Anda di halaman 1dari 9

Proses menanamkan zat / cairan langsung ke pembuluh darah seseorang dikenal sebagai Terapi intravena.

Sering disebut sebagai tetes oleh dokter, zat seperti Volume ekspander, produk-produk berbasis darah, pengganti darah, dan obat-obatan yang diadministrasikan melalui terapi intravena untuk pasien. Terapi intravena juga dikenal sebagai Terapi IV intravena, dan umumnya digunakan untuk memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit, transfusi darah, dan menggantikan cairan dalam tubuh. Terapi intravena adalah cara mudah dan efektif untuk membantu memperbaiki ketidakseimbangan dalam cairan tubuh. arena zat ini langsung disuntikkan ke dalam vena, mencapai jantung langsung dan hasil langsung bisa disaksikan di pasien. !ntravena infus set dilengkapi dengan "adah yang diisi dengan cairan yang akan ditanamkan. #adah baik gelas atau botol plastik. #adah kantong plastik juga ditemukan di pasar. #adah terhubung ke tabung steril panjang dengan regulator untuk menghentikan atau aliran kontrol laju fluida. $kses intravena terapi !% untuk dicapai dengan menyuntikkan kecil jarum suntik ke dalam vena. &arum dapat terhubung secara langsung atau melalui jarum suntik untuk mengatur infus yang berisi cairan yang diperlukan. Sebuah infus pompa digunakan untuk mengontrol laju aliran fluida lebih tepat. 'alam ketiadaan pompa infus, "adah fluida ditempatkan di atas pasien dan cairan diperbolehkan untuk tetes tetes aliran dengan menggunakan kontrol regulator di set infus. (hinook $ksesoris

1.

Pengertian Terapi Intravena (Infus)

Terapi Intravena adalah menempatkan cairan steril melalui jarum langsung ke vena pasien. Biasanya cairan steril mengandung elektrolit (natrium, kalsium, kalium), nutrient ( iasanya glukosa), vitamin atau o at. (!ahyuningsih, "##$ % &') Infus cairan intravena (intravenous fluids infusion) adalah pem erian sejumlah cairan ke dalam tu uh, melalui se uah jarum, ke dalam pem uluh vena (pem uluh alik) untuk menggantikan kehilangan cairan atau (at)(at makanan dari tu uh. (*uda, "#1#) +emasang Infus adalah memasukkan cairan atau o at langsung ke dalam pem uluh darah vena dalam jumlah anyak dan dalam ,aktu yang lama dengan menggunakan infus set. (Protap -./0 Indrasari 1a upaten Indragiri 2ulu, "##3) Terapi intravena (I4) digunakan untuk mem erikan cairan ketika pasien tidak dapat menelan, tidak sadar, dehidrasi atau syok, untuk mem erikan garam yang dirperlukan untuk mempertahankan keseim angan elektrolit, atau glukosa yang diperlukan untuk meta olisme dan mem erikan medikasi. (!ahyuningsih, "##$ % &')

".

Tujuan Pem erian Terapi Intravena (Infus)

a. +em erikan atau menggantikan cairan tu uh yang mengandung air, elektrolit, vitamin, protein, lemak, dan kalori, yang tidak dapat dipertahankan secara adekuat melalui oral. . c. d. e. f. +emper aiki keseim angan asam) asa. +emper aiki volume komponen)komponen darah. +em erikan jalan masuk untuk pem erian o at)o atan kedalam tu uh. +emonitor tekanan vena sentral (54P). +em erikan nutrisi pada saat system pencernaan diistirahatkan.

(.etyorini, "##& % $)

6. a.

