Anda di halaman 1dari 26

BAB 1 ILUSTRASI KASUS 1.

1 ANAMNESIS Identitas Pasien Nama Jenis kelamin Agama Pekerjaan Pendidikan terakhir Alamat Tanggal masuk : Tn. I : Laki-laki : Islam : Pedagang : !P : "am#ung $igagak : %& 'kt()er *%1& Usia / Tanggal Lahir : 45 tahun

Keluhan Utama akit #inggang kiri sejak kurang le)ih + )ulan ,ang lalu. Riwayat Penyakit Sekaran ejak + )ulan se)elum masuk rumah sakit- #asien merasa sering sakit di #inggang kiri. akit dirasakan tum#ul- tidak terlalu )erat- .A 1. Pasien #ernah mengalami ken/ing )er#asir- ken/ing )er0arna kuning agak kemerahan- dan n,eri saat )uang air ke/il. N,eri hilang tim)ul ,ang le)ih )erat tidak ada- n,eri ,ang menjalar ke kemaluan tidak ada. 1uang air ke/il ti)a-ti)a )erhenti dan da#at keluar lagi setelah )ergerak-gerak tidak ada. 2nam )ulan se)elum masuk rumah sakit- #asien )er()at dan dikatakan mengalami )atu di kedua ginjal. Pasien kemudian disarankan untuk menjalani (#erasi untuk mengangkat )atu di ginjaln,a. 3ua )ulan se)elum masuk rumah sakit. Pasien menjalani (#erasi P$NL untuk mengangkat )atu di ginjal kiri #ada )ulan e#tem)er *%1*. aat ini #asien tidak lagi merasakan n,eri di #inggang kirin,a. N,eri di #inggang kanan masih teta# dirasakan. N,eri tum#ul- .A 1- tidak menjalar. !ual dan muntah tidak dirasakan. 3emam tidak ada. 1uang air ke/il tidak dirasakan )erkurang 1

jumlah dan 4rekuensin,a. "aki )engkak tidak ada- sesak na#as tidak ada. Pasien umumn,a minum sekitar 1 )(t(l a5ua )esar #erhari 6sekitar 1-5 L7. aat dikunjungi- #asien )aru selesai menjalani (#erasi P$NL. N,eri dirasakan di daerah (#erasi- .A +-8- terus menerus. !ual dan muntah tidak ada. 3emam tidak ada. Riwayat Penyakit !ahulu 9i#ertensi- dia)etes mellitus- alergi ()at- asma- asam urat- #en,akit jantung- dan #en,akit #aru se)elumn,a tidak ada. :i0a,at )atu saluran kemih se)elumn,a tidak ada. :i0a,at 'AT dalam 1 tahun terakhir tidak ada. Riwayat Penyakit dalam Keluar a 9i#ertensi- dia)etes mellitus- alergi- dan asma tidak ada. :i0a,at #en,akit ,ang sama di keluarga tidak ada. Riwayat Peker"aan# S$sial Ek$n$mi# Ke"iwaan dan Ke%iasaan Pasien adalah se(rang #edagang- akti;itas 4isik tidak )an,ak- k(nsumsi teh dan k(#i sekitar 1-* gelas ke/il/hari. Pasien menggunakan jaminan kesehatan daerah. PEMERIKSAAN &ISIK "esadaran "eadaan umum Tekanan darah Nadi Perna#asan uhu 1erat )adan I!T : $(m#(s mentis : Tam#ak sakit sedang : 1%%/8% mm9g : <4 =/ menit- reguler : 1< =/ menit : &+-8 $ : 55 kg : 1>-%& kg/m
* %

