Anda di halaman 1dari 26

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BAB V BRIKET BATUBARA KARBONISASI

5.1. Tujuan Adapun tujuan dari praktikum briket batubara karbonisasi kali ini adalah: 1. Praktikan mengerti tentang briket batubara karbonisasi 2. Praktikan mampu melaksanakan proses pembuatan briket batubara karbonisasi 3. Praktikan mampu menganalisa campuran bahan dalam briket batubara karbonisasi 5.2. Dasar Teori Briket merupakan bahan bakar padat ang mempun ai nilai kalori ang tinggi dan dapat men ala dalam !aktu bentuk ang lama dan umumn a memiliki ang seragam. Densi"ikasi biomassa menjadi briket bertujuan untuk dan pengangkutan. #ecara umum densi"ikasi biomassa

meningkatkan densitas dan menurunkan persoalan penanganan seperti pen impanan mempun ai beberapa keuntungan: 1. $enaikkan nilai kalori per unit %olume. 2. $udah disimpan dan diangkut. 3. $empun ai ukuran dan kualitas ang seragam. Teknologi briket dapat dibagi menjadi tiga bagian& pertama pembriketan dengan tekanan tinggi& kedua pembriketan tekanan sedang dengan pemanas& dan ketiga pembriketan pada tekanan rendah dengan perekat. Teknologi tersebut sudah ban ak dipakai untuk meman"aatkan biomassa atau limbah pertanian menjadi sumber energi terbarukan& antara lain briket dari sekam padi& serbuk gergaji& ampas tebu& kulit kacang.

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Briket batubara merupakan salah satu altenati" bahan bakar ang murah dan e"isien sebagai pengganti min ak tanah ang hargan a meningkat tinggi akibat pengurangan subsidi pemerintah. Briket batubara mampu menggantikan sebagaian dari kegunaan min ak tanah seperti untuk pengolahan makanan 'memasak(& pengeringan& pembakaran dan pemanasan 'penghangat(. Briket batubara adalah bahan bakar padat ang terbuat dari batubara dengan sedikit campuran tanah liat dan kanji. Bahan utama briket batubara adalah batubara ang sumbern a melimpah di )ndonesia dan mempun ai cadangan untuk selama lebih kurang 15* tahun. Tanah liat selain ber"ungsi sebagai penguat briket juga ber"ungsi sebagai stabilitator panas. #edangkan tapioca ber"ungsi sebagai perekat untuk memudahkan pencetakan. Ada tiga jenis briket batubara ang berbeda+beda komposisin a& aitu: 1. Briket batubara biasa& merupakan campuran batubara mentah dan ,at perekat 'biasan a lempung(& sangat sederhana dan biasan a berkualitas rendah. 2. Briket batubara terkarbonisasi& batubara ang digunakan dikarbonisasi 'carbonised( terlebih dahulu dengan cara membakarn a pada suhu tertentu sehingga sebagian besar ,at pengotor& terutama ,at terbang ' volatile matter( hilang. Dengan bahan perekat ang baik& briket batubara ang dihasilkan akan menjadi sangat baik dan rendah emisin a. 3. Briket bio+batubara atau dikenal dengan bio+briket& selain kapur dan ,at perekat& kedalam campuran ditambahkan biomassa sebagai substansi untuk mengurangi emisi dan mempercepat pembakaran. Biomassa ang biasan a digunakan bersal dari ampas industri agro atau serbuk gergaji. 'Pusarpedal& 2*11( Briket batubara terkarbonisasi adalah briket ang sebelumn a mengalami suatu proses karbonisasi. -arbonisasi adalah proses pemanasan batubara sampai suhu dan !aktu tertentu 'berkisar 2** o. sampai diatas 1***o.( pada kondisi kurang oksigen untuk menghilangkan kandungan ,at terbang batubara sehingga dihasilkan padatan ang berupa arang batubara atau kokas atau semi kokas dengan hasil samping tar dan gas.
Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Proses karbonisasi dapat merupakan reaksi endoterm atau eksoterm tergantung pada temperatur dan proses reaksi ang sedang terjadi. #ecara umum& hal ini dipengaruhi oleh hubungan temperatur karbonisasi& si"at reaksi& perubahan "isik/kimia!i ang terjadi. Proses karbonisasi dilakukan melalui dua cara& pertama dengan pemanasan secara langsung dalam tungku beehi%e ang berbentuk kubah. Tungku beehi%e merupakan tungku ang paling tua dimana batubara dibakar pada kondisi udara terbatas& sehingga han a ,at terbang saja ang akan terbakar. 0ika ,at terbang terbakar habis& proses pemanasan dihentikan. -elemahann a antar lain terdapat produk samping berupa gas dan cairan ang tidak dapat diman"aatkan atau habis terbakar& disamping itu produkti"itas sangat rendah. .ara kedua adalah karbonisasi batubara dengan pemanasan tak langsung atau sistem destilasi kering. Dalam hal ini batubara ditempatkan pada ruang tegak sempit dan dipanaskan dari luar 'pemanasan tak langsung(. .ara ini selain menghasilkan kokas juga diperoleh produk samping berupa tar& amoniak& gas metana& gas hidrogen. 1as+gas tersebut dapat diman"aatkan sebagai bahan bakar. #edangkan produk cair berupa tar dan amoniak dapat diproses lebih lanjut untuk menghasilkan bahan+bahan kimia& umumn a berupa sen a!a aromatik. -arbonisasi meliputi proses perombakan batubara dengan keadaan anaerob 'tanpa oksigen( pada temperatur rendah 253o+4**o. dan pada temperatur tinggi 5**o+12**o. menghasilkan material padat dan berpori ang merupakan residu proses karbonisasi disebut kokas atau arang serta gas mudah menguap. Pada umumn a material padat terdiri atas semi kokas ang terbentuk dari batubara ang tidak mengalami pematangan dan kokas ang berasal dari batubara ang telah mengalami pematangan. #elama karbonisasi batubara mengalami beberapa tahapan perubahan kimia dan "isika. Perubahan "isika terdiri atas pelunakan& aliran material& penggabungan dan pengerasan sedangkan perubahan kimia terdiri atas perekahan polimerasasi dan penguapan. -arbonisasi adalah proses pemanasan batubara pada temperatur beberapa ratus derajat untuk menghasilkan material+material: 1. Padatan ang mengalami penga aan karbon ang disebut coke.
Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