Tipe)tipe 5airan Intravena Isotonik

.uatu cairan yang memiliki tekanan osmotic yang sama dengan ada didalam plasma. 1) ") 6) :) . 7acl normal #,38 -inger 9aktat 1omponen)komponen darah (al umin $8, plasma) 0e;trose $8 dalam air ( 0 $ ! ) 2ipotonik

.uatu larutan yang memiliki osmotic yang le ih kecil dari pada yang ada didalam plasma darah. Pem erian cairan ini umumnya menye a kan dilusi konsentrasi larutan plasma dan mendorong air masuk ke dalam sel untuk memper aiki keseim angan di Intrasel dan <kstrasel, sel)sel terse ut akan mem esar atau mem engkak. 1) ") 6) c. 0e;trose ",$8 dalam 7acl #,:$8 7acl #,:$8 7acl #,"8 2ipertonik

.uatu larutan yang memiliki tekanan osmotic yang le ih tinggi dari pada yang ada dalam plasma darah. Pem erian cairan ini meningkatkan konsentrasi larutan plasma dan mendorong air masuk kedalam sel untuk memper aiki keseim angan osmotic, sel kemudian akan menyusut. 1) 0e;trose $8 dalam 7acl #,38

") 0e;trose $8 dalam 7acl #,:$8 (hanya sedikit hipertonis karena de;trose dengan cepat dimeta olisme dan hanya sementara mempengaruhi tekanan osmotic). 6) :) $) &) =) ') 0e;trose 1#8 dalam air 0e;trose "#8 dalam air 7acl 68 dan $8 9arutan hiperalimentasi 0e;trose $8 dalam ringer laktat >l umin "$

(.etyorini, "##& % $) :. a. . c. 1omposisi 5airan Terapi Intravena 9arutan 7acl, erisi air dan elektrolit (7a?, cl)) 9arutan de;trose, erisi air atau garam dan kalori -inger laktat, erisi air (7a?, 1?, cl), ca??, laktat)

d. Balans isotonic, isi ervariasi % air, elektrolit, kalori ( 7a?, 1?, +g??, cl), 25@, glukonat ). e. !hole lood (darah lengkap) dan komponen darah.

f. Plasma e;panders, erisi al umin, de;tran, fraksi protein plasma $8, hespan yang dapat meningkatkan tekanan osmotic, menarik cairan dari intertisiall, kedalam sirkulasi dan meningkatkan volume darah sementara. g. 2iperelimentasi parenteral (cairan, elektrolit, asam amino, dan kalori).

(.etyorini, "##& % &)

$.

+enentukan kecepatan cairan Intravena (Infus)

a. Pertama atur kecepatan tetesan pada ta ung I4. Ta ung makrodrip dapat meneteskan 1# atau 1$ tetes per 1 ml. Ta ung mikrodrip meneteskan &# tetes per 1 ml. Aumlah tetesan yang diperlukan untuk 1 ml dise ut faktor tetes. . >tur jumlah mililiter cairan yang akan di erikan dengan jumlah total cairan yang akan di erikan dengan jumlah jam infuse yang erlangsung. 1emudian kalikan hasil terse ut dengan faktor tetes. c. /ntuk menentukan erapa anyak tetesan yang akan di erikan permenit, agi dengan &#. d. 2itung jumlah tetesan permenit yang akan diinfuskan. Aika kecepatan alirannya tidak tepat, sesuaikan dengan kecepatan tetesan. (!ahyuningsih, "##$ % =#)

&. a.

2al)hal yang harus diperhatikan terhadap Tipe)tipe Infus 0 $ ! (de;trose $8 in ,ater)

1) 0igunakan untuk menggantikan air (cairan hipotonik) yang hilang, mem erikan suplai kalori, juga dapat di arengi dengan pem erian o at)o atan atau erfungsi untuk mempertahankan vena dalam keadaan ter uka dengan infus terse ut ") 2ati)hati terhadap terjadinya intoksikasi cairan (hiponatremia, sindroma pelepasan hormon antidiuretik yang tidak semestinya). Aangan digunakan dalam ,aktu yang ersamaan dengan pem erian transfusi (darah atau komponen darah). . 7acl #,38

1) 0igunakan untuk menggantikan garam(cairan isotonik) yang hilang, di erikan dengan komponen darah, atau untuk pasien dalam kondisi syok hemodinamik. ") 2ati)hati terhadap kele ihan volume isotonik (misalnya % gagal jantung dan gagal ginjal).

c.

