Anda di halaman 1dari 74

KOSMETOLOGI

Oleh Nurmeilis, M.Si, Apt

ABSORPSI KOSMETIK PERKUTAN

Absorpsi kosmetik melalui kulit tjd melalui :


Celah antar sel epidermis /str corneum & menembus str corneum (transepidermal) Celah folikel rambut (transfolikuler) Celah antar sel kelenjar keringat Celah antarsel kelenjar sebasea

Faktor yg mempengaruhi absorpsi/ penetrasi kosmetik kedlm kulit:


Kondisi kulit : usia, struktur kulit, luas &tempat aplikasi kosmetik Keasaman kosmetik (ph kulit 4,5 7,0) Intensitas pemakaian kosmetik Konsentrasi bahan aktif Jenis bhn dasar/pelarut pd kosmetik

EFEK SAMPING KOSMETIK


Jenis kosmetik yg sering menimbulkan efek samping : Kosmetik rias mata Kosmetik pewarna rambut Deodorant Kosmetik rias wajah

FAKTOR YG MEMPENGARUHI TIMBULNYA EFEK


SAMPING Intensitas kontak antara kosmetik dg kulit pH kosmetik Lokalisasi pemakaian kosmetik Sipemakai kosmetik :

Usia & jenis kelamin Kondisi kulit yg tdk normal Cara pemakaian yg salah

MANIFESTASI KLINIK REAKSI KULIT/EFEK SAMPING


Reaksi kontak alergi Reaksi iritasi Reaksi fotosensitisasi Kelainan pigmentasi Jerawat Urtikaria Efek lokal lain Efek sistemik

REAKSI IRITASI
Reaksi iritasi baru terjadi sth penggunaan lama & berulang2 Tjd pd 1-10 % dari pemakai kosmetik, terutama tjd pd wajah Kosmetik penyebab iritasi a.l: Sabun, shampo, eye shadow, maskara, deodoran, antiperspiran

REAKSI KONTAK ALERGI


Reaksi ini hanya tjd pd org yg sensitif thd satu/lebih bhn yg ada dlm kosmetik Reaksi a/ timbul sth periode sensitisasi (10-14 hari), & bisa timbul ditempat yg berbeda dg tempat pemakaian kosmetik Misal reaksi alergi pd kelopak mata akibat pemakaian cat kuku

Kosmetik yg sering menimbulkan alergi a.l : parfum, lipstik, cat rambut & cat kuku Bhn kosmetik yg bsifat iritan/alergik: PPDA (para phenil diamin) pd cat rambut Hidrokuinon pd pemutih kulit Na lauril sulfat , heksaklorofen pd sabun

REAKSI FOTOSENSITIVITAS
Reaksi ini baru timbul sth pemakai kosmetik terpapar sinar matahari Ada 2 btk reaksi fotosensitivitas : Reaksi foto toksik

Dpt tjd pd semua pemakai, disebabkan terpapar sinar matahari dg dosis besar Contoh bhn foto toksik dlm kosmetik : furocoumarin,tar pd parfum, lipstik,shampo

Reaksi foto alergik


Hanya tjd pd penderita yg sensitiv, timbul lambat bbrp hari/minggu sth terpapar sinar matahari Contoh kosmetik yg mgd bhn fotosensitiser PABA, sinamat pd tabir surya, klormekapto dikarboksimid pd shampo antiketombe

Kelainan fotosensitivitas brp radang kemerahan, atau hiperpigmentasi

AKNE KOSMETIK
Akne brp komedo tertutup timbul krn pemakaian kosmetik yg mgd bhn komedogenik scr terus menerus & jangka lama spt alas bedak, krim pelembab, krim malam, tabir surya Bhn yg bsifat komedogenik a.l:

Lanolin, propilenglikol, sulfur, minyak kelapa, miristilpropionat, isopropil miristrat, isostearil neopentoat, minyak wijen

PERUBAHAN PIGMENTASI
Perubahan

warna kulit, rambut atau kuku yg tjd dpt berupa : Hiperpigmentasi :


Brp bercak yg difus kecoklatan, hitam contoh :petrolatum, cat coal-tar, minyak kenanga, formaldehid &resorsinol (warna coklat pd kuku)