2. 6arutan ang merupakan campuran hidrokarbon tar dan amoniacal liquor. 3. 7idrokarbon lain dalam bentuk gas ang didinginkan ketemperatur normal. Beberapa pengujian untuk karbonisasi adalah sebagai berikut: 1. Free swelling index& tes ini dilakukan untuk menetukan angka peleburan dengan cara memanaskan sejumlah sampel pada temperatur peleburan normal 'kira+kira 8**o.(. setelah pemanasan atau sampai semua volatile dikeluarkan& sejumlah padatan& coke tersisa dari peleburan. Swelling number dipengaruhi oleh distribusi ukuran partikel dan kecepatan pemanasan. 2. Tes karbonisasi gra +king dan tipe coke& tes gra +king menetukan jumlah larutan dan gas ang diproduksikan akibat karbonisasi. Tes dilakukan dengan memanaskan sampel di dalam tabung tertutup dari temperatur 3** o. menjadi 3**o. seama 1 jam untuk karbonisasi temperatur rendah atau dari 3**o. menjadi 5**o. selama 2 jam untuk karbonisasi temperatur tinggi. 3. Tes karbonisasi Fischer& prinsipn a sama dengan metode 1ra +-ing& perbedaan terletak pada peralatan dan kecepatan pemanasan. Pemanasan dilakukan di dalam tabung aluminium selama 8* menit. Tar dan liquor dikondensasikan kedalam air dingin. Akhirn a didapatkan persentase coke& tar dan air& sedangkan jumlah gas didapat dengan cara mengurangkann a. Tes 9ischer umum digunakan untuk batubara rank rendah 'brown coal dan liginit( untuk karbonisasi temperatur rendah. 2. Plastometer gieseler adalah %iskometer ang memantau %iskositas sampel batubara berikut: a. Initial softening temperature b. Temperatur %iskositas maksimum c. :iskositas maksimum d. Temperatur pemadatan resolidi"iasi temperatur 5. )ndeks roga& men atakan caking capacit . Ditentukan dengan cara memanaskan 1 gram sampel batubara ang dicampur dengan 5 gram antrasit pada 85*o. selama 15 menit. ang telah dileburkan. Dari tes ini direkam data+data sebagai