Tinggi )adan : 18% /m

Status eneralis "ulit "e#ala !ata : sa0( matang- tidak #u/at. : tidak ada de4(rmitas- tidak ada n,eri tekan sinus. : k(njungti;a #u/at tidak ada- sklera tidak ikterik- #u#il is(k(r & mmre4leks /aha,a langsung ada- re4leks /aha,a tidak langsung ada. ?igi dan !ulut : ke)ersihan mulut )aik. Leher Paru : J.P 5@% /m9*'- tidak tera)a #em)esaran kelenjar getah )ening- tidak ada #em)esaran tir(id. : #erna#asan simetris saat statis dan dinamis- tidak ada na#as /u#ing hidung- tidak ada #enggunaan (t(t )antu na#as- suara na#as ;esikuler/;esikuler- rh(nki tidak ada- 0heeAing tidak ada. Jantung A)d(men : )un,i jantung 1 dan * n(rmal- tidak ada murmur- tidak ada gall(#. : datar- lemas- n,eri tekan tidak ada- de4ans muskular tidak ada- hati dan lim#a tidak tera)a- )imanual tidak tera)a massa- tim#ani- )ising usus ada &=/menit. Punggung Angg(ta gerak Status ur$l$ is Clank kanan : ter#asang ne4r(st(mi- ter)alut #er)an- #r(duksi ne4r(st(mi 1%% ///*4 jam- 0arna kuning kemerahan. Clank kiri : tidak ditemukan kelainan. u#ra sim4isis : n,eri tekan tidak ada- )uli-)uli tidak #enuh- tidak ada tera)a )atu. ?enitalia eksterna: ter#asang kateter 4(lle,- #r(duksi +%% ///1* jam- kuning jernih. PEMERIKSAAN PENUN'AN( Pemeriksaan La%$rat$rium )*+ N$,em%er *-1*. 'enis Pemeriksaan /EMAT0L0(I & /asil Nilai Ru"ukan Satuan Keteran an : terda#at ne4r(st(mi tertutu# ;er)an di kanan- n,eri ket(k $.A tidak ada. : Akral hangat- edema tidak ada- $:TB * detik.

!arah Peri1er Len ka2 9em(gl()in 9emat(krit 2ritr(sit !$. !$9 !$9$ Tr(m)(sit Leuk(sit /EM0STASIS PT APTT KIMIA KLINIK ?'T ?PT Ureum "reatinin ?3 Asam urat ELEKTR0LIT Natrium 6Na7 "alium 6"7 "l(rida 6$l7 154-4 1%+ 1&5-145 &-5-5-5 ><-1%> m25/L m25/L m25/L E N N 18 14 *> 1#7<+ 7#1 B&& B5% B5% %.<-1.& 8%-14% B8-% U/L U/L mg/dL mg/dL mg/dL mg/dL N N N G N G 1%-> 611-57 4%-+ 6&1->7 >.<-1*.+ &1-48 detik detik N N +#3 *+#1 5#16 >1-< &%-% &*-+ &>< 8-18 1&-1+ 4%-4< 4-5-5-5 <*->* *8-&1 &*-&+ 15%-4%% 5-%%-1%-%% g/dL D 1% /FL 4L #g mg/dL 1% /FL 1% /FL
& & +

4 E E N N N N N

Urin Len ka2 )** N$,em%er *-1*. Harna kuning- keruh- )erat jenis 1-%*%- #9 +-%. Leuk(sit 45-5% /LP1- eritr(sit *%-*5 /LP1- silinder h,alin %-1 /LP"- sel e#itel 1@- kristal negati4- )akteria #(siti4. Pr(tein 1@gluk(sa negati4- ket(n negati4- darah &@- )iliru)in negati4- ur()ilin(gen &-* Fm(l/L- nitrit #(siti4- leuk(sit esterase &@. R$nt en T$raks )** 0kt$%er *-1*. 4

!eskri2si8 tulang dan jaringan lunak )aik- sudut k(st(4renikus tajam- dia4ragma li/in$T: B5%D- hilus tidak mene)al- /(rakan )r(nk(;askular )aik- trakea ditengah- tidak terda#at in4iltrat. Pemeriksaan BN0 )13 Se2tem%er *-1*.

!eskri2si8 lemak #r(#erit(neal )aikI distri)usi udara usus terse)ar sam#ai ke distal- tak tam#ak dilatasi a)n(rmalI k(ntur ginjal kanan )aik- kiri samarI tam#ak )a,angan radi((#ak di hemia)d(men kanan setinggi ;erte)ra L1-* #r(,eksi ginjal kananI garis #s(as simetrisI tulang-tulang kesan )aikI ter#asang ne4r(st(mi kanan dengan ti# setinggi #ara;erte)ra L* kiri #r(,eksi ginjal kanan- tam#ak ter#asang kateter 3J stent kiri dengan ujung #r(ksimal di #ara;erte)ra L*- #r(,eksi UPJ kiri atau #r(ksimal ureter kiri dan ujung distal di uretraI ter#asang ne4r(st(mi kiri di hemia)d(men kiri dengan ti# setinggi #ara;erte)ra L1 #ada #r(,eksi ginjal kiri. Kesim2ulan8 ne4r(litiasis kanan- ne4r(st(mi kanan kiri- 3J stent kiri.