Depigmentasi

Brp bercak yg kepucatan (putih) Contoh bhn penyebab : hidrokuinon, sinamat, monobenson

KERUSAKAN RAMBUT & KUKU


Brp rambut rontok, mdh patah akibat pemakaian terlalu sering/ konsentrasi tinggi pd kosmetik rambut (cat rambut, pelurus/pengeriting rambut) Contoh : tioglikolat formaldehid

EFEK SAMPING SISTEMIK


Reaksi ini jarang, hanya timbul pd pemakaian kosmetik scr berlebihan Gangguan fungsi paru/asma akibat pemakaian spray rambut Kelainan ginjal akibat pemakaian krim pemutih yg mgd garam merkuri Tremor pd lengan akibat shampo selenium sulfida

FAKTOR YG MEMPENGARUHI EFEK KOSMETIK


THD KULIT

Faktor manusia

Perbedaan ras warna kulit Kulit yg sensitif Penyalahgunaan kosmetik

Faktor kosmetik

Kualitas bahan baku Mgd bhn yg toksis, iritan, alergik, aknegenik

Formulasi kurang disesuaikan dg kondisi kulit & lingkungan Proses pengolahan tdk mematuhi CPKB Kurang tes keamanan kosmetik Faktor lingkungan Beda lingkungan tropis & subtropis Sinar matahari, kelembaban udara Mgd bhn fotosensitizer

UJI KULIT UTK KOSMETIK


Tujuan

Utk mcegah tjdnya efek samping Utk diagnostik/pemastian adanya efek samping

Preventif

: uji pakai

Memakai kosmetik ditempat lain (mis di belakang daun telinga, di lengan bawah) kmd dibiarkan 24-48 jam, jk tdk tjd reaksi berarti kosmetik tsb aman

Diagnostik

Uji tempel (patch test)


Tertutup Terbuka Dg sinar

Uji terbuka (open test) Uji eliminasi

Metode Uji Keamanan

Uji Temple (Patch Test)

Stinging Test

Uji Pakai (Use Test)

Tertutup

Terbuka

Stinging test

Closed Patch Test

Opened Patch Test

Patch

test (uji tempel)

Dg melekatkan bahan kulit dg sepotong kertas filter whatman yg melekat dikertas alumunium foil Bhn alergen yg a/ diperiksa sebaiknya dlm btk cair/dicairkan Dilakukan pd kulit belakang tubuh Dibiarkan dikulit selama 48 jam, lalu diangkat dan diamati setelah 15 & 30 menit

Uji

tempel yg tertutup

Menempelkan kosmetik yg dipakai di punggung dg bhn penutup ttt, dibiarkan 48 jam tanpa mandi/kena air

Uji

tempel yg terbuka tempel dg sinar

Utk bhn kosmetik yg mdh menguap Dilakukan dibelakang daun telinga


Uji

Uji tempel tertutup yg dibuka sth 24 jam & disinari dg sinar matahari/UV selama 15 menit, kmd ditutup lagi selama 24 jam, baru dilihat hasilnya

TEST KEAMANAN KOSMETIK


3 bentuk umum test keamanan kosmetik : Patch test ; utk mentest keamanan bahan baku Usage test ; utk mentest keamanan produk akhir kosmetik sblm dipasarkan Efficacy test : utk mentest keamanan produk kosmetik yg sdh dipakai o/ konsumen selama jangka waktu ttt

JENIS2 TEST KEAMANAN KOSMETIK


Patch

test (btk metoda dasar) Test potensi iritasi bahan pd kulit Test iritasi pd mata Test phototoxicity Test iritasi sabun & detergen Test toleransi thd detergen di shampo Test comedogenicity

ACNE - JERAWAT

KULIT
SECARA GARIS BESAR TERSUSUN ATAS TIGA LAPISAN UTAMA YAITU:

LAPISAN EPIDERMIS
ATAU KUTIKE, LAPISAN DERMIS

(KORIUM, KUTIS VERA, TRUE SKIN),


DAN LAPISAN SUBKUTIS

(HYPODERMIS)
Anatomi kulit

LAPISAN KULIT

KELENJAR DALAM KULIT


Kelenjar keringat (glandula sudorifera)
EKRIN Kecil-kecil, terletak dangkal di dermis dengan sekret encer, terdapat di seluruh permukaan kulit terutama di telapak tangan dan telapak kaki, dahi, dan ketiak, diatur oleh saraf kolinergik APOKRIN Lebih besar, sekretnya lebih kental, terdapat di aksila, areola mame, pubis, labia minora, dan saluran telinga luar, diatur oleh saraf adrenergic.