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Beberapa tes lain ang biasan a dilakukan untuk menentukan komposisi kimia 'analisi proksimat& total belerang& analisis abu(& parameter "isik 'distribusi ukuran dan densitas relati"(& uji kekuatan dan tes metalurgi. -arbonisasi biomassa atau ang lebih dikenal dengan pengarangan adalah suatu proses untuk menaikkan nilai kalor biomassa dan dihasilkan pembakaran ang bersih dengan sedikit asap. 7asil karbonisasi adalah berupa arang ang tersusun atas karbon dan ber!arna hitam. Prinsip proses karbonisasi adalah pembakarn biomassa tanpa adan a oksigen. #ehingga ang terlepas ang han a bagian volatile matter& sedangkan karbonn a tetap tertinggal didalamn a. Temperatur karbonisasi akan sangat berpengaruh terhadap arang dihasilkan sehingga penentuan temperatur ang tepat akan menentukan kualitas arang. #edikit ban akn a arang ang dihasilkan bergantung pada komposisi a!al biomassa. #emakin ban ak kandungan volatile matter maka semakin sedikit arang ang dihasilkan karena ban ak bagian ang terlepas ke udara. Penentuan komposisi a!al biomassa dilakukan dengan uji analisis pendekatan 'proximate analysis(. 'Anonim& 2*13( Biomassa dan batubara adalah bahan bakar padat karakteristik ang memiliki ang berbeda. Batubara memiliki kandungan karbon dan nilai

kalor tinggi& kadar abu sedang serta kandungan sen a!a %olatile rendah. #ementara biomassa memiliki kandungan bahan %olatile tinggi namun kadar karbon rendah. -adar abu biomassa tergantung dari jenis bahann a& sementara nilai kalorn a tergolong sedang. Tinggin a kandungan sen a!a %olatile dalam biomassa men ebabkan pembakaran rendah dapat dimulai pada suhu rendah. Proses de%olatisasi pada suhu rendah ini mengindikasikan bah!a biomassa mudah din alakan dan terbakar. ;amun& pembakaran ang terjadi berlangsung sangat cepat dan bahkan sulit dikontrol. Briket dari campuran batubara dan biomassa memiliki beberapa kelebihan karena tinggin a kadar sen a!a %olatile dari biomassa dan tinggin a kandungan karbon 'fixed carbon( dari batubara. ;amun& beberapa jenis biomassa mempun ai kadar abu ang relati" tinggi

