Anda di halaman 1dari 5

TERMINOLOGY 1.

Palmar eritema : warna merah saga pada thenar dan hipothenar telapak tangan yang dikaitkan dengan perubahan metabolisme hormon estrogen, sering terlihat pada kehamilan, penyakit hati, artritis reumathoid, dan beberapa penyakit kulit. 2. Spider naevi : arteri telengektasis pada kulit dan cabang kapiler seperti laba-laba, sering muncul di leher, bahu, dan dada. Biasanya dihubungkan dengan kehamilan, penyakit hati, malnutrisi berat, dan orang sehat yang kurus. 3. Ascites : efusi dan pengumpulan cairan serosa di rongga abdomen atau intraperitoneal, biasanya disebabkan karena hipertensi portal dan hipoalbuminemia. erupakan komplikasi sirosis, penyakit !antung, peritonitis, atau paralitik disease. ". Vena colateral : aliran yang timbul untuk menghindari obstruksi hepatik akibat pembebanan di sistem portal. #. $irosis hepatis : penyakit hati kronis yang dicirikan dengan distorsiarsitektur hati yang normal oleh lembaran-lembaran !aringan ikat dan nodul-nodul regenerasi sel hati. %. Caput medusae : pelebaran &ena-&ena kutaneus di sekeliling umbilikus, yang terlihat pada bayi baru lahir dan pasien-pasien yang menderita sirosis hepatis dan penyumbatan &ena porta. '. (epatitis marker : penanda untuk menentukan adanya hepatitis. ). A*+ : penanda tumor, yang meningkat pada penderita kanker hepatoseluler. +rotein ini diekskresikan dari pembelahan hepatosit dan sel o&al dari bilier. ,. -est faal hepar : $./-, $.+-, alkali fosfatase, 01(, bilirubin. 12. Bruit : bunyi atau murmur yang terdengar pada saat auskultasi, terutama yang abnormal.

DEFINE PROBLEMS

1. Apa penyebab ascites pada +ak 3din dan bagaimana ter!adinya ascites tersebut4 engapa sirosis hepatis memberikan gambaran klinis ascites4

2. 5esimpulan apa yang bisa ditarik dari anamnesis4 Apakah ada hubungan genetik dengan penyakit +ak 3din4 1. engapa dikatakan sirosis hepatis, dan apa sa!a manifestasi klinis dari sirosis4 2. 5enapa ditemukan spider naevi, perut kodok, vena colateral, dan caput meduae, palmar eritema dan edema ekstremitas bawah4 3. Apa yang menyebabkan hepar dan limpanya membesar4 ". 5enapa perut buncitnya hanya dikeluhkan dari sebulan yang lalu4 #. Apa yang bisa ditemukan dari hasil pemeriksaan 3$. abdomen, test faal hepar, hepatitis marker, A*+, dan pemeriksaan urinalisis4 %. 5enapa bisa ditemukan bruit dan apa maknanya4 '. Apa beda edema dan ascites4 5enapa edema sering ter!adi pada ekstremitas bawah4 1. Apa yang ter!adi pada +ak 3din dan bagaimana penatalaksanaannya4 2. Apa yang ter!adi !ika ascites tidak ditanggulangi4 Bagaimana tata laksananya4

ANALYSIS THE PROBLEMS o Ascites yaitu penimbunan cairan secara abnormal di rongga peritoneum. Ada 2 mekanisme ter!adinya ascites, yaitu: - -ransudasi karena sirosis hepatis dan hipertensi portal - 6ksudasi karena penyebab yang tidak bisa disembuhkan Mekanisme Transudasi a. -eori underfilling diawali oleh penurunan &olume cairan plasma akibat hipertensi porta dan hipoalbuminemia. 1imana hipertensi porta bisa menyebabkan kenaikan tekanan hidrstatik &enosa. $edangkan hipoalbuminemia dapat mengakibatkan transudasi sehingga ter!adi penurunan cairan intra&askular. (al ini bisa menyebabkan ter!adinya reabsorbsi air dan garam melalui mekanisme neurohormonal. -api teori ini tidak sesuai dengan hasil penelitian selan!utnya, dimana pada penderita sirosis hepatis ter!adi &asodilatasi perifer dan Splanchnic bed, serta peningkatan &olume cairan intra&askuler dan curah !antung.

b. -eori o&erfilling diawali dari ekspansi cairan plasma akibat reabsorpsi air oleh gin!al karena peningkatan aktifitas hormon A1( dan penurunan aktifitas hormon natriuretik akibat penurunan fungsi hati. -eori ini !uga gagal menerangkan gangguan neurohormonal yang ter!adi pada sirosis hepatis dan ascites. 1. 7asodilatasi perifer karena - hipertensi porta 8faktor lokal9 - gangguan fungsi gin!al 8faktor sistemik9 1imana pada pasien sirosis hati akan ter!adi &asokonstriksi dan fibrotisasi sinusoid, sehingga ter!adi peningkatan resistensi sistem porta yang mengakibatkan ter!adinya hipertensi porta. (al ini !uga disertai mekanisme &asodilatasi arteriole splanikus yang menyebabkan aliran darah meningkat sehingga hipertensi porta pun menetap. :ni bisa mengakibatkan 2 keadaan, yaitu:

-ekanan intrakapiler dan koefisien filtrasi meningkat, sehingga pembentukan cairan limfe meningkat dari pada aliran baliknya. :nilah yang bisa mengakibatkan ter!adinya ascites. 7olume efektif darah arteri menurun menyebabkan cairan intra&askuler menurun sehingga gin!al akan bereaksi dengan akti&asi A1(, sistem ;AA$ 8renin-angiotensin-aldsteron-angio&asdilatasi9. (al ini bisa menyebabkan ter!adinya peningkatan reabsorbsi air dan garam oleh gin!al. $ehingga ter!adi retensi air dan garam, kemudian ter!adilah ascites.

-idak ada pengaruh genetik pada penyakit +ak 3din. 5emungkinan +ak 3din tertulari penyakit kuning oleh ibunya sewaktu ia di dalam kandungan melalui plasenta atau ketika ia dilahirkan melalui luka !alan lahir. $ehingga kemungkinan penyakit kuning tersebut telah men!adi kronis karena baru terlihat ge!alanya ketika +ak 3din sudah berusia #2 tahun. +ak 3din dikatakan sirosis hepatis karena ge!ala yang dialaminya. 1imana penegakkan diagnosis sirosis hati dapat dilakukan dengan memformulasikan # dari ' tanda: asites, splenomegali, perdarahan &arises 8hematemesis9, albumin yang merendah, spider ne&i, eritema palmaris, &ena kolateral. $edangkan pada +ak3din sudah ditemukan spider naevi di dada, terlihat perut melebar ke kiri dan ke kanan seperti perut kodok 8merupakan ascites9, ada vena colateral dan caput medusae, di samping itu ditemukan palmar eritema, dan pada ekstremitas bawah ditemukan edema.

1ari hasil pemeriksaan fisik<

$pider nae&i, palmar eritema ter!adi karena kegagalan hepatoseluler dalam menginaktifkan dan menyekresikan steroid adrenal dan gonad sehingga menyebabkan ter!adinya hiperestrogenime pada kapiler. o +erut kodok merupakan ascites. o 6dema perifer ter!adi karena hipoalbuminemia dan retensi garam serta air. ;etensi air dan garam ini disebabkan karena kegagalan sel hati menginaktifkan aldosteron dan hormon antidiuretik. o =aput medusae disebabkan karena adanya sirkulasi kolateral yang melibatkan &ena superfisial dinding abdomen sehingga mengakibatkan dilatasi &ena > &ena sekitar umbilikus. (epar membesar karena hepatoma, dimana ter!adi peningkatan akti&itas proliferasi sel, dan ini merupakan salah satu ge!ala dari keganasan.
o

0impa membesar karena tingginya tekanan &ena porta, sementara aliran darah ke hepar terhambat, sehingga aliran darah diteruskan ke lien. $elain itu, fungsi hati untuk destruksi eritrosit terganggu sehingga fungsi tersebut dialihkan ke limpa. +ada limpa ter!adi peningkatan akti&itas destruksi eritrosit, sehingga limpa mengalami hipertrofi dan hiperplasi sel-selnya.

5arena penyakitnya sudah kronis, !adi ge!alanya baru terlihat setelah berada pada stadium akhir dari penyakitnya, yaitu sekitar sebulan yang lalu. o - 3$. abdomen untuk mengetahui sudut, ukuran 8apakah ada pembesaran9, homogenitas dan massa di abdomen, countur hepar, penumpukan cairan pada rongga abdomen - -est faal hepar untuk mengetahui fungsi hepar, dinilai $./-, $.+-, bilirubin, albumin, 01(, amoniak, dll - (epatitis marker untuk mengetahui antigen &irus hepatitis

- A*+ untuk mengetahui kemungkinan keganasan hepar - 3rinalisis untuk menilai urobilinogen, bilirubin, dll Bruit ter!adi karena terdapat hiper&askularisasi pada hepar, yang merupakan salah satu tanda keganasan. $elain itu, bisa !uga ter!adi karena ada hipertensi porta serta peningkatan akti&itas pembuluh darah. +ada ascites kandungannya protein, elektrolit, dan air. 6dema mengandung air.

Belum bisa ditegakkan diagnosis pasti pada +ak 3din karena hasil pemeriksaannya belum lengkap, sehingga belum bisa ditentukan penatalaksanaan yang tepat. o :stirahat di tempat tidur sampai terdapat perbaikan ikterus ? ascites.

1iet rendah protein, pada ascites diikuti diet rendah garam, bila proses tidak aktif, diteruskan dengan diet tinggi kalori ? protein. o +engendalian cairan ascites. +ada ascites bisa dilakukan hal-hal dibawah ini< o :stirahat tirah baring o +emberian obat diuretik o +arasintesis membuat lubang untuk mengeluarkan cairan o 1iet rendah garam
o

+ada keadaan lan!ut, ascites bisa menyebabkan ter!adinya hernia.