Pemeriksaan US( (in"al )5- A ustus *-1*.

!eskri2si8 ?injal kanan: )entuk dan ukuran n(rmal- di4erensiasi k(rteks dan medula jelas- sistem #el;i(kalises tidak jelas mele)ar- tam#ak )atu multi#el di #el;is renalis dengan diameter ter)esar *-&* /m- tam#ak lesi kistik di #(le atas dengan ukuran ter)esar *-8=*-> /m- tam#ak ter#asang stent. ?injal kiri: )entuk dan ukuran n(rmal- k(rteks meni#is- sistem #el;i(kalises mele)ar- tam#ak )atu multi#el di #el;is renalis dengan diameter ter)esar 1-*8 /m- tam#ak ter#asang stent. .esika urinaria: )entuk dan ukuran n(rmal- dinding tidak mene)al- tak tam#ak )atu/sludge- tam#ak ter#asang stent. "elenjar #r(stat tak tam#ak kelainan. Kesim2ulan8 ne4r(lithiasis multi#el )ilateral- hidr(ne4r(sis kiri- sim#le /,st ginjal kanan- ter#asang stent di kedua ginjal dan di )uli. Pemeriksaan 9T ur$ ra1i )1: 'uli *-1*.

<

>

!ia n$sis 1atu /etak ginjal kanan #(st P$NL 9@%. Tatalaksana !(nit(r tanda ;ital- status l(kalis- dan #r(duksi ne4r(st(mi. I.C3 Na$l %->D 5%% ///1* jam. $e4(#eraA(ne sul)a/tam *=1g I. Tramad(l &=1%% mg I. .it " &=1 .it $ 1=1 Transamin &=5%% mg I. $ek 3PL- elektr(lit #(st (#erasi. Analisa )atu. 2dukasi #en/egahan terjadin,a )atu )erulang 1%

Pr$ n$sis Ju( ad ;itam: )(nam Ju( ad 4un/ti(nam: du)ia at )(nam Ju( ad sana/ti(nam: du)ia at )(nam

11

BAB * TIN'AUAN PUSTAKA Anat$mi

?am)ar 1. truktur (rgan #ada sistem urinari. Eti$l$ i dan E2idemi$l$ i

Pen,akit )atu meru#akan #en,akit saluran kemih tersering- terjadi #ada satu dari dela#an #ria kulit #utih setelah usia 8% tahun. Pen,akit ini umum ditemukan #ada usial K*% tahun dengan #un/ak insidensi di usia 4%-+% tahun dan tiga kali le)ih sering #ada #ria di)andingkan dengan #ada 0anita. Pada #asien ,ang sudah mengalami )atu- resik( terjadin,a rekurensi #em)entukan )atu dalam 5 tahun men/a#ai 5%D. "esuksesan tatalaksana )atu ditentukan (leh managemen akut dan jangka #anjang. Pat$1isi$l$ i 1*
*-&-4

Te(ri ,ang menjelaskan )atu saluran kemih masih )elum sem#urna. Pem)entukan )atu mem)utuhkan su#ersaturasi urin. u#ersaturasi urin )ergantung #ada #9 urin- kekuatan i(nk(nsentrasi /airan- dan #em)entukan k(m#leks dengan k(m#(nen lain. Peran k(nsentrasi /airan jelas- dimana semakin )esar k(nsentrasi * i(n- semakin mungkin i(n-i(n terse)ut mengenda# dan menginisiasi #em)entukan kristal.
*

Te(ri nukleasi men,atakan )ah0a )atu saluran kemih )erasal dari kristal atau )enda asing ,ang terda#at di urin ,ang su#ersaturasi. Namun- ditemukan )ah0a #asien dengan )atu da#at menunjukkan hasil ,ang n(rmal #ada #emeriksaan urin. Te(ri kristal inhi)it(r men,atakan )ah0a )atu terjadi aki)at tidak adan,a atau rendahn,a k(nsentrasi inhi)it(r )atu ,ang se/ara alami ada di dalam tu)uh- termasuk magnesium- sitrat- dan #ir(4(s4at.
*

?am)ar *. Pr(ses #em)entukan )atu.