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

sehingga penggunaann a sebagai bahan bakar dapat menimbulkan kendala tersendiri. Briket dengan kualitas berikut ini: 1. Tekstur ang halus 2. Tidak mudah pecah dank eras 'kompak( 3. Aman 'bagi manusia dan lingkingan( 2. $emiliki si"at+si"at pen alaan ang baik& diantaran a adalah mudah men ala& !aktu men ala ang cukup lama& tidak menimbulkan jelaga& asap sedikit dan cepat hilang serta nilai kalor ang cukup tinggi. 6ama tidakn a men ala akan mempengaruhi kualitas dan e"isiensi pembakaran& semakin lama mem ala dengan n ala api konstan akan semakin baik. '0amilatun 2**8( -ualitas briket sangat dipengaruhi oleh beberapa "aktor utama& antara lain bahan baku briket& bahan tambahan dalam briket& pengaruh kerapatan& kemampuan da a tahan terhadap tekanan. Bahan baku briket ang digunakan akan mempengaruhi kualitas dari briket tersebut. #emakin kering bahan ang digunakan& maka kadar air ang terkandung dalam briket akan kecil sehingga akan mampu memberikan hasil bakar ang tinggi. Bahan tambahan ang digunakan untuk pembuatan briket& juga turut serta dalam kualitas pembakaran briket tersebut. Apabila jumlah kandungan air dalam campuran briket tinggi akan mengurangi hasil bakar briket tersebut. -erapatan juga dapat mempengaruhi hasil dari briket tersebut. -erapatan merupakan perbandingan antara berat dengan %olume. Bentuk struktur dari bahan briket ang digunakan mempengaruhi kerapatan dari briket itu sendiri. #emakin halus bahan briket ang digunakan& maka nilai kerapatann a akan tinggi karena ikatan+ikatan antar bahan semakin baik. ;amun& semakin kasar bahan ang digunakan untuk briket maka nilai kerapatann a akan semakin kecil. -erapatan ang semakin tinggi& akan men ebabkan berkurangnn a rongga udara ang ada dalam briket sehingga briket mampu menghasilkan hasil bakar ang maksimal. ang baik diantaran a memiliki si"at seperti

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

#i"at+si"at ang dimiliki oleh briket aitu hidroskopis& nilai kalor& berat jenis serta kekerasan briket tersebut. Briket arang bersi"at hidroskopis karena bahan dasar pembuat briket adalah arang ang terbuat dari ka u dan dibakar tanpa adan a oksigen sehingga han a mampu membuat ka u tersebut terbakar namun tidak keseluruhan. -arena dibakar maka mampu mengurangi kadar air dalam ka u sehingga lebih kecil daripada kadar air di udara. ;ilai kalor pada briket arang sangat dipengaruhi oleh kerapatan briket arang tersebut. #emakin tinggi nilai kerapatan briket tersebut& maka akan semakin meningkatkan nilai kalor ang ada pada briket tersebut. Apabila kerapatan briket tersebut rendah& maka akan menurunkan nilai kalor ang ada pada briket tersebut. <ntuk kekerasan briket& briket akan berkualitas lebih baik pada briket ang memiliki kekerasan ang lebih tinggi& karena pada briket ang memiliki kekerasan rendah akan mudah rapuh saat pembakaran. 'Anonim& 2*13(

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

5.3. Alat dan Bahan 5.3.1. Alat Adapun alat ang digunakan dalam praktikum kali ini adalah: a. Crusher& ber"ungsi sebagai alat ang mereduksi ukuran dari sampel batubara.

1ambar 5.1 #ketsa Crusher b. .etakan briket& digunakan untuk mencetak campuran material menjadi bentuk briket.

1ambar 5.2 #ketsa .etakan Briket

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

c.

Tungku karbonisasi& ber"ungsi sebagai tempat untuk membakar batubara sebagai bahan baku utama briket karbonisasi.

1ambar 5.3 #ketsa tungku karbonisasi d. A akan 'screen(& ber"ungsi untuk men eragamkan ukuran butir batubara.

1ambar 5.2 #ketsa A akan

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

e. Timbangan& ber"ungsi untuk mengukur berat sampel batubara dalam pembuatan briket.

1ambar 5.5 #ketsa Timbangan ". Palu ber"ungsi sebagai alat mereduksi ukuran butir batubara secara manual.

1ambar 5.3 #ketsa Palu

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

g. #ekop dan sendok& ber"ungsi untuk memindahkan material dan batubara maupun campurann a.

1ambar 5.4 #ketsa #ekop dan #endok h. =mber& ber"ungsi sebagai !adah mengaduk dan proses pencampuran bahan pembuatan briket batubara karbonisasi.

1ambar 5.8 #ketsa =mber

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

i. #afety tools& digunakan untuk menjadi alat pengaman saat jalann a praktikum batubara.