Kelenjar palit (glandul a sebasea )

disebut juga sebagai kelenjar holokrin karena tidak berlumen dan secret kelenjar berasal dari dekomposisi sel. Sekresi kelenjar dipengaruhi oleh hormon androgen

JERAWAT (ACNE)
ADALAH KONDISI ABNORMAL KULIT AKIBAT GANGGUAN BERLEBIHAN PRODUKSI KELENJAR MINYAK (SEBACEOUS

GLAND) YANG MENYEBABKAN PENYUMBATAN SALURAN FOLIKEL RAMBUT DAN PORI-PORI KULIT.
Daerah yang mudah terkena jerawat ialah di muka, dada, punggung dan tubuh bagian atas lengan.

MEKANISME TERJADINYA JERAWAT


Jika kelenjar minyak memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan sehingga terjadi sumbatan aliran sebum yang dikeluarkan oleh kelenjar sebasea di permukaan kulit kemudian timbul erupsi ke permukaan kulit yang dimulai dengan komedo. Selanjutnya berkembang menjadi papul, pustule, nodus, dan kista.

BAGAIMANA KOMEDO TERBENTUK?


Komedo adalah nama ilmiah daripori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang tertutup disebut juga sebagai blackhead, terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam akibat adanya melanin epidermal. Komedo yang terbuka, atau whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat; makanya terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil dibawah kulit.

Make up, berkeringat dan udara panas

JERAWAT KLASIK TERJADI KARENA PORI-PORI YANG


TERSUMBAT TERINFEKSI DENGAN BAKTERI. STRESS, HORMON DAN UD ARA YANG LEMBAB DAPAT MEMPERBESAR KEMUNGKINAN INFEKSI KARENA MENYEBABKAN KULIT MEMPRODUKSI MINYAK, YANG MERUPAKAN TEMPAT BERKEMBANG-BIAK BAKTERI.

Jerawat klasik pada permukaan kulit karena ada infeksi bakteri pada saluran minyak yang tersumbat.

FAKTOR YANG MENYEBABKAN JERAWAT SECARA UMUM

PENCEGAHAN SECARA UMUM

KLASIFIKASI JERAWAT

Jerawat digolongkan ringan bila bentuknya masih komedo dengan jumlah lesi kurang dari 30. Jerawat sedang (papule) Apabila jumlah lesi berkisar antara 30-125. Jerawat besar yang disebut nodul atau kista timbul bila lesi di atas 125.

JENIS JERAWAT (1)


1.

2.

Jerawat pada bayi yang baru lahir (newborn acne): Jerawat jenis ini menyerang sekitar 20% bayi yang baru lahir dan tergolong jerawat ringan. Jerawat pada bayi (infantile acne): Bayi berumur 3 6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.

(2)
3.

Jerawat vulgaris (Acne vulgaris): Jerawat jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 24 tahun. Istilah medis buat jerawat biasa adalah acne vulgaris, singkatnya disebut jerawat

(3)
4.

Jerawat conglobata (cystic acne) : Jerawat jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi. Acne conglobata adalah jenis acne yang parah. Acne conglobata bentuknya bervariasi dari jerawat biasa sampai jerawat batu dalam jumlah yang banyak. Jerawat ini bisa tumbuh di wajah tetapi juga di badan, bahkan bisa sampai meradang. Stadium lanjut dari acne conglobata adalah abses dan radang bernanah yang sulit diobati.

