamin dan mineral dalam dosis yang tinggi maka harus diminum * tablet pada #aktu pagi hari, karena bila pada malam hari dapat menyulitkan tidur. D. .ediaan P!armaton Formula, yang mengandung D3 mg ekstrak Cinseng yang telah distandarisir bersama !itamin-!itamin, kalsium, besi

36

dan lesithin, + kapsul sehari selama +-5 minggu, lalu * kapsul sehari selama *-+ bulan.

HASIL DISKUSI

*. /ertanyaan .audari 7ur ?ilal 6elaskan pada keadaan yang bagaimanakah yang dapat di s#amedikasi dengan menggunakan !itamin dan mineral N 6a#aban < %pabila kita merasa stamina dan ketahanan tubuh menurun atau yang kita kenal dengan istilah (sakit) maka kita dian urkan untuk melakukan tindakan s#amedikasi dengan cara mengkonsumsi segera !itamin dan mineral sesuai dengan kebutuhan. 7amun, dalam hal ini tidak semua penyakit dapat ditangani dengan tindakan s#amedikasi. %pabila kita menderita penyakit yang parah hendaknya sebelum melakukan tindakan s#amedikasi disarankan untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. +. /ertanyaan .audara &uh. 9ksan Berapa umlah asupan yang dibutuhkan untuk !itamin dan ge ala apa yang ter adi ika kita mengalami defisiensi !itamin N 6a#aban < a. $itamin larut dalam air $itamin B kompleks

37

*. Tiamin a. Ce ala-ge ala defisiensi < =etih, depresi, gangguan fungsi mental, kram otot, mual, pembesaran antung, beri-beri

b. 1osis < 'ntuk pencegahan pada dosis +-2 mg@hari dan untuk pengobatan 2-*3 mg tiga kali sehari.

+. Ribofla!in a. Ce ala-ge ala defisiensi < .udut mulut pecah-pecah, lidah tampak merah dan licin, rasa lelah, depresi, anemia, kulit bersisik. b. 1osis < 'ntuk pengobatan adalah 2-*3 mg@hari 5. %sam nikotinat a. Ce ala-ge ala defisiensi < /elagra dengan ge ala dermatitis pada tangan dan #a ah, lesu, anoreksia, stomatitis, diare, cemas, depresi. b. 1osis < 'ntuk pengobatan pelagra pada keadaan akut oral 23 mg diberikan sampai *3 kali sehari D. /iridoksin a. Ce ala-ge ala defisiensi < =emas, kurang nafsu makan, luka pada mulut, rentan terhadap infeksi, ke ang dan anemia.
38

b. 1osis < Oral selama terapi *3-*33 mg sehari, profilaksis +-*3 mg, mual hamil 23 mg dan pada depresi akibat pil anti hamil *+2 mg sehari selama H hari. 2. %sam folat ($itamin B**) a. Ce ala-ge ala defisiensi < %nemia, gangguan suasana hati, dan gangguan pada sistem gastrointestinal. b. 1osis < %nemia megaloblaster permulaan *-+ kali sehari 3,2 mg, pemeliharaan * kali sehari 3,*-3,2 mg, profilaksis spina bifida 3,2 mg dimulai minimal D minggu sebelum konsepsi sampai dengan minggu ke-I kehamilan. 0. .ianokobalamin a. Ce ala-ge ala defisiensi < %nemia dengan ge ala lelah, sakit kepala dan mudah marah. b. 1osis < /ada defisiensi oral + kali sehari * mg selama * bulan, pemeliharaan * mg sehari. /rofilaksis dalam sediaan multi!itamin *-*3 mg sehari. H. $itamin , a. Ce ala-ge ala defisiensi < .korbut (gusi berdarah), nyeri sendi, mudah memar, kulit kering, retensi cairan tubuh dan depresi. b. 1osis < 1osis yang dian urkan minimal *23 mg. b. $itamin larut dalam lemak
39

*. $itamin % a. Ce ala-ge ala defisiensi < Rabun sen a, Jerophthalmia, kulit kering dan kasar, kehilangan nafsu makan, diare, gangguan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi. b. 1osis < /ada defisiensi +2-23.333 ' sehari selama maksimal + bulan.

+. $itamin 1 a. Ce ala-ge ala defisiensi < %nak < Rakitis (tulang kehilangan kandungan kalsium sehingga men adi lunak dan bengkok). 1e#asa < Tulang nyeri dan melunak, otot lemah. b. 1osis < -rgokalsiferol ( $itamin 1+ ) < /ada defisiensi *333-+333 mg sehari, sebagai penun ang D33 '. /ada sindrom malabsorpsi *323.333 ' sehari, pada hipoparatirosis 23-+33.333 ' sehari. "olekalsiferol ( $itamin 15 ) < 1osisnya sama dengan !itamin 1+. 5. $itamin 40

a.