1ambar 5.5 #ketsa #a"et Tools 5.3.2. Bahan Bahan+bahan antara lain: a. Batubara karbonisasi kalori 4*** kkal digunakan sebagai bahan utama dalam briket. b. -aolin digunakan sebagai penurun panas pembakaran briket. c. e. -anji digunakan sebagai bahan perekat material. #erbuk ka u digunakan sebagai material untuk mempercepat pembakaran batubara. d. -apur digunakan untuk mengurangi bau saat pembakaran. ang dihasilkan dari ang digunakan dalam kegiatan praktikum ini&

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

5.2. Prosedur Percobaan Adapun langkah kerja dari analisa briket batubara karbonisasi adalah sebagai berikut: Batubara dengan kalori 4*** kkal dikarbonisasi dengan tungku Batubara dengan ukuran 5 ? 1* cm direduksi dengan crusher Batubara dengan ukuran @ 3 mm '8 mesh( dicampur Batubara @ kanji @ kaolin @ #erbuk ka u @ kapur gamping @ 2** gram dihasilkan Briket Batubara -arbonisasi 1ambar 5.1* 9lo!chart Pembuatan Briket Batubara -arbonisasi 6angkah kerja: 1. $en iapkan alat& bahan pencampur dan batubara ang berkalori 4*** kkal. 2. $elakukan proses karbonisasi pada batubara ukuran bongkah dengan menggunakan tungku karbonisasi. 3. $enggerus batubara > 3 mm '8 mesh( dengan menggunakan crusher.

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

2. $encampurkan batubara& kanji& kaolin dan serbuk ka u dengan berat total > 2** gr. 5. $encetak campuran material dengan alat pencetak briket. 3. $engeringkan material ang telah dicetak. 4. $elihat dan mencatat: a. b. c. .ampuran bahan briket. -ekuatan "isik briket. Bentuk hasil akhir cetakan

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

5.5. Data 7asil Pengamatan 7asil pengamatan dari praktikum briket batubara karbonisasi dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 5.2 Data 7asil Pengamatan
;o. 0enis Briket A Batubara A -aolin A -anji A #erbuk -a u A -apu r -eterangan a. Briket ang pecah/retak : 1 b. Briket ang utuh : 4 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar a. Briket ang pecah/retak : * b. Briket ang utuh : 8 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar a. Briket ang pecah/retak : * b. Briket ang utuh : 8 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar a. Briket ang pecah/retak : * b. Briket ang utuh : 8 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar a. Briket ang pecah/retak : * b. Briket ang utuh : 8 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar

1.

Biasa )

8*

15

2.

Biasa ))

4*

15

15

3.

Biasa )))

45

15

1*

2.

Biomassa )

4*

1*

1*

5.

Biomassa ))

4*

4&5

1*

4&5

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
a. Briket ang pecah/retak : * b. Briket ang utuh : 8 c. !arna : hitam d. -ekompakkan : kompak e. Permukaan : kasar

3.

Biomassa )))

45

1*

2&5

2&5

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

5.3. Pengolahan Data Berikut ini adalah perhitungan ang diperlukan untuk melengkapi data hasil pengamatan. 1. Berat total campuran 'batubara @ kaolin @ kanji @ serbuk ka u @ kapur( B 2** gram. 2. Batubara ang digunakan pada praktikum kali ini adalah batubara dengan kalori 4*** kkal. Berikut ini adalah data hasil perhitungan campuran dan komposisi briket batubara karbonisasi. 1. .ampuran 1 'Briket Batubara -arbonisasi Biasa 1( Diketahui : Batubara -aolin -anji Ditan a B 8* A B5A B 15 A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC c. Berat kanji dalam campuranC

0a!ab

: a. Berat batubara B 8* 1** b. Berat kaolin c. Berat kanji B 5 1** B 15 1**

2** gram B 13* gram 2** gram B 1* gram 2** gram B 3* gram

2. .ampuran 2 'Briket Batubara -arbonisasi Biasa 2( Diketahui : Batubara -aolin -anji Ditan a B 4* A B 15 A B 15 A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC c. Berat kanji dalam campuranC