-inger laktat

0igunakan untuk menggantikan cairan isotonik yang hilang, elektrolit tertentu, dan untuk mengatasi asidosis meta olik tingkat sedang. (.etyorini, "##& % &)

Tipe)tipe Pem erian Terapi Intravena (Infus)

1.

I4 push

I4 push (I4 olus), adalah mem erikan o at dari jarum suntik secara langsung kedalam saluranBjalan infus. Indikasi % 1) Pada keadaan emergency resusitasi jantung paru, memungkinkan pem erian o at langsung kedalam intravena. ") /ntuk mendapat respon yang cepat terhadap pem erian o at (furosemid dan digoksin). 6) /ntuk memasukkan dosis o at dalam jumlah esar secara terus menerus melalui infus ( lidocain, ;ilocain). :) /ntuk menurunkan ketidaknyamanan pasien dengan mengurangi ke utuhan akan injeksi $) /ntuk mencegah masalah yang mungkin tim ul apa ila e erapa o at yang dicampur. (.etyorini, "##& % =)

".

5ontinous Infusion (infus erlanjut)

5ontinoius Infusion dapat di erikan secara tradisional melalui cairan yang digantung, dengan atau tanpa pengatur kecepatan aliran. Infus melalui intravena, intra arteri, dan intra thecal (spinal) dapat dilengkapi dengan menggunakan pompa khusus yang ditanam maupun eksternal. 2al yang perlu dipertim angkan yatu% a. 1euntungan

1) +ampu untuk mengimpus cairan dalam jumlah esar dan kecil dengan akurat. ") >danya alarm menandakan adanya masalah seperti adanya udara di selang infus atau adanya penyum atan. 6) +engurangi ,aktu pera,atan untuk memastikan kecepatan aliran infus. . 1erugian

1) +emerlukan selang yang khusus. ") Biaya le ih mahal

6) Pompa infus akan dilanjutkan untuk menginfus kecuali ada infiltrat. c. Tanggung ja,a pera,at

1) <fektivitas penggunaan pengaturan infus secara mekanis sama dengan pera,at yang memerlukannya. ") Pera,at harus ,aspada terhahap terjadinya komplikasi (adanya infiltrat atau infeksi) 6) Ikuti aturan yang di erikan oleh perusahaan yang memproduksi alat terse ut. :) 9akukan pemeriksaan ulang terhadap kecepatan aliran infus.(.etyorini, "##& % ')

6.

Intermitten Infusion (Infus .ementara)

Infus sementara dapat di erikan melalui heparin lock, Cpiggy agD untuk infus yang kontiniu, atau untuk terapi jangka panjang melalui perangkat infus. (.etyorini, "##& % 3)

1omplikasi Terapi Intravena (Infus)

Be erapa komplikasi yang dapat terjadi dalam pemasangan infus% 1. 2ematoma, yakni darah mengumpul dalam jaringan tu uh aki at pecahnya pem uluh darah arteri vena, atau kapiler, terjadi aki at penekanan yang kurang tepat saat memasukkan jarum, atau CtusukanD erulang pada pem uluh darah. ". Infiltrasi, yakni masuknya cairan infus ke dalam jaringan sekitar ( ukan pem uluh darah), terjadi aki at ujung jarum infus mele,ati pem uluh darah. 6. Trom ofle itis, atau engkak (inflamasi) pada pem uluh vena, terjadi aki at infus yang dipasang tidak dipantau secara ketat dan enar. :. <m oli udara, yakni masuknya udara ke dalam sirkulasi darah, terjadi aki at masuknya udara yang ada dalam cairan infus ke dalam pem uluh darah 1omplikasi yang dapat terjadi dalam pem erian cairan melalui infus% 1. ". -asa perihBsakit -eaksi alergi

(*uda, "#1#)

0.

