Anda di halaman 1dari 7

PENGKAJIAN FISIK

Mengukur tanda vital tiap 4 jam (mengetahui perubahan sec. Dini) Curah jtg dicerminkan oleh frekwensi jtg, tekanan nadi, tahanan vaskuler perifer, haluaran urine dan manifestasi sistem syaraf pusat 1. Keadaan umum obs. Tingkat distres pasien, tingkat kesadaran, evaluasi kemampuan berfikir (menentukan O2 mampu mencapai otak)

2. Pem. Tekanan darah


Perbedaan antara sistolik dan diastolik disebut tekanan nadi 3. Pem. Nadi Kecepatan, irama, kualitas, konfigurasi gelombang nadi dan kualitas pembuluh darah 4. Tangan Sianosis perifer Edema Pucat Penurunan turgor Waktu pengisian kapiler clubbing jari tgn dan kaki Temperatur dan kelembapan tangan

5. Kepala dan leher Distensi vena jugularis disebabkan o/ peningkatan volume dan tekanan pengisian pada sisi kanan jtg 6. Jantung Diperiksa sec. Langsung dg inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi dinding dada 7. Paru Takipnea (nafas cepat & dangkal), cheynestokes(nafas cepat berseling dg apnea), hemoptisis, batuk, krekels dan mengi

8. Abdomen
Refluks hepatojuguler(pembengkakan hepar) dan distensi kandung kemih 9. Kaki dan tungkai Kebanyakan pat. Jtg mengalami juga penyakit vaskular perifer / edema perifer akibat gagalnya ventrikel kanan

Pemeriksaan diagnostik gg. Sist. cardiovaskuler


1. Tes laboratorium Membantu mendiagnosa mci akut Mengukur abnormalisasi kimia darah Mengkaji derajat proses radang Skrining faktor resiko Menentukan nilai dasar seblm intervensi teraupetik Mengkaji kadar serum obat Mengkaji efek pengobatan Skrining thdp setiap abnormalitas

2. Sinar X dada dan fluoroskopi


Sinar-X u/ menentukan ukuran, kontur dan posisi jtg Fluoroskopi dpt memberikan gambaran visual jgt, memperlihatkan denyutan jtg dan pembuluh darah 3. Elektrokardiografi (EKG) Mencerminkan aktivitas listrik jtg yg disadap dari berbagai sudut pada permukaan kulit 4. Tes toleransi latihan (ETT) Cara noninvasif u/ mengkaji berbagai aspek fungsi jtg Digunakan utk: Mendiagnosa penyebab nyeri dada Menapis peny. Jtg iskemi

Menentukan kapasitas fungsional jtg Mengkaji efektifitas terapi pengobatan Mengidentifikasi disritmia yg terjadi selama latihan fisik Membantu pengembangan program kesegaran jasmani 5. Kateterisasi jtg dan angiografi Kateterisasi jtg: prosedur diag. invasif dimana satu atau lebih kateter dimasukkan ke jtg & pembuluh darah tertentu u/ menentukan saturasi O2 dlm darah Angiografi: teknik memasukkan media kontras ke dlm pembuluh darah