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

0a!ab

: a. Berat batubara B 4* 1** b. Berat kaolin c. Berat kanji B 15 1** B 15 1**

2** gram B 12* gram 2** gram B 3* gram 2** gram B 3* gram

3. .ampuran 3 'Briket Batubara -arbonisasi Biasa 3( Diketahui : Batubara -aolin -anji Ditan a B 45 A B 15 A B 1* A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC c. Berat kanji dalam campuranC

0a!ab

: a. Berat batubara B 45 1** b. Berat kaolin c. Berat kanji B 15 1** B 1* 1**

2** gram B 15* gram 2** gram B 3* gram 2** gram B 2* gram

2. .ampuran 2 'Briket Batubara -arbonisasi Biomassa 1( Diketahui : Batubara -aolin -anji #erbuk ka u -apur Ditan a B 4* A B5A B 1* A B5A B 1* A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

c. Berat kanji dalam campuranC d. Berat serbuk ka u dalam campuranC e. Berat kapur dalam campuranC

0a!ab

: a. Berat batubara b. Berat kaolin c. Berat kanji

B 4* 1** B 5 1** B 1* 1**

2** gram B 12* gram 2** gram B 1* gram 2** gram B 2* gram 2** gram B 1* gram 2** gram B 2* gram

d. Berat serbuk ka u B 5 1** e. Berat kapur B 1* 1**

5. .ampuran 5 'Briket Batubara -arbonisasi Biomassa 2( Diketahui : Batubara -aolin -anji #erbuk ka u -apur Ditan a B 4* A B 4&5 A B 1* A B5A B 4&5 A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC c. Berat kanji dalam campuranC d. Berat serbuk ka u dalam campuranC e. Berat kapur dalam campuranC

0a!ab

: a. Berat batubara b. Berat kaolin c. Berat kanji

B 4* 1** B 4&5 1** B 1* 1**

2** gram B 12* gram 2** gram B 15 gram 2** gram B 2* gram

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

d. Berat serbuk ka u B 5 1** e. Berat kapur B 4&5 1**

2** gram B 1* gram 2** gram B 15 gram

3. .ampuran 3 'Briket Batubara -arbonisasi Biomassa 3( Diketahui : Batubara -aolin -anji #erbuk ka u -apur Ditan a B 45 A B5A B 1* A B 2&5 A B 4&5 A

: a. Berat batubara dalam campuranC b. Berat kaolin dalam campuranC c. Berat kanji dalam campuranC d. Berat serbuk ka u dalam campuranC e. Berat kapur dalam campuranC

0a!ab

: a. Berat batubara b. Berat kaolin c. Berat kanji

B 45 1** B 5 1** B 1* 1**

2** gram B 15* gram 2** gram B 1* gram 2** gram B 2* gram 2** gram B 5 gram 2** gram B 15 gram

d. Berat serbuk ka u B 2&5 1** e. Berat kapur B 4&5 1**

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

5.4. Pembahasan Pada praktikum kali ini percobaan abg dilakukan adalah membuat ang

briket batubara karbonisasi. Adapun tujuan karbonisasi itu sendiri adalah untuk menghilangkan kandungan ,at terbang sehingga menghasilkan produk dan gas. Pada percobaan pembuatan briket batubara dengan beberapa jenis bahan campuran serta komposisi ang berbeda+beda pada setiap percobaann a. Dalam praktikum ini akan dibuat briket batubara karbonisasi dengan komposisi campuran batubara karbonisasi kalori 4*** kkal& kanji& kaolin& serbuk ka u dan kapur. Adapun komposisi campuran pada briket batubara ang akan dibuat ini memiliki "ungsin a masing+masing dalam pembuatan briket batubara karbonisasi. 9ungsi dari batubara dalam campuran briket adalah sebagai bahan bakar utama. -aolin ber"ungsi sebagai bahan campuran untuk mengurangi asap dan juga untuk menstabilkan panas dalam pembakaran briket. -anji digunakan sebagai bahan perekat pada campuran briket batubara sehingga briket ang dihasilkan kuat dan kompak. -apur digunakan sebagai bahan campuran untuk sudah berupa arang atau kokas/semi kokas dengan hasil sampling berupa ,at