KLASIFIKASI JERAWAT
Acne Vulgaris penyakit peradangan folikel pilosebasea yang umumnya terjadi pada masa remaja dan dapat sembuh sendiri Gejala klinis : rasa gatal dan komedo Rifonima Pembesaran hidung tak teratur yang terjadi bertahun-tahun sebagai akibat penigkatan progesif jaringan ikat, hiperplasi kelenjar sebasea, ektasivena dan inflamasi kronik yang dalam Etiologi : Alkoholisme namun belum dapat dibuktikan

Erupsi akneiformis
Kelainan kulit yang menyerupai akne brupa reaksi peradangan polikular dengan manivestasi klinis papulopostular Gejala : Papul dan pustule, monomorfik atau ligomorfik pada mulanya tanpa komedo dapat diserta demam, malease,dan umumnya tidak terasa gatal

Rosasea penyakit kulit kronis pada daerah sentra wajah yang ditandai denan kemerahan pada kulit dan telangiektasi disertai episode peradangan yang memunculkan erupsi papul, pustule, dan edema Gejala : eritema, telaniektasia, papul, edema, pustul

MEKANISME PENYEMBUHAN JERAWAT


Obat akan melepaskan sumbatan jerawat di dalam kulit dan mendorong jerawat dari dalam ke atas permukaan kulit.

PENGOBATAN
Pengobatan

Alamiah Ramuan Tradisional Vitamin dari alam Pengobatan Konvensional Phototerapy

TRADISIONAL.
Ramuan I Sediakan 6 buah belimbing wuluh, setengah sendok teh serbuk belerang, dan 1 buah jeruk nipis. Caranya: belimbung wuluh dan serbuk belerang digiling sampai halus, kemudian remas-remas dengan air jeruk nipis. Pemakaian: gosokkan pelanpelan pada wajah yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. Ramuan 2 Ambil sedikit madu asli, panaskan hingga mendidih. diamkan sampai menjadi suam-suam kuku, oleskan pada bekas jerawat selama kira-kira 2 jam. Lakukan setiap malam sebelum tidur. Cara ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka eksim, baik ditangan maupun dikaki.

(2)
Ramuan 3 Sediakan 20 kuntum bunga melati, 2 jari asam-lama (bahasa Jawa: asam-kawak), 1 buah jeruk nipis, dan belerang sebesar telur merpati. Caranya: bunga melati, asam-lama dan belerang dicuci bersih dan ditumbuk halus. Lalu remas dengan air jeruk nipis. Pemakaian, sama dengan ramuan I. Ramuan 4 Serbukkan batang kayu manis, campurkan dengan madu, lalu oleskan pada bekas jerawat tiap malam, bersihkan kembali keesokan harinya. Ramuan 5 Ambil sedikit daun pegagan, lumatkan, campur dengan bedak dingin, lalu pupurkan di tempat yang berjerawat setiap malam menjelang tidur.

VITAMIN
Vitamin

A wortel, aprikot, ubi rambat, peterseli, bayam dan kol Vitamin B2 mengurangi tekanan ikan, susu, butir-butir utuh, daging, telur dan sayur rindang yang hijau. Vitamin B3 memperbaiki peredaran darah telur, kacang tanah, bersandar dan daging hati Vitamin E brokoli, minyak sayur

KONVENSIONAL (OBAT-OBATAN)..
Antibacterial (benzoyl-peroksida, sulfur, triclosan,chlorhexidine gluconate, Antibiotik (eritromisin, klindamisin, stiemisin, tetrasiklin, TMP) Retinoid (tretinoin (brand name Retin-A), adapalene (brand name Differin), and tazarotene (brand name Tazorac), isotretinoin )

Contoh

Komposisi kosmetik jerawat (Ristra):


Sulfur, etanol, champora, allantoin

Contoh

(verile jel):

Asam Salisilat 0,5 % Asam Borat 1 %, Resorsinol 2 % , Allantoin 0,1 %, Triklosan 0,1 %, Alkohol 25 %.

