Anda di halaman 1dari 14

HEMANGIOMA

Hermawan

Pembimbing: dr.Dewi.HK,Sp.BP-RE

Definisi

proliferasi dari pembuluh darah yang tidak normal dan dapat terjadi pada setiap jaringan pembuluh darah

Etiologi

Penyebab hemangioma sampai saat ini masih belum jelas. Angiogenesis sepertinya memiliki peranan dalam kelebihan pembuluh darah. Cytokines, seperti Basic Fibroblast Growth Factor (BFGF) dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), mempunyai peranan dalam proses angiogenesis. Peningkatan faktor-faktor pembentukan angiogenesis seperti penurunan kadar angiogenesis inhibitor misalnya gamma-interferon, tumor necrosis factor beta, dan transforming growth factorbeta berperan dalam etiologi terjadinya hemangioma (Kushner, et al., 1999; Katz, et al., 2002).

Type Hemangioma

Strawberry Hemangioma Cavernous (Deep) Hemangioma Compound Hemangioma

Strawberry Hemangioma

Tampak sebagai bercak merah yang makin lama makin besar. Merah menyala, tegang dan berbentuk lobular, berbatas tegas, dan keras pada perabaan. Involusi spontan ditandai oleh memucatnya warna di daerah sentral lesi menjadi kurang tegang dan lebih mendatar (Kushner, et al., 1999; Katz, et al., 2002; Lehrer, 2003)

Cavernous (Deep) Hemangioma


Lesi ini tidak berbatas tegas. Dapat berupa makula eritematosa atau nodus yang berwarna merah sampai ungu. Bila ditekan akan mengempis dan cepat mengembung lagi apabila dilepas. Lesi terdiri dari elemen vaskular yang matang. Bentuk kavernosum jarang mengadakan involusi spontan (Cohen, 2004)

Compound Hemangioma

Ekstremitas inferior Biasanya unilateral Soliter, Dapat terjadi sejak lahir atau masa anak-anak. Lunak, merah kebiruan yang kemudian pada perkembangannya dapat memberi gambaran keratotik dan verukosa (Hamzah, 1999; Kushner, et al., 1999; Lehrer, 2003)

Diagnosis Banding

Tumor dan kelainan pembuluh darah Malformasi arteri & vena, limfangioma, lipoma, dan neurofibroma, Fibro sarcoma, Rhabdomiosarcoma (Hamzah, 1999)

Komplikasi
1. Perdarahan 5. Masalah psikososial 2. Ulkus (Drolet, et al., 2004). 3. Trombositopenia 4. Ggg penglihatan 6. %yg sangat kecil

hemangioma obstruksi jalan nafas, gagal jantung (Enneking, et al., 1998; Cohen, 2004).

Pemeriksaan Penunjang
Foto polos USG CT-Scan MRI Biopsi kulit

Penanganan
Ada 2 cara : 1.Konservatif: Observasi dan Edukasi 2. Aktif: Medikamentosa Radiasi Electrokoagulasi Cold Terapi(Cryosurgery) Terapi Operatif

1.Terapi medikamentosa: Kortikosteroid, Interferon alfa 2a dan 2b,Vinkristin, bleomisin, Vascular specific pulse Dye Laser
2.Terapi Operatif: Eksisi

Kortikosteroid sistemik: efektif pada faseproliferasi, inisial 23mg/kg/hr(1x) 6-8mgg, kasus berat 12mgg Kortikosteroid intralesi: ukuran <10cm, ulkus, infeksi Kortikosteroid topikal hemangioma tipe cutaneous.

TERIMAKASIH