Anda di halaman 1dari 7

Tipe-Tipe Media Pembelajaran Media merupakan satu kata yang sederhana namun memiliki makna yang dalam.

. Pengantar untuk segala pesan, mulai dari pesan seseorang ke orang lain hingga pesan yang bersifat masal seperti kitab suci agama-agama di dunia. Dalam dunia pembelajaran, berbagai macam bentuk, berbagai macam sifat, dan berbagai macam fungsi dari media-media yang ada, terbagi menjadi enam tipe yaitu : (Sumber : nstructional !echnology end Media for "earning - Molenda, dkk - #$$% 1. Text (!eks&, yaitu karakter
'

alphanumeric yang memungkinkan untuk ditampilkan dalam berbagai format seperti buku, poster, papan tulis, layar komputer, dsb.

2. Audio (Suara&, yang meliputi semuanya yang dapat (nda dengar seperti suara orang, musik, suara mesin, dsb.

3. Visuals ()isual&, yang biasa


#

digunakan untuk meningkatkan daya tarik pembelajaran yang meliputi poster, gambar pada papan tulis, foto, gambar dalam sebuah buku, ilustrasi, dsb.

4. Motion Media (Media *erak&, yaitu media yang menampilkan gerak dan meliputi +ideotape, animasi, dsb.

5. Manipulatives (-byek&, yaitu yang bersifat tiga dimensional dan dapat disentuh dan diamati oleh pemelajar.

6. People (-rang&, seperti guru, sis.a, atau ahli bidang studi.

/entuk-bentuk media pembelajaran di atas terus


0

berkembang dalam format yang beragam dan cenderung menjadi kombinasi-kombinasi antara semuanya. Dan rasanya memang harus seperti itu. 1omik yang merupakan kombinasi gambar dan teks tentunya dapat dijadikan sebagai bentuk media yang dapat diaplikasikan dalam dunia pembelajaran. /egitupun dengan dukungan teknologi multimedia yang kini terus berkembang, diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan belajar semua orang yang tentunya memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. (da yang lebih tertarik dengan pesan-pesan +isual, dan ada yang lebih tertarik pada bentuk pesan dengan suara, serta yang lainnya.
%

2ampaknya lebih bijaksana jika kita tetap berfokus kepada pesan dan informasi belajarnya itu sendiri. (pabila sebuah pesan sudah cukup jika menggunakan teks dalam penyampaiannya, kenapa harus dipaksakan ke dalam bentuk gambar atau suara3 !api, giliran sebuah konsep membutuhkan dukungan animasi dan suara ada juga yang memaksakannya untuk ditampilkan melalui bentuk teks saja, sehingga terlihat sangat abstrak. 1esemuanya itu dapat kita antisipasi melalui sebuah tahap analisis masalah serta analisis kebutuhan. 4ntuk target pengguna media orang de.asa kita
5

dimungkinkan untuk menampilkan teks dengan +olume tinggi, tapi tidak untuk anak-anak. 4ntuk materi yang bersifat pengetahuan dan .a.asan kita dimungkinkan untuk menggunakan bentuk teks dan gambar diam, tapi tidak untuk materi yang bersifat keterampilan yang lebih cenderung membutuhkan media dengan bentuk gerak dan bahkan interaktif.