ZAT AKTIF VERILE


Asam salisilat Asam borat Resorsinol Allantoin
Keratolitikum, antifungi

Pendapar

Keratolitik
Psoriasis ( semacam penyakit kulit yang kronis), mempercepat penyembuhan luka
Anti bakteri dan anti jamur, biasa terdapat dalam pembersih mulut(mouthwash), krim cukur, sabun mandi, dll

Triklosan
Alkohol

Pelarut

PENCEGAHAN JERAWAT
Mencuci wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih mengandung salicylic-acid atau AHA/BHA (untuk mengelupas sel-sel kulit mati) atau scrub kulit wajah minimal seminggu sekali. Menggunakan kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak di wajah (bagi yang minyaknya berlebih). Gunakan juga masker untuk kulit berminyak seminggu sekali. Untuk membunuh bakteri-bakteri penyebab jerawat, gunakan sabun muka yang mengandung benzoylperoxida, atau sabun sulfur. Gunakan masker anti bakteri/ jerawat seminggu sekali.

SEDIAAN PEMUTIH
Sediaan pemutih merupakan campuran bahan kimia dan atau bahan lainnya yang berkhasiat mampu memucatkan noda hitam atau coklat di kulit. Tujuan

mengurangi hiperpigmentasi pada kulit. mendapatkan kulit yang segar, sehat, dan halus. Dipasaran : yang beredar saat ini dalam bentuk sabun, losion tubuh, pelembab, dan sebagainya

MEKANISME KERJA WHITENING

Pigmentasi kulit ditentukan oleh sintesis melanin dalam melanosom dan penyebarannya ke keratinosit dalam unit melanin epidermal. Kulit yang menghitam atau hiperpigmentasi timbul jika sistem ini mengalami gangguan. Bahan pemutih digunakan untuk memutus rantai pembentukan melanin, mengatur penyebaran melanosom di keratinosit, serta mempercepat turn over kulit sehingga pigmen cepat terangkat dan kulit dapat kembali normal.

Dalam proses pembentukan melanin, terjadi aktivitas enzimatik yang diperantarai oleh tyrosinase. Pertama dapat dibentuk Eu-melanin yang berwarna gelap dari tyrosine. Tyrosine diubah menjadi DOPA, dan DOPA diubah menjadi DOPA-quinon oleh tyrosinase. Oleh karenanya hambatan dari tyrosinase ini dapat dipakai untuk hambatan proses pembentukan melanin. DOPAquinon diubah menjadi DOPA-chrome melalui autooxidation, dan selanjutnya DOPA-chrome diubah menjadi D,6-Dihydroxinodol-2-carboxylic acid oleh DOPA-chrometautomerase (DHICA). Hasil akhirnya adalah EU-melanin-black-melanin-atas pengaruh DHICA oxidase. auto-oksidasi ini sekarang dipakai pula dalam pengembangan whitening agents. Salah satu vitamin yang dapat dipakai untuk menghambat oksidasi ini adalah vitamin C.

Warna kulit dipengaruhi oleh pigmen yang dihasilkan sel melanosit (sel penghasil pigmen) di lapisan kulit. Jumlah sel melanosit ditentukan oleh ras atau gen yang kita miliki sejak lahir. Tirosinase merupakan enzim utama dalam pembentukan melanin. Tirosinase berperan dalam mengkatalisis tiga reaksi yang berbeda dalam pembentukan melanin (melanogenesis), yaitu hidroksilasi tirosin menjadi dihidroksifenilalanin (DOPA), oksidasi DOPA menjadi dopakuinon dan oksidasi dihidroksiindol (DHI) menjadi indolkuinon. Hambatan pada pembentukan ataupun aktivitas enzim ini akan menyebabkan pigmen melanin berkurang atau tidak terbentuk.

Manakala sinar UV mengenai kulit maka melanosit akan mulai memproduksi melanin. Pada keadaan normal melanin akan menipis dan menghilang dalam waktu 1 bulan. Proses turn over ini berlangsung terus menerus selama terdapat paparan sinar matahari. Manakala paparan tersebut berulang-ulang, melanin yang diproduksi akan menetap dan tampaklah sebagai freckles, black spot dan sebagainya.

MEKANISME PEMUTIHAN KULIT


a.

Pemutihan metabolik Produk pemutih golongan ini mengandung enzim-enzim alami, glukan dan Saccharomyces Cerevisiae untuk menyingkirkan melanin yang menutupi permukaan kulit melalui pemutihan metabolik, untuk mengembalikan kulit yang cerah dan bersinar.