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

mengurangi bau pada saaat pembakaran. #edangkan serbuk ka u digunakan sebagai bahan campuran untuk mempercepat atau mempermudah n ala api untuk men ala dalam proses pembakaran briket nantin a. #ampel briket ang dibuat terdiri dari enam macam& aitu briket

batubara karbonisasi biasa )& briket batubara karbonisasi biasa ))& briket batubara karbonisasi biasa )))& briket batubara karbonisasi biomassa )& briket batubara karbonisasi biomassa )) dan briket batubara karbonisasi biomassa ))). Pada percobaan ang pertama dilakukan pembuatan briket batubara

karbonisasi biasa ) dengan campuran bahan berupa batubara& kanji dan kaolin. #eluruh berat dari semua bahan campuran briket tersebut berjumlah 2** gram. Pada campuran bahan ang pertama ini dimasukkan batubara seban ak 8* A& kaolin seban ak 5 A dan kanji seban ak 15 A. Dari pencampuran ang dilakukan& maka dapat dihitung berat masing + masing dari bahan campuran

ang masih dalam bentuk persentase. Pada campuran batubara seban ak 8* A didapat berat sebesar 13* gram. -aolin dengan campuran seban ak 5 A didapat berat sebesar 1* gram serta kanji dengan campuran seban ak 15 A didapat berat sebesar 3* gram. Pada pembuatan briket batubara biasa ang pertama ini setelah dilakukan pencetakan terdapat 1 buah briket ang retak dikarenakan kurang berhati+hati dalam mengangkat tutup pencetak briket sehingga men ebabkan briket retak dan 4 buah briket ang utuh. 7asil briket batubara ang dicetak kekuatan "isikn a cukup kuat dan kompak& permukaann a kasar serta memiliki !arna hitam. Pada percobaan ang kedua dilakukan pembuatan briket batubara ang berbeda dengan

karbonisasi biasa )) dengan komposisi campuran

campuran ang pertama& aitu batubara seban ak 4* A atau sebesar 12* gram& kaolin seban ak 15 A atau sebesar 3* gram dan kanji seban ak 15 A atau sebesar 3* gram. Briket ang berhasil dicetak berjumlah 8 dengan kekuatan "isik kuat dan kompak& permukaan kasar dan memiliki !arna hitam.

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Pada percobaan

ang ketiga dilakukan pembuatan briket batubara ang berbeda dengan

karbonisasi biasa ))) dengan komposisi campuran

campuran ang pertama& aitu batubara seban ak 45 A atau sebesar 15* gram& kaolin seban ak 15 A atau sebesar 3* gram dan kanji seban ak 1* A atau sebesar 2* gram. Briket ang berhasil dicetak berjumlah 8 dengan kekuatan "isik kuat dan kompak& permukaan kasar dan ber!arna hitam. Percobaan selanjutn a berbeda dengan percobaan ang pertama& kedua dan ketiga. Pada percobaan ang keempat ini dilakukan pembuatan briket batubara karbonisasi biomassa ) dengan komposisi campurann a aitu batubara seban ak 4* A atau sebesar 12* gram& kaolin seban ak 5 A atau sebesar 1* gram& kanji seban ak 1* A atau sebesar 2* gram& serbuk ka u seban ak 5 A atau sebesar 1* gram dan kapur seban ak 5 A atau sebesar 1* gram. Briket ang berhasil dicetak berjumlah 8 dengan kekuatan "isik kuat dan kompak& permukaan kasar dan memiliki !arna hitam. Pada percobaan ang kelima dilakukan pembuatan briket batubara

karbonisasi biomassa )) dengan komposisi campuran& aitu batubara seban ak

4* A atau sebesar 12* gram& kaolin seban ak 4&5 A atau sebesar 15 gram& kanji seban ak 1* A atau sebesar 2* gram& serbuk ka u seban ak 5 A atau sebesar 1* gram dan kapur seban ak 4&5 A atau sebesar 15 gram. Briket ag berhasi dicetak berjumlah 8 dengan kekuatan "isikn a kuat dan kompak& permukaan kasar dan memiliki !arna hitam. Pada percobaan ang keenam dilakukan pembuatan briket batubara

karbonisasi biomassa ))) dengan komposisi campuran& aitu batubara seban ak 45 A atau sebesar 15* gram& kaolin seban ak 5 A atau sebesar 1* gram& kanji seban ak 1* A atau sebesar 2* gram& serbuk ka u seban ak 2&5 A atau sebesar 5 gram dan kapur seban ak 4&5 A atau sebesar 15 gram. Briket ag berhasi dicetak berjumlah 8 dengan kekuatan "isikn a kuat dan kompak& permukaan kasar dan memiliki !arna hitam.

