Anda di halaman 1dari 22

CASE PRESENTATION I

ENDOFTALMITIS

OLEH NURLESTARI 07.06.0013

PENDAHULUAN

Endoftalmitis merupakan peradangan berat dalam bola mata, biasanya akibat infeksi setelah trauma atau bedah, atau endogen akibat sepsis. Endoftalmitis jarang terjadi, namun merupakan komplikasi yang membahayakan : kebutaan. kegawatdaruratan dibidang oftalmology

Laporan Kasus

IDENTITAS
Nama Umur Jenis Kelamin Agama Alamat Pekerjaan Suku Tanggal pemeriksaan : Tn. S : 43 tahun : Laki-laki : Islam : Sumbawa Barat, Bale-berak : Mekanikal : Samawa : Senin, 15 Juli 2013

ANAMNESIS
KU : Nyeri yang berat pada mata kanan RPS : keluhan nyeri yang berat pada mata kanan pasien sejak 1 bulan yang lalu (15 Juni 2013). mata kanan terlihat merah tanpa diketahui penyebabnya, 4 hari kemudian (19 Juni 2013) pasien merasakan gatal-gatal, sakit dan keluar sedikit kotoran berwarna kekuningan pasien mengeluh penglihatan menurun pada mata kanannya sejak 2 minggu yang lalu (1 Juli 2013) Sejak 1 minggu yang lalu (8 juli 2013) pasien mengeluh sering keluar air pada mata kanannya dan pasien merasakan nyeri semakin memberat. Demam (-)

19 Juni 2013, pasien berobat ke praktik Dokter spesialis mata di Sumbawa dan mendapatkan obat tetes mata dan salep Pada tanggal 1 Juli 2013, pasien datang berobat ke salah satu Rumah Sakit swasta di Mataram, kemudian di beri obat tablet, Pada tanggal 8 Juli 2013 pasien kontrol lagi ke Rumah Sakit swasta di konsulkan ke Rumah Sakit Umum Provinsi NTB untuk mendapatkan terapi lebih lanjut.

ANAMNESIS

RPD : Riwayat sakit mata (-), riwayat operasi mata (-), riwayat trauma (-), riwayat DM (-), riwayat penyakit sistemik (-) RPK : Tidak ada keluarga atau kerabat yang mengalami hal serupa dengan pasien RA : Riwayat alergi obat (-)

RPO

PERNAH KONSUMSI OBAT TABLET, MENGGUNAKKAN OBAT TETES DAN SALEP MATA ANAMNESIS Riwayat sosial & ekonomi Pasien merupakan seorang mekanikal pada sebuah tambak udang di Sumbawa, pekerjaan yang dilakukan yaitu mengelas dan menyalakan mesin. Saat melakukan pekerjaan mengelas, pasien kadang-kadang tidak menggunakan kaca mata pelindung.

KEMUNGKIN AN TRAUMA AKIBAT PEKERJAAN

TIME FRAME
Nyeri,merah,bengkak,ber air,keluar kotoran

9 JUNI 2013 DOKTER SPESIALIS


Obat tetes dan salep Keluhan tidak berkurang dan makin berat

1 JULI 2013 Ke RS Swasta


Obat tablet Keluhan tetap berat

8 JUlI 2013 RS Swasta yang kedua Dirujuk ke RSUP NTB

Pemeriksaan Fisik

Keadaan Umum : Baik Kesadaran : Kompos Mentis/E4V5M6 : 80 kali/menit reguler kuat angkat : 18 kali/menit : 36, 8 O C

Tanda Vital Nadi Frekuensi Napas Suhu

No

Pemeriksaan

Mata Kanan

Mata Kiri

1.

Visus

light
preseption (+) dengan proyeksi buruk

6/6 sc

2. 3.