MEKANISME PEMUTIHAN KULIT


b. Pencegahan timbulnya melanin Produk pemutih golongan ini mengandung ekstrak botanikal dengan memberi kesan menenangkan kulit dan menentang peradangan untuk mengurangi peradangan dan mencegah timbulnya pigmen melanin. c. Efek Anti-oksidan Mengandung vitamin C dan E dengan kesan anti-pengoksidaan, dapat menghalang rangkaian tindak balas pengoksidaan oleh enzim tirosinase dan merangsang fungsi pemulihan untuk mencapai kesan pemutihan

d. Menghalangi pigmen Vitamin C dan ekstrak botanikal dapat menghalang pembentukan pigmen melanin melalui penahanan enzim melalui penggunaannya.

ZAT AKTIF PEMUTIH KULIT

Tabir surya

Bahan ini berfungsi untuk menghambat tanning (perubahan warna kulit menjadi kecokelatan) akibat sinar matahari.

Peeling (pengelupasan) lemah

Efek seperti ini, contohnya, dimiliki asam alfa hidroksi berkonsentrasi rendah. Gunanya untuk mengurangi warna gelap pada kulit.

Menghambat pigmen

Pemutih kulit yang efektif memiliki bahan aktif yang bersifat menghambat pembentukan pigmen kulit. Misalnya, vitamin C, kojic acid, hidrokuinon, arbutyn.

ZAT AKTIF PEMUTIH KULIT


Hidroquinon (Hydroquinone) Cara kerjanya dengan memperlambat dan menghambat produksi melamin pada kulit. konsentrasi bervariasi mulai dari 2 % hingga 5 %. Arbutin Bahan ini berfungsi sebagai pencerah kulit (skin lightening) yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan melanin dalam kulit. Arbutin berasal dari ekstrak tanaman bearberry,yang dulu sering digunakan oleh bangsa Jepang.

ARBUTIN

Arbutin (4-hydroxyphenyl--D-glucopyranoside) Arbutin sesunguhnya adalah senyawa yang diperoleh dari alam dan disebut sebagai Natural Whitening Agent. Pada awalnya Arbutin ditemukan dalam ekstrak Arctostaphylos uvaursi (bearberry), menyusul kemudian dari tumbuhan lain seperti Mulberry, Pear, Saxifragaceae, Pyrus pyrifolia (burn.f) dll. Ekstrak tumbuh tumbuhan ini, digunakan dalam produk whitening agent masa kini. Arbutin adalah bahan pencerah kulit (whitening agent) hasil penelitian terbaru untuk mencerahkan flek hitam (brown spot), flek hitam bekas jerawat (post-inflamation pigmentation), aging spot, dan melasma yang timbul karena factor eksternal ataupun internal tubuh.

Arbutin berasal dari alam, Arbutin tidak bekerja pada kulit dengan cara pengelupasan (exfoliating), tetapi bekerja pada sumber proses hiperpigmentasi kulit, sehingga cocok untuk kulit yang kering dan berminyak, khususnya pada kulit wanita di Asia.

Kojic Acid Licorice Extract Azelaic Acid Vitamin E Vitamin C Ellagic Acid

Asam Azeleik (Azeleic Acid) Fungsi: mengobati melasma dan hiperpiqmentasi pascaradang. Kadar: Asam azeleik 20% memberi hasil yang sama denqan hidrokuinon 2%. Efek samping: gatal, iritasi ringan, rasa terbakar, hingga pengelupasan kulit. Turunan Vitamin A Fungsi: merangsang pembentukan kolagen, memperbarui dan mengelupas kulit mati hingga kulit tampak lebih cerah. Kadar: 0,05-0,1%. Efeksamping: iritasi ringan hinqqa berat.

Asam Kojik (KojicAcid) Fungsi: menon-aktifkan enzim tironase, pengelupas kulit, memaksimalkan penetrasi pemutih, serta membantu mengatasi kulit berjerawat dan menua (aging). Kadar: 1-4%. Efek samping: iritasi dan dermatitis kontak (peradangan alergi kulit akut akibat kontak dengan zat kimia atau benda-benda lain). Vitamin C (AsamAskorbat) Fungsi: membantu menghambat produksi melanin, menjaga elastisitas kulit. Kadar: lebih efektif jika kandungannya lebih dari 3 %.