&

Jenis-jenis )atu: 1atu n(n-kalsium:

*-&

1atu kalsium: )atu kalsium meru#akan jenis )atu ,ang #aling sering terjadi. 1. 1atu stru;it: tersusun atas magnesium- amm(nium- dan 4(s4at- umumn,a ditemukan #ada 0anita- )er)entuk staghorn- jarang di ureter. *. 1atu asam urat: men,e)a)kan B5D )atu saluran kemih- umumn,a ditemukan #ada #ria. Pasien dengan g(ut- #en,akit miel(#r(li4erati4- kehilangan )erat )adan mendadak- dan ,ang menda#at tatalaksana untuk keganasan memiliki insidensi ,ang le)ih tinggi mengalami )atu asam urat. Namun- se)agian )esar #asien dengan )atu asam urat tidak mengalami hi#erurisemia. Peningkatan asam urat da#at terjadi aki)at dehidrasi atau k(nsumsi #urin ,ang tinggi. &. 1atu sistin: sistin lithiasis umumn,a sekunder aki)at inborn error of metabolism ,ang )eraki)at terjadin,a a)s(r#si a)n(rmal di muk(sa intestinal dan a)s(r#si tu)ulus renalis. 4. 1atu =antin: terjadi aki)at de4isiensi =anthine (=idase k(ngenital. 5. 1atu indina;ir: indina;ir meru#akan #r(tease inhi)it(r ,ang #aling umum men,e)a)kan )atu radi(lusen #ada sekitar +D #asien ,ang menda#at ()at ini.

Ta)el 1. "(m#(sisi )atu dan #ersentase kejadian.

&

(e"ala dan Tanda 1. Nyeri N,eri ,ang )erasal dari ginjal da#at )ersi4at k(lik mau#un n(nk(lik. "(lik renal umumn,a dise)a)kan (leh regangan #ada sistem k(lektikus atau ureter 6umumn,a aki)at passing stone7. ')struksi traktur urinarius meru#akan mekanisme utama #en,e)a) k(lik renal. N,eri n(nk(lik terjadi aki)at distensi ka#sul renalis. ?ejala ini da#at saling tum#ang tindih dan sulit di)edakan.
*-4

!ekanisme l(kal se#erti in4lamasi- edema- hi#er#eristaltis- dan in4lamasi muk(sa da#at mem#engaruhi n,eri ,ang dirasakan #asien. 3i ureter- n,eri l(kal da#at dialihkan ke distri)usi sara4 ili(inguinal dan /a)ang genital dari ner;us genit(4em(ral. 1eratn,a n,eri dan l(kasi n,eri di#engaruhi (leh ukuran )atu- l(kasi )atu- derajat ()struksi- (nset ()struksi- dan ;ariasi anat(mi indi;idu. 1atu ureter ke/il umumn,a disertai n,eri ,ang )erat- sedangkan )atu /etak umumn,a disertai n,eri ,ang tum#ul atau rasa tidak n,aman di *-4 ginjal. 1atu di kaliks ginjal da#at men,e)a)kan ()struksi. N,eri )ersi4at tum#ul di #inggang dengan intensitas ,ang )er;ariasi. N,eri da#at mun/ul setelah k(nsumsi /airan dalam jumlah )an,ak. Adan,a in4eksi atau in4lamasi di kaliks ,ang men,ertai ()struksi da#at mem#er)erat #erse#si n,eri.
*

1atu di #el;is dengan diameter K1 /m umumn,a men,um)at UPJ 6ureteropelvic junction7- umumn,a men,e)a)kan n,eri he)at di sudut k(st(;erte)ra. N,eri da#at )ersi4at tum#ul hingga tajam. Umumn,a gejala mun/ul intermiten- mengikuti k(nsumsi air dalam jumlah )an,ak. 1atu /etak 6staghorn7 di #el;is ginjal tidak selalu ()strukti4sehingga #asien jarang merasakan n,eri #inggang.
*

1atu di ureter #r(ksimal dan midureter umumn,a men,e)a)kan n,eri ,ang )erat dan tajam. N,eri da#at mem)erat dan intermiten saat )atu )erjalan ke distal ureter dan men,e)a)kan ()struksi intermiten. 1atu ,ang tersangkut dil(kasi tertentu dan men,e)a)kan ()struksi #arsial men,e)a)kan n,eri ,ang le)ih ringan. N,eri aki)at )atu ureter umumn,a terkait dermat(m dan #ersara4an s#inal. N,eri aki)at )atu di ureter #r(ksimal umumn,a menjalar ke regi( lum)ar. 1atu di medial ureter umumn,a men,e)a)kan n,eri ,ang menjalar ke kaudal dan anteri(r ke a)d(men )agian

)a0ah.