Posisi Bola Mata Gerakan bola mata

Ortoforia

Ortoforia

Baik ke segala Baik ke segala

arah
4. Palpebra Superior Edema Hiperemi Pseudoptosis Entropion (+) (+) (+) (-)

arah
(-) (-) (-) (-)

Ektropion

(-)

(-)

7. Konjungtiva Hiperemi Palpebra Superior Sikatrik Papil raksasa folikel 8. Konjungtiva Hiperemi Palpebra Sikatrik

Sulit dievaluasi Sulit dievaluasi

(-) (-) (-)

Sulit dievaluasi (+) (-)

(-) (-) (-)

Inferior

Papil raksasa
Folikel

(-)
(-) (+) (+) (-) (-) (-)

(-)
(-) (-) (-) (-) (-) (-)

9. Konjungtiva Injeksi Konjungtiva Bulbi Injeksi Siliar Massa Edema Subconjunctival bleeding

10.

Kornea

Bentuk Kejernihan Permukaan

Cembung Tidak jernih Tidak Licin

Cembung Jernih Licin

Sikatrik
Benda Asing 11. Bilik Mata Kedalaman

(-)
(-) Sulit dievaluasi

(-)
(-) Kesan dalam

Depan
12. Iris

Hifema
Warna Bentuk

(-)
Sulit dievaluasi Sulit dievaluasi

(-)
Coklat Bulat dan regular

13.

Pupil

Bentuk

Sulit dievaluasi

Bulat

Refleks cahaya
langsung

Sulit dievaluasi

(+)

Refleks cahaya tidak langsung

Sulit dievaluasi

(+)

14.

Lensa

Kejernihan Iris Shadow

Sulit dievaluasi Sulit dievaluasi Kesan normal

Jernih (-) Kesan normal

15.

TIO

Palpasi

Identifikasi Masalah
SUBJECTIVE Mata kanan merah Mata kanan terasa nyeri yang berat dan keluar air terus menerus Mata kanan terasa gatalgatal, sakit dan keluar sedikit kotoran berwarna kekuningan pada mata kanannya. Penglihatan menurun OBJECTIVE Visus : OD light preseption (+) dengan proyeksi buruk , OS 6/6 Palpebra superior OD : edema (+), hiperemi (+), pseudoptosis (+) Konjungtiva Palpebra Inferior OD : Hiperemi (+) Konjungtiva Bulbi OD: Injeksi Konjungtiva (+), Injeksi Siliar (+) Kornea : Tidak Licin, Tidak jernih (keruh)

Analisis Masalah

Penurunan visus

Mata merah

Tidak Penurunan visus

-Peradangan kornea -Peradangan uvea anterior - Endoftalmitis - Glaukoma akut

-Nyeri hebat namun masih bisa digerakkan - kelopak mata bengkak - berair - keluar kotoran sedikit - tidak silau

Konjungtivitis

DD 1. Endoftalmitis 2. Selulitis 3. Uveitis 4. Panoftalmitis

Patogenesis dan patofisiologi keluhan pasien


TRAUMA Akibat mengelas
MENUSUK KE MATA kanan

REAKSI INFLAMASI

-Nyeri hebat namun masih bisa digerakkan - kelopak mata bengkak - berair - keluar kotoran sedikit -Penurunan penglihatan
KELUHAN MAKIN BERAT

ENDOFTALMITIS OD

Tidak diobati

KLASIFIKASI ENDOFTALMITIS
BERDASARKAN ETIOLOGI

- ENDOFTALMITIS ENDOGEN - ENDOFTALMITIS EKSOGEN - ENDOFTALMITIS FAKOANAFILAKTIF

ENDOFTALMITIS EKSOGEN

ASSESSMENT

Diagnosa Kerja : ENDOFTALMITIS


OKULI DEKSTRA Planning

Pemeriksaan USG mata Pemeriksaan Laboratorium Pewarnaan gram

TATALAKSANA

Tatalaksana Medik - Antibiotik yang sesuai dengan organisme penyebab secara topikal dan sistemik - Steroid secara topikal untuk antiinflamasi - Sikloplegia tetes dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri, stabilisasi aliran darah pada mata dan mencegah terjadinya sinekia -Pemberian obat-obatan penurun tekanan darah seperti captopril Tatalaksana Operatif Tindakan vitrektomi

PROGNOSIS

Prognosis penglihatan (ad functionam) Prognosis pengelihatan pasien ad malam.


Prognosis nyawa (ad vitam) Prognosis nyawa pasien ad bonam,

TERIMA KASIH