Anda di halaman 1dari 2

CINTAKU TERBATAS DI MASA LALU

Pagi hari aku bangun tidur, aku langsung buru-buru mau berangkat ke sekolah. Aku duduk di kelas 6 SD. Aku langsung siap-siap berangkat sekolah. Pada pukul 06.00 pagi, aku berangkat dari rumah sampai ke sekolah jalan kaki dan pada pukul 06.30 pagi, aku sudah sampai ke sekolah, lalu aku langsung piket karena hari ini adalah jadwal piketku. Maka teman-temanku juga sampai ke sekolah. Setelah selesai piket aku langsung duduk di bangku. Ber berbunyi itu tandanya masuk ke kelas. Bu guru sudah datang dan temantemanku juga langsung menyiapkan berdoa. Setelah selesai berdoa juga melanjutkan tadarusan dan setelah selesai tadarusan bu guru memberitahukan kepada murid-murid bahwa hari ini ada tugas bahasa Indonesia dan au juga mengumpulkan tugasnya. Lalu tiba-tiba bel berbunyi tandanya untuk beristirahat. Aku dan teman-teman langsung ke kantin membeli jajan dan minuman. Tiba-tiba ada seseorang yang aku pernah melihatnya pada waktu aku tinggal di saudaraku. Dan cowok itu juga sudah kenal namaku tapi aku tidak kenal sama cowok itu. Cowok itu menghampiriku dan menyebut namaku dan dia langsung mengenalkan namanya. Hey kenalkan namaaku Hendra. Dia mengenalkan namanya. Aku sudah kenal sama kamu pada waktu kamu pergi ke saudaramu. Aku langsung melirik ke wajahnya, dan siapa lelaki itu bahwa kenapa dia sudah kenal sama orang tuaku dan kakakku. Bel berbunyi lagi tandanya masuk ke kelas dan aku sama teman-temanku langsung masuk, lalu bu guru sudah datang, saatnya pelajaran IPA dan aku masih memikirkan dia, yang Hendra bicarakan tentang sudah kenal sama aku. Pukul 12.00 WIB, saatnya pulang ke sekolah dan aku pulang sekolah mau pergi ke rumahnya saudaraku. Tiba-tiba ada Hendra yang sedang bermain sama adiknya dan Hendra juga melihat aku terus dia memanggil aku. Lalu aku juga menghampirinya. Ternyata Hendra kenal sama orang tuanya aku dan aku juga kenal sama orang tuanya Hendra. Tiba-tiba ada mamanya Hendra dan mamanya Hendra mengajak aku bermain sama adiknya dan adiknya juga mengajak bermain. Sekarang kita main apa? tanya mamaku. Main petak umpet ya. Jawab Hendra.

Yang jadi mau petak umpet siapa?? Aku tanya Hendra dan adiknya. :Aku aja yang jadi petak umpet. Jawab Hendra. Tiba-tiba Hendra yang menjadi petak umpet dalam hitungan 1 5 itu sudah selesai. Hendra sedang mencariku dan dia juga mencari adiknya. Tiba-tiba Hendra berhasil menemukan aku. Aku sama Hendra sedang mencari adiknya yang masih belum ditemukan. Karena hari sudah sore dan matahari sudah terbenam. Waktunya jam 05.00 WIB aku langsung berpamitan sama Hendra dan Adiknya. Dan dia akan mengajakku bermain lagi sama adiknya. Dia orangnya baik hati, pemalu dan tidak nakal. Hari ini adalah kelulusan sekolah dan aku melanjutkan lagi di SMP. Waktu SMP aku nggak pernah ketemu Hendra dan aku jarang pergi ke rumah saudaranya. Tiba-tiba Hendra itu ada di pondok pesantren. Pagi-pagi aku bangun, aku langsung mandi dan memakai baju, lalu aku berangkat ke sekolah naik sepeda pada pukul 06.00 pagi, tiba di sekolah aku langsung memarkirkan sepedanya di belakang sekolah, dan aku langsung masuk ke kelas. Aku di kelas bengong memikirkan Hendra, karena dia adalah teman dekatku, yang aku tidak pernah melupakannya. Hendra itu orang yang paling aku sayangi. Hendra yang selalu membuatku tersenyum dan yang selalu membuat aku bahagia. Akhirnya aku tidak pernah ketemu lagi sama Hendra. Hendra sudah pergi jauh dariku dan aku pasti akan melupakannya, walaupun di hatiku masih mencintainya, karena hanya Hendra yang selalu aku bisa semangat lagi. Tapi aku yakin suatu saat nanti aku bisa ketemu Hendra. Hendra orangnya baik hati, pemalu, perhatian dan tidak pernah berbohong sama orang tuanya. Bapaknya Hendra adalah seorang ustadz dan Hendra juga mau menjadi ustadz seperti bapaknya. Aku kagen banget sama Hendra. Aku tidak pernah ketemu lagi, hanya pada waktu lebaran. Walaupun Hendra tidak ada, aku sudah melupakannya dan aku sudah tidak suka sama Hendra.

Sumber : Cerpen Karya : Sriana Maria SMPN 3 Talang Kelas IX F