Prosedur Pemasangan Terapi Intravena (Infus)

Prinsip pemasangan terapi intravena (infus) memperhatikan prinsip steril, hal ini yang paling penting dilakukan tindakan untuk mencegah kontaminasi jarum intravena (infus). 9angkah)langkah dalam pemasangan terapi intravena (Infus) menurut .usiati ("##' % 1&), adalah se agai erikut % 1. Berikan penjelasan kepada pasien menggenai maksud pemasangan I4 line, untuk memperoleh persetujuan dan kerja sama pasien. Pasien hendaknya dalam keadaan tenang, dalam kondisi aring atau duduk. ". >tur posisi pasien senyaman mungkin. Persiapkan lengan yang akan dipasang kanulasi ( ila memungkinkan, cari lengan yang tidak dominan). 6. 5iptakan suasana yang mendukung dan ersaha at.

:. Aika kanulasi akan diteruskan dengan pemasangan infus, sedangkan aju pasien agak ketat, maka lepaskan atau longgarkan aju dari lengan pasien. $. &. =. '. 3. 1#. 11. 1". 16. jangan ditiup). 1:. 1$. 1&. 5uci tangan medikal. Persiapkan set infus 5ek aliran infus 0ekatkan peralatan (yang telah disiapkan dalam troli injeksi) ke pasien. 1enakan sarung tangan. 9etakkan perlak pada agian a,ah lengan. Pasang tourniEuet. Identifikasi vena yang layak digunakan. 0isinfeksi kulit dengan alkohol s,a , sirkuler ( iarkan mengering, Funakan kanula steril. +asukkan kanula ke vena (kanulasi) dengan sudut 1$)"# derajat. Insersi kanula (I4 insertion).

1=. 1'. perlahan. 13.

Buka tourniEuet. 0orong kanula masuk secara perlahan, tarik stilet keluar secara .etelah darah tampak keluar, sam ungkan dengan I4 line.

"#. 9etakkan kasa steril di a,ah kanula, agar jika ada darah yang keluar akan segera diserap. "1. "". "6. ":. "$. "&. "=. Buang jarum kedalam sharp container. >tur tetesan infus sesuai program terapi dokter. Bersihkan daerah sekitar ekas penusukan dengan kasa steril. Buang kasa kedalam tempatnya. Tutup dengan plaster transparan. Giksasi dengan plester antialergi dengan cara jangkar. Beri la el pada %

H Botol infus I cantumkan (tanggal, ulan, tahun, mulai dan selesai pem erian infus) H "'. "3. 6#. .et infus I cantumkan (jam, tanggal, ulan, dan nama pemasang infus). -apikan alat seperti semula. 5uci tangan 0okumentasikan kedalam catatan perkem agan pasien.

0>GT>- P/.T>1>

2aji, Bayu .eno . ("#1#). 2u ungan 1ompetensi Pada >spek 1eterampilan Pemasangan Infus 0engan >ngka 1ejadian Gle itis 0i -./0 Banyudono Boyolali. 0iakses "6 .eptem er "#1#. http%BBetd.eprints.ums.ac.idB=36$B1BA"1##'#$#'.pdf

2idayat >limul >(i(, ("##3). +etode Penelitian 1epera,atan dan Teknik >nalisis 0ata. .elem a +edika. Aakarta.

2ery,("#11).1epera,atan +erupakan .uatu Profesi. 0iakses ": Aanuari "#11.http%BBid.,ikipedia.orgB,ikiB1epera,atan

2endra >! ( "##' ). 1onsep Pengetahuan. 0iakses #$ 0esem er "#1# % http%BBajang erkarya.,ordpress.comB"##'B#&B#=Bkonsep)pengetahuanB.

2ira,("#1#).Ilmu 1epera,atan. 0iakses "3 @kto er "#1#. http%BB,,,.anneahira.comBilmuBilmu)kepera,atan.htm.