1atu di ureter distal umumn,a men,e)a)kan n,eri ,ang menjalar ke kemaluan 6ke skr(tum #ada #ria- dan ke la)ia #ada 0anita7. N,eri alih ini umumn,a dari /a)ang ili(inguinal atau genital dari ner;us genit(4em(ral.
*

?am)ar *. Penjalaran n,eri sesuai #(sisi )atu di ureter. *. /ematuri

Urinalisis lengka# da#at mem)antu k(n4irmasi diagn(sis )atu saluran kemih dengan menilai adan,a hematuri- kristaluri- dan #9 urin. Pasien da#at mengalami gr(ss hematuri intermiten atau urin )er0arna se#erti teh. mikr(hematuri. 5. In1eksi 1atu stru;it 6am(nium 4(s4at7 umumn,a dikaitkan dengan in4eksi #r(teus- #seud(m(naskle)siella- dan sta4il(k(kus. 1atu ini )ahkan dise)ut infection stone. 1atu kalsium 4(s4at adalah )atu lain ,ang dikaitkan dengan in4eksi. emua )atu da#at dihu)ungkan dengan in4eksi aki)at ()struksi dan stasis di #r(ksimal )atu. :. !emam 3emam terkait ()struksi saluran kemih umumn,a menunjukkan )utuhn,a dek(m#resi. 9al ini da#at di/a#at dengan #emasangan kateter retr(grade 6mis: double-J kateter7. Jika mani#ulasi retr(grade gagal- #emasangan ne4r(st(mi #erkutaneus di)utuhkan. 3. Mual dan muntah ')struksi traktus #r(ksimal umumn,a dikaitkan dengan mual dan muntah. 3a#at di)utuhkan /airan intra;ena untuk mengem)alikan keadaan eu;(lemik. Namun- /airan
* *-& *-&-4

e)agian )esar #asien mengalami

intra;ena tidak )(leh digunakan untuk meningkatkan diuresis se)agai usaha untuk mend(r(ng )atu ureter turun ke distal.
*-&-4

3i#erlukan ri0a,at ,ang te#at dari #asien. N,eri harus die;aluasi- termasuk (nsetkarakter- radiasi- dan akti;itas ,ang da#at mem#er)erat atau mem#eringan n,erimual dan muntah- hematuri- dan ri0a,at n,eri ,ang sama se)elumn,a. Pasien dengan ri0a,at )atu se)elumn,a umumn,a mengalami n,eri ,ang sama dengan se)elumn,anamun hal ini t idak selalu terjadi.
*

&akt$r Resik$ 1. "ristaluri meru#akan 4akt(r resiku untuk )atu. Pr(duksi kristal ditentukan (leh saturasi garam dan k(nsentrasi inhi)it(r dan #r(m(ter di urin. !asing-masing kristal memiliki )entuk ,ang )er)eda.
*

*. 3iet intake s(dium ,ang tinggi dikaitkan dengan #eningkatan s(dium urin- kalsiumdan #9- dan #enurunan ekskresi sitrat. 9al ini meningkatkan kemungkinan kristalisasi garam kalsium aki)at #eningkatan saturasi m(n(s(dium urat dan kalsium 4(s4at. Intake /airan dan urin output da#at mem#engaruhi )atu saluran kemih. Urin output rerata harian #ada #asien ,ang mengalami )atu adalah 1-+ *-& L/hari. &. Pekerjaan tenaga medis dan #ekerja kant(ran memiliki insidensi )atu ,ang le)ih tinggi di)andingkan )uruh. 9al ini diduga aki)at #er)edaan akti;itas 4isik dimana akti;itas 4isik da#at memi/u le#asn,a agregat kristal. Indi;idu ,ang tereks#(se #ada suhu tinggi juga le)ih /enderung mengalami #eningkatan k(nsentrasi aki)at dehidrasi.
*

