Anda di halaman 1dari 8

CONTOH PIDATO BAHASA ARAB

. .



.

.


"



".




.
.


:
"
"




.


.


:



.

.





.





.



SCTV
.
.



.






.







.

.





.

.
:





.




.

.

. :
. .

.

.

. .
.



. :

. :

.


.


.

.



.



.

.

.



.
.



.
.
. .

CONTOH PIDATO BAHASA INDONESIA

MEMBANGUN BANGSA DENGAN LANDASAN AL QURAN


.








.

. . .
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah.
Pertama-tama marilah kita selalu meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan kita kepada Allah
swt. karena Allah lah yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam dan nikmat sehat sehingga
kita bisa berkumpul di mesjid yang penuh dengan berkah ini untuk melaksanakan salah satu kewajiban
kita sebagai umat Islam.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah.


Bumi berputar tanpa henti saat demi saat, waktu demi waktu, tanpa terasa
perlahan namun pasti, siang dan malam silih berganti, dari hari merangkak
menjadi minggu, minggupun berubah menjadi bulan, bulan menjadi tahun.
Seiring dengan perubahan masa tersebut pengaruhnya dapat kita rasakan
dari pola fikir tradisional kepada pola fikir modern, sehingga kitapun teruji
dengan lika liku waktu sampai sejauh mana kita mampu bertahan.
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah.
Dari realita yang ada dan apa yang kita ketahui dan kita saksikan, begitu gencarnya serbuan
budaya barat ke dunia kita. Dan sebagai konsekwensinya, kita, khususnya para generasi muda tidak lagi
mampu memberikan respon yang kritis dan analitistis, tetapi menjadi sikap skeptis yang serba liberal
yang pada gilirannya nanti hanya akan melahirkan dominasi barat atas kita.
Haruskah kita menutup mata, atau kita tetap berpangku tangan kalau di depan mata kita telah
terjadi krisis yang begitu mengglobal, serta penghianatan hati nurani yang luar biasa. Krisis di mana
terjadi hampir merata di seluruh aspek kehidupan yang semakin merajalela seperti krisis kepercayaan,
krisis kepemimpinan, krisis ekonomi yang berbuntut pada krisis akhlak. Khususnya pada generasi muda
kita sekarang ini. Generasi yang seharusnya merupakan tonggak penerus perjuangan bangsa, generasi
yang seharusnya menyumbangkan karya-karya terbaiknya untuk bangsa, malah hanya bisa teler, doh,
sakau dan hanya mabuk dengan narkoba, yang lain cuma bisa hura-hura, cuma bisa kebut-kebutan,
cuma bisa dugem dan bergaul bebas, sehingga melanggar norma-norma.
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, apabila kerusakan moral ini tidak segera diatasi,
tidak akan terelakkan lagi akan membawa masyarakat kita jatuh ke lembah kehancuran yang paling
nista.
Gejala tirani materialisme dan syaitanisme telah sampai pada tingkat meresahkan. Kita tentu
menginginkan agar tirani tersebut segera berakhir.
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, risalah yang dibawa dan dipancarkan al Quran
menawarkan tatanan kehidupan yang luhur. Kita tahu pasti bahwa tirani materialisme dan syaithanisme
dengan nilai-nilai kesucian al Quran adalah dua titik ekstrim yang selalu berlawanan. Tirani materialisme

dan syaithanisme merupakan sumber segala kejahatan, penyakit sosial. Penyelewengan moral dan
rusaknya hubungan persaudaraan sesama Muslim. Sedangkan ajaran al Quran adalah nilai-nlai kesucian
bagi seorang muslim. Sebagaimana firman Allah swt dalam surah al Araf ayat 52 yang berbunyi:

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah
menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang
beriman.
Dan juga Alah berfirman di dalam surah an Nahl ayat 89 yang berbunyi:

(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari
mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan
Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta
rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, karena itulah mereka yang berakhlak telah
digambarkan dalam al Quran bagaikan pohon rindang yang buahnya memberi mamfaat kepada
manusia, lantaran orang-orang yang berakhlak itu tidak pernah berkata, kecuali kata-kata yang baik dan
tidak pernah berbuat kecuali perbuatan yang baik pula. Gambaran al Quran itu sebagaimana tersebut
dalam firman Allah sebagai berikut QS Ibrahim: 24-25.









Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti
pohon-pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit, pohon itu memberikan
buahnya setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia
supaya mereka ingat.
Prilaku kejahatan, seperti korupsi, manipulasi, perampokan serta tindakan kejahatan lainnya
dapat terjadi oleh karena moral dan akhlak pada diri pelakunya sudah tidak ada lagi. Atau meski punya

moral tetapi kadar kekuatannya sangatlah lemah sehingga tidak mampu mengontrol dan mengekang
nafsu jahatnya.
Prilaku kejahatan terjadi karena bangsa kita tengah dilanda krisis multi dimensional yang
berkepanjangan. Hanya dengan akhlak yang mulialah maka kemungkaran itu insya Allah akan hancur
menjadi sirna.
Oleh karena itu, saya menghimbau kepada para hadirin sidang jumat yang dirahmati Allah,
khususnya generasi muda, hendaklah kita menyadari akan pentingnya akhlak yang mulia, bagaimanakah
akhlak yang mulia itu, akhlak yang mulia tentunya akhlak yang tidak bertentangan dengan al Quran,
namun sejalan dan sesuai dengan ajaran al Quran.
Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah. Kita perlu ingat, bahwasanya para pejuangpejuang kita dulu berjuang dengan darah dan senjata, nah oleh karena itu, kita harus menghargai jasajasa mereka. Sekarang, kita tidak perlu mengeluarkan darah, kita tidak perlu mengangkat senjata,
namun kita berjuang dengan otak kita dengan inteleginsi kita dan tentunya dengan landasan al Quran
sebagai pedoman, sehingga kita bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Otak kita boleh jerman, otak kita boleh jepang, tapi hati kita tetap berlandaskan al Quran. Karena ilmu
pengetahuan tanpa agama akan buta, dan agama tanpa ilmu pengetahuan akan pincang. Nah, kalau
ilmu dan iman sudah tertanam di dalam hati dan bersatu di dalam jiwa, maka generasi muda kitapun
akan tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh. Kalau mereka menjadi dokter, dokter yang beriman,
menjadi pilot, pilot yang beriman, menjadi walikota, walikota yang beriman, menjadi gubernur,
gubernur yang beriman.
Nah, Bila semua itu dapat diwujudkan maka akan terciptalah manusia-manusia yang berkualitas
sebagaimana ditegaskan Allah dalam surah an Nahl ayat 97 berikut ini:






Barang siapa mengerjakan perbuatan baik, lelaki maupun wanita dan ia orang mukmin, nicaya akan Kami
berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan sesungguhnya kami akan memberikan kepadanya
pembalasan, sesuai dengan yang mereka kerjakan sebaik baiknya.

Jadi sekarang jelaslah al Quran mengemukakan satu nilai utama bagi setiap pribadi yaitu agar
selalu berbuat baik, berlaku dengan akhlak mulia, bertingkah dengan akhlak yang terpuji, dengan
sesuatu yang bermanfaat baik bagi diri kita maupun untuk orang lain.
Nah, Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, marilah kita selalu hiasi rumah kita, kantorkantor kita, sekolah-sekolah kita dengan selalu membaca al Quran sebagaimana sabda rasul saw:
Hiasilah rumah-rumahmu dengan bacaan al-Quran.
Selanjutnya, marilah kita selalu berusaha untuk membangun bangsa dan negara kita yang
tercinta ini dengan bekerja, berusaha, dan berkarya dengan tenaga kita, dengan otak kita, dengan
intelegensi kita dan yang lebih utama tentunya yaitu dengan berlandaskan al Quran yang mulia,
dengan mematuhi segala aturan-aturan Allah yang telah termaktub di dalam Al Quran. Mari
beristiqomah percaya diri dan bersikap optimis serta selalu berdoa kehadirat Allah swt agar negara kita
Indonesia yang tercinta ini akan menjadi negara yang maju, negara yang adil, makmur dan selalu berada
di bawah lindungan Allah swt.