Anda di halaman 1dari 5

MENGUKUR TORSI MAKSIMUM

1. Tujuan Percobaan
Menentukan nilai torsi maksimum.

2. Dasar Teori
Bila torsi maksimum diukur secara langsung arus yang diakibatkan juga akan tinggi. Jadi untuk mendapatkan karakteristik torsi terhadap putaran, kita harus melakukan pada tegangan rendah. Pada torsi beban melebihi torsi maksimum motor maka motor akan berhenti secara tiba-tiba, oleh karena itu jika hal ini terjadi segera matikan mesin.

3. Daftar Alat
Adapun daftar peralatan yang digunakan dalam percobaan ini adalah :

= Motor induksi rotor sangkar ( MV 123 )

M1 = Saklar S U F = Saklar ( TO 30 ) = Voltmeter 130 Volt ( TI 105 ) = Power Pack ( Tf 123 )

Tachometer

4. Gambar Rangkaian MV 123 V2

rpm F2
A G

U2 A2 TG A1

W2

F1

M M

U1

V1

W1

+ -

0-220 V

RB

M1 R S T

0V

220

5. Langkah Kerja
a. Rangkai motor seperti pada gambar rangkaian. b. Hubungkan motor ke sumber bolak-balik. c. On-kan saklar M1. d. Naikkan tegangan sumber hingga 100V ( pertahankan selama pengukuran ). Ukur kecepatan dan catat kecepatan motor sebelum dibebani. e. On-kan saklar S, bebani motor dengan mengatur penguat medan generator DC dan beban Rb mulai dari torsi meter terendah hingga dicapai torsi maksimum yang diperoleh. f. Turunkan arus bolak-balik Off-kan saklar M1.

6. Table Percobaan
6.1. Tabel 1
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 V (Volt) 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 M (Nm) 0,3 0,6 0,8 1,0 1,2 1,4 1,6 1,8 2,0 2,2 2,4 2,6 2,6 2,4 n (rpm) 1488 1434 1426 1400 1378 1357 1333 1309 1272 1238 1172 1068 528 201
3

7. Grafik percobaan

Grafik hasil percobaan

2.8 2.4 2 1.6 1.2 0.8 0.4 0 0 10 20 30 40 50 Torsi maksimal

M=f(N)

M ( Nm )

kondisi akhir kondisi start

60

70

80

90

100

110

120

130

140

150

N ( Rpm )

8. KESIMPULAN

Sesuai data pengukuran, dengan V sumber 100 volt maka kita bias mendapati torsi maksimal 2,3 Nm, dengan putaran 992 Rpm. Namun bila diberikan tegangan sumber 220 volt, motor dapat menghasilkan torsi maksimal 8,9 Nm (sampai 1,6 x In ),tetapi hanya dalam waktu 10 detik saja, sebab bila di teruskan akan menyebabkan motor mengalami kerusakan.

( ( )

Sesuai hasil perhitungan, dengan menggunakan tegangan yang tetap sebesar 220 Volt. Namun dalam pengukurannya hanya sebesar 210 Volt, jadi pengukuran tersebut tidak sesuai yang terjadi pada praktik nya. Saat percobaan, setelah torsi diatur mencapai maksimalnya ( 2.3 Nm ). Motor mulai berat dan panas, sehingga harus segera dimatikan.