4. Iklim indi;idu ,ang tinggal di iklim #anas le)ih rentan mengalami dehidrasi ,ang meningkatkan insiden )atu saluran kemih- khususn,a )atu asam urat. 3isam#ing ituiklim #anas juga mengaki)atkan #a#aran ultra;i(let le)ih tinggi #r(duksi ;itamin 3 meningkat ekskresi kalsium dan (ksalat meningkat.
*-&

5. :i0a,at keluarga #asien dengan )atu saluran kemih dua kali le)ih mungkin memiliki ri0a,at keluarga dengan )atu saluran kemih. Pasien dengan ri0a,at keluarga memiliki #eningkatan insidensi terjadin,a )atu saluran kemih ,ang dini dan )erulang.
*

+. ')at-()atan )e)era#a ()at antihi#ertensi- #enggunaan antasida jangka #anjang da#at

mem#engaruhi terjadin,a )atu saluran kemih.

Pemeriksaan Radi$l$ i 1. $T n(n/(ntras $T s/an meru#akan m(dalitas #ilihan untuk #asien dengan k(lik renal. Pemeriksaan ini mem)eri hasil ,ang le)ih /e#at- menunjukkan struktur #erit(neal dan retr(#erit(neal lainn,a- menentukan ;(lume )atu /etak dengan te#at- dan mem)antu saat diagn(sis masih )elum jelas. Pemeriksaan ini tidak su)jekti4 )ergantung #ada #emeriksa dan tidak mem)utuhkan k(ntras intra;ena.
*-&

*. Intra;en(us #,el(gra#h, menujukkan ne4r(lithiasis dan anat(mi traktus urinarius )agian atas- da#at diinter#retasi (leh se)agian )esar klinisi. Persia#an ,ang tidak adekuat da#at men,e)a)kan hasil ,ang di#er(leh kurang )aik.
*

&. C(t( 1N' dan U ? kedua #emeriksaan ini da#at sama e4ekti4n,a dengan I.P dalam menegakkan diagn(sis. Ureter distal da#at di;isualisasi dengan )aik #ada kandung kemih ,ang #enuh.
*

4. :etr(grade #,el(gra#h, #emeriksaan ini kadang di)utuhkan untuk menggam)arkan trakturs )agian atas dann mel(kalisasi )atu )erukuran ke/il. Tatalaksana
*

3iagram 1. Alg(ritma e;aluasi dan managemen )atu saluran kemih.

&

Ped(man #enatalaksanaan )atu /etak ginjal/staghorn 1elum ada kese#akatan mengenai de4inisi )atu /etak ginjal. 3e4inisi ,ang sering di#akai adalah )atu ginjal ,ang menem#ati le)ih dari satu collecting system- ,aitu )atu #ielum ,ang )erekstensi ke satu atau le)ih kaliks. 1atu /etak #arsial adalah )atu ,ang menem#ati se)agian /a)ang collecting system. 1atu /etak k(m#lit adalah )atu ginjal ,ang menem#ati seluruh collecting system.
&-5

Pengangkatan seluruh )atu )ertujuan untuk men/egah dan mengatasi in4eksi- mengatasi ()struksi- men/egah #ertum)uhan )atu le)ih lanjut dan in4eksi ,ang men,ertain,a- serta menjaga 4ungsi ginjal. 1atu ginjal ,ang tidak ditera#i akan men,e)a)kan kerusakan anat(mi dan 4ungsi ginjal. Tera#i ,ang digunakan untuk )atu /etak ginjal: 1. P$NL m(n(tera#i *. "(m)inasi P$NL dan 2 HL &. 2 HL m(n(tera#i 4. '#erasi ter)uka 5. "(m)inasi (#erasi ter)uka dan 2 HL Tera#i k(nser;ati4 #ada #asien dengan )atu /etak ginjal meningkatkan resik( kehilangan ginjal dan kematian hingga &%D. Penanganan ideal )atu /etak ginjal terdiri atas tiga taha#an. Pertama- complete surgical removal dari seluruh )atu sangat esensial. Jika masih terda#at sisa )atu- urea-splitting )akteriuri teta# terjadi dan da#at men,e)a)kan #ertum)uhan )atu kem)ali. "edua- a)n(rmalitas meta)(lik ,ang ada harus diidenti4ikasi dan ditangani dengan te#at. "etigaa)n(rmalitas anat(mi ,ang da#at men,e)a)kan stasis saluran kemih harus diatasi. "etika PNL di)andingkan dengan stone free rate #ada PNL dengan atau tan#a
& 5