Bengkoang, akarmanis (Licorice) Fungsi: menghambat aktivitas tirosinase-salah satu kegunaan utama licorice untuk menyerap UVA dan UVB. Efek samping: alergi atau iritasi.
Niasinamida Fungsi: menghambat penyebaran melanin oleh melanosit ke sel-sel sekitarnya, juga sebaqai antiradang dan antioksidan. Kadar: 2-5% (biasanya dipakai dengan tambahan tabir surya dan pelembap).

AHA ( ALPHA HYDROXY ACID)


Konsentrasi yang direkomendasikan: 5% 12%. Yang termasuk dalam golongan AHA:


glycolic acid (turunan dari gula tebu), lactic acid (turunan dari tomat dan susu asam), malic acid (turunan dari apel), tartaric acid (turunan dari anggur), citric acid atau turunan dari buah-buahan jenis citrus.

Kandungan AHA mampu menyerap ke lapisan terluar epidermis dan larut dalam protein yang menjadi pengikat sel-sel kulit (yang menjaga air di dalam kulit tidak menguap).

CONT..

AHA banyak digunakan untuk melancarkan proses pengelupasan kulit (exfoliating), mengoptimalkan proses regenerasi kulit, memperbaiki tekstur dan warna kulit, mengurangi noda hitam, melindungi kulit dari iritasi, dan menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit. Kerugiannya adalah sifatnya yang exfoliant membuat kulit menjadi lebih peka, iritasi seperti kemerahan, rasa panas dan gatal .

MEKANISME WHITENING AGENT


Terdiri dari beberapa tahapan diantaranya:

Absorpsi sinar UV Penghambatan aktivitas IL-1 Penghambatan aktivitas Tyrosinase Penghambatan Autoxydation-polymerization dari melanin dan mengurangi tindakan decolorizing. Anti-Oxidation Memperbaiki kerusakan DNA yang disebabkan UV Meningkatkan produksi Pheo-melanin Penghambatan produksi melanin Proliferasi sel

BAHAYA PENGGUNAAN PRODUK


PEMUTIH
Hidrokuinon

tidak boleh digunakan dalam waktu yang lama, dan jika pemakaiannya lebih dari 2 persen, harus di bawah kontrol dokter. Penggunaan hidrokuinon yang berlebihan bisa menyebabkan oochronosis terhadap orang berkulit gelap. Oochronosis adalah kulit berbintil seperti pasir dan berwarna coklat kebiruan. Penderita oochronosis akan merasa kulit seperti terbakar dan gatal.

BAHAYA PENGGUNAAN PRODUK


PEMUTIH
merkuri

bisa meresap ke dalam pembuluh darah. Bila terakumulasi dalam ginjal, dapat mengakibatkan kerusakan fungsi ginjal. yang menjadi masalah, hanya sebagian pemutih yang mencantumkan bahan dasar dan komposisi dalam produknya. Sering kali pasien yang datang ke dokter karena kondisinya sudah parah. Dokter kesulitan untuk mencari tahu penyebabnya karena produk yang mereka pakai tidak mencantumkan bahan baku dan komposisi.

CARA AMAN PENGGUNAAN PEMUTIH


Pilih produk yang terbukti aman Lihat tanggal kadaluwarsa Cara penggunaan yang tepat sesuai etiket konsultasikan dulu kepada dokter untuk kulit bermasalah cobalah terlebih dahulu pemutih ini pada tempat tertentu untuk mengetahui adakah alergi atau iritasi yang ditimbulkannya Jangan mengulang resep dokter dalam pembelian produk pemutih kulit. mengetahui inti perawatan kulit dan meneliti kandungan krim yang akan dipakai

CARA MEMPEROLEH KULIT PUTIH DAN SEHAT TANPA KOSMETIK


Life style yang sehat (Makan dan tidur yang teratur, selalu berpikir positif, dan mengonsumsi sayur dan buah-buahan berdampak pada kesehatan kulit. ) Anda harus rajin membersihkan wajah