Ce ala-ge ala

defisiensi

<

"elemahan,

kehilangan

keseimbangan. b. 1osis < 03-H2 mg sehari, dan D33-033 mg@hari sebagai antioksidan. D. $itamin " a. Ce ala-ge ala defisiensi < 1arah lambat membeku, mudah berdarah dan memar. b. 1osis < Oral pada perdarahan 2-*3 mg, bila perlu diulang sesudah I-*+ am. 5. /ertanyaan .audari 9rmayanti Bagaimana cara penggunaan !itamin larut lemak (!itamin %, 1, -, ") N 6a#aban < 1ari sudut pandang medis regular, penggunaan !itamin tambahan hanya dibenarkan pada keadaan kekurangan, bila kebutuhannya meningkat atau selama minum obat-obatan tertentu. Beberapa keadaan tersebut adalah sebagai berikut < a. Bi&a ke!utuha##(a me#i#%kat, seperti selama kehamilan (asam folat, multi!itamin), pada anak-anak yang sedang tumbuh (!itamin %, 1) dan bayi sampai 5 bulan (!itamin "), yang belum dibentuk oleh kuman usus dan kurang terdapat dalam susu ibu. Orang yang mengikuti diet melangsingkan tubuh (multi!itamin), perokok dan
41

olahraga#an berat (!itamin - akibat stres oksidatif berhubung penggunaan O+ lebih tinggi). b. Pasie# kro#is da# pemakai o!at . 1e#asa ini sudah diketahui bah#a berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan parkinson disertai oksidatif berlebihan. "elebihan radikal bebas dapat merusak aringan dan karenanya memperburuk alannya penyakit. /emberian !itamin yang optimal, khususnya yang bersifat antioksidan (!itamin -) menurunkan resiko akan komplikasi dan memburuknya penyakit. c. Se)ara pre*e#ti$. /ada tahun-tahun terakhir ditemukan semakin banyak indikasi bah#a berbagai !itamin dan mineral dengan sifat antioksidan (!itamin -, magnesium, dan selen) berdaya melindungi terhadap penyakit /6/ dan kanker. &isalnya, resiko akan infark antung dikurangi oleh !itamin -, magnesium, begitu pula asam folat tunggal atau terkombinasi dengan !itamin B 0 dan B*+ memperkecil resiko /6/, karena menurunkan kadar homosistein yang meningkat.

BAB I+ PENUTUP "esimpulan <


1. $itamin dan mineral adalah bagian yang penting dari makanan sehat

yang

diperlukan

oleh

tubuh

agar

seluruh

proses

42

metabolisme dapat ber alan lancar dan sangat berguna untuk mengatasi perasaan lelah-lesu atau kekurangan stamina.
2. &enghindari penggunaan !itamin dan mineral yang berlebihan karena

dapat membahayakan tubuh, sebaiknya memperhatikan dosis, efek samping dan kontraindikasi.
3. /enggunaan !itamin dan mineral bila kebutuhannya meningkat dan

untuk #anita hamil harus dikonsultasikan kepada dokter


4. .ebaiknya

mengkonsumsi

makanan

dan

buah-buahan

yang

mengandung !itamin dan mineral.


5. &eskipun !itamin dan mineral sangat dibutuhkan dalam proses

metabolisme tubuh manusia, !itamin dan mineral pada umumnya punya kadar tertentu dalam tubuh, yang apabila berlebih maka akan memberi dampak yang buruk bagi tubuh manusia.

DAFTA

PUSTAKA

43

1epartemen Cizi., +33I., ,i-i da# Kesehata# Mas(arakat , /T. Ra a Crafindo /ersada, 6akarta. 1ir en /O&., *442., Farmakope Indonesia, -disi 9$., 1epartemen "esehatan R9., 6akarta. Canis#arna., *442., Farmakologi dan Terapi, 8akultas "edokteran-'9, 6akarta. Regina., +33I., Mims I#do#esia, /etun uk "onsultasi, ,&/ &edica, 6akarta. .ulistia., +33H., Farmako&o%i da# Terapi, -disi $, Caya Baru, 6akarta. T ay,T,?., +33+., .!at/.!at Pe#ti#%, -disi $, /T. %leJ &edia "omputindo, 6akarta. T ay,T,?., *445., S'amedikasi, -disi 9, /T. %leJ &edia "omputindo, 6akarta.

44