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Tercetakn a briket dengan keberhasilan hamper pada seluruh sampel dengan kekuatan "isik ang baik dan kompak dikarenakan beberapa hal& aitu komposisi batubara ang digunakan pada masing+msing sampel ban ak. #elain itu& campuran ang tercampur dengan baik dan merata juga menjadi salah satu "aktor dari keberhasilan pencetakan briket. Pada komposisi briket& semakin ban ak komposisi dari batubara ang dimasukkan maka briket ang dihasilkan akan sangat kompak dan memiliki kekuatan "isik ang baik. #edangkan bila komposisi batubara ang dimasukkan sedikit maka briket ang dihasilkan akan kurang kompak. Ban akn a briket ang berhasil dicetak secara baik selain dipengaruhi oleh komposisi dari briket dan juga pencampuran adalah "aktor dari pengoperasian alat ang telah sesuai dengan prosedur juga menjadi salah satu keberhasilan pencetakan.

5.8. Penutup 5.8.1. -esimpulan Adapun kesimpulan ang didapat pada praktikum ini adalah : a. Proses karbonisasi pada pembuatan briket dilakukan dengan tujuan mengurangi ,at terbang ang dihasilkan dari pembakaran briket.

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

#ecara tidak langsung juga dapat meningkatkan kalori dan mengurangi kadar air dari batubara tersebut. b. 7asil pencetakan briket semuan a terbentuk sempurna karena persentase dari semua campuran ang sangat baik han a ada satu ang retak itu pun karena kurang teliti. c. Persentase komposisi ang dipakai dalam campuran bahan briket& aitu : 1( .ampuran 1 'briket biasa )( terdiri dari 8* A batubara& 5 A kaolin dan 15 A kanji. 2( .ampuran 2 'briket biasa ))( terdiri dari 4* A batubara& 15 A kaolin dan 15 A kanji. 3( .ampuran 3 'briket biasa )))( terdiri dari 45 A batubara& 15 A kaolin dan 1* A kanji. 2( .ampuran 2 'briket biomassa )( terdiri dari 4* A batubara& 5 A kaolin& 1* A kanji& 5 A serbuk ka u dan 1* A kapur. 5( .ampuran 5 'briket biomassa ))( terdiri dari 4* A batubara& 4&5 A kaolin& 1* A kanji& 5 A serbuk ka u dan 4&5 A kapur. 3( .ampuran 3 'briket biomassa )))( terdiri dari 45 A batubara& 5 A kaolin& 1* A kanji& 2&5 A serbuk ka u dan 4&5 A kapur. 5.8.2. #aran Adapun saran adalah: a. #ebaikn a ketika akan mencetak& alat cetak diolesi dengan solar agar tidak terjadi kerusakan karena menempeln a briket pada alat cetak ketika akan memindahkan briket. ang dapat diberikan pada praktikum kali ini

Novia Anita Putri H1C111028

PRAKTIKUM BATUBARA LABORATORIUM TEKNOLOGI MINERAL PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

b. Pada saat pemindahan briket& diharapkan agar lebih berhati ? hati agar tidak merusak briket. c. Pada saat membuka tutup pencetak briket hendakn a berhati+hati agar tidak merusak briket. d. Pada saat mencampur bahan sebaikn a dilakukan secara teliti dan merata agar briket ang dihasilkan sempurna dan material ang menempel pada dinding !adah tidak ada ang tertinggal atau tersisa.

Novia Anita Putri H1C111028