HL m(n(tera#i #ada #enangan )atu /etak ginjalHL adalah <4-*D- sedangkan #ada HL

m(n(tera#i adalah 51-*D. Penanganan #asien dengan )atu /etak ginjal dengan #endekatan k(m)inasi harus dilakukan #erkutaneus se/ara #rimer dan tam)ahan untuk meminimalisasi jalur akses ,ang di)utuhkan.
&

HL han,a digunakan se)agai

Perkutaneus ne4r(st(mi meru#akan tum#uan dari seluruh #r(sedur #erkutaneus di saluran kemih )agian atas. Pendekatan #erkutaneus men,ediakan rute ,ang n,aman untuk diagn(sis kelaianan saluran kemih atas. Cungsi utama dari ne4r(st(mi #(st#r(sedur adalah untuk drainase urin dari struktur ,ang masih mengalami eks#ansi dan in4lamasi akut aki)at #r(sedur. elain itune4r(st(mi juga dengan /e#at mendrainase darah dalam urin se)elum kl(t #en,e)a) ()struksi

ter)entuk dan juga )er#eran untuk men,era# #erdarahan #(st(#erati4. #emasangan ne4r(st(mi )ertujuan untuk: !engeluarkan )atu ginjal
+

&

e/ara umum

!enda#at akses langsung ke traktus urinarius )agian atas untuk )er)agai #r(sedur ur(l(gis !endiagn(sis ()struksi ureter- filling defect- dan kelainan lain melalui radi(gra4i anter(grade !engalirkan agen kem(tera#i ke collecting system ginjal !en,ediakan #r(4ilaksis setelah reseksi untuk kem(tera#i l(kal #ada #asien dengan tum(r #el;is ginjal 1e)era#a indikasi untuk #emasangan ne4r(st(mi:
+

')struksi saluran kemih atas )aik akut mau#un kr(nik dimana akses ke ginjal dari saluran kemih )a0ah sulit aki)at adan,a )atu- tum(r- dan kelainan anat(mis. Peningkatan serum kreatinin dan drainase urin melalui ureter tidak da#at dilakukan. ?angguan #el;is ginjal 6()struksi UPJ- ginjal ta#al kuda- du#leks ureter- 4isura ureterdouble renal collecting system7. 9idr(ne4r(sis #ada renal transplant allograft. Tatalaksana )atu /etak ginjal 6,ang akan dilakukan #erkutaneus ne4r(lit(t(mi7. 1atu atau tum(r dengan ()struksi distal atau )enda asing ,ang tidak da#at dikeluarkan melalui ureter.

BAB 5 PEMBA/ASAN Batu ;etak in"al kanan 2$st P9NL /< Anamnesis: n,eri #inggang ada- ri0a,at ken/ing )er#asir ada- ken/ing kemerahan ada. udah menjalani (#erasi P$NL untuk )atu ginjal kiri * )ulan se)elum masuk rumah sakit. :i0a,at #en,akit asam urat tidak ada- #en,akit ,ang sama di keluarga tidak ada. !inum k(#i atau teh 1-* gelas ke/il #er hari- k(nsumsi /airan sekitar 1-5 L/hari. Pemeriksaan Cisik: )imanual a)d(men tidak tera)a massa- #unggung tidak ada n,eri ket(k $.A- ter#asang ne4r(st(mi tertutu# ;er)an di kanan- #r(duksi 1%% ///*4 jam- 0arna kuning kemerahan- ter#asang kateter 4(lle, #r(duksi +%% ///1* jam- kuning jernih. Pemeriksaan #enunjang: anemia 69) >-5 g/dL7- kreatinin meningkat 61-< mg/dL7- asam urat meningkat 6<-1 mg/dL7- urinalisis: urin kuning keruh- #9 +-%- le 45-5% /LP1- eri *%-*5 /LP1- kristal negati4- #r(tein 1@- nitrit #(siti4- leuk(sit esterasi &@. 1N' 615/%>/*%1*7: ne4r(litiasis kanan. U ? ginjal 6&%/%</*%1*7: ne4r(litiasis multi#el )ilateral. 3iagn(sis: )atu /etak ginjal kanan #(st P$NL 9@%. Tatalaksana: o !(nit(r ne4r(st(mi. tanda ;italstatus l(kalisdan #r(duksi

o I.C3 Na$l %->D 5%% ///1* jam. o $e4(#eraA(ne sul)a/tam *=1g I. o Tramad(l &=1%% mg I. o Transamin &=5%% mg I. o $ek 3PL- elektr(lit #(st (#erasi. o Analisa )atu. o 2dukasi #en/egahan terjadin,a )atu )erulang Pada #asien dalam kasus ditemukan )ah0a #asien adalah #ria- usia 41 tahun. 9al ini sesuai dengan data e#idemi(l(gi dimana #ria le)ih sering mengalami )atu saluran kemih- dengan #un/ak insidensi #ada usia 4%-+% tahun. Cakt(r resik( ,ang da#at ditemukan #ada #asien adalah hi#erurisemia- k(nsumsi /airan B* L/hari- tinggal di iklim tr(#is. "eluhan ,ang dirasakan #asien

sesuai dengan temuan klinis ,ang umum dida#atkan #ada #asien dengan )atu saluran kemih-

,aitu n,eri #inggang ,ang tum#ul- tidak terlalu )erat. Pada #asien juga ditemukan adan,a hematuria dan ken/ing )er#asir.
*-&-4

Pada #emeriksaan #enunjang dida#atkan #eningkatan serum kreatinin 61-< mg/dL $r$l 4*-%1 mL/menit $"3 stage &7. 9al ini menunjukkan adan,a gangguan 4ungsi ginjal #ada #asien. 9al ini #erlu di#erhatikan sehingga dalam tatalaksana ,ang diren/anakan da#at di/egah #enurunan 4ungsi ginjal ,ang le)ih )erat. Pada urinalisis- ditemukan adan,a )akteri- nitrit- dan leuk(sit esterase- namun #ada #emeriksaan darah tidak terda#at leuk(sit(sis. Pasien juga tidak mengalami demam. 9asil urinalisis ini da#at di#engaruhi (leh )atu ginjal #ada #asien. Adan,a )akteriuri ini harus di#erhatikan sehingga tidak )erkem)ang menjadi in4eksi saluran kemih dan se#sis.
*-4

Pemeriksaan #enunjang ,ang dilakukan #ada #asien sudah te#at untuk mendukung diagn(sis- ,aitu 1N'- U ?- dan $T ur(gra4i. Pada #asien juga dilakukan #emasangan ne4r(st(mi. Pemasangan ne4r(st(mi ,ang dilakukan sudah sesuai indikasi- ,aitu untuk men,ediakan akses untuk #r(sedur ur(l(gis dan untuk drainase urin dari ginjal ,ang )aru dilakukan #r(sedur- dalam kasus ini #r(sedur P$NL. Pemilihan #r(sedur P$NL untuk e;akuasi )atu /etak #ada #asien juga sudah te#at sesuai dengan rek(mendasi ,ang ada.
*-&-5

!A&TAR PUSTAKA

1. 1runi/ardi C$- Andersen 3"- 1illiar T:- 3unn 3L- 9unter J?- P(ll(/k :2. /h0artALs #rin/i#les (4 surger,. < 2diti(n. Ne0 M(rk: !/?ra0-9ill. *%%8. *. t(ller !L. Urinar, st(ne disease. In: Tanagh( 2A- !/Anin/h JH- edit(rs. mithLs general ur(l(g,. 18 2diti(n. Ne0 M(rk: !/?ra0-9ill !edi/al. *%%<. #. *4+-88. &. Hein AJ- "a;(ussi L:- N(;i/k A$- Partin AH- Peters $A. $am#)ell-Halsh ur(l(g,. > 2diti(n. Philadel#hia: aunders 2lse;ier. *%%8. 4. H(l4 J . Ne#hr(lithiasis. Jan *%1*. A;aila)le 4r(m: htt#://emedi/ine.meds/a#e./(m/arti/le/4&8%>+-(;er;ie0 N/ited: %8 3esem)er *%1* #ukul *1.%5O 5. umardi :- et al. ?uidelines Penatalaksanaan Pen,akit 1atu aluran "emih *%%8. Ikatan Ahli Ur(l(gi Ind(nesia. *%%8. +. 9autmann 9. Ne#hr(st(m,. 3e/ *%11. A;aila)le 4r(m: htt#://emedi/ine.meds/a#e./(m/arti/le/445<>&-(;er;ie0 N/ited: %8 3esem)er *%1* #ukul **.45O
th th th